Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
371 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KONFLIK PEKERJAAN-KELUARGA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM BIDANG CIPTA KARYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan kerja terhadap kinerja pegawai laki-laki, pengaruh banyaknya tuntutan kerja terhadap kinerja pegawai laki-laki, pengaruh kurangnya kebersamaan keluarga berpengaruh terhadap kinerja pegawai laki-laki, pengaruh sibuk dengan pekerjaan terhadap kinerja pegawai laki-laki, dan untuk mengetahi pengaruh konflik komitmen pekerjaan dan tanggung jawab dengan keluarga terhadap kinerja pegawai laki-laki di Dinas PU Bidang Cipta Karya Provinsi Kalimantan Barat. Dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis penelitian kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai laki-laki di Dinas PU Bidang Cipta Karya Provinsi Kalimantan Barat yang berjumlah 66 orang. Sampel penelitian adalah semua pegawai laki-laki yaitu sejumlah 66 orang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, dimana terlebih dahulu dilakukan uji instrument yang terdiri atas uji validitas dan realibilitas, serta uji asumsi klasik. Dari hasil uji secara parsial di atas maka dapat disimpulkan bahwa indikator tekanan kerja, banyaknya tuntutan tugas, kurangnya kebersamaan keluarga, sibuk dengan pekerjaan dan konflik komitmen pekerjaan dan tanggung jawab dengan keluarga berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja responden pada Dinas Pekerjaan Umum Bidang Cipta Karya Provinsi Kalimantan Barat. Uji secara simultan terhadap indikator tekanan kerja, banyaknya tuntutan tugas, kurangnya kebersamaan keluarga, sibuk dengan pekerjaan, konflik komitmen dan tanggung jawab dengan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kinerja responden dengan nilai 0,000. Dari fungsi regresi linier berganda indikator tekanan kerja, banyaknya tuntutan tugas dan sibuk dengan pekerjaan berpengaruh positif, sedangkan indikator kurangnya kebersamaan keluarga dan konflik komitmen pekerjaan dan tanggung jawab terhadap keluarga berpengaruh negatif terhadap kinerja responden. Faktor yang paling dominan adalah indikator banyaknya tuntutan tugas dengan nilai sebesar 1,186. Kata Kunci : Konflik, Konflik Pekerjaan-Keluarga, Kinerj
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN BARAT (BANK KALBAR) CABANG FLAMBOYAN
Kualitas dari pemimpin seringkali dianggap sebagai faktor terpenting dari keberhasilan atau kegagalan organisasi demikian juga keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi baik yang berorientasi bisnis maupun publik, biasanya dipersepsikan sebagai keberhasilan atau kegagalan pemimpin. Motivasi pada suatu organisasi atau perusahaan bertujuan untuk mendorong semangat kerja para karyawan agar mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan ketrampilan demi terwujudnya suatu organisasi. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa secara simultan dan parsial variabel gaya kepemimpinan, kemampuan dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) Cabang Flamboyan. Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Kemampuan, Motivasi Kerja dan Kinerj
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR SEARCH AND RESCUE (SAR) PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Dalam penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor kepuasan kerja yang terdiri dari faktor psikologis, faktor sosial, faktor fisik, dan faktor finansial terhadap kinerja pegawai. Dalam penelitian ini dilakukan uji secara statistik inferensial yang memberikan gambaran dari hubungan antar variabel bebas dengan variabel terikat. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor SAR Pontianak yang berjumlah 108 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 80 orang pegawai. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan wawancara. Pengukuran terhadap variabel-variabel di jabarkan dalam item pertanyaan yang merujuk pada skala likert. Data dianalisis dengan analisis regresi linear berganda (multiple regresion) dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor kepuasan kerja yang terdiri dari faktor psikologis, faktor sosial, faktor fisik, dan faktor finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di lingkungan Kantor SAR Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Kata Kunci : Faktor Psikologis, Faktor Sosial, Faktor Fisik, Faktor Finansial, dan Kinerja Pegawai
ANALISIS PENGARUH PENEGAKAN DISIPLIN, MOTIVASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PRAJURIT BEKANGDAM XII / TANJUNGPURA
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh disiplin, motivasi dan kepemimpinan terhadap kinerja Prajurit Bekangdam XII/Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan sampel Prajurit Bekangdam XII/Tanjungpura sebanyak 94 (sembilan puluh empat) Orang. Dari penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Hipotesa disiplin didapat nilai t hitung = 2,528 dengan taraf signifikansi = 0,013 dengan demikian taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05 berarti kesimpulannya terdapat pengaruh positif signifikan terhadap kinerja Prajurit Bekangdam XII/Tanjungpura.2. Hipotesa motivasi didapat nilai t hitung = 4,671 dengan taraf signifikansi = 0,000 dengan demikian taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05 berarti kesimpulannya terdapat pengaruh positif signifikan terhadap kinerja Prajurit Bekangdam XII/Tanjungpura.3. Hipotesa kepemimpinana didapat nilai t hitung = 2,902 dengan taraf signifikansi = 0,005 dengan demikian taraf signifikansi lebih kecil dari 0,05 berarti kesimpulannya terdapat pengaruh positif signifikan terhadap kinerja Prajurit Bekangdam XII/Tanjungpura. Dari berbagai kesimpulan maka motivasi dengan nilai t hitung = 4,671 dan taraf signifikansi = 0,000 adalah yang paling berpengaruh terhadap kinerja prajurit Bekangdam XII/Tanjungpura Kata Kunci : Disiplin, Motivasi, Kinerja Prajuri
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PRAJURIT DI BEKANGDAM XII/TANJUNGPURA
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja prajurit di Bekangdam XII/Tanjungpura. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja Prajurit di Bekangdam XII/Tanjungpura. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah prajurit berpangkat bintara di Bekangdam XII/Tanjungpura yang berjumlah 52 orang. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi menjadi sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengukuran terhadap variabel-variabel dijabarkan dalam item-item pernyataan yang merujuk pada skala Likert, dengan kisaran skor antara 1-5 Variabel bebas gaya kepemimpinan (X1) terdiri dari indikator kejelasan perintah, responsif, kreatifitas, teladan, dan tanggung jawab sedangkan motivasi (X2) terdiri dari indikator keberadaan (existence), hubungan (relatedness), dan kebutuhan untuk berkembang (growth). Sedangkan variabel terikatnya adalah kinerja (Y) terdiri dari kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, kerja sama dan efektif kerja. Data dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, motivasi dan kinerja Prajurit di Bekangdam XII/Tanjungpura sudah cukup baik. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan motivasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja prajurit di Bekangdam XII/Tanjungpura. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Kinerj
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Penelitian ini merupakan jenis penelitian assosiatif dengan metode survey dengan jumlah populasi sebanyak 52 responden yang merupakan seluruh Pegawai Negeri Sipil. Pengambilan data responden dilakukan dengan sensus atau sampling jenuh. Adapun variabel dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu variabel independen dan dependen. Variabel independen terdiri dari Gaya kepemimpinan dan motivasi kerja dan variabel dependen adalah kinerja Pegawai. Penelitian ini dilakukan dengan menguji validitas dan reliabilitas ,uji asumsi klasik yang selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode analisis jalur (path analysis). Setelah dilakukan penelitian, dan melalui proses analisis data diperoleh hasil bahwa secara parsial (uji t), Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai yaitu sebesar 23,83% dan motivasi kerja karyawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, yaitu 21,84 %, sedangkan secara simultan (uji f), Gaya kepemimpinan dan Motivasi kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh sebesar 45,7% terhadap kinerja pegwai pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat. dan 54,3% lainnya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis jalur (path analysis) didapatkan persamaan struktur terhadap penelitian yaitu : Y = 0,385X1 + 0,358X2 + 0,543ε Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL SERTA KINERJA PEGAWAI DI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap masyarakat terus dilakukan. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kepuasan kerja, komitmen organisasional dan kineja pegawai dengan meningkatkan budaya organisasi. Penelitian ini menganalisa pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasional serta kinerja pegawai. Untuk menguji permasalahan tersebut, kuesioner disebarkan pada 80 (delapan puluh) orang pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Data yang terkumpul kemudian dianalisa menggunakan teknis uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas dan linieritas, dan Path Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasional serta kinerja pegawai, dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional, sedangkan pengaruh tidak langsung budaya organisasi tidak bersinergi dengan kepuasan kerja pegawai dalam mempengaruhi komitmen organisasional dan budaya organisasi tidak bersinergi dengan kepuasan kerja dan komitmen organisasional dalam mempengaruhi kinerja pegawai. Kata Kunci : Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional dan Kinerj
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA SERTA KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Kemampuan kerja dan motivasi kerja merupakan faktor penting dalam mempengaruhi tingkat kepuasan kerja. Tinggi rendahnya tingkat kepuasan kerja pegawai pada akhirnya akan mempengaruhi kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja serta kinerja pegawai pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat yang berjumlah 72 karyawan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah kuantitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Alat analisis data menggunakan analisis jalur yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui satu variabel perantara. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kemampuan kerja dan motivasi secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Kemampuan kerja dan motivasi kerja secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai sebesar 42,40%. Sedangkan 57,60% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Pegawa
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PEGAWAI KONTRAK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior pada pegawai kontrak di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kontrak di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura sejumlah 54 (lima puluh empat) orang. Metode penelitian dilakukan dengan bentuk survey yang menggunakan instrumen penelitian berbentuk kuisioner untuk mendapatkan data primer dari responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) yang digunakan untuk menganalisis hubungan sebab akibat yang terjadi pada regresi berganda jika variabel eksogen mempengaruhi variabel endogen tidak hanya secara langsung tapi juga tidak langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel budaya organisasi berpengarih signigikan terhadap kepuasan kerja Budaya organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior dan kepuasan kerja memiliki pengaruh dominan pada Organizational Citizenship Behavior Tenaga Kontrak Fakultas Teknik Untan. Kata Kunci : Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja dan Organizational Citizenship Behavio
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN MELAWI
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan yang terdiri dari ototriter, demokratis, dan laissez terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Melawi. Populasi pada penelitian ini adalah pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Melawi yang berjumlah 135 orang dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Secara serempak gaya kepemimpinan yang terdiri dari otoriter, demokratis dan laissez/bebas berpengaruh terhadap kinerja pagawai pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Melawi. Secara parsial gaya kepemimpinan laissez/bebas merupakan gaya kepemimpinan yang dominan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Melawi. Sedangkan gaya kepemimpinan demokratis dan otoriter tidak berpengaruh terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Melawi. Kata Kunci : Kepemimpinan, Kinerja Pegawa