SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Keefektifan Teknik Sosiodrama untuk mengurangi perilaku agresi verbal siswa SMP
ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini yaitu menguji keefektifan teknik sosiodrama dapat mengurangi perilaku agresif verbal. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one group pretest dan posttest. Subjek dalam penelitian adalah 14 siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Malang yang memiliki tingkat agresif verbal sedang. Pengumpulan data menggunakan inventori agresif verbal. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial nonparametik pada wilcoxom. Hasil analisis Wilcoxom Signed Rank Test (WSRT) menunjukkan nilai wilcoxom Z = -3,303b dan Asyimp.Sig (2-tailed
studi tentang konflik antar perguruan silat psht dan ikspi kera sakti di desa sumuragung, kecamatan baureno, kabupaten bojonegoro
ABSTRAK Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Setiap daerah memiliki berbagai aliran bela diri pencak silat. Termasuk seni bela diri yang terkenal di Bojonegoro yaitu Perguruan silat PSHT dan IKSPI Kera Sakti. Kedua perguruan silat yang berada di Desa Sumuragung, Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro ini sering terlibat konflik sehingga menimbulkan kerugian dari segi materill hingga menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan latar belakang diatas maka fokus yang ditetapkan oleh peneliti adalah “Konflik Antar Perguruan Silat Di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro (Studi Pada Perguran Silat PSHT dan IKSPI Kera Sakti”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika konflik antar perguruan PSHT dan IKSPI Kera Sakti di Desa Sumuragung, Kec. Baureno, Kab. Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini di fokuskan kepada anggota perguruan PSHT dan IKSPI Kera Sakti Ranting Sumuragung, warga perguruan, dan sesepuh perguruan silat dari perguruan PSHT dan IKSPI Kera Sakti. Teknik pemilihan informan dengan menggunakan purposive. Dalam melakukan pengumpulan data yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa konflik antar perguruan silat PSHT dan IKSPI Kera Sakti di Desa Sumuragung merupakan tindakan dari oknum anggota perguruan silat yang mengatasnamakan perguruan dan melibatkan kelompok perguruan.Sifat kompetisi dan saling eksistensi yang dimiliki antar anggota perguruan ini menimbulkan konflik antar kedua perguruan, sehingga permasalahan sepele nisa memicu konflik yang menjadi besar. Konflik antar kedua perguruan ini tidak hanya menimbulkan kerugian bagi anggota perguruan yang terlibat, tetapi juga membawa kerugian bagi Perguruan Silat
Hubungan antara Kesiapan Belajar dan Kepercayaan Diri dengan Prestasi Belajar Siswa kelas XI SMAN 1 Sekaran Lamongan
ABSTRAK Kesiapan dan kepercayaan diri seseorang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Pada dasarnya siswa yang memiliki kesiapan belajar akan lebih percaya diri dalam pembelajaran. Apabila kesiapan belajar dan kepercayaan diri dimiliki siswa maka peluang untuk mendapatkan prestasi belajar tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) tingkat kesiapan belajar siswa kelas IX SMAN 1 Sekaran Lamongan, (2) tingkat kepercayaan diri, (3) tingkat prestasi belajar, (4) hubungan antara kesiapan belajar dengan prestasi belajar, (5) hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar, (6) hubungan antara kesiapan belajar dan kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan secara parsial maupun simultan antara kesiapan belajar dan kepercayaan diri dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMAN 1 Sekaran Lamongan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif-korelasional. Populasai dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Sekaran Lamongan tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 217. Pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan metode cluster random sampling. Variabel penelitian terdiri dari kesiapan belajar dan kepercayaan diri sebagai variabel independent, serta prestasi belajar sebagai variabel dependent. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala dan nilai rapor. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) banyak 79,1% siswa memiliki kesiapan belajar dalam kategori sedang, (2) cukup banyak 46,10% siswa memiliki kepercayaan diri dalam kategori sedang, (3) banyak 68,7% siswa memiliki prestasi belajar dalam kategori tinggi, (4) ada hubungan antara kesiapan belajar dengan prestasi belajar yang ditunjukkan dengan nilai thitung = 3,163 dan nilai signifikan 0,002, (5) ada hubungan antara kepercayaan diri dengan prestasi belajar yang ditunjukkan dengan nilai thitung = 2,226 dan nilai signifikan (sig) 0,028, (6) ada hubungan antara kesiapan belajar dan kepercayaan diri dengan prestasi belajar yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung =11,260 dan nilai signifikan 0,000. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan kepada guru BK untuk memberikan layanan bimbingan dan konseling belajar serta layanan bimbingan dan konseling pribadi untuk meningkatkan kesiapan belajar, kepercayaan diri serta prestasi belajar siswa kelas XI SMAN 1 Sekaran Lamongan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar menggunakan penelitian terkait dengan variabel lainnya yang mempengaruhi prestasi belajar baik faktor internal maupun faktor eksternal seperti intelegensi, bakat dan minta, keluarga, motivasi dan cara belajar.
Pengembangan Panduan Permainan Gobak Sodor untuk Meningkatkan Kerjasama dan Kesadaran Tanggung Jawab Siswa
ABSTRAK Afifah, Nur. 2018. Pengembangan Panduan Permainan Gobak Sodor sebagai Teknik Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kerjasama dan Kesadaran Tanggung Jawab Siswa. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Andi Mappiare A.T., M.Pd., (2) Dra. Elia Flurentin, M.Pd Kata kunci: permainan gobak sodor, kerjasama, kesadaran tanggung jawab Penelitian pengembangan panduan permainan gobak sodor sebagai teknik bimbingan kelompok untuk meningkatkan kerjasama dan kesadaran tanggung jawab siswa bertolak belakang dengan masih banyaknya siswa yang kurang memiliki sikap kerjasama dan kesadaran tanggung jawab. Hal tersebut tentunya menghambat perkembangan siswa sehingga perlu adanya pemberian layanan bimbingan. Bimbingan kelompok ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah pada siswa dan mengembangkan potensi siswa. Media yang digunakan dalam pemberian layanan bimbingan dibutuhkan media berbentuk permainan supaya siswa tertarik dan tidak merasa bosan dalam penyampaian informasi, salah satunya adalah permainan tradisional. Gobak sodor merupakan permainan tradisional yang memiliki banyak nilai yang dapat dikembangkan diantaranya yaitu kerjasama dan kesadaran tanggung jawab. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mengetahui keberterimaan isi produk meliputi ketepatan, kegunaan, kelugasan, kekomprehensifan, dan keberterimaan format dari produk ini meliputi ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Penelitian pengembangan ini mengadaptasi langkah Borg & Gall. Prosedur yang dilaksanakan adalah: (1) tahap I studi pendahuluan dan perencanaan, (2) tahap II pengembangan produk, (3) tahap III uji coba produk, (4) tahap IV revisi produk, dan (5) produk panduan permainan gobak sodor sebagai teknik bimbingan kelompok untuk meningkatkan kerjasama dan kesadaran tanggung jawab siswa. Pengumpulan data dilakukan untuk mendapatkan penilaian yang diberikan oleh ahli dan calon pengguna menggunakan skala penilaian yang berbentuk rating scale. Data yang diperoleh dalam penelitian pengembangan ini adalah data numerikal yang dianalisis dengan skala rerata yakni untuk mencari nilai rata-rata isi dan format panduan dan data verbal berupa komentar yang diperoleh dari hasil uji ahli, serta calon pengguna produk yakni berupa saran, tanggapan dan masukan dalam bentuk lisan maupun tulisan, kemudian dipertimbangkan untuk penyempurnaan produk panduan permainan gobak sodor sebagai teknik bimbingan kelompok. Hasil penelitian yang telah dilakukan, keberterimaan isi panduan yang dikembangkan dinilai sangat tepat, sangat berguna, sangat lugas, dan sangat komprehensif sedangkan keberterimaan format panduan dinilai sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah, dan sangat menarik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa panduan yang dikembangkan telah dapat diterima isi dan formatnya. Saran untuk konselor diharapkan konselor memahami dan mempelajari panduan serta melaksanakan secara prosedural sesuai rencana pelaksanaan layanan dalam panduan. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan dengan penelitian eksperimen
Keefektifan Permainan Monopoli “PEDE” untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa di SMK Negeri 5 Malang
Putri, Dewi Maharani Widyafani. 2018. Keefektifan Permainan Monopoli “PEDE” untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa di SMK Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd, (2) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes. Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Permainan Monopoli, Permainan Simulasi Masa remaja merupakan masa tumbuh dan berkembang seseorang untuk mencapai kematangan. Pada masa ini, perkembangan yang dimaksudkan memiliki arti luas, yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Pada masa remaja ada beberapa gejolak-gejolak yang muncul dalam hidupnya. Salah satunya pertentangan antara keinginannya dan keinginanan orang tua ataupun keinginan lingkungannya. Remaja ingin lebih mengenal dirinya dan mengetahui potensi-potensi yang dimiliki. Dalam mengahadapi masalah-masalahnya, remaja cenderung lebih mempercayai teman sebayanya daripada orang tuanya ataupun dirinya sendiri. Setiap individu membutuhkan kepercayaan diri untuk menunjang kehidupannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri yaitu dengan menggunakan teknik permainan. Teknik permainan merupakan salah satu metode yang inspiratif digunakan dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Permainan yang dipilih dalam penelitian ini yaitu permainan monopoli. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan keefektifan permainan monopoli pede yang digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperiment (eksperimen semu). Desain penelitian yang digunakan one grup pretest-posttest. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposif random sampling yaitu 25 siswa yang memiliki skor kepercayaan diri rendah dan diambil dari kelas yang berbeda. Pada penelitian ini instrument yang digunakan ialah angket. Angket yang digunakan terdiri dari 40 item favorable dan unfovarable. Analisis data yang digunakan adalah uji beda non-parametrik Wilcoxon single rank test, hipotesis penelitian akan diketahui jika nilai probabilitas > 0,05 maka H0 diterima dan sedangkan nilai probabilitas < 0,05 maka H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan sikap yang ditampilkan oleh siswa. Terjadi peningkatan skor kepercayaan diri siswa dari pretest, posttest 1, posttest 2, dan posttest 3, sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan monopoli “pede” efektif digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Peneliti yang selanjutnya dapat menguji permianan monopoli “pede” untuk diujikan kepada kelompok besar, dan konselor dapat menggunakan monopoli “pede” sebagai alternatif untuk memberikan layanan bimbingan kepada siswa.
EFEKTIVITAS TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM BINGKAI KONSELING KELOMPOK BEHAVIOR UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN EMOSI SISWA SMA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektivan teknik self management dalam bingkai konseling kelompok behavior untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pra-eksperimen desain onegroup pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah tujuh siswa yang memiliki pengendalian emosi rendah. Data penelitian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian emosi subjek penelitian mengalami kenaikan yang ditunjukkan dari mean sebelum mendapat perlakuan pretest) sebesar 13.5 sedangkan mean setelah diberikan perlakuan posttest) sebesar 32,7. Hal ini diperkuat dengan perolehan Z dari uji wilcoxon sebesar -2,366 dengan Asymp Signifikan (2-tailed) sebesar 0,018. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa teknik self -management dalam bingkai konseling kelompok behavior efektif untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa kelas XI SMA Negeri 8 Malang. Hasil dari penelitian dengan teknik self-management dengan bingkai konseling kelompok behavior efektif untuk meningkatkan pengendalian emosi siswa SMA serta konselor dapat menggunakan teknik ini untuk membantu meningkatkan pengendalian emosi. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan desin eksperimen murni untuk mengetahui keefektivan teknik ini
Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMA yang MenerapkanFull Day School
ABSTRAK Pratama, Andhika CahyaPutera. 2017. Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMA yang MenerapkanFull Day School. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Hj. Ella Faridati Zen, M.Pd., (2) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd. Kata Kunci: Full day school, layanan bimbingan dan konseling. Full Day School merupakan sekolah yang menerapkan sistem belajarpembelajaran sehari penuh dengan memadukan sistem pengajaran yang intensif untuk membentuk karakter, kepribadian serta potensi siswa. Komponen yang penting dan harus dimiliki oleh suatu lembaga pendidikan salah satunya adalahlayanan bimbingan dan konseling yang terarah, disertai sarana dan prasarananya yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling daripersonel bimbingan dan konseling dalam full day school. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Instrumen dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara danpedomanobservasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada subjek penelitiandan observasi.Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data (penarikan kesimpulan).Data disajikan dalam bentuk deskripsi atau uraian kata-kata dari subjek penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMAN 9 Kota Malang sudah dilaksanakan sesuaidenganrambu-rambu yang ada, meskipun masih belum sempurna. Pelaksanaanlayananbimbingandankonseling di SMAN 9 Kota Malang dilakukansesuaidenganprogamlayanan yang telahdibuatmelaluikegiatanpelaksananprogam.Kegiatanpelaksanaanprogammeliputilayananorientasi,layananinformasi, layananbimbingankelompok, layanankonseling, referal, home visit, konferensikasus, sertalayanankonsultasi. Layanan bimbingan dan konseling di SMAN 9 Kota Malang ini diberikan kepada seluruh siswa agar siswa mendapatkan pengetahuan yang luas dalam memahami layanan bimbingan dan konseling yang didapatkan. Peran personel sekolah dalam mendukung pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam full day school sudah dilakukan dengan baik karena para personel sudah bekerja sesuai dengan tugas masing-masing hanya saja untuk staf administrasi hanya bekerja mendata siswa yang akan masuk perguruan tinggi. Bagi para konselor disarankan untuk meningkatkan pemberian layanan bimbingan dan konseling sesuai rambu-rambu yang ada.Kepala sekolah diharapkan segera merenovasi ruang bimbingan dan konseling khususnya ruang konselingnya agar siswa nyaman saat berada di ruangan.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SIMULASI UNTUK MENGURANGI PERILAKU KONSUMTIF SISWA KELAS XI SMKN 02 MALANG
RINGKASAN Istiqomah, Mutiara. 2017. Pengembangan Permainan Simulasi untuk Mengurangi Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XI SMKN 02 Malang Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd (II) Dr. H. Im. Hambali, M.Pd. Kata Kunci: permainan simulasi, perilaku konsumtif, siswa SMK Media permainan simulasi merupakan salah satu metode belajar yang melibatkan siswa secara aktif melalui permainan yang menyenangkan dengan berperan seolah-olah pada kejadian sebenarnya untuk mengurangi perilaku konsumtif. Berdasarkan hasil need assessment diketahui bahwa sebagian siswa memiliki tingkat perilaku konsumtif yang cukup tinggi. Oleh karena itu peneliti mengembangkan media permainan simulasi untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMKN 02 Malang. Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari strategi pengembangan Borg & Gall. Adapun prosedur pengembangan adalah: 1) Mengadakan penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) mengembangkan produk awal, 4) Uji lapangan Permulaan (ahli materi BK, ahli media, calon pengguna produk, kelompok siswa), 5) Merevisi produk utama, 6) Melakukan uji coba lapangan utama, 7) Melakukan revisi terhadap produk operasional. Produk yang dihasilkan adalah 1) Media permainan simulasi untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMKN 02 Malang, 2) Buku panduan permainan simulasi. Komponen media permainan simulasi terdiri atas beberan permainan monopoli, dadu, pion dan buku matriks permainan. Buku Panduan untuk konselor terdiri dari 4 point yaitu pendahuluan, panduan pelaksanaan, prosedur permainan simulasi, matriks permainan simulasi dan evaluasi. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli calon pengguna produk dan kelompok siswa serta revisi yang telah dilaksanakan sesuai saran dan masukan dapat disimpulkan bahwa produk ini sudah memenuhi syarat keberterimaan secara teoritis dan praktis. Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan permainan simulasi ini diharapkan konselor sebagai pengguna produk dapat memahami dan mempelajari buku panduan permainan simulasi serta memanfaatkan media permainan simulasi sebagai media bimbingan dalam bimbingan kelompok agar siswa dapat menguasai materi yang disampaikan dengan baik. Bagi peneliti selanjutnya, Produk hasil penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan permainan simulasi untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMKN 02 Malan
Pengembangan Paket Layanan Informasi Bahaya Penyalahgunaan Social Network (Facebook) Bagi Siswa Kelas X SMK PGRI Singosari
Lindungsari, Asri. 2018. Pengembangan Paket Layanan Informasi Bahaya Penyalahgunaan Social Network (Facebook) Bagi Siswa Kelas X SMK PGRI Singosari. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd.(II) Dr. H.Adi Atmoko M.Si Kata Kunci: layanan informasi, bahaya penyalahgunaan, facebook, siswa kelas X SMK Social Network adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Sebuah layanan jejaringan social di dunia maya yang digunakan untuk mencari teman baru, teman lama dan lainnya. Selain itu facebook sebagai sarana untuk menambah popularitas diri sehingga pengguna facebook merasa lebih percaya diri untuk menjalin suatu hubungan perteman. Penelitian pengembangan paket layanan informasi bahaya penyalah gunaan social network (facebook )untuk mencegah dalam penyalahgunaan social network (facebook) bagi siswa kelas X SMK PGRI Singosari, dilator belakangi oleh tingginya angka remaja hilang dikarenakan berkenalan dengan orang yang tidak kenal melalui facebook dan diajak untuk bertemuan disuatu tempat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan konselor, beberapa fenomena dalam siswa menyalah gunaan social network (facebook) yang juga terjadi di SMK PGRI Singosari. Tujuan pengembangan ini adalah dihasilkan sebuah media paket layanan informasi bahaya penyalah gunaan social network (facebook) bagi siswa kelas X SMK PGRI Singosari yang dapat digunakan oleh konselor dalam menarik perhatian siswa terhadap informasi yang telah disediakan. Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari strategi pengembangan Brog & Gall. Adapun prosedur pengembangan adalah: 1) tahap I penelitian dan pengumpulan data, 2) tahap II perencanaan, 3) tahap III pengembangan draf produk awal, 4) tahap IV uji coba lapangan awal, 5) tahap V revisi produk utama, 6) tahap VI uji coba lapangan utama, 7) tahap VII revisi produk akhir, 8) tahap VIII uji lapangan operasional, 9) tahap IX revisi produk akhir, 10) tahap X penyebaran/diseminasi dan implementasi. Hasil pengembangan adalah paket layanan informasi bahaya penyalah gunaan social network (facebook) bagi siswa kelas X SMK PGRI Singosari beserta panduan penggunaannya. Berdasarkan hasil analisis data penilaian para ahli dan calon pengguna produk pada paket layanan informasi bahaya penyalah gunaan social network (facebook) dan merevisi yang telah dilaksanakan sesuai saran dan masukan dapat disimpulkan bahwa buku paket dapat diterima secara teoritis dan praktis
Pengembangan Panduan Diskusi Tata Krama untuk Mereduksi Agresi Siswa dalam Konseling Kelompok Realitas
ABSTRAK Diskusi merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan yang ingin diselesaikan bersama. Sejak jaman dulu masyarakat Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan dengan cara bermusyawarah untuk mendapatkan kesepakatan terbaik. Melalui musyarawah dengan masyarakat dapat terhindar dari kesalahan komunikasi. Hal tersebut, karena masyarakat saling mengungkapkan pemikirannya dalam musyawarah dengan teratur dan terarah. Nilai-nilai tata krama perlu didiskusikan oleh remaja dalam penyelesaian masalah sosial. Tata krama adalah aturan yang berlaku di dalam masyarakat setempat menjadi pedoman dalam bertindak. Setiap tempat mempunyai aturan sendiri-sendiri. Sejatinya ada dua prinsip dalam mengendalikan konflik di masyarakat Jawa, yaitu prinsip menghormati dan prinsip kerukunan. Nilai yang perlu ditumbuhkan dalam prinsip menghormati, yaitu patuh, santun, dan sungkan. Kemudian, prinsip kerukunan, yaitu tenang dan mawas diri, rendah hati, dan menyayangi. Rumusan dalam penelitian adalah bagaimana deskripsi tingkat keberterimaan isi dan format panduan diskusi tata krama untuk mereduksi agresi siswa dalam konseling kelompok realitas. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa panduan diskusi tata krama untuk mereduksi agresi dalam konseling kelompok realitas. Penelitian dan pengembangan menggunakan tahap Borg & Gall yang diadaptasi menjadi lima tahap. Analisis yang digunakan adalah rumus rata-rata. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket sebagai validasi pada uji ahli dan calon pengguna produk. Produk dinilai oleh ahli BK atas isi, ahli media atas format, dan calon pengguna. Ada empat aspek yang dinilai, meliputi aspek ketepatan, kemudahan, kemenarikan, dan kegunaan. Hasil uji tiga ahli BK atas isi menunjukkan total rata-rata keseluruhan 3,63. Kemudian, hasil uji dua ahli media atas format menunjukkan nilai 3,87. Artinya, keseluruhan keberterimaan panduan sangat tinggi dalam segi isi dan format. Kemudian, uji calon pengguna produk sejumlah sembilan konselor di SMKN 6 Malang. Menunjukkan hasil 3,94, artinya keberterimaan panduan sangat tinggi dalam segi teoritis dan praktis. Dapat disimpulkan bahwa panduan diskusi tata krama untuk mereduksi agresi siswa SMK dalam konseling kelompok realitas layak digunakan. Saran dalam penelitian bagi konselor diharapkan benar-benar mempelajari panduan. Bagi penelitian selanjutnya dapat mengembangkan teknik diskusi budaya yang berbeda, misalnya budaya Bugis, Batak, dan Betawi dalam bingkai konseling kelompok realitas. Serta produk penelitian hasil pengembangan ini dapat dilanjutkan kepada penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan panduan dalam membantu siswa SMK mereduksi agresi