KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
STUDI SALURAN DRAINASE PADA JALAN MUSO SALIM BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT
Flooding is a state of natural disaster phenomena which are related to the amount of damage in terms of life and material. Flooding began increasing population, climate change and land use change. Small drainage capacity and the amount of sediment in the drainage causing inundation / flooding. Other issues also arise from domestic waste water. Dense urban areas can’t processindividual waste water. So that, the waste water will flow inti the urban drainage system.In this study , rain fall plays an important role in the evaluation and planningof urban drainage. The data needed rain fall data, data on land use and topographic dat. Rain falldata were analyzed data used is the maximum daily rainfall data pahoman station with other stations comparisons. Rainfall data were analyzed with Log Person III and Gumbelthen tested with Chi Square for selecting distributions received. Rainfall datais then applied to the hourly rainfall intensity mononobe method.intensity of rain isuseful to calculate the peak discharge by rational methods. Based on data, flood from The several channels at Rarakuta as polres road, Simpang Busur road, Muso Salim road, Cut Nyak Dien road and Simpang Raya road.The evaluation was done by analysis of the discharge of each drainage channel acrossthe Muso Salim. After an evaluation there are several drainage channelsneed to redesign like Kartini channel and Teuku Umar channel, and some drainagechannels need to be normalized as Cut Nyak Dien channel, Imam Bonjol channel and Barong Tongkok channel.
ANALISA WAKTU TEMPUH KENDARAAN RODA DUA PADA RUAS JALAN ARTERI PRIMER KOTA SAMARINDA
Travel time (Travel Time) is the average time used the vehicle to travel the road segment with certain length, including delay, downtime, the average travel time of vehicles derived from comparing the length of the road segment. The purpose of this study was to analyze the travel time of light vehicles on arterial road network in the city of Samarinda.Primary data is needed is the vehicle speed data per second through direct surveys by using the tools of GPS (global positioning system). Secondary is supporting data covering the width and number of roads in the road network were surveyed. From the research and analysis of data obtained by the path of travel, speed fluctuation per second, and the parameters of vehicle movement patterns. Modeling light vehicle travel time were analyzed using multiple linear regression (SPSS 20.0). There are two variables that significantly affect the travel time of the vehicle. Both of these variables showed signs of rationality test the suitability of the travel time.Where is increasing its variable value is positive lead vehicle travel time will be growing, while the increasing value of the variable is negative causing the vehicle travel time will be reduce
STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN SALURAN DRAINASE PADA KOMPLEKS PERUMAHAN PREVAB KOTA SAMARINDA
Secara umum, drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan sehingga kawasan tersebut dapat difungsikan secara optimal. Beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui besarnya debit banjir yang ada dengan melakukan evaluasi kapasitas saluran dan menentukan dimensi saluran drainase kala ulang 5 tahun dan 10 tahun.Penelitian ini dilakukan bulan April 2016 pada 19 saluran drainase di Kompleks Perumahan Prevab Kota Samarinda. Data yang diperlukan adalah data primer hasil survey di lokasi penelitian dan data sekunder seperti data curah hujan, peta topografi, dan kependudukan.Berdasarkan evaluasi saluran drainase yang ada di kompleks perumahan tersebut perencanaan ulang perlu dilakukan terhadap dimensi saluran drainase seperti pada Jalan Angklung, Jalan Gitar, Jalan Kecapi. Jalan Piano, dan Jalan Harpa
PERBANDINGAN SISTEM KONTRAK BERBASIS KINERJA ATAU PERFORMANCE BASED CONTRACT (PBC) DAN KONTRAK TRADISIONAL”
Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, yaitu Bagaimana perbandingan sistem Kontrak Berbasis Kinerja atau Performance Based Contract (PBC) dan Kontrak Tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui perbandingan sistem Kontrak Berbasis Kinerja atau Performance Based Contract (PBC) dan Kontrak Tradisional. Kontrak atau perjanjian adalah suatu peristiwa di mana seorang berjanji kepada orang lain atau di mana dua orang itu saling berjanji untuk melaksanakan suatu halPerformance Based Contract (PBC) adalah Kontrak yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya untuk mencapai atau mempertahankan suatau kinerja tertentu yang ditetapkan dalam periode waktu tertentu, meliputi pekerjaan desain, konstruksi, dan layanan pemeliharaan yang dilaksanakan secara terintegrasi untuk menjamin pencapaian kenerja seabagaimana yang ditetapkan di dalam spesifikasi kinerja.Kontrak Tradisional adalah dimana owner akan berhubungan dengan beberapa kontraktor untuk menyelesaikan proyek.Dari hasil pembahasan , Berdasarkan matriks SWOT maka dapat disimpulkan bahwa Kontrak Berbasis Kinerja atau Performance Based Contract (PBC) lebih menguntungkan bagi pengguna jasa untuk menentukan perencanaan ,proses menejemen dan metode kerja yang paling efesien.Kontrak Tradisional akan memberikan ancaman bagi owner jika kontruksi yang dilaksanakan mengalami kegagalan kontruksi karena semua masalah kontruksi (baik desain eror atau revisi desain) akan d tanggung oleh owner.
PERHITUNGAN PRODUKSI ALAT BERAT PADA PEKERJAAN JALAN TALISAYAN KABUPATEN BERAU
Jalan merupakan suatu prasarana transportasi bagi mobilitas kendaraan angkutan penumpang maupun barang. Fungsi transportasi sendiri adalah memindahkan barang atau orang dari suatu tempat ke tempat lain, dengan cara yang aman, nyaman, lancar dan ekonomis juga sebagai penunjang pariwisata dan sosial budaya serta pertahanan dan keamanan.Alat berat yang dikenal di dalam ilmu teknik sipil adalah alat yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur. Alat berat merupakan salah satu faktor penting di dalam proyek, terutama proyek– proyek konstruksi dengan skala yang besar. Tujuan penggunaan alat–alat berat tersebut untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaannya sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan mudah dalam waktu yang relatif singkat. Alat berat yang umumnya dipakai di dalam proyek konstruksi antara lain : Bulldozer, Excavator, Compactor, Motor Grader, Dump Truck, Wheel Loader dan lain–lainDalam Tugas Akhir ini , penulis hanya membahas mengenai Pekerjaan galian tanah untuk saluran dan perkerasan agregat klas B sepanjang 15,00 Km (STA 0+000 – STA 15+000) .Pembahasan yang di bahas yaitu menghitung volume pekerjaan galian tanah untuk saluran dan perkerasan agregat klas B, menghitung produksi alat berat yang digunakan , perhitungan waktu pelaksanaan serta biaya pekerjaan galian tanah untuk saluran dan perkerasan agregat kas B.Kemuadian dari hasil perhitungan tersebut kita dapat menentukan berapa jumlah alat berat yang harus digunakan agar efisien dan tepat waktu
STUDI ALTERNATIF JEMBATAN SUNGAI KARANGAN KABUPATEN KUTAI TIMUR DENGAN STRUKTUR PRECAST PRESSTRESS
Perkembangan pembangunan dan perkembangan penduduk serta ekonomi daerah yang kurang mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah, karena akses untuk mencapai daerah tersebut masih sulit untuk di jangkau. Sehubungan dengan hal tresebut maka sangatlah penting melakukan penelitian ini salah satu penunjang untuk kemudahan akses mencapai daerah – daerah yang seharusnya mendapat perhatian dalam pengembangan daerah tersebut agar tidak tertinggal.Salah satu akses penunjang sarana transportasi adalah Jembatan. Jembatan adalah suatu kontruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, aliran sungai, danau dan lain-lainKecamatan Karangan merupakan sebuah Kecamatan yang memiliki penduduk berpenghasilan dari sektor pertanian dan perkebunan. Untuk memudahkan akses dalam pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan harus melewati jembatan, yang mana keadaan jembatan tersebut sangat kritis serta sangat beresiko. Karena keadaan jembatan tidak layak untuk dilalui oleh kendaraan besar maka dari itulah penelitian ini dilakukan, agar resiko kecelakaan akibat kegagalan kontruksi yang sudah tidak layak lagi untuk di manfaatkan oleh masyarakat tidak terjadi.Berdasarkan latar belakang di atas, maka terdapat beberapa masalah yang kemudian di fokuskan pada bagaimana perhitungan pembebanan pada jembatan, bagaimana perhitungan struktur atas jembatan tipe Precast presstress, bagaimana perhitungan struktur bawah jembatan.Adapun maksud dalam penelitian ini, adalah untuk menghitung struktur bangunan atas dan bawah jembatan Precast presstress sesuai dengan persyaratan yang diijinkan, agar memenuhi ketentuan, kekuatan, serta keamanan bagi penggunanya.Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka dalam penelitian ini lebih di fokuskan kepada perhitungan struktur atas jembatan, meliputi : trotoar , plat lantai jembatan, tiang sandaran, dan girder jembatan Precast presstress, untuk perhitungan struktur bawah jembatan, meliputi : abutment, pondasi, wing wall, pier, dan kolom pilar pada jembatan yang mengacu pada SNI T-02-2005 tentang pembebanan jembatan yang digunakan sebagai Pedoman perencanaan
STUDI ANALISIS DRAINASE PADA RUAS JALAN BANGGERIS KE JALAN CENDANA KOTA SAMARINDA
Muhammad Ilham Suryadi , Studi Analisis Drainase Pada Ruas Jalan Banggeris Ke Jalan Cendana Kota Samarinda, di bawah bimbingan Dr. Ir. H.Benny Mochtar EA., M.T dan Ir. Jusuf Dea M.TGenangan yang terjadi pada ruas jalan banggeris ke jalan cendana merupakan dasar yang melatar belakangi pelaksanaan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas saluran drainase yang ada pada Jalan Banggeris dan Cendana memadai atau tidak dengan cara membandingkan antara debit yang tersedia di lapangan dengan debit hujan maksimum. Dalam pelaksanaannya diperlukan studi di lapangan mengenai dimensi saluran yang ada, panjang lintasan terjauh, waktu konsentrasi, dan pemanfaatan tata guna lahan sekarang. Dalam menganalisis data sekunder diperlukan perhitungan mengenai luas DAS, uji hipotesis, analisis parametik statistik, analisis frekuensi, uji kebaikan sesuai, penentuan hujan rencana, dan menganalisis intensitas hujan rencana. Dari hasil studi di lapangan didapatkan panjang lintasan terjauh yang dilalui air yaitu pada simpang tiga Jalan Banggeris sampai jembatan cendana (3,084 km). Analisis intensitas hujan rencana untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun berturut-turut. Setelah dilakukan pengecekan maka didapatkan bahwa kapasitas yang tersedia tidak memadai dalam menampung debit hujan maksimum yang terjadi sehingga diperlukan perbaikan sistem drainase. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan membuat drainase baru dibawah muka jalan.
USE OF BROKEN STONE PALU AND SAND PALU ON MIXED AC-BC WITH MARSHALL TEST
Asphalt Concrete is a layer in road construction consists of a mixture of hard asphalt and aggregate having continuous gradation according to the specifications of public works in 2010 revision 3. AC-BC is a mixture of pavement layers located under the wear layer (Wearing Course) and at the top of the base layer (Base Course). And has a thickness according to the specifications of 6cm. The purpose of this study to find out the test results marshall use of coarse aggregate of split and sand palu. This study uses a mix design method (the 2010 general job specification revision 3) is carried out in the laboratory using a maximum size of coarse aggregate is 20mm. The sample used for the AC-BC with a variation limit of 21 samples and the middle to upper limit variations in the sample 21 and the total number of 42 samples. From the test results marshall AC-BC variation middle limit has a bulk density was 2.342 gr / cm2, void content of the aggregate (VMA) is 16.845%, cavity of mixture (VIM) is 4.386%, the cavity is filled with asphalt (VFA) is 74.237% , stability is 1082.4 kg, flow was 3.6 mm, the rest of the marshall was 97.8%, and the variation upper limit has a bulk density was 2.336 gr / cm2, void content of the aggregate (VMA) is 17.501%, cavity of mixture (VIM) is 4.636%, the cavity is filled with asphalt (VFA) is 73.524%, stability is 848.14 kg, flow is 4.17 mm, the rest of the marshall was 95.9%.
ANALISA PERBANDINGAN HASIL PENGUKURAN KOORDINAT DAN ELEVASI DENGAN ALAT TOTAL STATION DAN GPS GEODETIC DI FOLDER SANGATTA KAB. KUTAI TIMUR
Measurement of the position of the dots by using a method ektraterestrial GPS receiversare now widely used. This is supported by advances in technology so that the results have a highaccuracy with a relatively short time. This study aims to assess the extent to which comparisonscoordinates and elevation measurements obtained from the measurement results using TotalStation Spectrafocus 8 "and SP80 Geodetic GPS.From the results of measurement and data processing in which the result of the differencein the coordinates of Total Station spectra focus 8 "with geodetic GPS sp80 spectra of 0.009meters, while the result of the difference in elevation of Total Station spectra focus 8" withgeodetic GPS sp80 at 0,011 mete
ANALISIS KAPASITAS JALAN UNTUNG SUROPATI KOTA SAMARINDA
Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi kebutuhan hidup masyarakat untuk menghubungkan daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.. Seiring pertumbuhan penduduk dan besarnya pembangunan serta meningkatnya transportasi, maka jumlah kendaraan atau volume lalu lintas pada ruas jalan Untung Suropati yang di padati lalu lintas setiap harinya sering mengalami kemacetan dan penurunan kecepatan di beberapa segmen jalan. Data-data yang di perlukan adalah data hasil survey yang berupa data primer dan sekunder. Data primer di peroleh dari pengukuran langsung di lapangan. Data sekunder di dapat langsung dari instansi-instansi terkait Pada jalan Untung Suropati ini jumlah kendaraan yang melintas Sedang, terutama pada jam puncak. Jam puncak di jalan Untung Suropati biasanya terjadi empat kali dalam satu hari, yaitu pada pukul 06.00 – 08.00, pukul 10.00 – 14.00, pukul 16.00 – 18.00. dan pukul 21.00-23.00 Hasil analisis jalan Untung Suropati Segmen 1 Arah 1 ( Dari Jl. Selamet Riyadi - Jl. Untung Suropati ) hari sabtu tanggal 09 Mei 2015 Volume Kendaraan 2720 Smp/Jam, DS 0,42, V 35,78 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 2605,85 Smp/Jam, DS 0,40, V 34,14, Kategori C. hari Minggu tanggal 10 Mei 2015 Volume Kendaraan 3271,10 Smp/Jam, DS 0,51, V 36,72 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 3296,30 Smp/Jam, DS 0,51, V 34,64, Kategori C. Hasil analisis jalan Untung Suropati Segmen 1 Arah 1 ( Dari Jl. Selamet Riyadi - Jl. Untung Suropati ) hari sabtu tanggal 16 Mei 2015 Volume Kendaraan 1238, 20 Smp/Jam, DS 0,37, V 35,95 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 1532,25 Smp/Jam, DS 0,46, V 37,05, Kategori C. hari Minggu tanggal 17 Mei 2015 Volume Kendaraan 3758,40 Smp/Jam, DS 0,32, V 37,22 Km/Jam Tingkat Pelayanan C. Arah 2 (Jl. KH Mas Mansyur - Untung Suropati) Volume Kendaraan Volume Kendaraan 758,40 Smp/Jam, DS 0,23 V 36,41, Kategori