KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    PERHITUNGAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN KOMPOSIT SUNGAI KARANG MUMUS JALAN PERNIAGAAN KOTA SAMARINDA CALCULATION OF COMPOSITE STRUCTURES BRIDGE RIVER KARANG MUMUS SAMARINDA CITY

    No full text
    Bridge as a means of transport has a very important role for the movement of traffic and boost the population and economy of a region Seeing the importance of the function of a bridge.the bridge must meet the requirements of making the existing bridge.One of the requirements that must be met in the manufacture of the bridge is the bridge resistance of the load bearing that works well which is caused by humans or vehicles passing over the bridge . there are many things that must be considered in the calculation of the factors which must be considered include , bridge dead load , live load , wind load , temperature loads and loads of vehicles or trafficSkripisi.               Long span composite bridge being simulated is 20 m, width 6 m carriageway, pavement width of  0.5 m and 0.5 m right side of the left side, so that the total width of the bridge 7 m. the size of the railing is 15 cm x 15 cm, and used composite type girder type I-beam

    KAJIAN STRUKTURAL JEMBATAN PRECAST PRESSTRESS SANGKULIRANG –BATU LEPOK AMPANAS KABUPATEN KUTAI TIMUR

    Get PDF
    Perkembangan pembangunan dan perkembangan penduduk serta ekonomi daerah yang kurang mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah, karena akses untuk mencapai daerah tersebut masih sulit untuk di jangkau. Sehubungan dengan hal tresebut maka sangatlah penting melakukan penelitian ini salah satu penunjang untuk kemudahan akses mencapai daerah – daerah yang seharusnya mendapat perhatian dalam pengembangan daerah tersebut agar tidak tertinggal.Salah satu akses penunjang sarana transportasi adalah Jembatan. Jembatan adalah suatu kontruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, aliran sungai, danau dan lain-lainKecamatan Sangkulirang merupakan sebuah Kecamatan yang memiliki penduduk berpenghasilan dari sektor pertanian dan perkebunan. Untuk memudahkan akses dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan harus melewati jembatan, yang mana keadaan jembatan tersebut sangat kritis serta sangat beresiko. Karena keadaan jembatan sudah sangat kritis maka penelitian ini dilakukan, agar resiko kecelakaan akibat kegagalan kontruksi yang sudah tidak layak lagi untuk di manfaatkan oleh masyarakat tidak terjadi.Berdasarkan latar belakang di atas, mada terdapat beberapa masalah yang kemudian di fokuskan pada bagaimana perhitungan pembebanan pada jembatan, bagaimana perhitungan struktur atas jembatan tipe Precast presstress, bagaimana perhitungan struktur bawah jembatan.Adapun maksud dalam penelitian ini, adalah untuk menghitung struktur bangunan atas dan bawah jembatan Precast presstress sesuai dengan persyaratan yang diijinkan, agar memenuhi ketentuan, kekuatan, serta keamanan bagi penggunanya.Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih di fokuskan kepada perhitungan struktur atas jembatan, meliputi : trotoar , plat lantai jembatan, sandaran, dan girder jembatan Precast presstress, perhitungan struktur bawah jembatan, meliputi : abutment, pondasi, dan wing wall pada jembatan yang mengacu pada SNI T-02-2005 tentang pembebanan jembatan yang digunakan sebagai Pedoman perencanaan

    ANALISIS KINERJA PUTAR BALIK (U-TURN) DI RUAS JALAN PAHLAWAN KOTA SAMARINDA

    No full text
    Growth in the number of vehicle wheels 2 (R2) and 4-wheel vehicles (R4) in Samarinda City continues to increase every year. However, it is not accompanied by increments of roads or road capacity significantly. Consequently, the delay often occurs especially during rush hour (peak hour). This is because the need for the movement of traffic is greater than the level of service of the existing road infrastructure. One of the bottlenecks which are felt by people in Samarinda occurred at Jalan Pahlawan that its land use is commercial environment that is the center of the market activities as well as some educational facilities. Facilities reverse the direction of rotation (U-Turn) in Jalan Pahlawan adjacent to the educational facilities market activity and this causes the vehicle speed when the vehicle stops what did reverse the direction of rotation (U-Turn). The presence of U-Turn This causes delays to vehicles traveling in the direction of the straight.The intent of this research was to determine the performance due to turn around the direction (U-turn) against traffic in JL. Pahlawan Samarinda               Results of the analysis of a U-turn (U-Turn) in two (2) points Jalan Pahlawan Samarinda namely;1. The time between the vehicle with another vehicle (time headway) on average for motorcycles (MC) of 0.501 seconds and the light vehicle (LV) of 6.059 seconds.2. When turning the vehicle will perform round-turn (U-Turn) average of motorcycles (MC) of 5.674 seconds and the light vehicle (LV) of 9.602 seconds3. Service queues round-turn (U-Turn) using the First In First Out (FIFO) averaging motorcycles (MC) amounted to 12.768 and light vehicle (LV) of 1,670 where ρ> 1.0 that occurred queues round reverse direction (U-Turn)

    APPLICATION OF OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (K3) CONSTRUCTION PROJECT IN WEST DISTRICT KUTAI

    Get PDF
    Occupational Health and Safety (K3) is a very important issue and a seriousdiscussion in the construction industry today. The construction industry is listedas one of the dangerous industry, where the rate of accidents and occupationaldiseases are diseases caused by work that could potentially still quite high. In thiscase the performance of safety and health is as important as productivity, moraleand operational cost control at all. Accident happen anytime and anywhere and tosiaapun.Any company employing many 100 (one hundred) or more and / or containspotential dangers posed by The characteristics of the production process ormaterial dapatmengakibatkan workplace accidents such as explosions, fire,pollution and occupational diseases shall implement a system of occupationalsafety and health management (K3). K3 management system shall be implementedby administrators, employers and the entire workforce as a whole in accordancewith the regulations of the Minister of Manpower No. 05/Men/1996 onKeselamatanm Work Management System.Work Management problem became the first affair as aspects that must beconsidered in the implementation of projects, especially in the construction phase.This is due at this stage because they collected a large amount of labor in a verynarrow area. Plus the nature of the construction workers are prone to accidentssuch as high elevation, power, temperature, transporting or lifting heavy objectsand others.Elements of the safety program and the most important is the company'spolicy statement, organization and personnel, maintaining working conditions tomeet the requirements for safety, make a report and analysis of the causes ofaccidents and provide first aid facilities

    ANALISA KINERJA JALAN LUAR KOTA PADA RUAS JALAN SOEKARNO-HATTA KM. 65+000 - KM. 85+000

    Get PDF
    Andi Rifkie Irawan , NPM : 10.11.1001.7311. 223 , Street Performance Analysis On The Road Soekarno - Hatta Segment KM . 65 + 000 TO KM . 85 + 000 , Supervisor I : Ir. H. Benny Mochtar EA, MT. And Supervisor II : Rossa Agustaniah, ST.,MT.It is the capital city of Samarinda in East Kalimantan has a mining license The Very strategic That connects several districts / cities in the area are the initials , so that the growth of the city of Samarinda High Enough EVERY year. BETWEEN initial situation causes an imbalance in the Period Vehicle WITH capacity Yang Number : Available , so the issue of Traffic and Traffic Accidents And Vehicles queue length. As Happens at Soekarno Hatta Street Segment - KM . 65+ 000 TO KM. 85 + 000 in the area are the initials Many vehicles passing by . FOR THAT THERE Must Re- evaluation of the boarding costs went down the road. Composition Composition Of Husband research is to analyze the boarding costs pada road street sunset Soekarno - Hatta KM 65 + 000 Up to KM 85 + 000 Composition Composition Of Research husband is as follows : 1. Analyze the Initial ConditionsAnalyze the condition changes during peak hours Passes Traffic And the average - average boarding costs went down the road at rush hourFrom the analysis of Jalan Soekarno - Hatta KM 65 + 000 - KM 85 + 000 To conclude ;a. Vehicle flow ( Q )- Segment I: 494 veh / h- Segment II : 507 veh / h b . Capacity ( C )- Segment I: 473 smp / hour- Segment II : 495 smp / hourc . The degree of saturation ( DS )- Segment I: 0.18- Segment II : 0.19 d . barriers side- Segment I: 64 Indicators of Genesis ( L ) Low- Segment II : 49 Indicators of Genesis ( L ) Low e . SPEED And Travel Time- Segment I: 65 km / h and takes 5.5 seconds- Segment II : 64 km / h and takes 5.6 seconds 2. Based Indicators index Service Level ( Level of Service ) / LOS Roads Soekarno Hatta( Samarinda - Balikpapan ) Kilometer 65 s/d 85 Kilometers is :The ratio obtained L.o.S = V / C- Segment I: 473 / 2648.1 = 0.18 < 0.85 = B- Segment II : 495 / 2648.1 = 0.19 < 0.85 = B Indicators derived from the index calculation Service Level B OR < 0.85 it can be concluded that free prepaid Flow , Low Volume , High SPEED , and Drivers MAY require speed , expandabilas SPEED What is desired

    HOTEL MAHAKAM RIVER

    Get PDF
    Indonesia adalah Negara kepulauan yang sangat indah, banyak panorama yang dijadikan obyek wisata untuk dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal. Dan untuk meningkatkan pariwisata tersebut dibutuhkan penginapan atau hotel untuk para pengunjung atau wisatawan tersebut. Maka dari itu, usaha bisnis penginapan hotel adalah salah satu usaha yang sangat menjanjikan saat ini. Manajemen hotel terutama dalam mempromosikan hotel mereka ke para calon pengunjung sangat dibutuhkan. Untuk mempromosikan hotel mereka dibutuhkan sebuah sistem informasi hotel dan pemesanan secara online kepada para calon pengunjung. Saat ini akses internetan semakin mudah, murah dan cepat. Yang sangat membantu sebuah hotel dalam mempromosikan diri mereka dan menunjukan eksistensi mereka. Layanan web sebagai salah satu jasa yang digunakan, untuk sistem informasi hotel dikembangkan sesuai dengan kebutuhan hotel. Program aplikasi dalam bentuk website pemesanan menyediakan informasi tentang jumlah kamar, fasilitas yang tersedia. Selain itu, aplikasi ini menyediakan informasi yang digunakan pada tanggal tertentu sesuai waktu yang kita inginkan. Sistem informasi hotel ini, akan membantu pengguna diluar negeri untuk mencari tahu informasi tentang hotel tersebut danmemudahkan pemesanan secara online

    REST HOUSE DESA BATU-BATU KABUPATEN BERAU

    Get PDF
    Kebutuhan para pengguna akan adanya tempat beristirahat sejenak membutuhkan rest house yang sesuai standar dan layak memenuhi syarat dengan tidak mengesampingkan perilaku pengguna yang telah ada. Suatu rest house yang baik harus dapat memfasilitasi kebutuhan- kebutuhan para pengguna yang beristirahat berdasarkan hasil pengamatan serta evaluasi desain yang berbasis tingkat kepuasan pengguna dengan memperhatikan analisa perilaku dan kebutuhan para pengguna selama di perjalanan.  Didalam menganalisa perilaku yang perlu diperhatikan adalah bagaimana orang menggunakan elemen arsitektur secara pribadi, berpasangan, kelompok kecil, dan kelompok besar. Apa saja yang mereka lakukan, bagaimana aktifitas saling berkait, apa pengaruhnya terhadap si pengguna, dan bagaimana elemen fisik itu berpengaruh terhadap kegiatan. Proses perancangan rest house melewati beberapa tahapan, yaitu: (1) tahap pengumpulan data, (2) tahap analisis dan sintesis, dan (3) tahap konsep perancangan bangunan.  Faktor waktu berhenti yang terbatas bagi pengguna rest house menuntut kemudahan akses dan kejelasan orientasi bagi para pengguna. Organisasi fasilitas-fasilitas yang terdapat pada rest house dengan memperhatikan hubungan dan kedekatan antar fasilitas, kemudahan akses dan pencapaian, kemudahan serta besaran kelompok pengunjung yang datang

    STUDI PERBANDINGAN ANTARA SISTEM KONTRAK LUMPSUM DAN KONTRAK UNIT PRICE (HARGA SATUAN)PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SMP N 6 SAMARINDA

    No full text
    The construction projectis a project thathas a lot ofuncertaintiesandrisks. Requiredarisk management approachto identify andcontrol the risksthat might occur. One of themost importantphaseofrisk managementisrisk analysisthat aims to identifysignificantrisksto the project.In this study,the riskanalysis will be doneona comparative studybetweenthe systemcontractsandcontractUnit PricePer diemson projectbuildingSmpN6Samarinda

    ANALISA PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KECEPATAN RUAS JALAN PAHLAWAN DI KOTA SAMARINDA

    No full text
    Salah satu penyebab kemacetan di Jln. Pahlawan adalah pengaruh hambatan samping jalan, seperti kegiatan perpakiran badan jalan, aktifitas perdagangan, dan pejalan kaki. Studi ini dilatarbelakangi kemacetan yangdiakibatkan kegiatan parkir kendaraan pada badan jalan di kawasan pasar dan pertokoan di Jalan Dr.Sutomo Sampai Pahlawan.Jalan Dr.Sutomo merupakan salah satu akses jalan utama penduduk Delitua menuju daerah pusat kegiatan yaitukota Samarinda. Jalan tersebut seharusnya diperuntukkan bagi kelancaran arus lalu lintas, tetapi pada kenyataannya diruas jalan ini terjadi pengurangan lebar jalur lalu lintas efektif akibat aktifitas parkir badan jalan (on-street parking ),sehingga kelancaran arus lalu lintas terganggu. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari parkir pada badan jalan (on-street parking) terhadap kapasitas ruas jalan,karakteristik lalu lintas dan mencari solusi yang memungkinkan untuk permasalahan parkir pada badan jalan dilokasi penelitian tersebut. kinerja ruas jalan buruk dengan nilai tingkat pelayanan E dimana kondisi ruas jalannya macet dan kecepatan rendah, sedangkan kinerja ruas jalan pada hari libur yaitu Minggu cukup baik dimana nilai tingkat pelayanannya berada pada nilai B dan C, dimana volume lalulintasnya tidak terlalu tinggi, dan aktifitas parkir pada badan jalan rendah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa parkir pada badan jalan mengakibatkan penurunan kapasitas ruas jalan yang berdampak pada penurunankinerja ruas jalan

    PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PERUMAHAN TALANG SARI REGENCY DI KOTA SAMARINDA

    No full text
    FACHMI IRAWAN, NPM : 07.11.1001.7311.115,  PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PERUMAHAN TALANG SARI REGENCY, Pembimbing I : ARI SASMOKO ADI, ST, MT dan Pembimbing II : ZULFAN SYAHPUTRA,ST, MT.Perumahan Talang Sari Regency yang berlokasi di Samarinda Utara adalah perumahan berkonsep kota hijau (The Green City) dengan luas ± 200 ha. Untuk itu dilakukan perencanaan sistem drainase pada kawasan perumahan ini karena kawasan ini berada didataran rendah dan perlu mendapat perhatian guna terhindar dari bencana banjir atau genangan air hujan, serta mendukung kehidupan manusia yang hidup bermukim dikawasan perumahan ini dengan nyaman, sehat dan dapat berinteraksi satu dengan lainnya dalam kehidupan sehari – hari.Maksud dari perencanaan ini adalah mengetahui sistem drainase di kawasan perumahan Talang Sari Regency di Kota Samarinda.            Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :Mengetahui besarnya debit pada saluran sistem drainaseMengetahui dimensi penampang saluran sistem drainaseBerdasarkan hasil analisis perencanaan saluran drainase Perumahan Talang Sari Regency didapat ;Besarnya debit pada saluran drainase yang terdiri dari ;Saluran Utama 1 berada di lokasi Cluster Anggrek dan Cluster DahliaDebit Aliran              = 0,03672 m3/dtSaluran Utama 2 berada di lokasi Cluster Lily dan Cluster LavenderDebit Aliran              = 0,03625 m3/dtSaluran Utama 3 berada di lokasi Cluster Master Piece dan Cluster Grand ResidencesDebit Aliran              = 0,04222 m3/dtDimensi penampang saluran drainase yang terdiri atas ;Saluran Utama 1 berada di lokasi Cluster Anggrek dan Cluster DahliaLebar dasar(B) = 90 cm, Tinggi air(h) = 75 cm, Tinggi jagaan(w)= 20 cmSaluran Utama 2 berada di lokasi Cluster Lily dan Cluster LavenderLebar dasar (B)= 65 cm, Tinggi air (h)= 55 cm, Tinggi jagaan (w)  =20 cmSaluran Utama 3 berada di lokasi Cluster Master Piece dan Cluster Grand ResidencesLebar dasar (B)= 70 cm, Tinggi air(h)= 60 cm, Tinggi jagaan (w)   =20 c

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇