SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
1354 research outputs found
Sort by
Hubungan antara Perceived Organizational Support dan Psychological Well Being pada Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kota Batu
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perceived organizational support, dan gambaran psychological well being,serta hubungan antara perceived organizational support terhadap psychological well being Pegawai Negeri Sipil, yang dilatarbelakangi oleh masalah penerapan sistem good governance di Pemerintah Kota Batu. Dengan adanya penerapan kebijakan baru, menuntut para pegawai untuk melakukan perubahan budaya dan pola perilaku kerja. Akan tetapi ketidakmampuan dalam mengikuti perubahan tersebut dapat menyebabkan pegawai tidak mampu mencapai psychological well being. Untuk dapat mencapai psychological well being,dukungan sosial sangatlah dibutuhkan oleh pegawai, salah satunya dukungan organisasi. Perceived organizational support dapat membantu pegawai untuk merasa mendapat dukungan baik secara nyata maupun psikologis, dan memberikan peramalan akan well being seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 163 Pegawai Negeri Sipil yang ada di Kantor Among Tani, Pemerintah Kota Batu dengan teknik incidental sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala perceived organizational support berdasarkan teori Eisenberger dengan reliabilitas (α=0,928), serta 35 aitem dengan nilai validitas yang bergerak dari 0,250 hingga 0,755, dan skala psychological well being berdasarkan teori Ryff dengan reliabilitas (α=0,939) serta 53 aitem dengan nilai validitas yang bergerak dari 0,154 hingga 0,840. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji hipotesis dengan teknik korelasi Pearson product-moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara perceived organizational support dan psychological well being pada Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kota Batu dengan nilai r=0,582 (p=0,000 < 0,05). Hubungan ini bersifat positif. Artinya semakin tinggi perceived organizational support maka akan semakin tinggi psychological well being yang dimiliki pegawai, dan sebaliknya. Saran yang diberikan pada penelitian ini adalah 1) Bagi Pegawai Negeri Sipil, dapat meningkatkan kepercayaan kepada organisasi, meningkatkan interaks ipositif dengan rekan kerja dan atasan, serta mampu mengembangkan potensi secara optimal dan terbuka terhadap pengalaman dan perubahan pada organisasi, 2) Bagi Pemerintahan, khususnya Pemerintah Kota Batu di Kantor Among Tani dapat melakukan pelatihan dan pengembangan secara berkala, serta melakukan penilaian kerja dan melakukan kenaikan pangkat/ jabatan secara objektif, dan 3) Bagi peneliti selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam pada variabel lain yang dapat meningkatkan psychological well being
PENGEMBANGAN PANDUAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU JUJUR SISWA MADRASAH TSANAWIYAH
ABSTRAK Bimbingan kelompok merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan kepada individu dalam situasi kelompok. Bimbingan kelompok ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah pada siswa dan mengembangkan potensi siswa. Berdasarkan hasil pengumpulan data dengan angket diketahui bahwa sebagian siswa memiliki tingkat kejujuran yang rendah. Oleh Karena itu peneliti mengembangkan panduan bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan perilaku jujur siswa. Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari strategi pengembangan Borg & Gall. Adapun prosedur pengembangan adalah: 1) tahap I Pengumpulan data, 2) tahap II Perencanaan, 3) tahap III Pengembangan produk, 4) tahap IV Revisi produk. Produk yang dihasilkan adalah panduan penggunaan bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningktkan perilaku jujur siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) Purwoasri. Pada buku panduan terdapat tiga kali pertemuan, terdapat tiga materi yaitu definisi kejujuran pada pertemuan pertama, manfaat berperilaku jujur padad pertemuan kedua, penerapan berperilaku jujur pada pertemuan kedua. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli dan calon pengguna produk serta revisi yang telah dilaksanakan sesuai saran dan masukan dapat disimpulkan bahwa produk ini sudah memenuhi syarat keberterimaan secara teoritis dan praktis. Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan buku panduan ini terdapat materi yang harus dikuasai oleh pengguna buku, sehingga disarankan konselor sebagai pengguna produk untuk mempelajari buku panduan panduan bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan perilaku jujur siswa. Bagi peneliti selanjutnya, karena pengembangan ini hanya sampai pada uji kelompok kecil maka hasil penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan panduan bimbingan kelompok teknik diskusi untuk meningkatkan perilaku jujur siswa MTs Negeri Purwoasri
Keefektifan Konseling Realita Terhadap Ketepatan Pemilihan Karier Siswa SMKN 6 Malang
ABSTRAK Faris Yulianto, Achmad. 2017. Keefektifan Konseling Realita terhadap Ketepatan Pemilihan Karier Siswa SMK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd Kata kunci: Pemilihan Karier, Potensi Siswa, Konseling Realita Pemilihan karier adalah suatu proses individu dapat mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan–tujuan kariernya. Dengan demikian pemilihan karier dalam seting pendidikan merupakan langkah yang strategis dalam membantu konseli mewujudkan cita-cita kariernya di masa yang akan datang Pemilihan karir bertujuan membantu konseli memahami potensi yang di miliknya, dan tentu saja sebelum lulus konseli sudah mempunyai ancang-ancang akan bekerja di mana, sehingga ketika kelak sudah tamat sekolah, konseli tidak akan kebingungan menjadi apakah dirinya nanti. Oleh karena itu diperlukan teknik yang tepat dalam penerapan pemilihan karier untuk mempermudah penyampaiannya, salah satunya dengan teknik konseling realita. Konseling realita memiliki langkah-langkah yang sistematis dan jelas. Terdapat lima langkah dalam ketepatan pemilihan karier menurut Gelatt: (1) Menyadari kebutuhannya untuk membuat pilihan dan selanjutnya menentukan tujuan. (2) Mengumpulkan data dan melakukan observasi untuk melihat berbagai kemungkinan tindakan. (3) Pemanfaatan data dalam menentukan rangkaian tindakan yang mungkin diambil dan hasil yang mungkin dicapai. (4) Mengestimasi baiknya hasil yang akan dicapai. (5) Mengevaluasi dan memilih sebuah keputusan, yang merupakan keputusan terminal atau keputusan investigatori. Hasil penilaian ahli panduan menunjukkan bahwa konseling realita sebagai pedoman konseling merupakan produk yang layak digunakan oleh konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan. Berdasarkan hasil posttest siswa pun menyatakan bahwa pedoman ini berdampak baik bagi perkembangan kognitifnya dalam hal ini pemilihan karier. Hal ini terbukti dengan perbedaan hasil dari pretest yang awalnya rendah dibanding teman sekelasnya setelah diadakannya treatment dan diuji kembali saat posttest ternyata terjadi peningkatan sebesar -2.023. Beberapa saran bagi penelitian selanjutnya berhubungan dengan pedoman konseling yang mana perlu diberikannya jokes yang menarik agar proses konseling bisa berjalan lancar dan kondusif bagi konselor dan konseli, dan yang kedua berhubungan dengan metode penelitian berdasarkan pengalaman peneliti, perlu dilakukan pengamatan secara berulang-ulang agar peneliti dapat benar-benar mengetahuibahwa konseli dapat memilih karier yang tepat melalui konseling realita. Rencana penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest disarankan kepada peneliti selanjutnya agar mencoba menggunakan rancangan penelitian Interrupted Time Series untuk mengetahui konsistensi siswa dalam menjawab pretest posttest dan juga untuk mengetahui keefektifan konseling realita terhadap pemilihan karier siswa SMK
Efektifitas Konseling Kelompok Realita Untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa SMP Negeri 21 Malang
ABSTRAK RINGKASAN Susila, Rivaldi Handita Cahya. 2017. Efektifitas Konseling Kelompok Realita untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Siswa SMP Negeri 21 Malang. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd., (2) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd. Kata Kunci: konseling kelompok realita; prokrastinasi akademik; siswa SMP Prokrastinasi akademik merupakan suatu kegiatan menunda-nunda baik memulai maupun menyelesaikan tugas akademik. Prokrastinasi akademik merupakan persoalan yang memiliki dampak negatif dalam kehidupan siswa. Konseling kelompok realita merupakan salah satu teknik konseling yang dapat dilakukan untuk mengurangi prokrastinasi akademik. Melalui konseling kelompok realita siswa diajarkan untuk mengontrol tujuan hidupnya dan bertanggung jawab atas pilihan perilakunya. Penelitian bertujuan untuk mengetahuiefektifitas konseling kelompok realita untuk mengurangi prokrastinasi akademik siswa SMP.Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Pengukuran pretest dan posttest menggunakan skala prokrastinasi akademik. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 21 Malang kelas 8.1 sejumlah 5 siswa. Penetapan subjek penelitian dilakukan berdasarkan hasil analisis angket prokrastinasi akademik kategori tinggi dan sedang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket prokastinasi akademik dan panduan eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda wilcoxon Signed Ranks Testdengan tujuan untuk mengetahui perbedaan skor prokrastinasi akademik sebelum dan sesudah pemberian treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik subjek penelitian mengalami penurunan yang ditunjukkan oleh skor rata-rata (mean)sebelum diberikan perlakuan (pretest) sebesar 136,4 sedangkan skor rata-rata mean setelah diberikan perlakuan (posttest) sebesar 100. Hal ini diperkuat juga dengan hasil uji wilcoxon menunjukan nilai z hitung -2.023a,Nilai asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0.043, bahwa 0.04
HUBUNGAN STRES KERJA DAN INTENSI MENGUNDURKAN DIRI PADA KARYAWAN PT JAMKRIDA JATIM
ABSTRAK Gunawan, Dadang. 2017. Hubungan Stres Kerja dan Intensi Mengundurkan Diri pada Karyawan PT. Jamkrida Jatim. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed., (2) Diantini Ida Viatrie, S.Psi, M.Si. Kata Kunci: stres kerja, intensi mengundurkan diri PT. Jamkrida Jatim merupakan perusahaan pejaminan kredit daerah yang terus berkembang pesat. Karyawan dituntut untuk bekerja terus menerus guna memenuhi target perusahaan, tuntutan kerja yang tinggi bisa menimbulkan stres kerja pada karyawan yang berdapampak pada munculnya intensi mengundurkan diri pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan intensi mengundurkan diri pada karyawan PT. Jamkrida Jatim. Keseluruhan junlah karyawan PT. Jamkrida Jatim sebanyak 53 orang yang kemudian diambil sampel dengan metode simpel random sampling dan ditemukan bahwa sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang karyawan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala stres kerja dan juga skala intensi mengundurkan diri. Pada uji reliabilitas , diperoleh data bahwa skala stres kerja memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,798 sedangkan skala intensi mengundurkan diri memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,871. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif. Dari 45 subjek yang diteliti memperoleh data bahwa 30 orang (66, 67%) karyawan memiliki stres kerja pada kategori sedang, sementara 28 orang (62,22%) karyawan memiliki tingkat intensi mengundurkan diri pada kategori rendah. Pada uji hipotesis yang menggunakan analisis korelasi produc moment diperoleh data bahwa nilai rxy = 0,016. Sehingga hasil uji korelasi product moment menunjukan hasil bahwa tidak ada hubungan antara dua variabel. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu hasil uji hipotesis ditolak. Artinya, stres kerja tidak berhubungan secara signifikan dengan intensi mengundurkan diri pada karyawan PT. Jamkrida Jatim. Penelitian selanjutnya diharap dapat melakukan pengembangan skala yang lebih baik lagi pada sekala stres kerja dan intensi mengundurkan diri serta mengkaji lebih dalam tentang variabel-variabel yang berhubungan dengan intensi mengundurkan diri karyawan
PENGEMBANGAN INVENTORI KEPRIBADIAN KECENDERUNGAN KARIER RIASEC BERBASIS BLOG UNTUK SISWA SMP
ABSTRACT:Career is an individual’slife development and progress,either work or position.for an individual can make decisive career decision,hence needed a career planning to achieve it.one of the method in counseling that is to take a test about personality tendency career that can be used to help students help theirs career decision making. This research was aimed to produce a product inventory of personality career tendency for helpingstudents career decision making. The research has used Research and Development Model until stage seventh, product testing has done by the students. Based on experts test result and the students, the assumption for this product is that the product is very effective, appropriate, interesting, and competent both theoretically and practically therefore this product is hoped to be applicable and acceptable and can be applied as a mean in counseling services to helping Students` career decision making. Keywords : Career personality tendency,RIASEC,Blog ABSTRAK: Karir merupakan perkembangan dan kemajuan individu dalam kehidupan, baik pekerjaan maupun jabatan. Agar individu dapat membuat keputusan karier yang tepat, maka diperlukan perencanaan karier untuk mencapainya.salah satu cara dalam bimbingan yaitu dengan melakukan tes kepribadian kecenderungan karir RIASEC,dapat digunakan membantu menentukan perencanaan karier siswa.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa blog inventori kepribadian kecenderungan karier RIASEC untuk membantu menentukan karir siswa.Penelitian ini menggunakan rancangan Research and Development dengan sampai pada tahap ke tujuh, yaitu uji revisi intruksional. Berdasarkan hasil uji ahli dan calon pengguna produk dapat disimpulkan bahwa produk sangat berguna, tepat, menarik, dan layak, secara teoritis dan prasktis, sehingga produk diterima dengan baik dan dapat digunakan sebagai media dalam bimbingan untuk menentukan karir siswa. Kata Kunci:Kepribadian Kecenderungan Karir, RIASEC, Blo
EKSPEKTASI MASA DEPAN SISWA SMA NEGERI 1 BATU MENURUT TEMA BAHASAN KIPAS DAN IMPLIKASINYA PADA PARTISIPASI SISWA DALAM LAYANAN KONSELING
Arinda Permatasari, Andi Mappiare A.T., M. Ramli Universitas Negeri Malang E-mail: [email protected] ABSTRAK: Bimbingan dan konseling di sekolah adalah pelayanan untuk semua siswa yang mengacu pada keseluruhan perkembangan mereka yang meliputi empat dimensi kemanusiaan (keagamaan, kesosialan, kesusilaan, dan keindividualan). Pelaksanaan bimbingan dan konseling didasarkan pada penyusunan program-program yang nantinya diharapkan dapat mengatasi persoalan yang dihadapi siswa. Dalam istilah konseling dikenal dengan ekspektasi yang merupakan tahapan upaya-upaya yang dilakukan dalam konseling. Dimana dengan harapan atau keinginan yang belum terwujud. Setiap individu mempunyai harapan yang berbeda satu sama lain. Ekspektasi Masa Depan Siswa pada bimbingan konseling agar siswa yang mempunyai masalah dapat terbantu dimana masalah yang berhubungan dengan masa depan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Ekspektasi Masa Depan Siswa menurut lima tema bahasan KIPAS yang meliputi tema karakter, identitas, pekerjaan, akademik, sosial siswa dalam konseling, dan mengetahui tingkat partisipasi siswa dalam layanan konseling. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dan analisis menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian dilakukan pada siswa SMAN 1 Batu, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian Ekspektasi Masa Depan Siswa menurut lima tema yang ada yaitu: karakter, identitas, pekerjaan, akademik, sosial memiliki hasil yang tinggi, dimana banyak siswa SMAN 1 Batu ikut berpartisipasi dalam layanan konseling yang sesuai dengan lima tema bahasan KIPAS. Kata kunci : Ekspektasi Masa Depan, Tema Bahasan KIPAS, Impilkasinya pada Partisipasi Siswa, dan Siswa SMAN 1 Bat
Pengembangan Inventori Kematangan Karier Siswa Berbasis Website Di SMK Negeri 2 Singosari
ABSTRAK RINGKASAN Fahriansyah, Ahmad. 2018. Pengembangan Inventori Kematangan Karier Berbasis Website di SMKN 2 Singosari. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling , Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Widada, M.Si (II) Dr. M. Ramli, M.A Kata Kunci: inventori, kematangan karier, SMK, Website. Pengembangan inventori kematangan karier dilatar belakangi belum adanya alat ukur yang digunakan konselor SMK untuk mengetahui kesiapan siswa yang akan melaksanakan Prakerin dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Selain itu, saat ini belum ada inventori kematangan karier yang digunakan untuk mengukur kematangan karier yang di khususkan untuk siswa SMK. Pengembangan inventori dalam bentuk website didasari oleh perkembangan teknologi yang semakin modern dan bersifat instan dalam setiap sudut kehidupan, sehingga instrumen non tes yang biasanya berbentuk manual, kini mampu diolah menjadi lebih praktis dan efisien dengan menggunakan perangkat lunak atau website. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan inventori kematangan karier untuk siswa SMK dalam bentuk Website yang memenuhi standar alat ukur inventori yang meliputi tingkat validitas, reliabilitas, dan kelayakan yang memadai. Model pengembangan yang digunakan, diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall yaitu: (1) Research and information (penelitian dan pengumpulan data). (2) Planning (Perencanaan). (3) Develop Preliminary form of Product (pengembangan draft produk awal). (4) Preliminary Field Testing (uji coba lapangan awal). (5) Main Product Revision (revisi hasil uji coba). Hasil uji validitas menghasilkan 46 item yang valid dengan nilai koefisien korelasi per aitem diatas 0,3. Adapun koefisien reliabilitas inventori kematangan karier adalah 0,938, angka ini termasuk korelasi tinggi dengan demikian #yang dihasilkan telah valid dan reliabel. Hasil uji ahli dan lapangan juga menunjukkan bahwa inventori kematangan karier yang dikembangkan dalam bentuk website layak untuk digunakan. Saran pengembang lebih lanjut yaitu: inventori ini perlu diujicobakan pada subjek uji kelompok besar, selain itu perlu dicari validitas lain untuk lebih menguatkan hasil pengembangan, misalnya mencari validitas prediktif, serta perlu dikembangkan norma yang lebih baik dengan subjek yang lebih besar
PENGEMBANGAN PANDUAN PERMAINAN PERAN TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS XI DI SMA LABORATORIUM UM
ABSTRAK Keterampilan komunikasi interpersonal adalah kemampuan untuk berinteraksi, saling bertukar informasi, di mana setiap individu akan menyampaikan dan menerima pesan orang lain. Keterampilan tersebut bisa ditingkatkan dengan memberikan layanan kepada siswa, yaitu menggunakan permainan peran terstruktur. Permainan peran terstruktur adalah salah satu teknik dalam bimbingan kelompok yang dapat mengembangkan keterampilan-keterampilan seseorang, dengan cara bermain peran oleh peserta permainan yang mana dalam peranan tersebut fasilitator menyampaikan tujuan dalam permainan, menentukan struktur, dan menjelaskan tentang permainan tersebut secara rinci dan jelas. Tujuan penelitian dan pengembangan adalah menghasilkan panduan permainan peran terstruktur untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa kelas XI di SMA Laboratorium UM yang berterima secara teoritis dan praktik. Metode penelitian pengembangan ini mengadaptasi dari model pengembagan Borg & Gall (1983), yaitu tahap pendahuluan dan perencanaan, pengembangan produk, uji coba lapangan awal, revisi produk utama, uji coba lapangan utama (kelompok kecil), dan revisi produk akhir. Data dikumpulkan dengan instrumen skala penilaian. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data verbal. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase dan data verbal dianalisis dengan menyimpulkan masukan-masukan hasil pengujian produk. Berdasarkan hasil penilaian ahli materi bimbingan dan konseling diperoleh nilai 86,5%. Hasil penilaian ahli media diperoleh nilai 70,6 %. Sedangkan dari penilaian calon pengguna produk diperoleh nilai 76,3%. Secara keseluruhan diperoleh 77,8% yang berarti berguna, menarik, mudah dan tepat digunakan sebagai buku panduan. Dapat disimpulakan bahwa produk ini telah berterima secara teoritis melalui penilaian ahli dan berterima secara praktis melalui penilaian calon pengguna produk dan pengujian produk terbatas. Disarankan kepada konselor untuk menggunakan produk karena sudah teruji secara teoritis dan praktis serta konselor diharapkan dapat mengatur waktu dan mengkondisikan siswa agar pelaksanaan permainan peran terstruktur dapat dilakukan secara efektif. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat menguji efektifitas produk melalui penelitian eksperimen. Saran untuk Jurusan Bimbingan dan Konseling yaitu hasil penelitian pengembangan panduan permainan peran terstruktur dapat digunakan sebagai referensi untuk mahasiswa dalam mengikuti strategi layanan bimbingan dan konseling khususnya teknik permainan peran terstruktur
Keefektifan Teknik Sosiodrama untuk mengurangi perilaku agresi verbal siswa SMP
ABSTRAK Agresif verbal adalah suatu perilaku atau aksi agresif yang diungkapkan untuk menyakiti orang lain. Perilaku agresif verbal dapat berbentuk umpatan, makian, ejekan, fitnahan, dan ancaman melalui kata-kata. Agresif verbal memberikan berbagai dampak negatif terhadap siswa baik dalam aspek prestasi belajar maupun psikologis pada siswa. Dalam hal ini, bimbingan kelompok dapat memberikan layanan untuk membantu mengurangi perilaku agresif verbal siswa dengan menggunakan teknik sosiodrama. Penelitian ini menguji keefektifan teknik sosiodrama untuk mengurangi perilaku agresif verbal siswa SMP. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menguji keefektifan teknik sosiodrama dapat mengurangi perilaku agresif verbal. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen one group pretest dan posttest. Subjek dalam penelitian adalah 14 siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Malang yang memiliki tingkat agresif verbal sedang. Pengumpulan data menggunakan inventori agresif verbal. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial nonparametik pada wilcoxom. Hasil analisis Wilcoxom Signed Rank Test (WSRT) menunjukkan nilai wilcoxom Z = -3,303b dan Asyimp.Sig (2-tailed