SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    1354 research outputs found

    KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA KARTU GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGIKUTI PELATIHAN BERTOILET PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK ABA 17 KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Mu’allifah, Hanif. 2016. Keefektifan Penggunaan Media Kartu Gambar Berseri Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengikuti Pelatihan Bertoilet pada Anak Usia Pra Sekolah di TK ABA 17 Kota Malang. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1)  Triyono, Dr, M.Pd (2) Andi Mapiare AT, Dr, M.Pd   Kata Kunci : Kartu Gambar Berseri, Pelatihan Bertoilet, Anak Pra Sekolah   Pelatihan bertoilet merupakan suatu proses untuk mengajarkan kepada anak-anak untuk buang air kecil (b.a.k) dan buang air besar (b.a.b) di kamar mandi (toilet). Pada umumnya anak usia pra sekolah sudah mampu mengenali dan latihan buang air kecil pada tempatnya.namun survey awal yang dilakukan peneliti masih dijumpai bebrapa anak yang masih mengompol dan buang air sembarangan pada saat kegiatan belajar mengajar disekolah salah satunya TK ABA 17 Kota Malang dari 21 siswa kelas A1 ada 9 anak yang masih mengompol dan buang air sembarangan.Jika anak TK masih membuang air kecil dicelana tanpa disadari, dan selalu minta bantuan guru atau orang lain saat ingin buang air ini termasuk gejala bahwa ada masalah dalam kemampuan bertoilet anak, akibatnya kegiatan belajar mengajar sering terganggu.Oleh karena itu peneliti menggunakan media kartu gambar berseri sebagai alternatif bantuan untuk menyelesaikan masalah kemampuan anak dalam melakukan bertoilet. Kartu gambar berseri menitik beratkan pada penggunaan alat bantu visual yang akan memudahkan anak untuk mengingat dan menjadi pembelajaran yang lebih menarik. Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan media kartu gambar berseri untuk meningkatkan kemampuan mengikuti pelatihan bertoilet pada anak usia pra sekolah di TK ABA 17 Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Single Subjet Reasearch (SSR)yaitu penelitian yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar keefektifan  suatu perlakuan yang diberikan pada satu subjek dengan desain penelitian A-B-A’.  Subjek penelitian ini adalah putra (bukan nama asli)  berusia 4 tahun  yang saat ini sekolah di TK Aisyiyah Bustanul Atfal (ABA) 17 Kota Malang kelas A1. Analisis data yang digunakan adalah analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Penelitian dilakukan dalam 16 sesi yaitu baseline-1 (A1) sebanyak 5 sesi, kondisi intervensi (B) sebanyak 6 sesi, dan baseline-2 (A2) sebanyak 5 sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi menggunakan media kartu gambar berseri efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengikuti pelatihan bertoilet anak usia pra sekolah di TK ABA 17 Kota Malang. hasil tersebut dibuktikan dengan perolehan mean level yang meningkat dari baseline-1 sebesar 42,4 sedangkan intervensi sebesar 93 dan baseline-2 sebesar 98,6. Presentase overlapantar kondisi baseline-1 terhadap intervensi sebesar 0%. Hal ini menandakan tidak ada data yang tumpang tindih. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu gambar berseri efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengikuti pelatihan bertoilet anak usia pra sekolah di TK ABA 17 Kota Malang. adapun saran yang diberikan kepada guru dan orang tua dalam penelitian ini adalah guru mampu mengembangkan kemampuan anak dengan pembelajaran yang lebih menarik dengan bantuan media atau fasilitas yang ada, begitu pula dengan orang tua mampu melatih kamampuan bertoilet anak dengan kegiatan yang menyenangkan ketika dirumah yaitu bisa dengan media kartu gambar berseri

    Hubungan antara Keterampilan Sosial dan Penggunaan Gadget Smartphone dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 9 Malang.

    No full text
    ABSTRACT Dewanti, Tania Clara. 2016. Hubungan antara Keterampilan Sosial dan Penggunaan Gadget Smartphone dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Widada. M.Si, (II) Dr. Triyono. M.Pd.Kata Kunci: keterampilan sosial, gadget smartphone, prestasi belajar Perkembangan teknologi pada zaman sekarang mengalami kemajuan yang sangat pesat, ditandai dengan kemajuan pada bidang informasi dan teknologi. Salah satu wujud perkembangan teknologi yang mengalami kemajuan sangat pesat merupakan gadget smartphone. Gadget smartphone memiliki dampak negatif dan dampak positif bagi keterampilan sosial dan prestasi belajar siswa.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara keterampilan sosial dan penggunaan gadget smartphone dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri 9 Malang.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Jumlah populasi penelitian ini 316 siswa dengan jumlah sampel 84 siswa. Instrumen penelitian menggunakan metode angket dengan skala likert dan dokumentasi berupa raport. Uji persyaratan analisis menggunakan uji normalitas dan uji linieritas. Metode analisis yang digunakan adalah analisis korelasi ganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan antara keterampilan sosial dengan prestasi belajar diperoleh r hitung = 0,442 > r tabel 5% = 0,312 dan p = 0,000 r tabel 5% = 0,312 dan p = 0,000 r tabel 5% and p = 0,000 r tabel 5% = 0,312 and p = 0,000 < 0,05. (3) There is a positive correlation between social skills and use of smart phone with learning achievement. Based on the multiple correlation results obtained by the R value of 0.769. This means that the variable learning achievement can be explain by social skills and use of smart phone gadgets as much as 53.9% while the rest (46.1%) is explain by other causes. The results obtained demonstrated the significant value of 0.000 ≤ 0.05, which means that H1 is accepted. Based on research, there are some suggestions to consider: (1) For the counselor, as material contributions and information to develop programs of Guidance and Counseling in particular in the field of social counseling services that is about the counseling services of social skills and use of gadgets smart phones to high school students in order to be utilized optimally. (2)  A hope for the next researcher to use this research as a reference or to examine additional data related to social skills and use of smart phone gadget with academic achievement

    Pengembangan Panduan Pelatihan Efikasi Diri dalam Hubungan Pertemanan melalui Strategi Experiential Learning bagi Siswa SMP

    No full text
    ABSTRAK   Rachmawati, Layli Novita. 2016. Pengembangan Panduan Pelatihan Efikasi Diri dalam Hubungan Pertemanan melalui Strategi Experiential Learning bagi Siswa SMP.Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. Nur Hidayah, M.Pd., (2) Drs. H. Harmiyanto, M.Pd.   Kata kunci: pengembangan panduan, efikasi diri, hubungan pertemanan, experiential learning   Remaja tingkat SMP banyak yang mengalami ketidakyakinan dalam dirinya, termasuk ketidakyakinan dalam hubungan dengan teman sebaya. Banyak siswa merasa minder, ragu, tidak percaya diri, menutup diri dari pertemanan bahkan memilih-milih teman sesuai keadaan dirinya. Permasalahan tersebut berdampak pada perkembangan sosial yang kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif layanan yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keyakinan diri dalam hubungan pertemanan dalam bentuk pelatihan dengan strategi experiential learning. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan panduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan melalui strategi experiential learning bagi siswa SMP. Melalui panduan pelatihan ini diharapkan konselor dapat mengunakannya sebagai media dalam memberikan layanan bimbingan pribadi-sosial khususnya dalam meningkatkan keyakinan diri siswa di dalam hubungan pertemanan. Panduan pelatihan ini adalah bahan ajar berbasis buku cetak yang berisi materi, langkah kegiatan pelatihan, serta evaluasi. Prosedur penelitian dan pengembangan panduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan ini mengadaptasi pengembangan Borg and Gall (1983) yang dilakukan dalam 3 tahapan yaitu, (1) perencanaan pengembangan produk, (2) pengembangan produk, dan (3) uji coba Produk. Subjek uji ahli terdi-ri dari ahli materi, ahli perancangan produk dan calon pengguna produk (konselor dan siswa). Disamping itu dilakukan uji keefektifan produk melalui uji wilcoxon didapatkan hasil Z sebesar -2,201b dan nilai Asymp.sig. (2-tailed) sebesar 0,028. Karena nilai 0,028 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan melalui strategi experiential learning terbukti efektif. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli dan calon pengguna serta revisi-revisi yang dilakukan sesuai dengan saran dan masukan terhadap produk ini, dapat disimpulkan bahwa panduan pelatihan ini memenuhi kriteria keberterimaan secara teoritik dan praktik dengan baik dan terbukti efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa di dalam hubungan pertemanan. Hasil produk panduan pelatihan ini dapat diajukan beberapa saran. Saran bagi konselor yaitu menggunakan panduan sebagai media dalam layanan bimbingan pribadi-sosial kepada siswa khususnya dalam meningkatkan efikasi diri di dalam hubungan pertemanan. Peneliti selanjutnya, format penilaian oleh ahli dan calon pengguna dapat diperhatikan secara rinci karena penilaian isi/content produk oleh masing-masing ahli maupun pengguna tidaklah sama. Selain itu, dalam pengembangan selanjutnya, tampilan serta content panduan perlu juga diperhatikan secara rinci sehingga tidak banyak perbaika

    KEEFEKTIFAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMP

    No full text
    ABSTRACT KEEFEKTIFAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMPKepercayaan diri merupakan salah satu dari konsep diri yang ditandai dengan adanya keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Kepercayaan diri yang rendah pada siswa berakibat pada sikap dan perilaku di sekolah, misalnya siswa menghindar untuk berkomunikasi dengan teman, diam, tidak berani mengemukakan pendapat di kelas, dan sulit beradaptasi. Munculnya fenomena kurang percaya diri mendorong perlunya dilakukan penelitian pada siswa kelas VII SMP. Salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dapat dilakukan dengan menggunakan teknik self-instruction. Teknik self-instruction adalah salah satu teknik dari Cognitive Behavioral Therapy yaitu memerintahkan kepada diri-sendiri dengan kalimat positif.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keefektifan teknik self-instruction untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Design, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest, dimana dilakukan pengukuran sekali sebelum dan sesudah perlakuan untuk melihat kondisi subjek penelitian. Instrumen penelitian berupa inventori kepercayaan diri yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil validitas 48 item valid dari 68 item awal dan memiliki reliabilitas sebesar 0,850. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII G SMPN 20 Malang yang mengalami tingkat kepercayaan diri rendah sebanyak empat orang dan sedang sebanyak satu orang siswa. Penelitian menggunakan analisis data statistik non-parametrik. Data penelitian yang telah terkumpul dianalisis dengan uji Wilcoxon. Analisis data dilakukan dengan membandingkan skor pretest dan posttest setelah pemberian konseling kelompok dengan teknik self-instruction. Hasil penelitian disimpulkan bahwa teknik self-instruction efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP dilihat dari nilai Asymp. Sig. (2-tailed) untuk uji dua sisi adalah 0,043. Signifikasi dibawah 0,05 (0,04

    PENGARUH KONTROL DIRI, MANAJEMEN STRES, DAN KETERAMPILAN MENCARI INFORMASI TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMP

    No full text
    ABSTRAK   Maghfiroh, Nilna Rohmatul. 2016. Pengaruh Kontrol Diri, Manajemen Stres, dan Keterampilan Mencari Informasi terhadap Prokrastinasi Akademik Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd, (II) Dr. Dany Moenindyah Handarini, M.A.   Kata Kunci: kontrol diri, manajemen stres, keterampilan mencari informasi, prokrastinasi akademik   Prokrastinasi akademik merupakan penundaan yang dilakukan individu dalam memulai atau menyelesaikan tugas akademiknya. Prokrastinasi akademik merupakan salah satu masalah yang menimpa sebagian besar kalangan pelajar. Hampir semua pelajar pernah melakukan prokrastinasi mulai dari tingkat sedang, rendah hingga tinggi. Prokrastinasi akademik menyebabkan dampak negatif secara konkrit dan emosional kepada prokrastinator. Munculnya perilaku prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh beberapa faktor, tiga diantaranya yaitu kontrol diri, manajemen stres, dan keterampilan mencari informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri, manajemen stres, dan keterampilan mencari informasi terhadap prokrastinasi akademik siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi dengan teknik analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian ini adalah siswa SMPN di Kota Malang tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan menggunakan multistage sampling yang terdiri atas cluster sampling dan random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala prokrastinasi akademik, skala kontrol diri, skala manajemen stres dan skala keterampilan mencari informasi. Untuk menguji kelayakan instrumen penelitian menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kontrol diri berpengaruh negatif signifikan sebesar 17,43% terhadap prokrastinasi akademik, (2) manajemen stres berpengaruh negatif signifikan sebesar 11,34% terhadap prokrastinasi akademik, (3) keterampilan mencari informasi berpengaruh negatif signifikan sebesar 21,6% terhadap prokrastinasi akademik, (4) kontrol diri, manajemen stres dan keterampilan mencari informasi secara simultan berpengaruh negatif signifikan sebesar 50,4% terhadap prokrastinasi akademik. Artinya, semakin tinggi tingkat kontrol diri, manajemen stres dan keterampilan mencari informasi maka semakin rendah tingkat prokrastinasi akademik siswa, dan sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dikemukakan saran sebagai berikut (1) konselor dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk merancang program bimbingan dan konseling dengan mengembangkan keterampilan kontrol diri, manajemen stres dan keterampilan mencari informasi sebagai upaya mencegah atau mereduksi perilaku prokrastinasi akademik, (2) Peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai acuan untuk membantu mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa melalui layanan konseling kognitif behavioral (CBT)

    Pengembangan E-Book Informasi Karier untuk Siswa SMPN 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Aprilia, Oky Chandra. 2016. Pengembangan E-Book Informasi Karier untuk Siswa SMPN 2 Malang. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Im Hambali, M.Pd, (II) Dra. Hj. Ella Faridati Zen, M.Pd.   Kata kunci: e-book , informasi karir, siswa SMP.   Penelitian pengembangan e-Book informasi karier dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa yakni kesulitan dalam menentukan cita-cita yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan karier. Permasalahan tersebut merupakan bukti perlu adanya ketersediaan informasi karier yang menunjang terpenuhinya kebutuhan siswa terkait pengetahuan karier. Dengan adanya informasi karier siswa akan memiliki bekal wawasan tentang macam-macam pekerjaan sehingga dapat mengambil keputusan dalam menentukan pilihan karier. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan suatu produk berupa e-Book  informasi karier untuk siswa SMPN 2 Malang, yang berterima secara teoritik melalui uji ahli dan secara praktis melalui uji lapangan terbatas. Penelitian ini menggunakan strategi pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall, dengan prosedur: 1) Tahap Perencanaan yaitu menentukan potensi dan masalah penelitian, melakukan pengumpulan informasi, 2)Tahap Pengembangan yaitu menentukan tujuan e-Book informasi karier, menyusun rancangan e-Book informasi karier, menyusun alat evaluasi produk, 3) Tahap uji coba yaitu tahap uji coba produk awal, revisi produk hasil penilaian uji coba produk awal, uji calon pengguna produk, uji coba produk terbatas (uji kelompok kecil), produk akhir e-Book informasi karier untuk siswa SMPN 2 Malang. Nilai rata-rata keseluruhan uji coba yaitu sebesar 3,7. Berdasarkan skala penilaian 1-4 nilai tersebut memiliki makna bahwa e-Book informasi karier sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah, dan sangat menarik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa e-Book informasi karier untuk siswa SMPN 2 Malang sangat layak digunakan sebagai media dalam penyampaian informasi karier. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada: (1) Kepala sekolah untuk menjadikan e-Book informasi karier ini sebagai salah satu referensi yang tersedia dalam perpustakaan sekolah sehingga semua siswa dapat dengan mudah mengaksesnya. (2) Konselor diharapkan memanfaatkan buku panduan penggunaan e-Book informasi karier agar dapat memberikan informasi karier yang lebih efektif untuk siswa. (3) e-Book informasi karier dapat dijadikan inspirasi bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan atau mewujudkan suatu produk media bimbingan dan konseling dengan inovasi baru serta diuji keefektifitasan dalam kelompok besar

    KEEFEKTIFAN TEKNIK KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNUTK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    No full text
    ABSTRACT KEEFEKTIFAN TEKNIK KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNUTK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMARina, Veronika. 2016. Keefektifan Teknik Konseling REBT untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama, Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes., (II) Dr. Dany M. Handarini, M.A.Kata kunci: konseling REBT, kepercayaan diriKepercayaan diri merupakan keyakinan akan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan hidup sesuai dengan yang diharapkan. Individu yang memiliki kepercayaan diri rendah kurang mengenal kemampuan yang ada dalam diri, tidak bisa berpikir positif tentang dirinya, kurang mandiri, tidak berani tampil di depan umum, dan tidak berani mengungkapkan pendapat. Individu  yang tidak memiliki kepercayaan diri cenderung berpikir irasional sehingga menghambat kehidupan sehari-hari dan mempengaruhi emosi serta perilaku. Gejala di atas ditemui di SMP Katolik Cor Jesu Malang. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah teknik konseling rational emotive behavior therapy dapat meningkatkan kepercayaan diri.Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan Konseling Rational Emotive Behavior Therapy dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP.Penelitian ini menggunakan eksperimen One group pre-test dan post-test design. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik inferensial nonparametrik pada siswa yaitu uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk mengetahui adanya tingkat perbedaan sebelum dan sesudah mendapat treatment konseling rational emotive behavior therapy. Subyek dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa kelas VIII SMP.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepercayaan diri dari kategori rendah menjadi tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa teknik Konseling Rational Emotive Behavior Therapy efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada: (1) Sekolah memberi kesempatan kepada konselor menerapkan teknik Konseling Rational Emotive Behavior Therapy untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri, (2) Peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini untuk bahan rujukan lain, dan (3) Penelitian ini dapat digunakan untuk jenjang pendidikan sekolah yang berbeda (kelas VIII dan XI )

    KEEFEKTIFAN MENULIS EKSPRESIF UNTUK MENUNGKATKAN SELF DISCLOUSURE KORBAN BULLYING

    No full text
    ABSTRAK   Khusana, Ike Kurnia Ani. 2016. Keefektifan Teknik Menulis Ekspresif untuk Meningkatkan Self Disclousure Korban Bullying. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Triyono, M.Pd, (II) Dr. H. IM. Hambali, M.Pd.   Kata Kunci: Menulis Ekspresif, Self Disclousure, Korban Bullying   Self disclosure atau sering juga disebut pengungkapan diri merupakan bentuk komunikasi berbentuk verbal maupun non verbal yang diakui sebagai suatu hal yang penting didalam berbagai konteks.Seseorang yang memiliki self disclosure rendah cenderung menyimpan sendiri perasaan dan emosi yang mereka rasakan. Usaha individu untuk menekan pikiran dan emosi secara terus menerus membutuhkan usaha fisik yang berakibat stres. Seseorang yang memiliki self disclousure rendah ditemui pada korban bullying. Korban bullying merupakan individu yang dianggap lemah sehingga mendapatkan perlakuan bullying.Kebanyakan korban bullying akan merasa tertekan, trauma, merasa lemah, tidak berdaya, dan memunculkan perasaan harga diri yang rendah sehingga cenderung memiliki self disclousure yang rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan bantuan yang efektif untuk meningkatkan self disclousure korban bullying, salah satu upayanya ialah pelatihan teknik menulis ekspresif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas teknik menulis ekspresif untuk meningkatkan self disclousure korban bullying. Rancangan penelitian menggunakan Pre Eksperimental Designsdengan desainOne-Gruup Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian, siswa SMPN 15 Malang sebanyak lima siswa sebagai kelompok eksperimen yang dipilih berdasarkan angket korban bullying. Observasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum perlakuan (pretest) dan sesudah perlakuan (posttest). Pretest dan posttest dilakukan dengan menggunakan skala self disclosure dan treatment berupa pelatihan teknik menulis ekspresif. Hasil analisis SPSS 16.0 for windows, nilai uji Wilcoxon Signed Test menunjukkan bahwa nilai beda sebesar  -2.023adengan nilai signifikan 0,043.Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa teknik menulis ekspresif efektif untuk meningkatkan self disclousure siswa korban bullying di SMPN 15 Malang. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar: 1) bagi konselor teknik menulis ekspresif dapat digunakan untuk meningkatkan self disclousure korban bullying di SMPN 15 Malang dengan menggunakan panduan teknik menulis ekspresif. 2) bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penggunaan menulis ekspresif untuk meningkatkan atau mengurangi perilaku lain, dikarenakan masalah yang terjadi pada remaja saat ini sangat banyak dan dapat digunakan untuk subjek lain seperti siswa SD, SMA, SMK, dan sederajat, dapat menggunakan subjek dengan skala yang lebih besar, dan dapat menggunakan rancangan penelitian lain seperti quasi experimental, one shot case study, dan time series design

    PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN BERBENTUK KOMIK FLIPBOOK TENTANG PENINGKATAN SELF-EFFICACY UNTUK MENGURANGI PERILAKU MENYONTEK SISWA SMP KELAS VIII

    No full text
    ABSTRAK   Istanti, Ivon. 2016. Pengembangan Media Bimbingan Berbentuk Komik Flipbook Tentang Peningkatan Self-Efficacy Untuk Mengurangi Perilaku Menyontek Siswa SMP Kelas VIII. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas negeri malang. Pembimbing: (I) Dr. Muslihati, S.Ag, M.Pd, (II) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd.   Kata Kunci: Panduan, Komik Flipbook, Self-Efficacy, Perilaku Menyontek   Menyontek atau menjiplak atau ngepek sebagai suatu kegiatan mencontoh atau  meniru atau  mengutip tulisan, pekerjaan orang lain sebagaimana aslinya. Bilamana siswa  tidak mau memberi contekan, maka siswa tukang contek dapat berubah menjadi preman di sekolah untuk memaksakan kehendaknya dalam menyontek, namun tidak disadari pengaruh buruknya oleh siswa. Seringkali rasa cemas dan kurang percaya diri menjadi masalah besar saat siswa menghadapi ujian, terlebih Ujian Nasional. Sangat diperlukan keyakinan yang besar dalam diri siswa (self-efficacy). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan komik flipbook tentang peningkatan self-efficacy untuk mengurangi perilaku menyontek siswa SMP kelas VIII yang memiliki keberterimaan secara teoritis dan praktis baik aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall. Produk yang dihasilkan yakni berupa komik flipbook dan buku panduan penggunaan komik flipbook tentang peningkatan self-efficacy untuk mengurangi perilaku menyontek siswa SMP kelas VIII. Produk ini telah dinilai oleh ahli dan calon pengguna. Secara kuantitatif, hasil penilaian keseluruhan dari para ahli dan calon pengguna (konselor) untuk produk aspek ketepatan mendapatkan kategori sangat tepat, pada aspek kegunaan mendapatkan sangat berguna, aspek kemudahan mendapatkan kategori sangat mudah, dan aspek kemenarikan mendapatkan kategori sangat menarik. Penilaian yang diperoleh berdasarkan hasil ahli dan calon pengguna melalui tahapan dalam metode Borg and Gall. Analisis data yang digunakan adalah analisis rerata, sedangkan jenis data yang dihimpun adalah data kuantitatif dan kualitatif. Adapun saran-saran yang dikembangkan bagi konselor dan pengembang selanjutnya yaitu, konselor diharapkan menggunakan media komik flipbook dalam memberikan layanan bimbingan kelompok di bidang pribadi dan sosial. Prosedur penelitian ini lebih lanjut disarankan kepada penelliti selanjutnya untuk melakukan uji efektifitas media komik flipbook dan atau penelitian tindakan bimbingan

    PENGEMBANGAN PANDUAN SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA SMP

    No full text
    ABSTRACT PENGEMBANGAN PANDUAN SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA SMPNurdihansyah, Arda. 2016. Pengembangan Panduan Sosiodrama untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Harmiyanto, M.Pd dan (II) Dr. Triyono, M.Pd.Kata Kunci:panduan sosiodrama, konsep diri, siswa SMPMasa remaja merupakan masa pencarian identitas diri. Pada pencarian jati diri atau identitas diri, remaja cenderung dipengaruhi oleh lingkungan sosial, ilmu pengetahuan, kemajuan teknologi dan informasi yang mereka dapat sehari hari. Dari fenomena yang penulis temui di lapangan remaja cenderung mengikuti tren yang kekinian, misalnya dalam hal model pakaian, bahasa, perilaku, model rambut dan alat-alat pemuas kebutuhan sehari-hari lainya yang terkesan dipaksakan tanpa melihat kemampuan yang dimiliki. Fenomena tersebut merupakan pencarian identitas diri yang negatif karena tidak disesuaikan dengan kemampuan atau potensi yang dimilikinya sehingga  dapat mempengaruhi konsep diri individu tersebut. Konsep diri adalah bagaimana individu melihat dirinya sebagai pribadi serta bagaimana individu membentuk manusia yang ideal menurut dirinya sesuai kemampuan dan potensi yang dmiliki. Terkait konsep diri, konselor mempunyai tanggung jawab untuk membimbing siswa agar  dapat meningkatkan konsep diri yang dimiliki siswa, salah satu layanan yang dipandang dapat meningkatkan konsep diri siswa adalah teknik sosiodrama.Tujuan pengembangan adalah menghasilkan panduan sosiodrama untuk meningkatkan konsep diri siswa SMP yang dapat diterima berdasarkan, ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang memiliki sembilan langkah penelitian yang diadaptasi dari sepuluh langkah penelitian pengembangan Borg & Gall. Sembilan langkah tersebut adalah Research and Information Collecting, Planning, Develop Preliminary of Product, Preliminary Field Testing, Main Product Revision, Main Field Test, Operational Revision Product, Operational filed testing, Final Product Revision,  Uji coba dalam penelitian ini dilakukan melalui langkah Preliminary Field Testing adalah uji ahli materi bimbingan dan konseling dan ahli media pembelajaran. Uji coba produk dalam langkah  Main Field Test melibatkan konselor sebagai calon pengguna produk dan langkah Operational filed testing siswa sebagai sasaran layanan produk. Instrumen penelitian yang digunakan adalah inventori konsep diri siswa, instrumen penilaian ahli dan calon pengguna produk. Data yang didapatkan dari hasil pengujian berupa data kuantitatif, data kualitatif dan data pre test and post test saat melakukan uji kelompok kecil.Berdasarkan hasil data kuantitatif diperoleh penilaian dari ahli materi Bimbingan dan Konseling tepat, sangat berguna, mudah dan sangat menarik. Penilaian ahli media sangat tepat, sangat berguna, mudah dan sangat menarik. Penilaian calon pengguna produk (konselor) sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah, dan menarik. Hasil uji coba kelompok kecil diketahui ada perubahan konsep diri sebelum dan sesudah diberikannya layanan bimbingan dengan panduan sosiodrama yang  telah dikembangkan. Kesemua penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa Panduan sosiodrama untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa SMP sangat layak dan efektif digunakan sebagai salah satu layanan bimbingan terhadap siswa Saran yang diberikan adalah, (1) konselor lebih memanfaatkan waktu yang telah di sediakan dan sebelum melakukan permainan drama konselor harus memberikan penjelasan alur cerita kepada pemain peran agar alur cerita yang dibawakan bisa runtut atau alur kedepan, (2) peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan uji coba kelompok besar dalam rangka uji efektifitas produk, penelitian tindakan bimbingan, ataupun pengembangan produk untuk topik lain

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇