Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
371 research outputs found
Sort by
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DAN KINERJA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KOTA PONTIANAK
Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior dan kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Teknik sampling menggunakan metode sensus sehingga diperoleh jumlah populasi adalah 93 orang maka seluruh populasi dijadikan sebagai sampel, pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis menggunakan pengujian statistik dengan path analisis. Hasil dari penelitian ini adalah budaya organisasi yang secara langsung menentukan perubahan-perubahan terhadap kenerja pegawai adalah 36,80% dan yang dilalui hubungan dengan organizational citizenship behavior sebesar 11,60% dengan demikian secara total budaya organisasi menentukan perubahan kinerja pegawai sebesar 48,4% artinya cukup kuat memberikan pengaruh atau perubahan terhadap kinerja pegawai. Secara total 20,90% dari perubahan kinerja pegawai merupakan pengaruh organizational citizenship behavior, dengan perincian 9,30% adalah pengaruh langsung dan 11,60% pengaruh melalui hubungan dengan budaya organisasi. Budaya organisasi dan organizational citizenship behavior secara bersama-sama mempengaruhi kinerja pegawai sebesar 69,30%. Besarnya pengaruh secara proporsional yang disebabkan oleh variabel lain di luar budaya organisasi dan organizational citizenship behavior. Kata Kunci : Budaya organisasi dan organizational citizenship behavior dan Kinerja Pegawai
PENGARUH KEYAKINAN, PROMOSI, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH DALAM MEMILIH JASA BANK SYARIAH (STUDI PADA PT.BANK MUAMALAT INDONESIA,Tbk CABANG PONTIANAK)
Keputusan nasabah dipengaruhi banyak faktor, mulai dari prilaku konsumen sampai kepada nilai-nilai yang ditawarkan bank kepada nasabahnya. Keyakinan, Promosi, dan Kualitas Produk merupakan beberapa factor yang mempengaruhi keputusan nasabah dalam memilih jasa bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keyakinan, promosi dan kualitas produk terhadap keputusan nasabah dalam memilih jasa bank syariah di Bank Muamalat Indonesia Cabang Pontianak. Serta untuk mengetahui factor mana yang paling dominan mempengaruhi keputusan nasabah memilih jasa bank syariah. Penelitian ini menggunakan teori manajemen pemasaran dan pemasaran jasa yang berkaitan dengan keyakinan, promosi, dan kualitas produk dalam keputusan nasabah memilih jasa bank syariah. Kata kunci : Keyakinan, Promosi, dan Kualitas Produ
ANALISIS PENGARUH PELAYANAN, PROSEDUR, LOKASI, REFERENSI, DAN SUKU BUNGA TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH DALAM MEMILIH KREDIT PERUMAHAN PADA BANK KALBAR
Perumahan merupakan kebutuhan utama manusia selain pakaian dan makanan. Tiap manusia membutuhkan rumah untuk tempat berlindung dan sebagai tempat berkumpul dan berlangsungnya aktivitas keluarga sekaligus sebagai sarana investasi. Berdasarkan hal tersebut, pihak perbankan mulai mengembangkan salah satu produk pada jenis kredit konsumtif, yaitu fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Permasalahan dalam tesis ini yaitu bagaimana pengaruh pelayanan, procedure, lokasi, referensi dan suku bunga terhadap keputusan nasabah dalam memilih kredit perumahan pada Bank Kalbar secara simultan dan secara parsial. Penelitian ini bersifat asosiatif dengan teknik analisis pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner menggunakan SPSS serta dilanjutkan uji regresi berganda yang melibatkan unsure waktu dan individu. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan, prosedur, lokasi, refrensi dan suku bunga berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam memilih kredit perumahan pada Bank Kalbar. Kata kunci : Pelayanan, Prosedur, Lokasi, Referensi, Dan Suku Bung
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UNIT KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN BARAT CABANG UTAMA PONTIANAK
Sumber daya manusia merupakan sumber daya yang berpengaruh terhadap upaya organisasi dalam pencapaian tujuan, tanpa sumber daya manusia maka suatu perusahaan atau organisasi akan sangat sulit untuk mencapai tujuannya. sehingga sumber daya manusia perlu diperhatikan dengan baik oleh suatu perusahaan atau organisasi dan jangan sampai sumber daya manusia itu ditelantarkan. Jadi pada dasarnya tujuan perusahaan dapat tercapai bila kinerja karyawan baik, salah satu cara untuk memperoleh kinerja yang baik adalah dengan memberikan motivasi atau dorongan dari luar terhadap karyawan agar dapat bekerja dengan baik dan meningkatkan kinerja kerjanya, sehingga terwujudnya tujuan organisasi atau instansi tersebut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah motivasi karyawan berpengaruh terhadap peningkatkan kinerja karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Teknik menggunakan sampling acak dengan jumlah sampel 33 responden,pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis menggunakan pengujian statistik dengan bantuan program SPSS berupa uji regresi berganda dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini adalah kebutuhan Intrinsik dan kebutuhan ektrinsik dalam penelitian ini mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja karyawan pada unit kredit PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Cabang Utama Pontianak. Kata kunci : Kebutuhan Intrinsik, kebutuhan ektrinsik dan Kinerj
ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BENGKAYANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi kepuasan kerja karyawan pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkayang dengan data penelitian 2011, 2012, dan 2013. Penelitian ini dilakukan dengan satu variabel dalam bentuk kajian stimulus-respon kepuasan kerja kerja karyawan pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkayang yang terdiri dari aspek-aspek pendorong kepuasan kerja, kondisi kognitif dan afeksi karyawan serta output perilaku karyawan. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif, adapun secara komulatif kondisi kepuasan kerja karyawan pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkayang memiliki gradasi dengan nilai 59,07% dengan kategori Cukup; Untuk mengurangi tingkat kemangkiran karyawan dan meningkatkan semangat kerja, agar dipertimbangkan upaya mempermudah karyawan mencapai tempat kerja dan membuat telahaan staf kepada Pimpinan Daerah Kabupaten Bengkayang agar mempertimbangkan untuk untuk meningkatkan nilai Penghasilan Tambahan. Untuk menghindari ketidakpastian pelaksanaan tugas perlu memberikan ketegasan kepada pihak luar instansi yang sering memanfaatkan tenaga karyawan. Perlu melakukan sistem penilaian kinerja internal dan memberikan reward and punishment kepada karyawan yang berdedikasi tinggi, berprestasi, yang rajin dan yang malas. Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan karyawan perlu dilakukan audit karyawan dan mengikutsertakan dalam diklat-diklat atau melalui pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kata Kunci: Kepuasan Kerj
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI DAN KEDISIPLINAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA
Aspek sumber daya manusia memiliki arti penting didalam kehidupan organisasi. Oleh karena itu, guna mencapai kualitas kerja terbaik, peran serta sumber daya manusia harus selalu terukur dan dapat dijadikan sebagai yang sangat penting dalam membawa kemajuan organisasi. Dalam hal ini, dua aspek sumber daya manusia, motivasi dan disiplin kerja merupakan bagian penting dalam penilaian seberapa besar peranan aspek tersebut untuk mengukur kinerja pegawai, khususnya pegawai Kantor Camat Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kedisiplinan kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai, motivasi kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai, serta kedisiplinan kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Sungai Ambawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Populasi dan sampel secara keseluruhan diambil dari pegawai Kantor Camat Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kedisiplinan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Kedisiplinan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Camat Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Kata kunci : Motivasi Kerja, Kedisiplinan Kerja, Kinerja Pegawa
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika. Variabel independen dalam penelitian ini adalah rasio inflasi, rasio tingkat suku bunga dan harga minyak mentah dunia. Variabel terikatnyanya adalah nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika. Data yang digunakan adalah data sekunder. Data diperoleh dari website Bank Indonesia, International Finance Statistic dan jurnal-jurnal. Periode penelitian dari Bulan Januari 2005 sampai dengan Desember 2011. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisa regresi berganda. Hasil dari t test menunjukkan bahwa inflasi tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika, suku bunga riil mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika, dan harga minyak mentah dunia mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika. Hasil dari uji F menunjukkan bahwa inflasi, suku bunga riil dan harga minyak mentah dunia mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perubahan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar Amerika secara simultan pada periode 2005-20011. Adjusted R square meunjukkan nilai 0,424 yang berarti bahwa independen variabel dalam penelitian ini mampu menjelaskan variasi yang terjadi pada variabel dependen, dan 57,6% ditentukan oleh variabel lainnya. Keywords : nilai tukar, inflasi, suku bunga, harga minyak menta
PENGARUH FAKTOR MOTIVATOR DAN FAKTOR HIGIENE TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT MATAHARI PONTIANAK INDAH MALL
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh faktor motivator dan faktor higiene terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Matahari Pontianak Indah Mall. Variabel independen penelitian terdiri dari motivator dan higiene, sedangkan variabel dependen terdiri dari kepuasan kerja. Berdasarkan hasil yang diperoleh, Secara statistik penelitian ini mendukung Ha dan menolak Ho, artinya secara parsial maupun simultan bahwa faktor motivator dan higiene mempengaruhi kepuasan kerja karyawan PT Matahari Pontianak Indah Mall. Penelitan ini mempunyai nilai R2 sebesar 0,6396, artinya variabel penelitian berpengaruh terhadap kepuasan kerja sebesar 63,96%, sementara selebihnya sebesar 36,04% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci : motivator, higiene, kepuasan kerj
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN LANDAK
Kinerja merupakan salah satu ukuran prestasi dan produktivitas dari seorang tenaga kerja di dalam suatu organisasi. Efektifitas organisasi pada dasarnya banyak dipengaruhi oleh efektifitas para individu, dan oleh karenanya kinerja pegawai berpengaruh pula pada kinerja organisasi secara keseluruhan. Reformasi di segala bidang kehidupan dan otonomi daerah ternyata telah menuntut kinerja yang optimal dari para pegawai, terutama di sektor publik. Tentu saja terdapat banyak faktor yang bisa mempengaruhi kinerja pegawai tersebut, baik yang bersifat ekternal maupun internal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berperan mempengaruhi kinerja pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, dengan berfokus pada faktor-faktor Kemampuan, Kedisiplinan, dan Motivasi, sebagai yang berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Di dalam penelitian ini digunakan sampel sebanyak 48 orang responden, mecakup keseluruhan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Landak. dengan metode penelitian yang berbentuk diskriptif ini, penelitian ini juga bermaksud mengangkat hipotesis yang berbunyi bahwa: Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Landak ditentukan Oleh Kemampuan, Kedisiplinan, Motivasi Kerja baik secara simultan maupun sendiri-sendiri. Pengolahan data di dalam analisis penelitian ini menggunakan model statistik, menggunakan software aplikasi SPSS ver.17. Hasil uji instrumen penelitian mengindikasikan bahwa semua variabel penelitian adalah valid dan reliabilitas. Hubungan antar variabel yang dirumuskan dengan fungsi regresi linear berganda menghasilkan persamaan: Y = 3,915 + 0,339x1 + 0,114x2 + 0,522x3 + 1,52373. Pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa variabel-variabel Kemampuan (x1), Kedisiplinan (x2), dan Motivasi (x3) berdistribuasi normal serta bebas baik dari persoalan Heteroskedastisitas maupun Multikolinearitas. Penelitian ini berakhir dengan beberapa temuan berkaitan dengan pengujian hipotesa tersebut. Hasil pembuktian hipotesa secara simultan, menggunakan uji-F membuktikan bahwa Kemampuan (x1), Kedisiplinan (x2), dan Motivasi (x3) secara signifikan tidak berpengaruh terhadap dan dapat menjadi prediktor terhadap Kinerja Pegawai (Y). Akan tetapi, pembuktian hipotesis secara parsial, menggunakan uji-t menunjukkan hasil yang sedikit berbeda, di mana hanya Kedisiplinan (x2) yang bisa menjadi prediktor atas Kinerja Pegawai, sedangkan faktor-faktor lainnya tidak memperlihatkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai tersebut. Kata Kunci : Kinerja, Kemampuan, Kedisiplinan, dan Motivasi
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN YAYASAN PANCA BHAKTI UTAMA PONTIANAK
Faktor kepemimpinan memegang peranan yang penting karena pemimpin itulah yang akan menggerakkan dan mengarahkan organisasi dalam mencapai tujuan dan sekaligus merupakan tugas yang tidak mudah karena harus menghadapi perilaku bawahan yang berbeda-beda Pemimpin adalah kunci bagi penerapan perubahan strategi. Peranan pemimpin adalah menyusun arah perusahaan, mengomunikasikan dengan karyawan, memotivasi para karyawan dan melakukan tinjauan jangka panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan. Penelitian ini dilakukan di Perguruan Tinggi Swasta yang ada di lingkungan Yayasan Panca Bhakti Utama Pontianak. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu berupa data yang didapat langsung dari perusahaan tersebut melalui fungsi personalia. Selain itu juga digunakan data primer yang didapat dengan menggunakan instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dan mengambil sampel sebanyak 35 responden dengan menggunakan simple probability sampling. Teknik analisa yang digunakan adalah analisa Person Product Moment. yaitu dengan menganalisis hubungan antara masing variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan terhadap 35 orang karyawan bahwa (1) Kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya Korelasi Pearson sebesar 0.807, dimana nilai ini menunjukkan ada hubungan yang kuat antara kepemimpinan dengan kinerja (2) Kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengana adanya Korelasi Pearson sebesar 0.395, dimana nilai ini menunjukkan kinerja karyawan tidak terlalu berdampak oleh kepuasan kerja (3) Secara simultan kepemimpinan dan kepuasan kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai R Square 0.471 atau 47,1 % saja. Kata kunci: Kepemimpinan, Kepuasan Kerja dan Kinerj