At-Tafkir
Not a member yet
138 research outputs found
Sort by
EPISTOMOLOGI HERMENEUTIKA HADIS FAZLUR RAHMAN: REFLEKSI TERHADAP KAJIAN PENDEKATA HADIS
Studies on hermeneutics tradition has developed very rapidly. Onthe way, many approaches made by some Muslim intellectuals toget the real message of the hadith. Depth study of hadith is notonly perpetrated by the Muslim intellectuals, even orentalismegroups participating in the assessment of the tradition with adifferent purpose. Studies of Hadith orentalis much studied bypeople in a variety of disciplines, they are trying to put forwardnew theories in order analysis hadits. They think is Prophetictraditions that have experienced the purity of the text forintervention after the prophet's death
HUKUM SYARIAH DI ACEH
Penerapan hukum Syariah di Aceh bukanlah masalah baru. Hukum Islam di masa Sultan Iskandar Muda telah bergema sehingga terkenal sebagai serambi Makkah. Pada masa reformasi, Aceh diberikan hak otonomi khusus adalah langkah pertama penegakan hukum secara kaffah. Pada 1 Muharram 1424 H bertepatan 4 Maret 2003 di Baiturrahman Masjid di deklarasi oleh Gubernur Aceh Abdullah Puteh. Untuk mendukung ini, pemerintah telah berkoordinasi mengenai peraturan dengan legislatif dan pada tahun 2013 melahirkan tiga bidang Qanun Jinayat; Qanun 12 tentang minuman keras dan sejenisnya; Qanun 13 tentang maisir; dan Qanun 14 tentang khalwat (mesum). Dalam penerapannya telah melaksanakan 'uqūbat dalam beberapa kasus, meskipun tidak maksimal, tetapi telah mempengaruhi masyarakat untuk tidak melakukan jarimah tersebut. Pada tahun 2014 legislatif kembali meratifikasi Qanun Jinayat Hukum, di mana juga menyebutkan tiga jarīmah itu bersama dengan beberapa jarīmah lainnya. Qanun ini lebih fleksibel baik dalam konteks jarīmah, pelaku dan sanksi yang berlaku untuk semua masyarakat Aceh, termasuk non-Muslim. Jadi Qanun itu suatu moderasi dalam kehidupan sosial keagamaan, sebagai promosi untuk pihak luar yang ingin menerapkan
TELA’AH KONSEP THE TAO OF ISLAM
Sachiko Murata has given a new scientific discourse in Islamic studies, especially in gender chess with a feminine approach that seeks to explain the relationship of cosmoslogi with humankind, in his study, Sachiko also combine it with the Chinese scholarship Tao with Tao of Islam collaboration mengahasilkan new treasures by taking the opinion- Sufis, Sachiko rate that to understand the relationship of the difference is required understanding of Sufis with background wisdom in understanding the cosmos and the creation of god. Sachiko's anxiety begins when he takes on the task of teaching his students in America about Islamic studies, many of which are felt by Sachiko in his teaching, where students ask about the oppression of women in the east and students departing from the negative doctrinal values of women's oppression Islam.
 
EPISTEMOLOGI FILSAFAT ISLAM DALAM KERANGKA PEMIKIRAN ABID AL-JABIRI
Fazlur Rahman, (1982: 157) secara tegas mengatakan, filsafatmerupakan alat intelektual yang terus menerus diperlukan. Untuk itu,ia harus berkembang secara alamiah, baik untuk perkembangan filsafatitu sendiri maupun untuk pengembangan disiplin-disiplin keilmuan yanglain. Karena itu, orang yang menjauhi filsafat dapat dipastikan akanmengalami kekurangan energi dan kelesuan darah – dalam artikekurangan ide-ide segar – dan lebih dari itu, ia berarti telahmelakukan bunuh diri intelektual. Di antra tokoh Islam yangmengembangkan filsafat adalah Abid al-Jabiri, ia memformulasikanbahwa epistemology filsafat Islam terdiri dari tiga bagian yaitu; bayaniburhani dan irfani. Dengan ketiga epistemology tersebut dapatmemetakan keilmuan yang terdapat dalam Islam. Dalam artikel iniakan dibahas ketiga epistemology tersebut
SISTEM MATRILINEAL DAN HUBUNGANNYA TERHADAP HAK HADHANAH MENURUT ADAT MINANGKABAU DAN HUKUM ISLAM
Anak yang telah ditinggalkan oleh orang tuanya baik karena bercerai atau meninggal dunia berhak mendapat penjagaan. Penjagaan anak yang sebegini di dalam Islam dikenal dengan Hadhanah. Islam telah mengatur siapa yang berhak menunaikan Hadhanah ini dan bagaimana Hadhanah ini dijalankan. Suku Minangkabau merupakan salah satu suku di Indonesia yang menerapkan sistem penasaban Matrilineal dimana garis keturunan diturunkan ke sebelah perempuan. Sistem Matrilineal ini juga mempengaruhi sistem Hadhanah. Maka oleh karena itu kajian ini bertujuan melihat bagaimana penerapan hadhanah di masyarakat Minangkabau dan kaitannya dengan syariah Islam. Kajian ini merupakan kajian literatur dimanadari sumber sekunder yaitu mengumpulkan informasi dari jurnal, prosiding, buku dan bahan ilmiah lainnya yang mendukung. Hasil kajian menunjukkan susunan penjaga utama di dalam sistem hadhanah yang diterapkan oleh masyarakat Minangkabau itu sejalan dengan ajaran syariah Islam. Akan tetapi terdapat perbedaan dalam memilih ibu sebagai yang utama dalam susunan sistem Hadhanah itu dijalankan di mana di dalam Islam bertujuan untuk menjaga kemashalahatan si anak, akan tetapi bagi masyarakat Minangkabau menerapkan hal itu karena adat (sistem matrilineal) mereka
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. POS INDONESIA (PERSERO)
This study aims to identify and analyze leadership styles, organizational commitment and employee performance and influence of leadership style and organizational commitment to employee performance, both simultaneously and partially at PT. Pos Indonesia (Persero). The method used is survey explanation method on 87 employees of PT. Pos Indonesia (Persero). Techniques used to test the hypothesis is that the path analysis (path analysis). Research results through descriptive analysis shows that the leadership style of leader PT. Pos Indonesia (Persero) is an employee-oriented leadership style. In general, the leadership style at PT. Pos Indonesia (Persero) is in the high category. Task oriented leadership styles at appropriate category and employee oriented leadership style is in the high category. If viewed from the organizational commitment was generally high category. Affective commitment and normative commitment are included in the high category while kontinuens commitment is in the category enough. Viewed from the employee's performance in general is in the high category. Quality, the need for supervision and the influence of personal relationships, including in the high category and quantity of output, timeliness and cost effectiveness is in the category so it must be increased. Furthermore, the results showed that leadership style and organizational commitment have a positive and significant influence either partially or simultaneously on employee performance
SERTIFIKASI SEBAGAI BENTUK PENINGKATAN KINERJA PENDIDIK
Pendidik adalah tokoh sentral pemegang peran penting dalam berjalannya proses pembelajaran di lembaga pendidikan sekolah. Dapat juga dikatakan pendidik dan pendidikan satu ikatan kuat yang sulit terpisahkan. Pendidik berkulitas dapat dikaitkan dengan kompetensi yang mereka miliki. Kompetensi pendidik menjadi acuan penting dalam menentukan kiblat profesional atau tidaknya seorang pendidik. Pemerintah dalam hal ini sangat menghargai kinerja pendidik dengan memberikan tunjangan sertifikasi kepada pendidik yang telah memiliki sertifikat pendidik. Sertifikasi diberikan dengan tujuan agar pendidk dapat meningkatkan kinerjanya dalam proses pembelajaran. Peningkatan kinerja pendidik dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya dengan melakukan supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Tujuan utama pemberian sertifikasi bukan hanya untuk mendapatkan tunjangan profesi, melainkan untuk menunjukkan bahwa pendidik telah memiliki kompetensi sebagaimana yang disyaratkan dalam standar kompetensi pendidik. Pemberian sertifikasi berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidik, dan pada akhirnya akan menuju pada peningkatan kualitas pendidikan dalam satuan pendidikan
HERMENEUTIKA QURAN REFORMIS
Penelitian ini memiliki tiga kata kunci yang menjadi pokok kajian, yaitu Metodologi Quran Reformis, Biografi Penyusun Quran Reformis dan makna Islam dalam Quran Reformis. Terdapat kelompok muslim progresif, mereka adalah Edip Yuksel, Layth Saleh al-Shaiban dan Martha Schulte-Nafeh yang menggagas Qur’ān: A Reformist Translation. Karya unik ini berupaya memecahkan persoalan yang dihadapi Islam tersebut dengan menggabungkan antara pemikiran kontemporer dan tekstualitas al-Qur’ān. Mereka mempunyai orientasi yang searah dalam hal pembaharuan Islam. Hidup di dunia kontemporer dan sering bersinggungan dengan isu-isu Barat, mengarahkan pemikirannya banyak merespon realitas modern dan berusaha untuk mendialogkan antara Islam dan Barat.Mereka memberikan paradigma baru tentang pendekatan yang digunakan untuk menafsirkan al-Quran yaitu Cross-reference (referensi silang terhadap Bible). Mereka membuka peluang terhadap Bible (Kitab Samawi) untuk digunakan sebagai salah satu hujjah yang mempunyai otoritas dalam kegiatan interpretasi. Hal ini bertujuan agar al-Quran tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat Islam secara internal, namun agar dibaca oleh penganut agama lainnya. Hal ini dapat membuka kran dialogis dan inklusif. Salah satu implementasi produk tafsir mereka tentang islam adalah, islam merupakan sebuah konsep tentang mindset dan tindakan. Orang dengan agama dan aliran apapun selama mereka masih mendedikasikan diri kepada Tuhan, percaya kepada hari akhir, dan berbuat kebaikan, maka mereka layak untuk disebut sebagai muslim. Dengan paradigma seperti ini maka mereka dengan tegas membuka kembali tabu keagamaan yang semula eksklusif dan sektarian, menjadi inklusif dan pluralis
DARI TALCOTT PARSON UNTUK MENJADI MAHASISWA IDEALDI PERGURUAN TINGGI IAIN ZAWIYAH COT KALA LANGSA
Masyarakat mengangap Mahasiswa sebagai seseorang yangberpendidikan dan memiliki moral yang baik, lebih dari itumahasiswa juga dianggap sebagai kaum elitenya pemuda.Untuk menyandang kata “Mahasiswa” memang mudah. Namuntidak mudah untuk dapat menyandang “Mahasiswa ideal”.Mahasiswa ideal bukan saja hanya mempunyai tugas belajardiperguruan tinggi, tetapi Mahasiswa ideal ialah mahasiswayang mampu menjadi agent of change bagi perguruan tinggi,lingkungan dan masyarakatnya. IAIN Zawiyah cotkala Langsamemiliki Mahasiswa-mahasiswa ideal, namun tak dapatdipungkiri bahwa masih banyak juga terdapat mahasiswa yangtidak ideal. Untuk mewujudkan keidealan tersebut mahasiswadituntut untuk memiliki kemampuan hard skill dan soft skill,tanpa kedua kemampuan tersebut mahasiswa tidak mampumengembangkan sayapnya untuk mejadi ideal. Mahasiswa idealdalam tulisan ini akan dikaji melalui teori Talcot Parson.Parson mengatakan bahwa untuk mencapai tingkat idealMahasiswa harus menjalankan fungsinya dalam AGIL , Yaitu(Adaption, Goal Attaiment, Integration, dan Lattern PatternMaitenance ) mahasiswa yang tidak memakai konsep AGILakan menjadi disfungsi dan tak ideal
EVALUASI EPISTEMOLOGI EKONOMI BARAT DAN ISLAM DALAM TINJAUAN IQTISHÂD
Tulisan ini adalah tinjauan epistemologi ilmu ekonomi Barat dan ekonomi Islam melalui sistem iqtisad yang digagas oleh pemikir Irak, Muhammad Baqir Sadr. Filsafat ekonomi Barat terjebak oleh sistem positivistik yang benar-benar telah gagal menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Epistemologi itu menciptakan jarak yang sangat jauh dalam strata sosiali. Sistem demikian sangat berbahaya bagi kemanusiaan. Demikian juga sistem ekonomi Islam sebenarnya tidak dapat dianggap sebagai ilmu pengetahuan karena perekonomian adalah bagian dari doktrin Islam. Sistem iqtidad adalah sebuah tawaran yang melihat ekonomi adalah sebuah ajaran yang harus dipatuhi, bukan sebuah objek keilmuan yang bebas nilai