SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    1354 research outputs found

    Pengembangan Informasi Karir Bagi SIswa SD dalam Bentuk Permainan Monopoli

    No full text
    ABSTRAK Jannah, Miftakhul. 2015. “Pengembangan Informasi Karir Bagi Siswa SD Dalam Bentuk Permainan Monopoli”. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Hj. Muslihati, S,Ag, M.Pd., (II) Dr. H. M. Ramli, M.A. Kata kunci : informasi karir, siswa SD, monopoli Siswa SD memerlukan layanan informasi karir untuk menambah pengetahuan dan pengalaman siswa tentang dunia karir. Informasi karir seharusnya dapat memberikan pengetahuan yang bermakna bagi kehidupannya dengan pemberian layanan informasi di kelas. Pemberian layanan informasi karir yang bermakna memerlukan media yang mendukung agar informasi yang disampaikan dapat diterima oleh siswa secara maksimal. Siswa SD  Negeri petungsewu 01 adalah siswa yang belum mendapatkan layanan informasi karir oleh wali kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media informasi karir dalam bentuk permainan monopoli bagi siswa SD dan buku panduan penggunaan beberan yang valid secara teoritis  dan empiris oleh ahli dan dapat diimplemetasikan di SD Negeri Petungsewu 01.Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Borg & Gall. Penelitian ini mengadaptasi sepuluh langkah model pengembangan Borg & Gall hanya sampai pada tahap kelima. Tahap-tahap penelitian pengembangan media permainan monopoli tentang informasi karir bagi siswa SD ada lima tahap, yaitu: research and information collecting, planning, develop preliminary from of production, preliminary field testing, main product revision. Lima langkah prosedur penelitian Borg and Gall  (1983) tersebut dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu: perencanaan pengembangan, pengembangan produk awal, dan validasi. Subjek dari penelitian ini ada uji ahlu materi, uji ahli media, calon pengguna produk, dan uji coba kelompok kecil.Hasil penilaian dan hasil revisi dari beberapa ahli dan calon pengguna produk menunjukkan bahwa informasi karir bagi siswa SD agar diterima dari segi ketepatan, kegunaan, kejelasan dan kemenarikan oleh ahli dan calon pengguna produk,  dan dapat digunakan sebagai media permainan monopoli guna menambah informasi karir bagi siswa SD. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan saran yang didapat peneliti dari beberapa ahli dan calon pengguna produk sudah dimasukkan dan dijadikan revisi untuk memperbaiki produk. Sedangkan saran yang dapat diberikan peneliti adalah (1) peneliti selanjutnya menguji keefektivan produk (2) guru kelas hendaknya menggunakan media permainan monopoli untuk memberikan informasi karir bagi siswa

    Pengembangan Model Layanan Konseling Melalui Media Online Edmodo Di SMA Laboratorium UM

    No full text
    ABSTRAK   Anggraini, Mishellia Ayu. 2015. Pengembangan Model Layanan Konseling Melalui Media Online Edmodo Untuk Siswa Sekolah Menengah Atas. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Djoko Budi Santoso, M. Pd, (II) Dr. Blasius Boli Lassan, M. Pd   Kata kunci : Pengembangan, model, konseling, edmodo   Fakta di lapangan menunjukkan bimbingan dan konseling tidak berjalan dengan maksimal, hal ini disebabkan tidak ada jam tatap muka di kelas, banyaknya pekerjaan konselor dan banyak siswa yang enggan mengutarakan permasalahan yang sedang dihadapinya. Hal ini dapat menghambat perkembangan siswa. Sejalan dengan hal tersebut, interaksi antara konselor dan konseli dapat dilakukan melalui internet dalam bentuk cyber counceling. Dewasa ini edmodo sebagai media online khusus pembelajaran sedang marak digunakan dalam dunia pendidikan khususnya bidang studi dan belum pernah dikembangkan sebagai media layanan konseling. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti bermaksud mengembangkan model layanan konseling melalui media online edmodo. Penelitian menggunakan rancangan pengembangan Borg and Gall (1983). Tahap penelitian adalah analisis kebutuhan, menyusun prototype, uji coba produk kepada ahli BK dan media, kemudian dilakukan revisi berdasarkan kritik dan saran dari ahli, uji coba calon pengguna produk oleh konselor dan uji kelompok kecil. Selanjutnya dilakukan revisi hingga tercipta produk akhir berupa buku model Layanan konseling melalui media online edmodo. Hasil pengembangan memiliki keberterimaan secara teoritis dan praktis dilihat dari kegunaan, keterlaksanaan dan ketepatan. Secara keseluruhan model memiliki kelayakan untuk digunakan sebagai media konseling di sekolah. Berdasarkan pada aspek kegunaan, keterlaksanaan dan ketepatan menurut uji ahli BK memiliki nilai 3,60; 3,00 dan 3,00 dengan kriteria penilaian “sangat berguna”, “terlaksana “dan” tepat”. Berdasarkan uji ahli media memiliki nilai 4,00; 3,60 dan 4,00 dengan kriteria penilaian “sangat berguna”, ”sangat terlaksana” dan “sangat tepat”. Berdasarkan uji pengguna produk memiliki nilai rata-rata 3,00; 2,90 dan 3,00 dengan kriteria penilaian “berguna”, “terlaksana “dan” tepat”.Berdarkan uji kelompok kecil memiliki nilai rata-rata 3,45; 3,30 dan 3,45 dengan kriteria penilaian “sangat berguna”, “sangat terlaksana “dan ” sangat tepat”. Saran bagi konselor hendaknya mengaplikasikan edmodo dalam memberikan layanan konseling, bagi kepala sekolah hendaknya menyediakan koneksi internet dan bekerjasama dalam mensosialisasikan konseling melalui mdia online edmodo, dan bagi peneliti selanjutnya perlu penelitian lebih lanjut kepada sasaran siswa untuk melihat keefektifan produk yang dihasilkan melalui penelitian tindakan

    KARAKTERISTIK EMOSI ANAK SULUNG DAN ANAK BUNGSU SISWA MAN MALANG 3

    No full text
    ABSTRAK   Mentari, Irstanty Indah. 2015. Karakteristik Emosi Anak Sulung dan Anak Bungsu Siswa MAN Malang 3. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd. (II) Irene Maya Simon, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: karakteristik emosi, anak sulung, anak bungsu   Emosi adalah suatu perasaan yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu mencakup perubahan-perubahan yang disadari, yang mendalam sifatnya, dan perubahan perilaku pada umumnya disertai adanya ekspresi kejasmanian. Karakteristik emosi adalah ciri-ciri yang spesifik tentang perasaan, keadaan biologis dan psikologis dari manusia. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi karakteristik emosi pada manusia adalah posisi urutan kelahiran. Hal ini dapat dilihat pada perbedaan karakteristik emosi antara anak sulung dan anak bungsu. Penelitian lebih lanjut tentang perbedaan karakteristik emosi antara anak sulung dan anak bungsu, dilakukan di MAN Malang 3 dengan beberapa pertimbangan, yaitu: (1) MAN Malang 3 lebih mengedepankan perilaku yang baik yang dapat mempengaruhi karakteristik emosi siswa, (2) MAN Malang 3 memiliki latar belakang siswa yang beragam dan (3) MAN Malang 3 memenuhi kriteria yang terdapat dalam penelitian yaitu terdapat siswa yang memiliki urutan kelahiran sebagai anak sulung dan anak bungsu.. Berdasarkan uraian konteks penelitian yang telah dikemukakan di atas, maka fokus penelitian ini adalah: (1) karakteristik emosi anak sulung di MAN Malang 3 dan (2) karakteristik emosi anak bungsu di MAN Malang 3. Penelitian ini dilakukan di MAN Malang 3 dengan sumber data yaitu siswa MAN Malang 3 yang merupakan anak sulung dan anak bungsu dalam keluarganya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan datanya meliputi: wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul ditafsirkan dan dianalisa guna penyusunan temuan lapangan. Kredibilitasi sumber dengan menggunakan triangulasi teknik pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa karakteristik emosi yang dimiliki anak sulung adalah sebagai berikut: (a) anak sulung mampu mengenali emosi diri sendiri, (b) anak sulung mampu mengendalikan emosi, (c) anak sulung mampu mengelola dan mengungkapkan emosi, (d) anak sulung mendahulukan pikiran rasionalnya, dan (e) anak sulung memiliki empati atau perasaan memahami orang lain, sedangkan karakteristik emosi yang dimiliki oleh anak bungsu adalah: (a) anak bungsu memiliki jiwa ceria atau periang, (b) anak bungsu memiliki emosi tidak stabil, (c) anak bungsu merupakan pemberontak emosional, dan (d) anak bungsu kurang memiliki kepekaan. Hasil temuan ini diharapkan dapat membantu konselor agar dapat memberikan pelayanan bimbingan pribadi kepada siswa secara maksimal sesuai dengan karakteristik emosi pada masing-masing siswa

    Pengembangan Panduan Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X SMK Negeri 4 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Dewi, GalihCandra. 2015. Pengembangan Panduan Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X  SMK Negeri 4 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd (II) YuliatiHotifah, S.Psi, M.Pd              Kata kunci:sosiodrama, keterampilan komunikasi, komunikasi interpersonal. Keterampilan komunikasi merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh individu agar proses komunikasiberlangsungdenganbaik. Sesuaidengantugasperkembangannya, remaja dituntut untuk lebih belajar menyesuaikan diri dalam hubungan sosial, terutama dalam hal berkomunikasi.Fenomena kesulitan dalam berkomunikasi ditemukan pada siswa SMKN 4 Malang, maka dari itu diperlukan suatu layanan bantuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa.Salah satuteknik yang dapat digunakan yaitu sosiodrama.Selama ini konselor SMKN 4 Malang belum pernah mengikuti pelatihan berkenaan dengan keterampilan komunikasi untuk meng-update pengetahuan dan keterampilannya.Makadari itu, peneliti mengembangkan panduan sosiodrama keterampilan komunikasi untuk konselor yang dapat digunakan dalam memberikan layanan bimbingan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan sosiodrama keterampilan komunikasi interpersonal, yang berterima secara teoritis dan praktis. Prosedur penelitian yang digunakan mengadaptasi dari Borg and Gall.Langkah-langkahnya yaitu: 1)studi pendahuluan dan perencanaan; 2)perumusan kompetensi; 3)pengembangan produk; 4)uji coba produk; 5)revisi produk hasil penilaian uji ahli; 6) uji coba kelompok kecil; 7)produk akhir panduan sosiodrama keterampilan komunikasi interpersonal.Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk data kuantitatif, dengan menghitung rerata dari setiap aspek yang dinilai.Sedangkan untuk data kualitatif,  menggunakan model Milesdan Huberman, yaitu reduksi data, data display dan penyajian data. Hasil penilaian uji ahli BK, ahli media, ahli drama, uji calon pengguna dan uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa, panduan sosiodrama yang dikembangkan bernilai sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah dan sangat menarik.Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa panduan sosiodrama layak digunakan dalam memberikan layanan bimbingan. Dari uji kelompok kecil, didapatkan peningkatan reratas korpretest sebesar 42,37 menjadi 71,14 pada skorposttest, dengan angka probabilitas 0.00

    KEEFEKTIFAN TEKNIK KONSELING SELF-MANAGEMENT UNTUK MENGATASI KECANDUAN GAME ONLINE SISWA SMA

    No full text
    ABSTRAK   Andani, Rio Rizki. 2015. Keefektifan Teknik Konseling Self-management Untuk Mengatasi Kecanduan Game Online Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd., (2) Dr. M. Ramli, M.A.   Kata Kunci : kecanduan, game online, self-management, siswa SMA   Game online merupakan permainan di internet yang banyak diminati remaja. Berbagai macam fitur menarik dalam game ini membuat pemain sering bermain dalam waktu yang lama. Keseringan bermain yang dilakukan akan menimbulkan efek negatif karena pemain akan sulit menghentikan sehingga mengalami kecanduan. Kecanduan game online ialah perilaku kompulsif atau berlebihan dalam bermain game secara online menggunakan PC/konsol internet hingga mengabaikan aktivitas lain. Individu yang mengalami kecanduan game online akan mengalami dampak negatif baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Masalah kecanduan game online terjadi karena kontrol diri yang lemah, sehingga remaja memerlukan pengontrolan dan pengelolaan diri yang baik. Salah satu bantuan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan diri remaja ialah teknik konseling self-management, karena dalam teknik ini terdapat kombinasi strategi untuk meningkatkan kontrol diri dalam bermain game online. Berdasarkan masalah tersebut tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan teknik konseling self-management (pengelolaan diri) untuk mengatasi kecanduan game online yang dialami siswa SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah lima siswa SMA BSS Malang yang memiliki tingkat kecanduan game online tinggi. Pengumpulan data menggunakan angket kecanduan game online yang diberikan peneliti sebelum diberikan perlakuan (pretest) dan setelah diberikan perlakuan (posttest). Penganalisaan data dilakukan melalui uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test (WSRT) dengan bantuan SPSS 20.00. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik konseling self-management efektif untuk mengatasi kecanduan game online siswa SMA. Hal tersebut dapat dilihat dari penurunan skor posttest kecanduan game online yang diberikan dan hasil Wilcoxon yang menyatakan nilai t-tailed uji dua sisi sebesar 0.043 lebih rendah dari nilai probabilitas eror 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Bersarkan hasil penelitian terdapat beberapa saran yaitu (1) konselor SMA bisa menerapkan teknik konseling self-management untuk mengatasi kecanduan game online yang dialami siswa. (2) saran bagi peneliti selanjutnya adalah dapat melaksanakan penelitian dengan menggunakan kelompok kontrol/pembanding agar mengetahui lebih jelas keefektifan treatment yang diberikan

    Keefektifan Teknik Reinforcement dan Behavior Contract dalam Menurunkan Kebiasaan Membolos Siswa SMP Negeri 1 Rembang Kabupaten Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK   Kartika, Ykka Dewi. 2015. Keefektifan Teknik Reinforcement dan Behavior Contract dalam Menurunkan Kebiasaan Membolos Siswa SMP Negeri 1 Rembang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu PendidikanUniversitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd, (II) Drs. Hariadi Kusumo Kata Kunci : Teknik Reinforcement, Behavior Contract, Konseling Kelompok   Perilaku membolos adalah pembolosan yang tidak disetujui dari sekolah, biasanya tanpa diketahui oleh orang tua. Jadi siswa berangkat ke sekolah tapi tidak sampai ke sekolah dengan atau tanpa alasan yang jelas. Perilaku ini menjadi suatu kebiasaan bagi sebagian siswa karena perilaku membolos tidak hanya dilakukan oleh siswa-siswa yang berada di kota namun juga dilakukan oleh siswa-siswa yang berada di desa. Kebiasaan membolos ini dapat diatasi salah satunya dengan cara melakukan konseling dengan menggunakan teknik reinforcement dan behavior contract. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan teknik reinforcement dan behavior contract dalam konseling kelompok untuk menurunkan kebiasaan membolos siswa SMP Negeri 1 Rembang. Teknik reinforcement adalah proses pemberian suatu yang berupa benda atau tindakan yang diberikan oleh individu maupun pada diri sendiri sebagai konsekuensi atas perilaku yang diharapkan telah dilakukannya.sedangkan teknik behavior contract adalah perjanjian dua orang atau lebih untuk berperilaku dengan cara tertentu dan untuk menerima hadiah dari perilaku.  Konseling kelompok dengan teknik reinforcement dan behavior contract ini dilakukan selama 4 kali pertemuan dengan jumlah subjek 8 siswa. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test and post-test, subjek penelitian diambil dari purposive sampling. Data yang diperoleh dari subjek penelitian dibangdingkan antara kebiasaan membolos sebelum dan setelah treatment. Hasil analisis dengan menggunakan analisis wilcoxon. Hasil penghitungan data wilcoxon didapatkan nilai Zhitung  sebesar -2536 dengan signifikansi 0,011. oleh Zhitung memiliki signifikansi kurang dari 0,05 (sig < 0.05), maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan antara kebiasaan membolos sebelum dan sesudah pemberian treatment. Berdasarkan hasil penelitian diajukan beberapa saran: (1) Pihak sekolah diharapkan memantau dan memperhatikan kedisiplinan siswa, (2) Konselor diharapkan dapat menggunakan teknik reinforcement dan behavior contract dengan baik, (3) Konselor diharapkan dapat membantu siswa untuk meningkatkan dan mengembangkankedisiplinan, (4) Konselor diharapkan mampu mengaplikasikan teknik reinforcement dan behavior contract ini tidak hanya untuk kelas VII saja, namun pada kelas-kelas yang lain, (5) Peneliti lanjutan, jika ingin melakukan penelitian serupa disarankan untuk memepertimbangkan waktu penelitian, membangun komunikasi yang baik dengan siswa, dan memperluas objek penelitian

    Pengembangan Media Layanan Informasi Studi Lanjut Berbasis Multimedia Flip e-book untuk siswa SMA

    No full text
    ABSTRAK   Lorantina, Kartika. 2015. Pengembangan Media Layanan Informasi Studi Lanjut Berbasis Multimedia Flip e-book untuk siswa SMA.Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd, (II) Dr. M. Ramli, M.A.   Kata Kunci: flip e-book, studi lanjut, layanan informasi, siswa SMA Memasuki usia SMA siswa akan dihadapkan pada beragam pilihan untuk masa depannya, salah satunya pilihan studi lanjut. Menentukan pilihan studi lanjut merupakan hal yang perlu persiapan matang, namun kenyataannya masih banyak siswa yang pasif mencari informasi. Mereka mencari informasi ketika mendekati hari pendaftaran memasuki perguruan tinggi. Media yang digunakan konselor SMAN 1 Ngimbang dalam menyampaikan informasi terbilang kurang menarik, dan inovatif. Media yang digunakan seperti modul, powerpoint, video. Oleh karena itu perlu dikembangkan media lain yang lebih menarik dan inovatif, salah satunya yaitu multimedia flip e-book. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini, yaitu menghasilkan media layanan informasi studi lanjut berbasis multimedia flip ebook untuk siswa kelas XI SMA yang berterima secara teoritik dan praktik yang dapat dilihat dari segi kegunaan, ketepatan, kemudahan dan kemenarikan. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian dan pengembangan dari Borg & Gall, yaitu 1) penelitian dan pengembangan, 2) perencanaan, 3) pengembangan draft produk, 4) uji coba produk, 5)  merevisi hasil uji coba produk. Pengumpulan data need assessment menggunakan angket dan wawancara. Data yang diperoleh dari hasil penelitian, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket penilaian dan saran yang diberikan oleh ahli media, ahli materi, calon pengguna produk dan uji kelompok kecil. Hasil penilaian ahli materi terhadap produk yang dikembangkan, yaitu sangat menarik, mudah, tepat, dan sangat berguna. Penilaian ahli media, yaitu sangat mudah, sangat menarik, sangat tepat dan sangat berguna. Calon pengguna produk menilai bahwa produk yang dihasilkan menarik, sangat mudah, sangat tepat dan sangat berguna. Sedangkan hasil penilaian uji kelompok kecil menunjukkan bahwa produk yang dibuat sangat berguna, sangat menarik, sangat tepat dan sangat mudah digunakan. Dari semua penilaian dapat disimpulkan, produk Media Layanan Informasi Studi Lanjut Berbasis Multimedia Flip e-book untuk siswa SMA, layak digunakan. Dari hasil penelitian disarankan, 1) konselor dapat menggunakan flip e-book sebagai salah satu media penyampaian informasi studi lanjut yang menarik dan memandirikan bagi siswa, 2) sebelum mengoperasikan flip e-book, harap memastikan PC/laptop yang akan digunakan sudah terinstall adobe flash player, 3) sebaiknya dilakukan penyesuaian jika flip e-book akan digunakan di sekolah lain, 4) sebaiknya dilakukan penelitian dalam jumlah lebih besar, dan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji keefektifannya, 5) diharapkan dapat mengembangkan media serupa yang lebih menarik

    KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN PAKET PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBUKA DIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 20 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Minarti, Inggit Wiga. 2015. Keefektifan Penggunaan Paket Pelatihan Keterampilan Membuka Diri Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 20 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Triyono, M.Pd, (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd.   Kata Kunci: Pelatihan, Membuka Diri, Komunikasi. Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan sesama. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia saling berinteraksi dengan sesamanya. Dalam interaksi tersebut terjadi suatu proses komunikasi. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator (pengirim pesan) kepada komunikan (penerima). Proses komunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi juga penting bagi remaja, khususnya siswa SMP. Namun, masih banyak siswa SMP yang masih kurang memiliki kemampuan komunikasi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini menggunakan paket pelatihan keterampilan membuka diri untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan paket pelatihan keterampilan membuka diri untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan rancangan penelitian kuasi eksperimen. Pada penelitian eksperimen ini dilakukan pengukuran sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian treatmen. Serta terdapat dua kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen adalah kelompok yang mendapatkan perlakuan, sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok yang tidak mendapatkan perlakuan apapun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara skor post-test kelompok eksperimen dengan skor post-test kelompok kontrol. Skor post-test kelompok eksperimen dan post-test kelompok kontrol tidak sama, skor post-test kelompok kontrol lebih tinggi jika dibandingkan dengan skor post-test kelompok kontrol. Hal tersebut berarti bahwa penggunaan paket pelatihan keterampilan membuka diri efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas VIII SMP Negeri 20 Malang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan berikut adalah saran yang diberikan: (1) Untuk konselor, paket pelatihan ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling, terutama bagi siswa yang masih memiliki kemampuan komunikasi rendah. Selain itu adalah hendaknya untuk setiap topik treatmen dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan, dengan durasi waktu setiap pertemuan adalah 40 menit. (2) Untuk peneliti selanjutnya, dapat mengembangkan penelitian dalam skala subyek yang lebih besar agar pelatihan yang diberikan dapat bermanfaat dan tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dan juga dapat digeneralisasikan pada siswa dari tingkat kelas dan sekolah yang berbeda

    Pengaruh Financial Literacy Siswa dan Pendapatan Orang Tua terhadap Minat Menabung Siswa Kelas XI IIS SMAN 7 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Windasari, Arkandi. 2015. Pengaruh Financial Literacy Siswa dan Pendapatan Orang Tua terhadap Minat Menabung Siswa Kelas XI IIS SMAN 7 Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Imam Mukhlis, S.E, M.Si, (II) Dr. Hj. Lisa Rokhmani, M.Si.   Kata Kunci: Financial LiteracySiswa, Pendapatan Orang Tua, Minat Menabung Tabungan merupakan salah satu dari kedua komponen alokasi utama pendapatan seseorang. Jumlah tabungan merupakan selisih dari pendapatan dikurangi konsumsi atau dengan kata lain tabungan merupakan sisa dari pendapatan dikurangi konsumsi. Keputusan untuk menabung dipengaruhi oleh sumberdaya yang ada, yaitu dana untuk ditabung. Oleh karena itu pendapatan seseorang mempengaruhi tabungannya. Keputusan menabung juga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan seseorang tentang pengetahuan dasar keuangan atau financial literacy. Keputusan menabung ini diawali dari ketertarikan dalam kegiatan menabung, yaitu minat dalam kegiatan menabung yang diteliti dalam penelitian ini. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah financial literacy siswa dan pendapatan orang tua. Sedangkan variabel terikat adalah minat menabung siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh financial literacy siswa dan pendapatan orang tua terhadap minat menabung siswa secara sendiri-sendiri maupun bersama. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan meneliti dua variabel yaitu financial literacy siswa dan pendapatan orang tua dan minat menabung. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik random sampling dan subjek penelitiannya sampel siswa kelas XI IIS SMAN 7 Kota Malang sebanyak 84 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan angket dan diuji kelayakan instrumen dengan uji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda dan diuji kelayakan regresi dengan uji asumsi klasik dan keseluruhan analisis dengan bantuan program software SPSS for 16.00 Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacysiswa, pendapatan orang tua dan minat menabung siswa kelas XI IIS SMAN 7 Malang tergolong tinggi, financial literacy siswa 43%, pendapatan orang tua 76% dan minat menabung siswa 46%. Dari hasil penelitian menunjukkan financial literacysiswa, pendapatan orang tua mempunyai pengaruh yang positif secara signifikan secara sendiri-sendiri maupun bersama terhadap minat menabung siswa di kelas XI IIS SMAN 7 Malang tahun pelajaran 2014/2015. Hasil penelitian juga menunjukkan koefisien determinasi atau R Square sebesar 74% dan sisanya 26% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar variabel financial literacy siswa dan pendapatan orang tua

    Keefektifan Dialog Socrates Untuk Meningkatkan Efikasi Diri Karier Siswa SMAN 1 Talun

    No full text
    ABSTRAK   Novita, Shinta. 2015. Keefektifan Dialog Socrates Untuk Meningkatkan Efikasi Diri Karier Siswa SMAN 1 Talun. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. IM. Hambali, M.Pd(II) Dr. Blasius Boli Lasan,M.Pd   Kata kunci: dialog socrates, efikasi diri karier Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengetahui keefektifan Dialog Socrates untuk meningkatkan Efikasi-diri Karier Siswa SMAN 1 Talun. Metode dialog Socrates merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran sehari-hari untuk untuk mendapatkan informasi lebih mendalam, mengubah keyakinan atau pemikiran, dan mendefinisi ulang nilai-nilai atau moral. Metode ini dilakukan dengan cara berdialog dengan siswa sebagai sebuah intervensi untuk meningkatkan Efikasi-diri Karier Siswa SMAN 1 Talun. Efikasi diri karier adalah keyakinan keberhasilan seseorang terhadap pilihan karier yang diambilnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode Dialog Socrates efektif untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa SMAN 1 Talun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimen dalam bentuk one group pretest-posttest design yang diambil dari Campbell & Stanlley. Pelaksanaan metode dialog Socrates dilakukan sesuai dengan skenario yang telah dibuat oleh peneliti. Subjek penelitian adalah 4 orang siswa SMAN 1 Talun yang memiliki tingkat efikasi diri karier yang rendah berdasarkan skala efikasi diri karier yang diadaptasi dari Taylor & Betzz. Uji validitas dilakukan melalui analisis data angket. Pengujian hipotesis dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa metode dialog Socrates efektif untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa SMAN 1 Talun. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya perbedaan data sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.Data dari hasil penelitian setelah diuji menggunakan uji wilcoxon menunjukkan Z hitung sebesar -1,826, dan Z tabelsebesar1,645.Sehinggadiperolehkesimpulan Z hitung> Z tabel (-1,826 > 1,645), yang artinya Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada konselor di SMAN 1 Talun agar menggunakan meode dialog Socrates sebagai alternatif untuk membantu siswa meningkatkan efikasi diri kariernya

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇