KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    EVALUASI KAPASITAS SISTEM DRAINASE JALAN HARUN NAFSI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Samarinda merupakan Ibu Kota Propinsi Kalimantan Timur. Secara geografis letak Kota Samarinda sangat strategis, karena menjadi titik simpul kota/kabupaten di sekitarnya, yaitu : Tenggarong, Bontang dan Sangata. Samarinda menjadi titik sentral jalur transportasi darat, laut dan udara, sehingga menjadikan Samarinda sebagai kota jasa, industri perdagangan dan pemukiman yang berwawasan lingkungan.Sebagai ibukota derasnya urbanisasi dan migrasi dari daerah lain telah memacu perkembangan pemukiman yang cenderung menyimpang dari konsep pembangunan yang berkelanjutan. Banyaknya kawasan-kawasan rendah (rawa, danau) yang semula berfungsi sebagai tempat penampung air serta bantaran sungai yang berubah menjadi pemukiman, ditambah dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke sungai makin memperburuk kondisi ini.Dengan topografi Kota Samarinda yang banyak daerah elevasinya berada dibawah permukaan sungai menjadikan alasan kenapa sering terjadinya banjir di Kota Samarinda, tetapi sebenarnya bukan masalah topografi saja yang perlu di ketahui apa yang menjadikan banjir di Kota SamarindaPada saat musim hujan debit permukaan yang berasal dari daerah limpasan air permukaan setiap tahun semakin besar, karena air yang meresap ke dalam tanah semakin berkurang seiring dengan perubahan tata guna lahan tersebut. Disamping permasalahan banjir sebagai akibat adanya perubahan tata guna lahan, terdapat pula permasalahan saluran drainase Jalan Harun Nafsi khususnya daerah aliran sungai Karang Mumus yang menuju ke Sungai Mahakam sebagai outletnya,dimana kapasitas Sungai Mahakam pada umumnya mampu menahan debit banjir yang ada.Penanganan sistem drainase Kota Samarinda pada saat ini masih dilakukan secara parsial dan belum merupakan suatu sistem yang terpadu dan berkesinambungan. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi akibat perkembangan kota terhadap kapasitas drainase yang ada di Kota Samarinda. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat memberikan pedoman bagi pemerintah Kota Samarinda dalam menentukan kebijakan-kebijakan daerah di bidang infrastruktur kota secara menyeluruh serta dapat mengantisipasi keadaan di masa yang akan datang

    ANALISIS RISIKO KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN MUSEUM TAMAN SAMARENDAH SAMARINDA

    Get PDF
    Dalam setiap proyek pembangunan selalu ada variabel risiko yang terjadi pada proyek mulai dari tahap pelelangan, tahap kontrak, dan tahap pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel risiko yang terjadi pada proyek pembangunan Gedung Museum Taman Samarendah Samarinda setelah itu untuk mengetahui variabel risiko yang paling dominan dan respon untuk variabel risiko yang paling dominan sehingga risiko yang terjadi pada proyek dapat di minimalisir. Dalam penelitian ini digunakan data primer yang merupakan hasil dari kuisoner dari 5 responden dan data sekunder berupa data curah hujan dari BMKG Temindung untuk menguatkan hasil dari data primer yang telah dikumpulkan, Peneliti menggunakan program SPSS untuk mencari nilai mean tertinggi dari hasil kuisoner dan didapatlah variabel risiko yang paling dominan yaitu perngaruh cuaca akibat pada aktifitas konstruksi yang dapat menyebabkan pelaksanaan pekerjaan terganggu maka respon yang dapat diambil adalah dengan menambah tenaga kerja dan manambah jam lembur supaya proyek dapat berjalan dengan lancar.

    STUDI BENTUK DAN LAYOUT DINDING GESER (SHEAR WALL) TERHADAP PERILAKU STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT

    Get PDF
    Prinsip utama yang harus diperhatikan dalam merancang struktur bangunan bertingkat yaitu meningkatkan kekuatan struktur terhadap gaya lateral, terutama gaya gempa. Salah satu solusi alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kinerja struktur bangunan tingkat tinggi dalam mengatasi simpangan horisontal adalah dengan pemasangan dinding geser. Fungsi dinding geser dalam suatu struktur bertingkat adalah menambah kekakuan struktur dan menyerap gaya geser yang besar seiring dengan semakin tingginya struktur bangunan. Bentuk dan penempatan dinding geser pada lokasi-lokasi tertentu yang cocok dan strategis dapat berpengaruh terhadap simpangan antar lantai dan tahanan beban horisontal pada struktur gedung.Metode penelitian berupa analisis struktur gedung 10 lantai dengan 4 pemodelan dinding geser dengan kegunaan gedung sebagai hotel. Metode yang digunakan adalah analisis dinamik respon spektrum dengan perhitungan menggunakan program analisis struktur ETABS v.9.7.2. Hasil analisis menunjukkan nilai simpangan dari 4 pemodelan tersebut memenuhi persyaratan Δi < Δa yaitu Δi < 80 mm dan perbandingan nilai presentase Base Shear pada kontrol sistem ganda pada Model 1 RSPX arah X 28%:72% dan arah Y 7%:93% sedangkan RSPY arah X 4%:96 % dan arah Y 44%:56%. Pada Model 2 RSPX arah X 22%:78% dan arah Y 8%:92%, sedangkan RSPY arah X 12%:88 % dan arah Y 27%:73%. Kemudian pada Model 3 RSPX arah X 31%:69% dan arah Y 26%:74%, sedangkan RSPY arah X 25%:75 % dan arah Y 48%:62%. Dan Pada Model 4 RSPX arah X 31%:69% dan arah Y 23%:77%, sedangkan untuk RSPY arah X 22%:78 % dan arah Y 38%:62

    PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG RENCANA RUMAH SUSUN DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Increasing number of development in various areas, especially areas Samarinda in facilities and infrastructure to support the daily needs in the form of buildings, bridges and others. Flats is a building that is widely used as a human dwelling and also to indulge in daily activities such as household. Therefore planned a plan of building flats in the city of Samarinda in East Kalimantan.Study of Reinforced Concrete Structures in the Building 10 Floor Plan of flats in the city of Samarinda in East Kalimantan analysis based on existing data for the planned two methods of matrix and Sap 2000 with the aim to find out what work load in these structures.From the results of the analysis results obtained load acting on a portal that is dead loads, live loads and wind loads. Based on the results of comparative analysis of the structure with the two methods taken the greatest moment so that the value obtained, the beam Mu = 54.554 tons / m, column Pu = 27.150 tons / m, sloof Mu = 23.516 ton / m.From the planning and calculations that have been done shows the dimensions and reinforcement of structural elements (beams, columns, plates and foundations) as well as the plans of the structure for planning the building of flats in the city of Samarinda

    STUDY PERBANDINGAN DINDING PENAHAN TYPE KANTILIVER DENGAN TYPE GRAVITASI PADA PERENCANAAN PENANGANAN LONGSORAN RUAS JALAN SANGA-SANGA – DONDANG STA.4+000 KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Indonesia is a disaster prone country such as floods, volcanoes, fires, earthquakes, landslides, etc. One of the factors of this country is prone to disaster is the climate condition. In East Kalimantan, especially in Sanga-Sanga is an area with low landslide susceptibility, but within it there are settlements and some important access roads leading to other areas. It needs special handling for landslide areas such as the construction of retaining walls so that access roads can be passed and activities undertaken by residents in the area can run smoothly.In this final project, comparing two types of Kantiliver type wall and Gravity type, the purpose and objective is to analyze and plan the stability of the archery wall in the construction of retaining wall, which is safe against bolsters, shear and collapse. Analyze the stability of soil bearing capacity and plan its foundation. Analysis method used by Rankine and Coulomb, while the data used before analyzing retaining wall that is primary data consist of Sondir, Boring, and Topography. As for the secondary data in the form of literature study, and references related to the retaining wal.From the analysis of retaining wall using Rankine and Coulomb method for Kantilever type, the result of Rankine Method of stability of style to bolsters is 2,933 ≥ 2 (Safe), shear stability is 2,397 ≥ 2 (Safe), and the stability of collapse is 26,74 ≥ 3 (Safe). While on the Cuolomb method, the stability value of the force against bolsters is 3.252 ≥ 2 (Safe), stability to shear of 2,650 ≥ 2 (Safe), and the collapse stability of 27,951 ≥ 3 (Safe). Gravity type obtained by Rankine method stability value to bolsters equal to 1,760 ≥ 2 (Unsafe), stability to shear of 1,609 ≥ 2 (Unsafe), and the stability of the collapse of 14,366 ≥ 3 (Safe). While in the Cuolomb method, the stability value of the force against bolsters is 1,947 ≥ 2 (Unsafe), the stability to shear is 1,806 ≥ 2 (Unsafe), and the stability of the collapse is 16.185 ≥ 3 (Safe). For pile analysis result of cantilever type obtained by amount of individual pile as many as 30 fruit with 3 row diameter 30 cm, and got P max 170,234 kN <510,221 kN (Aman). As for the type of gravity obtained the number of individual piles of 19 pieces with the number of 2 lines of diameter 30 cm. and obtained value P max 249,505 kN <510,221 kN (Safe).The conclusion of the final project that the authors make is On Kantilever type Rankine and Coulomb method of stability of the style against bolsters, shear, and stability of the whole collapse (Safe). While on Gravity type Rankine or Cuolomb method of force stability to bolsters, and shear (unsafe), only on the stability of the collapse (Safe

    ANALISA KINERJA DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN GUNUNG MERBABU - JALAN PASUNDAN – JALAN CERMAI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
                 Kondisi lalu lintas di Kota Samarinda khususnya di ruas jalan Gunung Merbabu – Jalan Pasundan – Jalan Cermai saat ini sudah terjadi kemacetan dan antrian yang lumayan cukup lama dibeberapa jalan yang ada terutama pada jam-jam sibuk (pada jam pergi dan pulang sekolah atau jam berangkat dan pulang kerja).             Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kinerja dan tingkat pelayanan pada jam puncak yaitu dengan melakukan survey selama 3 hari  ( dimulai dari jam 07.00 pagi – 07.00 malam ) yang mana dalam survey ini didapatkan data volume lalu-lintas, hambatan samping serta data geometrik jalan. Dalam pengolahan data dilakukan dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dimana derajat kejenuhan (DS) sebagai indikator perilaku lalu lintas.Berdasarkan analisis perhitungan dengan metode (MKJI) 1997 didapat Kinerja dan Tingkat Pelayanan jam puncak (peack hour) ruas jalan adalah sebagai berikut:1. Gunung Merbabu, Volume : 751.25 smp/jam. Derajat kejenuhan : 0.49 DS. Kecepatan : 26 km/jam. Tingkat pelayanan : C.2. Pasundan, Volume : 600.00 smp/jam. Derajat kejenuhan : 0.39 DS. Kecepatan : 26 km/jam. Tingkat pelayanan : B.3. Cermai, Volume : 627.70 smp/jam. Derajat kejenuhan : 0.41 DS. Kecepatan : 26 km/jam. Tingkat pelayanan : B

    EVALUASI SIMPANG BERSINYAL PADA JALAN AW. SHARANIE – JALAN YOS SUDARSO I DI KOTA SANGATTA

    Get PDF
    Sektor perhubungan, khususnya darat merupakan salah satu sektor yang sangat penting dalam pembangunan, mengingat sektor ini akan terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk, kebutuhan perjalanan dan aktifitas masyarakat yang menyebabkan meningkatnya arus lalu lintas sehingga kebutuhan akan jalan raya sebagai sarana perhubungan darat akan semakin meningkat. Dalam perkembangannya jalan yang merupakan sarana perhubungan tidak mampu berfungsi karena arus lalu lintas yang makin padat sehingga terjadi berbagai permasalahan seperti terjadi kemacetan, biaya perjalanan mahal, waktu tempuh yang lama serta kenyamanan lalu lintas tidak terjamin.Persimpangan jalan adalah simpul pada jaringan jalan dimana ruas jalan bertemu dan lintasan arus kendaraan berpotongan. Lalu lintas pada masing-masing kaki persimpangan menggunakan ruang jalan pada persimpangan secara bersama-sama dengan lalu lintas lainnya. Olehnya itu persimpangan merupakan faktor yang paling penting dalam menentukan kapasitas dan waktu perjalanan pada suatu jaringan jalan khususnya di daerah-daerah perkotaan.Persimpangan merupakan tempat sumber konflik lalu lintas yang rawan terhadap kecelakaan karena terjadi konflik antara kendaraan dengan kendaraan lainnya ataupun antara kendaraan dengan pejalan kaki. Oleh karena itu merupakan aspek penting didalam pengendalian lalu lintas. Simpang sebagai pertemuan dari beberapa ruas jalan merupakan titik kritis pada jaringan jalan. Pada bagian kritis ini, potensi permasalahan yang dapat terjadi digambarkan dengan banyaknya konflik arus lalu lintas sebagai akibat bertemuan beberapa arus dari berbagai arah pergerakan kendaraan pada titik yang sama di simpang. Persimpangan Bersinyal Jalan AW. Sharanie - Jalan Yos Sudarso I di kota Sangatta berada dalam wilayah Kelurahan Sangatta, Kecamatan Sangatta Utara. Persimpangan ini pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari merupakan persimpangan yang sering terjadi antian atau tundaan akibat adanya aktifitas kegiatan warga yang berangkat dan pulang bekerja disebabkan sebelah Utara Kota Sangatta merupakan simpang empat sangat padat. Seiring dengan bertambahnya volume kendaraan, jumlah penduduk dan adanya aktifitas kegiatan maka persimpangan ini semakin meningkat pula kendaraan yang melewatinya

    KARAKTERISTIK SEBARAN PERGERAKAN MENGGUNAKAN METODE SINTETIS GRAVITY KECAMATAN SAMARINDA ULU

    Get PDF
    Movements or moves are displacements from the original zone to the destination zone using either private modes or general modes at close or long distances. The journey is a routine that every day people do. The need for travel always creates transportation problems, especially when humans travel at the TeSamarinda city with a population of 126,660 people with an area of 58.26 km². The purpose of this study is to determine the characteristics and patterns of travel travel distribution in subdistrict samarinda ulu.This research use interview method, data used in the form of secondary data that is population of Sub Samarinda Ulu and primary data that is from result of interview to vehicle user in random and insedental penenlitian area. Data analysis method used is the synthetic gravity method which is poured in two dimensional matrix which is often called the matrix of origin of destination (MAT).Identify the characteristics of the spread of travel motion obtained by the result of 40.284% of the largest movement with the purpose of traveling school and 59.336% of the largest movement using a motorcycle vehicle. Analysis of the spread of travel movement generated the pattern of distribution of movement with the origin of the greatest movement is found in Kelua Kelurahan by 18% and the largest goal of moving to Kelua Kelurahan by 20%. The research conducted at Samarinda Ulu Sub-district was obtained by the biggest movement of Kelua Gunung Kelua, the largest movement to Kelua Gunung Kelua Village with the purpose of school movement movement using motorcycl

    STUDI OPTIMASI EMBUNG AJI RADEN SEBAGAI SUMBER AIR BAKU UNTUK KEBUTUHAN AIR BERSIH KECAMATAN BALIKPAPAN TIMUR KOTA BALIKPAPAN

    Get PDF
    Kota Balikpapan mempunyai banyak sumber alam antara lain minyak bumi dan gas alam sehingga beberapa perusahaan internasional pengeksplorasian minyak bumi dan gas alam beroperasi di daerah tersebut. Dengan adanya aktifitas tersebut, pertumbuhan ekonomi terpacu dan disusul dengan meningkatnya sektor-sektor lain, antara lain pertumbuhan penduduk yang harus diimbangi dengan pembangunan sarana infrastruktur seperti sarana air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih.Total kebutuhan air baku untuk air bersih Kota Balikpapan dari hasil perhitungan yang telah dilakukan dari berbagi tahapan yang telah di analisa diketahui debit kebutuhan air baku untuk air bersih Kota Balikpapan sebesar 0,629 m3/dtk dan kebutuhan air untuk penduduk di Kecamatan Balikpapan Timur sebesar 0,17 m3/dtk, dari hasil perhitungan kebutuhan air Embung Aji Raden masih mencukupi untuk menyuplai air sampai periode 25 tahun kedepanAgar Embung Aji Raden berfungsi sesuai dengan yang diharapkan maka hal yang harus diperhatikan adalah Eksploitasi dan pemeliharaan harus dilakukan secara continue. Bagi penelitian selanjutnya, agar dikaji lebih mendetail terutama mengenai kondisi sedimentasi yang tiap tahun akan mengakibatkan tampungan dari embung Aji Raden sendiri berkurang

    PERENCANAAN SHOPPING CENTER SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan merancang bangunan Shopping Center Samarinda Dengan Pendekatan Arsitektur Modern, dengan tujuan berguna untuk pemerataan daerah pinggiran atau daerah baru,  Sehingga Shopping Center Samarinda dapat  memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Samarinda. Hal ini dimaksudkan agar pembangunan di Kota Samarinda tidak terpusat di tengah kota , dan dapat memenuhi fasilitas komersial bagi masyarakat pada daerah tersebut.Konsep bangunan dengan pendekatan Arsitektur Modern dengan maksud merencanakan bangunan yang mampu memberikan daya tarik,  mendukung pelayanan terhadap pengunjung serta ramah lingkungan dan tidak mengakibatkan rusaknya alam sekitar dengan memperhitungkan segala sesuatunya sebelum membangun sebuah Shopping Center

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇