KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN
Not a member yet
    716 research outputs found

    Penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika Siswa Kelas II Sekolah Dasar

    Get PDF
    Abstract: The Application of Realistic Mathematics Education (RME) Approach in Improving Mathematics Learning at The Second Grade Students. The objectives of this study are: to describe the steps of application of RME approach in Mathematics learning, learning improvement of Mathematics learning by implementing RME approach, and to describe problems and solutions in the application of RME approach. This research is collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted in three cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection on each cycle. The subject of this research was 27 students. Techniques of collecting data were observation, anecdotal record, and test. The conclusion of this research is the application of RME approach carried out with the right steps can improve Mathematics learning outcomes at the second grade students of SDN 1 Kedungwinangun in the academic year of 2014/2015. Keywords: RME approach, learning improvement, Mathematics Abstrak: Penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika Siswa Kelas II Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan langkah-langkah penerapan pendekatan PMR, peningkatan pembelajaran matematika dengan menerapkan pendekatan PMR, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan pendekatan PMR. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek pada penelitian ini berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, anecdotal record, dan tes. Simpulan penelitian ini adalah penerapan pendekatan PMR dapat meningkatkan pembelajaran matematika tentang bangun datar siswa kelas II SDN 1 Kedungwinangun tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci : Pendekatan PMR, Peningkatan Pembelajaran, Matematik

    PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS TENTANG KEGIATAN EKONOMI DALAM MEMANFAATKAN SUMBER DAYA ALAM PADA SISWA KELAS IV SDN 1 KALIJIREK TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Application of Make A Match Cooperative Model in Improving Social Studies Learning about Economic Activities in Utilizing Natural Resources for The Fourth Grade Students of SDN 1 Kalijirek in Academic Year of 2014/2015.The aims of this research are: to describe and improving the application of make a match cooperative model of social studies learning about economic activities in utilizing natural resources, and to find out problems and solutions in the implementation of make a match cooperative model. This research is Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles, each cycle consisted of two meetings and each meeting consisted of four steps: planning, action, observation, and reflection. Subjects in this research are all fourth grade students at SDN 1 Kalijirek in academic year of 2014/2015 totalling 24 students. The conclusions of this study are social studies learning about economic activities in utilizing natural resources through the implementation of make a match cooperative model has improved significantly, percentage of students completeness reached 87.50%. Keywords: cooperative model, make a match, social studies learning Abstrak: Penerapan Model Kooperatif Tipe Make A Match dalam Peningkatkan Pembelajaran IPS tentang Kegiatan Ekonomi dalam Memanfaatkan Sumber Daya Alam pada Siswa Kelas IV SDN 1 Kalijirek Tahun Ajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan dan meningkatkan penerapan model kooperatif tipe make a match, menemukan kendala dan solusi penerapan model kooperatif tipe make a match. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan tiga siklus, setiap siklus dua pertemuan dan setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Kalijirek Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 24 siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN 1 Kalijirek, persentase ketuntasan siswa mencapai 87,50%. Kata Kunci: model kooperatif, make a match, IP

    The Application of Scramble Method Using Multimedia for Improving Science Learning for The Fifth Grade Student of SDN Pasir Wetan in The Academic Year of 2014/2015

    Get PDF
    Abstract:  The Application of Scramble Method Using Multimedia for Improving Science Learning for The Fifth Grade Student of SDN Pasir Wetan in The Academic Year of 2014/2015. The aims of this research to describe the steps of application of scramble method using multimedia, to  improving science learning about the process of soil formation and to describe the problems and solution of using of scramble method using multimedia. This classroom action research was conducted in three cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The result of the research show that application of scramble method using multimedia can improve science learning. The percentage of completeness was 73,68% in the first cycle, 86,84% in the second cycle, and 94.74% in the third cycle. The conclusion of this research is the application of scramble method using multimedia can improve science learning for the fifth grade of SDN Pasir Wetan in the academy year of 2014/2015. Keyword: Scramble Method, Multimedia, Science Learning Abstrak: Penggunaan Metode Scramble dengan Multimedia dalam Peningkatan Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas V SDN Pasir Wetan Tahun Ajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan metode scramble dengan multimedia, meningkatkan pembelajaran IPA tentang pembentukan tanah serta mendeskripsikan kendala dan solusi penggunaan metode scramble dengan multimedia. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam tiga  siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode scramble dengan multimedia dapat meningkatkan pembelajaran IPA. Persentase ketuntasan siswa pada siklus I sebanyak 73,68%, siklus II %,86,84 dan siklus III 94,74%. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan metode scramble dengan multimedia dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas V SDN Pasir Wetan tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci: Metode Scramble, Multimedia, Pembelajaran IP

    The Use of Auditory, Intellectually, Repetition Model with Multimedia to Improve Match Learning at the Fourth Grade Students of SDN 5 Kutosari In The Academic Year of 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Use of Auditory, Intellectually, Repetition Model with Multimedia to Improve Match Learning at the Fourth Grade Students of SDN 5 Kutosari In The Academic Year of 2014/2015. The objectives of this research are to describe the application of Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) model with multimedia, to describe improve math learning, and to describe the problems and solutions. This research is a collaborative classroom action research which is conducted in three cycles, each cycle consist of planning, acting, observing, and reflecting.  The  subjects of the research were the 31 students of the fourth grade of SDN 5 Kutosari. The results of the  research is in the first cycles can reach 71%, in second cycles is 87,1%,  and third cycles is 96,8%. That show the use of AIR  model with multimedia can improve math learning for the fourth grade students of SDN 5 Kutosari in the academic year of 2014/2015. Keywords : AIR, multimedia, Mathematic

    PENERAPAN MODEL THINK TALK WRITE (TTW) DENGAN MEDIA GRAFIS DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DI KELAS IV SD NEGERI 5 BUMIREJO TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    PENERAPAN MODEL THINK TALK WRITE DENGAN MEDIA GRAFIS DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DI KELAS IV SD NEGERI 5 BUMIREJO TAHUN AJARAN 2014/2015 Oleh: Purno Widianti 1), Suhartono 2), Imam Suyanto 3) 1 Mahasiswa PGSD FKIP UNS, 2, 3 Dosen PGSD FKIP UNS FKIP, PGSD UNS Surakarta Jl Kepodang 67 A Panjer Kebumen e-mail: [email protected] Abstract: Model Implementation of Think Talk Write with Graphics Media In The Improvement of Essay Writing Skills on Fourth Grader at The Fifth Bumirejo Elementary School. The purpose of this research is to improve the essay writing skills. This research is a collaborative classroom action research which is conducted in three cycles, each cycle consists of planning, acting, observation, and reflection. The subjects of the research were the 38 students at the fourth grader. Source of data in this study consisted of teachers, students, observers, and documents. Data collection techniques used test, observation, and interviews. Validity of data in this research was analyzed using triangulation of sources and triangulation of technique. Analysis of data applied qualitative analysis technique, namely data reduction, data display, and drawing conclusion. The conclussion of research is the model implementation of Think Talk Write with graphics media can improve the skills of writing essay on fourth grader at the Fifth Bumirejo Elementary School 2014/2015 academic year. Keywords: think talk write, graphic media, writing Abstrak: Penerapan Model Think Talk Write dengan Media Grafis dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan di Kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 38 siswa. Sumber data dalam penelitian ini yaitu guru, siswa, observer, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan wawancara. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini yaitu penerapan model Think Talk Write dengan media grafis dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo Tahun Ajaran 2014/2015. Kata kunci: think talk write, media grafis, menulis PENDAHULUAN Keterampilan menulis meru-pakan kegiatan yang tidak ter-pisahkan dari proses pembelajaran. Proses belajar berbahasa selalu dimulai dengan urutan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Menurut Tarigan (2008: 3), menulis merupakan suatu keterampilan ber-bahasa yang digunakan untuk ber-komunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan peneliti terhadap guru kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo pada tanggal 21 Januari 2015 menyatakan bahwa keterampilan menulis siswa khusus-nya dalam hal menulis karangan dapat dikatakan masih rendah. Hal tersebut didukung dengan daftar nilai keterampilan menulis siswa dari 38 siswa hanya 18 siswa atau 47,37% yang memenuhi KKM= 70. Banyak faktor yang menye-babkan rendahnya nilai keterampilan menulis karangan pada siswa, salah satunya guru cenderung melakukan pembelajaran yang bersifat satu arah, sehingga menyebabkan siswa kurang aktif, pembelajaran terkesan mem-bosankan dan kurang bermakna. Berdasarkan hasil pra-tindakan yang dilakukan peneliti pada tanggal 9 April 2015 tentang menulis karangan narasi, rerata hasil belajar masih di bawah KKM (75) yaitu 53,95, dan ketuntasannya hanya mencapai 10,53%. Hal tersebut merupakan sebuah masalah yang harus dicari jalan keluarnya. Guru seharusnya menggunakan model serta media yang inovatif agar pembelajaran lebih bermakna dan siswa menjadi aktif. Salah satu model yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya tentang keterampilan menulis karangan adalah model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Alasan peng-gunaan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) ini didasarkan pada pertimbangan bahwa model pembelajaran ini mencakup tiga keterampilan berbahasa yang saling berkaitan satu sama lain yakni menyimak, berbicara, dan menulis. Hal ini didukung dengan pendapat Huda (2013: 218) yang menye-butkan, "Think Talk Write (TTW) adalah strategi yang memfasilitasi latihan berbahasa lisan dan menulis bahasa tersebut dengan lancar". Media pembelajaran yang cocok digunakan untuk mendukung model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dan sesuai dengan pembelajaran bahasa Indonesia adalah media grafis. Hal tersebut dikarenakan media grafis dapat menarik perhatian siswa, memper-jelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat terlupakan bila tidak digrafiskan (Suwarna, 2006: 134). Yamin dan Ansari membagi langkah pembelajaran Think Talk Write (TTW) menjadi empat, yaitu: (1) guru memberikan masalah ber-sifat open-ended dan petunjuk serta prosedur pelaksanaannya, (2) siswa mulai memerhatikan gambar dan membuat catatan secara individu untuk dibawa ke forum diskusi (think), (3) siswa berinteraksi dan berkolaborasi dengan teman untuk membahas isi catatan (talk), (4) siswa mengonstruksi sendiri penge-tahuan sebagai hasil kolaborasi (write) (2008: 90). Pada penelitian ini penerapan model Think Talk Write dengan media grafis meliputi tujuh langkah, yaitu (1) guru menyampaikan materi pelajaran menggunakan media grafis, (2) siswa berpikir (think) dan mem-buat catatan kecil menggunakan media grafis, (3) siswa berkelompok secara heterogen, (4) siswa ber-diskusi (talk) membahas isi catatan menggunakan media grafis, (5) pre-sentasi kelompok, (6) siswa me-ngembangkan hasil diskusi dalam bentuk tulisan (write) menggunakan media grafis, (7) guru memberikan evaluasi. Adapun media grafis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, gambar, gambar seri, poster, dan komik. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, apakah pene-rapan model Think Talk Write (TTW) dengan media grafis dapat mening-katkan keterampilan menulis kara-ngan di kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015? Berdasarkan rumusan ma-salah tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu, meningkatkan keterampilan menulis karangan melalui penerapan model Think Talk Write (TTW) dengan media grafis di kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen pada semester II tahun ajaran 2014/2015, yakni dari bulan Januari sampai bulan Juni 2015 Subjek penelitian ini 38 siswa yang terdiri dari 21 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki. Alat pengumpulan data yaitu instrumen tes berupa soal evaluasi, dan instrumen nontes berupa lembar observasi dan pedoman wawancara. Pelaksana tindakan ialah guru kelas IV. Observer dalam penelitian ini yaitu peneliti dan dua orang teman sejawat. Data dalam penelitian ini terdiri dari data kuantitatif berupa nilai hasil belajar siswa tentang menulis karangan yang diperoleh dari tes tertulis, serta data kualitatif berupa gambaran pelaksanaan model TTW dengan media grafis yang diperoleh melalui observasi, wawan-cara, dan video. Penelitian ini meng-gunakan teknik triangulasi sumber yang berasal dari siswa kelas IV, teman sejawat, dan dokumen. Triangulasi teknik dengan observasi, wawancara, dan tes. Tahapan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian terhadap kete-rampilan menulis karangan siswa kelas IV SD Negeri 5 Bumirejo dilaksanakan dengan menerapkan model TTW dengan media grafis yang sesuai dengan langkah-langkah penerapannya. Penelitian ini di-laksanakan dalam tiga siklus. Setiap sikus terdiri dari dua pertemuan, dengan alokasi waktu 2 x 35 menit tiap pertemuan. Data hasil observasi dari 3 observer terkait penerapan model TTW dengan media grafis dalam peningkatan keterampilan menulis karangan oleh guru dan siswa pada siklus I, II, dan III sebagai berikut: Tabel 1. Perbandingan Penerapan Model TTW dengan Media Grafis Penerapan model TTW dengan media grafis Guru Siswa Rerata % Rerata % Siklus I Siklus II Siklus II 2,57 3,50 4,00 64,30 87,55 100 2,57 3,50 4,00 64,30 87,54 4,00 Berdasarkan tabel 1, dapat disimpulkan bahwa skor rerata penerapan model TTW dengan media grafis oleh guru mengalami pening-katan 23,25% dari siklus I 2,57 men-jadi 3,50 pada siklus II, meningkat kembali sebesar 12,45% dari siklus II 3,50 menjadi 4,00 pada siklus III, sedangkan pembelajaran yang di-laksanakan siswa terkait penerapan model TTW dengan media grafis dalam peningkatan keterampilan menulis karangan mengalami pe-ningkatan pada siklus I, II, dan III sebesar 23,24% dari siklus I 2,57 menjadi 3,50 pada siklus II, mening-kat kembali sebesar 12,46% dari siklus

    PENGGUNAAN TEKNIK MAKE A MATCH DENGAN MEDIA FLASHCARD DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA TENTANG BILANGAN ROMAWI PADA SISWA KELAS IV SDN 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Application of Make a Match Technique Using Flashcard Media in Improving Mathematics Learning about Roman Numeral for the Fourth Grade Student of SDN 2 Kebumen in the Academic Year 2014/2015. The objective of this research are to describe and improve mathematics learning about roman numeral for the fourth grade students in the elementary school, and find problems and solutions in the application of Make a Match technique using flashcard media. This research is a collaborative Classroom Action Research conducted for 3 cycles with phases of planning, action, observation, and reflection. Subjects were fourth grade students of SD Negeri 2 Kebumen, totaling 24 students. Data collection techniques used tests, observations, interviews, and documentation. Validity of the data used triangulation of sources and triangulation of techniques.The conclusion of this research is the application of Make a Match technique using flashcard media can improve mathematics learning about roman numeral for the fourth grade students of SDN 2 Kebumen. Keywords: Make a Match, flashcard, Mathematics Abstrak: Penggunaan Teknik Make a Match dengan Media Flashcard dalam Peningkatan Pembelajaran Matematika tentang Bilangan Romawi pada Siswa Kelas IV SDN 2 Kebumen Tahun Ajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan meningkatkan pembelajaran Matematika tentang bilangan Romawi siswa kelas IV SD, serta menemukan kendala dan solusi dalam penggunaan teknik Make a Match dengan media flashcard. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam 3 siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 2 Kebumen yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan teknik Make a Match dengan media flashcard dapat meningkatkan pembelajaran Matematika tentang bilangan Romawi pada siswa kelas IV SDN 2 Kebumen. Kata Kunci: Make a Match, flashcard, Matematik

    PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK (WEBBED) DENGAN MEDIA GRAFIS DI KELAS II SDN 5 BUMIREJO TAHUN AJARAN 2014/2015

    No full text
    PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK (WEBBED) DENGAN MEDIA GRAFIS DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN TEMA KEGEMARAN DI KELAS II SDN 5 BUMIREJO TAHUN AJARAN 2014/2015 Oleh: Vina Anggia Nastitie Ariawan1), Kartika Chrysti Suryandari2), Harun Setyo Budi3) FKIP, PGSD Universitas Sebelas Maret e-mail: [email protected] 1 Mahasiswa PGSD FKIP UNS, 2,3 Dosen PGSD FKIP UNS Abstract. The Implementation of Thematic Learning Model (Webbed) using Graphic Media in Improving Hobby Theme Learning for the Second Grade Students of SDN 5 Bumirejo in the Academic Year of 2014/ 2015. The objectives of this research is to describe steps of thematic learning model (webbed) with graphic media in improving hobby theme learning for the second grade students of SDN 5 Bumirejo in the academic year of 2014/2015. This research is collaborative Classroom Action Research (CAR). Subjects of this research were 41 students of the second grade of SDN 5 Bumirejo. The implementation of thematic learning model (webbed) using graphic media can improve hobby theme learning for the second grade students of SDN 5 Bumirejo in the academic year of 2014/2015. That results proved by the increase of learning result in each cycles. Passing grade percentage of students result in the first cycle was 82,33%, in the second cycle was 92,56%, in the third cycles was 100%. Keywords: thematic, graphic media, hobby theme Abstrak. Pelaksanaan Model Pembelajaran Tematik dengan Media Grafis dalam Peningkatan Pembelajaran Tema Kegemaran di Kelas II SDN 5 Bumirejo Tahun Ajaran 2014/2015. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran tematik (webbed) dengan media grafis dalam meningkatkan pembelajaran tema kegemaran di kelas II SDN 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek dari penelitian adalah 41 siswa kelas II SDN 5 Bumirejo. Pelaksanaan model pembelajaran tematik dengan media grafis dapat meningkatkan pembelajaran tema kegemaran di kelas II SDN 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar di setiap siklusnya. Persentase hasil belajar siswa siklus I yaitu 82,33%, siklus II yaitu 92,56%, siklus III yaitu 100%. Kata kunci: tematik, media grafis, tema kegemaran PENDAHULUAN Proses belajar merupakan rangkaian kegiatan yang ada dalam kegiatan pembelajaran. Jika hasil pembelajaran ingin sesuai dengan yang diinginkan, maka seorang guru harus mampu membuat proses bela-jar menjadi efektif dan lebih bermak-na bagi siswa. Telah banyak upaya yang di-lakukan pemerintah dan pakar pen-didikan untuk dapat menciptakan sua-tu kondisi belajar yang menggugah rasa kebermaknaan bagi siswa. Ber-bagai pendekatan, metode, strategi maupun isi dari pembelajaran itu sen-diri telah mengalami perkembangan. Salah satu model pembelajaran yang kini sedang gencar diterapkan di ting-kat sekolah dasar adalah model pem-belajaran terpadu. Model pembe-lajaran terpadu yang dikembangkan di Indonesia ada 3 macam, yaitu connec-ted, integrated, dan webbed. Namun, yang paling banyak diterapkan adalah model pembelajaran terpadu webbed atau dikenal dengan model pembe-lajaran tematik. Trianto (mengutip simpulan Joni T.R, 1996) menge-mukakan bahwa, model pembelajaran tematik (webbed) adalah suatu pem-belajaran yang memungkinkan siswa, baik secara individual maupun ke-lompok, aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep serta prinsip ke-ilmuan secara holistik, bermakna, dan otentik (2010: 56). Model pem-belajaran tematik (webbed) memiliki karakteristik sebagai berikut: (a) ber-pusat pada siswa; (b) memberikan pe-ngalaman langsung; (c) pemisahan materi pelajaran tidak begitu jelas; (d) menyajikan konsep dari berbagai ma-ta pelajaran; (e) bersifat fleksibel; (f) dan hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa (Rusman, 2012: 258). Selain model pembelajaran yang tepat, guru perlu menggunakan media dalam proses penyampaian ma-teri. Penggunaan media dapat mem-bantu siswa dalam menggambarkan hal-hal yang abstrak menjadi lebih nyata. Media grafis merupakan salah satu media yang cocok diterapkan khususnya di kelas rendah. Media grafis adalah media visual yang me-nyajikan fakta, ide atau gagasan mela-lui penyajian kata-kata, kalimat, ang-ka-angka, dan simbol/gambar (Jauhar, 2011: 100). Berdasarkan hasil observasi di kelas II SDN 5 Bumirejo pada tanggal 14 Januari 2015, guru sudah baik dalam melaksanakan pembelajaran. Akan tetapi, aktivitas siswa masih ter-batas pada kegiatan mendengarkan materi dan mengerjakan tugas. Pem-belajaran yang disampaikan juga ma-sih terpisah padahal di kelas rendah seharusnya menggunakan pembelaja-ran tematik. Selain itu, terjadi kesen-jangan pada hasil belajar siswa kelas II. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata hasil pretest, yaitu 68,5. Hasil pretest menunjukkan belum tercapai-nya KKM, yaitu 72 pada setiap mata pelajarannya. Melihat kesenjangan tersebut, maka peneliti mengadakan penelitian guna meningkatkan pembe-lajaran melalui pelaksanaan model pembelajaran tematik (webbed) de-ngan media grafis. Rumusan masalah dari pene-litian ini berdasarkan uraian di atas adalah (1) bagaimanakah langkah-langkah pelaksanaan model pembe-lajaran tematik (webbed) dengan me-dia grafis untuk meningkatkan pem-belajaran tema kegemaran di kelas II SDN 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015?; dan (2) apakah model pembelajaran tematik (webbed) de-ngan media grafis dapat meningkat-kan pembelajaran tema kegemaran di kelas II SDN 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015? Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran tematik(webbed) dengan media grafis di kelas II SDN 5 Bumirejo tahun ajaran 2014/2015; (2) meningkatkan pembelajaran tema kegemaran di kelas II SDN 5 Bumi-rejo tahun ajaran 2014/2015 melalui pelaksanaan model pembelajaran te-matik (webbed) dengan media grafis. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di kelas II SDN 5 Bumirejo, kecamatan Kebumen, kabupaten Kebumen. Me-tode penelitian yang digunakan ada-lah penelitian tindakan kelas ko-laboratif. Subjek penelitian adalah 41 siswa kelas II yang terdiri atas 23 sis-wa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksa-nakan pada semester II tahun ajaran 2014/2015, dari bulan Januari 2015 sampai dengan bulan Juni 2015. Vali-ditas data menggunakan triangulasi yang berupa triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Triangulasi teknik berupa observasi, catatan harian, dan tes. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi, lembar catatan hari-an, dan tes hasil belajar siswa. Tria-ngulasi sumber yang digunakan yaitu guru, siswa, dan observer. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, yaitu reduksi data, penya-jian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti mengambil data beru-pa data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dengan tu-juan untuk mengetahui statistika pe-ningkatan proses dan hasil belajar te-ma kegemaran di kelas II SDN 5 Bu-mirejo Tahun Ajaran 2014/2015. Data diperoleh dengan menggunakan tek-nik pengumpulan data berupa tes, ru-brik, observasi, dan catatan harian. Data kualitatif digunakan untuk men-dukung pelaksanaan model pembela-jaran tematik (webbed) dengan media grafis dalam peningkatan pembelaja-ran tema kegemaran di kelas II SDN 5 Bumirejo Tahun Ajaran 20-14/2015 yang diperoleh melalui catatan harian. Indikator kinerja yang diha-rapkan tercapai dalam penelitian ini, yaitu: (a) pelaksanaan model pembe-lajaran tematik (webbed) dengan me-dia grafis sesuai langkah yang tepat mencapai target 85%; (b) respon sis-wa terhadap proses pembelajaran te-ma kegemaran melalui pelaksanaan model pembelajaran tematik (web-bed) dengan media grafis mencapai target 85%; (c) dan ketuntasan pem-belajaran tema kegemaran (KKM=72) mencapai target 90%. Prosedur pene-litian ini menggunakan metode pene-litian tindakan kelas kolaboratif yang terdiri dari: (a) refleksi awal; (b) studi pendahuluan; (c) perencanaan; (d) tin-dakan; (e) observasi; (f) dan refleksi. HASIL DAN PEMBAHASAN Peningkatan pembelajaran te-ma melalui pelaksanaan model pem-belajaran tematik (webbed) dengan media grafis dilaksanakan selama tiga siklus, setiap siklusnya terdiri atas dua pertemuan. Penelitian ini dilaksa-nakan mulai dari bulan Februari 2015 sampai dengan April 2015. Berdasar-kan hasil penelitian dari siklus I sam-pai siklus III diperoleh hasil bahwa pelaksanaan model pembelajaran te-matik (webbed) dengan media grafis sudah sesuai langkah-langkah pada skenario. Langkah-langkah pelaksa-naan model pembelajaran tematik (webbed) dengan media grafis, yaitu: (a) perencanaan; (b) pelaksanaan; (c) kegiatan akhir. Hasil observasi pelaksanaan model pembelajaran tematik (web-bed) dengan media grafis oleh guru dan siswa dari siklus I sampai siklus III dapat dilihat pada tabel 1. berikut ini: Tabel 1. Persentase Hasil Observasi Pelaksanaan Model Pem-belajaran Tematik (webbed) dengan Media Grafis Guru dan Siswa Siklus Hasil observasi Gur

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS IV SDN 2 NGASINAN TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The Application of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Cooperative Learning Model in Improving Reading Comprehension for the Fourth Grade Students of SDN 2 Ngasinan in the Academic Year of 2014/2015. The objective of this research is to improve reading comprehension skills through CIRC Cooperative Learning model. This research is collaborative Classroom Action Research conducted in three cycles consisting of planning, implementation, observation, reflection on each cycle. Subjects on this research are 26 students. The results show that there is an increase on reading comprehension skills using CIRC Cooperative Learning model. The technique of collecting data through observation, interviews, and test. The conclusion of this research is the application of CIRC Cooperative Learning model can improve reading comprehension skills for the fourth grade students of SDN 2 Ngasinan. Keywords : CIRC , Improving Skills , Reading Comprehension Abstrak: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas IV SDN 2 Ngasinan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan  membaca pemahaman dengan tipe CIRC. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian siswa kelas IV berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan keterampilan membaca pemahaman menggunakan tipe CIRC. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan tes. Kesimpulan penelitian yaitu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Ngasinan. Kata Kunci: CIRC, Peningkatan Keterampilan, Membaca Pemahama

    PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE DENGAN MEDIA GRAFIS DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS IV SDN 2 KALIREJO TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Abstract: The application of Think Pair Share model with graphic media in improving reading skill comprehension for the fourth grade students of SDN 2 Kalirejo in the academic year of 2014/2015. The objectives of this study to improve reading skill comprehension in grade IV through Think Pair Share model with graphic media. This study is categorized as a collaborative classroom action research conducted within three cycles consisting the following steps planning, implementation, observation and reflection. The subject of the study were 32 fourth grade students of SDN 2 Kalirejo. The data collection techniques were tests, observation, interviews and documentation. The result of the study show that the application of Think Pair Share model with graphic media improved reading skill comprehension for the fourth grade students of SDN 2 Kalirejo in the academic year of 2014/2015.Keywords: Think Pair Share, graphic media, reading skill comprehension Abstrak: Penerapan Model Think Pair Share dengan Media Grafis dalam Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas IV SDN 2 Kalirejo Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD dengan menerapkan model Think Pair Share dengan media grafis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV SDN 2 Kalirejo yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Think Pair Share dengan media grafis meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 2 Kalirejo tahun ajaran 2014/2015Kata kunci: Think Pair Share, media grafis, keterampilan membaca pemahaman                                                                         

    PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MULTIMEDIA DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA TENTANG GAYA PADA SISWA KELAS V SDN 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2014/2015

    Get PDF
    ABSTRAK Tri Cendekia Kenconowati. PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MULTIMEDIA DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA TENTANG GAYA PADA SISWA KELAS V SDN 2 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2014/2015. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei 2015.Tujuan Penelitian ini yaitu: (1) meningkatkan  pembelajaran IPA tentang gaya pada siswa kelas V, (2) Mendeskripsikan langkah penggunaan model PBL dengan multimedia, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penggunaan model PBL dengan multimedia.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Kebumen tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 26 siswa, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Validitas data menggunakan teknik triangulasi berupa triangulasi sumber data dan teknik pengumpulan data. Sumber data dalam penelitian terdiri dari siswa, guru, observer, peneliti, dan dokumen. Teknik pengumpulan data adalah tes, observasi, wawancara,dan dokumen. Alat pengumpulan data berupa tes hasil belajar, lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan model PBL dengan multimedia terdiri dari lima langkah: (a) identifikasi pokok permasalahan dengan multimedia,(b) perencanaan pemecahan masalah dengan multimedia, (c) penyelidikan pemecahan  masalah melalui multimedia, (d) pengembangan dan penyajian hasil penyelidikan dengan multimedia, (e) analisis dan evaluasi hasil pemecahan masalah dengan multimedia; (2) penggunaan model PBL dengan multimedia yang dilaksanakan dengan langkah yang tepat dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang gaya di kelas V yang berupa proses dan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan pembelajaran pada masing-masing siklus. Nilai rata-rata kelas proses belajar siklus I=73,65, siklus II= 77,31, dan siklus III=84,90; nilai rata-rata kelas hasil belajar siklus I=76,63, siklus II=78,9, siklus III=85,05;(3) kendala utama dalam pelaksanaan pembelajaran adalah guru dan siswa kurang mempersiapkan pembelajaran. Solusinya adalah guru dan siswa lebih mempersiapkan pembelajaran yang akan dilakukan.Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan model PBL dengan multimedia  yang dilaksanakan sesuai dengan langkah yang tepat dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang gaya pada siswa kelas  V SDN 2 Kebumen tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci: PBL, multimedia, IPA.ABSTRACT Tri Cendekia Kenconowati.  THE APPLICATION OF PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MODEL USING MULTIMEDIA IN IMPROVING NATURAL SCIENCE ABOUT FORCE FOR THE FIFTH GRADE STUDENTS OF SDN 2 KEBUMEN IN THE ACADEMIC YEAR OF 2014/2015. Thesis. Faculty of Teacher Training and Education.  Sebelas Maret University. Surakarta. M          ei2015.The objectives of this research are: (1) to improve natural science learning about force for the fifth grade students, (2) to describe the steps of application of Problem Based Learning (PBL) model using multimedia, and (3) to describe the problems and solutions in the implementation of PBL model using multimedia.This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research were 26 students(13 males and 13 females students ) of at the fifth grade students of SDN 2 Kebumen in the academic year of 2014/2015 who were. validity of data was analyzed using triangulation techniques in the form of triangulation of data sources and data collection techniques. Sources of data in this research were obtained from students, teachers, observers, researcher and documents. The techniques of collecting data were test, observation, interview,and document. The tool of collecting data were learning outcomes test, observation, interview, and documentation. The technique of analyzing data used qualitative technique, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusion.The results of this research show that: (1) the application of PBL model with multimedia implemented through five steps: a) problem identification with multimedia, (b) students make problem based on teacher’s guidance from multimedia,(c)investigate to solve the problem by using multimedia,(d) develop and present inquiry result from multimedia and (e) analyze and evaluate to solve problems result using multimedia; (2) the application of  PBL model conducted appropriately based on its steps can improve learning processes and learning outcomes of natural science about force for the fifth grade students. The  evidenced by the increase in learning outcomes on each cycle. The mean score of learning processes in the class in cycle I=73,65, II=77,31, and cycle II=84,90; the mean score of learning outcomes in cycle I=76,63, cycle II=78,9, and cycle III=85,05; and  (3) the main problems in the implementation of the application of PBL model using multimedia was the teachers and students were not ready in learning. The solution to overcome this problems is the teacher and students should be more prepared in next learning.The results of this research concludes that the application of PBL model using multimedia implemented appropriately can improve natural science learning about force for the fifth grade students of SDN 2 Kebumen in the academic year of 2014/2015. Keywords: PBL, multimedia, natural scienc

    665

    full texts

    716

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇