SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
Not a member yet
    1354 research outputs found

    KEEFEKTIFAN TEKNIK CREATIVE PROBLEM-SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH UNTUK MENCEGAH BULLYING

    No full text
    ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah menguji keefektifan teknik creative problem-solving sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan memecahkan masalah. Teknik creative problem-solving merupakan teknik tahap berpikir sebagai berikut memunculkan suatu ide baru, mensintesis ide-ide sekaligus mengimplementasikan ide tersebut. Pengertian ide-ide di sini adalah dalam menyelesaikan masalah. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah the time series design. Subjek penelitian adalah siswa SMP yang berjumlah 14 siswa, yang dijaring secara purposive dengan ketentuan memiliki skor pre-test skala keterampilan memecahkan masalah rendah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik non-parametric, yakni uji beda Wilcoxon. Eksperimen ini menggunkan perlakuan yaitu creative problem-solving yang berbentuk problem-solving mapping. Bahan perlakuan yang diberikan hasil dan pengembangan yang dilakukan oleh Sukarno (2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14 siswa yang telah diberi perlakuan mengalami peningkatan keterampilan memecahkan masalah, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode creative problem-solving efektif untuk meningkatkan keterampilan memcahkan masalah siswa

    Pengembangan Inventori Kepribadian Holland Berbasis Web untuk Merencanakan Karier Siswa SMA

    No full text
    ABSTRAK   Kaesti, Sella. 2018. Pengembangan Inventori Kepribadian Holland Berbasis Web untuk Merencanakan Karier Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yuliati Hotifah, S.Psi., M.Pd., (II) Irena Maya Simon, S.Pd.,M.Pd.   Kata Kunci : inventori kepribadian Holland, perencanaan karier, siswa SMA Sebagai salah satu komponen dalam sistem pendidikan, bimbingan dan konseling berkewajiban untuk memfasilitasi perkembangan siswa. fasilitas yang diberikan bertujuan untuk mencapai kemandirian dalam memahami diri dan lingkungan, menerima diri, mengarahkan diri, dan dapat mengambil keputusan, serta merealisasikan diri secara bertanggung jawab, sehingga bahagia dan sejahtera dalam hidupnya. Langkah pertama yang menjadi dasar untuk merencanakan karier adalah mampu untuk memahami diri sendiri. Tujuan konselor adalah mengharapkan siswa dapat memahami dirinya dan menemukan sesuatu yang khas dari dirinya yang dapat diunggulkan. Disamping itu siswa harus mampu mengembangkan kekurangan dirinya dengan menemukan kelebihan-kelebihan yang ada pada dirinya. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk inventori kepribadian Holland berbasis web yang memenuhi standar alat ukur inventori yaitu validitas, reliabilitas dan analisis faktor yang teruji keberterimaan oleh ahli dan calon pengguna produk yang dilengkapi dengan buku panduan penggunaan untuk konselor. Sehingga dengan menggunakan inventori kepribadian Holland berbasis web siswa dapat mengetahui kepribadian mereka. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan lima tahap pengembangan yang diadaptasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan borg and gall (1983) yaitu, (1) penelitian dan pengumpulan informasi (reaserch and information collecting), (2) perencanaan (planning), (3) mengembangkan bentuk produk awal (develop preliminary from of product), (4) uji coba lapangan awal (preliminary field testing), dan (5) revisi produk uji coba lapangan awal (main product revision). Subjek uji untuk mengetahui keberterimaan produk adalah ahli materi bimbingan dan konseling dan ahli media bimbingan dan konseling, sedangkan subjek uji coba produk adalah konselor dan siswa di SMAN 2 Ngawi. Untuk menguji validitas, reliabilitas, dan faktor dari instrumen inventori yang dikembangkan dilakukan kepada 159 siswa di SMAN 2 Ngawi. Data yang diperoleh dari expert judgment dan uji coba produk kepada calon pengguna adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil uji validitas, reliabilitas, analisis faktor, yang dinilai menjadi rerata keberterimaan dan keterbacaan produk oleh ahli dan calon pengguna produk. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari kritik, komentar dan saran dari subjek uji yang diuraikan secara deskriptif secara terperinci. Data kualitatif dianalisis dengan model  analysis interactive. Terdapat tiga langkah dalam kegiatan analysis interactive yaitu, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Expert judgment didasarkan pada aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan. Hasil penilaian para ahli dan calon pengguna produk (konselor dan siswa) menunjukkan bahwa inventori kepribadian Holland berbasis web ini memenuhi kriteria keberterimaan pada aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa inventori kepribadian Holland untuk merencanakan karier siswa SMA layak digunakan oleh konselor untuk membimbing siswa mengetahui kepribadian diri sebagai tahap awal perencanaan karier

    Pengembangan Permainan SOPO (Self Disclosure Monopoly) untuk Meningkatkan Keterbukaan Diri Siswa SMA

    No full text
    ABSTRAK   Tujuan penelitian mengembangkan permainan SOPO yang berwujud buku panduan dan media permainan SOPO untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa SMA yang berterima secara teoritis dan praktis. Model penelitian mengadopsi model prosedural Borg & Gall (1989) dengan tahapan penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk produk awal, uji coba ahli, revisi awal, uji lapangan, dan revisi produk akhir. Berdasarkan analisis hasil penilaian uji ahli materi diperoleh skor 3.47, uji ahli media diperoleh skor 3.50, uji calon pengguna diperoleh skor 3.19, dan uji kelompok terbatas diperoleh 3.95 dengan karateristik sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah, sangat menarik. Maka dapat disimpulkan bahwa permainan SOPO sangat layak diguankan konselor sebagai alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan keterbukaan diri siswa SMA

    KEEFEKTIFAN TEKNIK METAFORA DENGAN FILM PENDEK UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI KARIR SISWA SMK

    No full text
    ABSTRAK   Septiana, Iva. 2018. Kefektifan Teknik Metafora dengan Film Pendek untuk Meningkatkan Efikasi Diri karier Siswa SMK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Triyono, M. Pd., (II) Dr. Hj. Muslihati, S. Ag, M. Pd   Kata kunci: Teknik Metafora, Film Pendek, Efikasi Diri Karier Efikasi diri karier adalah tingkat keyakinan diri seseorang dan pengharapan diri akan kemampuannya dalam bidang karier, yang mana ditunjukkan dengan adanya ketegasan dalam memilih karier, mampu menjalani karier dan mendapatkan kesuksesan, serta ulet dan berusaha dalam menjalani kariernya walaupun banyak tantangan dan hambatan. Efikasi diri karier yang rendah dapat menyebabkan penghindaran pada karier tertentu. Salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk meningkatkan efikasi diri karier adalah Konseling realita menggunakan teknik metafora dengan film pendek. Teknik metafora dapat merangsang imajinasi sehingga akan mendorong pencarian makna-makna serta mengembangkan keterampilan pemecahan masalah. Konseling realita membantu dalam pencapaian identitas sukses. Hal ini terikat pada konsep 3R, yaitu keadaan dimana individu dapat menerima kondisi yang dihadapinya, dicapainya dengan doing, thinking, feeling, dan menunjukkan respon-respon fisiologi secara bertanggungjawab (responbility), sesuai ralita (reality), dan benar (right). Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefekifan teknik metafora dengan film pendek dalam konseling realita untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa SMK. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah whitin group or individual design dengan bentuk equivalent time series design. Desain ini menguji pengaruh treatment pada satu kelompok dari waktu ke waktu dengan beberapa pengukuran pretest dan posttest. Subjek penelitian siswa SMKN 12 Malang kelas XI Jurusan Multimedia. Subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling atau berdasarkan pertimbangan tertentu, yaitu siswa yang memiliki skor skala efikasi diri karier yang rendah. Instrumen yang digunakan berupa skala efikasi diri karier dan instrument perlakuan yaitu pedoman konseling. Analisis dalam penelitian ini adalah analisis data individual yaitu dengan melihat perbandingan skor rata-rata efikasi diri karier pada setiap subjek setelah diberikan intervensi dan analisis data kelompok menggunakan analisis statistis uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor rata-rata efikasi diri karier pada setiap subjek, dimana skor rata-rata efikasi diri karier subjek cenderung meningkat. Selain itu berdasarkan analisis statistic uji Wilcoxon, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,42 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti bahwa teknik metafora dengan film pendek dalam konseling realita memberikan pengaruh untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa SMK. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan kelompok kontrol sebagai perbandingan hasil penelitian. Selain itu, teknik metafora dengan film pendek dapat digunakan sebagai salah satu intervensi untuk meningkatkan efikasi diri karier siswa SMK, yang mana telah terbukti efektif

    Pengembangan Panduan Bimbingan dengan Teknik Menulis Ekspresif untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa SMP

    No full text
    ABSTRAK   Masa remaja adalah salah satu masa ketika individu akan dihadapkan dengan persoalan. Ketika individu dihadapkan dengan persoalan, ada yang mampu untuk melewati dan ada pula yang tidak mampu untuk melewatinya. Untuk dapat menghadapi persoalannya, individu sangat membutuhkan resiliensi. Resiliensi akan membantu individu dalam menghadapi dan mengatasai situasi yang tidak nyaman baginya. Meningkatkan resiliensi individu dapat dilakukan dengan menggunakan teknik tertentu. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan resiliensi adalah menulis ekspresif. Menulis Ekspresif merupakan teknik menuliskan perasaan dan pikiran tentang emosi dan pengalaman individu. Penerapan teknik tidak terlepas dari media yang mendukung, yang dapat digunakan dalam pemberian layanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk buku panduan untuk konselor yang dapat membantu dalam memberikan layanan bimbingan dengan teknik menulis ekspresif untuk meningkatkan resiliensi siswa dalam menghadapi masalah, yang berterima secara teoritis dan praktis dari segi ketepatan, kegunaan, kemudahan, kemenarikan. Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari 10 langkah dalam metode penelitian dan pengembangan Borg and Gall. Adapun langkah-langkah dan prosedur yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini yaitu (1) Tahap persiapan, (2) Tahap pelaksanaan, dan (3) Tahap validasi. Hasil penelitian menunjukan penilaian yang dilakukan oleh ahli materi dan media menunjukan klasifikasi vailiditas sangat tinggi dengan indeks uji ahli sebesar 1 dan 0,99; penilaian calon pengguna produk menunjukan nilai indeks uji ahli sebesar 0,96 dengan klasifikasi validitas tinggi. Hasil analisa tersebut menunjukkan bahwa produk buku panduan bimbingan dengan teknik menulis ekspresif untuk meningkatkan resiliensi siswa SMP, telah memenuhi kriteria keberterimaan. Disimpulkan bahwa pengembangan panduan bimbingan dengan teknik menulis ekspresif layak untuk digunakan konselor. Saran penelitian untuk konselor sebagai pengguna produk benar-benar mempelajari dan memahami panduannya sebelum menggunakan atau mengaplikasikan kepada siswa. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat dapat melakukan uji coba produk yang telah dikembangkan pada kelompok operasional untuk mengetahui efektivitasny

    PENGEMBANGAN PANDUAN BIMBINGAN DENGAN STRUCTURED LEARNING APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MANAJEMEN KONFLIK SISWA SMA

    No full text
    ABSTRAK   Rohmania, Warda. 2018. Pengembangan Panduan Bimbingan dengan Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Keterampilan Manajemen Konflik bagi Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Henny Indreswari, M.Pd (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd   Kata Kunci: pengembangan, panduan bimbingan, structured learning approach, SLA, keterampilan manajemen konflik, siswa SMA. Konflik merupakan  keadaan yang sering terjadi dalam kehidupan manusia. Konflik terjadi bila dalam suatu peristiwa terdapat dua atau lebih pendapat atau tindakan yang dipertimbangkan. Setiap individu membawa pemikiran, tujuan dan nilai yang berbeda dalam kelompok. Perbedaan yang dibawa dalam kelompok inilah yang memunculkan konflik. Konflik dapat muncul kapan saja dan di mana saja, termasuk terjadi pada masa remaja. Berdasarkan hasil need assessment yang dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 8 Malang, diketahui masih banyak siswa yang belum mengelola konflik dengan konstruktif dan belum ada media bimbingan dan konseling untuk mengembangkan keterampilan manajemen konflik siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA yang berterima secara teoritis dari aspek kegunaan, kelayakan, dan ketepatan. Desain penelitian memodifikasi langkah penelitian dan pengembangan Borg and Gall (1983) terdiri atas tiga tahap, yaitu (1) pra-pengembangan, (2) pengembangan produk, dan (3) uji produk. Uji produk terdiri atas penilaian ahli materi Bimbingan dan Konseling, penilaian ahli media, dan penilaian calon pengguna produk. Instrumen yang digunakan adalah format penilaian berupa angket. Teknis analisis data pada penelitian pengembangan ini menggunakan rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian, panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik dapat diterima secara teoritis karena memiliki penilaian dengan skor rata-rata dari penilaian ahli materi Bimbingan dan Konseling diperoleh nilai 3.7; penilaian ahli media pendidikan diperoleh nilai 3.8; dan penilaian calon pengguna produk diperoleh nilai 3.6. Hasil perhitungan secara keseluruhan dari rata-rata ahli materi Bimbingan dan Konseling, ahli media pendidikan dan calon pengguna produk dalam rentang 0-4 diperoleh nilai 3,6. Berdasarkan hasil penilaian keseluruhan dapat disimpulkan bahwa panduan bimbingan dengan structured learning approach untuk meningkatkan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA, sangat berterima. Saran bagi konselor sebagai calon pengguna produk agar mempelajari panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik sebelum melakukan bimbingan. Bagi peneliti selanjutnya, produk hasil penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan melakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA

    Keefektifan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas VII Di SMP Laboratorium UM

    No full text
    ABSTRAK   Ketidak mampuan siswa dalam melakukan komunikasi interpersonal cenderung menunjukkan perilaku negatif. Remaja yang mengalami kegagalan dalam melakukan komunikasi interpersonal dengan lingkungannya, tidak diterima, ditolak dan dikucilkan. Dampaknya siswa semakin kesulitan dalam melakukan interaksi sosial yang lebih baik. hal ini perlu memperoleh perhatian khusus di sekolah yakni dapat dilakukan melalui layanan bimbingan dan konseling. Upaya bimbingan untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa dapat diberikan melalui bimbingan kelompok. Teknik bimbingan kelompok yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa di sekolah ialah melalui teknik sosiodrama. Karena teknik sosiodrama dipandang dapat membantu siswa untuk meningkatkan hubungan interpersonal sesuai dengan salah satu tujuan bimbingan dan konseling yang terkait dengan aspek pribadi sosial yaitu memiliki kemampuan interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  keefektifan teknik sosiodrama   untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Laboratorium UM. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa VII SMP Laboratorium UM. Rancangan penelitian yang digunakan ini adalah pre experimental dengan metode One Grup Pretest-posttest design. Subjek penelitian  adalah 10 orang siswa kelas VII SMP Laborartorium UM. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama dapat meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Laboratorium UM. Hal ini terbukti dilihat dari hasil pengujian hipotesis diketahui nilai beda (z) sesudah dan sebelum treatment adalah Z = -2,805 dan nilai signifikansinya (2-tailed) adalah 0,005. Nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (nilai asyim.sig 0,05) menunjukkan bahwa HO ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini diajukan saran kepada guru  bimbingan  dan konseling  diharapkan dapat menerapkan  layanan  bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama  pada kegiatan  bimbingan  dan  konseling di sekolah  sebagai  upaya  mengatasi masalah-maslaah  sosial  yang dialami peserta didik. Bagi peneliti selanjutnya yaitu bisa menggunakan kelompok kontrol sebagai perbandingan dengan kelompok eksperimen. Peneliti juga bisa menggunakan variabel lain yang mempengaruhi peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal

    Keefektifan Metode Dialog Socrates Untuk Meningkatkan Kemampuan Goal Setting Siswa SMPN 2 Kalitidu

    No full text
    Abstrak   Pratama, Yusuf Putra, 2018, Keefektifan Metode Dialog Socrates  Untuk Meningkatkan Kemampuan Goal  Setting Siswa SMPN 2 Kalitidu, Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Triyono, M.Pd, (2) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.   Kata Kunci : dialog socrates , goal  setting, self regulated learning   Goal setting merupakan proses menetapkan target yang hendak dicapai oleh peserta didik dalam belajar. Proses menetapkan target diperlukan adanya: (1) harapan atau keinginan, (2) pertimbangan nilai, (3) keterlibatan, (4) komitmen, (5) motivasi dan (6) pengetahuan reinforcer. Dalam menetapkan target, peserta didik dibimbing dan diarahkan menggunakan metode dialog Socrates. Metode dialog socrates  merupakan salah satu metode pembelajaran, siswa dihadapkan pada suatu deretan pertanyaan sebagai stimulus untuk membangun dialog/diskusi terbimbing guna meningkatkan kemampuan berfikir siswa, menganalisis tujuan, mendefinisikan tujuan, dan mengevaluasi rencana tindakan untuk membangun suatu kesimpulan yang benar sehingga dapat menetapkan suatu keputusan yang tepat. Tujuan penelitian ini mengetahui keefektifan metode dialog socrates  untuk meningkatkan kemampuan goal  setting siswa SMPN 2 Kalitidu   Penelitian ini menggunakan model quasi experimental design karena diarahkan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (metode dialog socrates ) terhadap variabel terikat (goal  setting). Desain eksperimen semu yang digunakan adalah  pola one group pre test and post test design. Tingkat goal  setting yang dimiliki oleh peserta didik diukur menggunakan inventori goal  setting yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Subjek penelitian adalah 5 orang siswa SMPN 2 Kalitidu yang memiliki tingkat goal  setting sedang. Data penelitian dianalisis dengan uji wilcoxon.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog socrates  efektif meningkatkan goal  setting siswa SMPN 2 Kalitidu. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan goal  setting siswa antara sebelum diberikan treatment dan sesudah diberikan treatment. Pada perhitungan nilai hasil pre test dan post test dengan menggunakan wilcoxon signed-rank diperoleh hasil z -2,032 dan sig (2-tailed) pada 0, 042. Hasil Penelitian sig (2-tailed) yaitu 0,04

    Pengembangan Layanan Informasi Karier Berbasis Blog Bagi Siswa SMK

    No full text
    RINGKASAN Alkautsar, Mohammad A. 2018. Pengembangan Layanan Informasi Karier Berbasis Blog Bagi Siswa SMK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd, (II) Dr. Muslihati, S.Ag., M.Pd. Kata Kunci:  informasi karier, blog, SMK Siswa sekolah menengah pada umumnya berada dalam masa di mana ia harus mengambil keputusan penting berkaitan dengan kehidupan kariernya. Keputusan yang diambil, akan mempengaruhi kesuksesannya dalam karier di masa mendatang. Pengambilan keputusan ini tentunya membutuhkan pertimbangan yang matang. Seringnya siswa-siswa di Indonesia mengambil pilihan yang salah saat menempuh pendidikan lanjut bahkan saat memilih pekerjaan salah satunya didasari oleh kurangnya informasi karier yang diperoleh. Tidak berbeda dari siswa sekolah menengah pada umumnya, siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) juga mengalami hal yang sama. Dalam hal ini, fungsi konselor sebagai pemberi layanan informasi karier di SMK sangat dibutuhkan. Namun konselor di sekolah memiliki waktu yang sangat terbatas dalam menjalankan layanan informasi karier. Untuk menanggulangi masalah keterbatasan waktu yang dimiliki konselor di SMK, dibutuhkan sebuah layanan yang mudah dilakukan dan menghemat waktu, berdasarkan hal tersebut, peneliti mengembangkan Layanan Informasi Karier Berbasis Blog Bagi Siswa SMK. Media yang digunakan sebagai media layanan yakni media blog. Media blog dipilih karena pada era digital ini, siswa lebih mudah dan menyenangi media yang berbasis dunia maya. Media berbasis dunia maya lebih mudah diakses dimanapun dan kapanpun selama memiliki perangkat (PC/Smartphone) yang terhubung dengan internet, selain itu media blog dipilih karena keunggulannya dibanding media yang lain. Media blog jika dibanding media berbasis dunia maya yang lain merupakan media yang paling mudah digunakan baik bagi pengguna maupun bagi penyedia atau pembuat layanan. Media blog dirasa dapat menutupi kekurangan-kekurangan media yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Layanan Informasi Karier Berbasis Blog Bagi Siswa SMK yang dapat membantu siswa SMK memperoleh informasi karier, juga membantu konselor dalam menjalankan layanan informasi karier di sekolah, Layanan Informasi Karier Berbasis Blog Bagi Siswa SMK merupakan pengembangan media yang baru dalam pemberian layanan informasi, Layanan Informasi Karier Berbasis Blog Bagi Siswa SMK merupakan media layanan yang dapat dengan mudah diakses oleh siswa kapanpun dan dimanapun, dan mudah diperbaharui informasinya sesuai dengan perkembangan jika dibutuhkan. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan/research and development, dengan mengadaptasi desain penelitian yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Prosedur penelitian ini dilaksanakan melalui tujuh tahapan, yaitu: (1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi, (2) Melakukan perencanaan, (3) Pengembangan produk awal, (4) Melaksanakan uji permulaan, (5) Melakukan revisi atas produk utama, (6) Melakukan validasi ahli dan uji lapangan, (7) Melakukan revisi terhadap produk akhir. Instrument penelitian berupa angket/kuesioner. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan perhitungan rerata/mean dan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil uji ahli bimbingan dan konseling serta ahli media, produk pengembangan dikategorikan ke dalam kriteria sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah dan sangat menarik.  Hasil uji calon pengguna produk, produk pengembangan dikategorikan ke dalam kriteria sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah dan sangat menarik. Dari hasil uji secara keseluruhan, produk yang dikembangkan dapat dikategorikan ke dalam kriteria sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah dan sangat menarik untuk digunakan dalam memberikan layanan informasi karier bagi siswa SMK. Saran bagi sekolah, diharapkan memberikan dukungan berupa sarana internet sehingga layanan informasi karier berbasis blog bagi siswa SMK ini dapat digunakan oleh siswa dan konselor secara maksimal. Bagi konselor dengan adanya produk ini hendaknya menggunakan layanan informasi karier berbasis blog bagi siswa SMK sebagai sarana pemberian layanan informasi dalam kaitannya dengan bimbingan karier agar pemberian layanan menjadi lebih mudah dan efisien

    PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SIMULASI ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENGENGAH PERTAMA

    No full text
    RINGKASAN Penelitian pengembangan ini dilatar belakangi oleh need assesstment yang menunjukkan bahwa terdapat beberapa siswa SMPIT Insan Permata yang memiliki motivasi belajar yang rendah dan konselor membutuhkan media yang dapat digunakan oleh konselor dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dilakukannya penelitian pengembangan ini ialah untuk menghasilkan media permainan simulasi ular tangga sebagai media bimbingan yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Produk penelitian berupa media permainan simulasi ular tangga, dan buku panduan untuk konselor dikembangkan berdasarkan kriteria keberterimaan produk berupa aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan, dan kemenarikan. Rancangan penelitian diadaptasi berdasarkan model Borg dan Gall (1989) menjadi 7 langkah penelitian dan pengembangan yaitu;  (1) penelitian dan pengumpulan data; (2) perencanaan kegiatan penelitian; (3) pengembangan produk awal; (4) uji lapangan awal; (5) revisi produk utama; (6) uji lapangan utama; (7) revisi produk operasional. Penilaian dilakukan oleh ahli materi, ahli media, calon pengguna produk, dan kelompok terbatas. Pada aspek ketepatan diperoleh skor 3,1 yang dapat diartikan tepat, pada aspek kegunaan diperoleh skor 3,4 yang dapat diartikan sangat berguna, pada aspek kemudahan diperoleh skor 3,4 yang dapat diartikan sangat mudah, dan pada aspek kemenarikan diperoleh skor 3,3 yang dapat diartikan sangat menarik. Berdasarkan hasil penilaian pada masing- masing aspek tersebut dapat disimpulkan bahwa media permainan simulasi ular tangga yang dikembangkan oleh peneliti telah memenuhi kriteria keberterimaan produk dan layak digunakan oleh konselor sebagai media untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Saran bagi beberapa pihak, yaitu; (1) Konselor dapat menggunakan produk yang dihasilkan sebagai media bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa; (2) Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian eksperimen untuk menguji keefektivitas media permainan simulasi ular tangga untuk meningkatkan motivasi belajar sisw

    0

    full texts

    1,354

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇