KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN
Not a member yet
    716 research outputs found

    UPAYA PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN DISLE (DISCOVERY LEARNING) PERMAINAN BLOK BILANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN GROGOLBENINGSARI TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015

    Get PDF
    Abstrak: Upaya Peningkatan Pembelajaran Matematika Melalui Penggunaan Disle (Discovery Learning) Permainan Blok Bilangan pada Siswa Kelas IV SDN Grogolbeningsari Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pemanfaatan Disle Permainan Blok Bilangan, (2) meningkatkan hasil pembelajaran Matematika. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Grogolbeningsari. Hasil dari penelitian ini adalah (1) langkah-langkah Discovery Learning adalah (a) pemberian rangsangan, (b) pernyataan/ identifikasi masalah, (c) pengumpulan data, (d) pengolahan data, (e) pembuktian, (f) menarik kesimpulan, (2) penggunaan Disle Permainan Blok Bilangan dapat meningkatkan hasil belajar Matematika terlihat dari ketuntasan belajar siswa pada siklus I 48%, siklus II 89%, dan siklus III 93%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan Disle Permainan Blok Bilangan dapat meningkatkan pembelajaran dan hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV.Kata kunci: Disle, permainan blok bilangan, pembelajaran, matematika Abstract: IMPROVING LEARNING MATHEMATICS THROUGH THE USE OF DISLE (DISCOVERY LEARNING) GAME BLOCK NUMBERS IN CLASS IV SDN GROGOLBENINGSARI ACADEMIC YEAR 2014/2015. The purpose of this study were (1) describe the use of Disle Game Block Numbers, (2) increase Mathematics learning outcomes, (3) describe the obstacles and solutions. Research conducted in three cycles. The subjects were students of class IV SDN Grogolbeningsari. Results of this study were (1) the steps Discovery Learning is (a) stimulation, (b) problem statement, (c) data collection, (d) data procecing, (e) verification, (f) generalization , (2) the use of Disle Game Block Numbers can improve learning outcomes Mathematics look of mastery learning students in the first cycle of 48%, 89% second cycle and third cycle 93%, (3) the problem is that takes a long time. The solution is to divide researchers more time to be consistent with the allocation of time. The conclusions of this study is the use of Disle Game Block Numbers can improve mathematics teaching and learning outcomes in grade IV. Keywords: Disle, permainan blok bilangan, pembelajaran, matematik

    PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DENGAN MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS V SDN SINGOSARI TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    ABSTRAK Imam Muslikh Abadi. PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DENGAN MULTIMEDIA PADA SISWA KELAS V SDN SINGOSARI TAHUN AJARAN 2014/2015. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2015. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode student facilitator and explaining dengan multimedia dalam meningkatkan pembelajaran  IPA tentang bumi dan alam semesta pada siswa kelas V SDN Singosari tahun ajaran 2014/ 2015, (2) untuk mendeskripsikan peningkatan pembelajaran IPA tentang bumi dan alam semesta, dan (3) untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dan solusinya dalam peningkatan pembelajaran IPA.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif, yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi, wawancara, dan tes. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Singosari Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 32 siswa.Hasil penelitian menunjukkan, metode SFAE dengan multimedia dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang bumi dan alam semesta. Hal ini dibuktikan pada siklus I, persentase ketuntasan siswa mencapai 79,1%, dengan persentase proses pembelajaran guru 84,7% dan siswa 81,9%. Pada siklus II, persentase ketuntasan siswa mencapai 91,9%, dengan persentase proses pembelajaran guru 96,1% dan siswa 92,7%, dan pada siklus III, persentase ketuntasan siswa mencapai 98,4%, dengan persentase proses pembelajaran guru 97,6% dan siswa 96,1%.Simpulan penelitian ini adalah: (1) langkah-langkah penerapan metode SFAE dengan multimedia dalam peningkatan pembelajaran IPA tentang bumi dan alam semesta pada siswa kelas V SDN  Singosari tahun ajaran 2014/ 2015 yaitu: (a) pendahuluan; (b) penyampaian kompetensi; (c) penugasan; (d) penyampaian hasil; (e) kesimpulan; (f) penutup; (2) pembelajaran IPA tentang bumi dan alam semesta melalui metode SFAE dengan multimedia mengalami peningkatan; dan (3) kendalanya, guru belum hafal langkah-langkah metode SFAE, penguasaan multimedia, penerapan langkah metode yang belum berurutan, guru mendominasi pembelajaran, dan penyampaian materi terlalu cepat. Solusinya adalah guru mempelajari lebih dalam metode SFAE, peneliti membimbing guru menggunakan multimedia, siswa lebih dilibatkan dalam pembelajaran, kompetensi disampaikan dengan jelas, penyampaian materi tidak terlalu cepat. Kata kunci: student facilitator and explaining, multimedia, pembelajaran IPA    ABSTRACT Imam Muslikh Abadi. IMPROVING NATURAL SCIENCE LEARNING USING STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING METHOD THROUGH MULTIMEDIA IN THE FIFTH GRADE STUDENTS OF SDN SINGOSARI IN THE ACADEMIC YEAR OF 2014/2015. Thesis, Faculty of Teacher Training and Education. Sebelas Maret University of Surakarta. June 2015. The objectives of this research are: (1) to describe steps of the application of the student facilitator and explaining method with multimedia in improving natural science about the earth and the universe for the fifth grade student of SDN Singosari in the academic year of 2014/2015, (2) to describe the improvement of natural science learning about the earth and the universe, and (3) to describe the problems and solutions in improving natural science learning.This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted in three cycles. Each cycle consists of: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques were observation, interviews, and tests. Subjects in this research were all students of fifth grade in SDN Singosari in the academic year of 2014/2015 totalling 32 students. The results show that the SFAE method using multimedia can improve natural science learning about the earth and the universe. This is evidenced in the first cycle that the percentage of students mastery was 79.1%, with the percentage of the learning process of teachers 84.7% and students 81.9%. In the second cycle, the percentage of students mastery was 91.9%, with the percentage of the learning process of teachers 96.1% and students 92.7%, and in the third cycle, the percentage of students mastery was 98.4%, with a percentage of the learning process of teachers 97.6% and students 96.1%. The conclusions of this research are: (1) the steps of application of the SFAE methods using multimedia in improving natural science learning about the earth and the universe for the fifth grade student of SDN Singosari in the academic year of 2014/2015, namely: (a) introduction; (b) deliver the competency; (c) give assignment; (d) deliver the results; (e) conclusion; (f) closing; (2) natural science learning about the earth and the universe using SFAE methods through multimedia has increased; and (3) problems in this research were: the teacher has not memorized the steps of SFAE method, multimedia mastery, the implementation of the method was not in sequence, the teacher dominated the learning, and the delivery of materials was too fast. Solutions for those problems are the teacher should learn more the SFAE methods, researchers guide the teacher to use multimedia, the teacher involved students in learning, deliver the competence and materials clearly and normally. Keywords: student facilitator and explaining, multimedia, natural science learnin

    PENGGUNAAN MODEL CONCEPT SENTENCES DENGAN MULTIMEDIA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN 1 PURWOGONDO TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    PENGGUNAAN MODEL CONCEPT SENTENCE DENGAN MULTIMEDIA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PADA SISWA KELAS IV SDN 1 PURWOGONDO TAHUN AJARAN 2014/2015 Oleh: Alvian Putranto1, Wahyudi2, M. Chamdani3 PGSD FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret, Jl. Kepodang 67A Panjer Kebumen e-mail: [email protected] 1 Mahasiswa PGSD FKIP UNS 2,3 Dosen PGSD FKIP UNS Abstract: The Application of Concept Sentence Model using Multimedia in Improving Essay Writing Skills for The Fourth Grade Students of SDN 1 Purwogondo in The Academic Year of 2014/2015. The objectives of this research to improve essay writing skill students of the fourth grade students of SDN 1 Purwogondo . This classroom action research was conducted in three cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of the research was 35 students of the fourth grade students of SDN 1 Purwogondo. The results of the research show that the application of concept sentence model with multimedia can improve the essay writing skill. The percentage of completeness was 72,86% in the first cycle, 82,85% in the second cycle, and 91,43% in the third cycle. The conclusion of this research is the application of concept sentence model with multimedia can improve the essay writing skills at the fourth grade students of SDN 1 Purwogondo in the academic year of 2014/2015. Keyword: Concept Sentence, Multimedia, Writting Skills Abstrak: Penggunaan Model Concept Sentence dengan Multimedia dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan pada Siswa Kelas IV SDN 1 Purwogondo Tahun Ajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas IV SDN 1 Purwogondo tahun ajaran 2014/2015. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Purwogondo yang berjumlah jumlah 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model concept sentence dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan. Persentase ketuntasan siswa pada siklus I sebanyak 72,86%, siklus II 82,85%, dan siklus III 91,43%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan model concept sentence dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDN 1 Purwogondo tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci: Concept sentence, Multimedia, Keterampilan Menulis PENDAHULUAN Pendidikan tidak lepas dari bahasa, baik untuk penyampaian atau untuk dipelajari. Bahasa menurut Sugono (2009:1) merupakan bagian dari kehiduan masyarakat penuturnya. Bagi masyarakat Indonesia, bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa sudah dimulai sejak sekolah dasar. Sejak inilah siswa telah dibekali dengan keterampilan berbahasa yang menjadi satu kesatuan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Kete-rampilan berbahasa yang diterima anak SD meliputi empat aspek yaitu keterampilan menyimak, keterampil-an berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Hal tersebut sesuai pendapat Tarigan (2008:2) yang menyatakan bahwa keterampilan berbahasa dalam kuri-kulum di sekolah biasanya mencakup empat segi, yaitu a) keterampilan menyimak, b) keterampilan berbicara, c) keterampilan membaca, d) kete-rampilan menulis. Keterampilan me-nulis merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. Rusyana (dalam Susanto, 2013: 247), berpendapat bahwa menulis merupa-kan kemampuan menggunakan pola-pola bahasa dalam penyampaiannya secara tertulis untuk mengungkapkan suatu gagasan/pesan Menulis merupa-kan salah satu materi pembelajaran yang diberikan pada tingkat Sekolah Dasar. Kegiatan menulis salah satunya adalah menulis karangan. Berdasarkan pengamatan dan wawan-cara yang dilakukan peneliti, kegiatan menulis bagi anak SD khususnya di SDN 1 Purwogondo pada siswa kelas IV tahun ajaran 2014/2015 masih mengalami kesulitan dalam menulis karangan. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai siswa dari 35 siswa belum semuanya mencapai nilai sesuai kriteria ketuntasan minimal yaitu 70. Terdapat 14 siswa yang mencapai nilai mencapai kriteria ketuntasan minimal atau sekitar 40%. Berdasarkan data tersebut dapat digali permasalahan yang menyebabkan rendahnya nilai me-nulis siswa kelas IV SDN 1 Purwo-gondo. Permasalahan yang ter-jadi dipengaruhi oleh metode guru dalam mengajar yaitu sering meng-gunakan metode ceramah dalam pembelajaran bahasa Indonesia sehingga pembe-lajaran berpusat pada guru, model pembelajaran yang kurang sesuai, dan tidak adanya penggunaan media secara maksimal yang dapat memu-dahkan dan merangsang siswa untuk mengarang. Guru harus dapat mengajar-kan keterampilan menulis khususnya menulis dengan efisien, efektif, dan menarik yaitu dengan penggunaan model pembelajaran maupun peng-gunaan media pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan anak, sehingga dapat merangsang pertum-buhan berpikirnya dan menimbulkan suasana yang lebih menyenangkan dan kegiatan pembelajarannya terpusat pada siswa. Berdasarkan paparan di atas diperlukan adanya model pembelajaran yang inovatif untuk mendukung proses pem-belajaran. Model tersebut salah satunya adalah penggunaan model pembelajaran dan media pem-belajaran yang dapat digunakan yaitu model concept sentence dengan multimedia. Shoimin (2014: 37) menga-takan bahwa "Model Concept Sen-tence adalah model pembelajaran yang dilakukan dengan memberikan kartu-kartu yang berisi beberapa kata kunci kepada siswa. Kemudian, kata kunci tersebut disusun menjadi beberapa kalimat dan dikembangkan menjadi paragraf-paragraf.. Langkah-langkah model pem-belajaran Concept Sentence menurut Suprijono (2013: 132) yaitu: a) guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, b) guru menyajikan materi secukupnya, c) guru mem-bentuk kelompok yang anggotanya ±4 orang secara heterogen, d) guru menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan, e) tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan mini-mal 4 kata kunci setiap kalimat, f) hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh guru, g) kesimpulan. Uno dan Muhamad (2012: 95), menyatakan bahwa langkah-langkah model pembelajaran Concept Sen-tence adalah sebagai berikut: a) guru menyampaikan tujuan, b) guru menyajikan materi secukupnya, c) guru membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen, d) menyajikan kata "KUNCI" sesuai materi TPK yang disajikan, e) tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan mi-nimal 4 kata kunci setiap kalimat, f) hasil diskusi kelompok, didiskusikan lagi secara pleno dipandu oleh guru, g) kesimpulan. Media pembelajaran di-perlukan supaya kegiatan pembelajar-an lebih menarik dan menjadikan siswa mudah dalam menerima informasi dari guru. Menurut Briggs (dalam Susilana & Riyana, 2007:5) multimedia adalah Alat untuk mem berikan perangsang bagi siswa supaya terjadi proses belajar. Penggunaan model concept sentence dengan multimedia dalam pembelajaran diharapkan dapat mem-bantu daya imajinasi siswa dalam penuangan ide dan gagasannya pada sebuah karangan. Berdasarkan kondisi yang diuraikan di atas maka peneliti merasa perlu mengadakan penelitian tindakan kelas dengan judul "Peng-gunaan Model Concept Sentence dengan Multimedia dalam Pening-katan Keterampilan Menulis Karang-an pada Siswa Kelas IV SDN 1 Purwogondo Tahun Ajaran 2014-/2015". Rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu: apakah penggunaan model concept sentence dengan multimedia dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDN 1 Purwogondo tahun ajaran 2014-/2015? Tujuan penelitian ini yaitu: untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan menggunakan mo-del concept sentence dengan multi-media pada siswa kelas IV SDN 1 Purwogondo tahun ajaran 2014 /2015. METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN 1 Purwogondo Keca-matan Kebumen Kabupaten Kebu-men. Waktu penelitian dilaksa-nakan pada semester II tahun ajaran 2014-/2015. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 1 Purwogondo yang berjumlah 38 siswa yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu instrumen tes dan non tes. Instrumen tes berupa lembar soal evaluasi, sedangkan ins-trumen non tes terdiri dari lembar observasi dan pedoman wawancara. Peneliti berkolaborasi dengan guru kelas dalam menentukan tindakan. Pelaksana tindakan ialah guru kelas IV. Observer dalam penelitian ini yaitu peneliti dan dua orang teman sejawat. Data dalam penelitian tindakan kelas ini berupa data kua-litatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif berupa nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia tentang menulis karangan. Data kualitatif berupa informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran menggunakan model concept sen-tence dengan multimedia yang di-laksanakan oleh guru dan siswa. Uji validitas data meng-gunakan teknik triangulasi berupa triangulasi sumber dan tr

    The Use of Discovery Learning Model Through Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK) Approach In Improving Natural Science Learning for the Fourth Grade Students of SD Negeri 2 Jatiroto In The Academic Year 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Use of Discovery Learning Model Through Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK) Approach In Improving Natural Science Learning for the Fourth Grade Students of SD Negeri 2 Jatiroto In The Academic Year 2014/2015. The objectives of this research are to describe steps of using Discovery Learning model through Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK) approach, to improve Natural Science learning about energy at the fourth grade, and to describe problems and solutions. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR). The research was conclude in three cycles consisting of planning, action, observation, and reflection in each cycle. The subjects were the fourth grade students of SD Negeri 2 Jatiroto totaling 21 students. The results of this research indicate that the use of Discovery Learning model through Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK) approach conducted with appropriate steps can improve Natural Science learning at the fourth grade students of SD Negeri 2 Jatiroto in the academic year 2014/2015. Keyword: Discovery Learning, VAK, learning, Natural Scienc

    PENERAPAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA VISUAL DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS V SDN 1 JATISARI TAHUN AJARAN 2014/ 2015

    Get PDF
    Abstract: The application of Team Games Tournament (TGT) model using visual media in improving the teaching learning process of Social Science for the fifth grade students of SDN 1 Jatisari in the academic year of 2014/2015. The objectives of this study to improve the teaching learning process of sosial science for the fifth grade students through Team Games Tournament (TGT) model using visual media. This study is categorized as a collaborative classroom action research conducted within three cycles consisting the following steps planning, implementation, observation and reflection. The subject of the study were 26 fifth grade students of SDN 1 Jatisari. The data collection techniques were tests, observation, interviews and documentation. The result of the study show that the application of Team Games Tournament (TGT) model using visual media improved the teaching learning process of social science for the fifth grade students of SDN 1 Jatisari in the academic year of 2014/2015.Keywords: Team Games Tournament, visual media, social science Abstrak: Penerapan Model Team Games Tournament dengan Media Visual dalam Peningkatan Pembelajaran IPS pada Siswa Kelas V SDN 1 Jatisari Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran IPS siswa kelas V SD  dengan menerapkan model Team Games Tournament dengan media benda visual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SDN 1 Jatisari yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Team Games Tournament dengan media visual meningkatkan pembelajaran IPS siswa kelas V SDN 1 Jatisari tahun ajaran 2014/2015Kata kunci: Team Games Tournament, Media Visual, IP

    PENERAPAN MODEL MIND MAP DENGAN MEDIA GRAFIS DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS IV SD

    Get PDF
    Abstract: The Application of Mind Map Model using Graphic Media in Improving Social Science Learning for the Fourth Grade Students of Elementary School. The objectives of this research is to describe steps of Mind Map model using graphic media in improving social science learning for the fourth grade students of  elementary school.  This research is collaborative Classroom Action Research. Subjects of this research were 24 students of the fourth grade at SDN Kembaran. The results of this research show that the increase of learning results in each cycles. Percentage of students learning outcome in the first cycle 85,42%, in the second cycle increased to 89,2 %, and in the third cycles increased to 95,65 %. The conclusion of this research is the application of Mind Map model using graphic media can be improve social science learning for the fourth grade students of SDN Kembaran in the academic year of 2014/2015. Keyword: Mind Map, graphic,  learning, social science  Abstrak: Penerapan Model Mind Map dengan Media Grafis dalam Peningkatan Pembelajaran IPS pada Siswa Kelas IV SD. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah model Mind Map dengan media grafis dalam peningkatan pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas IV SDN Kembaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar di setiap siklusnya. Persentase hasil belajar siswa siklus I  85,42%, siklus II meningkat menjadi  89,2%, dan siklus III meningkat menjadi 95,65%. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Mind Map dengan media grafis dapat meningkatkan pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Kembaran tahun ajaran 2014/2015. Kata kunci: Mind Map, media grafis, pembelajaran, IP

    PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MEDIA KONKRET DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA TENTANG BANGUN RUANG PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 KALENG TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Application of Scientific Approach Using Concrete Object Media in Improving of Mathematics Learning about Geometry for the Fifth Grade Students of Elementary School. The objectives of the research are: (1) to describe the steps of scientific approach using concrete object media, (2) to describe the improvement of Mathematics learning about geometry for the fifth grade students of SD Negeri 2 Kaleng in the academic year of 2014/2015, and (3) to describe the problems and solutions. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted in three cycle. Each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection.  The subjects of this research were 18 students of SD Negeri 2 Kaleng in the academic year of 2014/2015. The results of the research show that the application of scientific approach with concrete object media that implemented with appropriate procedure can improve mathematics learning about geometry for the fifth grade students Keywords: Scientific, concrete object media, Mathematic

    The Implementation of Creative Problem Solving Model through Process Skill in Improving Natural Science Learning at the Fifth Grade of SD Negeri Plumbon in the Academic Year of 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Implementation of Creative Problem Solving Model through Process Skill in Improving Natural Science Learning at the Fifth Grade of SD Negeri Plumbon in the Academic Year of 2014/2015. The objectives of this research are to describe the implementation steps of the Creative Problem Solving model through process skills, to improve Natural Science learning about the nature of light at the fifth grade, and to describe problems and solutions. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR). The research was conducted in three cycles consisting of planning, action, observation, and reflection in each cycle. The subjects were the fifth grade students of SD Negeri Plumbon totaling 22 students. The results of this research indicate that the implementation of the Creative Problem Solving model through process skill conducted with appropriate steps can improve Natural Science learning about the nature of light at the fifth grade students of SD Negeri Plumbon. Keywords: Creative Problem Solving, process skill, Natural Scienc

    TheApplication Of Research Based Learning (Rbl) Model Based On Character Education To Improve Natural Science Learning At The Fifth Grade Of Elementary School

    Get PDF
    Abstract: TheApplication Of Research Based Learning (Rbl) Model Based On Character Education To Improve Natural Science Learning At The Fifth Grade Of Elementary School. The objectives of this research are: (1)to describe the application of Research Based Learning (RBL) model based on character education to improve Natural Science learning; (2)to improve Natural Science learning based on Character Education. This research is a collaborative Class Action Research (CAR) that was conducted in three cycles. The subjects of this research were fifth grade students of SDN 3 Selang in the academic year of 2014/2015, totaling 29 students consisting of 11 male students and 18 female students. The result show that the application of Research Based Learning (RBL) Model Based Character Learningcan increase Natural Science learning.   Keywords: RBL, character learning, Natural Science   Abstrak: Penerapan Model Research Based Learning (RBL) Berbasis Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA di Kelas V SD. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mendeskripsikan penerapan model Research Based Learning (RBL) Berbasis Pendidikan Karakter dalam peningkatan pembelajaran IPA; (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model Research Based Learning (RBL) Berbasis Pendidikan Karakter. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Selang tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model research based learning berbasisi pendidikan karakter dapat meningkatkan pembelajaran IPA di kelas V SD.   Kata kunci: RBL, pendidikan karakter, IP

    Penggunaaan Model Kooperatif Tipe Round Table dengan Media Gambar dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Cisumur 04 Tahun Ajaran 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Use of Cooperative Model Type Round Table with Images Media in Story Writing Skills Improvement for the Fourth Grade Elementary School Students Cisumur 04 Academic Year 2014/2015. This research aims to: 1) describe the steps using cooperative models round table with images media in story writing skills improvement in grade IV, 2) improve the skills to write stories in grade IV. This research subject fourth grade students of SDN Cisumur 04. Class Action Research was conducted in three cycles. There are two meetings each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. Data collection techniques to test, observation and interviews. The validity of the data using triangulation of data and sources. The results showed the use of a model cooperative Round Table with images media can improve the skills of writing stories in grade IV. Keywords: Cooperative, Round Table, Images Media, Writing Skills Abstrak : Penggunaaan Model Kooperatif Tipe Round Table dengan Media Gambar dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Cerita Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Cisumur 04 Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan model kooperatif tipe round table dengan media gambar dalam peningkatan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas IV, 2) meningkatkan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas IV. Subjek penelitian ini siswa kelas IV SDN Cisumur 04. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan tiga siklus. Setiap siklus terdapat dua pertemuan terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan tes, observasi dan wawancara. Validitas data menggunakan triangulasi data dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model kooperatif tipe Round Table dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita pada siswa kelas IV. Kata Kunci: Kooperatif, Round Table, Media Gambar, Keterampilan Menuli

    665

    full texts

    716

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇