Proyeksi: Jurnal Psikologi
Not a member yet
    174 research outputs found

    RESILIENSI PADA MAHASISWI BERCADAR DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami gambaran resiliensi berdasarkan karakteristik resiliensi serta faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi pada mahasiswi bercadar di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek terdiri dari tiga mahasiswi bercadar yang berkuliah di perguruan tinggi negeri kota Semarang. Subjek dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara secara mendalam dan observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran resiliensi subjek diperoleh dari lima karakteristik resiliensi yaitu perseverance, equaminity, meaningfulness, self reliance dan existential alones. Faktor-faktor yang berpengaruh pada resiliensi subjek yaitu karakteristik individu, pengaruh keluarga, lingkungan sekitar dan kelembagaan. Terdapat perbedaan tingkat kemampuan resiliensi dari diri ketiga subjek yang digambarkan subjek AM lebih dominan perseverance, subjek DN lebih dominan meaningfulness dan subjek SD lebih dominan self reliance. Akan tetapi, ketiga subjek memiliki kesamaan dalam hal faktor yang berpengaruh pada kemampuan resiliensi yaitu karakteristik individu tanpa ada pengaruh dari orang tua, lingkungan sekitar dan kelembagaan atau pihak universitas yang justru masih memberikan penilaian negatif, bahkan penolakan kepada keberadaan perempuan bercadar

    HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN ASERTIVITAS DALAM MENYAMPAIKAN PENDAPAT PADA AKTIVIS MAHASISWA/I DI UNISSULA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan asertivitas dalam menyampaikan pendapat pada aktivis mahasiswa/i di Unissula. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i aktivis yang mengikuti organisasi BEM dan SEMA di Unissula dengan jumlah 676 aktivis mahasiswa/i. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala asertivitas dan skala kepercayaan diri. Skala asertivitas berjumlah 22 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,301 – 0,545 dengan reliabilitas 0,805. Sedangkan skala kepercayaan diri berjumlah 23 aitem berdaya beda tinggi dengan koefisien korelasi skor aitem total bergerak antara 0,315 – 0,594 dengan reliabilitas sebasar 0,811. Uji normalitas dari data asertivitas menunjukkan nilai KS-Z sebesar 1,201 dengan taraf signifikansi sebesar 0,112 (pada p>0,05) dan data  kepercayaan diri menunjukkan nilai KS-Z sebesar 1,169 dengan P= 0,130 (pada p>0,05). Hasil uji linieritas antara variabel asertivitas dengan variabel kepercayaan diri diperoleh skor Flinier sebesar 126,798 dengan taraf signifikasi p = 0.000 (p<0.05). Uji hipotesis menggunakan teknik analisis Product Moment dengan rxy= 0,642 dengan taraf signifikansi p = 0.000 (p<0,01) yang menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan asertivitas dalam menyampaikan pendapat pada aktivis mahasiswa/i di Unissula. Variable kepercayaan diri memberikan sumbangan efektif sebesar 41,2% terhadap asertivitas, selebihnya 58.8% dipengaruhi melalui faktor lain

    HUBUNGAN ANTARA KOPING RELIGIUS DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA TINGKAT AWAL DI UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koping religius dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tingkat awal di Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Variabel tergantung pada penelitian ini ialah penyesuaian diri, sedangkan variabel bebas pada penelitian ini ialah koping religius. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis dilakukan pada 200 mahasiswa tingkat awal. metode pengambilan sampel yang digunakan ialah accidental sampling. Metode pengambilan data yang dilakukan ialah menggunakan dua skala, yaitu skala penyesuaian diri dan skala koping religius. Skala penyesuaian diri terdiri dari 32 aitem pernyataan yang memiliki koefisien korelasi skor aitem bergerak dari -0,003 sampai 0,599 dengan reliabilitas sebesar 0,846. Skala koping religius merupakan adaptasi dari Initial Development of the Iranian Religious Coping Scale yang dikembangkan oleh Abdulaziz Aflakseir dan Peter G. Coleman terdiri dari 18 aitem pernyataan yang memiliki koefisien korelasi skor aitem bergerak dari -0,294 sampai 0,624 dengan reliabilitas sebesar 0,737. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Product Moment. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dengan koping religius pada mahasiswa tingkat awal di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, yaitu diketahui rxy=0,483 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05)

    PERBEDAAN ASERTIVITAS REMAJA MINANG DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA

    Get PDF
    Pada kondisi saat sekarang ini ditemukan banyak remaja yang sulit untuk asertif. Hal ini akan menimbulkan dampak yang cukup serius seperti, kecemasan sosial, ketakutan, dan kekhawatiran bahkan mengganggu kesehatan psikologis maupun fisik remaja. Salah satu faktor yang mempengaruhi asertivitas ialah pola asuh orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan asertivitas remaja Minang ditinjau dari pola asuh orang tua. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif komparatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 153 orang remaja keturunan Minang yang berada di Sumatera Barat. Subjek dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan uji Kruskall-Wallis dan uji post-hoct Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam asertivitas remaja ditinjau dari Pola Asuh Orang tua (p=0,000, p<0,05), subjek dengan pola asuh authoritative ditemukan lebih asertif daripada subjek dengan pola asuh permissive, neglectful, dan authoritarian

    PENGARUH SMARTPHONE ADDICTION TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA

    Get PDF
    Penggunaan smartphone sejak dini menyebabkan terjadinya addiction pada remaja sehingga memicu munculnya perilaku agresif pada remaja dikarenakan kurangnya kemampuan remaja dalam mengelola informasi yang didapatkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah smartphone addiction memiliki kontribusi dalam mempengaruhi munculnya perilaku agresif pada remaja. Responden dalam penelitian ini berjumlah 290 orang yang berusia 15-20 tahun dengan lama penggunaan smartphone > 5 jam dalam sehari. Teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Pada penelitian ini smartphone addiction sebagai variabel (X) yang diukur dengan skala smartphone addiction dengan reliabilitas sebesar 0.943. Sedangkan, untuk mengukur perilaku agresif sebagai variabel (Y) dengan skala perilaku agresivitas dengan nilai reliabilitas 0.779. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji regresi linier sederhana dengan hasil yang menunjukan bahwa adanya pengaruh positif dari smartphone addiction terhadap perilaku agresif pada remaja (B = 0.236) dengan taraf signifikan p=0.000  yang berarti terdapat pengaruh smartphone addiction terhadap perilaku agresif. Maka, dapat dijelaskan bahwa penggunaan smartphone yang berlebih hingga menyebabkan adiksi dapat memicu munculnya perilaku agresif pada remaja. Berdasarkan hasil penelitian, smartphone addiction memiliki kontribusi sebesar 14.2% terhadap perilaku agresif

    HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT DAN STRES PADA ANGGOTA KEPOLISIAN DI POLRESTABES SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dan tingkat stres pada anggota kepolisian, khususnya polrestabes Semarang. Penelitian ini menggunakan metode classified random sampling sebagai teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode kuantitatif dalam pengambilan sampel. Populasi dalam penelitian adalah anggota kepolisian Polrestabes Semarang khususnya anggota Sat Sabhara, Sat Lantas dan Sat Reskrim. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 subjek. Pada penelitian ini, alat yang digunakan untuk mengambil data yakni berupa skala yang terdiri dari 2 skala, yakni skala adversity quotient dan skala tingkat stres. Skala adversity quotient disusun berdasakan 4 (empat) aspek, yakni control, origin dan ownership, reach serta endurance. Skala adversity quotient terdiri dari 34 aitem yang memiliki koefisiensi reliabilitas 0.921 dengan indeks daya beda yang bergerak dari 0.321 – 0.635.  Skala tingkat stres disusun berdasarkan 3 aspek yakni psikologi, fisik serta perilaku dan terdiri dari 24 aitem dengan koefisiensi reliabilitas 0. 920, indeksi daya beda skala ini bergerak dari 0.351 – 0.706. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti dapat diterima yaitu ada hubungan antara adversity quotient dengan tingkat stres pada anggota kepolisian polrestabes. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa koefisiensi korelasi rxy = -0.905, dengan taraf signifikansi p = 0.000 (p < 0.01). Nilai koefisiensi determinasi (r2) sebesar 0.819 yang menandakan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara adversity quotient dan tingkat stres pada anggota kepolisian di Polrestabes Semarang serta memiliki sumbangan efektif sebesar 81.9%

    HUBUNGAN ANTARA SELF COMPASSION DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA ANAK BINAAN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KUTOARJO DAN YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self compassion terhadap  penyesuaian diri terhadap anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kutoarjo di Purworejo dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Yogyakarta di Gunung Kidul. Sampel sejumlah 45 anak binaan, terdiri dari 36 anak binaan di LPKA Kutoarjo dan 9 anak binaan LPKA Yogyakarta dipilih menggunakan total sampling. pengambilan data dilakukan dengan skala penyesuaian diri terdiri dari 34 aitem dan self compassion 13 aitem. Uji hipotesis menggunakan teknik korelasi product moment. Indeks daya beda aitem berkisar 0,256-0,671 dan koefisien reliabilitas 0,895. Skala self compassion indeks daya beda aitem berkisar 0,275-0,578 dan koefisien reliabilitas 0,771. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara self compassion dengan penyesuaian diri diperoleh rxy = 0,393 dengan p = 0,008 (p < 0,05) yang berarti hipotesis diterima. Sumbangan efektif yang diberikan variabel self compassion terhadap penyesuaian diri sebesar 15,4%

    HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN REGULASI EMOSI TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI PERTANDINGAN PADA ATLET KARATE DI KOTA DEMAK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan regulasi emosi terhadap kecemasan menghadapi pertandingan pada atlet karate di kota Demak. Populasi penelitian ini adalah 74 atlet. Teknik sampling yang digunakan adalah studi populasi. Pengambilan data menggunakan tiga skala yaitu kecemasan menghadapi pertandingan, kepercayaan diri dan regulasi emosi. Skala kecemasan menghadapi pertandingan terdiri dari 29 aitem dengan uji daya beda berkisar 0,267-0,761 dan reliabilitas sebesar 0,874. Skala kepercayaan diri  terdiri dari 45 aitem dengan uji daya beda aitem berkiasar 0,293-0,688 dan reliabilitas sebesar 0,919. Skala regulasi emosi terdiri dari 11 aitem dengan uji daya beda berkisar 0,296-0,467. Subjek penelitian adalah atlet karate di Demak. Analisis data menggunakan regresi dua prediktor dan korelasi bivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dan regulasi emosi terhadap kecemasan menghadapi pertandingan, R12y=0,629, Fhitung=23,269,p=0,000 (p<0,01). Selanjutnya ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kepercayaan diri terhadap kecemasan menghadapi pertandingan, rx1y= -0,616,p= 0,000 (p<0,01) dan ada hubungan negatif yang signifikan antara regulasi emosi terhadap kecemasan menghadapi pertandingan, rx₂y=-0,420,p= 0,000 (p<0,01). Kepercayaan diri dan regulasi emosi memberikan kontribusi sebesar 39,6% sedangkan 60,4% dipengaruhi faktor lain

    PSIKOTERAPI SUPORTIF PADA PENDERITA SKIZOFRENIA HEBEFRENIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoterapi suportif pada penderita skizofrenia hebefrenik. Skizofrenia hebefrenik memiliki onset awal. Gejala-gejala dapat muncul dari usia remaja atau dewasa awal yang merupakan usia produktif untuk memulai mempersiapkan berbagai peran bagi masa depan. Prognosis seringkali lebih buruk dibandingkan dengan tipe lain jika tidak mendapatkan penanganan secara tepat.. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen kasus tunggal dengan seorang subjek laki-laki yang didiagnosis mengalami skizofrenia hebefrenik dan telah mengalami kekambuhan sebanyak tiga kali. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara mendalam, tes psikologi, dan pengukuran kondisi subjek antara sebelum dan sesudah menjalani psikoterapi suportif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa psikoterapi suportif dapat membantu penderita skizofrenia hebefrenik mempersiapkan diri untuk kembali menjalankan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat perubahan dalam aspek pikiran, perasaan, dan perilaku yang lebih adaptif sehingga dapat menurunkan kemungkinan kekambuhan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa psikoterapi suportif akan lebih efektif jika melibatkan peran keluarga secara aktif.Â

    HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Subjek dalam penelitian ini yaitu pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis, berjumlah 50 subjek. Teknik pengambilan sampell menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kebermaknaan hidup dengan indeks diskriminasi aitem yang bergerak dari 0,258-0,671 dengan α = 0,842 dan skala konsep diri dengan indeks diskrimasinasi aitem yang bergerak antara 0,282-0,557 dengan α = 0,760. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dan menggunakan analisis data statistik product moment. Berdasarkan hasil analisis statistik diperoleh nilai Rxy = 0,573 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p < 0,01). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis. Adapun mengenai kontribusi konsep diri terhadap kebermaknaan hidup (r2) sebesar 0,328. Hal tersebut mengindikasikan bahwa konsep diri mempengaruhi kebermaknaan hidup sebesar 32,8% dan sisanya 67,2% berada di faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Proyeksi: Jurnal Psikologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇