Jurnal Manajemen dan Bisnis
Not a member yet
371 research outputs found
Sort by
PENGARUH CITRA MEREK, ATRIBUT PRODUK, HARGA, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR VESPA PADA PT. DAYA AUTO PREMIER DI KOTA PONTIANAK
Sepeda motor pada awalnya digunakan hanya sekedar untuk transportasi masyarakat, Tetapi semakin berkembangnya teknologi, para produsen sepeda motor berlomba untuk menciptakan sepeda motor yang memiliki keunggulan dibanding para pesaingnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh citra merek, atribut produk, harga dan word of mouth terhadap keputusan pembelian motor Vespa pada PT. Daya Auto Premier di Kota Pontianak. Pengumpulan data menggunakan data primer berupa kuisioner dan data sekunder berupa data yang bersumber dari PT. Daya Auto Premier, Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak. Sampel berjumlah 100 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen dari PT. Daya Auto Premier yang membeli motor Vespa. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa atribut produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan citra merek, harga dan word of mouth tidak berpengaruh signifikan
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP PEMBELAJARAN ORGANISASIONAL DAN KINERJA DOSEN AKADEMI FARMASI YARSI PONTIANAK
The aim of this research is known to analyze (1) influence of leadership style and organizational commitment to lecturer's performance, (2) influence of style leadership to organizational commitment, (3) influence of leadership style on organizational learning, and (4) influence of organizational commitment to organizational learning. This research was conducted using causal methods with the population for 35 lecturers and 1 director on Akademi Farmasi Yarsi Pontianak. The analysis tool used is the Path Analysis and the research result has shown that (1) leadership style, commitment organizational and organizational learning have a positive influence on lecturer's performance (2) leadership style and organizational commitment have a positive influence on organizational learning. Keyword : Leadership Style, Organizational Commitment, Organizational Learning, Lecturer's Performanc
DETERMINAN PROFITABILITAS SUB SEKTOR PERBANKAN DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Economic development in Indonesia is very dependent on development and contribution of the banking sector. The banking sector which has more capital is seen by other financial institutions, its performance and cash flow is fast, the community is relatively chosen to overcome capital difficulties.The purpose of this study was to analyze the development of the financial performance of the banking industry in Indonesia and to determine the effect of microeconomic and macroeconomic variables on the financial performance of banks with inflation as a moderating variable. The analytical tool used is descriptive analysis and path analysis using SPSS software.The results of the research obtained by CAR variable have a significant and positive effect on the variables of Indonesian banking financial performance. Economic growth has a significant and positive effect on Indonesia's banking financial performance. Inflation has significant and negative effect on the profitability variable. Inflation variables indirectly, positively and significantly influence the variable of Indonesian banking financial performance through CAR with a value of -0.302, while the inflation variable has an indirect, negative, and significant effect on the variables of Indonesian banking financial performance through economic growth with a value of -0.258 Keywords : Bank, Bank performance, finance, inflatio
Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderating pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
THE INFLUENCE OF THE COMPANY'S FINANCIAL PERFORMANCE ON CORPORATE VALUE WITH GOOD CORPORATE GOVERNANCE AS A MODERATING VARIABLE IN MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGEJum’an1Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Dosen Pembimbing 1Mustaruddin, S.E., M.Si, Ph.DFakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Dosen Pembimbing 2Dr. Wendy, S.E., M.Sc.Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura ABSTRACT This study wants to prove the influence of each variable which are Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), and Current Ratio (CR) to the value of the company which is moderated by Good Corporate Governance in manufacturers listed on the Indonesian Stock Exchange (IDX). Based on previous research and associated with supporting theories proposed by experts using the EViews 9 program as a statistical data processing tool. This type of research is quantitative research. In this study, the researcher used purposive sampling technique. Research samples were 36 manufacturing companies from 2012-2016, with data analysis techniques using Moderated Regression Analysis (MRA).Based on data processing using MRA, it is proven that Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), and Current Ratio (CR) has a positive and insignificant effect on company value. Moderation of The Audit Committee is unable to weaken or strengthen the relationship between Return On Equity (ROE) and company value. Moderation of The Audit Committee is able to strengthen the relationship between the Debt to Equity Ratio (DER) and the Current Ratio (CR) to the value of the company. While the moderation of Independent Commissioners is not able to weaken or strengthen the relationship between Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER) and Current Ratio (CR) to company value.Keywords : Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), Good Corporate Governance of company value, Audit Committee, Independent Commissioners.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Dampaknya Terhadap Minat Nasabah Menggunakan Mobile Banking Bank Kalbar dengan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM)
Teknologi dan sistem informasi berkembang pesat sejalan dengan perkembangan zaman. Teknologi informasi saat ini sudah berbasis internet sehingga semua dapat diakses kapanpun dan dimanapun tanpa batas. Para pelaku bisnis harus mempelajari dan menggunakan teknologi dan sistem informasi agar dapat meningkatkan kinerja perusahaan.Technology Acceptance Model (TAM) dan Technology Readiness Index (TRI) merupakan teori penerimaan teknologi yang digunakan dalam penelitian ini. Terdapat lima konstruk yang digunakan dan merupakan gabungan dari konstruk-konstruk asli yang terdapat dalam TAM dan TRI. Kelima konstruk tersebut adalah kesiapan peneriman teknologi (technology readiness), persepsi kemudahan (perceived ease of use), persepsi kegunaan (perceived usefulness), sikap (attitude), dan minat perilaku menggunakan teknologi (behavioral intention). Model gabungan ini selanjutnya digunakan untuk meneliti penggunaan mobile banking Bank Kalbar.Penelitian ini selanjutnya akan menjelaskan tentang hubungan antar faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan mobile banking Bank Kalbar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kausalitas dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan PLS. Data diperoleh dari responden yang merupakan nasabah Bank Kalbar pengguna mobile banking dengan menyebarkan kuesioner tertutup. Terdapat 100 sampel penelitian yang dianalisis menggunakan metode PLS dengan software smartPLS.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel technology readiness (X1) berpengaruh signifikan terhadap perceived usefulness (Y1) dan perceived ease of use (Y2), variabel perceived usefulness (Y1) dan perceived ease of use (Y2) berpengaruh signifikan terhadap attitude (Y3) dan berhavioral intention (Y4) dan variabel attitude (Y3) berpengaruh signifikan terhadap berhavioral intention (Y4). Kata Kunci : Technology Readiness, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude, Berhavioral Intentio
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA SERTA KAITANNYA TERHADAP RISK DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERBANKAN YANG LISTING DI BEI
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor–faktor yang mempengaruhi perataan laba dan apakah terdapat perbedaan risk dan return perusahaan perata laba dan bukan perata laba. Penelitian ini berfokus pada sektor industri perbankan yang memiliki populasi sebanyak 31 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2005 sampai dengan 2011 dan dengan metode purposive judgement sampling menghasilkan 16 perusahaan yang dijadikan sampel. Kemudian, sampel diklasifikasikan kedalam perata laba dan non perata laba dengan menggunakan Indeks Eckel. Hasil pengujian menunjukkan 18,75% perusahaan sektor perbankan melakukan praktik perataan laba. Hasil pengujian multivariate pada Ho1 dengan nilai output ρ-value masing-masing sebesar 0,239 ; 0,245 ; 0,942 ; 0,843 yang lebih besar dari 0,10 menunjukkan bahwa Total Aktiva, Debt to Equity, Operating Profit Margin, dan Net Profit Margin tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik perataan laba. Hasil pengujian mann whitney pada Ho3 dengan ρ-value sebesar 0,8259 yang lebih besar dari 0,10 menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan return antara perusahaan perata laba dan bukan perata laba.Akan tetapi, hasil pengujian mann whitney pada Ho2 dengan ρ-value sebesar 0,0964 dan kurang dari 0,10 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan risk antara perusahaan perata laba dan bukan perata laba. Kata Kunci : Total Aktiva, Debt to Equity, Operating Profit Margin, Net Profit Margin, Risk, Return, Perataan Lab
PENGARUH GREEN MARKETING DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP BRAND IMAGE SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALITAS KONSUMEN (STUDI PADA KONSUMEN STARBUCKS COFFEE DI KOTA PONTIANAK)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh green marketing dan customer experience terhadap brand image serta dampaknya pada loyalitas konsumen Starbucks Coffee di Kota Pontianak. Penelitian dilakukan di Kota Pontianak dengan ukuran sampel yang digunakan sebesar 70 responden menggunakan metode judgemental sampling. Pengumpulan data diperoleh dari hasil penyebaran kuisioner dengan menggunakan skala Likert yang digunakan untuk mengukur 13 indikator. Teknik analisis penelitian ini menggunakan analisis jalur, dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing dan customer experience secara positif dan signifikan mempengaruhi brand image. Green marketing dan customer experience secara positif dan signifikan mempengaruhi loyalitas konsumen serta brand image secara positif dan signifikan mempengaruhi loyalitas konsumen. Green marketing memiliki pengaruh langsung yang paling besar terhadap brand image dan pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas konsumen. Hal ini mengindikasikan bahwa green marketing mengambil peranan penting dalam menciptakan citra merek Starbucks Coffee serta peningkatan loyalitas konsumen pada Starbucks Coffee di Kota Pontianak. Kata kunci : green marketing, customer experience, brand image, loyalitas konsume
PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN PADA CREDIT UNION KHATULISTIWA BAKTI PONTIANAK
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah karakteristik pekerjaan dan penilaian prestasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan pada Credit Union Khatulistiwa Bakti Pontianak. Populasi pada penelitian ini adalah 68 orang karyawan CU Khatulistiwa Bakti Pontianak. Sampel yang diperoleh sebanyak 67 orang diluar 1 orang pimpinan puncak CU Khatulistiwa Bakti Pontianak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey dan hipotesis. Alat analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa secara simultan karakteristik pekerjaan dan penilaian prestasi kerja berpengaruh signifkan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan CU Khatulistiwa Bakti Pontianak dan secara parsial karakteristik pekerjaan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y1), penilaian prestasi kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y1), karakteristik pekerjaan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y2), penilaian prestasi kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y2) dan kepuasan kerja (Y1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y2). Kata Kunci : Karakteristik Pekerjaan, Penilaian Prestasi Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerj
ANALISIS FAKTOR FUNDAMENTAL YANG MEMENGARUHI VOLATILITAS HARGA SAHAM (Study Pada Perusahaan yang Terdaftar Dalam Index LQ45 Periode Tahun 2008-2017)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PDB, Inflasi, Tingkat Suku Bunga SBI, Nilai Tukar, Dividend Payout Ratio, Dividend Yield, Volume Perdagangan dan Leverage terhadap Volatilitas Harga Saham pada perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ45 periode tahun 2008-2017.Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45 periode tahun 2008-2017. Dari populasi tersebut didapat 14 perusahaan yang sesuai dengan criteria sampel. Data dianalisis menggunakan regresi data panel.Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa variable Produk Domestik Bruto, Inflasi, Tingkat Suku Bunga SBI, Nilai Tukar dan Volume perdaganan berpengaruh positif signifikan terhadap Volatilitas Harga Saham. Variable Dividend Payout Ratio, Dividend Yield dan Leverage berpengaruh negative signifikan terhadap Volatilita Harga Saham. Sehingga seluruh hipotesis pada penelitian ini diterima.
Pengaruh Supervisi, Kompensasi, dan Keamanan Kerja Terhadap Keinginan Untuk Mengundurkan Diri Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Perkebunan Kelapa Sawit di PT Mitra Aneka Rezeki
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh supervisi, kompensasi dan keamanan kerja terhadap keinginan untuk mengundurkan diri melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan melalui survei dengan 120 responden, dengan penentuan jumlah sample 10% dari jumlah populasi. Data dianalisis dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil pengujian hipotesis supervisi dan kompensasi memiliki hasil yang signifikan terhadap keinginan untuk mengundurkan diri, baik secara langsung ataupun tidak langsung melalui kepuasan kerja. Sedangkan keamanan kerja menunjukkan hasil yang tidak signifikan terhadap keinginan untuk mengundurkan diri, baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan melalui kepuasan kerja. Kata Kunci: Supervisi, Kompensasi, Keamanan Kerja, Kepuasan Kerja dan Keinginan Mengundurkan Diri