Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN)
Not a member yet
456 research outputs found
Sort by
Aplikasi Kotak Saran Digital di Rumah Sakit Berbasis Android
Rumah Sakit berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia tentang rumah sakit No. 44 Tahun 2009 didefinisikan sebagai institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pada praktiknya, mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit dipengaruhi oleh keseimbangan antara pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit dengan pelayananan yang diharapkan oleh pengguna jasa rumah sakit. Salah satu bentuk upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit yaitu dengan menyediakan kotak saran. Namun pada kenyataanya, penggunaan kotak saran oleh pengunjung rumah sakit masih minim. Hal ini dapat disebabkan oleh tanggapan yang tidak langsung didapatkan setelah kritik dan saran pengguna rumah sakit menggunakan fasilitas kotak saran, mengingat kotak saran merupakan media komunikasi satu arah. Pada penelitian ini di buatlah aplikasi kotak saran digital di rumah sakit yang dapat berfungsi wadah kritik dan saran pengguna rumah sakit melalui perangkat andorid, serta meneruskan kritik dan saran tersebut langsung kepada pihak rumah sakit yang bersangkutan untuk ditanggapi. Berdasarkan hasil pengujian kompatibilitas, aplikasi dapat berjalan lancar pada berbagai jenis versi Android yaitu versi 5.0 (Lollipop) hingga versi 7.0 (Nougat). Berdasarkan hasil kuesioner menggunakan skala Likert’s Summated Rating (LSR) diperoleh nilai total 800 yang berarti responden dapat menerima aplikasi ini dengan sangat baik
Perancangan Aplikasi Multimedia untuk Pengenalan Bahasa Isyarat bagi Anak Tunarungu Berbasis Android
Bahasa Isyarat adalah satu diantara bahasa yang digunakan oleh seluruh manusia di dunia. Bahasa isyarat tersebut digunakan dan dibutuhkan oleh anak tunarungu. Anak tunarungu menderita gangguan pendengaran yang menyebabkan mereka kesulitan dalam berkomunikasi. Bahasa isyarat memberikan peranan yang sangat penting dalam kehidupan anak tunarungu untuk berkomunikasi, namun media pembelajaran yang dibutuhkan untuk anak tunarungu tidak banyak terutama media pembelajaran elektronik yang ada pada smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi pembelajaran multimedia untuk pengenalan bahasa isyarat bagi anak tunarungu berbasis android sebagai media pembelajaran alternatif bahasa isyarat. Aplikasi ini ditujukan untuk anak tunarungu yang sudah dapat membaca dengan tingkat gangguan pendengaran ringan dan sedang. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (metode penelitian dan pengembangan). Metode Research and Development pada penelitian ini terdiri dari delapan tahapan mulai dari analisa permasalahan, analisis kebutuhan, pengumpulan data, pembuatan aplikasi, pengujian aplikasi, analisis hasil pengujian, revisi aplikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli CAI, ahli materi dan ahli media, Aplikasi Multimedia untuk Pengenalan Bahasa Isyarat bagi Anak Tunarungu Berbasis Android dikategorikan valid dengan RTVTK 3,59, sehingga dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Multimedia Pengenalan Bahasa Isyarat layak digunakan sebagai media pengenalan bahasa isyarat untuk anak tunarungu
Aplikasi Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Materi Pembelahan Sel dalam Mata Pelajaran Biologi
Penelitian ini dilatarbelakangi pada perkembangan teknologi informasi di bidang edukasi, salah satunya adalah teknologi Augmented Reality yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia termasuk media pembelajaran pembelahan sel. Pada saat ini metode pembelajaran yang digunakan dalam penyampaian materi pembelahan sel yaitu menggunakan media buku dikarenakan pembelahan sel sulit dilihat dengan kasat mata dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan alat bantu lihat seperti mikroskop. Teknologi Augmented Reality dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran multimedia karena dapat menampilkan objek 3 Dimensi beserta animasinya yang seakan-akan ada pada lingkungan nyata menggunakan media kamera. Untuk membangun aplikasi augmented reality berbasis android digunakan game engine UNITY dan menggunakan tools Vuforia SDK. Disertai dengan sebuah buku Katalog yang berisi marker, jika kamera diarahkan ke marker tersebut maka dapat menampilkan visualisasi objek 3D. Aplikasi ini bermanfaat sebagai media pembelajaran siswa sekolah menengah atas (SMA), yaitu pada materi pembelahan sel. Pada hasil pengujian Pre Test dan Post Test yang telah dilakukan, untuk kelompok siswa yang belajar menggunakan media buku biologi memiliki persentase kenaikan nilai sebesar 58 %, sedangkan pada kelompok belajar menggunakan aplikasi Augmented Reality memiliki persentase kenaikan nilai sebesar 87.26%, yang berarti teknologi Augmented Reality dapat diterapkan sebagai media pembelajaran pembelahan sel
Analisis Perbandingan Sistem Keamanan Jaringan Menggunakan Snort dan Netfilter
Perkembangan dan pemanfaatan teknologi komputer semakin meningkat berdasarkan kebutuhan dalam pertukaran informasi. Di program studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas Tanjungpura (UNTAN) telah mengembangkan teknologi komputer dalam pertukaran informasi seperti pada sistem repositori. Penggunaan teknologi komputer berbasis web pada sistem repositori yang dapat dengan mudah diakses oleh banyak user menimbulkan suatu kerentanan keamanan jaringan pada sistem. Banyaknya user yang dapat mengakses memungkinkan adanya intrusi-intrusi keamanan yang dilakukan oleh sebagian user dalam upaya penyerangan terhadap sistem. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem keamanan jaringan sebagai upaya pencegahan serangan pada sistem. Upaya tersebut telah dilakukan melalui penelitian tentang monitoring keamanan jaringan menggunakan snort oleh Asep Fauzi Mutaqin tahun 2015 yang menghasilkan saran untuk dikembangkan dengan menambahkan fungsi Intrusion Prevension System (IPS) pada snort. Penelitian ini mengembangkan sistem keamanan jaringan menggunakan snort mode inline sesuai dengan saran penelitian sebelumnya dan untuk dapat diketahui performa snort mode inline diperlukan analisis perbandingan dengan sistem keamanan jaringan lain. Netfilter dengan menggunakan Advanced Policy Firewall (APF) dan Mod Evasive merupakan sistem keamanan jaringan yang digunakan dalam penelitian ini sebagai upaya mengetahui sistem keamanan jaringan yang sesuai untuk diimplementasikan di Prodi Teknik Informatika. Berdasarkan penelitian analisis perbandingan yang telah dilakukan dapat menghasilkan sebagai berikut : (1) Perangkat keras yang digunakan oleh netfilter yaitu sebuah Server Netfilter sedangkan pada snort menggunakan PC Snort dan Server Snort. (2) Server Snort menggunakan memory sebesar 330668 KiB dan PC Snort menggunakan memory sebesar 175488 KiB sedangkan Server Netfilter menggunakan memory yang lebih besar yaitu 457968 KiB. (3) 2 komponen sistem dan 5 tahap konfigurasi merupakan kebutuhan perangkat lunak pada netfilter sedangkan pada snort membutuhkan 8 komponen sistem dan 10 tahap konfigurasi. (4) Netfilter memiliki hasil keamanan 14,09 % lebih baik dari pada snort
Sistem Penentuan Status Gizi Balita Menggunakan Penalaran Berbasis Kasus dengan Metode Sorenson Coefficient (Studi Kasus: Kota Pontianak)
Kota Pontianak merupakan salah satu daerah di Indonesia yang rawan akan masalah gizi. Dari tahun ke tahun masalah gizi selalu menjadi perhatian. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, namun masalah gizi masih cukup tinggi, sehingga penanganan yang tepat perlu dilakukan dengan memantau tumbuh kembang anak secara berkala. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan penalaran berbasis kasus pada sistem penetuan status gizi balita di Kota Pontianak menggunakan metode sorenson coefficient. Sistem ini dibangun dengan menentukan status gizi balita menggunakan penalaran berbasis kasus atau yang sering disebut case based reasoning (CBR). Untuk menghasilkan output berupa status gizi menggunakan nilai similaritas, metode yang digunakan adalah sorenson coefficient dengan output dari sistem ini berupa status gizi berdasarkan umur menurut berat badan dan umur menurut panjang badan. Sistem ini berupa sistem penentuan status gizi balita yang menerapkan penalaran berbasis kasus
Sistem Informasi Administrasi Pelayanan Narapidana pada Lapas Klas IIA di Kota Pontianak
Detainees Services Administration Information System at KLAS II prisons Pontianak City" created by researching that conducted in prisons KLAS IIA. The objective of this report is to analyze and make a better detainees administration system at Pontianak City prison that still using manual system until now. The new system designed is better than administration Detainees and Prisoners on PONTIANAK city that has not using a computerized system. The system is designed by SDLC modeling. The program platform is web application with MySQL database. The results from this thesis design is to make an Detainees Services Administration Information System. The test results show that the system can help the government in processing the detainees data and their families can get the information easily
Implementasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) pada Sistem Pendukung Keputusan dalam Menentukan Prioritas Perbaikan Jalan
Jalan adalah infrastruktur yang sering dilalui oleh masyarakat. Apabila terdapat kerusakan akan sangat menganggu aktifitas masyarakat baik segi ekonomi, pendidikan, dan lain-lain. Hal tersebut menjadi keharusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Kubu Raya untuk menangani perbaikan jalan tersebut, tetapi dalam melakukan perencanaan perbaikan terdapat kendala salah satunya adalah sulit menentukan prioritas perbaikan jalan dengan keterbatasan dana dari pusat. Pada penelitian yang dilakukan data survei diinputkan oleh karyawan berdasarkan data lapangan diproses menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan Menentukan kriteria-kriteria yang akan dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan yakni, tingkat kerusakan jalan, kebutuhan lokasi (fasilitas umum), perkiraan biaya, kontruksi jalan, dan masa pemeliharaan. Serta menentukan rating kecocokan setiap alternatif pada setiap kriteria. Membuat matriks keputusan berdasarkan kriteria, kemudian melakukan normalisasi matriks berdasarkan persamaan yang disesuiakan dengan jenis atribut (atribut keuntungan dan atribut biaya) sehingga diperoleh maktriks ternormalisasi. Hasil akhir diperolah dari proses perankingan yaitu penjumlahan dari perkalian matriks ternormalisasi dengan bobot kriteria sehingga diperoleh nilai terbesar yang dipilih sebagai alternatif terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Simple Additive Weighting (SAW) mampu menghasilkan rekomendasi prioritas perbaikan jalan berdasarkan kriteria yang dibutuhka
Rancang Bangun Sistem Informasi Pengolahan Data Kriminal Berbasis Web pada Bagian Pembinaan Operasional Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat (Bagbinopsnal Ditreskrimum Polda Kalbar)
Bagian Pembinaan Operasional Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar (Bagbinopsnal Ditreskrimum Polda Kalbar) memiliki tugas yang salah satunya adalah membuat laporan bulanan tentang tindak pidana yang ditangani Ditreskrimum Polda Kalbar dan Satuan Reserse Kirminal Kepolisan Resort (Sat Reskrim Polres) jajaran Polda Kalbar. Laporan bulanan yang dibuat memuat informasi analisis kriminal berbentuk rekapitulasi data. Proses rekapitulasi data dilakukan secara manual menggunakan aplikasi office dan berjenjang dari Sat Reskrim Polres jajaran sampai Bagbinopsnal Ditreskrimum Polda Kalbar. Tujuan penelitian mengembangkan Sistem informasi pengolahan data kriminal berbasis web. Pengolahan data kriminal meliputi manajemen data dasar yang berkaitan, manajemen data perkara, pengisian data laporan polisi dan menyajikan informasi analisis kriminal dalam bentuk tabel dan grafik. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox dan kuisioner. Kuisoner diberikan kepada 12 responden. Pengujian kusioner dibagi dua yaitu kusioner penggunaan aplikasi dan kuisioner perbandingan. Perhitungan hasil kusioner menggunakan metode skala likert. Hasil pengujian blackbox, menunjukan bahwa aplikasi sudah berjalan seperti yang diharapkan, dimana aplikasi mampu menampilkan keluaran yang sesuai dengan masukan pengguna. Hasil pengujian kusioner penggunaan aplikasi adalah 87,49%, pengujian perbandingan adalah 100%. Hal ini berarti responden menyatakan setuju bahwa sistem informasi pengolahan data kriminal berbasis website yang dibangun dapat membantu, mempermudah, mendukung dan dapat mengatasi masalah penyajian informasi analisis kriminal. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa sistem yang dibangun dapat mengatasi permasalahan pengumpulan data, pengolahan data, penyimpanan data dan penyajian infomasi analisis kriminal pada Bagbinopsnal Ditreskrimum Polda Kalbar
Rancang Bangun Layanan Jemput Darah Berbasis Android
Kebutuhan akan darah dalam beberapa tahun terakhir ini terus meningkat, menurut WHO (World Health Organization) idealnya ketersedian darah adalah 2% dari jumlah penduduk, yang berarti untuk Indonesia saat ini memerlukan 4,6 juta kantong darah, namun Palang Merah Indonesia hanya mendapatkan kurang dari 0,5% darah. Untuk menenuhi kekurangan stok darah, saat ini Palang Merah Indonesia sudah melakukan donor darah massal dan sosialisasi tentang pentingnya mendonor darah. Namun upaya tersebut ternyata belum bisa menutupi kurangnya ketersediaan darah. Ada pula faktor jarak antara Unit Tranfusi Darah yang jauh dari tempat tinggal pendonor, sehingga pendonor tidak dapat mendonorkan darah. Pada penelitian ini dibuat aplikasi berbasis android, yang dapat membantu pendonor untuk mendonorkan darahnya di kelurahan tempat tinggal dengan cara meminta jemput. Aplikasi ini dilengkapi dengan notifikasi ke pengguna yang berkelurahan sama, sehingga dapat ikut serta mendonorkan darah. Dengan fitur notifikasi ini juga PMI dapat mengirim pesan ke semua pengguna, jika Palang Merah Indonesia mengadakan kegiatan donor darah. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi ini sudah berjalan dengan baik pada perangkat mobile Android, mulai dari Android versi 5.0 (Lollipop) hingga Android versi 6.0.1 (Marsmallow). Berdasarkan hasil kuesioner menggunakan skala Likert’s Summated Rating (LSR) diperoleh nilai total 1757 yang berarti aplikasi ini diimplementasikan dengan sangat baik
Rancang Bangun Aplikasi Jadwal Kegiatan Akademik Berbasis Android (Studi Kasus: Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura)
Jadwal kegiatan akademik merupakan pegangan penyelenggaraan administrasi pendidikan dan pengajaran, sehingga kegiatan dapat terlaksana sesuai dengan siklus semesteran atau tahunan yang mengacu pada kalender akademik dibawah ketetapan Rektor perguruan tinggi. Jadwal kegiatan akademik pada Program Studi Teknik Informatika Universitas Tanjungpura saat ini masih menggunakan media sosial dan papan pengumuman serta belum ada publikasi mengenai jadwal seminar dan sidang mahasiswa. Hal ini berdampak pada kurangnya informasi bagi mahasiswa yang ingin mendaftar menjadi peserta sidang dan seminar serta membuat lambatnya penyampaian informasi jika jadwal baru tersedia. Pada penelitian ini, dibuat aplikasi berbasis Android yang dapat membantu mahasiswa untuk mendapatkan informasi jadwal akademik dimana saja dan kapan saja selama terkoneksi dengan internet. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur push notification yang akan mengirimkan pesan kepada pengguna jika jadwal baru tersedia sehingga pengguna dapat lebih mudah mengakses informasi jadwal akademik terbaru. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan Aplikasi Jadwal Kegiatan Akademik berbasis Android untuk memfasilitasi dosen dan mahasiswa dalam mengakses Jadwal Kegiatan Akademik. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi ini sudah berjalan dengan baik pada perangkat mobile Android, mulai dari versi 4.4.2 (Kitkat) hingga versi 6.0.1 (Marsmallow). Berdasarkan hasil kuesioner menggunakan skala Likert’s Summated Rating (LSR) diperoleh nilai total 1762 yang berarti aplikasi ini dirancang dan dibangun dengan baik