Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
371 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN ALAT ANALISIS TEKNIKAL CANDLESTICK DAN PARABOLIC SAR DALAM PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITAS EMAS : STUDI EKSPERIMENTAL
Penelitian ini dilakukan untuk mencari bukti empiris apakah pemanfaatan alat indikator analisis teknikal Candlestick dan Parabolic SAR pada pemodal pemula dalam perdagangan berjangka komoditas emas dapat secara efektif memprediksi pergerakan harga pada kondisi pasar bullish maupun bearish. Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara memanipulasi empat kondisi pasar menggunakan desain eksperimental within subject dengan 2x2 faktorial. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini mendukung hipotesis yang diajukan pada penelitian ini.Hasil penelitian eksperimental ini menunjukkan bahwa pada kondisi pasar bullish dan bearish pemanfaatan indikator analisis teknikal Candlestick oleh pemodal pemula tidak mampu dengan tepat memprediksi harga penutupan satu jam pertama pada hari berikutnya pembukaan pasar perdagangan berjangka komoditas emas. Dan pada kondisi pasar bullish dan bearish pemanfaatan indikator analisis teknikal Parabolic SAR oleh pemodal pemula tidak mampu dengan tepat memprediksi harga penutupan satu jam pertama pada hari berikutnya pembukaan pasar perdagangan berjangka komoditas emas. Hal lain yang ditemukan pada penelitian ini adalah bahwa walaupun alat indikator analisis teknikal Candlestick dan Parabolic SAR tidak mampu memprediksi dengan tepat harga penutupan pada satu jam pertama pada hari berikutnya namun pemanfaatan indikator analisis teknikal Candlestick dan Parabolic SAR oleh pemodal pemula mampu memprediksi arah pergerakan pasar dengan akurasi lebih dari 58%, hal ini menunjukkan walaupun Random Walk Theory tidak terbantahkan namun analisis teknikal tetap dapat dengan efektif dimanfaatkan dalam memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir resiko perdagangan berjangka komoditas emas. Kata Kunci : Analisis Teknikal, Perdagangan Berjangka Komoditas, Candlestick,Parabolic SAR, Desain Eksperimental
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN PERIKANAN DAN KEHUTANAN KOTA PONTIANAK
Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak mempunyi tugas pokok membantu kepla daerah dalam merumuskan kebijakan teknis di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan; menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan; membina dan melaksanakan tugas yang diberikan oleh kepala daerah pada bidang pertanian, perikanan, dan kehutanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi Motivasi Kerja Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak, sebagai sampel yang berjumlah 50. Teknik analisis data dengan uji Validitas dan Reliabilitas. Pengujian validitas digunakan formulasi korelasi Product Moment dari Pearson, dan untuk pengujian realibilitas digunakan rumus Alpha Cronbach. Adapun hasil penelitian bahwa secara simultan variabel motivasi sebagai variabel bebas yang terdiri dari kebutuhan fisiologis (X1), kebutuhan keselamatan kerja (X2), kebutuhan sosial (X3), kebutuhan penghargaan (X4), kebutuhan aktualisasi diri (X5) secara bersama – sama mempunyai korelasi terhadap prestasi kerja sebesar 52,3 %. Hasil hipotesis menunjukkan variabel motivasi yaitu kebutuhan fisiologis(X1), kebutuhan keselamatan kerja(X2), kebutuhan sosial(X3), variabel kebutuhan penghargaan (X4) dan kebutuhan aktualisasi diri (X5) merupakan faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (Y) baik secara simultan maupun secara parsial pada Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak. Kata Kunci : Motivasi dan Prestasi Kerj
PENGARUH KUALITAS FUNGSIONAL, TEKNIS, DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA PEMINJAM DENGAN KEPERCAYAAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus Pada Credit Union Tri Tapang Kasih Tempat Pelayanan Sejiram Kecamatan Seberuang)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) kualitas fungsional, kualitas teknis, citra perusahaan, kepercayaan dan kepuasan anggota, (2) pengaruh kualitas fungsional, kualitas teknis dan citra perusahaan baik secara parsial maupun simultan terhadap kepercayaan, (3) pengaruh kualitas fungsional, kualitas teknis dan citra perusahaan terhadap kepuasan anggota dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi, (4) pengaruh kualitas fungsional, kualitas teknis dan citra perusahaan dan kepercayaan terhadap kepuasan anggota Credit Union Tri Tapang Kasih. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota pada Credit Union Tri Tapang Kasih dengan jumlah populasi 1.971 orang dan yang dijadikan sample sebanyak 100 orang. Metode sebagai alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah metode surve dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada seluruh karyawan. Isi dari kuesioner tersebut terbagi menjadi lima variabel yaitu variabel kualitas fungsional, kualitas teknis, citra perusahaan, kepercayaan dan kepuasan anggota. Teknik analisis data yang digunakan adalah model regresi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berbentuk angket model skala Likert yang sering digunakan untuk suatu pertanyaan dan responden diminta untuk menunjukkan tingkat kesepakatan mereka dalam mengisi kuesioner. Lima butir skala yang digunakan untuk mengukur kualitas fungsional, kualitas teknis, citra perusahaan, kepercayaan dan kepuasan anggota adalah Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Ragu-Ragu (RR), Tidak Setuju (TS) dan Sangat Tidak Setuju (STS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fungsional dan kualitas teknis secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan anggota, sedangkan citra perusahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap kepercayaan anggota. Kualitas fungsional dan kualitas teknis, citra perusahaan dan kepercayaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan anggota Credit Union Tri Tapang Kasih TP Sejiram. Kata Kunci : Kualitas fungsional, kualitas teknis, citra perusahaan, kepercayaan, dan kepuasan anggota Credit Union Tri Tapang Kasih
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN HANDPHONE CERDAS (SMARTPHONE) DI KOTA PONTIANAK
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penduduk kota Pontianak yang menggunakan handphone cerdas (smartphone). Sampel sebanyak 100 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan aksidental dimana pengambilan sampel dilakukan berdasarkan kebetulan. Pengukuran data menggunakan skala Linkert, data diolah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, secara simultan (Uji F) menerima hipotesis adanya pengaruh faktor keputusan pembelian (bauran pemasaran) yang terdiri dari produk (product), harga (price), distribusi (place), dan promosi (promotion) secara simultan terhadap keputusan pembelian konsumen pada smartphone di Pontianak, dengan determinansi sebesar 58,3% dipengaruhi variabel penelitian. Dominansi secara parsial terhadap keputusan pembelian secara berturut-turut lebih dikarenakan oleh faktor promosi (promotion) dan produk (product), sementara faktor distribusi (distribution) dan harga (price) dalam penelitian ini dapat dikatakan berpengaruh sangat lemah. Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Bauran Pemasara
PENGARUH KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA DAN KEAMANAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA TENAGA GURU HONORER KABUPATEN KUBU RAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kompensasi, lingkungan kerja, dan keamanan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja tenaga guru honorer kabupaten kubu raya. Hasil analisis deskriptif menggambarkan bahwa tenaga guru honorer merasakan kompensasi, lingkungan kerja dan keamanan kerja yang diterimanya sesuai dengan apa yang diharapkan. Hasil pengolahan data dengan SPSS disimpulkan bahwa variabel kompensasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja sebesar 0,566, untuk variabel lingkungan kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja sebesar 0,212. sedangkan variabel keamanan kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja sebesar 0,389. Nilai t hitung untuk variabel kompensasi sebesar 5,302, lingkungan kerja sebesar 1,986 sedangkan keamanan kerja sebesar 2,531, ketiganya lebih besar dari t tabel yang hanya 1,652. Disimpulkan bahwa variabel kompensasi, lingkungan kerja dan keamanan kerja secara parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan kerja tenaga guru honorer kabupaten kubu raya. Hasil Uji Regresi Linear Multiple diperoleh nilai (R), antara variabel X1, X2 dan X3 terhadap Y sebesar 0,832 artinya: kompensasi, lingkungan kerja dan keamanan kerja secara simultan (bersama-sama) memiliki hubungan yang sangat kuat dan positif terhadap kepuasan kerja. Koefisien determinasi (R2) yang diperoleh sebesar 0,721 yang artinya bahwa besarnya kontribusi atau sumbangan pengaruh variabel-variabel yang mempengaruhi kepuasan kerja tenaga guru honorer kabupaten kubu raya yang terdiri dari kompensasi, lingkungan kerja dan keamanan kerja adalah sebesar 72,10%, sedangkan sisanya sebesar 27,90% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kata Kunci: Kompensasi, Lingkungan Kerja, Keamanan Kerja dan Kepuasan Kerj
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KINERJA PRODUK DAN KINERJA SDM TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PT. ASURANSI JIWA DI KABUPATEN SINTANG
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, kinerja produk, dan kinerja sumber daya manusia terhadap kepuasan konsumen/nasabah pada PT. Asuransi Jiwa di Kabupaten Sintang Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 94 responden. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan yang mengungkapkan pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen dengan menggunakan SPSS versi 17.0. Selama periode pengamatan menunjukan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas, dan uji validitas dan reliabilitas tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kualitas Pelayanan yang terdiri dari Bukti Fisik (Tangible), Empati (Empathy), daya tanggap (Responsiveness), dan Jaminan (Assurance) berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen/nasabah, namun hanya bukti fisik dan empati yang berpengaruh secara signifikan. Variabel Kinerja Produk dan kinerja SDM berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen/nasabah, namun hanya kinerja produk yang berpengaruh secara signifikan. Variabel Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap kepuasan konsumen/nasabah dalam penelitian ini sebesar 97,3%, sedangkan sisanya 2,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kinerja Produk dan Kinerja SDM PT. Asuransi Jiwa, Kepuasan Konsume
ANALISIS PERBANDINGAN PORTOFOLIO SAHAM INDEKS LQ 45 DAN NON INDEKS LQ 45 SEBAGAI ALTERNATIF INVESTASI JANGKA PANJANG (STUDI KASUS SAHAM LISTING DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2012)
Saham merupakan salah satu alternatif untuk melakukan investasi jangka panjang. Namun banyaknya perusahaan yang go public menyulitkan investor untuk melakukan pemilihan saham-saham apa saja yang layak dikoleksi dan bagaimana komposisi saham-saham yang akan dikoleksi. Tesis ini meneliti mengenai analisis perbandingan portofolio saham Indeks LQ 45 dibandingkan dengan saham Non Indeks LQ 45 sebagai alternatif investasi jangka panjang. Metode penelitian yang dipakai adalah metode indeks tunggal. Populasi dari penelitian ini adalah saham-saham yang listing dan diperdagangkan secara terus menerus pada Bursa Efek Indonesia yang terdaftar dari tahun 2008 sampai dengan 2012. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode penentuan sampel non probability sampling dalam hal ini adalah purposive sampling dimana saham-saham dibagi dua kategori yaitu yang masuk Indeks LQ 45 dan diluar Indeks LQ 45. Dengan menggunakan metode purposive sampling didapatkan 17 sampel untuk kategori saham LQ 45 dan 25 sampel untuk kategori saham Non Indeks LQ 45. Selanjutnya dari dua kategori saham ini dianalisa lebih lanjut dengan menggunakan metode indeks tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa expected return portofolio saham yang termasuk Indeks LQ 45 berada dibawah expected return saham yang termasuk Indeks Non LQ 45. Namun sesuai dengan teori investasi, risiko portofolio yang disusun oleh saham-saham Non Indeks LQ 45 lebih besar dibandingkan portofolio yang disusun oleh saham-saham Indeks LQ 45. Kata kunci : Portofolio optimal, Saham, Model Indeks Tunggal, Indeks LQ 4
FENOMENA UNDERPRICING PADA INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI BURSA EFEK INDONESIA
Underpricing merupakan suatu fenomena yang terjadi apabia harga saham pada pasar perdana (IPO) lebih rendah dibandingkan dengan harga saham pada pasar sekunder pada hari pertama.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat underpricing. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni pada perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2013. Underpricing yang diukur dengan initial abnormal return merupakan variabel dependen dalam penelitian ini, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah reputasi underwriter, reputasi auditor, ukuran perusahaan, jumlah anggota dewan komisaris, tingkat independensi dewan komisaris, dan komite audit. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive sampling dengan 74 perusahaan sebagai sampel penelitian. Pengujian hubungan antar variabel independen dan dependen menggunakan model regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel reputasi auditor, ukuran perusahaan dan jumlah anggota dewan komisaris berpengaruh secara signifikan terhadap underpricing, sedangkan variabel reputasi underwriter, independensi dewan komisaris dan komite audit terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap underpricing. Saran yang diberikan penulis berdasarkan hasil penelitian ini adalah: 1) manajemen perusahaan harus lebih memperhatikan fenomena underpricing agar perusahaan dapat mendapatkan dana semaksimal mungkin, 2) investor harus memperhatikan faktor reputasi auditor, ukuran perusahaan serta jumlah anggota dewan komisaris untuk mengambil keputusan berinvestasi di pasar perdana. Kata Kunci : Underpricing, Initial Public Offering, Reputasi Underwriter, Reputasi Auditor, Ukuran Perusahaan, Jumlah Anggota Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Komite Audit
ANALISIS PENGARUH RASA PRODUK, HARGA KOMPETITIF, DAN KOMPETENSI TENAGA PENJUALAN TERHADAP KEPUASAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI ULANG ICE CREAM WALL’S PADA PD SUBUR ABADI DI PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasa produkpercayaan, harga kompetitif, dan kompetensi tenaga penjualan terhadap kepuasan dalam meningkatkan minat beli ulang Ice Cream Wall’s pada PD Subur Abadi di Pontianak. Sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden pengguna akhir yang pernah mengkonsumsi Ice Cream Wall’s. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang kemudian di analisis menggunakan regresi linear berganda untuk membuktikan ada atau tidaknya pengaruh dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil pengujian menunjukkan, secara statistik dapat dibuktikan bahwa rasa produk, harga kompetitif, dan kompetensi tenaga penjualan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dalam meningkatkan minat beli ulang. Kata Kunci : Rasa Produk, Harga Kompetitif, Kompetensi Tenaga Penjualan, Kepuasan Pelanggan, dan Minat Beli Ulang
PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI PENGELOLA KEUANGAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pegawai. Populasi yang di jadikan objek penelitian ini adalah pegawai pengelola keuangan di lingkungan Universitas Tanjungpura Pontianak dengan sampel sebanyak 60 pegawai, yang terdiri dari pegawai dengan status pegawai negeri sipil dan honorer. Metode penelitian dilakukan dengan bentuk survey yang menggunakan sintrumen penelitian berbentuk kuisioner untuk mendapatkan data primer dari responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional secara parsial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Sedangkan kecerdasan spriritual memiliki pengaruh namun tidak signifikan terhadap kinerja. Secara simultan ketiga kecerdasan tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Kata Kunci : Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, dan Kinerja Pegawai