KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN
Not a member yet
716 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA TEMA 9 BENDA-BENDA DI SEKITAR KELAS 5 SD NEGERI TUKANG 02
AbstractThis study aims to improve the creativity and learning outcomes of students of grade V SD N Tukang 02 by using the model of Project Based Learning. The type of research used is classroom action research (PTK). The data obtained using test and observation techniques. The research instrument used in the form of observation sheet of teacher activity and the achievement of syntax on the model used. Data analysis technique in the research is qualitative data and quantitative data. Based on the results of data analysis showed that the creativity of students on the pre cycle of low category, then the first cycle medium category, and cycle II high category. The result of student learning showed on the pre cycle of 25 students as many as 10 students who have value above> 70, while 15 students get score <70. After the first cycle, the result of learning of grade V SDN Tukang 02 has increased. From 25 students, 18 students have score> 70 and there are 8 students who have score <70. And then to cycle II shows improvement of 25 students as much as 23 students have value> 70 and 2 students have <70. The results of this study show that by applying the model of Project Based Learning can improve creativity and student learning outcomes theme 9 class V SD N Tukang 02.Keywords: Project Based Learning, Creativity, Learning Outcomes.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa kelas V SD N Tukang 02 dengan menggunakan model Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data yang didapat menggunakan teknik tes dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi kegiatan guru dan ketercapaian sintak pada model yang digunakan. Teknik analisis data pada penelitian berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa kreativitas siswa pada pra siklus masuk kategori rendah, kemudian siklus I kategori sedang, dan siklus II kategori tinggi. Hasil belajar siswa menunjukan pada pra siklus dari 25 siswa sebanyak 10 siswa yang memiliki nilai di atas > 70, sedangkan 15 siswa mendapatkan nilai < 70. Setelah siklus I dilakukan hasil belajar siswa kelas V SD N Tukang 02 mengalami peningkatan. Dari 25 siswa sebanyak 18 siswa memiliki nilai >70 dan ada 8 siswa yang memiliki nilai < 70. Dan dilanjukan ke siklus II menunjukkan peningkatan kembali dari 25 siswa sebanyak 23 siswa memiliki nilai > 70 dan 2 siswa memiliki nilai < 70. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menerapkan model Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa tema 9 kelas V SD N Tukang 02.Kata kunci: Model Project Based Learning, Kreativitas, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA STIMULASI GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SD SEMESTER 1 TAHUN 2017 / 2018
AbstractThis study aimed to improve students learning outcome in social science through the implementation of cooperative learning model numbered head together type assisted by picture stimulation media on 4th grade SD Negeri Drajidan Musuk Boyolali. This type of research was the classroom action research. The subject of this action research was teacher and students of 4th grade SD Negeri Drajidan Musuk Boyolali. This research has two cycles that conducting two meetings in each cycle. Cooperative learning model NHT type is one of the methods that focused on student’s activity. Design of the research arranged of planning, action, observing and reflecting.The technic data collections consist of non test and test values. The instrument of data collection applied a test question and observation sheet. Data analysis techniques used was comparative descriptive method by comparing pre cycle, cycle I and cycle II. The results of the study outcome by students who raise minimum completeness criteria before research implementation in pre cycle was 44%, then increase after research implementation through cooperative learning model numbered head together assisted by picture stimulation media in first cycle up to 60% and increasing again in second cycle up to 88%. Based on the analysis and discussion of the research, it is concluded that the application of cooperative learning model numbered head together type aided picture stimulation media can improve students learning outcome.Keywords: NHT, Learning Outcome, Picture Stimulation.AbstrakJenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik muatan pembelajaran IPS siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dibantu oleh media stimulasi gambar pada siswa kelas IV SD Negeri Drajidan Musuk Boyolali. Subyek penelitian tindakan ini adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri Drajidan Musuk Boyolali semester pertama tahun akademik 2017 / 2018. Penelitian ini memiliki dua siklus yang melakukan dua pertemuan dalam setiap siklus. Model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together adalah salah satu metode yang berfokus pada aktivitas siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar. Desain penelitian disusun berdasarkan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil belajar pra siklus, siklus I dan siklus II. Hasil dari penelitian oleh peneliti menunjukan bahwa siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebelum pelaksanaan penelitian di pra siklus adalah 44%, kemudian meningkat setelah pelaksanaan penelitian melalui pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media stimulasi gambar pada siklus pertama meningkat hingga 60% dan meningkat lagi dalam siklus kedua hingga 88%. Berdasarkan analisis dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berbantuan media stimulasi gambar dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa.Kata Kunci: NHT, Hasil Belajar, Gambar Stimulas
PENGARUH MEDIA MAPS HALANG RINTANG TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA 7 SUBTEMA 1 KELAS 1 SEMESTER II SDN 01 GROBOGAN KECAMATAN GROBOGAN KABUPATEN GROBOGAN, TAHUN AJARAN 2017/2018
AbstractThis type of research is quantitative research, the design used in the research is Quasi Experimental with nonquivalent form Control Group Design. The population of this research is all students of class I SDN 01 Grobogan Lesson Year 2017/2018. Samples taken are 25 students. Data from this research is obtained through observation, interview, test, questionnaire and documentation. The result of the research analysis showed that the classical percentage of UTS (50%) while the classical percentage posttest (79%), based on the correlation test results obtained rcount> rtable or 0.396> 0.361 so H0 rejected and Ha accepted. It can be concluded that there is a correlation between students' perceptions with Halang Rintang Maps media on the motivation of first grade students of elementary school 01 Grobogan and its influence is 97% t test results obtained thitung = 4,69. Furthermore tcount is compared with ttable = 0,063 with t1-1 / 2 α at significant level α = 5%, so obtained-t table <t count <ttabel that is 0,063 <4,69 <0,063. Thus H0 is rejected and Ha accepted. It can be concluded that there are differences in learning outcomes between students who have high motivation with low motivation students on thematic learning Class I SD 01 Grobogan. Keywords: Game Methods, Media Maps Obstacle, Learning MotivationAbstrak Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan bentuk nonquivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SDN 01 Grobogan Tahun Pelajaran 2017/2018. Sampel yang diambil adalah 25 siswa. Data dari penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, angket dan dokumentasi. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa presentase klasikal UTS (50%) Sedangkan pada presentase klasikal posttest (79%), berdasarkan hasil uji korelasi diperoleh rhitung > rtabel atau 0,396 > 0,361 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada korelasi antara persepsi siswa dengan media Maps Halang Rintang terhadap motivasi belajar siswa kelas I SD Negeri 01 Grobogan dan pengaruhnya sebesar 97% Hasil uji t diperoleh thitung = 4,69. Selanjutnya thitung tersebut dibandingkan dengan ttabel = 0,063 dengan t1-1/
KEEFEKTIFAN MODEL GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS III SDN MRANGGEN 2
AbstractThe Effectiveness of Group Investigation Model on Student Learning Outcomes of Class III SDN Mranggen 2. This research is aimed is know the effectiveness of Group Investigation model in science lesson of student in class III. This type of research is quantitative research with Quasi Experimental Design research design and the type taken is Non Equivalent Control Group Design. The sampels which taken were 28 students in class IIIB as experimental class and 28 student in class IIIC as control class by using Non Probability Sampling technique with saturated sampling. The result of the research shows that the average value of posttest of experimental class is higher, that is in class IIIB of 78,57 while, the average value of posttest control class that is in class IIIC equal to 69,10. Based on data analysis on the calculation tets-t obtained tcount 2,304 and ttabel=1,673. Because tcount> ttabel, then H0 rejected and Ha accepted, then concluded Group Investigation model effective on science learning outcomes of third grade students of SD Negeri Mranggen 2.Keywords: Model Group Investigation, Learning Outcomes AbstrakKeefektifan Model Group Investigation Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SDN Mranggen 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari model Group Investigation pada mata pelajaran IPA siswa kelas III. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimental Design dan jenis yang diambil adalah Non-Equivalent Control Group Design. Sampel yang diambil adalah 28 siswa kelas IIIB sebagai kelas eksperimen dan 28 siswa kelas IIIC sebagai kelas kontrol dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan sampling jenuh. Hasil Penelitian diperoleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi yaitu pada kelas IIIB sebesar 78,57 sedangkan pada rata-rata nilai posttest kelas kontrol yaitu pada kelas IIIC sebesar 69,10. Berdasarkan analisis data pada perhitungan uji t diperoleh nilai thitung =2,304 dan ttabel =1,673. Karena thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, maka disimpulkan model Group Investigation efektif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Mranggen 2.Kata Kunci : Model Group Investigation, Hasil Belaja
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS 5 SD
AbstractThis study aims to increase the creativity and learning outcomes of science through the learning model of Project Based Learning. The type of research used is Classroom Action Research (CAR). The subjects of the research are 5th grade students of SD Negeri Kuwarasan 02. The data collection techniques used are observation, rubric, test and documentation. Data analysis techniques used in the form of descriptive quantitative and qualitative. Enhancement of learning creativity in pre cycle 64,34% (not creative), increase in cycle I become 73,90% (creative enough) and in cycle II increase to 81,99% (creative). While for pre-cycle learning result showed 58,82% (10 students) learning completeness then increased in cycle I to 76,47% (13 students) and 94,12% (16 students) in cycle II. So, by applying the learning model of Project Based Learning (PjBL) can improve the creativity and the results of science learning 5th grade elementary school students.Keywords : Project Based Learning, Creativity, Learning Outcomes of Science AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkat kreativitas dan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Project Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD Negeri Kuwarasan 02. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, rubrik, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Peningkatan kreativitas belajar pada pra siklus 64,34% (tidak kreatif), meningkat pada siklus I menjadi 73,90% (cukup kreatif) dan pada siklus II meningkat menjadi 81,99% (kreatif). Sedangkan untuk hasil belajar pra siklus menunjukkan ketuntasan belajar sebesar 58,82% (10 siswa) kemudian meningkat pada siklus I menjadi 76,47% (13 siswa) dan 94,12% (16 siswa) pada siklus II. Jadi, dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPA siswa kelas 5 SD.Kata Kunci : Project Based Learning, Kreativitas, Hasil Belajar IP
PENERAPAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR TEMA 8 DAERAH TEMPAT TINGGALKUSISWA KELAS 4 SDN 3 KURIPAN
AbstractThis study aims to determine the improvement of collaboration skills and student learning outcomes with the implementation of the method of Numbered Heads Together (NHT) with the help of Puzzle in the fourth grade students. This study is a classroom action research (CAR) conducted in 2 cycles. Each cycle consists of action planning, action execution, observation, and reflection. The subjects of this study were 4th grader students of SDN 3 Kuripan that consist of 30 students, 17 are male students and the female are 13.Data collection techniques in this study consist of test and non-test techniques. Technique Analysis of result data is done by using qualitative analysis. The results show that there was an increasing in collaboration skills on average pre-cycle cycle of 61.18 with medium criteria, in the first cycle of 73.64 with medium criteria and in cycle II to 86.06 with high criteria. The learning result of theme of 8 Indonesian content, IPS, PPKn on pre cycle was 64 with 36,7% completeness percentage, cycle I was 75,9 with 70% completeness percentage, in cycle II increased to 82,73 with 96,9% completeness percentage. It can conclude that with the application of the method of Numbered Heads Together (NHT) the puzzle can improve the collaborative skills and student learning outcomes.Keywords: Numbered Heads Together, puzzle, collaboration skills, learning outcomes AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa dengan penerapan metode Numbered Heads Together (NHT) berbantuan Puzzle pada siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN 3 Kuripan yang berjumlah 30 siswa, terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari teknik tes dan non tes. Teknik Analisis data hasil dilakukan dengan menggunakan analisis secara kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan kolaborasi pada pra siklus rata-rata sebesar 61,18 dengan kriteria sedang, pada siklus I sebesar 73,64 dengan kriteria sedang dan pada siklus II menjadi 86,06 dengan kriteria tinggi. Hasil belajar tema 8 muatan Bahasa Indonesia, IPS, PPKn pada pra siklus sebesar 64 dengan presentase ketuntasan 36,7%, siklus I sebesar 75,9 dengan presentase ketuntasan 70%, pada siklus II meningkat menjadi 82,73 dengan presentase ketuntasan 96,7%. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode Numbered Heads Together (NHT) berbatuan puzzle dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Numbered Heads Together, puzzle, keterampilan kolaborasi, hasil belaja
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017
Abstrak: Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pembelajaran IPA tentang energi melalui penerapan model PBL dengan media konkret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Ketiwijayan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 21 siswa. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan langkah-langkah PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Ketiwijayan. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya ketuntasan hasil pembelajaran pada tiap siklus. Persentase ketuntasan pada siklus I=75,58%, siklus II=82,98%, dan siklus III=85,71%.Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Media Konkret, IP
Penerapan model quantum teaching untuk meningkatkan motivasi belajar pada pembelajaran IPS tentang perjuangan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia di kelas v SDN tanjungsari tahun ajaran 2016/2017
Abstrak. Penerapan Model Quantum Teaching untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Pembelajaran IPS tentang Perjuangan Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia di Kelas V SDN Tanjungsari Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar IPS melalui penerapan model quantum teaching tentang perjuangan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Penelitian tindakan kelas ini merupakan penelitian kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas V yang berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, tes dan angket. Teknik validitas yang dilakukan adalah teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber data. Analisis data melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model quantum teaching dapat meningkatkan motivasi belajar IPS. Kata kunci: quantum teaching, motivasi belajar, IP
Penerapan Model Inquiry Terbimbing dalam Peningkatan Motivasi Belajar IPA tentang Energi dan Perubahannya pada Siswa kelas V SD Negeri Klegenwonosari
ABSTRACT Nurul Hidayah. THE USE OF GUIDED INQUIRY MODEL IN IMPROVING THE LEARNING MOTIVATION OF SCIENCE ON ENERGY AND THE CHANGING FOR FIFTH GRADE STUDENTS OF SD NEGERI KLEGENWONOSARI IN THE ACADEMIC YEAR OF 2016/2017. Thesis. Teacher Training and Education Faculty of Sebelas Maret University Surakarta. July 2017.The objectives of this study: (1) to describe the steps of applying learning Inquiry Guided model in improving learning motivation of IPA and (2) to improve student learning motivation through the application of guided inquiry model on science subjects for fifth grade students in even semester in SD Klegenwonosari in the academic year of 2016/2017.This study is a collaborative classroom action research (CAR) conducted in three cycles. Each cycle consists of two meetings and each meeting consists of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study are students of grade V SDN Klegenwonosari which amounted to 20 students. Sources of data in this study are, namely teachers, students, and documents. Data collection techniques used were questionnaires, observations, tests, interviews, and documentation. Data validity was using triangulation technique, ie triangulation of source and triangulation technique.The results of this study show: (1) the use of guided inquiry model is done through five steps, namely: (a) problem orientation, (b) conceptualization, (c) investigation, (d) conclusion, and (e) discussion. (2) the use of guided inquiry model can increase motivation and result in improvement of student learning outcomes. This is evidenced by the increase of students' learning motivation in every cycle. Average percentage in cycle I intrinsic motivation 65,75%, while extrinsic motivation 61,37%. Cycle II, intrinsic motivation 83,16%, extrinsic motivation 69,72%, and in cycle III, intrinsic motivation increase reach 90,17% and extrinsic motivation increase reach 79,10%. While the students' learning outcomes are evidenced by the improvement of learning outcomes, in the first cycle students who complete as much as 78.36%, on the second cycle as much as 90%, and in the third cycle as much as 97.5%.The conclusion of this research is the use of guided inquiry model can increase the learning motivation of IPA for fifth grade students of SDN Klegenwonosari in the academic year of 2016/2017.Keywords: Guided Inquiry Model, Energy and its changes, and Learning Motivation
PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 4 KUWAYUHAN
Abstract: The use of experiential learning model in improving story-writing skill for fourth grade students of SD Negeri 4 Kuwayuhan. The objectives of this research is to improve story-writing skill for fourth grade students of SD Negeri 4 Kuwayuhan in the academic year of 2016/2017 through the use of experiential learning model. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR). Subjects of the research were 24 students of fourth grade and its teacher. Techniques of collecting data were learning outcomes test, observation, interview, and documentation. Validity of data in this research was analyzed using triangulation of sources and triangulation of technique. Data were analyzed using quantitative and qualitative descriptiveanalysis consisting of data reduction, data display, and drawing conclusion or verification. The results of this research show that the use of experiential learning model can improve story-writing skill for fourth grade students of SD Negeri 4 Kuwayuhan in the academic year of 2016/2017.Keywords: Experiential Learning, writing skill, story-writing Abstrak: Penerapan Model Experiential Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan pada Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Kuwayuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Kuwayuhan melalui penerapan model Experiential Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu: observasi, wawancara, dan tes. Validitas data yang digunakan, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Experiential Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa.Kata kunci: Experiential Learning, keterampilan menulis, menulis karanga