Jurnal Phederal Penjas
Not a member yet
59 research outputs found
Sort by
STUDI TENTANG MANAJEMEN ATLET PANAHAN PADA NASA ARCHERY CLUB PONOROGO DARI TAHUN 2007 Sampai 2011
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pembinaan atlet pada Nasa Archery Club Ponorogo dari tahun 2007 sampai 2011. (2) Prasarana dan sarana Nasa Archery Club Ponorogo dari tahun 2007 sampai 2011. (3) Program latihan Nasa Archery Club Ponorogo dari tahun 2007 sampai 2011. (4) Prestasi yang diraih Nasa archery club Ponorogo dari tahun 2007 sampai 2011.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini digunakan strategi studi kasus terpancang tunggal yaitu sasaran yang akan diteliti sudah dibatasi dan ditentukan serta terpusat pada satu lokasi yang mempunyai karakteristik tersendiri. Sumber data yang digunakan adalah sumber benda, tempat, peristiwa, informan, dan dokumen. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Sampling yang digunakan adalah purposive dan bersifat snowball sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan tujuan penelitian, dimana peneliti memilih informan yang dipandang mengetahui permasalahan secara mendalam serta dapat dipercaya dan dapat berkembang setelah penelitian di lapangan. Dalam penelitian ini, untuk mencari validitas data digunakan dua teknik trianggulasi yaitu trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu data yang terkumpul kemudian disusun untuk dianalisis sehingga dapat diperoleh gambaran dari variabel-variabel yang diteliti.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan: (1) Pembinaan yang dilakukan Nasa Archery Club Ponorogo sudah cukup baik, karena pelatih mampu melakukan pembinaan prestasi dalam berlatih maupun dalam lapangan. (2) Prasarana dan sarana yang dimiliki dan digunakan Nasa Archery Club Ponorogo masih belum cukup baik. Sehingga belum dapat mendukung secara maksimal dalam kelancaran kegiatan-kegiatan yang dilakukan. (3) Program latihan yang dijalankan Nasa Archery Club Ponorogo sudah cukup baik, karena latihan yang diberikan merupakan latihan biasa untuk sehari-hari dan terprogram dalam jangka pendek, menengah maupun panjang. (4) Perkembangan prestasi yang pernah diraih oleh para atlet Nasa Archery Club Ponorogo di tingkat Nasional dari tahun 2007 sampai dengan 2011 sudah cukup memuaskan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU DENGAN PENDEKATAN BERMAIN PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 01 SAMPANG KECAMATAN KARANGTENGAH KABUPATEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013
Wiwin arif nugroho, ENHANCEMENT OF LEARNING APPROACH TO PLAY WITH BULLETS REJECT CLASS VI STUDENT AFFAIRS 01 SAMPANG SD SUB KARANG TENGAH DEMAK REGENCY. Thesis, Surakarta Faculty of Teacher Training of Education, University of March Surakarta, October 2012/2013.This study aims to determine the increase in learning out comes shot putthrough sixth grade elementary scool students play district 01 Sampang scool year 2012/2013.This study uses Classroom Action Research (CAR)the data source of this research is the sixth grade elementary scool students 01 Sampang scool years 2012/2013.Amounted to 16 people consisting of 8 students and 8 girl by boys.Data collection techniques with observation and assessment of learning outcomes shot put.Data analysis techniques used in this research is descriptive quantitative analysis based on percentage.Based on the results obtained that learning to play approach, can improve learning outcomes shot put sixth grade elementary shcool students 01 Sampang scool year 2012/2013.From the analysis results a significant improvement from the first cycle and second cycle. Learning outcome before getting action shot put 43,75% with is complete category,while students who complete 15 students.Conclusions from this research that there is an increase from baseline to the first cycle and second cycle, both from an increase in value and the value of learning outcomes, mastery of learning outcomes . The everage value of learning out come in the initial conditions (70.16),the firs cycle (76.28) and second cycle (81.44), so the increase of the initial conditions for the second cycle of (11.28). While the value of mastery learning so the increase of the initial conditions (43.75%), cycle 1 (62.50%) and second cycle (97.75%), so the increase of the initial conditions for the second cycle of (50%). Thus, it can be concluded with the playing approach can improve students learning outcomes shot put sixth grade elementary scool lesson 01 Sampang year 2012/2013.Keywords: Reject bullet, approach play, learning Outcome
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ROLL DEPAN MELALUI PEMANFAATAN ALAT BANTU BIDANG MIRING PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 1 PURWODADI TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar roll depan pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Purwodadi tahun pelajaran 2011/2012 melalui pemanfaatan alat bantu bidang miring.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Purwodadi tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 25 siswa. Sumber data terdiri dua yaitu (1) data primer yaitu, hasil belajar dan proses pembelajaran roll depan siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Purwodadi tahun pelajaran 2011/2012, (2) data skunder yaitu, berupa RPP, Silabus dan dokumen. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan roll depan dan observasi dari proses kegiatan pembelajaran. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan teknik presentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, melalui pemanfaatan alat bantu bidang miring dapat meningkatkan hasil belajar roll depan pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Purwodadi tahun pelajaran 2011/2012. Kondisi awal sebelum dilakukan PTK, siswa yang tuntas hanya 1 siswa. Pada siklus 1 peningkatan hasil belajar roll depan menjadi 88.00%. Pemanfaatan alat bantu bidang miring memberi kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar roll depan. Dengan memanfaatkan bidang miring untuk membelajarkan roll depan memberi kemudahan untuk melakukan gerakan roll depan.Simpulan penelitian ini sebagai berikut: pemanfaatan alat bantu bidang miring dapat meningkatkan hasil belajar roll depan pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Purwodadi tahun pelajaran 2011/2012. Ketercapaian ketuntasan hasil belajar roll depan dari pra siklus ke siklus 1 sebesar 88.00%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar secara keseluruhan dari pra siklus ke siklus 1 sebesar 88.00%.Kata kunci: Alat bantu bidang miring, hasil belajar roll depan
PERBEDAAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG TERHADAP HASIL KEMAMPUAN SERVIS ATAS SEPAK TAKRAW PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SMA MTA SURAKARTA TAHUN 2012
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara model pembelajaran langsung dan model pembelajaran tidak langsung terhadap hasil kemampuan servis sepak takraw pada siswa ektrakurikuler SMA MTA Surakarta tahun 2012. (2) Untuk mengetahui model pembelajaran manakah yang lebih baik antara pembelajaran lansung dan tidak langsung terhadap hasil kemampuan servis sepak takraw pada siswa ektrakurikuler SMA MTA Surakarta tahun 2012.Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen Kuasi (PEK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa ektrakurikuler SMA MTA Surakarta Tahun 2012 yang berjumlah 14 orang.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes servis atas sepak takraw. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) Analisis Statistik Deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) model pembelajaran tidak langsung lebih baik untuk meningkatkan hasil kemampuan servis atas sepak takraw pada siswa ekstrakurikuler SMA MTA Surakarta tahun pelajaran 2012. Keefektifan model pembelajaran tidak langsung seperti ditunjukan oleh hasil analisis data tes awal terhadap kegiatan ektrakurikuler sepak takraw dalam pembelajaran selama 3 kali pertemuan dalam 1 minggu selama 6 minggu memiliki persentase sebanyak 61,88%. Sedangkan model pembelajaran langsung memiliki persentase sebanyak 32,82%. Dari hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran tidak langsung lebih efektif dalam meningkatkan hasil kemampuan servis atas sepak takraw pada siswa ekstrakurikuler SMA MTA Surakarta tahun 2012. (2) Hasil Kemampuan servis atas sepak takraw dengan model pembelajaran tidak langsung lebih baik dari pada model pembelajaran langsung. Dari rata-rata hasil tes akhir model pembelajaran tidak langsung adalah 14,57 sedangkan rata-rata test akhir model pembelajaran langsung adalah 12,14.Kata kunci: Model pembelajaran langsung, Model pembelajaran tidak langsung, Hasil kemampuan servis atas sepak takraw
PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FOREHAND GROUNDSTROKE DAN AKTIVITAS BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TONNIS PADA SISWA KELAS IV SD MUJAHIDIN SURAKARTA TAHUN AJARAN 2012 / 2013
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar tonnis dan kemampuan forehand groundstroke serta aktivitas belajar dalam pembelajaran tonnis pada siswa kelas IV SD Mujahidin Surakarta tahun ajaran 2012 / 2013 melalui penerapan pendekatan teaching games for undestanding (TGFU).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Mujahidin Surakarta yang berjumlah 24 siswa yang terdiri dari 15 siswa putra dan 9 siswa putri. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan penilaian kemampuan forehand groundstroke, aktivitas belajar serta hasil belajar permainan bola kecil tonnis. Analisis data menggunakan teknik deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan TGFU dapat meningkatkan kemampuan forehand groundstroke dan hasil belajar belajar permainan bola kecil tonnis siswa serta aktivitas belajar dari pra tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pembelajaran tonnis belum pernah diajarkan di kelas tersebut seperti yang telah direncanakan dalam silabus sehingga keterampilan bermain tonnis belum didapatkan, oleh karena itu hasil belajar tonnis dan kemampuan forehand groundstroke serta aktivitas belajar sisiwa selama pembelajaran berlangsung masih belum diketahui. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari pra tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, kemampuan forehand groundstroke dan hasil belajar tonnis siswa mencapai 45,8% atau sebanyak 11 siswa dari 24 siswa telah masuk kriteria tuntas. Pada nilai psikomotor dan kognitif siklus I, siswa yang mencapai kriteria tuntas sama yaitu 45,8%, untuk nilai afektif siswa pada siklus I yang mencapai kriteria tuntas yaitu sebesar 50%, sedangkan untuk aktivitas belajar yang mencapai kriteria tuntas yaitu sebesar 54,2%. Pada siklus II, kemampuan forehand groundstroke dan hasil belajar tonnis siswa meningkat mencapai 79,2% atau sebanyak 19 siswa dari 24 siswa telah mencapai kriteria tuntas sedangkan 54siswa lainnya belum tuntas. Pada nilai psikomotor dan kognitif, siswa yang telah mencapai kriteria tuntas meningkat dari siklus I menjadi 79,2% dengan KKM 75, pada nilai afektif juga terjadi peningkatan dari siklus I menjadi sebesar 91,7% atau 22 siswa telah masuk kriteria tuntas dari 24 siswa dan 2 siswa lainnya belum tuntas, untuk aktivitas belajar pada siklus II yang masuk kriteria tuntas juga meningkat menjadi 87,5% atau 21 siswa masuk pada kriteria tuntas dan 3 lainya belum tuntas. Pelaksanaan tindakan pada siklus I dan siklus II menimbulkan terjadinya proses pembelajaran yang aktif, efektif, efisien dan menyenangkan sehingga dapat mendukung terjadinya suatu pembelajaran yang berkualitas.Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan pendekatan teaching games for understanding (TGFU) dapat meningkatkan kemampuan forehand groundstroke dan aktivitas belajar siswa kelas IV SD Mujahidin Surakarta tahun ajaran 2012 / 2013.Kata Kunci: Pendekatan TGFU, forehand groundstroke, aktivitas belaja
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENDANGAN DEPAN DALAM PENCAK SILAT MELALUI PENGGUNAAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VII A SMP MUHAMMADIYAH 2 MASARAN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar tendangan depandalam pencak silat melalui penggunaan media alat bantu pembelajaran pada siswa kelas VIIA SMP Muhammadiyah 2 Masaran Sragen tahun pelajaran 2011/2012.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakandalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasidan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas VII A SMP Muhammadiyah 2 Masaran Sragentahun pelajaran 2011/2012 berjumlah 31 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa.Pengumpulan data dengan tes tendangan depan pencak silat dan observasi aktifitas pesertadidik dan guru selama kegiatan belajar mengajar tendangan depan pencak silat denganmenggunakan alat bantu Pembelajaran. Avaliditas data dengan teknik triangulasi. Data dalampenelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah skor perolehantendangan depan pencak silat, data kualitatif terdiri dari: aktivitas guru, keaktifan siswa,aktifitas siswa, dan penggunaan alat bantu. Data kuantitatif dianalisis dengan T-testsedangkan data kualitatif dianalisis dengan analisis kritis.Pada penelitian ini menghasilkan suatu data peningkatan siswa dalam mempelajaritendangan depan menggunakan media alat bantu pembelajaran. Ketercapaian ketuntasan hasilbelajar tendangan depan pencak silat dari pra siklus ke siklus 1 sebesar 38.71%. Dari siklus 1ke siklus 2 sebesar 12.91%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar secara keseluruhan darikondisi awal ke siklus 2 sebesar 51.62%.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan: Penggunaan media alat bantupembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar tendangan depan pencak silat pada siswakelas VII A SMP Muhammadiyah 2 Masaran Sragen tahun pelajaran 2011/2012.Kata kunci : Pembelajaran tendangan depan pencak silat, media alat bantu pembelajaran,hasil belajar tendangan depan pencak silat
KETERAMPILAN BERMAIN BULUTANGKIS DITINJAU DARI UNSUR FISIK DOMINAN DALAM BULUTANGKIS PADA PEMAIN TUNGGAL ANAK PUTRA PERSATUAN BULUTANGKIS PURNAMA SURAKARTA
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui ada tidaknyahubungan antara power otot tungkai dengan keterampilan bermain bulutangkisdan bila ada seberapa besar hubungan tersebut. (2) Untuk mengetahui adatidaknya hubungan antara kelincahan dengan keterampilan bermain bulutangkisdan bila ada seberapa besar hubungan tersebut. (3) Untuk mengetahui adatidaknya hubungan antara daya tahan kardiovaskular dengan keterampilanbermain bulutangkis dan bila ada seberapa besar hubungan tersebut. (4) Untukmengetahui ada tidaknya hubungan antara power otot tungkai, kelincahan, dandaya tahan kardiovaskular dengan keterampilan bermain bulutangkis dan bila adaseberapa besar hubungan tersebut.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi korelasional.Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh pemain tunggal anak putra diklub PB PURNAMA Surakarta yang berjumlah 20 orang. Teknik sampel yangdigunakan adalah total sampling, yaitu seluruh populasi yang dijadikan sampelpenelitian.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan: : (1) Ada hubunganyang signifikan antara power otot tungkai dengan keterampilan bermainbulutangkis, angka sig = 0.009 < taraf sig = 0.05 dan memberikan sumbanganrelatif sebesar -1.93% dan sumbangan efektif sebesar -1.48%. (2) Ada hubunganyang signifikan antara kelincahan dengan keterampilan bermain bulutangkis,angka sig = 0.000 < taraf sig = 0.05 dan memberikan sumbangan relatif sebesar26.28% dan sumbangan efektif sebesar 20.26%. (3) Ada hubungan yangsignifikan antara daya tahan kardiovaskular dengan keterampilan bermainbulutangkis, angka sig = 0.000 < taraf sig = 0.05 dan memberikan sumbanganrelatif sebesar 75.64% dan sumbangan efektif sebesar 58.31% . (4) Adahubungan yang signifikan antara power otot tungkai, kelincahan dan daya tahankardiovaskular dengan keterampilan bermain bulutangkis, angka sig = 0.000 <taraf sig = 0.05 dan memberikan sumbangan sebesar 77.09%. Besarnya angka Fantara power otot tungkai (X1), kelincahan (X2), dan daya tahan kardiovaskular(X3) dengan keterampilan bermain bulutangkis (Y) adalah 17.943.Kata Kunci : Keterampilan Bermain Bulutangkis, Power Otot Tungkai,Kelincahan, Daya Tahan kardiovaskula
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN SENAM BODY LANGUAGE TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA KELOMPOK IBU-IBU PEMULA DI KARANGASEM TAHUN 2012
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui perbedaan pengaruh latihan antara Senam Aerobik Low Impact dan Body Language terhadap penurunan berat badan. (2) Mengetahui latihan mana yang lebih baik antara Senam Aerobik Low Impact dan Body Language terhadap penurunan berat badan.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu-ibu di Karangasem dalam rentang usia 40-45 tahun sebanyak 204 ibu-ibu .Sedangkan sample penelitian sebanyak 20 ibu-ibu dengan teknik pengambilan sampel Proporsional Random Sampling. Sampel tersebut dibagi menjadi 2 kelompok , kelompok 1 diberi perlakuan Senam Aerobik Low Impact dan Kelompok 2 diberi perlakuan Senam Body Language. Teknik Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran turunnya berat badan dengan alat timbangan badan digital. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik, menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan latihan Senam Aerobik Low Impact dan Body Language dapat menurunkan berat badan. Latihan Senam Aerobik Low Impact menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan latihan Senam Body Language pada penurunan berat badan.Keywords low impact gymnasties, body language gymnasties, decrease body’s weigh
PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JANGKIT MELALUI ALAT BANTU PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XII IPA 2 SMA NEGERI 1 TERAS KABUPATEN BOYOLALI TAHUN AJARAN 2012/2013
Ihwan Awang Muhendri. Increasing ENHANCING LEARNING THROUGH Jumptransmissible LEARNING TOOL FOR STUDENTS IN CLASS XII IPA 2 SMA N 1 TerasBoyolali ACADEMIC YEAR 2012/2013. Thesis, Surakarta: Faculty of Teacher Training andEducation, University of Surakarta of March, December. 2012.This study aims to improve the mastery of the jump transmissible through modifiedteaching aids in class XII IPA 2 SMA Negeri 1 Teras Boyolali academic year 2012/2013.This study uses Classroom Action Research (CAR). The subjects were students ofclass XII IPA 2 SMA Negeri 1 Teras Boyolali academic year 2012/2013 amounted to 35people consisting of 23 girl students and 12 boys students. Data collection techniques withobservation and assessment of mastery jump transmissible. Data analysis techniques used inthis research is descriptive quantitative analysis based on a percentage. Procedures studiesusing cycle phases include planning, action, observation and reflection.Based on the analysis of data obtained by the analysis are as follows: there is anincreasing mastery of the basic techniques of jump transmissible, it can be seen from the dataobtained is significantly increased from the first cycle and second cycle. Before you get anyaction data obtained is 34.29% of the students have mastered the basic techniques of jumptransmissible by category diligence or numbered 12 students. In the first cycle of basictechnical mastery jump transmissible increased to 57.15%, or about 20 students, with thedetails of 13 students getting enough value and 7 students get good grades. While on thesecond cycle increased percentage of 82.85%, with the number of students 29 people, withdetails of 8 students get enough value and 21 students get good grades. This is because byusing a modification of a learning tool that is able to attract students to be more enthusiasticand not easily bored, and the learning process more enjoyable.Based on the results of the study concluded that using a modification of a learningtool to improve jumping ability transmissible in class XII IPA 2 SMA Negeri 1 TerasBoyolali.Keywords: techniques of Jump transmissible, Learning Tools, Ability Jump transmissible
PENERAPAN MEDIA BANTU PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LAY UP SHOT BOLA BASKET PADA SISWA KELAS XA SMA NEGERI 1 KARANGANOM KABUPATEN KLATEN TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatkan hasil lay up shot bola basket pada siswa kelas XA, SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten, tahun pelajaran 2011 / 2012, dengan penerapan media bantu pembelajaran audio visual.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data dalam penelitian ini siswa kelas XA SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten, tahun pelajaran 2011 / 2012 berjumlah 40 orang yang terdiri atas 14 siswa putra dan 26 siswa putri. Teknik pengumpulan data dengan obeservasi, wawancara, dan penilaian hasil belajar lay up shot bola basket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan: Penerapan media bantu pembelajaran audio visual, sangat baik untuk meningkatkan hasil belajar lay up shot bola basket pada siswa kelas XA SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I hasil belajar lay up shot bola basket pada kategori Baik sekali sebesar 7,50%, baik sebesar 27,50% dan cukup sebesar 17,50%, jumlah siswa yang tuntas sebanyak 21 siswa. Pada siklus II hasil belajar lay up shot bola basket dalam kategori baik sekali sebesar 32,50%, baik sebesar 32,50% dan cukup sebesar 12,50%, sedangkan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 31 siswa.Simpulan penelitian ini adalah penerapan media bantu pembelajaran audio visual meningkatkan hasil belajar lay up shot bola basket siswa kelas XA SMA Negeri 1 Karanganom kabupaten Klaten tahun pelajaran 2011/2012Kata kunci : Media Pembelajaran Audio visual, Hasil belajar Lay up shot bola baske