SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    1354 research outputs found

    STUDI KASUS COPING STRESS SISWA SMAN 4 BANGKALAN

    No full text
    Hoiriyah, Mahmudatus. 2018. Studi Kasus Coping stress Siswa SMAN 4 Bangkalan. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes. dan (II) Irene Maya Simon, S.Pd., M.Pd   Kata kunci: stres, stressor, coping stress Siswa SMA berada di masa remaja, yaitu masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa. Siswa SMA memiliki tugas yang cukup berat karena mereka akan menghadapi serangkaian tuntutan dan tugas yang dibebankan kepadanya, baik oleh keluarga, sekolah, maupun lingkungan sosialnya disamping dirinya sendiri juga memiliki keinginan dan harapan. Bila tugas dan tuntutan tersebut tidak terpenuhi atau melebihi kemampuan diri untuk menyelesaikannya hal tersebut dapat membuat stres. Stres tidak dapat dibiarkan terus menerus, maka dari itu perlu adanya coping untuk mengatasi atau menguranginya. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai coping stress siswa SMAN 4 Bangkalan. Untuk mengetahui coping stress, dideskripsikan terlebih dahulu mengenai stressor, dan jenis stres yang dialami siswa.  Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang siswa-siswi SMAN 4 Bangkalan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah stressor yang dialami siswa terjadi yaitu ditinggalkan Ayah dari kecil, dan perjodohan. Sedangkan stressor satunya berupa dari peristiwa sehari hari, seperti orang tua melarang anaknya bermain jauh dari rumah, dan konflik antar teman. Jenis stres yang ditemukan ada dua yaitu stres positif dan stres negatif. Terdiri dari 2 orang mengalami stres positif dan 3 orang mengalami stres negatif. Strategi coping stress yang dialami siswa terdiri dari coping berfokus pada masalah dan coping berfokus pada emosi. Siswa menggunakan lebih dari satu jenis coping untuk mengatasi tekanannya.coping yang dilakukan siswa berupa perencaan pemecahan solusi, konfrontasi, mencari dukungan sosial, pengendalian diri, bertanggung jawab, penilaian posisitf, melarikan diri dari masalah.  Penemuan data juga berkaitan dengan unsur budaya Madura karena salah satu stressor yaitu perjodohan adalah budaya Madura. Maka peran BK multikultural sangat diperlukan dalam pemberian layanan untuk menjembatani siswa memilih coping stress yang tepat untuknya. Kesimpulannya bahwa stres siswa SMAN 4 Bangkalan terjadi akibat adanya stressor berupa suatu peristiwa yang dialami oleh mereka. Stres tersebut bisa menjadi stres positif ataupun negatif tergantung bagaimana siswa menyikapinya. Strategi coping stress sangat diperlukan untuk  membantu siswa mengurangi atau menghilangkan tekanan yang dirasakanya. Konselor harus mampu menjembatani pelayanan BK multikultural dengan memahami budaya konselinya. Saran, diharapkan konselor mampu membantu peserta didik memilih coping stress mana yang sesuai untuk penyelesaian masalahnya. Konselor diharapkan menguasai konseling multikultural dan dapat memperhatikan faktor budaya untuk kelancaran proses bantuan kepada peserta didik

    Pengembangan Media Layanan Informasi Perilaku Seks Pranikah Berbasis Autoplay Bagi Siswa Kelas X MAN 3 Tulungagung

    No full text
    RINGKASAN   Rizqy, Muhamad Ikbarur. 2018. Pengembangan Media Layanan Informasi Perilaku Seks Pranikah Berbasis Autoplay Bagi Siswa Kelas X MAN 3 Tulungagung. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd., (II) Dr. IM. Hambali, M.Pd.   Kata Kunci: Media, layanan informasi, autoplay, seks pranikah.   Maraknya kasus-kasus seksual pranikah dikalangan siswa SMA seperti hamil diluar nikah, seks bebas, dan kejahatan seksual tersebut mengakibatkan peningkatan kerentanan remaja terhadap berbagai macam penyakit menular seksual. Perilaku seks pranikah dikalangan siswa SMA tersebut dapat dicegah melalui pemberian layanan informasi. Layanan informasi merupakan upaya membantu siswa menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar karier, dan pendidikan lanjutan. Layanan informasi dapat disampaikan melalui sebuah media, baik media cetak maupun media elektonik lainnya. Media dalam bimbingan dan konseling adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan bimbingan dan konseling yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan konseli untuk memahami diri, mengarahkan keputusan, serta memecahkan masalah yang dihadapi. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, dimungkinkan untuk menciptakan sebuah media pembelajaran yang interaktif. Salah satu perangkat lunak yang memungkinkan untuk digunakan sebagai pengembangan media pembelajaran interaktif adalah Autoplay Media Studio. Autoplay Media Studio adalah multimedia interaktif yang dapat digunakan sebagai media penyampai layanan informasi. Dengan demikian guru bimbingan dan konseling dapat menyampaikan layanan informasi perilaku seks pranikah kepada siswa dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media layanan informasi perilaku seks pranikah berbasis autoplay bagi siswa kelas X MAN 3 Tulungagung. Produk yang dihasilkan berupa manual book media dan media layanan informasi perilaku seks pranikah berbasis autoplay bagi siswa kelas X MAN 3 Tulungagung. Metode penelitian dan pengembangan diawali dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara kepada konselor, menyusun pengembangan media berdasarkan analisis kebutuhan, mengembangkan produk awal. Selanjutnya melakukan uji validasi kepada ahli materi, ahli media dan calon pengguna (konselor). Kemudian melakukan perbaikan sesuai dengan kritik dan saran dari ahli materi, ahli media dan calon pengguna (konselor) untuk menghasilkan produk yang siap diuji cobakan kepada siswa. Setelah dilakukan perbaikan, kemudian dilakukan uji coba kelompok terbatas (siswa). Terakhir melakukan perbaikan produk yang telah diuji cobakan kepada siswa kelas X MAN 3 Tulungagung untuk menghasilka produk akhir. Data yang didapatkan dari hasil uji validitas di analisis dengan inter-rater agreement model. Hasil dari penilaian aspek keberterimaan uji validitas dalam rentangan 1-4 mendapatkan skor sebesar 3,6 dan 3,8 yang berarti produk media layanan infomasi seks pranikah memiliki validitas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa produk media layanan informasi perilaku seks pranikah memenuhi aspek keberterimaan produk dan layak digunakan dalam memberikan layanan bimbingan. Saran ditujukan pada (1) konselor diharapkandapat menggunakan media layanan informasi perilaku seks pranikah, tidak hanya konselor MAN 3 Tulungagung akan tetapi oleh semua konselor SLTA terkait perilaku seks pranikah. (2) diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen untuk mengetahui efektifitas media layanan informasi perilaku seks pranikah berbasis autoplay.                                      

    Keefektifan Kombinasi Teknik Klarifikasi Nilai dan Permainan Peran Terstruktur untuk Meningkatkan Penyesuaian Sosial Siswa SMA di Sekolah

    No full text
    ABSTRAK   Penyesuaian sosial perlu dimiliki oleh setiap siswa. Namun tidak semua siswa memiliki kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Hal itu mengakibatkan munculnya perilaku kurang bisa beradaptasi di sekolah. Dalam konteks ini, bimbingan dan konseling memiliki peran untuk mencegah munculnya permasalahan tersebut. Dengan bantuan bimbingan dalam setting kelompok memiliki manfaat untuk membantu siswa dalam mengembangkan diri secara optimal, khususnya kemampuan beradaptasi. Adapun teknik bimbingan yang dapat digunakan untuk membantu siswa yaitu kombinasi teknik klarifikasi nilai dan permainan peran terstruktur. Tujuan penelitian yaitu untuk menguji keefektifan kombinasi teknik klarifikasi nilai dan permainan peran terstruktur untuk meningkatkan penyesuaian sosial siswa SMA di sekolah. Rancangan penelitian pre-eksperimental dengan bentuk one-group pretest-postest design. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih 14 siswa yang memiliki skor pretest terendah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu inventori penyesuaian sosial di sekolah, pedoman eksperimen, dan lembar observasi. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis statistika nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi teknik klarifikasi nilai dan permainan peran terstruktur efektif untuk meningkatkan penyesuaian sosial siswa SMA di sekolah. Hasil penelitian tersebut dapat diketahui dari nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yang diperoleh dari uji wilcoxon sebesar 0,001 (dengan nilai Z =-3,195b). Dengan begitu dapat diketahui bahwa 0,001 < 0,005 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, terdapat beberapa saran terkait penelitian ini. Konselor disarankan dapat mempertimbangkan untuk menggunakan kombinasi teknik klarifikasi nilai dan permainan peran terstruktur sebagai salah satu teknik bimbingan kelompok untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian sosial siswa. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lain seperti time series design mengingat kelemahan pada penelitian ini tidak ada kelompok kontrol

    Keefektifan teknik reframing dan teknik thought stopping dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMP

    No full text
    ABSTRAK   Prokrastinasi disfungsional akademik merupakan perilaku penundaan akademik yang menjadi hambatan siswa dalam proses belajar disekolah. Prokrastinasi membawa berbagai macam dampak negatif terhadap siswa baik dalam aspek prestasi belajar maupun aspek psikologis siswa. Dalam hal ini, konseling dapat memberi intervensi agar siswa mengubah perilaku maladaptifnya. Adapun teknik konseling yang dapat membantu siswa mengubah perilaku prokrastinasi akademik yaitu dengan teknik reframing dan thought stopping. Penelitian ini menguji keefektifan teknik reframing dalam mereduksi tingkat prokrastinasi akademik siswa dan membandingkannya dengan teknik thought stopping. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) mengetahui apakah teknik reframing efektif dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa  (2) mengetahui apakah teknik thought stopping efektif dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa, dan (3) mengetahui perbedaan keefektifan kedua teknik dalam mereduksi tingkat prokrastinasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dua kelompok menggunakan Quasi Experimental Posttest Only Design. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII A dan B SMPI Hidayatul Mubtadiin yang memiliki tingkat prokrastinasi sedang dan tinggi berdasarkan skala prokrastinasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kovarian. Analisis ini menekankan ada uji komparasi yang digunakan untuk menguji perbedaan dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik reframing dan thought stopping efektif mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa dan terdapat perbedaan keefektifan kedua teknik dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa. Hasil hitung didapatkan bahwa teknik reframing lebih efektif mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa SMPI Hidayatul Mubtadiin dibandingkan teknikthought stopping. Penelitian ini menyarankan bagi konselor sekolah untuk melaksanakan konseling dengan teknik reframing dan thought stopping dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan waktu yang tepat, tidak mengganggu jam pelajaran siswa, melakukan improvisasi dan penyesuaian terhadap teknik saat menerapkan kedua teknik dengan subjek yang berbeda

    PENGARUH KONFORMITAS TEMAN SEBAYA, STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP MINAT MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI

    No full text
    ABSTRAK   Sholehah, Diah. 2018. Pengaruh Konformitas Teman Sebaya, Status Sosial Ekonomi Orang Tua, dan Prestasi Belajar terhadap Minat Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Adi Atmoko, M.Si., (II) Dra. Elia Flurentin, M.Pd.   Kata Kunci: konformitas teman sebaya, status sosial ekonomi, prestasi belajar, minat Seiring dengan berjalannya waktu, peran perguruan tinggi sangat penting yaitu mempersiapkan individu menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan. Hal itu dapat dibuktikan dengan mengetahui minat individu dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Minat melanjutkan pendidikan ke keperguruan tinggi dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, beberapa diantaranya adalah konformitas teman sebaya, status sosial ekonomi orang tua, dan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh konformitas teman sebaya terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, (2) pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, (3) pengaruh prestasi belajar terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, (4) pengaruh konformitas teman sebaya, status sosial ekonomi orang tua, dan prestasi belajar terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hasil penelitian yang diperoleh diharapkan dapat membantu konselor sebagai dasar dalam memberikan layanan bimbingan belajar dan karir untuk siswa. Sehingga konselor perlu untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik penyebaran angket yang diberikan kepada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Genteng Banyuwangi. Sampel yang diperoleh menggunakan metode cluster random sampling. Dalam penelitian ini cara yang digunakan dalam menjawab pertanyaan dengan menggunakan angket tertutup untuk instrumen konformitas teman sebaya, status sosial ekonomi orang tua, dan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Analisis data variabel prestasi belajar menggunakan studi dokumentasi dengan melihat skala dari nilai rata-rata ujian tengah semester. Selanjutnya untuk mencari rata-rata dari nilai rapor tersebut dengan menjumlahkan seluruh nilai mata pelajaran di bagi dengan banyaknya mata pelajaran. Hasil dari uji F hitung sebesar 4,066 dengan nilai signifikansi 0,008 < 0,05. Diketahui nilai konstanta yaitu sebesar 22,429, koefisien regresi konformitas teman sebaya yaitu sebesar 0,261, koefisien regresi status sosial ekonomi orang tua yaitu 0,159, koefisien regresi prestasi belajar yaitu sebesar 1,221. Dari hasil tersebut didapatkan persamaan regresi Y  = 22,249 + 0,261X1 + 0,159X2 + 1,221X3. Dengan demikian, variabel konformitas teman sebaya, status sosial ekonomi orang tua, dan prestasi belajar secara bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap variabel minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan: (1) Bagi Konselor, dapat memanfaatkan hasil penelitian sebagai dasar dalam memberikan layanan bimbingan belajar dan karir sehingga konselor dapat memberi arahan serta dorongan kepada siswa dalam menemukan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. (2) Bagi Jurusan Bimbingan dan Konseling, dapat memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu di bidang bimbingan dan konseling

    Pengembangan Media Permainan Simulasi Untuk Meningkatkan Pengelolaan Emosi Sedih SMP Negeri 6 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Tujuan penelitian dan pengembangan adalah dihasilkannya permainan simulasi yang digunakan oleh konselor dalam memberikan layanan kepada siswa untuk meningkatkan pengelolaan emosi sedih siswa SMP, sesuai aspek keberterimaan produk. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall yang telah dimodifikasi adalah (1) pra-pengembangan dan perencanaan (2) Pengembangan produk (3) uji coba produk, uji ahli BK, uji ahli media, revisi, uji pengguna produk (konselor), revisi dan uji kelompok kecil, (4) revisi produk akhir permainan simulasi. Hasil dari penilaian para ahli menunjukkan bahwa produk permainan simulasi untuk meningkatkan pengelolaan emosi sedih siswa SMP telah memenuhi kriteria keberterimaan produk. Penilaian hasil dari uji ahli materi sangat tepat, sangat berguna, sangat jelas dan sangat menarik. Penilaian hasil dari uji ahli media sangat tepat, sangat berguna, jelas dan menarik. Penilaian hasil dari uji calon pengguna (konselor) sangat tepat, sangat berguna, sangat jelas dan sangat menarik. Selanjutnya, penilaian hasil dari uji kelompok kecil sangat tepat, sangat berguna, sangat jelas dan sangat menarik. Berdasarkan penilaian hasil dari keseluruhan uji coba produk yang dilakukan tersebut pemainan simulasi untuk meningkatkan pengelolaan emosi sedih siswa SMP ini layak digunakan

    Hubungan Kepercayaan Diri dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Untuk dapat menjadi Sarjana Bimbingan dan Konseling, tentunya mahasiswa harus menempuh masa studi sebagai seorang mahasiswa. Para mahasiswa diwajibkan untuk lulus pada setiap jenjang semesternya. Sama seperti siswa yang harus mencapai Kriteria Kutuntasan Minimal (KKM), setiap matakuliah yang ditempuh mahasiswa harus mencapai kriteria minimal kelulusan. Bagi mahasiswa, hal tersebut wajib untuk ditempuh agar dapat menjadi Sarjana Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dan motivasi terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang. Diharapkan penelitian ini mampu menjadi panduan aspek psikologis mengenai faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa serta mampu mengetahui seberapa besar pengaruh kepercayaan diri dan motivasi terhadap prestasi belajar. Penelitian ini adalah penelitian kausal komparatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mencari sebab akibat seuatu antara dua variabel atau lebih dan peneliti akan menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu metode pengambilan subjek dari setiap strata atau wilayah karena terdapat jumlah subjek pada setiap strata tidak sama. Subjek penelitian yang diambil 15% sampel dari 401 populasi untuk digunakan sebagai sampel dan diperoleh 60 subjek. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji F, dan analisis regresi ganda. Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan diri dan motivasi memberikan pengaruh negatif terhadap prestasi belajar mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien pada determinasi (R2) sebesar -1,1% dan uji F menunjukkan nilai 0,518 yang berarti kepercayaan diri dan motivasi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan kepercayaan diri dan motivasi terhadap pretasi belajar. Perlu adanya tinjauan mengenai aspek psikologis lainnya yang mampu mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa. Untuk peneliti selanjutnya, karena penelitian ini belum sempurna maka perlu menelaah kembali faktorfaktor lainnya yang dapat mempengaruhi prestasi belajar

    Efektifitas Pendekatan Konseling Trait and Factor dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Muallimin Malang

    No full text
    ABSTRAK   Zubriant, Vidyanto. 2013. Efektifitas Pendekatan Konseling Trait and Factor dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI MA Muallimin Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Univerias Negeri Malang,Pembimbing: (1) Drs. H. Widada, M.Si. (II) Dra. Hj. Ella Faridati Zen, M. Pd.   Kata Kunci : trait and factor, prestasi belajar, pendekatan konseling Prestasi belajar diartikan sebagai keberhasilan murid dalam mempelajari mata pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam bentuk skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai jumlah mata pelajaran ttertentu ( Nawawi 2001 : 100 ). Prestasi belajar yang sangat mudah diamati adalah dengan melalui angka- angka atau huruf yang menunjukkan hasil belajar, contoh raport dan Kartu Hasil Ujian seperti yang dijelaskan oleh Marsum dan Martaniah ( dalam Sia Tjundjing 2000: 71). Hal ini berarti prestasi belajar hanya bisa diketahui jika telah dilakukan penelitian terhadap hasil belajar siswa. Dengan adanya prestasi belajar ini, perkembangan hasil belajar siswa dapat diketahui dan diamati. Normalnya semakin bagus prestasi belajar siswa maka semakin optimal pula hasil belajarnya, sebaliknya jika prestasi belajar rendah atau turun, maka kurang optimal pula kualitas hasil belajarnya. Sebenarmya banyak faktor yang mempengaruhi turunnya prestasi belajar siswa, baik yang berasal dari aspek diri pribadi maupun aspek lingkungan sekitar. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan bantuan yang efektif guna meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI MA Muallimin NU Malang. Salah satunya dengan bantuan layanan konseling pendekatan Trait and Factor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling Trait and Factor terhadap prestasi belajar kelas XI MA Muallimin NU Malang. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi esperiment/ pre eksperimental design) dengan desain Pre-test and Post-test Group. Subjek dipilih berdasarkan data nilai raport atau nilai hasil ujian tengah semester, yakni lima siswa yang nilai prestasi belajar rendah. Analisis data menggunakan statistik inferensial non parametrik, yaitu uji two related samples test Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh konseling Trait and Factor terhadap prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai Wilcoxon sebesar (Z= -2.023a) dan nilai probability error post-test yakni kurang dari 0,05 (p= 0.04

    Keefektifan Sinema Edukasi untuk Mengembangkan Perilaku Moral Siswa Kelas X SMKN 5 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Perilaku moral adalah perilaku yang dilakukan sesuai dengan peraturan, nilai-nilai, atau prinsip-prinsip moral yang ada di kelompok sosial. Pada saat ini permasalahan kemerosotan moral pada remaja sudah banyak terjadi, dibuktikan dengan kasus-kasus yang terjadi pada remaja, di antaranya tawuran pelajar, pemalakan, minum-minuman keras, pergaulan bebas, pembunuhan dan permasalahan lainnya. Pada akhirnya kemerosotan moral menjadi fenomena yang menyebabkan kecemasan sosial dan apabila tidak segera ditangani secara serius dikhawatirkan banyak masalah sosial lain yang muncul. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan bantuan yang efektif untuk mengembangkan perilaku moral, salah satu upayanya ialah layanan bimbingan kelompok dengan sinema edukasi sebagai tekniknya. Penelitian ini bertujuan menguji seberapa efektif penggunaan sinema edukasi untuk mengembangkan perilaku moral siswa. Penelitian menggunakan rancangan pre-experimental dengan model one group pretest posttest design. Subjek penelitian, siswa kelas X TKJ 1, X TKJ 2, dan X TKJ 3 di SMKN 5 Malang masing-masing kelas yang diambil sebanyak lima siswa yang memiliki tingkat perilaku moral sedang. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku moral yang diberikan sebelum diberikan perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest). Penganalisaan data menggunakan analisis deskriptif dan statistik non-parametik pada Wilcoxon dengan bantuan SPSS 21.0 for windows. Hasil analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa nilai Z= -3.418 dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001. Uji hipotesis pada penelitian ini yaitu 0,001 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil data perilaku moral didapatkan adanya kenaikan skor data yang menunjukkan bahwa perilaku moral siswa kelas X di SMKN 5 Malang meningkat. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik sinema edukasi efektif untuk mengembangkan perilaku moral siswa Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar: (1) Guru Bimbingan dan Konseling mengaplikasikan layanan bimbingan kelompok menggunakan sinema edukasi untuk mengembangkan perilaku moral siswa, dan (2) Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengadakan penelitian serupa dengan desain true eksperiment yang menggunakan kelompok kontrol untuk lebih meningkatkan kesahihan hasil penelitian

    Keefetifan Teknik Expressive Writing untuk Mengurangi Kecemasan Berbicara di Depan Kelas pada Siswa Kelas VII SMP

    No full text
    RINGKASAN Kelancaran dalam memenuhi langkah-langkah pembelajaran menurut kurikulum 2013 salah satunya dengan terampilnya berkomunikasi, baik berkomunikasi dengan sesama atau di depan kelas. Fenomena di sekolah, siswa sering mengalami tidak percaya diri, takut, gemetar, gelisah, pusing, mual dan sebagainya. Faktor yang menyebabkan munculnya kecemasan-kecemasan tersebut yakni kurang berlatih, kurang menguasai apa yang akan disampaikan, kurang percaya diri, ancaman diri sendiri, serta pikiran negatif. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan adalah teknik expressive writing. Teknik tersebut mengajak siswa untuk menulis sebagai luapan perasaan yang sedang dirasakan ketika mengalami kecemasan. Kegiatan expressive writing termasuk layanan responsif serta termasuk dalam bidang pribadi sosial. Penelitian bertujuan untuk menguji keefektifan teknik expressive writing untuk mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa kelas VII SMP.   Penelitian menggunakan rancangan penelitian pre-experimental design dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Subjek penelitian 10 orang siswa kelas VII SMP yang memiliki kecemasan tinggi ketika berbicara di depan kelas. Dalam penelitian ini perlakuan yang digunakan adalah teknik expressive writing untuk mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa kelas VII SMP. Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test pada taraf signifikansi 0,005.   Hasil nilai uji Wilcoxon Signed Test dihasilkan bahwa Z = -2,803 dengan P= 0,005 yang menunjukkan adanya perbedaan sebelum dilakukan treatment dan sesudah dilakukan treatment yakni terjadi penurunan kecemasan berbicara di depan kelas. Dapat disimpulkan hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik expressive writing efektif untuk mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa kelas VII SMP.  Saran penelitian ini, konselor dapat menggunakan expressive writing  untuk membantu siswa mengurangi kecemasan berbicara di depan kelas serta dapat menggunakan layanan responsif seperti konseling individu dan konseling kelompok

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇