Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
371 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH HARGA MINYAK DUNIA, INFLASI, DAN SUKU BUNGA INDONESIA TERHADAP PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga minyak dunia, inflasi, dan suku bunga Indonesia secara simultan dan parsial terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini, indeks harga saham gabungan yang digunakan dari tanggal 01 Januari 2007 sampai dengan 31 Desember 2011 dan menggunakan bentuk penelitian kausal dan data yang bersifat kuantitatif. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan analisis regresi berganda. Tingkat kesalahan yang digunakan adalah 5 persen. Penulis juga melakukan pengujian asumsi klasik sebelum dilakukan analisis regresi. Semua analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 17. Dari hasil analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG di BEI. Secara parsial harga minyak dunia mempunyai pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG di BEI. Secara parsial inflasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG di BEI dan secara parsial tingkat suku bunga Indonesia mempunyai pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG di BEI. Kata kunci: Harga Minyak Dunia, Inflasi, Suku Bunga Indonesia, IHS
THE INFLUENCE OF PERCEIVED USEFULNESS, PERCEIVED EASE OF USE AND TRUST TOWARD REPURCHASE INTENTION OF E-TICKET IN PONTIANAK
Pada saat ini hampir semua maskapai penerbangan di Indonesia memberikan kemudahan kepada konsumennya dengan menjual E-ticket. Dengan sistim ini, maka konsumen dapat melakukan reservasi/booking sendiri kepada airline yang dikehendakinya secara online melalui internet. Dalam membeli e-ticket, seorang konsumen harus mempunyai rasa trust terhadap situs yang akan digunakan. Hal itu menjadi masalah bagi masyarakat Indonesia karena payung hukum dalam hal e-commerce (transaksi secara online) masih belum jelas. Selain trust, seorang konsumen juga harus dapat merasakan manfaat dan kemudahan dalam pembelian e-ticket. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use dan Trust terhadap Repurchase Intention of E-Ticket di Pontianak secara simultan dan parsial. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas (Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use and Trust) dan variabel terikat (Repurchase Intention). Data diperoleh dari hasil kuesioner dan kemudian diolah menggunakan program SPSS. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa perceived usefulness, perceived ease of use, dan trust secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap repurchase intention. Secara parsial perceived usefulness dan trust tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap repurchase intention. Sedangkan perceived ease of use mempunyai pengaruh signifikan terhadap repurchase intention. Kata Kunci : E-Ticket, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Trust, Repurchase Intentio
ANALISIS PENGARUH PELATIHAN DAN REWARD TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KPP PRATAMA MEMPAWAH
Manajemen sumber daya yang strategis berkenaan dengan perencanaan, pengawasan, evaluasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan agar memperoleh sebanyak mungkin nilai tambah. Sejumlah kondisi yang harus dipenuhi untuk manajemen sumber daya manusia yang strategis agar berhasil dalam setiap perusahaan antara lain adalah pelatihan dan pemberian kompensasi atau penghargaan (reward) yang layak kepada para pegawai agar mendorong dan memotivasi pegawai untuk bekerja lebih produktif efisien dan efektif dalam mencapai tujuan organisasi. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh pelatihan dan reward terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mempawah? Hipotesis yang diajukan adalah pelatihan dan reward berpengaruh terhadap kinerja pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mempawah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : Hasil dari analisis deskriptif untuk faktor Untuk variabel pelatihan dan reward berpengaruh signifikan terhadap kinerja peagawai pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pontianak, hal ini ditunjukkan pada Dari hasil regresi diperoleh probabilitas t-statistik untuk Budaya Organisasi sebesar 0,610 < ?=0,05. Hasil dari analisis deskriptif pada tingkat kinerja pegawai pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mempawah sebesar 93 persen variasi atau perubahan dalam Kinerja pegawai bisa djelaskan oleh dari pelatihan dan reward, sisa sebesar 7 persen dijelaskan oleh variabel variabel lain diluar model. Kata Kunci : Pelatihan, Reward, Kinerja
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI BERSERTIFIKAT PENDIDIK DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN BENGKAYANG
Kinerja Guru Sekolah Dasar khususnya yang bersertifikat pendidik saat ini mendapat sorotan dari berbagai pihak baik oleh pemerintah, masyarakat maupun orang tua siswa. Pemberian tunjangan profesi kepada guru bersertifikat pendidik dinilai berbagai kalangan belum menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru SD Negeri Bersertifikat Pendidik baik secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD Negeri bersertifikat pendidik di Kecamatan Sungai Raya Kabupeten Bengkayang yang berjumlah 38 orang. Penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu dengan memberikan kuesioner pada seluruh populasi yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Besarnya hubungan variabel motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru masing-masing sebesar 0,596 dan 0,571. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan variabel motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Besarnya pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru SD Negeri bersertifikat pendidik yaitu 0,405 atau 40,5%. Kata kunci: Kinerja Guru, Motivasi, dan Kepuasan Kerj
ANALISIS KOMPARASI KINERJA KEUANGAN BUMN SEKTOR INDUSTRI DAN PERDAGANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia. Setelah Indonesia dilanda krisis moneter pada akhir tahun 1997, BUMN memiliki peran yang vital dalam pembenahan ekonomi pasca-krisis sehingga hal tersebut semakin memperkuat peran BUMN sebagain lokomotif ekonomi Indonesia. Saat ini, indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara seringkali diukur melalui industri dan perdagangan, sehingga perlu adanya perhatian khusus terhadap kinerja BUMN dalam kedua bidang ekonomi tersebut. Hal ini menjadi dasar pemikiran bagi penulis untuk melakukan suatu penelitian terhadap kinerja Keuangan BUMN Sektor Industri dan Perdagangan di Indonesia.Penelitian ini menggunakan penelitian statistical komparatif terhadap 3 BUMN yaitu PT.Batubara Bukit Asam, PT.Perusahaan Gas Negara dan PT.Kimia Farma dengan menggunakan metode penelitian studi kasus, serta analisis deskriptif atas 3 aspek utama yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi perusahaan.Secara umum, hasil pengujian kinerja keuangan menunjukkan bahwa kesamaan kinerja keuangan hanya ditunjukkan pada perbandingan antara BUMN PT. Kimia Farma dan PT. Batubara Bukit Asam, sementara terjadi perbedaan kinerja keuangan dalam perbandingan antara PT. Kimia Farma dan PT.Perusahaan Gas Negara serta PT.Perusahaan Gas Negara terhadap PT. Batubara Bukit Asam. Kata kunci : Kinerja Keuangan, Analisis Komparatif, BUMN dan BE
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PADA ASISTEN ADMINISTRASI DAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SEKADAU
Penelitian ini berjudul Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai pada Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau sebanyak 32 orang. Karakteristik responden didominasi oleh jenis kelamin laki-laki, untuk umur pegawai lebih didominasi oleh pegawai yang berumur 40-46 tahun, tingkat pendidikan responden adalah didominasi oleh lulusan SMA dengan masa kerja dominan antara 16-20 tahun. Dilihat dari hasil analisis, diketahui secara simultan nilai F hitung sebesar 22,771 sedangkan nilai F Tabel adalah sebesar 3, 328 sehingga dapat disimpulkan bahwa Prestasi kerja (Y) dipengaruhi secara bersama-sama oleh variabel lingkungan kerja fisik (X1) dan Variabel lingkungan kerja non fisik (X2). Secara parsial nilai t hitung Lingkungan Kerja Fisik (X1) adalah sebesar 3,495 dan t tabel sebesar 2,045 sehingga t hitung lebih besar dari t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini Lingkungan Kerja Fisik (X1) secara parsial merupakan faktor yang berpengaruh nyata terhadap prestasi kerja (Y). Secara parsial nilai t hitung variabel Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) sebesar 3,887dan t tabel sebesar 2,045 sehingga t hitung lebih besar dari t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini variabel Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) secara parsial juga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap prestasi kerja (Y). Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Lingkungan Kerja Fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Prestasi Kerj
PENGARUH KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MELAWI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) gambaran kepribadian, motivasi berprestasi dan kinerja, (2) Pengaruh kepribadian dan motivasi berprestasi secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada sekretariat daerah kabupaten Melawi dengan jumlah populasi 96 orang, penentuan besarnya sample menggunakan rumus Slovin dan sample diketahui berjumlah 78 orang. Metode sebagai alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah metode survey dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada seluruh pegawai yang terpilih sebagai sample. Isi dari kuesioner tersebut terbagi menjadi tiga variabel yaitu variabel kepribadian, motivasi berprestasi dan kinerja. Teknik analisis data yang digunakan adalah model regresi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berbentuk angket model skala Likert yang sering digunakan untuk suatu pertanyaan dan responden diminta untuk menunjukkan tingkat kesepakatan mereka dalam mengisi kuesioner. Lima butir kategori yang digunakan untuk mengukur adalah Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Ragu-Ragu (RR), Tidak Setuju (TS) dan Sangat Tidak Setuju (STS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi variabel kepribadian, motivasi berprestasi dan kinerja pegawai sekretariat daerah kabupaten Melawi memperlihatkan hasil secara umum masuk dalam kriteria baik. Hasil pengujian model regresi berganda menunjukkan bahwa pengaruh kepribadian terhadap kinerja pegawai tidak signifikan, sedangkan pengaruh motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai signifikan. Secara simultan kepribadian dan motivasi berprestasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai sekretariat daerah kabupaten Melawi. Kata kunci : kepribadian, Motivasi berprestasi, Kinerja pegawai, Sekretariat Daerah Kabupaten Melaw
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA DAN SISTEM PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KANTOR DIREKSI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XIII (PERSERO)
Sumber daya manusia dalam perusahaan merupakan faktor produksi yang memiliki peranan penting dibandingkan faktor produksi lain. Disebut penting karena sumber daya manusia merupakan unsur yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apapun. Pada Penelitian ini dilakukan analisis terhadap hubungan penerapan sistem manajemen kinerja dan sistem pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada Kantor Direksi PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero). Analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan hasil uji hipotesis secara parsial bahwa variabel sistem manajemen kinerja memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan variabel sistem pengembangan karir memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 sedangkan hasil uji secara simultan diperoleh bahwa nilai F hitung sebesar 16,565 pada tingkat signifikan 0,000b dan karena tingkat probabilitasnya 0,000b jauh lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan variabel sistem manajemen kinerja (X1) dan sistem pengembangan karir (X2) secara bersamaan sebagai satu kesatuan variabel yang utuh maka variabel-variabel tersebut berpengaruh terhadap kinerja responden atau berpengaruh secara signifikan. Kata Kunci : Sistem Manajemen Kinerja dan Sistem Pengembangan Karir dan Kinerj
PENGARUH KEMAMPUAN DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEKERJAAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI DI PT. PLN (PERSERO) AREA SINGKAWANG
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh kemampuan dan kepemimpinan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja pengguna Sistem Informasi pada PT. PLN (Persero) Area Singkawang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan/karyawati di lingkungan PT. PLN (Persero) Area Singkawang yang bekerja dengan memanfaatkan peran Sistem Informasi sebanyak 100 karyawan yang terbagi di 4 bidang / bagian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 orang dimana yang memenuhi syarat adalah 70 orang. Penentuan jumlah survey didasarkan atas pemanfaatan system informasi sebanyak 70 orang, yang mana sudah memenuhi syarat validitas survey. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kemampuan dan kepemimpinan sebagai variabel bebas dan Kinerja Pengguna Sistem Informasi sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan bahwa variabel kemampuan termasuk dalam kategori tinggi dengan bobot frekuensi 4,18, kepemimpinan dengan bobot 4,04 serta kinerja pekerjaan pengguna sistem informasi 3,83. Hasil analisis regresi dalam penelitian ini Y= 3,817 + 0,388 X1 + 0,309 X2 Variabel kemampuan memiliki nilai t hitung 5,267 lebih besar dari t table sebesar 2,069 dengan tingkat signifikasi 0,003 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti kemampuan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pekerjaan pengguna system. Variabel kepemimpinan memiliki nilai t hitung 3,078 lebih besar dari t table sebesar 2,069 dengan tingkat signifikasi 0,003 lebih kecil dari 0,05 (5%). Hal ini berarti kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pekerjaan pengguna sistem informasi. Variabel kemampuan dan kepemimpinan secara simultan memiliki nilai F hitung 92,220 lebih besar dari F table sebesar 3,422 dengan tingkat signifikasi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti kemampuan dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pekerjaan pengguna system informasi. Kata Kunci : Kemampuan, Kepemimpinan, Kinerja Pekerjaan Pengguna S
ANALISIS PENGARUH INTERNAL MARKETING TERHADAP INTERNAL SERVICE QUALITY PADA PT BANK CENTRAL ASIA TBK CABANG PONTIANAK
Industri perbankan adalah industri jasa, di mana tingkat interaksi dengan pelanggan cukup tinggi, sehingga pelayanan yang prima dari semua bagian sangat berpengaruh dalam perusahaan pada kepuasan pelanggan. Permasalahan yang terjadi adalah BCA memandang bahwa fokus terhadap pemenuhan kebutuhan nasabah semakin relevan bagi BCA di tengah ketidakpastian global dan perubahan yang begitu cepat di pasar domestik. Membina Hubungan, Mendukung Pertumbuhan menjadi tema pendekatan bisnis di BCA di beberapa tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari komponen internal marketing terhadap internal service quality. Tujuan Penggunaan pendekatan internal marketing (pemasaran internal) untuk meningkatkan kualitas layanan dan mencapai kinerja yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposif dengan kriteria dan jumlah sampel 100 responden. Teknik analisis regresi linier berganda digunakan dalam penelitian ini dengan bantuan program SPSS untuk melakukan uji F dan uji t. Hasil dari penelitian ini adalah Internal Marketing berupa reward dan motivation, effective communication, effective employee development, effective employee selection, effective employees recruitment, effective support system dan healthy work dalam penelitian ini mempunyai pengaruh yang positif terhadap Internal Service Quality. Kata kunci : Service, Internal Marketing dan Internal Qualit