Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
KOMITMEN ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN DALAM PENERAPAN PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA BADAN LAYANAN UMUM
Abstract: Organizational commitment, leadership style and the application of performance-based budgeting BLU. The purpose of this study was to determine the influence of leadership style and organizational commitment towards the implementation of performance-based budgeting in polytechnic Kemenkes BLU Surakarta. The research was carried out with a draft explanatory research on 52 people and uses multiple regression statistical test. The results showed that organizational commitment and leadership styles with the same effect and partially to the application of performance-based budgeting BLU with p = 0.000 <0.05, and organizational commitment and leadership style has a positive effect on the implementation of performance-based budgeting in polytechnic MoH BLU Surakarta was 84.7% and the remaining 15.3% influenced by other variables not examined.Keywords: commitment, leadership style, performance-based budgeting, BLU.Abstrak: Komitmen organisasi, gaya kepemimpinan dan penerapan penganggaran berbasis kinerja BLU. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap penerapan penganggaran berbasis kinerja BLU di Poltekkes Kemenkes Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan explanatory research terhadap 52 orang dan menggunakan uji statistik regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan berpengaruh secara bersama sama dan parsial terhadap penerapan penganggaran berbasis kinerja BLU dengan p = 0.000< 0.05 dan komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap penerapan penganggaran berbasis kinerja BLU di Poltekkes Kemenkes Surakarta sebesar 84.7 % dan sisanya 15.3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: komitmen, gaya kepemimpinan, penganggaran berbasis kinerja, BLU
SOFT TISUE MOBILIZATION OTOT SUB SCAPULARIS DALAM MENURUNKAN NYERI DAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL BAHU
Abstraction: Soft Tisue Mobilization Muscle Sub of Scapularis, Pain In Bone, Functional Ability of this shoulders. Research is to know influence of giving of Soft Tissue Release sub muscle of scapularis at joint of glenohumeral to degradation of pain in bone, repair of giration of eksternal functional ability and of shoulder joint patient of PHS. Periarthritis at shoulder is one of the common sigh at shoulder joint joint, at this case happened at 2% from population, Some term which is often weared for the periarthritis of shoulder is adhesive capsulitis, congelation shoulder, shoulder pain in bone and stiff shoulder, periarthritis of scapulohumeral, tendonitis at cuff rotator, coherent in and tuberculum of bursitis subacromial. this Desain Research is post and pre group one test design, where subyek measured before and after treatment. Result of research indicate that Myofascial release at Myofascial point trigger technicsly Ischemic Compression Therapy can degrade pain in bone intensity and repair of shoulder funsional. Technics this required by correctness in determining situation of Myofascial point trigger and its application only requiring time just but its result can be optimal. Recommended for application at PHS period psien early.Abstrak: Soft Tisue Mobilization Otot Sub Scapularis, Nyeri, Kemampuan Fungsional Bahu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Soft Tissue Release otot sub scapularis pada sendi glenohumeral terhadap penurunan nyeri, perbaikan rotasi eksternal dan kemampuan fungsional sendi bahu pada penderita PHS. Periarthritis pada bahu adalah salah satu keluhan yang umum pada sendi sendi bahu, pada kasus ini terjadi pada 2% dari populasi, Beberapa istilah yang sering dipakai untuk periarthritis bahu adalah capsulitis adhesive, bahu beku, nyeri bahu dan bahu kaku, periarthritis scapulohumeral, tendonitis pada rotator cuff, yang melekat di tuberculum dan bursitis subacromial. Desain Penelitian ini adalah one group pre and post test design, dimana subyek diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Myofascial release pada Myofascial trigger point dengan tehnik Ischemic Compression Therapy dapat menurunkan intensitas nyeri dan perbaikan funsional bahu. Tehnik ini dibutuhkan ketelitian dalam menentukan letak Myofascial trigger point dan aplikasinya hanya membutuhkan waktu sebentar tetapi hasilnya bisa optimal. Direkomendasikan untuk diaplikasikan pada psien PHS periode awal
KECEPATAN PENURUNAN PEMBENGKAKAN LUKA SNAKE BITE DENGAN INSISI DAN NON INSISI
Abstract: Speed reduction in swelling, incision and non-incision, wound Snake Bite. The purpose of this study was to determine differences between treatment Snake bite wound with incision and non-incision for swelling decreased velocity Luka. This research is non-experimental studies: a comparative approach or documentary-historical retrospective. The study population was patients Snake bite with saturated sampling techniques sampling totaling 88 through the medical record documents. Statistical test using Chi Square with a significance value of 0.05. The results of this study indicate that there are significant differences between the handling of snake bite wound with incision and non-incision for swelling reduction rate cuts proved calculate the value of X ² (7.846)> X ² table (3.841) with a significance level of 0.05.Keywords: Bedside Teaching Methods, Achieving Competence Suction actionAbstrak: Kecepatan penurunan pembengkakan, Insisi dan Non insisi, Luka Snake Bite. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara penanganan luka Snake bite dengan insisi dan non insisi terhadap kecepatan penurunan pembengkakan Luka. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimen: komparatif dengan pendekatan retrospektif atau documentary-historikal. Populasi penelitian ini adalah pasien Snake bite dengan teknik pengambilan sampel jenuh sampling yang berjumlah 88 melalui dokumen rekam medis. Uji statistik dengan menggunakan Chi Kuadrat dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara penanganan luka snake bite dengan insisi dan non insisi terhadap kecepatan penurunan pembengkakan luka yang dibuktikan nilai X² hitung (7,846) > X² tabel (3,841) dengan taraf signifikansi 0,05.Kata Kunci : Metoda Bedside Teaching, Pencapaian Kompetensi tindakan Suctio
ANALISIS PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELAKUKAN PEMERIKSAAN SENSORIS MAHASISWA JURUSAN OKUPASI TERAPI
Abstract: Learning, Sensory Examination, Students. The purpose of this study is to know the description of sensory examination of the learning plan, know the description of the implementation of learning sensory examination and evaluation of learning know the description of sensory examination in Occupational Therapy Students polytechnic Surakarta. This research is a field of research that is descriptive qualitative. Research strategy used is a case study fixed (embedded case study research). Data analysis was conducted through qualitative analysis. Source of research data in the form of an informant or informants from students, lecturers and education managers pengampu, archives and documents about the planning of learning sensory examination. Techniques of data collection is done by in-depth interviews, focus group discussions, participant observation, and study the document. The results showed that: (1) Planning, teaching sensory examination has not been well planned and systematic. There is still a shortage because some steps in instructional design for learning planning has not been implemented, (2) The social exclusion of learning sensory examination in the laboratory using the method of demonstration, discussion and role play has been running well, (3) Evaluation of learning has been implemented by using either the achievement assessment competence.Abstrak: Pembelajaran, Pemeriksaan Sensoris, Mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran mengenai perencanaan pembelajaran pemeriksaan sensoris, mengetahui gambaran mengenai pelaksanaan pembelajaran pemeriksaan sensoris, dan mengetahui gambaran mengenai evaluasi pembelajaran pemeriksaan sensoris pada Mahasiswa Jurusan Okupasi Terapi Poltekkes Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Strategi penelitian yang digunakan adalah studi kasus terpancang (embedded case study research). Analisis data dilakukan melalui analisis kualitatif. Sumber data penelitian berupa informan atau nara sumber dari mahasiswa, dosen pengampu dan pengelola pendidikan, arsip dan dokumen mengenai perencanaan pembelajaran pemeriksaan sensoris. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, focus group discussion, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanan pembelajaran pemeriksaan sensoris belum terencana dengan baik dan sistematis. Masih ada kekurangan karena beberapa langkah dalam desain instruksional untuk perencanaan pembelajaran belum dilaksanakan, (2) Pelaksanaan pembelajaran prkatek pemeriksaan sensoris di laboratorium menggunakan metode demonstrasi, diskusi dan role play sudah berjalan dengan baik, (3) Evaluasi pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik menggunakan penilaian pencapaian kompetensi
IMPLEMENTASI RPP DALAM RANGKA PENCAPAIAN KOMPETENSI ASUHAN KEPERAWATAN JIWA BAGI MAHASISWA D III KEPERAWATAN
Abstract: RPP, Achieving Competence, Nursing Care of the Soul. This study is a Class Action Research (Classroom Action Rersearch), a study conducted by a teacher / lecturer in the class itself through self-reflection, in order to improve their performance, so as to increase student learning outcomes. The results showed that the Learning Implementation Plan (RPP) Mental Nursing faculty provide guidance in implementing the learning process. Researchers found that it takes several fixtures in fulfilling the good planning among others prepare tool corresponding evaluation, makes lattice-lattice, as well as the prepare a teaching materials a better as a guideline of learning. Small group discussion method of learning is one method that can enhance the ability of students achieving basic competency describes the concept of mental nursing and enhance the activity of nursing students in the learning of the Soul. Role play teaching method is one method that can enhance the ability of students achieving basic competency in carrying out assessment of mental patients and increase the activity of nursing students in the learning of the Soul.Abstrak: RPP, Pencapaian Kompetensi, Asuhan Keperawatan Jiwa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Rersearch) yaitu suatu penelitian yang dilakukan oleh seorang guru / dosen di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya, sehinggga hasil belajar mahasiswa menjadi meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Keperawatan Jiwa memberikan petunjuk dosen dalam melaksanakan proses pembelajaran. Peneliti menemukan bahwa diperlukan beberapa perlengkapan dalam memenuhi perencanaan yang baik antara lain mempersiapkan alat evaluasi yang sesuai, membuat kisi-kisi, serta menyiapkan materi ajar yang lebih baik sebagai pedoman pembelajaran. Metode pembelajaran diskusi kelompok kecil merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa mencapai kompetensi dasar menjelaskan konsep keperawatan jiwa dan meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran keperawatan Jiwa. Metode pembelajaran role play merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa mencapai kompetensi dasar melaksanakan pengkajian pada pasien gangguan jiwa dan meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran keperawatan Jiwa
PENGGUNAAN KNEE SUPPORT PLAT 2 MM DENGAN KNEE SUPPORT PLAT 4 MM DAN PROGRESIVITAS NYERI LUTUT
Abstraction: Knee Support, Pain in bone Knee. Target of research to know difference of usage of plate support knee 2 mm with plate support knee 4 mm to progresivitas degree of knee pain in bone at knee arthritis osteo, and to determine best among both. this Research Desain use experiment true, test post and pre groups two desain, Visual measuring instrument of Analogue Scale (VAS), patient population of osteo knee arthritis in Town of Surakarta age 48 s.d. 76 year, research subyek 2 man 18 woman fulfilling criterion of inklusi, differentiated by two group consumer of plate support knee 2 plate and mm 4 mm, determination of sampel by purposive sampling. Result of research show there no difference of usage of plate support knee 2 plate and mm 4 mm in to progresivitas degree of pain in boneAbstrak: Knee Support, Nyeri Lutut. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan penggunaan knee support plat 2 mm dengan knee support plat 4 mm terhadap progresivitas derajat nyeri lutut pada osteo artritis lutut, dan untuk menentukan yang terbaik diantara keduanya. Desain penelitian ini menggunakan true experiment, desain two groups pre and post test, alat ukur Visual Analogue Scale (VAS), populasi pasien osteo artritis lutut di Kota Surakarta usia 48 s.d. 76 tahun, subyek penelitian 2 pria 18 wanita yang memenuhi kriteria inklusi, dibedakan dua kelompok pengguna knee support plat 2 mm dan plat 4 mm, penentuan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan penggunaan knee support plat 2 mm dan plat 4 mm dalam terhadap progresivitas derajat nyeri
KEMAMPUAN PHONOLOGICAL SENSITIVITY PADA ANAK TK DI SEKOLAH FAVORIT DAN NON-FAVORIT
Abstract: Language, Phonological, kindergarten. This study was conducted to determine differences in phonological abilities kindergartners at school favorites and non-favorites in Surakarta. Methods Participants were recruited both kindergarten amounted to 30 children. Both groups were given tests phonological sensitivity had previously tested reliability. The results showed no differences between kindergarten phonological ability Favorite and Non-Favorite by comparison p value 0.000 < 0.05. The average value of phonological favorite kindergartner higher than non-favorite kindergarten children. Thus, the elements supporting learning in kindergarten, the curriculum is implemented, as well as the quality and quantity of human resources affect the ability of the students in the stage of language acquisition, especially in the stage of phonological processes.Keywords: language, Phonology, kindergartenAbstrak: Bahasa, Fonologi, Taman Kanak-kanak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kemampuan phonological anak TK pada sekolah favorit dan non-favorit di Surakarta. Metode Partisipan direkrut kedua Taman Kanak-kanak masing-masing berjumlah 30 anak. Kedua kelompok diberikan tes phonological sensitivity yang sebelumnya telah diuji reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kemampuan phonological antara TK Favorit dan Non-Favorit dengan perbandingan p value 0,000< 0,05. Nilai rata-rata phonological anak TK favorit lebih tinggi daripada anak TK non-favorit. Dengan demikian, unsur-unsur penunjang pembelajaran di TK, kurikulum yang diterapkan, serta kualitas dan kuantitas sumber daya manusia mempengaruhi kemampuan anak didik dalam tahap akuisisi bahasanya, terutama di tahap proses fonologinya.Kata kunci: bahasa, Fonologi, Taman Kanak-kana
ANALISIS KECEPATAN WOUND HEALING POST CIRCUMSISI MENGGUNAKAN TEKNIK KONVENSIONAL DAN CINCIN
Abstract: Wound Healing, Circumcision, Ring, Conventional. The purpose of this study is to describe the level of wound healing by using the ring post circumsisi and conventional, and know the difference in wound healing post circumsisi patients using ring techniques and conventional techniques. This is a quasi experimental study conducted at the landfill (State Education Qur'an) Muhammadiyah Kauman Klaten at mass circumcision event. Sampling technique study using purposive sampling. Total sample overall 16 people (8 persons circumcision done with the technique and 8 ring circumcision performed using conventional techniques) that meet the criteria. Parameters for measuring wound healing variables is to use the observation sheet indicators inflammatory phase, proliferation and maturation. Statistical analysis study using Mc Nemar test with significance level of 95%. The results of this study indicate that post-circumcision wound healing using conventional techniques faster than ring technique is evidence of statistical test results values Ï <0.05 (Ï = 0.012).Keywords: Wound Healing, Circumcision, Ring, ConventionalAbstrak: Wound Healing, Sirkumsisi, Cincin, Konvensional. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan tingkat penyembuhan luka post circumsisi dengan menggunakan cincin dan konvensional, dan mengetahui perbedaan penyembuhan luka pasien post circumsisi dengan menggunakan teknik cincin dan teknik konvensional. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental yang dilakukan di TPA (Taman Pendidikan Alquran) Muhammadiyah Kauman Klaten pada acara Khitanan massal. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel keseluruhan 16 orang (8 orang dilakukan sirkumsisi dengan teknik cincin dan 8 orang dilakukan sirkumsisi menggunakan teknik konvensional) yang memenuhi kriteria. Parameter untuk mengukur variabel wound healing adalah dengan menggunakan lembar observasi dengan indikator fase inflamasi, proliferasi dan maturasi. Analisa statistik penelitian ini menggunakan uji Mc Nemar dengan taraf signifikansi 95%. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penyembuhan luka post sirkumsisi menggunakan teknik konvensional lebih cepat dibanding teknik cincin hal ini dibuktikan hasil uji statistik nilai Ï<0,05 (Ï=0,012).Kata Kunci : Wound Healing, Sirkumsisi, Cincin, Konvensiona
LATIHAN PERSEPSI PENDENGARAN DAN KEMAMPUAN PERSEPSI PENDENGARAN ANAK DISLOGIA
Abstract: Practice, Perception, Hearing, Dislogia, Son. The purpose of this research is to increase the influence of auditory perception auditory perception abilities of children Dislogia. The research was carried out with quasi experimental design. The research was carried out in special schools by the State Sragen sampling with random sampling. The number of sample of 20 children comprising 13 boys and 7 girls. This research instrument using Test of Auditory Processing Skills-3 (TAPS-3). Pre-test performed to determine the ability of auditory perception of the child prior to the hearing perception training. Post-test performed after exercise Dislogia auditory perception in children less than 8 times as many meetings. While the data analysis techniques used by t-test. The results showed that there is influence of auditory perception training on auditory perceptual abilities of children in special schools Dislogia Sragen Affairs.Abstrak: Latihan, Persepsi, Pendengaran, Dislogia, Anak. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh persepsi pendengaran terhadap peningkatan kemampuan persepsi pendengaran anak Dislogia. Penelitian ini dilakukan dengan desain quasi eksperimental. Penelitian ini dilakukan di SLB Negeri Sragen dengan teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Jumlah sampel sebanyak 20 anak yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Instrumen penelitian ini menggunakan Test of Auditory Processing Skill-3 (TAPS-3). Pre-test dilakukan untuk mengetahui kemampuan persepsi pendengaran anak sebelum dilakukan latihan persepsi pendengaran. Post-test dilakukan setelah latihan persepsi pendengaran pada anak Dislogia sebanyak kurang lebih 8 kali pertemuan. Sedangkan tehnik analisis data yang digunakan dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan persepsi pendengaran terhadap kemampuan persepsi pendengaran anak Dislogia di SLB Negeri Sragen
CHILDBIRTH EDUCATION DAN PERUBAHAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS DAN BBL
Abstraction: Childbirth Education, Knowledge, Pregnancy, Copy, Child bed, BBL. Target of this research is to know influence of education childbirth in change of knowledge of pregnant mother about pregnancy, copy, child bed and newborn baby (BBL). this Device Research is Quasi Experiment. with approach of quasi-experimental post-test pre-test group one" that is comparing result of before and after following Class Ms.. Population at this research is all pregnant mother of III trimester and its couple which conduct inspection of pregnancy in RB Expectation Mother in Boyolali, with its of him is mother of primigravida pregnancy and of trimester III in RB Expectation Mother in Boyolali in August 2011. Used Data analysis at this research is correlation of Product Moment of Pearson. Result of research indicate that there are influence of effectiveness of Childbirth education in changing knowledge of pregnant mother about pregnancy, copy, child bed and newborn baby (BBL) in RB Expectation Mother of Boyolali. proven Childbirth Education have an effect on in changing storey;level knowledge of pregnant mother about pregnancy, copy, child bed and newborn baby.Abstrak: Childbirth Education, Pengetahuan, Kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh childbirth education dalam perubahan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir (BBL). Rancangan penelitian ini adalah Quasi Experiment. dengan pendekatan one group pre-test post-test quasi-experimental†yaitu membandingkan hasil sebelum dan setelah mengikuti Kelas Ibu. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III dan pasangannya yang melakukan pemeriksaan kehamilan di RB Harapan Bunda di Boyolali, dengan sampelnya adalah ibu primigravida dan hamil trimester III di RB Harapan Bunda di Boyolali pada bulan Agustus 2011. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh efektivitas Childbirth education dalam merubah pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir (BBL) di RB Harapan Bunda Boyolali. Childbirth education terbukti berpengaruh dalam merubah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir