KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN BIJI PLASTIK POLYPROPYLENE TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR EX. PALU DAN AGREGAT HALUS EX. PALU
Penggunaan material alam sebagai bahan dasar beton semakin lama semakin tidak terkendali. Disatu sisi pembangunan infrastruktur terus berkembang disisi lain kerusakan lingkungan mengancam kehidupan manusia. Kerusakan lingkungan sebagai akibat dari pembangunan infrastruktur semakin hari semakin terasa. Bencana alam seperti longsor, banjir, kebakaran yang diakibatkan oleh ulah manusia semakin sering terdengar. Material penyusun beton saat ini masih menggunakan material alam berupa pasir, batu split dan semen. Akibatnya ketersediaan material alam penyusun beton semakin hari semakin berkurang. Salah satu upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan sebagai akibat penggunaan material alam yang tidak terkendali untuk bahan dasar beton adalah dengan melakukan inovasi teknologi pembuatan beton penggunaan limbah atau sampah yang dapat dijadikan bahan pengganti material penyusun. Penelitian ini merencanakan beton normal dan campuran biji plastik polypropylene dengan persentase 3%dan 5% serta kuat tekan yang ditargetkan adalah K-275 kg/cm2 dan menggunakan agregat ex. palu. Air yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan air PDAM dan Pengujian beton dilakukan pada umur 3, 7, 14, 21, dan 28 hari masing-masing terdiri dari 3 buah benda uji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kuat tekan yang dihasilkan campuran biji plastik 3% adalah 306.098 kg/cm2, sedangkan limbah beton yang menggunakan campuran biji plastik 5% adalah 218.047 kg/cm2. Biji plastik dapat digunakan sebagai pengganti agregat halus pada pekerjaan dengan syarat ukuran butir biji plastik harus menyerupai agregat halus yang digunakan
PERENCANAAN KANTOR DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI, STATISTIK DAN PERSANDIAN DI KABUPATEN MAHAKAM ULU
Dinas Komunikasi dan Informatika merupakan unsur pelaksana urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, urusan pemerintahan bidang persandian, dan urusan pemerintahan bidang statistik yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Dinas Komunikasi dan Informatika mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan bidang komunikasi dan informatika, bidang persandian, dan bidang statistik. Saat ini kabupaten Mahakam ulu belum memiliki kantor dinas permanen. Dari identifikasi masalah tersebut maka di ambil suatu rumusan permasalahan, Yaitu bagaimana merancang kantor dinas kominfo di kabupaten Mahakam ulu dan bagaimana penerapan tema arsitektur hijau. Metode kajian dari rancangan ini meliputi metode pengumpulan data dengan cara: Survei lapangan secara langsung, studi literatur yang berkaitan dengan tema dan obyek rancangan. Untuk mendapatkan data-data mengenai obyek rancangan, dilakukan studi banding melalui literatur serta studi obyek tentang kantor dinas kominfo secara langsung yang memiliki kesamaan fungsi. Dalam perancangan ini menggunakan tema arsitektur neo vernakular dengan pendekatan budaya, kebiasaan dan kearifan lokal dari masyaraakat Mahakam ulu. yang diharapkan bangunan kantor dinas kominfo ini bisa memenuhi fungsinya sebagai pusat komunikasi dan informatika
ANALISA JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI (D.I) TANAH ABANG KABUPATEN KUTAI TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Dengan keberadaan Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang diharapkan mampu memicu dan mendukung roda pertumbuhan ekonomi serta menunjang swasembada pangan di Kabupaten Kutai Timur khusunya dan Provinsi Kalimantan Timur pada umumnya. Untuk mendukung harapan keberadaan daerah irigasi tersebut, harusnya didukung oleh sistem irigasi yang baik dan terorganisir. Oleh karena itu, untuk memenuhi persyaratan tersebut Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang harus memiliki jaringan irigasi yang baik sehingga mampu membawa air yang bersumber dari Sungai Kalinjau yang ditampung oleh bangunan Bendung Mesangat dan disalurkan menuju ke petak-petak sawah. Penelitian ini dilakukan mengikuti tahapan berikut ; (1) perhitungan debit andalan pada Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang, (2) perhitungan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk keperluan irigasi (3) perhitungan dan penentuan dimensi saluran irigasi yang efisien untuk mengairi Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar debit andalan pada Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang yang terbesar terjadi pada bulan Februari sebesar 0,885 m3 /det dan dari hasil analisa didapatkan pola tanam untuk Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang yaitu pola tanam Padi - Palawija – Padi dikarenakan ketersediaan air irigasi dalam kategori mencukupi dengan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk padi I adalah 1,205 m 3 /det, palawija sebesar 0,511 m3 /det dan untuk padi II sebesar 1,411 m3 /det, serta dimensi saluran irigasi pada Daerah Irigasi (D.I.) Tanah Abang terdapat 4 tipe desain dimensi dengan ukuran menyesuaikan dari debit rencana yang dibutuhkan oleh masing-masing petak sawah dan jalur rencana saluran irigasi Tipe pertama dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 1,120 m, lebar atas saluran adalah 4,480 m dan tinggi saluran sebesar 1,290 m. Tipe kedua dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 0,950 m, lebar atas saluran adalah 2,850 m dan tinggi saluran sebesar 1,190 m. Tipe ketiga dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 0,580 m, lebar atas saluran adalah 1,740 m dan tinggi saluran sebesar 1,020 m. Tipe keempat dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 0,440 m, lebar atas saluran adalah 1,320 m dan tinggi saluran sebesar 0,880 m
KAJIAN KONTRAK KONSTRUKSI PADA PROYEK PEKERJAAN PENYELESAIAN PENINGKATAN BENDUNGAN BENANGA KOTA SAMARINDA
Kontrak kerja konstruksi ialah sebuah perjanjian yang dilakukan oleh pihak pertama dan pihak kedua, kontrak ini menggunakan kontrak kerja unit price. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai penerapan kontrak kerja dan indikator yang mempengaruhi kontrak. Teknik pengumpulan data antara lain observasi, interview, kuesioner dan studi pustaka.Metode yang digunakan untuk menghasilkan perhitungan adalah Uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisa di-ploting ke dalam SPSS, terdapat 4 pertanyaan mengenai penerapan kontrak dan 22 pertanyaan mengenai indikator yang mempengaruhi. Dari hasil penelitian pada penerapan kontrak terdapat 83,33% menjawab sangat setuju dan indikator yang mempengaruhi terdapat 33,64% menjawab tidak setuju
ANALISA PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE ANALISIS KOMPONEN SKBI 1987 DAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 (Studi Khasus : Jalan Lingkar Stadion Palaran)
Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, pertumbuhan ekonomi di suatu daerah juga semakin meningkat. Hal ini menuntut adanya infrastruktur yang cukup memadai dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Jalan merupakan salah satu infrastuktur yang sangat penting dalam suatu Negara yang memfasilitasi sarana transportasi antar daerah atau kota. Dengan semakin meningkatnya lalu lintas yang melewati suatu ruas jalan, maka ruas jalan tersebut haruslah nyaman dan aman jika dilalui oleh pengguna jalan. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan antara Metode perencanaan tebal perkerasan jalan Metode Komponen SKBI 1987 dan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 pada Proyek Perencanaa Tebal Perkerasan Jalan Lingkar Stadion Palaran Sta (0+000) sampai Sta (3+000). Hasil perhitungan didapatkan nilai Metode Analisa Komponen SKBI 1987 Lapisan Laston AC-WC (MS 744)= 6cm, Lapisan Laston AC-BC (MS 744)= 6cm, Lapisan Pondasi Atas, Batu Pecah (CBR 100)=35cm, Lapisan Pondasi Bawah, Sirtu/Pirtun (CBR 50)=25cm dengan anggaran Rp.88. 050.290.615,00; Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 Lapisan AC-WC=4cm , Lapisan AC-BC= 6 cm, Lapisan AC Base=18cm, Lapisan Pondasi Atas Kelas A=30cm dengan anggaran Rp.47.220.194.568,00
PERENCANAAN PUSAT INFORMASI KEBUDAYAAN DI TENGGARONG DENGAN PENERAPAN DOUBLE SKIN FACADE
Pusat informasi kebudayaan adalah bangunan yang dibangun Khusus sebagai wadah informasi kebudayaan dan juga sebagai tempat berdiskusi, belajar dan sebagai tempat yang mewadahi event festival kebudayaan, khususnya pada kabupaten kutai kartanegara di kota Tenggarong. Permasalahan iklim dan juga estetika bangunan yang dibutuhkan pada era globalisasi saat ini menjadikan bangunan pusat informasi kebudayaan juga perlu memperhatikan kebutuhan social media generasi saat ini maka penerapan yang digunakan yaitu dengan sistem Double Skin Facade. Kegiatan yang diwadahi dalam Pusat Informasi kebudayaan dengan Penerapan Double skin facade ini belum ada di Tenggarong maka pentingnya peran bangunan pusat informasi kebudayaan agar kegiatan kebudayaan di Kota Tenggarong ini dapat di fasilitasi seperti contohnya : Festival adat Erau yang mana pada bangunan ini memiliki beberapa bangunan di antaranya bangunan untuk kegiatan utama, penunjang, utama kantor dan service, dalam hal ini kegiatan utama (informasi dan pelatihan edukasi pariwisata) dan kegiatan penunjang lainnya
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA DENGAN METODE NILAI HASIL (EARNED VALUE ANALYSIS) PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEREJA SIDANG JEMAAT ALLAH SAMARINDA
Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi jarang ditemui suatu proyek yang tepat sesuai dengan yang direncanakan. Pekerjaan pembangunan proyek merupakan usaha yang dilakukan pada pembangunan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atas investasi yang ditanamkan oleh karena itu diperlukan analisa waktu dan biaya secara terpadu untuk menghindari kerugian dapat dilakukan pengendalian proyek dalam aspek waktu dan biaya dengan metode Earned Value pada penelitian ini adalah pembangunan Gereja Sidang Jemaat Allah Samarinda (GSJA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dalam pelaksanaan mendapatkan keuntungan atau mengalami kerugian, mengetahui perkiraan biaya dan waktu penyelesaian proyek sampai minggu akhir, mengetahui indeks kinerja biaya dan waktu berdasarkan metode nilai hasil. Hasil perhitungan didapatkan nilai BCWS = 6.433.547.782,41.-, BCWP = 6.433.547.782,41.-, ACWP=5.843.773.146,09.-, SV=0.00, CV=589.774.636,36.-, SPI=1.000 (berarti menunjukkan waktu proyek tepat waktu) dan CPI = 1.101 (berarti menunjukkan biaya lebih kecil dari anggaran). Untuk hasil perkiraan waktu penyelesain proyek EAS = 150 hari dan perkiraan biaya penyelesaian proyek EAC = 5.843.773.146,09.
"TRAFFIC VOLUME ANALYSIS OF CAPACITY ACROSS THE STREET PAHLAWAN L2 TENGGARONG"
Transport plays an important role in the economic, political, social, cultural, defense and security. Due to the lack of transport relations between the regions more smoothly and saving time and costs that are beneficial to society. As more of the population then the movement will transport in the area of Jalan Pahlawan Tenggarong Sebrang L2 increases and the effect on segment performance and level of service. Tenggarong Seberang hero is a road that has an important role in supporting the development of the sectors of trade, mining and education office ..The purpose of this study was to determine the segment's performance in Jalan Pahlawan L2 are judged by the level of service. Analysis performed manually according to traffic conditions in Indonesia. In this case do the analysis using the Indonesian Highway Capacity Manual 1997 (MKJI'1997) to take into account the traffic performance. Traffic volume data obtained from the survey will be undertaken lapangana for 3 days on Monday, Wednesday, Saturday taking into consideration the volume of traffic on the day and at peak hours are presented in tabular form vehicle data.Based on analysis of the performance of Jalan Pahlawan L2 are judged by the level of service method can MKJI'1997 in service levels Hero roads at peak hours Mondays is that in zone B stable flow conditions, the driver has the freedom to choose kecepata. and the level of service roads Aji lake at 2024 hours Monday pucak is D, the current approach is not setabil where almost all driver-related care is limited volume capacity that can be tolerated (accepted)
ANALISAPERHITUNGANDAYADUKUNGTIANGPANCANGPADAJEMBATANKELAUQKECAMATANDAMAIKABUPATENKUTAIBARAT
Pondasimerupakan strukturbangunanbawahyangberfungsisebagaipenyalurbebandiatasnyakelapisantanahpendukung.DayadukungtiangpancangdidapatkandarihasilpenyelidikantanahdenganujiSPTdantesPDA.TujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuimetodeperhitungandayadukungtiangpancangberdasarkandataSPTdandayadukungtesPDA.Metodepenelitianiniadalahsecarakualitatif.Hasilperhitungan didapatkan daridayadukungtiangpancangmenggunakandataSPTtitikBH-01metodemeyerhoff(Qult=265,016ton),metodestatik(Qult=116,175ton),metodelucianodecourt(Qult=290,14ton)danPDAtitikK2,(Qult=235,82ton).Untukhasileffisiensikelompoktiang(eff=0,621)berdasarkandataSPTdayadukungultimatekelompoktiangdidapathasildenganmetodemeyerhoff(Qag=197,337ton),metodestatik(Qag=86,506ton),danmetodelucianodecourt(Qag=216,042ton).NilaiantaradataSPTdantesPDAyangpalingmendekatiadalahhasilmetodestatikdengan(Qult=116,175ton)<(Qult=235,82ton)
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEMBANGUNAN GEDUNG POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan faktor penting dalam rangkaperlindungan dunia kerja, dan juga sangat penting untuk produktivitas dan kelangsungan duniausaha. Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) adalah salah satu hak dasar bagi pekerjayang merupakan komponen dari hak azasi manusia (HAM).Pembangunan Gedung Politeknik Samarinda juga harus memiliki Sistem Manajemen K3Lyang bertujuan untuk melindungi pekerja atas keselamatannya dalam melakukan pekerjaan demikesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi serta produktivitas nasional, menjamin keselamatansetiap orang lain yang berada di tempat kerja, dan memelihara serta menggunakan sumber-sumberproduksi secara aman dan efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja prosedur keselamatan dankesehatan kerja pada pembangunan gedung politeknik, apakah dalam pelaksanaan pembangunantersebut dapat membantu menjaga kinerja progress pelaksanaan dan perencanaan yang ada.Berdasarkan dari data Survei responded an data Variabel pekerjaan yang akan di gunakandalam pembangunan gedung di dapatkan beberapa hasil Uji Validitas Variable Resiko dengan nilai rtabel yaitu 0,490> 0,374, yang berarti variable ketiga dinyatakan valid, Berdasarkan hasil rata – rataRisiko ke dalam Matrix Terdapat satu perkerjaan yang memiliki tingkat risiko tinggi yaitu PekerjaanPlaster dan Acian dengan nilai Tinggi = 100% = 2,7%Jadi dapat di simpulkan agar para pekerja dalam pembangunan gedung tersebut lebihberhati – hati dan mengantisipasi pekerjaan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan kerja yang datamenghambat pengerjaan tersebut, dan juga agar tidak terjadi korban jiwa dalam pelaksanaanpembangunan tersebut