Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
371 research outputs found
Sort by
BIG FIVE PERSONALITY THEORY DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA DENGAN JOB AUTONOMY SEBAGAI VARIABEL MODERATOR PADA PETUGAS PENYULUH KOPERASI LAPANGAN KEMENTRIAN KOPERASI DAN UKM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Big Fiv Personality yang terdiri dari Opennes to Experiences, Conscientiousness, Extraversion, Agreebleness, dan Neuroticsm terhadap kinerja yang dimoderasi oleh Job Autonomy pada Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, yang terdiri dari 100 sampel yang tersebar di seluruh Indonesia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan cara mengisi kuesioner yan telah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk memperoleh data. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi berjenjang dengan 3 tahap.Hasil dari regresi menunjukkan bahwa Opennes to Experiences, Conscientiousness, Extraversion, dan Agreebleness memberikan pengaruh terhadap kinerja PPKL Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Sedangkan, Neuroticsm tidak memberikan pengaruh terhadap kinerja. Selain itu, Job Autonomy hanya dapat memoderasi pengaruh Agreebleness terhadap kinerja. Job Autonomy tidak dapat memoderasi pengaruh Opennes to Experiences, Conscientiousness, Extraversion, dan Neuroticsm terhadap kinerja Kata Kunci : Big Five Personality Theory, Opennes to Experiences, Conscientiousness, Extraversion, Agreebleness, Neuroticsm, Kinerja, Job AutonomyDAFTAR PUSTAKABernardin dan Russel. 1993. Human Resources Management, New York: Prentice HallBreaugh, James A.. 1985. The Measurement of Work Autonomy. University of Missouri-Si. LouisChia, Choo Seng, Chong Su Theng, Lee Suet Ling, Tan Thye Siang, dan Wan Bao Yen. 2013. The Person–Situation Debate Revisited: Effect Of Situation Strength And Trait Activation On The Validity Of The Big Five Personality Traits In Predicting Job Performance. Universiti Tunku Abdul Rahman. Faculty Of Business And Finance, Department Of Business.Judge, T. A., & Zapata, C. P. (2015). The person-situation debate revisited: Effect of situation strength and trait activation on the validity of the big five personality traits in predicting job performance. Academy of Management Journal, 58(4), 1149-1170Koesmono, Teman, 2005, “Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja serta Kinerja Karyaan pada Sub Sektor Industri Pengolahan Kayu Skala Menengah di Jawa Timur”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol 7 no 2 hal 171-188. Surabaya : Universitas Katholik Widya Mandala.Mangkunegara, A.A.Anwar Prabu. 2005. Evaluasi Kinerja SDM. Refika Aditama. Bandung.Mount, M.K., Barrick, M.R. and Stewart, G.L. (1998), “Five-factor model of personality and performance in jobs involving interpersonal interactions”, Human Performance, Vol. 11 Nos. 2/3, pp. 145-165.Pervin, L.A., Cervone, D., & John, O.P. (2010). Psikologi Kepribadian Teori dan Penelitian. (Edisi Kesembilan). Jakarta: Kencana.Ramadhanty, Rezki Wulan. 2013. Pengaruh Pengalaman, Otonomi, Profesionalisme, Dan Ambiguitas Peran Terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Daerah Istimewa Yogyakarta). Skripsi, Fakultas Ekonomi. Universitas Yogyakarta.Rashid, Norhidayah Mohd, Nur Farhana Mohd Sah, Norafifa Mohd Ariffin, Wan Soraya Wan Abdul Ghani, dan Nor Sara Nadia Muhamad Yunus .2016. The Influence of Bank’s Frontlines’ Personality Traits on Job Performance. Procedia Economics and Finance 37 ( 2016 ) 65 – 72.Widyahastuti, Rizki. 2016. “Pengaruh Kepribadian (Big Five Personality) Terhadap Multitasking”, Journal Facultay of Psychology, Universitas Muhammadiyah Malang.Wikansari, Rinandita dan Muslim Nasyroh. 2017. Hubungan Antara Kepribadian (Big Five Personality Model) Dengan Kinerja Karyawan Relationship Between Personality (Big Five Model) And Employee Job Performance. https://www.researchgate.net/publication/317183116. Politeknik APP Jakarta, Kementrian Perindustrian.Yuliani, Leny, dan Wima Sartika. 2015. Regresi Multilevel, Journal Institut Pertanian Bogo
Pengaruh Kepemimpinan Spiritual Terhadap Kinerja dengan Komitmen Afektif dan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi
Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam suatu organisasi. Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai, yaitu komitmen afektif, kepuasan kerja, dan kepemimpinan spiritual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Kepemimpinan Spiritual terhadap Kinerja melalui Komitmen Afektif dan Kepuasan Kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai perbankan syariah yang merupakan anak perusahaan perbankan Badan Usaha Milik Negara di Pontianak yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank Rakyat Indonesia Syariah dan Bank Negara Indonesia Syariah. Kuesioner pada penelitian menggunakan google form dan dibagikan kepada 120 responden dengan proporsi masing-masing 40 sampel perbankan syariah melalui link aplikasi whatsApp dan email. Metode penelitian ini menggunakan analisis jalur menggunakan alat analisis SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual berpengaruh secara parsial terhadap komitmen afektif dan kepuasan kerja, kepemimpinan spiritual, komitmen afektif dan kepuasan kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja. Berdasarkan hasil Uji Sobel, variabel komitmen afektif dan kepuasan kerja berperan sebagai mediasi secara parsial. Penelitian ini dilakukan pada masa pandemi Covid-19, sehingga terdapat keterbatasan pada saat pengisian kuesioner dimana peneliti tidak dapat melihat secara langsung pengisian kuesioner dan kejujuran pada saat pengisian kuesioner tidak dapat dipertanggungjawabkan
Analisis Pengaruh Customer Experience dan Promosi Penjualan Terhadap Kepuasan Pelanggan dan Minat Beli Ulang Pada Starbucks Coffee di Pontianak : Perspektif B2C
This research aims to know the influence of customer experience, sales promotion, customer satisfaction and re-purchase interest on Starbucks Coffee.The research was conducted in Pontianak City, using a sample size of 100 people.The sampling technique used is Non Probability Sampling by sampling method is Purposive Sampling.Data obtained by conducting online questionnaire and data analysis method with SEM-PLS using software WarpPLS 6.0 data analysis techniques used in the form of validity test, reliability test, model goodness test, T test and Sobel test.The results of this research show that the customer experience and sales promotion have positive and significant effect on customer satisfaction with a coefficient of determination value of 61%.Customer experience, sales promotions and customer satisfaction have a positive and significant effect on the interest of repurchase with a coefficient of determination of 54.2%.Customer satisfaction is capable of positively and significantly the impact of customer experience on repurchase interest with a P-value value of 0.002. Customer satisfaction does not efficiently and positively and significantly influence the sales promotion to a repurchase interest with a P-value of 0.127.Starbucks Coffee is expected to provide and improve the better service to its customers so as to create customer experience that is expected by the customer and provide a sales promotion that is in accordance with the expectations of consumers so as to have an impact on the interest in buying consumers at Starbucks Coffee in Pontianak
Analisis Keadilan Layanan Pada Kepuasan Pasien BPJS Golongan I di Rumah Sakit Pemerintah Tipe B Kalimantan Barat
Perkembangan permintaan untuk layanan medis di seluruh dunia telah memicu biaya kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan merupakan komponen dari kesejahteraan sosial, oleh karena itu pemerintah berupaya untuk menyediakan sistem pelayanan kesehatan yang memadai dan inklusif kepada masyarakat. Indonesia mendirikan BPJS Kesehatan untuk mengatasi permasalahan seputar aksesibilitas dan ketimpangan di kalangan masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah keluhan dari pasien terutama terkait pelayanan administrasi yang diskriminatif. Penelitian ini mencoba untuk menyelidiki sumber ketidakpuasan pasien BPJS Kesehatan dengan mengkolaborasikan teori cognitive appraisal dan equity. Analisis SEM diterapkan pada data dari 200 kuesioner diri menggunakan WarpPLS 7.0 untuk menghitung hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik semua hipotesis diterima. Evaluasi keseluruhan dari pasien BPJS Kesehatan di Kalbar dinilai sudah baik namun minat retensi kurang optimal karena pasien BPJS merasakan pengalaman pelayanan yang standar sehingga RSUD perlu meningkatkan komponen pengalaman pelayanan
Pengaruh Service Performance Terhadap Nilai Sekolah, Kepuasan Dan Wom Siswa Era Pandemi (Studi Kasus Pada Smp Bruder Pontianak)
AbstractThis writing was carried out at SMP educational institutions in Pontianak City with the aim of seeing the level of satisfaction of students and parents of students during online learning during the COVID-19 pandemic so that schools can provide quality service performance. The purpose of this study was to examine and analyze the effect of service performance on school grades, satisfaction and WOM of students in the pandemic era (Case Study at SMP Bruder Pontianak). The form of this research is to use a survey. Data collection uses primary data in the form of questionnaires and interviews and secondary data in the form of data sourced from the SMP Bruder Pontianak. The sample uses a purposive sample. The sample in this study were parents of 100 students. The results of this study indicate that service performance has an effect on customer value. Second, service performance has no effect on student satisfaction. Third, customer value affect student satisfaction. Fourth, customer values affect WOM. Fifth, student satisfaction has an effect on WOM. Suggestions in this study are first to improve service performance to be even better because with better service performance it will lead to satisfaction for students and guardians of students so that later it can affect WOM where students or guardians of students can recommend SMP Bruder Pontianak as a secondary school after his son graduated from elementary school and with a good service performance it will also increase the school value of the SMP Bruder Pontianak. Second. Apart from service performance, there are still many factors that can be a factor to increase customer value, satisfaction and WOM so that periodic evaluations must always be carried out so that the SMP Bruder Pontianak can be better in the future.Keyword : Service Performance, Customer Value, Satisfaction dan Wo
Pengaruh Karakteristik Milenial, Budaya Kerja dan Person-Job Fit Terhadap Kinerja Melalui Employee Engagement Sebagai Variabel Intervening Dalam Revolusi Industri 4.0
Meningkatnya jumlah pekerja milenial didalam suatu organisasi dapat mempengaruhi kinerja dalam suatu organisasi. Permasalahan ini juga dialami oleh Badan POM. Penelitian ini menggunakan variabel karakteristik milenial, budaya organisasi dan person job terhadap kinerja melalui employee engagement. Penelitian yang dilakukan di Badan POM ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan explanatory research yang menjelaskan setiap variabel penelitian. Instrument penelitian ini menggunakan skala likert dimana setiap butir pertanyaan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas guna mengukur keabsahan butir-butir pernyataan tersebut. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan langsung melalui responden dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form. Responden pada penelitian ini merupakan karyawan Badan POM yang dipilih menggunakan metode probability sampling yang berarti seluruh karyawan Badan POM memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi responden. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan analisis SEM. didapatkan hasil bahwa variabel employee engagement sebagai variabel intervening mampu memediasi karakterisik milenial, budaya kerja dan person job fit terhadap kinerja karyawan Badan POM. Hal tersebut dapat terlihat bahwa nilai pengaruh langsung lebih kecil dibandingkan dengan melaui variabel intervening
The Effect of Environmental Awareness, Green Product Knowledge and Product Quality on Trust and The Impact on Purchasing Decisions (Study on Tupperware Product Consumers in Pontianak)
The purpose of this study was to determine whether environmental awareness, green product knowledge and product quality affect trust and have an impact on purchasing decisions. This study uses a survey research method that describes the conditions as they are based on data obtained when conducting research on Tupperware green product consumers in Pontianak City, and associative research in the form of causal research which intends to describe and test hypotheses between variable relationships in this study. In this study, a sample of 130 respondents was taken who made purchasing decisions for Tupperware products. The data analysis technique used multiple regression analysis (path analysis). The results showed that Environmental Awareness (X1), Green Product Knowledge (X2) and Product Quality (X3) had a significant positive effect on Trust (Y). while Environmental Awareness (X1) and Green Product Knowledge (X2) have no significant positive effect on Purchasing Decisions (Z). only Product Quality (X3) has a significant positive effect on Purchasing Decisions (Z)
Analysis the Effect of Learning Organization, Communication Skill, and Compensation on Funding Officer Employee Performance with Motivation as an Intervening Variable (Study on E-Channel Marketing at PT. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk)
The purpose of this study is to see whether there is a significant influence between the variables of learning organization, communication skills, and compensation on performance through motivational variable as intervening variable which conducted at PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk. This study uses quantitative research methods with data collection through the distribution of questionnaires and interviews (discussions) to employee as a respondent at PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk. The results showed that learning organization, communication skills, and compensation had a significant positive effect on employees' work motivation. Furthermore, learning organization had a significant positive effect on employee performance, while communication skills and compensation had no significant effect on employee performance. The results of the Sobel Test showed that the motivation variable did not succeed in mediating the learning organization, communication skill, and compensation variables. Keywords: learning organization, communication skill, compensation, motivation, performance
ANALISIS KINERJA KEUANGAN IAIN PONTIANAK TAHUN 2014-2018 BERDASARKAN PENDEKATAN BALANCE SCORECARD
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan kampus IAIN Pontianak menggunakan pendekatan Balance Scorecard. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan statistika untuk menganalisis sampel yang digunakan sebanyak 664 orang mahasiswa dan 193 orang dosen dan pegawai. Hasil penelitian menyatakan bahwa variabel perspektif pelanggan, perpektif bisnis internal dan variabel perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja keuangan IAIN Pontianak.Kata Kunci : Balance Scorecard, IAIN Pontianak, Kinerja KeuanganDAFTAR PUSTAKA Andriyanto, R. W., & Metalia, M. (2010). Efektivitas Balanced Scorecard Dalam Maningkatkan Kinerja Manajerial Badan Usaha Milik Negara (Bumn). Jurnal Akuntansi dan Investasi, 11(2), 97-114.Arikunto, S. 1992. Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.Bastian, Indra. 2006. Akutansi Sektor Publik, Suatu Pengantar. Jakarta: Airlangga.Brown, Cindy. 2012. Application of the Balanced Scorecard in Higher Education: Opportunities and Challenges - An Evaluation of Balanced Scorecard Implementation at the College of St. Scolastica. SCUP; Society for College and University Planning. www.scup.org/phe.html.Effendi, R. (2012). Pengukuran Kinerja Sektor Publik Dengan Menggunakan Balanced Scorecard (Studi Kasus Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel). Jurnal Ilmiah Stie Mdp, 1(2), 67-73.Gaspersz, Vicent. 2002. Sistem Manajemen Kinerja Terintegrasi: Balanced Scorecard dengan Six Sigma untuk Organisasi Bisnis dan Pemerintah. Cet ke-3, Jakarta: Gramedia Pustaka UtamaHandayani, S. (2017). Analisis Balanced Scorecard Sebagai Tolok Ukur Kinerja Perusahaan Pada Pt Pos Indonesia ( Persero ) Lamongan. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Akuntansi, II(3), 589-601.IAIN Pontianak. 2019. “Sistem Informasi Akademik Institut Agama Islam Negeri Pontianak.” Mahasiswa IAIN Pontianak. www.sia.iainptk.ac.id.Kaplan, S. Robert, and David P. Norton. 2000. Balanced Scorecard, Menerapkan Strategi Menjadi Aksi. Jakarta: Penerbit Erlangga.Karathanos, Dementrius, and Patricia Karathanos. 2005. “Appliying the Balanced Scoredard to Education.” Journal of Education for Business: 222–30.Kemenristek Dikti RI. 2019. “Pangkalan Data Pendidikan Tinggi: Kementrian Riset , Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi.” Tenaga Pendidik IAIN Pontianak. www/forlap.ristekdikti.go.id.Kementrian Agama RI. 2019. “Seleksi Prestasi Akademik Nasional APerguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.” SPAN PTKIN 2019. https://span-ptkin.ac.id.Mahsun, Muhammad. 2006. Pengukuran Kinerja Sektor Publik. 1st ed. Yogyakarta: BPFE.Mardiasmo. 2004. Akuntansi Sektor Publik. 1st ed. Yogyakarta: BPFE.Mulyadi. 2007. Balanced Scorecard, Alat Manajemen Kontemporer Untuk Pelipatganda Kinerja Keuangan Perusahaan. 1st ed. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.Nugrahini, I. A. P., Ratnadi, N. M. D., & Putri, I. G. A. M. A. D. (2016). Penilaian Kinerja Berdasarkan Balanced Scorecard Pada Badan Penanaman Modal Dan Perijinan Daerah Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 5(4), 829-856.Rollins, Andrea Mae. 2011. “A Case Study: Application of Balanced Scorecard in Hingher Education.” PhD Dissertation. San Diego State University.Singarimbun, Masri, and Sofian Effendi. 1989. Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES.Sugiono. 2005. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.Suta, I. W. P., & Dwiastuti, G. A. A. S. A. (2016). Pengukuran Kinerja Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Pada Kantor Pusat Pt Bank Pembangunan Daerah Bali. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 12(1), 32-41.Syarbaini, Khatib. 1986. “Fakultas Tarbiyah (Ketikan Manual).”Yassin, A., Musadieq, M. A., & Afrianty, T. W. (2016). Pengaruh Balanced Scorecard Dan Knowledge Management Terhadap Kinerja Karyawan Dan Kinerja Perusahaan (Studi Pada Karyawan Pt Semen Indonesia (Persero) Tbk). Jurnal Administrasi Bisnis, 33(2), 125-134
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuisioner dan wawancara dan data sekunder berupa data yang bersumber dari Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule. Sampel menggunakan purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 33 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk aspek permodalan, modal sendiri Koperasi harus ditingkatkan dengan cara menambah nilai dari komponen yang ada di dalamnya, Aspek likuiditas dapat diperbaiki dengan cara membatasi nilai kas dan bank, Koperasi melakukan pembenahan meminimalkan biaya usaha dengan meninjau kembali kebutuhan usaha Koperasi sehingga dapat meningkatkan sisa hasil usaha bagi para anggotanya, Koperasi membenahi program kerja yang ada agar dengan aset yang dimiliki mendapatkan SHU sesuai standar dan Anggota merasa sisa hasil usaha yang diterima tidak meningkat dan adanya pengeluaran yang tinggi untuk biaya-biaya di luar operasional koperasi, Kata Kunci : Kinerja, Koperasi dan Perkebunan. DAFTAR PUSTAKAArikunto, Suharmi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. PT. Asdi Mahasatya. Jakarta. 2006. Burhanuddin, Koperasi Syariah dan pengaturannya di Indonesia, UIN Maliki press. Malang. 2013. Darsono dan Ashari. Pedoman Praktis Memahami Laporan Keuangan. Andi. Yogyakarta. 2004. Dharma, Agus. Manajemen Supervisi: Petunjuk Praktis bagi Para Supervisor. Edisi ke-5. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 2003. Ghorpade, j; dan Chen, M.M. Creating Quality-Driven Performance Appraisal System. Academyof Management Executive, 9 (1); 32-39.1995. Hariwijaya. Pedoman Penulisan Skripsi dan Tesis. Penerbit Oryza. Jakarta. 2011. Hadhikusuma, Sutantya R. Hukum Koperasi Indonesia. PT. Raja. Jakarta. 2002. Hendrojogi. Koperasi: Asas-asas, Teori dan Praktik. Edisi 4. Raja Grafindo Persada. Jakarta.2007. Ikatan Akuntan Indonesia. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 27 (Revisi 1998): Akuntansi Perkoperasian. Salemba Empat, Jakarta, 2009. Jonathan, Sarwono. Mixed Methods Cara Menggabungkan Riset Kualitatif dan Riset Kualitatif Secara Benar. Penerbit PT. Elex Media Komputindo. Jakarta. 2011. Kasmir. Dasar-Dasar Perbankan. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta. 2007. Kartasapoetra, G, A.G. Kartasapoetra, Bambang.S, dan A. Setiadi. Koperasi Indonesia, Rineka Cipta. Jakarta. 1998. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. KEP-100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara. Kountur, Ronny. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Penerbit PPM. Jakarta. 2004. Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT. Remaja Rosdakarta. Bandung. 2009. Mathis, R dan Jackson, W. Human Resources Development (Track MBA series/terjemahan). Prestasi Pustaka. Jakarta. 2006. Rahayu, W.P. Pengaruh Partisipasi Anggota terhadap Keberhasilan Koperasi KPRI Harum Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen. Volume 6 Nomor 3. 2005. Riduwan. Skala Pengukuran Variabel – Variabel Penelitian, Edisi 7, Bandung : Penerbit Alfabeta. 2010. Sagimun, M.D. Koperasi Indonesia. CV Haji Masagung. Jakarta. 1990. Satori, D. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Penerbit Alfabeta. 2010. Sitio, Arifin dan Tamba, Halomoan. Koperasi : Teori dan Praktik. Erlangga. Jakarta. 2001. Septy Andriani. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Penyaluran Kredit Mikro, Kecil, dan Menengah (MKM) di Indonesia. Skripsi Fakultas ekonomi dan manajemen Universitas Institut Pertanian Bogor. 2008. Setiaji, K. Pengaruh Partisipasi Anggota dan Lingkungan Usaha terhadap Keberhasilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kapas Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. JEJAK. Vol. 2. No. 1. 2009. Sumarsono, Sonny. Manajemen Koperasi. Graha Ilmu, Yogyakarta. 2003. Suseno,Hg. Reposisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Perekonomian Nasional. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2005. Suryanto, dan Nurhadi. IPS Ekonomi. Penerbit Erlangga. Yogyakarta. 2003. Tambunan, Tulus, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Beberapa Isu Penting, PT. Salemba Empat. Jakarta. 2002. Undang-Undang Nomor 79 Tahun 1958 tentang Perkoperasian. (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 139; Tambahan Lembaran Negara Nomor 1669). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1965 tentang Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2769). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1967 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2832). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3502). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 212, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5355). Widiyanti, Ninik. Manajemen Koperasi. Bina Aksara. Jakarta. 2002. Widiyanti, Ninik. Dinamika Koperasi. Rineka Cipta,. Jakarta. 1992. Yuliani, G.K. Pengaruh Pelayanan, Pendidikan Perkoperasian Anggota, dan Kreativitas Pengurus terhadap Keberhasilan Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Unnes. Laporan Penelitian. Semarang: Unnes. 2007