KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    STUDI HUBUNGAN ANTARA VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN PADA RUAS JALAN SLAMET RIYADI SAMARINDA

    Get PDF
    The movement of traffic flows on a road segment and the ability of a road segment to accommodate the flow of traffic need to be considered, and it will relate to quality and quantity of a transportation system. Volume (V), Speed (S), and Density (D) are the three main parameters that greatly affect the operational characteristics of the traffic flow. This relation between volume, speed and density can be used as a guide to determine the mathematical value of road segment for ideal conditions..............This study used comparative analysis with 3 (three) models, there are Greenshields, Greenberg and Underwood. Primary data is looking for on Slamet Riyadi Street Samarinda by survey of traffic volume and travel time on Monday, Wednesday, Saturday and Sunday from 07:00 to 09:00, at 11:00 to 13:00, and at 16:00 to 18:00 with intervals of 5 minutes every roads..............Based on the analysis and statistical test of the determinant value (R2), for the North uses Underwood relationship model with the determinant coefficient value (R2) = 0,525 which is gives the best accuracy rate of maximum speed is 21.115 km / hour, maximum density is 12,460 pcu/ km, and maximum volume is 263,101 pcu / hour. For the south uses underwood relationship model with the determinant coefficient value (R2) = 0.424 from the maximum speed is 19.707 km / hour, the maximum density is 14.293 pcu /km, and the maximum volume is 281,679 pcu / hour

    ANALISIS PARKIR KENDARAAN GEREJA KEMAH INJIL INDONESIA MAZMUR TEMIDUNG JALAN PANJAITAN KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Sistem transportasi merupakan salah satu komponen atau aspek tak terpisahkan dalam kebutuhan hidup manusia, karena setiap perjalanan dengan kendaraan pribadi atau pun angkutan umum selalu dimulai dan diakhiri di tempat parkir.Demikian pula yang ada di Indonesia, kebutuhan ruang parkir cenderung meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan bertumbuhnya jumlah yang membawa kendaraan pribadi, sehingga perlu diupayakan untuk mengatur ruang parkir sedemikian rupa agar luasan lahan parkir yang tersedia pada saat ini dapat dimanfaatkan secara optimal, namun tanpa mengabaikan kemudahan untuk melakukan parkir kendaraan agar penguna kendaraan dapat merasakan kenyamanan maka perlunya perbaikan sistem atau cara yang lebih baik dan efektif.Pengamatan dilakukan selama 2 hari dengan lama waktu pengamatan per hari 15 jam (06.30-21.00). Analisis data meliputi volume parkir, Akumulasi parkir, Turn over parking, Durasi Parkir, Indeks parkir, Kapasitas parkir.Turn Over dari jenis kendaraan mobil diperoleh hasil 9,9 ( sembilan koma sembilan) kondisi satuan ruang parkir tidak dapat menampung kendaraan

    PERBANDINGAN PELELANGAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK BERDASARKAN ATURAN PERPRES RI NOMOR 70 TAHUN 2012 DAN PERPRES RI NOMOR 4 TAHUN 2015 DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA TENGGARONG

    Get PDF
    The auction is the procurement of goods and services that are conducted openly with theannouncement widely through printed media, electronic media and official announcement boardso that the broad community / business world who are interested and have the qualification canfollow it. The auctions implemented by the government, especially in the Kutai Kartanegaradistrict of East Kalimantan are now carried out electronically.With the aim of providing input and solutions in improving the understanding of electronicprocurement system / goods. With the identification to know and understand the comparison ofauction system implemented based on Presidential Regulation 70 of 2012 and PresidentialRegulation 4 of 2015 in Kutai Kartanegara Regency.The method used in data collection is by way of questionnaires and interviews to the users ofservices and service providers. While the data analysis method using SPSS software version 16.00.From the analysis result, it can be concluded with the procurement system of goods / servicesbased on Perpres 70 of 2012 and Perpres 4 year 2015 in Kutai Kartanegara Regency resulted thecomparison of positive and easy-to-understand system for both service users and serviceproviders

    PERENCANAAN DRAINASE DAN PELEBARAN JALAN RUAS JALAN PANGERAN SURYANATA KOTA SAMARINDA

    No full text
    Kebutuhan prasarana jalan yang baik merupakan sesuatu yang diharapkan masyarakat dan merupakan faktor penunjang lancarnya perekonomian dan pembuka daerah terisolir. Mengingat kondisi sarana jalan yang ada saat ini banyak yang rusak, baik diakibatkan oleh faktor alam maupun faktor manusia. Sehingga perlu diadakan perbaikan dan peningkatan guna memenuhi kebutuhan lalu lintas yang makin tinggi. Didalam proses perencanaan sebagai dasar untuk pelaksanaan perlu diperhatikan faktor-faktor diantaranya keamanan, kenyamanan, biaya,  lingkungan serta faktor lain yang mendukung perencanaan yang matang dan terencana.Untuk menghubungkan antar Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Timur sangat dibutuhkan infrastruktur berupa jaringan transportasi darat yaitu jalan raya. Meningkatnya volume lalu lintas yang terjadi mengharuskan untuk terus memperbaharui kondisi sarana dan prasarana pendukung yang ada.Kota Samarinda menjadi di Provinsi Kalimantan Timur yang sedang mengalami peningkatan volume lalu lintas, dan ruas Jalan Suryanata merupakan salah satu ruas jalan di Kota Samarinda yang memiliki lalu lintas padat dan sering kali terjadi kemacetan dan permasalahan lalu lintas. Dengan kondisi tersebut perlu dilakukan peningkatan kelas jalan dan perencanaan drainase yang sesuai dengan kondisi daerah sekitar ruas jalan. Hal inilah yang melatar belakangi dilakukan Perencanaan Pelebaran Jalan Suryanata dan drainase sebagai bagian dari pelengkap jalan, sehingga dapat menuntaskan permasalahan di ruas tersebut dan mempermudah akses menuju ke wilayah di sekitarnya. Saat ini tingkat pelayanan jalan dirasa masih kurang, dan untuk itu selain melaksanakan rehabilitasi dan peningkatan kondisi pada ruas jalan yang telah ada juga sangat diperlukan peningkatan pelayanan jalan dengan melaksanakan peningkatan kapasitas jalan yang ada

    EVALUASI KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE JALAN A.W SYAHRANIE PADA KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Seiring berjalannya waktu pembangunan perumahan dan ruko-ruko terjadi sangat pesat dijalan A.W. Syahranie Selain masalah pesatnya pembangunan di jalan A.W. Syahranie, ada masalahlain yang harus di cari solusinya yaitu masalah saluran drainase yang mengalami penurunankapasitas daya tampung akibat sampah dan sedimentasi yang tinggi.Untuk menangani permasalahan banjir di jalan A.W Syahranie ini perlu ditinjau kondisi eksisting salurandengan menghitung hujan rancangan dengan metode gumbel, kemudian menghitung debit banjir rancangandengan metode manning.Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu 10 tahun seluruh saluran tidak mampu menampungdebit air, sehingga diperlukan perubahan dimensi yang lebih besar yaitu lebar 2,30 m dan tinggi 2,70

    PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KAPASITAS JALAN PADA JALAN PAHLAWAN SAMARINDA

    No full text
    Jalan merupakan suatu sarana transportasi yang sangat penting, tingkat pelayanan yang tidak stabil, dalam artian banyak terdapat hambatan pada ruas jalan khususnya pada jalan Pahlawan, Samarinda  sehingga menyebabkan kemacetan. kemacetan yang sering terjadi dijalan raya terutama pada jam - jam sibuk merupakan salah satu permasalahan yang timbul.             Hal ini yang menjadi latar belakang penulis untuk mengadakan penelitian terhadap kapasitas, kelas hambatan samping dan tinjauan derajad kejenuhan pada jalan Pahlawan. Adapun dalam pembuatan Skripsi ini penulis mencoba untuk menghitung volume lalu lintas, kelas hambatan samping dan derajat kejenuhan pada jam - jam sibuk terhadap jalan tersebut. dengan buku panduan MKJI 1997, Dasar - dasar Perencanaan Geometrik Jalan, Samarinda  Dalam Angka dan data - data survey yang saya lakukan selama enam hari, maka dapat diketahui volume lalu lintas yang tertinggi terjadi pada hari Senin tanggal 30 Mei 2014 jam 12.00 - 13.00 yaitu sebesar 2.166 smp/jam untuk kedua arah. Untuk kelas hambatan sampingtertinggi terjadi pada hari Senin tanggal 6 Juni 2014 jam 12.00 - 13.00 yaitu sebesar 1.660 untuk kedua arah, maka didapat kode VH (sangat tinggi) dari hasil tersebut. Dan derajat kejenuhan tertinggi terjadi pada jam 12.00 - 13.00 yaitu sebesar 0,90 untuk kedua arah.             Dilihat dari besarnya derajat kejenuhan pada jala Pahlawan Samarinda  pukul 12.00 - 13.00 yaitu sebesar 0,90, maka jalan tersebut melebihi batas maksimum yang diisyaratkan MKJI yaitu 0,85, dengan demikian derajat kejenuhan tersebut dapat dikategorikan tidak ideal karena melebihi angka 0,85, maka untuk penanggulangannya dilakukan dengan membuat khusus tempat parkir, trotoar tidak dugunakan untuk berjualan dan instansi berwenang melarang pengguna jalan yang melanggar tata tertib lalu lintas

    ANALISIS TEBAL PERKERASAN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA SERTA TIME SCHEDUL PADA RUAS JALAN SEBULU – MUARA BENGKAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    No full text
    Ruas jalan Sebulu-Muara Bengkal merupakan ruas jalan dibawah pengawasan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan panjang 84 km, dimana identifikasi titik nol ruas dimulai dari Sp3 Sebulu. Konstuksi jalan berupa agregat dengan lebar badan jalan bervariasi antara 8 s/d 9 meter. Untuk itu ruas ini akan dilakukan perencanaan tebal perkerasan lentur (AC-BC) sepanjang 20 kilometer. Untuk melengkapi perencanaan tebal pekerasan lentur (AC-BC) di ruas jalan ini maka lazimnya harus mempunyai rencana anggaran biaya (RAB) dan jadwal pelaksanaan, untuk ruas dari jalan Simpang tiga (Sp 3.). Pembuatan rencana dan jadwal pelaksanaan proyek selalu mengacu pada kondisi anggapan-anggapan dan prakiraan yang ada pada saat rencana dan jadwal tersebut dibuat, karena itu masalah akan timbul apabila terjadi ketidaksesuaian antara prakiraan dan anggapan dengan kenyataan yang sebenarny

    Perencanaan Kantor Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Di Samarinda 2017

    Get PDF
    Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III adalah Unit Pelaksana Teknis dari pemerintah, yang melaksanakan tugas dan tanggung jawab mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang Efektif dan Efesien. Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III merupakan Unit Pelaksana Teknis dari pemerintah yang mengatasi dua wilayah sungai yaitu wilayah sungai Sesayap dan Wilayah Sungai Mahakam. Balai Wilayah Sungai Kalimantan III saat ini belum mempunyai gedung kantor sendiri. Dalam hal ini Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III memiliki pekerjaan banyak yang harus diatasi, oleh karena itu dibutuhkan suatu tempat atau bangunan kantor tersendiri bagi para pegawai Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III untuk mengerjakannya. Membuat konsep kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III yang bangunannya berdiri sendiri dengan penataan ruang yang memberikan rasa nyaman para pegawai sesuai dengan kegiatan yang ada di dalam kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dengan bentuk bangunan yang tidak monoton

    UJI LENTUR BALOK BETON BERTULANG BENTANG 60 CM DENGAN BAHAN SPLIT PALU DAN PASIR MAHAKAM

    Get PDF
    Final Faculty of Civil Engineering Department of the University of August 17, 1945Samarinda.Normal concrete is concrete beams that have a weight of 2200 - 2500 kg / m3 usingnatural aggregates were broken or without broken.Concrete Beams Using a mixture of concrete reinforcement steel reinforcement plusseries ,. The reinforcement in the concrete prevents cracks making the concrete more ductile thanordinary concrete. The purpose of this study to determine the comparative value of the resultingflexural strength of normal concrete beams and concrete beams using reinforcement using coarseaggregate EX. Palu and fine aggregate from Samarinda Mahakam river.This study using the test method (Indonesian National Standard) SNI 4431: 2011 wereperformed in the laboratory using a maximum size of coarse aggregate is 30 mm. The sample usedfor normal concrete beams and concrete beams using reinforcing each using 18 samples and thetotal number of samples is 36 samples.From the test results of concrete beam flexural strength of normal at 28 days averagevalue of flexural strength (f'cr) was 43.556 Kg / cm² or 4.356 MPa. Flexural strength testing usingiiia reinforced concrete beam at 28 days the value of the average flexural strength (f'cr) is 92.000 kg/ cm2 or 9.200 MPa

    PERBANDINGAN PERHITUNGAN DEBIT BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK NAKAYASU DAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK SNYDER PADA DAS LOKASI SUNGAI KARANG MUMUS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    No full text
    Pondasi tiang pancang merupakan salah satu jenis dari pondasi dalam yang umum digunakan, yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur berlapisan tanah keras yang mempunyai kapasitas daya dukung tinggi yang letaknya cukup dalam di dalam tanah. Pada Proyek Pembangunan Jembatan Perniagaan Kota Samarinda akan dicari nilai daya dukung aksial perencanaan pondasi tiang pancang berdasarkan data N-SPT memakai metode Mayerhoff, dibandingkan dengan data kalendering lapangan. Tujuan dari Tugas Akhir ini untuk menghitung daya dukung tiang pancang dari hasil desain rencana dengan kalendering di lapangan dan mengetahui deviasi dari desain rencana dengan kalendering di lapangan. Selanjutnya menghitung penurunan elastis tiang pancang yang terjadi, serta menghitung efesiensi dan daya dukung kelompok tiang. Berdasarkan pembebanan pada pondasi kelompok tiang pancang, hasil yang diperoleh tidak melebihi daya dukung ultimit tiang, sehingga aman untuk digunakan. Pondasi tiang pancang tidak mengalami penurunan yang besar, sehingga aman untuk memikul beban diatasnya

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇