Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN)
Not a member yet
456 research outputs found
Sort by
Implementasi Metode Pengembangan Sistem Extreme Programming (XP) pada Aplikasi Investasi Peternakan
Sektor peternakan merupakan motor penggerak pembangunan khususnya di wilayah pedesaan. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh peternak di Indonesia terutama pada peternak skala ekonomi kecil adalah permodalan yang terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan cara untuk mendapatkan modal. Pada penelitian ini akan dikembangkan aplikasi investasi peternakan online dengan menerapkan metode pengembangan sistem extreme programming (XP) yang mempermudah peternak menemukan investor dan mempermudah investor dalam mencari tempat investasi khususnya dibidang peternakan. Metode extreme programming (XP) menawarkan tahapan dalam waktu relatif singkat sesuai dengan fokus yang akan dicapai pengembang. Berdasarkan pengujian usability, aplikasi investasi peternakan menunjukan nilai rata-rata 88% dalam kategori baik, sehingga aplikasi layak untuk digunakan
Analisa Perbandingan Performa Openstack dan Apache Cloudstack dalam Model Cloud Computing Berbasis Infrastructure As a Service
Efisiensi pemanfaatan sumber daya komputasi dapat di lakukan dengan melakukan virtualisasi pada mesin fisik komputer. Pada cloud computing, sumber daya seperti CPU, memori, storage dan jaringan dapat dipandang sebagai suatu layanan dengan virtualisasi sebagai jantungnya. Openstack dan Cloudstack merupakan salah satu opensource untuk membangun cloud computing dengan model IaaS. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Openstack dan Cloudstack dalam perancangan private cloud computing dengan aspek pengujian web server, komputasi, oltp database dan jaringan. Pengujian menggunakan metrik skalabilitas dengan metode pengujian overhead dan linearity. Implementasi dilakukan pada satu server dengan menggunakan satu router dan satu laptop sebagai client. Client bertugas untuk menjalankan pengujian menggunakan tools seperti Httperf, Sysbench dan Iperf. Sejumlah beban pengujian diberikan untuk tiap tiap instance berdasarkan skenario pengujian yang telah di buat. Hasil pengujian menunjukan bahwa waktu eksekusi yang diperlukan untuk mengakses web server dan komputasi pada instance Openstack lebih rendah daripada instance Cloudstack. Sedangkan pada pengujian oltp database dan jaringan, hasil pengujian menunjukan bahwa instance pada Cloudstack lebih unggul dengan waktu eksekusi oltp database yang lebih rendah, throughput yang lebih tinggi serta jitter yang lebih rendah. Oleh karena itu, Openstack unggul dalam penggunaan aplikasi berbasis web dan komputasi sedangkan Cloudstack unggul dalam aplikasi dengan transaksi database yang tinggi serta membutuhkan jaringan yang baik
Sistem Jejaring Sosial untuk Informasi Kampus di Program Studi XYZ
Internet merupakan salah satu teknologi komunikasi yang saat ini berkembang sangat pesat. Situs jejaring sosial merupakan salah satu fasilitas internet yang banyak dgunakana yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi satu sama lain tanpa perlu bertemu langsung. Saat ini sistem jejaring sosial yang digunakan Program Studi (Prodi) XYZ adalah facebook, dimana mahasiswa dan dosen disatukan dalam sebuah group untuk dapat bersosialisasi. Dalam fasilitas tersebut masih ada kebutuhan yang masih belum terpenuhi, diantaranya adalah tidak adanya aktivitas berdiskusi, pengelompokkan pengguna, dan tidak diketahuinya aktivitas pengguna. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah system jejaring social, dengan tujuan memudahkan penggunanya untuk dapat berdiskusi, berbagi informasi dan berbagi ilmu (unggah dan unduh buku, jurnal, dan sebagainya), selain itu dapat melihat kebutuhan materi penunjang apa saja yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Pada penelitian ini model pengembangan system menggunakan model waterfall, sedangkan analisis fungsional menggunakan tools UML (Unified Modeling Language) dan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem dapat memudahkan pengguna dalam berdiskusi, berbagi informasi, dan berbagi ilmu, selain itu aplikasi juga sudah bisa memberikan informasi kebutuhan materi penunjang apa saja yang dibutuhkan mahasiswa
Komparasi Metode AHP-SAW dan AHP-WP Pada SPK Penentuan E-Commerce Terbaik di Indonesia
E-Commerce di Indonesia diprediksi akan berkembang sangat pesat dan menjadi market leader di Asia Tenggara, mengingat 96% pengguna internet di Indonesia telah menggunakannya. Kondisi saat ini mengenai dampak COVID-19 pada industri E-Commerce global menunjukkan peningkatan signifikan dalam lalu lintas web harian lebih dari 50%, kemungkinan diakibatkan social distancing dan physical distancing oleh konsumen. Dari maraknya persaingan, banyak pertimbangan dari konsumen, sulitnya memilih produk yang sama tetapi memiliki harga yang berbeda membuat konsumen masih bingung dalam memilih E-Commerce yang tepat untuk melakukan transaksi. Untuk mengatasinya, sistem pendukung keputusan (SPK) dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi dalam memilih E-Commerce yang tepat. Dalam penelitian ini metode yang akan digunakan adalah kombinasi dari AHP-SAW dan AHP-WP untuk diimplementasikan dalam perangkat lunak berbasis web. E-Commerce terbaik di Indonesia yang ditentukan berdasarkan bobot kriteria dari 5 sumber aktif pengguna E-Commerce serta penilaian alternatif berdasarkan survei eIQ Consumer Pulse 2019, menyatakan bahwa alternatif “Bukalapak” merupakan E-Commerce terbaik dengan Nilai preferensi AHP-SAW sebesar 0,8543 dan AHP-WP sebesar, 0,1711. Terdapat perbedaan ranking pada perhitungan AHP-SAW dan AHP-WP dimana peringkat ke-2 pada AHP-SAW adalah alternatif “Tokopedia” dan peringkat ke-3 pada AHP-WP adalah alternatif “Lazada”, sedangkan peringkat ke-2 pada AHP-SAW adalah alternatif “Lazada” dan peringkat ke-3 pada AHP-WP adalah alternatif “Tokopedia”. Hal ini disebabkan pada tata cara normalisasi yang berbeda sehingga perbedaan yang sangat tipis tersebut membuat perbedaan hasil pada perankingan
Perbandingan Pemograman Swift dan Java pada Bujang Kurir
Android dan iOS adalah dua platform yang paling mendominasi pangsa pasar perangkat mobile di dunia ini. Semua perusahaan dan Start-up berlomba lomba untuk merancang dan membangun aplikasi untuk kedua platform ini. Akan tetapi belum ada penelitian yang mengangkat topik untuk mengetahui bagaimana perbedaan merancang dan membangun aplikasi menggunakan Java android dan Swift iOS serta bagaimana perilaku aplikasi tersebut terhadap perangkat mobile. Untuk mengatasi masalah ini, dilaksanakan penelitian yang melakukan analisis fungsional pada bahasa pemrograman Java Mobile pada Android dan Swift pada iOS, serta analisis performa CPU dan memori menggunakan pengukuran yang telah disediakan oleh masing masing IDE bahasa pemrograman tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini, pembangunan aplikasi iOS menggunakan perancangan aplikasi Android dapat dilakukan, dan dapat dilakukan lebih cepat karena struktur bahasa pemrograman Swift iOS yang lebih ringkas jika dibandingkan dengan Java Android dan tidak menghasilkan tambahan beban CPU dan Memori sebesar yang terjadi pada Java Android setiap tambahan aktivitas yang dilakukan
Penerapan Particle Swarm Optimization pada Metode Neural Network untuk Perawatan Penyakit Kutil melalui Immunotherapy
Human papillomaviruses (HPVs) merupakan virus yang menimbulkan infeksi pada permukaan kulit dan dapt menyebabkan tumor sampai dengan kanker, salh satu penyakit yang disebabkan oleh HPVs adalah kutil. Immunotheraphy dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit kutil. Sehingga penelitian ini melakukan penerapan metode neural network dengan algoritma PSO yang bertujuan untuk mengetahui nilai akurasi dari metode neural network dengan algoritma PSO yang berperan membantu menganalisis apakah peran immunotherapy lebih efektif dalam penyembuhan penyakit kutil dan kanker kulit. Setelah dilakukan pengujian melalui aplikasi rapid miner diketahui bahwa model Neural Network (NN) dengan algoritma PSO memiliki nilai akurasi sebesar 87.78%. Hasil perhitungan, performance keakurasian AUC yang diperoleh masuk kedalam kategori Good Classification dengan nilai AUC sebesar 0,757 dan memiliki nilai RMSE 0.331. Dengan demikian, metode Neural Network dengan algoritma PSO dapat digunakan untuk perawatan penyakit kutil melalui immunotherapy
Rancang Bangun Aplikasi Rekomendasi Menu Makanan Berdasarkan Jarak Terdekat (Studi Kasus: PT. Bujang Sejahtera Abadi)
Penjualan daring kini lebih diminati, pembeli cukup menggunakan smartphone mereka serta koneksi internet dan dapat langsung membeli sebuah produk/barang. Seperti halnya dalam membeli makanan, beberapa konsumen merasa bingung karena beragamnya menu makanan serta semakin banyaknya restoran yang didirikan. Selain itu konsumen menginginkan efisiensi waktu, tenaga dan biaya dalam menentukan menu makanan. Menangggapi permasalahan tersebut, perlu adanya sebuah aplikasi rekomendasi untuk membantu konsumen dalam menentukan menu makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah aplikasi rekomendasi menu makanan tidak hanya berdasarkan jarak terdekat dari lokasi konsumen akan tetapi juga menampilkan menu makanan yang sering di order. Metode Technique for Order of Preference by Similiatiry to Ideal Solution (TOPSIS), diterapkan dalam proses untuk mencari menu makanan yang sering diorder. Dari hasil pengujian White Box yang dilakukan diperoleh jumlah region, cyclomatic complexity, dan independent path adalah 6 dan hasilnya valid, sedangkan hasil pengujian yang dilakukan di 6 titik berbeda aplikasi rekomendasi menu makanan berhasil menampilkan menu makanan yang terdekat dari lokasi konsumen
Sistem Manajemen Parkir Mobil On Street dan Off Street Berbasis Location Based Service (LBS) dan Google Maps API
Bertambahnya jumlah kendaraan sering tidak diikuti dengan bertambahnya tempat parkir. Kondisi sangat menyulitkan pengendara untuk memarkir kendaraannya karena penuh. Sehingga informasi ketersediaan lahan parkir menjadi sangat penting khususnya parkir mobil karena memerlukan tempat parkir. Pengendara tidak mengetahui ketersediaan tempat parkir yang berada di sekitar destinasi dan membuat pengendara harus mencarinya setelah sampai destinasi. Dengan ini pengendara memerlukan suatu informasi tentang ketersediaan tempat parkir yang tersedia di sekitar destinasi sebelum sampai di destinasi. Maka sistem manajemen parkir sangat diperlukan untuk menyediakan informasi tentang tempat parkir yang tersedia sekitar destinasi. Salah satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan prinsip Location Based Service (LBS) untuk menyediakan informasi tempat parkir sekitar lokasi destinasi dengan menampilkannya posisi latitude and longitude dari posisi tempat parkir dalam bentuk peta digital menggunakan Google Maps API. Dan setiap ruang parkir pada tempat parkir diidentifikasi menggunakan QR-Code yang berisi kode unik setiap ruang parkir. Kemudian menggunakan Google Maps API untuk menyaring tempat parkir yang terdapat dalam radius terdekat dengan tempat destinasi dengan cara hanya memperlihatkan tempat parkir di dalam radius saja dan yang masih tersedia ruang parkirnya. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa sistem manajemen parkir mobil on street dan off street berbasis location based service dan google maps api dapat bekerja dengan baik berdasarkan hasil akhir pengujian User Acceptance Test sebesar 93%
Sistem Informasi Lalu Lintas Ternak (Studi Kasus Dinas Pertanian dan Peternakan Kayong Utara)
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengujian dan Penyidikan Penyakit Hewan merupakan bagian dari Dinas Peternakan Kayong Utara. Pada Balai Pengujian dan Penyidikan Penyakit Hewan sistem informasi sangat berpengaruh dalam mendukung peningkatan pembangunan peternakan dan pelayanan veteriner (mengenai penyakit hewan) nasional. Pelaksaan pelayanan pengawasan veteriner perlu dilakukan identifikasi dan pengawasan terhadap lalulintas ternak. Peraturan Bupati Pasal 1 No. 16 Tahun 2018, lalu lintas ternak adalah keluar-masuk antar daerah/pulau, mutasi dan keluar-masuk daerah produk peternakan. Pelaksanaan pengawasan lalu lintas ternak antar kabupaten dilakukan di Pos Pemeriksaan Ternak atau PPT (check point) oleh Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten/Kota. Tujuan dari penelitian adalah membangun sebuah sistem informasi yang dapat membantu kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan dalam membuat kebijakan, evaluasi dan administrasi peternakan dan kesehatan hewan. Kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan memiliki tugas dan fungsi melakukan kontrol dan koordinasi terhadap lalu lintas ternak, meliputi jumlah dan kondisi hewan ternak pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kayong Utara. Metodologi penelitian yang dilakukan yaitu studi literatur, analisis kebutuhan, pengumpulan data, perancangan, implementasi, pengujian dan penarikan kesimpulan. Model pengembangan sistem menggunakan konsep System Development Life Cycle (SDLC). Pengujian sistem dilakukan dengan pengujian black box dan aspek usability. Hasil pengujian black box adalah sistem dapat bekerja dengan baik dan hasil dari pengujian usability dengan 3 orang responden dari 8 pertanyaan, 6 diantaranya memiliki nilai diatas 80%. Sehingga disimpulkan sistem dapat membantu kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan dalam membuat kebijakan, evaluasi dan administrasi peternakan dan kesehatan hewan
Prediksi Loyalitas dalam Keterikatan Karyawan terhadap Perusahaan Menggunakan Algoritma C4.5* (Studi Kasus PT.XYZ)
PT.XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing, dan dalam 2 tahun perusahaan akan melakukan survei loyalitas dalam keterikatan karyawan terhadap perusahaan dengan menggunakan survey EES (Employee Engagement Survey). PT.XYZ melakukan survei EES menggunakan aplikasi google form untuk pembuatan pertanyaan - pertanyaanya dan metode yang dipakai masih menggunakan metode manual, yaitu menggunakan aplikasi excel untuk melakukan prediksi loyalitas dalam keterikatan karyawan. Dan latar belakang dipilihnya algoritma C4.5 sebagai pengambilan keputusan untuk memberi prediksi loyalitas dalam keterikatan karyawan terhadap perusahaan. Dengan ini perusahaan dapat mengetahui keakuratan para karyawan dalam memprediksi loyalitas karyawan pada perusahaan. Data yang diambil yaitu data dari hasil survei EES untuk dilakukan pengujian dengan menggunakan 1002 sampel data pada hasil survey karyawan dan Hasil yang didapatkan yaitu Accuracy 90,11%, dengan pernyataan karyawan tidak loyalitas dalam keterikatan pada perusahaan