KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    PERENCANAAN SEKOLAH MUSIK DI SAMARINDA

    No full text
    Sebagai salah satu hiburan, musik merupakan media yang terus menerus berkembang, hal ini ditunjukan dengan munculnya berbagai macam jenis musik yang baru, mungkin dulu kita hanya mengetahui beberapa jenis musik, seperti pop, rock, jazz dan keroncong serta dangdut, dijaman sekarang kita mulai mengenal jenis musik sajaDi Indonesia sendiri banyak sekali yang kita bisa lihat bahwa perkembangan musik yang pesat, munculnya grup band baru dengan berbagai macam jenis alirannya, tidak hanya yang memiliki label besar bahkan musik bermunculan dan menuai sukses serta mendapatkan pendengar baik didalam dan diluar negri          Kota Samarinda sekarang sudah mulai berkembang dengan banyak dibangunnya pusat-pusat perbelanjaan seperti Mall yang tidak kalah dengan Kota Jakarta. Ini membuktikan Life Style di kota Samarinda sendiri sudah naik. Keadaan Ini merupakan potensi bagi para investor untuk menanamkan modalnya di kota ini, karena sejauh ini sarana musik di Samarinda agak kurang, dilihat dari kurangnya ‘rumah atau wadah musik’ di Samarinda dan kebanyakan menggunakan sistem portable (bongkar pasang) di lahan kosong atau mall-mall. Di Samarinda sendiri hanya ada beberapa rumah musik yaitu seperti Purwacaraka yang letaknya d jl. Siradj Salman,

    CALCULATION OF PRODUCTIVITY TOOLS AND EQUIPMENT CONVEYANCE UNLOADING WORK IN GALLEY HEAP PT. PAMAPERSADA NUSANTARA DISTRICT ABKL KUTAI REGENCY EAST KALIMANTAN

    No full text
    PT. Pamapersada Nusantara (PAMA) is one of the companies engaged in coal mining by open pit processing system (open pit) to the area of about 8.5 h. In the process of stripping the overburden of work (overburden), it is necessary to do the analysis and evaluation in the selection of tools and how the willingness of the condition of the tool to be used in the mining process so that the productivity targets can be achieved.Productivity is the ability of the tool in a unit time (m3 / h), and heavy equipment is one very important factor in the work of the mine in order to assist and facilitate human in doing his job. And to support the achievement of productivity, it is very necessary to be considered in the care management of used heavy equipment. Productivity depends on the capacity of the tool, the tool cycle time (cycle time), the efficiency of the tool, the harmony in the use of tools.For data that is used there are two, namely, the primary data is data obtained directly in the field of the processes that occur in the field as a data cycle time and documentation. While secondary data is the data obtained from PT. Pamapersada ABKL districts such as data reporting unit, production data plan, actual production data, and rainfall data.From the results of calculations it can be concluded that the productivity of excavator loading Komat'su brand PC 1250 is 446.30 Bcm / Hour and monthly production is 1992.579,33 Bcm, productivity tools Komat'su push DZ 375 is 415.70 Bcm / Hour and production is 181,868.75 Bcm per month, and the average productivity for conveyance brand Komat'su HD 785 is 102.78 Bcm / Hour. As for compatibility tool (match factor) already sesui so no time digging tool or instrument awaiting unloading transports the queue too long. Number of conveyances required for 1 unit of excavator Komat'su PC 1250 is 5 units of dump trucks Komat'su HD 785 and to push the tool in place heaping 1 unit Komat'su DZ 375 bulldozer

    STUDY PENENTUAN NILAI JUAL RUMAH PADA PERUMAHAN CITRA GADING RESIDENCE DI JALAN SULTAN SULAIMAN KEC. SAMBUTAN, SAMARINDA ILIR SAMARINDA

    Get PDF
     STUDY PENENTUAN NILAI JUAL RUMAH PADA PERUMAHAN CITRA GADING RESIDENCE DI JALAN SULTAN SULAIMAN KEC. SAMBUTAN, SAMARINDA ILIR SAMARINDA                                                 Nama Mahasiswa       : Mikel Radiyanto1)                                                Pembimbing I              : Ir. H. Habir, MT 2)Pembimbing II                        : Ir. Johanes Nono Juwono, MT3) JurusanTeknikSipilFakultasTeknikUniversitas 17 Agustus 1945 Samarinda ABSTRAK Laju pertambahan penduduk kota Samarinda yang cukup tinggi menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan rumah. Perumahan Citra Gading Residence yang terletak di jalan Sultan Sulaiman Samarinda menawarkan hunian sebanyak 48 unit rumah yang terdiri dari 36 unit rumah tipe 50/120 m2, 12 unit rumah tipe 39/105 m2. Sistem pembiayaan pelaksanaan pembangunan kawasan ini melibatkan modal awal 80% serta pinjaman Bank sebesar 20%.Tujuan evaluasi ini untuk mengetahui “Jangka waktu penentuan harga jual rumah dan investasi berjangka dan “Penentuan harga jual type rumah pada type 39 dan 50 pada perumahan citra  gading residence pada satu clusterDari perhitungan keuntungan nilai jual rumah cash dan kredit pada perhitungan keuntungan suku bunga bank, maka perlu kita ketahui kekurangan serta kelebihan dalam perhitungan keuntungan nilai harga jual rumah pada developer dengan bank pada suku bunga tertentu menurut proyeksi bank pada system cash maupun kredit.Perhitungan perkreditan pada bank di suku bunga tertentu akan mengakibatkan kenaikan harga yang signifikan karena menggunakan suku bunga anuitas yang suku bunga tidak tetap atau berubah dalam 1 tahun pada tiap bulannya antara 1% s/d 2%Pada perhitungan perkreditan di developer atau owner system perkreditan otomatis akan menggunakan system suku bunga flat yang nilai suku bunga bank tetap dengan nilai harga jual tetap dari hasil modal yang didapat pada hasil pembiayaan produksi dan pajak. Dari hasil itu akan diperoleh keuntungan/margin, pada developer itu sendiri pada perhitungan suku bunga bank.Pada nilai harga jual cash pihak developer akan memperoleh keuntungan sekitar 1% s/d 2% dari nilai harga jual rumah per 1 type unit rumah 

    ANALISIS PERBANDINGAN ANGKA EKIVALEN (E) METODE SNI-03-1732-2002 DAN NAASRA (NATIONAL ASSOCIATION OF AUSTALIAN STATE ROAD AUTGORITIES 1987) PADA RUAS JALAN SAMARINDA - BALIKPAPAN

    No full text
    Beban as yang berbeda-beda pada masing-masing kendaraan akan menimbulkan tingkat kerusakan yang berbeda-beda pula. Kumulatif beban as tersebut selama umur rencana (Wt18) merupakan salah satu data yang diperlukan dalam perhitungan tebal perkerasan. Semua beban yang diterima oleh struktur perkerasan jalan diekivalenkan kedalam beban as standar. Parameter yang setara dengan beban yang diekivalenkan dengan beban as standar adalah sebesar 8,16 ton (Equivalent Standar Axle Load).

    ANALISIS TARIKAN PERJALANAN DI JEMBATAN MAHAKAM SIMPUL RUAS JALAN SLAMET RIYADI – JALAN UNTUNG SUROPATI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Causes Bridge area of land use changes in the function which later cause problems,community activities for the activity causing seizures-trip generation that can overload network pathsroad to centers of activity.The problems that occurred in the area of Samarinda Mahakam bridge, has a formulation ofthe problem as follows: 1. How to pull model mahakam bridge trip. 2. How to test results R to pullmahakam bridge. 3. How to test results F to pull mahakam bridge.For data corresponding to the problem under study, the researchers used data collectiontechniques spread of 350 sheets questionnaire and by interviewing family or the way done with theintent to obtain direct information about the list of questions on the questionnaire sheet and SPSS 20software program that is used to perform calculations.From the data traffic growth samarinda mahakam bridge, known of vehicles number is 2925vehicles. Results of data obtained from the questionnaire contained 3 Modeling traction drive is theearnings in a month (X5), last education (X3), and mean a trip across the bridge mahakam (X6). Sothat the dependent variable that is formed is Y (means of transport used). Of the three models have incommon regrensi Y = 0,843 + 0,307 (X5) + 0,102 (X3) + 0,173 (X6) and Value Test R (Coefficient ofCorrelation multiple = 0,560 Showing the level of the relationship of the dependent variable(dependent variable) with independent variables (Variables ) at a rate of Strong Correlation showedthat 56% of (the dependent variable) can be explained by perunahan in the variable (X5) earnings in amonth, (X3) last education and (X6) mean a trip across the bridge mahakam, (dependent variable)

    ANALISIS WAKTU TEMPUH PERJALANAN KENDARAAN RINGAN KOTA SAMARINDA ( Studi Kasus JL. S. Parman- Ahmad Yani I- Ahmad Yani II- DI. Panjaitan- PM.Noor )

    Get PDF
    Seiring meningkat jumlah penduduk di kota samarinda juga memberikan dampak terhadap kepadatan arus lalu lintas. Kepadatan arus lalu lintas pada ruas jalan dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan kendaraan, kemacetan, tundaan waktu perjalanan dan rendahnya kenyamanan, serta menurunya tingkat pelayanan ruas jalan. Kepadatan arus lalu lintas ini tentu akan berpengaruh pada waktu perjalanan yang di perlukan. Tujuan penelitian ini mengatahui waktu tempuh perjalanan, kecepatan rata-rata, BOK, dan model hubungan antara kecepatan rata-rata dan BOK, akibat kepadatan pada ruas Jalan S. Parman, Jalan Ahmad Yani 1, Jalan Ahmad Yani 2, Jalan DI. Panjaitan, Jalan PM. Noor.Analisis yang di lakukan secara manual sesuai dengan kondisi arus lalu lintas, dalam hal ini di lakukan analisis menggunakan MKJI dan BOK berdasarkan metode PCI. untuk mengetahui analisis waktu tempuh perjalanan berdasarkan kecepatan rata-rata dan BOK.Hasil analisis kinerja ruas Jalan S. Parman pada hari senin, rabu, sabtu dan minggu. Jalur 1 waktu tempuh 91 detik, kecepatan rata-rata 26,77 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.791 dan jalur 2 waktu tempuh 89 detik, kecepatan rata-rata 27,55 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.720. Jalan Ahmad Yani 1 pada hari senin, rabu, sabtu dan minggu. Jalur 1 waktu tempuh 99 detik, kecepatan rata-rata 29,03 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.595 dan jalur 2 waktu tempuh 103 detik, kecepatan rata-rata 28,00 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.681. Jalan Ahmad Yani 2 pada hari senin, rabu, sabtu dan minggu. Jalur 1 waktu tempuh 98 detik, kecepatan rata-rata 30,60 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.474 dan jalur 2 waktu tempuh 96 detik, kecepatan rata-rata 31,78 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.425. Jalan DI. Panjaitan pada hari senin, rabu, sabtu dan minggu. Jalur 1 waktu tempuh 74 detik, kecepatan rata-rata 31,70 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.396 dan jalur 2 waktu tempuh 72 detik, kecepatan rata-rata 32,71 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.329. Jalan PM. Noor pada hari senin, rabu, sabtu dan minggu. Jalur 1 waktu tempuh 252 detik, kecepatan rata-rata 33,93 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.253 dan jalur 2 waktu tempuh 247 detik, kecepatan rata-rata 34,66 Km/jam, dan BOK sebesar Rp 4.211. Permodelan yang di dapat kecepatan rata-rata dan Bok adalah. Jalur 1 R² = 0,994 dan jalur 2 R² = 0,99

    ANALISA PANJANG ANTRIAN DAN TUNDAAN PADA SIMPANG EMPAT JALAN D.I PANJAITAN 1 – JALAN D.I PANJAITAN 2 – JALAN GUNUNG LINGAI – JALAN PM. NOOR

    Get PDF
    Along with the rapid development of the city, traffic demands of an increasingly crowded require attention and the work assessment for conditions intersection. Unbalance amount of traffic flow with the effective width of the road, the low level of service, as well as the short time the green will cause delays and queues of traffic at the intersection.As the above, try to conduct a study on the queue with a delay at signalized intersection.This study uses the approach Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) in 1997, to get the value of queues, delays and long queues to review the case of the intersection of street D.I Panjaitan 1 - street D.I Panjaitan 2 - street Gunung Lingai - street PM. Noor Samarinda.The results of the field shows the degree of saturation on-closers closers these intersections ranged from 0.901 to 0.924, this shows that the shape of the intersection hardly worth operationalized.After the equation is obtained, then retrieved a comparison value at peak hours with the condition showed a decrease in the performance of the junction.Besides the low discipline of road users causing malfunctions roads, and lack of sharpness officials on the ground to make the intersection of performance decreases on the other street vendors who sell dibadan roads causing can not be used to the maximum by road users.As a suggestion for the need for solutions such as: changes in shape of the intersection or phase-change time changes green or partially redirect traffic to the road public transport alternatives

    ANALISA PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN SEBULU MODEREN MENUJU JALAN PROPINSI DENGAN METODE ANALISA KOMPONEN

    No full text
    Dari hasil Dari analisa dan evaluasi penelitian diatas maka di peroleh tebal lapisan Tambahan (Overlay) untuk Lapis Permukaan Ruas jalan Sebulu  Moderen Menuju Jalan Propinsi Kabupaten  Kutai kartanegara, jika dihitung dengan Metode Analisa Komponen SNI 03-1732-1989 sebagai berikut:   Tebal Lapis Tambahan (OverLay) Untuk umur rencana  5 tahun adalah  10cm   (Laston) dan Untuk umur rencana  15 tahun adalah: 12cm (Laston

    ANALISA PERUBAHAN GARIS PANTAI MANGGAR BARU

    Get PDF
    Dennis Eta Cendekia, Analisa Perubahan Garis Pantai Manggar Baru,di bawah bimbingan Purwanto, ST, MT. dan Yuswal Subhy, ST, MT.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menjelaskan danmenggambarkan tentang Perubahan Garis Pantai Manggar Baru di daerah KotaBalikpapan Provinsi Kalimantan Timur, dalam menjabarkan simulasi perubahangaris pantai pada daerah tersebut, data yang akan disajikan dalam penelitian iniadalah data primer yaitu, data yang diperoleh dari penelitian langsung dilapangan berupa data dari survey dan wawancara langsung serta data sekunder,yaitu data yang diperoleh melalui telaah pustaka, baik melalui buku – buku, jurnal,majalah, tulisan ilmiah, dan akses internet yang dinilai relevan dengan tema yangdiangkat dalam penelitian ini. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalahmetode analisis interaktif yang merupakan rangkaian dari proses pengumpulandata, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan / verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisa Perubahan Garis PantaiManggar Baru mengalami perubahan garis pantai jika tidak diberi penangganan,perubahan garis pantai ini terjadi karena besarnya satuan sedimen transportperhari yang terjadi di kawasan Pantai Wisata Manggar Baru, besar nya sedimentransport perhari dipengaruhi oleh besarnya energy gelombang yang menyisisirbibir pantai, besarnya energy gelombang pun dipengaruhi oleh besarnya nilaiangin yang bertiup lebih besar dari arah tenggar

    STUDI KAPASITAS DRAINASE PADA JALAN ARIF RAHMAN HAKIM KOTA BONTANG

    No full text
    Jalan Arif Rahman Hakim adalah ruas jalan yang menghubungkan Kota Bontang dengan Kabupaten Kutai Timur. Pada ruas jalan ini terdapat banyak kerusakan pada badan jalan. Kerusakan berupa lubang – lubang kecil maupun besar dan dibeberapa tempat bahkan terdapat kerusakan yang sangat parah pada seluruh badan jalan dan sudah tidak layak untuk dilewati oleh kendaraan dan sangat menggangu arus lalulintas.Kerusakan – kerusakan tersebut salah satunya disebabkan oleh belum adanya sistem drainase pada ruas jalan tersebut, sehingga apabila hujan maka air akan menggenang dan lambat laun akan mengakibatkan kondisi badan jalan tidak stabil sehingga mengalami penurunan atau akan membentuk lubang – lubang pada badan jalan tersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dimensi saluran yang sesuai pada ruas jalan tersebut dengan dengan menggunakan struktur saluran dari batu gunung berbentuk trapezium, dengan menggunakan data curah hujan selama sepuluh tahun terakhir, menggunakan metode perhitungan gumbel untuk kala ulang kala ulang dua puluh lima tahun untuk menentukan debit air rencana dan perhitungan intensitas hujan menggunakan metode Rational dan dimensi saluran berdasarkan pada SNI Perencanaan drainase permukaan jalan terbitan tahun 1994.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa debit air hujan maksimum untuk kala ulang 25 tahun adalah 1,8605 m³/detik dan lebar dasar saluran 0,50 cm, tinggi penampang basah 0,80 cm, tinggi jagaan 0,60 cm dan perbandingan kemiringan talud 1 : 1½. 

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇