KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
ANALISIS KINERJA PERGERAKAN KENDARAAN PUTARAN BALIK (U-TURN) RUAS JALAN PAHLAWAN DI KOTA SAMARINDA
Pertumbuhan jumlah kendaraan roda 2 (R2) dan kendaraan roda 4 (R4) di Kota Samarinda terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Akan tetapi, hal tersebut tidak diiringi dengan pertambahan ruas jalan atau kapasitas jalan yang cukup berarti. Akibatnya, seringkali terjadi tundaan terutama pada saat jam-jam sibuk (peak hour). Hal ini dikarenakan kebutuhan akan pergerakan lalu lintas lebih besar daripada tingkat pelayanan dari prasarana jalan yang ada. Salah satu kemacetan yang sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Samarinda terjadi pada ruas Jalan Pahlawan yang tata guna lahan nya merupakan lingkungan komersial yaitu adanya pusat kegiatan pasar serta beberapa fasilitas pendidikan. Fasilitas putaran balik arah (U-Turn) yang ada di ruas Jalan Pahlawan yang berdekatan dengan aktifitas pasar dan fasilitas pendidikan ini menyebabkan kecepatan kendaraan terhenti apa bila ada kendaraan yang melakukan putaran balik arah (U-Turn). Adanya U-Turn ini menyebabkan tundaan terhadap kendaraan yang melakukan perjalanan ke arah lurus.Maksud dari peneltian ini adalah mengetahui kinerja akibat putar balik arah (U-turn) terhadap lalu lintas di ruas Jalan Pahlawan kota SamarindaHasil analisis putar balik (U-Turn) di 2 (dua) titik ruas Jalan Pahlawan Kota Samarinda yaitu ;1. Waktu antara kendaraan dengan kendaraan lain (time headway) rata-rata untuk sepeda motor (MC) sebesar 0,501 detik dan kendaraan ringan (LV) sebesar 6,059 detik.2. Waktu memutar kendaraan yang akan melakukan putaran balik arah (U-Turn) rata-rata sepeda motor (MC) sebesar 5,674 detik dan kendaraan ringan (LV) sebesar 9,602 detik3. Pelayanan antrian putaran balik arah (U-Turn) dengan menggunakan metode First In First Out (FIFO) rata-rata sepeda motor (MC) sebesar 12,768 dan kendaraan ringan (LV) sebesar 1,670 dimana ρ > 1,0 bahwa terjadi antrian putaran balik arah (U-Turn).Kata Kunci ; Putar Balik (U-Turn), Time headway, Antrian metode FIFO1.1. Latar BelakangPerkembangan kegiatan yang sangat pesat pada dewasa ini membawa dampak yang sangat besar pada perkembangan kebutuhan pergerakan dan pelayanan prasarana transportasi, Kemacetan merupakan gejala konsekuensi logis dari bergesernya, keseimbangan antara permintaan pelayanan pergerakan dan sediaannya
STUDI PERANCANGAN DRAINASE JALAN UNTUNG SUROPATI KOTA SAMARINDA
Kecamatan Sangatta Utara, khususnya pada jalan ilham maulana merupakan daerah yang sering digenangi banjir hal ini diketahui berdasarkan peta genangan banjir dan tabel titik-titik genangan banjir Kota Sangatta Utara yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Kab. Kutai Timur. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa kemampuan saluran drainase yang sudah ada (eksisting) dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan ,melihat kondisi,bentuk, konstruksi dan melihat arah aliran pada saluran di daerah terjadinya genangan banjir .Batasan masalah yang ditinjau dari penulisan tugas akhir ini adalah analisis hidrologi untuk menganalisis curah hujan rencana, intensitas curah hujan dan waktu konsentrasi, sedangkan analisis hidrolika untuk menganalisis kemampuan saluran sekunder yang sudah ada (eksisting) dilokasi yang ditinjau yaitu jalan ilham maulana Kecamatan Sangatta Utara dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan permukaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengumpulan dan analisis data. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder kemudian dianalisis berdasarkan analisis hidrologi dan analisis hidrolika dan dievaluasi berdasarkan nilai debit saluran eksisting dengan nilai debit rencana. Untuk menentukan curah hujan rencana menggunakan 2 jenis distribusi yang banyak digunakan dalam bidang hidrologi, distribusi Log Person III dan distribusi Gumbel, kemudian diambil nilai curah hujan periode ulang 2, 5, 10, 25 tahun Distribusi Log Person III untuk digunakan pada perhitungan selanjutnya. Waktu konsentrasi ditentukan dengan persamaan tc=to+td, intensitas curah hujan dengan metode Mononobe, debit rencana dihitung berdasarkan metode Rasional dan evaluasi penampang saluran dengan persamaan Qs≥ QT. Nilai curah hujan yang digunakan untuk perhitungan intensitas curah hujan adalah nilai curah hujan Distribusi Log Person III periode ulang 2,5, 10, 25 tahun,. Dari analisa dimensi saluran ternyata semua saluran mampu menampung debit saluran sampai 25 mendatang
ANALISIS TARIKAN PERJALANAN PADA PERBELANJAAN RAMAYANA MALL DI KOTA BONTANG
Ramayana mall is one of the busiest areas in Bontang city which is close to Pasar rawa indah (traditional market). Many buildings in that region have a great has a great influence on the pull of travel in the region, a trip to ramayana Mall that need to be analyzed on the journey toward the pull model to the region. This study aims to explain the model of trip attraction in ramayana mall and to determine the percentage of R2 and F, which is expected to be used for estimate the quantity of trip attraction.Primary data obtained by questioner carried out with random sampling, while secondary data obtained by independent data of ramayana Mall, that is width, total of employees, and all of the supporting facilities and the dependent variable is the quantity of trip attraction.Results of the analysis model of the pull of total trips to the shape modeling Y=0,524+0,110X2+0,196X3+0,306X5 with the percentage of R2= 0,545. It showed the context level of dependent variable and independent variable on High Colleration means 54,5%. Percentage of total trip attraction can be explain by variable Y = total trip attraction, X1 = age, X3 = education and X5 = salary and the percentage of F (percentage F > table F) (27,590>2,65)
ANALISA DIMENSI SALURAN DRAINASE JALAN GAJAH MADA KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Salah satu permasalahan yang muncul dan memerlukan perhatian khusus adalah permasalahan penataan kota. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tujuan pembangunan Kota Samarinda adalah sebagai Kota Tepian, maka perlu adanya penataan di sekitar kawasan sungai-sungai yang ada di wilayah Kota Samarinda dan Kegiatan konservasi Sumber Daya Air untuk mempertahankan fungsi dan nilai, dengan cara mempertahankan fungsi kawasan lindung / sempadan, pengawetan air danpengelolaankualitas air. Program pengendalian banjir Kota Samarinda sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun dari Pemerintah Pusat. Sasaran yang hendak dicapai dari program tersebut adalah cukup jelas untuk pengendalian banjir Kota Samarinda.Pada saat musim hujan debit permukaan yang berasal dari daerah limpasan air permukaan setiap tahun semakin besar, karena air yang meresap ke dalam tanah semakin berkurang seiring dengan perubahan tata guna lahan tersebut. Disamping permasalahan banjir sebagai akibat adanya perubahan tata guna lahan, terdapat pula permasalahan saluran drainase Jalan Sutami khususnya yang menuju ke Sungai Mahakam sebagai outletnya,dimana kapasitas Sungai Mahakam pada umumnya mampu menahan debit banjir yang ada.Berdasarkan hasil survey yang saya teliti di Jalan Gajah Mada yang merupakan jalan utama menuju Kota Samarinda bahwa, daerah tersebut sering terjadi banjir dan juga jumlah rumah-rumah penduduk dan perkantoran di daerah tersebut semakin padat sehingga mengakibatkan kurangnya saluran drainase dan daerah resapan ai
KAJIAN PEMODELAN MATEMATIS AKIBAT PENGARUH VARIASI FAKTOR REDUKSI BEBAN MATI PADA SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS
Indonesia terletak didaerah rawan gempa, sehingga perlu direncanakan struktur bangunan tahan gempa. Kajian ini dilakukan terhadap variasi faktor reduksi beban mati menurut SNI 1727-2013. Beban gempa masukan meliputi statik ekivalen dan respons spektrum dengan program SAP2000. Peneletian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi faktor reduksi beban mati pada Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) terhadap nilai gaya dalam, hubungan nilai gaya dalam dan pengaruh terhadap komponen struktur. Hasil penelitian menunjukkan nilai gaya dalam dengan perbedaan tidak signifkan dengan rata-rata untuk gaya aksial = 10,40%, gaya geser = 9,82%, dan momen lentur = 9,83%. Hubungan nilai gaya dalam dengan regresi untuk gaya aksial y = 0,1x + 0,7 dengan R2 = 1, gaya geser y = 0,1x + 0,7 dengan R2 = 1, momen lentur y = 0,1x + 0,7 dengan R2 = 1 dan dengan nilai R2 = 1 maka nilai interpretasi hasil sangat tinggi, dan kebutuhan penulangan tidak berubah
OPTIMASI LEBAR BANGUNAN PELIMPAH DAN TINGGI BENDUNGAN PENGENDALI (BENDALI) SURYANATA DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Maksud dari penyusunan skripsi ini adalah memberikan gambaran umumdalam menganalisa perhitungan tinggi muka air maksimum yang diperolehdari perubahan beberapa lebar spillway, dan biaya yang harus dikeluarkandari perencanaan berbagai macam lebar spillway.Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan skripsiini yaitu:1. Menghitung tinggi air maksimum yang diperoleh dari perubahanbeberapa lebar spillway2. Menghitung biaya yang harus dikeluarkan dari perencanaan berbagaimacam lebar spillwa
ANALISIS SEBARAN PERJALANAN PENGARUH PEMBANGUNAN PASAR CITRA MAS LOK TUAN DI KOTA BONTANG
Transportasi memegang peranan penting dalam perkotaan dan salah satu indikator kota yang baik ditandai dengan sistem transportasinya. Sektor transportasi harus mampu memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat dengan segala kegiatannya di semua lokasi yang berbeda yang tersebar dengan karakteristik fisik yang berbeda pula. Pengembangan kawasan di perkotaan dewasa ini dipandang cukup pesat sejalan dengan perkembangan tuntutan masyarakat terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk kegiatan dan/atau usaha terkait dengan perkantoran, pusat perbelanjaan, pendidikan, dan lain sebagainya. Setiap pengembangan kawasan akan menimbulkan dampak bagi lingkungan dan sekitarnya, termasuk terhadap lalu lintas jalan. Namun pengembangan kawasan di perkotaan yang dilakukan selama ini masih kurang memperhatikan dampaknya terhadap lalu lintas jalan, sehingga mengakibatkan penurunan tingkat pelayanan jalan yang cukup signifikan.Jalan merupakan prasarana tranportasi yang memiliki dua fungsi dasar yaitu untuk menggerakkan volume lalu lintas dan menyediakan akses bagi lahan disekitarnya. Sehubungan dengan fungsi jalan di atas maka jalan dituntut agar harus lancar dan juga harus memberikan kemudahan untuk penetrasi kedalam suatu lahan atau daerah. Suatu arus lalu lintas dapat dikatakan lancar apabila arus lalu lintas tersebut dapat melewati suatu ruas jalan tanpa mengalami hambatan atau gangguan dari jalan atau arah lain.Di era modern seperti sekarang ini, tidak dipungkiri kebutuhan akan fasilitas-fasilitas yang dapat melengkapi sebuah kota sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan masyarakat yang tinggal di kota tersebut perlu juga akan berbelanja kebutuhan sehari-hari. Seperti halnya kota lain, Bontang sebagai kota yang sedang berkembang, hendaknya mempunyai fasilitas tersebut. Pada tahun 2017 ini, Pemerintah Kota Bontang telah mulai membangun salah satu fasilitas belanja bernama Pasar Citra Mas Lok Tuan. Dengan adanya fasilitas belanja di kawasan ini maka akan mempengaruhi aktifitas jaringan jalan yang ada yaitu adanya bangkitan perjalanan yang menuju sekitar kawasan belanja ini
ANALISIS KAPASITAS DAN KEBUTUHAN PARKIR KENDARAAN BERAT DI KOMPLEK PERGUDANGAN KARANG ASAM ULU II KOTA SAMARINDA
Gudang adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyimpan barang baik yang berupa raw material barang work in proces atau finished good. Dari kata gudang maka didapatkan istilah pergudangan yang berarti merupakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan gudang. Kegiatan di gudang bagi perusahaan swasta beperan penting, mulai dari waktu kecepatan pengambilan barang sampai dengan waktu kecepatan penempatan barang, maka perlunya kendaraan untuk pengambilan dan penempatan barang.Penelitian ini bertujuan untuk pengaturaan parkir kendaraan berat yang ada dipinggir jalan, Komplek Pergudangan Karang Asam Ulu II dan merencanakan kebutuhan parkir 5 tahun kedepan.Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survey langsung di lapangan untuk mendapatkan jumlah kendaraan yang parkir yaitu dengan mencatat kedaraan berat yang masuk dan keluar parkir di Komplek Pergudangan Karang Asam Ulu II sedangkan survey durasi lama menggunakan sampling bongkar muatan. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bawah kebutuhan parkir saat ini untuk truk kontainer 20 feet 180 petak, dan truk kontainer 40 feet 95 petak, petak yang ada di Komplek Pergudangan karang Asam untuk truk kontainer 20 feet 105 petak, dan truk kontainer 40 feet 40 petak, untuk merencanakan kebutuhan parkir 5 tahun depan truk kontainer 20 feet membutuhkan 189 petak, dan truk kontainer 40 feet 100 petak
ANALISA SISTEM SALURAN DRAINASE PADA RUAS JALAN SUTAMI KOTA SAMARINDA
Salah satu permasalahan yang muncul dan memerlukan perhatian khusus adalah permasalahan penataan kota. Sebagaimana diketahui bahwa salah satu tujuan pembangunan Kota Samarinda adalah sebagai Kota Tepian, maka perlu adanya penataan di sekitar kawasan sungai-sungai yang ada di wilayah Kota Samarinda dan Kegiatan konservasi Sumber Daya Air untuk mempertahankan fungsi dan nilai, dengan cara mempertahankan fungsi kawasan lindung / sempadan, pengawetan air danpengelolaankualitas air.Program pengendalian banjir Kota Samarinda sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun dari Pemerintah Pusat. Sasaran yang hendak dicapai dari program tersebut adalah cukup jelas untuk pengendalian banjir Kota Samarinda.Pada saat musim hujan debit permukaan yang berasal dari daerah limpasan air permukaan setiap tahun semakin besar, karena air yang meresap ke dalam tanah semakin berkurang seiring dengan perubahan tata guna lahan tersebut. Disamping permasalahan banjir sebagai akibat adanya perubahan tata guna lahan, terdapat pula permasalahan saluran drainase Jalan Sutami khususnya yang menuju ke Sungai Mahakam sebagai outletnya,dimana kapasitas Sungai Mahakam pada umumnya mampu menahan debit banjir yang ada.Berdasarkan hasil survey yang saya teliti di Jalan Sutami yang merupakan jalan utama menuju Kota Samarinda bahwa, daerah tersebut sering terjadi banjir dan juga jumlah rumah-rumah penduduk dan perkantoran di daerah tersebut semakin padat sehingga mengakibatkan kurangnya saluran drainase dan daerah resapan air
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEMBANGUNAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR YONZIPUR DAN JALAN DI MAKROMAN SAMARINDA
Occupational Safety and Health (K3) problems in Indonesia are still often neglected. This is indicated by the high number of work accident. The construction services sector is one of the most at risk of work accidents, in addition to other major sectors of agriculture, timber and mining. The number of workers in the construction sector reaches about 4.5 million people, 15% of whom only received education up to elementary level, even about 1.5% of these workers have never received any formal education.In this study, OSH planning is based on the OHSAS 18001 guidelines / standards also in accordance with the rules and technical standards related to construction in Indonesia even according to the laws and regulations issued by the government.In this research, the researcher directly conduct the implementation and implementation of Occupational Health and Safety (K3) program on labor productivity in the construction project which has been done by distributing questionnaire with the respondent is the worker who is handling the construction project, then giving the assessment about the OHS risk took place in the field, and studied how good handling action against OHS risk on project activity of yonzipur office building and road in SamarindaFrom the results of the study found that there are still many workers who do not know about K3. What is K3, how to apply K3, and so forth. This shows that the lack of attention or commitment from contractor companies to implement the OSH program well