KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    KAJIAN STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH TERHADAP LEBAR ALAS PONDASI PADA RENCANA DINDING PENAHAN TANAH DESA MARGOMULYO KECAMATAN LOA JANAN

    Get PDF
    Landslide which occurred the road that experienced landslides, must beaddressed so that it does not interfere with the performance of the road which isthe lifeblood and driving force of development.In this study used the dimensions of retaining wall with counterfort type,with a height of 3 meters, length per segment of 10 meters with 2 widthspedestal foundation as a parameter in the calculation of the base foundationthat is 2 meters wide and 1,2 meters. Quality of concrete used is 300 kg/cm2,equivalent to 24,090 MPa. From the calculation with two alternate dimensionsobtained pedestal foundation, the largest vertical force of 1306,264 KN, themoment of greatest in x direction 1065,5 KN.m, y direction of the greatestmoments of 457,471 KN.m.From the calculation shows that the width of the base foundationretaining wall will affect the ability of the wall withstand moments bolsters,thus widening the base foundation retaining wall then the ability walls resistroll will be greater and the need for the stake will be less, and vice versagetting smaller pedestal foundation walls, the ability to withstand rolling wallwill be smaller and the need for the stake will be many more.From the calculation shows that the width of the base foundationretaining wall has more influence on the ability of the wall withstand momentsbolsters, while the ability of the moments of withstand shear effect and the sameresult

    STUDI DRAINASE RUAS JALAN TALISAYAN SEKITAR JEMBATAN SUNGAI SAKA KECAMATAN SAMBALIUNG KABUPATEN BERAU

    Get PDF
    Drainage that comes from the English language that has meaning siphon drainage , drain , remove, or divert water . Generally , drainage may be defined as technical measures to reduce excess water , whether from rain , seepage , or excess irrigation water from an area or land , so that the function of land or areas are not disturbed .              Benefits of the drainage system are formation of a drainage system that can distribute and absorb water at the bridge , oprit bridge and around the river bridge Saka in Talisayan Street Berau district of addition to protect the road , especially oprit from the adverse effects of water to the strength and stability of the building .              Based on the results of the drainage analysis can be concluded ; U -shaped cross section of the water channel is made of reinforced concrete pair , in Region 1 ( D1 ) left and right side of the road Talisayan with the discharge water channels ( Q1 ) = 0.6192 m3 / sec , the dimensions of the channel is High ( h ) = 100 cm , Width ( b ) = 84 cm , length of the water channel ( L ) = 900 x 2 = 1,800 m . Region 2 ( D2 ) to the left and right side of the road Talisayan with the discharge water channels ( Q2 ) = 0.7799 m3 / sec , the dimensions of the channel is High ( h ) = 100 cm , width ( b ) = 92 cm , length of waterways ( L ) = 1600 x 2 = 3200m . Based on the recapitulation of the estimated price for the drainage work Talisayan Street Berau district obtained total drainage works price plus VAT ( VAT ) of 10% amounting to Rp . 2.076.231.597.0

    STUDI KAPASITAS DRAINASE PADA JALAN TANJUNG LIMAU MUARA BADAK

    Get PDF
    Drainage is functioning waterworks take care of the quality of ground water in its bearing with silinitas and also lessen excess of water coming from rain, seep result of dismissal of town is rest of settlement. Drainage Jalan  Tanjung Limau Muara Badak is often flood stricken by rain season so that bother traffic fluensy, So that needed action which quickly and precisely in handling rainwater and often result floods area.Method used to calculate rainfall is Methode Of Gumbel, while to count debit drainage channel with Method Of Rational.From result of calculation can be concluded, accomodated floods debit Jalan Tanjung Limau Muara Badak repeat 25 year equal to 2,4096 m3/sec. Consist of maximum rainwater debit 2,3583 m3/sec. Discard debit and irrigant resident 0,0513 m3/sec. 

    PENGARUH PARKIR PADA BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN K.H KHALID KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Transportation problems are often encountered in the Samarinda city is the limited road space needed for traffic flow. Those problems are compounded by the fact that many roads are operating with much lower capacity than the capacity that should and the cause is the activity of on street parking.Parking facilities are elements that can not be separated froam the road transport system as a whole. With the increasing population of the city will increase the need for a wide range of activities. Most people do activities or travel by using private vehicles thus indirectly the necessary amount sufficient parking space. The use of the road as a parking lot is one of the main sources of local revenue so that the parking policy should be directed in addition to the advantages and disadvantages of road users either parking or passing on the road.In this study, which will be examined is how big vehicle operating costs that will be borne by motorists passing due to the on street parking

    TUGAS AKHIR PERANCANGAN BALIKPAPAN TOWER CITY PENEKANAN ARSITEKTUR TROPIS POST-MODERN

    No full text
    Kota Balikpapan terletak 113 km di Barat Daya Ibu kota Propinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Kota ini memiliki luas wilayah 503,3 km² (⅔ luas Jakarta) dan berpenduduk sebanyak 614.681 jiwa. Letaknya yang strategis, pada posisi silang jalur perhubungan nasional dan internasional, berpengaruh pada perkembangan kota sebagai pusat jasa, perdagangan, dan industri yang tidak hanya berskala regional Kalimantan Timur saja, namun juga berkembang sebagai salah satu sentra di Indonesia Tengah. Dengan potensi sumber daya yang besar di sekitar kota, terutama di wilayah hinterland seperti Kabupaten Kutai dan Pasir, maka Kota Balikpapan menjadi daya tarik bagi kegiatan perekonomian. Apalagi dengan keberadaan sarana penunjang Pelabuhan Laut Semayang dan Bandar Udara Sepinggan. Selain itu, Kota Balikpapan sebagai pusat kegiatan eksplorasi minyak dan gas serta batu bara di seluruh Kaltim bahkan juga sebagian wilayah Kalimantan Selatan, menjadikan kota ini menampung banyak warga asing yang saat ini tercatat 1.014 orang.Sebagai gambaran, untuk tahun 2001 kondisi di kota Balikpapan menunjukan bahwa 1.370 perusahaan besar dengan pertumbuhan rata-rata 10,15 % tiap tahunya, 5.250 perusahaan menegah dengan pertumbuhan rata-rata 5,96 % pertahun dan 8.550 perusahaan kecil dengan pertumbuhan rata-rata 15.55 % pertahun. Dari sekian jumlah perusahaan, masih terdapat perusahaan yang belum menepati atau memiliki kantor pribadi yaitu 63 %  dari jumlah perusahaan yang memilikin kantor pribadi yaitu 72,9 % perusahaan yang memiliki ruang kantor dari masing-masing jumlah perusahaan yang ada (Kantor Departemen Perdagangan Kota Balikpapan).Melihat Kota Balikpapan yang cukup padat maka sepatutnya di perlukan suatu pemikiran dalam mengatasi hal tersebut. Salah satu bentuk pemecahannya adalah konsep perencanaan Mix Land Use (satu daerah dengan banyak fungsi) atau dalam sklala lebih kecil adalah Mix Use Building ( Bagunan dengan fungsi campuran ). Melihat peluang dan hal-hal seperti yang tersebut diatas maka wadah yang mempunyai nilai profil dan kaitanya yang saling mendukung yaitu Perkantoran, Aperteman dengan pusat perbelanjaan sehingga diharapkan peluang dan prospek dalam pengembangan maupun dalam menarik minat penyewa sebanyak-banyaknya dapat tercapai. Dalam lingkup arsitektur, penyediaan sarana fasilitas fisik untuk aktifitas perkantoran melibatkan berbagai aspek seperti pemilihan dan penataan lokasi. Pengungkapan bentuk, pertimbangan aksesibilitas, penyediaan kebutuhan pemakai dan pelaku kegiatan serta penggunaan teknologi badan bangunan yang mempu menampilkan suatu bentuk bangunan yang sesuai dengan fungsinya sebagai kantor sewa sehingga dapat memenuhi tuntunan akan perwadahan fisik suatu bangunan agar kantor sewa tersebut dapat merangkum aspek ekonomi, sosial dan budaya

    PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PEKERJAAN PELEBARAN JALAN DIPONEGORO DAN JALAN CIPTO MANGUNKUSUMO KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Lia Irawati. 2015. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) Pada Pekerjaan Pelebaran JalanDiponegoro dan Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Samarinda. Tugas Akhir, Fakultas Teknik Jurusan TeknikSipil Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Pembimbing: (1) Dr.Ir. Hendrik Sulistiyo, MT., (2) Megawaty, ST.,MT.Latar Belakang : Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Indonesia menurut ILO(International Labour Organization) dalam penerapan dinilai kurang memuaskan, dipaparkan bahwa darisekitar 15.043 perusahaan skala besar, hanya sekitar 317 perusahaan (2,1 %) yang menerapkan SMK3. Ituberarti meskipun Indonesia sudah menerapkannya, tetapi masih perlu memperbaiki penerapan SMK3.(Junita,2005).Tujuan Penelitian : (1)Mengetahui penetapan kebijakan K3 hasil survey kuesioner (2) Mengetahuiperencanaan pemenuhan kebijakan K3 hasil survey kuesioner (3) Mengetahui penerapan kebijakan K3 hasilsurvey kuesioner (4). Mengetahui Pengukuran kinerja K3 hasil survey kuesioner (5) Mengetahui peninjauanulang dan peningkatan berkelanjutan K3 hasil survey kuesionerKesimpulan : Hasil analisis penerapan Sistem Manajemen K3 pada proyek pelebaran Jalan dapat disimpulkansebagai berikut ; (1) Penetapan Kebijakan K3 dari hasil kuisioner terbesar 90% (2) Perencanaan Pemenuhan K3(3) Penerapan kebijakan K3 (4) Pengukuran Kinerja K3 (5) Peninjauan ulang dan Peningkatan berkelanjutan

    POTENSI MATERIAL LOKAL PADA CAMPURAN LAPISAN ASPAL BETON HRS-WC

    Get PDF
    Material lokal Sambera dan Anggana adalah salah satu daerah di Kalimantan Timur yang mempunyai potensi sumber daya alam berupa batu maupun pasir yang cukup besar. Batu pada daerah Sambera ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran lapis tipis aspal beton HRS-WC. Batuan ini mudah didapat dan tidak memerlukan biaya transportasi yang besar untuk mendatangkannya, hal itu disebabkan oleh lokasi sangat  terjangkau. Maka dari itu untuk dapat mengetahui potensi dan kelayakan material lokal. Apakah nantinya bisa menjadi bahan campuran lapis tipis aspal beton HRS-WC dan akan menghasilkan campuran yang dapat memenuhi spesifikasi. Hot Rolled Sheet-Wearing Course Merupakan campuran beraspal panas dengan penggunaan agregat bergradasi senjang yang terpenting dari campuran ini adalah,stabilitas dan flow yang cukup dalam menerima beban lalu lintas yang secara langsung bekerja pada lapisan   ini. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk lapis tipis aspal beton HRS-WC dapat disimpulkan bahan material lokal memiliki potensi dan layak digunakan berdasarkan spesifikasi diperoleh yaitu, Kepadatan stabilitas batas atas variasi I kadar aspal 7,5 % sebesar 1143,456 kg. Berat isi 2,370 gr/cm3. VMA 18,708 %. VIM 5,053 %.  VFA 72,998 %. flow 3,71 mm  dan Kepadatan stabilitas batas Tengah variasi II kadar aspal 7,0 % sebesar 947,403   kg. Berat jenis 2,367 gr/cm3. VMA 18,395 %. VIM 5,194 (%). VFA 73,042 %.     flow 3,55 mm

    ANALISA PERBANDINGAN PERHITUNGAN MENGGUNAKAN METODE GENESIS DALAM PENANGANAN ABRASI PANTAI TANJUNG HARAPAN KAB. KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Fazri, pantai Tanjung harapan merupakan kawasan pantai wisata yang terletak dikabupatenkutai kartanegara abrasi pantai biasanya menyebabkan kerusakan pantai yang cukupmenjadi kendala besar , upaya yang sesuai guna menaggulangi permasalahan tersebutadalah dengan melakukan proteksi pantai dengan pembuatan struktur keras, sehinggaanalisa dilakukan dengan cara memodelkan perubahan garis pantai dengan penambahantiga skenario bangunan pelindung pantai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuiperubahan garis pantai dan dampak terkecil pada skenario penambahan bangunanpelindung.Untuk kepentingan efisiensi maka prediksi dan simulasi dilakukan denganmenggunakan metode pendekatan model numerik yaitu dengan GENESIS (GENEralizedmodel for SImulating Shoreline change). GENESIS adalah salah satu subprogram dalamprogram NEMOS (Nearshore Evolution MOdeling System) yang terdapat pada softwareCEDAS (Coastal Engineering Design and Analisys System).Panjang daerah simulasi model adalah 1000 meter. Simulasi model menggunakan tigaskenario yaitu Breakwater, Revetment ,dan gabungan dari Breakwater dan Revetment.Dari hasil simulasi, perubahan garis pantai pada kondisi awal adalah yang terbesardibanding skenario lainnya, sedangkan perubahan garis pantai terkecil terjadi pada skenarioRevetment. Hal ini menunjukkan bahwa adanya bangunan pelindung diperlukan untukmengurangi besarnya perubahan garis pantai

    ANALISA WAKTU TEMPUH KENDARAAN BERAT KHUSUS SPBU KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Di dalam perkembangan suatu kota mengakibatkan terjadinya peningkatan kegiatan penduduknya. Peningkatan kegiatan penduduk ini dapat dilihat dari berubahnya pola guna lahan kota tersebut. Tata guna lahan di dalam suatu kota bersifat dinamis. Artinya, guna lahan akan selalu mengalami perkembangan dan atau perubahan sejalan dengan pertambahan waktu. Satu hal yang mendasar dari perubahan ini adalah bahwa guna lahan pada satu waktu tertentu merupakan hasil dari kegiatan ekonomi dan sosial yang ada pada saat itu.Salah satu jalan dengan intesitas kegiatan yang tinggi di Kota SamarindaTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa waktu di kota Samarinda. Data primer yang dibutuhkan adalah data kecepatan kendaraan tiap detiknya melalui survei langsung dengan menggunakan alat bantu GPS (global positioning system). Sedangkan data sekunder yang dibutuhan adalah data pendukung yang meliputi lebar dan jumlah fasilitas jalan pada jaringan jalan yang disurvei. Dari hasil penelitian dan analisa data diperoleh trayektori perjalanan, fluktuasi kecepatan per detik, dan parameter pola pergerakan kendaraan. Pemodelan waktu tempuh perjalanan kendaraan berat dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda (program SPSS 18.0). Terdapat tiga variabel yang signifikan mempengaruhi waktu tempuh perjalanan kendaraan. Ketiga variabel tersebut memperlihatkan kesesuaian uji rasionalitas tanda terhadap waktu tempuh perjalanan. Dimana semakin bertambahnya nilaiPage 2 of 22variabel bertanda positif menyebabkan waktu tempuh perjalanan kendaraan akan semakin bertambah, sedangkan semakin bertambahnya nilai variabel bertanda negatif menyebabkan waktu tempuh perjalanan kendaraan akan berkurang. Secara keseluruhan, nilai indikator tingkat kesesuaian model adalah cukup bai

    PERHITUNGAN STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH PADA PEMBANGUNAN LONGSORAN PADA RUAS JALAN SOEKARNO-HATTA KM 8 BALIKPAPAN

    Get PDF
    Perhitungan struktur dinding penahan tanah pada pembangunan longsoran padaruas jalan Soekarno – Hatta KM 8 Balikpapan, dengan metode dinding penahan tanah(retaining wall).Ruas jalan Soekarno - Hatta adalah jalan yang disebut jalan antar kota dalampropinsi, daerah disekitar ruas jalan ini mempunyai keadaan topografi bergelombangdalam artian berbukit-bukit dan lembah, Karena hal ini pada daerah ini banyak terjaditanah longsor. Penanggulangan longsor pada ruas jalan Soekarno – Hatta KM 8direncanakan dengan membuat konstruksi dinding penahan (retaining wall),perencanaan konstruksi itu melalui tahapan-tahapan seperti, pengumpulan data aktuallapangan (topografi dan data penyelidikan tanah) sampai pada analisa bentuk, dimensidan stabilitas konstruksi. Konstruksi ini yang nantinya menahan tanah yang longsor.Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas jalan Soekarno – HattaKM 8 Balikpapan dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran denganmenggunakan Struktur Dinding Penahan Tanah, diharapkan penanganan longsorandengan menggunakan metode ini dapat mengatasi masalah Longsoran-longsoran didaerah lain bukan hanya di ruas jalan soekarno - hatta saja, tetapi di daerah-daerah lainyang ada di Indonesia khususnya di Kalimantan Timur.Pengamatan di lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliahbanyak dilengkapi dengan pengetahuan dan wawasan di lapangan, khususnya di bidangmanajemen lapangan untuk mencapai proyek yang berhasil

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇