KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    PERENCANAAN STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH TYPE KANTILEVER PADA RUAS JALAN SAMARINDA-BONTANG STA 0+600

    Get PDF
    Perencanaan  struktur dinding penahan pada ruas jalan Samarinda-Bontang, dengan metode dinding penahan tanah (retaining wall).                                           Ruas jalan Samarinda – Bontang adalah jalan yang disebut jalan antar kota dalam propinsi, daerah disekitar ruas jalan ini mempunyai keadaan topografi bergelombang dalam artian berbukit-bukit dan lembah, Karena hal ini pada daerah ini banyak terjadi tanah longsor. Penanggulangan longsor pada ruas jalan   Ruas jalan Samarinda – Bontang direncanakan dengan membuat konstruksi dinding penahan (retaining wall), perencanaan konstruksi itu melalui tahapan-tahapan seperti, pengumpulan data aktual lapangan (topografi dan data penyelidikan tanah) sampai pada analisa bentuk, dimensi dan stabilitas konstruksi. Konstruksi ini yang nantinya menahan tanah yang longsor.             Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Ruas jalan Samarinda – Bontang dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakan Struktur Dinding Penahan Tanah, diharapkan penanganan longsoran dengan menggunakan metode ini dapat mengatasi masalah Longsoran-longsoran di daerah lain bukan hanya di Ruas jalan Samarinda – Bontang saja, tetapi di daerah-daerah lain yang ada di Indonesia khususnya di Kalimantan Timur.               Pengamatan di lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliah banyak dilengkapi dengan pengetahuan dan wawasan di lapangan, khususnya di bidang manajemen lapangan untuk mencapai proyek yang berhasil

    ANALISIS PARKIR PADA TERMINAL SUNGAI KUNJANG DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    banyak dan beragam. Dikala desa/kampung tampatnya tinggal tak mampu lagi memberikanapa yang diinginkan maka tak ada pilihan lain selain beranjak ke kota. Sistem transportasimenjadi bagian yang penting untuk menunjang mobilisasi. Untuk menunjang kelancaranmobilitas orang maupun arus barang untuk terlaksananya keterpaduan intra antar moda alattrasnportasi secara lancar dan tertib.Terminal menjadi salah satu bagian penting bagi kelancaran penggunaan kendaraanumum jalur darat. Selain merupakan tempat pemberhentian dan pemberangkatan kendaraanumum, terminal ternyata memegaang peranan untuk mengatur arah sirkulasi dan hirarki jalan.Sistem transportasi menjadi bagian yang penting untuk menunjang mobilisasi, untukmenunjang kelancaran mobilitas orang maupun barang dan untuk terlaksanya keterpaduanintra dan antar moda alat transportasi secara lancar dan tertib, di tempat-tempat tertentu dapatdibangun dan di selenggarakan terminal.Dalam pencapaian pembangunan nasional maupun peranan transportasi memiliki posisiyang penting dan strategis dalam pembangunan, maka dalam perencanaan danpengembangannya perlu di tata dalam satu kesatuan sistem yang terpadu.Berdasarkan hasil pembahasan maka dapat di simpulkan untuk evakuasi parkir diTerminal Sungai Kunjang Samarinda adalah volume parkir untuk beberapa fungsi dankendaraan Bis AKDP rata-rata volume perhari kendaraan keluar 75,43~75 unit, kendaraanmasuk 46~47, volume 800,71~801 unit. Angkot rata=rata volume perhari kendaraan keluar140,86 ~ 141 unit. Kendaraan masuk 125~126 unit, volulme 580,57~581 unit. Roda empat(pengantar dan penjemput) rata-rata volume perhari kendaraan keluar 107 unit, kendaraanmasuk 105 unit, volume 235 unit.Akumulasi Parkir di terminal sungai kunjang untuk beberapa jenis fungsi dari kendaraanseperti Bis AKDP untuk rata-rata did apat akumulasi sebesar 725 unit Angkot untuk rata-ratadi dapat akumulasi sebesar 739~740 unit. Roda empat rata-rata akumulasi sebesar 127 unit

    ANALISIS SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH KOTA SAMARINDA DENGAN METODE PENYELESAIAN VEHICLE ROUTING PROBLEM (VRP) (Studi Kasus Kecamatan Samarinda Ulu)

    Get PDF
    Pesatnya perkembangan pembangunan wilayah perkotaan di Indonesia, diikuti oleh peningkatan perpindahan sebagian rakyat pedesaan ke kota dengan anggapan akan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Hal ini tentunya sangat berdampak pada peningkatan jumlah penduduk kota yang juga sebanding dengan limbah yang akan dihasilkan. Namun, tidak disertai secara langsung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang sebanding oleh pemerintah, akibatnya pelayanan yang ada tidak maksimal dan terjadi penurunan kualitas lingkungan, khususnya pada permasalahan pengangkutan sampah kota. Untuk menanggulangi permasalahan  ini,  sangat  dibutuhkan peranan pemerintah  yang  didukung oleh kepedulian masyarakat kota setempat.Pengelolaan sampah harus semakin diperhatikan karena berhubungan dengan efisiensi biaya. Transportasi sampah adalah sub-sistem persampahan yang bersasaran membawa sampah dari lokasi pemindahan atau dari sumber sampah secara langsung menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Dengan optimasi sub- sistem ini diharapkan pengangkutan sampah menjadi mudah, cepat, serta biaya relatif murah dengan tujuan akhir meminimalkan penumpukan sampah yang akan memberi dampak langsung bagi kesehatan masyarakat dan keindahan kota. Minimasi jarak dan waktu tempuh merupakan solusi utama dari perencanaan rute pengangkutan sampah. Rute pengangkutan sampah yang dibuat haruslah efektif dan efisien sehingga didapatkan rute pengangkutan yang paling optimum.Kota Samarinda merupakan salah satu kota yang mengalami permasalahan kompleks di bidang pengelolaan persampahan ini, khususnya mengenai sistem pengangkutan sampah pada Kecamatan Samarinda Ulu. Proses pengambilan sampah pada kecamatan ini dilakukan dengan menggunakan cara pengambilan Sampah dari tempat penampungan sementara yang tersebar di setiap jalan umum. Namun, keadaan ini tidak ditunjang dengan sistem pengangkutan yang efektif dan efisien khususnya pada sub bagian penentuan rute pelayanan pengangkutan sampah sehingga terjadi penumpukan  sampah  di  beberapa  wilayah.  Dengan  biaya  bahan  bakar  yang terbatas pada setiap kendaraan pengangkut maka proses pengangkutan sampah hanya dapat dilaksanakan sebanyak satu kali putaran saja yaitu dari pangkalan ke setiap wilayah pelayanan tertentu lalu dibawa ke TPA dan berakhir di pangkalan

    ANALISIS KINERJA BONGKAR MUAT BARANG DALAM UPAYA MENINGKATKAN ARUS TERMINAL PETI KEMAS PALARAN DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Palaran container terminal is located in Kelurahan Bukuan Sub District Palaran Kota Samarinda East Kalimantan. Working on PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk since June 2008, the container port worth Rp 261 billion was completed in May 2010. After undergoing the test, the terminal or container port was officially declared operational in September 2010. To manage it, PT Samudera Indonesia Tbk To its new subsidiary, PT Pelabuhan Samudera Palaran.                As the Jakarta Municipal container terminal in PT PP, the Palaran container terminal is also a new one hundred percent port, starting from scratch. Not the result of upgrading the old port. Featuring a 270 meter dock, this new container terminal is equipped with a 70,200 square meter piling-up field, and has two cranes for container loading and unloading. Located in Bukuan Village, Palaran Subdistrict, this new container terminal is just 5 kilometers to the east of Samarinda Port. From the office of the Governor of East Kalimantan located on the edge of Mahakam, in downtown Samarinda, the distance is only about 9 kilometers.                With such large volume growth, the current port capacity will not be sufficient, so a new port with a larger capacity is needed. The realization of this project begins with the tender process of development and operation of the terminal with the schemeBOT (Built, Operate & Transfer) for 50 years organized by Pelindo IV and Samarinda City Government, which was won by PT Samudera Indonesia, Tbk. Furthermore, Special Purpose Company (SPC) was established, PT Palabuhan Samaran Ocean to build and operate TerminalFairholder Container for 50 years.                From the results of performance analysis shows that the BOR tends to decline throughout the year since 2001. The lowest BOR achieved in 2016 amounted to 32.2%. The highest BOR was achieved in 2013 of 35.7%. Both the lowest and highest BOR are still below the value provided by UNCTAD, which is 50%. Compared to container crane capacity of 1,468,900 TEUs / year, and RTE capacity of 1,113,900 TEUs / year, the prediction rate is still very far

    ANALISIS KERUSAKAN DAN STRATEGI PENANGANAN RUAS JALAN SAMARINDA - BONTANG

    Get PDF
    Ruas Jalan Samarinda -Bontang termasuk dalam jalanNasional di Provinsi KalimantanTimur. Perkerasan di lokasi ini sudahbanyak yang mengalami kerusakanseperti cracking danpatching/potholes. Seiring denganberjalannya waktu, jalan raya yangterdiri dari lapisan perkerasan akanmengalami penurunan tingkatpelayanan. Menurunnya tingkatpelayanan jalan ditandai denganadanya kerusakan pada lapisanperkerasan jalan, kerusakan yangterjadi juga bervariasi pada setiapsegmen di sepanjang ruas jalan danapabila dibiarkan dalam jangkawaktu yang lama, maka akan dapatmemperburuk kondisi lapisanperkerasan sehingga dapatmempengaruhi keamanan,kenyamanan, dan kelancaran dalamberlalu lintas.Penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi jenis kerusakanjalan dan tingkat kerusakan jalanberdasarkan nilai PavementCondition Index (PCI), berdasarkannilai prioritas Direktorat JenderalBina Marga dan ManualPemeliharaan Rutin Untuk JalanNasional dan JalanPropinsi.Penelitian dilakukandengan mencari data primer denganmengukur luasan masing-masingkerusakan dengan menggunakanmistar . Data sekunder didapat dariDinas Pekerjaan Umum, PenataanRuang dan Perumahan RakyatPropinsi Kalimantan Timur BidangBina Marga.Berdasarkan hasil evaluasikondisi perkerasan jalan Samarinda -Bontang (Sta.0+000 sampai denganSta.21+000), Pavement ConditionIndex (PCI) sebesar 83.75 untuk rataratasecara keseluruhan berdasarkanrating nilai PCI antara 71 s/d 85dalam kondisi (sangat baik) dan nilaiyang diberikan oleh Bina Margasebesar 8.97 berdasarkan nilaiprioritas bina marga antara 7 s/d 10maka dilakukan pemeliharaan rutin

    PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PADA PEMBANGUNAN RESERVOIR DAN TANGKI WTP KAPASITAS 250 RIBU LITER PDAM KEC. LOAKULU KAB. KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Pondasi tiang pancang adalah suatu konstruksi pondasi yang mampu menahan gaya orthogonal kesumbu tiang dengan jalan menyerap lenturan. Pondasi tiang dibuat menjadi satu kesatuan yang monolit dengan menyatukan pangkal tiang pancang yang terdapat dibawah konstruksi, dengan tumpuan pondasi.Tiang pancang yang digunakan dalam perbandingan ini adalah tiang pancang mini pile dan kayu ulin, Perhitungan keamanan tiang ditinjau khusus pada kapasitas daya dukung tiang. Kapasitas daya dukung tiang pancang sangat diperlukan untuk mendapatkan perencanaan pondasi yang memenuhi persyaratan. Banyak metode perhitungan untuk menganalisis daya dukung tiang pancang, namun perlu dipertimbangkan metode mana yang lebih memenuhi, untuk itu perlu dilakukan analisis daya dukung dari beberapa metode berdasarkan data lapangan dengan menggunakan data sondir dan data SPT dibandingkan satu sama lainnya, sehingga didapatkan hasil yang lebih realistis.Tiang pancang sebagai perbandingannya 2 macam yaitu mini pile dan kayu ulin. Dari dua tipe tiang pancang yang di analisa maka tiang pancang kayu ulin yang paling besar biayanya, sedangkan untuk mini pile lebih murah dan efisien

    KAJIAN LAHAN PARKIR DI PUSAT PERBELANJAAN MALL SAMARINDA CENTRAL PLAZA (SCP) SAMARINDA

    Get PDF
    Parking is one of the most important elements in the urban  transport as it well affect the modal choice as well as the effect on the community and the transportation system in the city itself either short or long term basis the trade center area. Samarinda city is one area of dense activity. As well as the population growth is very rapid.As  ready of this growth, the number of new buildings that have traction and the seizure of vehicles is quite high, such as the following: mall, central offices, housing and others. Which makes the limited space for the movement of vehicles in the city of Samarinda activity of engine vehicles in the city of Samarinda also quite high each day so we need an area that is strategic to accommodate motorists and car both private vehicles woild also vehicles pub;ic transport them.Observations were made for 5 days with longer observation time 12 hours (10.00-22.00) . Data analysis included accumulated parking, parking duration, turn over parking, parking indeks, parking volume, parking capacity, parking levies.Average accumulated during the study for two wheels at 190.4/ day and for four wheels 98.8/day. Most parking duration is less than 1.5 hours, and turn over average parking during the study for two wheels at 0.152 and for four wheels of  0.196. and income parking fees highest for two wheels is Rp. 2.672.000, and for four wheels is Rp. 3.301.400, and for parking indeks for two wheels is 5.46% and for four wheels is 10.64%.

    PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI RAWA MUARA ASA KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Kawasan yang berada pada areal yang cukup datar dan masih memiliki areal yang belum difungsikan sebagai sawah karena belum adanya air irigasi dan ditunjang dengan kondisi tanah yangmendukung untuk pertanian, Berdasarkan kondisi tersebut perlu dilakukan suatu kajian untuk dipakaisebagai acuan pengembangan Daerah Rawa(DR) Muara Asa. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui kebutuhan air untuk pola tanam,mengetahui kapasitas debit andalan yang dibutuhkan dan juga mengetahui dimensi saluran yang diperlukan untuk mengaliri daerahrawa di Muara Asa tersebut.Dalam pelaksanaannya diperlukan data proyek, peta, serta buku/refrensi mengenaiirigasi, dan data curah hujan dari BMKG setempat,Dalam menganalisis data primerdiperlukan cara survey langsung di lapangan untuk pengambilan data dokumentasi, datalapangan dan observasi lapangan.Dari hasil studi di lapangan didapatkan kebutuhan air maksimum untuk padi Isebesar 1.724m³/det,padi II 1.724m³/det dan Palawija 0,026m³/det diambil dari alternativeIV karena jumlah maksimum luas areal yang dapat di aliri yang terbesar yaitu284,930m²,perhitungan debit andalan (Q80) yang terbesar 7.167m³/dt pada bulan April,dandimensi saluran irigasi terbesar pada daera rawa(DR) Muara Asa terdapat pada saluranprimer Muara Asa Kanan 10 tengah dengan ukuran lebar dasar saluran 1.045m dan tinggiair sebesar 0.965m sehingga tinggi total saluran adalah sebesar 1.265m,dengan kemiringansaluran sebesar 0.000742129

    ANALISA TINGGI MUKA AIR DAN DEBIT SUNGAI KARANG MUMUS KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    AbstrakSungai adalah aliran air yang mengalir secara terus – menerus dari hulu menuju hilir. Pada bagian muara sungai Karang Mumus, sirkulasi air di dominasi oleh pasang surut. Pasang surut merupakan gaya penggerak utama sirkulasi air.Analisa tinggi muka air dan debit sungai Karang Mumus kota Samarinda di gunakan untuk mengetahui tinggi muka air dan debit air sungai Karang Mumus di bagian hilir.Dalam penelitian di gunakan metode phytagoras untuk menentukan panjang lintasan dan metode apung untuk menentukan debit.Tinggi muka air selama penelitian sangat bervariasi. Tinggi muka air HHWL 220 cm, tinggi muka air MHWL 185.30 cm, tinggi muka air MSL 96.8 cm, tinggi muka air LLWL 29.5 cm dan tinggi muka air MLWL 35.8 cm. Hasil debit air pada saat pengamatan di pengaruhi oleh kecepatan aliran dan luas penampang. Debit air minimum dan maksimum yaitu 4.54 m3/detik dan 14.58 m3/detik. Hasil debit air yang di pengaruhi oleh pasang surut, kecepatan aliran dan luas penampang. Debit total HHWL 97.95 m3/detik, debit total MHWL 82.03 m3/detik, debit total MSL 38.04 m3/detik, debit total LLWL 6.64 m3/detik, debit total MLWL 9.17 m3/detik

    STUDI ANALISA DIMENSI DRAINASE DIJALAN PERUMAHAN KELEDANG MAS MENUJU DAS SUNGAI KELEDANG KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Drainase di lokasi Jalan Perumahan Keledang Mas Menuju DAS Sungai Keledang Kota Samarinda merupakan saluran yang sangat vital dikarenakan langsung membuang aliran ke sungai besar sehingga diperlukan Studi Analisa Dimensi Drainase di Jalan Perumahan Keledang Mas Menuju DAS Sungai Keledang Kota Samarinda ini, sehingga dapat mencegah terjadinya aliran permukaan yang berlebihan didaerah tersebut.Tujuannya penelitian adalah mencari  debit  banjir  rancangan, menganalisa saluran eksisting dan mencari dimensi saluran yang dapat menampung hingga tahun 2027 pada Jalan Perumahan Keledang Mas Menuju DAS Sungai Keledang. Metode untuk menghitung curah hujan rancangan adalah Metode Gumbel dan Metode Log Person type III. Sedangkan Metode untuk mengetahui debit banjir rancangan adalah Metode Rasional.Berdasarkan hasil perhitungan besarnya debit banjir Rancangan Kala Ulang 5 Tahun untuk Saluran Jalan Perumahan Keledang Mas 2,18 m3/dt dan Saluran Menuju DAS Sungai Keledang 0,81 m3/dt sedangkan Kala Ulang 10 Tahun Saluran Jalan Perumahan Keledang Mas 2,40 m3/dt dan Saluran Menuju DAS Sungai Keledang 0,89 m3/dt kemudian besarnya debit banjir existing saluran drainase Saluran Jalan Perumahan Keledang Mas 1,561 m3/dt dan Saluran Menuju DAS Sungai Keledang 23,808 m3/dt.Hasil Studi Analisa Dimensi Saluran yang dapat menampung hingga 2027, menunjukan debit saluran Jalan Perumahan Keledang Mas tidak mecukupi debit banjir kala ulang 10 tahun sehingga diperlukan solusi dimensi saluran didasari perhitungan dengan menggunakan penampang segiempat di rencanakan tinggi basah 0,5 meter, lebar bawah 1,2 meter, tinggi jagaan 0,5 meter dan debit yang dihasilkan dari dimensi saluran 3,001 m3/dt lebih besar dari debit kala ulang 10 tahun pada saluran tersebut yang sebesar 2,40 m3/dt

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇