KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    PERENCANAAN GEOMETRIK PERSIMPANGAN BERSINYAL PADA JALAN SIRADJ SALMAN – JALAN ARGAMULIA DALAM – JALAN KAREL SASUIT TUBUN – JALAN PASUNDAN DI KOTA SAMARINDA

    No full text
    Titik pertemuan ruas di Kota Samarinda menjadi persimpangan empat lengan pada Jalan Siradj Salman – Jalan Argamulia Dalam – Jalan Karel Sasuit Tubun – Jalan Pasundan merupakan persimpangan yang banyak dilalui oleh kendaraan sepeda motor dan kendaraan ringan. Persimpangan ini pada jam-jam sibuk sering terjadi kemacetan banyak kendaraan yang melewati persimpangan ini karena daerah sekitar merupakan kawasan pemukiman dan ruas penyingkat untuk melakukan perjalanan. Persimpangan ini merupakan simpang tak bersinyal dan pada jam-jam sibuk ada beberapa warga yang mengatur arus lalulintas dipersimpangan ini, apabila tidak diatur maka mengakibatkan antar kendaraan saling berpautan (interlock).Maksud dari penelitian ini adalah merencanakan simpang bersinyal dengan lampu lalu lintas menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI’97) pada persimpangan pada Jalan Siradj Salman – Jalan Argamulia Dalam – Jalan Karel Sasuit Tubun – Jalan Pasundan.Berdasarkan hasil perencanaan simpang bersinyal didapat ;Perhitungan kinerja persimpangan adalah:Kapasitas-     Pendekat Utara= Jl. Argamulia Dalam = 946,09 smp/jam-     Pendekat Timur = Jl. Pasundan= 744,23 smp/jam-     Pendekat Selatan= Jl. Siradj Salman= 931,32 smp/jam-     Pendekat Barat= Jl. KS. Tubun= 657,38 smp/jamDerajat kejenuhan-     Pendekat Utara= Jl. Argamulia Dalam = 0,799-     Pendekat Timur= Jl. Pasundan= 0,799-     Pendekat Selatan= Jl. Siradj Salman= 0,799-     Pendekat Barat= Jl. KS. Tubun= 0,799-     Rata-rata = 0,799Tundaan Simpang-     Pendekat Utara= Jl. Argamulia Dalam= 30,200 detik/smp-     Pendekat Timur= Jl. Pasundan= 32,679 detik/smp-     Pendekat  Selatan= Jl. Siradj Salman= 33,798 detik/smp-     Pendekat Barat= Jl. KS. Tubun= 33,752 detik/smp-     Rata-rata = 32,607 detik/smpPerencanaan terdiri dari 4 (empat) fase dan total waktu lampu lalu lintas perfase 62 detik dengan waktu hijau adalah ;Pendekat Utara             = Jl. Argamulia                                    = waktu hijau 20 detikPendekat Timur                        = Jl. Pasundan                          = waktu hijau 16 detikPendekat Selatan          = Jl. Siradj Salman                   = waktu hijau 14 detikPendekat Barat                         = Jl. KS. Tubun                                    = waktu hijau 14 deti

    ANALISA KERUSAKAN DALAM UPAYA PENGEMBALIAN FUNGSI SECARA OPTIMAL PADA BENDALI II KOTA BALIKPAPAN

    No full text
    Permasalahan banjir yang terjadi di kota Balikpapan disebabkan karena ketidakmampuan penampang  geometrik sungai dalam menampung debit banjir serta pengaruh pasang surut air laut dan dengan adanya Bendali II tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga keberadaannya perlu di pertahankan dengan baik dan benar, dan hal ini tentunya dapat didapatkan dari pemeliharaan bendung secara tepat melalui Analisa Teknis Teknis Kondisi serta akan didapatkan angka kebutuhan pemeliharaan .Hasil Analisis Teknis Kondisi pada Bendali II adalah  72,00 % jadi masuk dalam perbaikan korektif, tetapi dalam Analisis tiap item ada 3 item yang perlu perbaikan preventif dan 2 lainnya memerlukan perbaikan korektif agar Bendali II berfungsi sesuai dengan yang diharapkan maka hal yang harus diperhatikan adalah pemeliharaan harus dilakukan secara continue. Bagi penelitian selanjutnya, agar dikaji lebih mendetail terutama mengenai kondisi sedimentasi yang tiap tahun akan mengakibatkan tampungan dari Bendali II sendiri bisa berkurang.

    Perencanaan Sarana Kebugaran dan Relaksasi Dengan Penerapan Tema Sportif Di Samarinda

    Get PDF
    Di tengah hiruk pikuk kotaSamarinda,dan juga perkembanganmasyarakat kota yang disibukan denganbanyak aktivitas sehingga hampir tidakmemiliki banyak waktu untukmelakukan kegiatan olahraga sertamelakukan perawatan tubuh dirumah.Namun masyarakat tidakmelupakan namanya kesehatan untukselalu tampil prima dalam melakukanaktivitas sehari hari.Untuk mendapatkankebugaran,masyarakat butuh tempatdimana mereka bisa melakukanberbagai macam kegiatan olahraga danjuga untuk merelaksasikan dirinya agarbisa tampil lebih fit dan prima dalamkesehariannya.Oleh karena itu,di samarinda diperlukanadanya wadah yang mampumemberikan tempat dimana mereka bisamelakukan olahraga begitu jugarelaksasi yang nyaman.Dengan saranayang dilengkapi denganfasilitas-fasilitas yang terpadu dalamsatu kesatuan sehingga pengunjungtidak lagi direpotkan oleh tempat yangterpisah-pisah untuk mencapaitujuannya yaitu sehat jasmani danrohani.Sasaran objek merancang sebuahbangunan Sarana Kebugaran danRelaksasi di Samarinda adalahmewadahi dua aktifitas sekaligus yaituaktifitas kebugaran dan juga aktifitasrelaksasi dengan penerapkan temaSportif

    HUBUNGAN TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MINYAK PADA PENDEKAT SIMPANG (STUDI KASUS SIMPANG ANTASARI, SIMPANG AIR PUTIH, SIMPANG LEMBUSWANA DAN SIMPANG AHMAD YANI)

    Get PDF
    Petroleum Fuel (BBM) is one of the most limited natural resources and can not be renewed, thus making its availability become scarce as time passes and increasing energy demand especially in the field of transportation. Increasing the number of motor vehicles causes the increasing consumption of fuel oil (BBM) for motor vehicle energy. The condition of the vehicle stops (idle) due to a signal intersection resulting in fuel oil (BBM) wasted. So that the analysis of fuel consumption (BBM) is wasted when the vehicle stops (idle) due to a signal intersection need to be investigated. This study aims to determine the relationship between delay and queue length of fuel consumption due to a signal intersection in the city of Samarinda. Primary survey conducted in this study in the form of vehicle volume, length of delay and length of queue at intersection. Fuel consumption based on long delay using the equation at idle of LAPI-ITB. The delay relationship and the length of queue with the fuel consumption using linear regression analysis, with the value of fuel consumption (Ŷ, liter) as dependent variable influenced by the free variable is delay (X1, sec) and queue length (X2, meter). Intersection of antasari, intersection of air putih, intersection of lembuswana and intersection of ahmad yani, is the predominant alignment in Samarinda city because not only pass by vehicle in Samarinda city but also pass by vehicle coming from Balikpapan to Bontang, thus increasing the number of vehicles in town Samarinda and cause long queue.                 The method used for data retrieval of the number of vehicles, length of delay and length of queue using LHR, stopwatch and meter are carried out in the field. While the data analysis method using SPSS 23 software.                 From the analysis results can be concluded significantly that, the length of the queue and the length of delay greatly affect the fuel consumption at the tested intersection that has been tested

    PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN CABLE STAYED DENGAN TWO VERTICAL PLANES SYSTEM TIPE FAN (STUDI KASUS JEMBATAN KEMBAR MAHAKAM IV)

    Get PDF
    Bridge is a construction aim to connect two piece of paths that caused of obstacles such as valley, river, sea, lake, irrigation channel, train track, etc. Mahakam IV Twin Bridge in Samarinda City is an Arch Bridge or cur ve steel who placed right beside Mahakam I bridge with the main span about 220 M and two side spans about 90 M each.Cable Stayed Bridge is composed of pylon element, girder, and conducted from cables that connect to pylon and girder it selves. This cable distributes it force from girder or bridge floor that caused of traffic load and dead load to pylon bridge.Curve Steel Bridge holds such strong load it selves, even more it lives load too as a national road with a quite long span. It makes a quite strong load for over bridge structure. Depends on this case, this thesis will held about re-planning Mahakam IV Twin Bridge in Samarinda City with different system, which is over bridge structure will able to pass just using pylon and cable, that is Cable Stayed Bridge with Two Vertical Planes System Type Fan.From the planning result, the result of the top structure planning for girder using the Girder Prestress Box, Cable using VSL SSI 2000 Stayed cable System, Pylon Structure 5 mx 5 m with 100 D-32 and lower structure for pylon foundation using 36 steel piles 100 cm with a depth of 60 m

    TAMAN TEMATIK ART AND PHOTOGRAPHY SAMARINDA

    Get PDF
    Kota Samarinda merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Timur, serta menjadi salah satu kota terbesar di Kalimantan. Dengan perkembangan kota yang semakin pesat membutuhkan ruang public untuk masyarakat salah satunya sebagai tempat rekreasi hiburan keluarga untuk bersantai dan melakukan beberapa aktivitas. Taman Tematik Art & Photography Samarinda ini bukan hanya sebagai tempat rekreasi keluarga saja tetapi juga taman tematik ini dapat menjadi tempat untuk mengasah ilmu, berbagi ilmu, berkumpulnya para komunitas-komunitas dan sebagainya. Perancangan Taman Tematik Art & photography ini dirancang dengan tema arsitektur futuristik green building. Taman tematik ini juga akan menyediakan sebuah Gallery yang bertujuan sebagai tempat untuk memamerkan hasil karya-karya para fotografer dan seniman, sebagai tempat untuk berpacu mengembangkan hasil-hasil karya mereka

    PERENCANAAN FLOATING MARKET TANGGA ARUNG DI KOTA TENGGARONG

    Get PDF
         Pasar adalah tempat dimana orang melakukan jual beli barang dagangan. Ada 2 jenis pasar pada umumnya salah satunya adalah pasar tradisional. Pada era sekarang pasar pun mempunyai karakter dan ciri khas pada pasar itu sendiri, dan salah satunya adalah pasar terapung. Pasar terapung adalah pasar yang memiliki ciri khas sendiri dimana bangunannya mengapung di atas permukaan air dan pedagang pun menjajakan barang dagangannya pada bangunan tersebut.     Floating Market Tangga Arung adalah perencanaan yang berada di Tenggarong, Kalimantan Timur berdiri kembali di tengah kota. Dalam upaya mendirikan pasar yang terletak di tengah kota agar pengunjung tidak jauh-jauh menjangkaunya. Floating Market ini dibangun tidak hanya untuk sebuah kawasan pasar, akan tetapi juga sebagai tempat wisata untuk menikmati indahnya sungai Mahakam yang terdapat di Tenggarong

    STUDI PERENCANAAN SISTEM DRAINASE KAWASAN PERUMAHAN PEMUKIMAN DESA SUNGAI MERIAM

    Get PDF
    The need for good road infrastructure is a good thing that is expected by the community and is a supporting factor for the smoothness of the economy and the opening of isolated areas. In the planning process it is necessary to consider the factors such as comfort, safety, environment and other factors that support planning and mature planning..Planning of drainage of residential area of Meriam River Village Anggana Samarinda Sub District covers construction engineering planning and the causes of flood / puddle, basically can be divided into two, that is due to local natural conditions such as relatively high rainfall, topographic conditions are sloping, and the influence the back water from the river or the sea. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan besar debit banjir pada saluran drainase lingkungan perumahan pemukiman Desa Sungai Meriam Kecamatan Anggana Samarinda serta dimensi saluran yang dapat menampung hingga tahun 2041.In this study for primary data obtained from the actual data retrieval in a certain period with the intention of Conducting calculations in order to accommodate the flood discharge for the re-time 2, 5, 10, 15, 25 and Conduct channel dimensions

    STUDI NORMALISASI PENAMPANG SUNGAI SAMBUTAN KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai Daerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagaiDaerah Aliran Sungai (DAS) didefinisikan sebagai suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, suatu wilayah, yangyangyangyang dibatasi dibatasi dibatasidibatasidibatasidibatasi oleh oleholeh batasbatasbatasbatasbatas alam,sepertialam,sepertialam,sepertialam,sepertialam,seperti alam,sepertialam,seperti alam,seperti alam,seperti buki buki t atau gunung,atau gunung,atau gunung,atau gunung, atau gunung,atau gunung, atau gunung, maupun batas maupun batas maupun batas maupun batas maupun batas maupun batas maupun batas maupun batas bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang bantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yangbantuan seperti jalan atau tanggul, dimana air hujan yang turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah turun diwilayah tersebut membtersebut membtersebut memb tersebut membtersebut memb tersebut memb tersebut membtersebut membtersebut memberikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( erikan kontribusi aliran ke titik kontrol (erikan kontribusi aliran ke titik kontrol ( outlet outletoutletoutlet).Masalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnyaMasalah turunnya mu tu Dae rah Al iran Sun gai ditandai oleh debit aliran sungai yang ti nggi setiap tahun serta meningk atnya laju erosi dan sedimentasi. A . Akibat yang ditimbulkannya adalah semakin seringnya kejadian meluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerus meluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerusmeluapnya air kepersawahan akibat hujan terus menerus, kurang efisienn ya system irigasi karena tidak optimalnya distribusi air, penipisan lapisan olah pada lahan pertanian serta terjadinya pendangk alan dari sung ai akibat sedimentasi. Apabila masalah ini tidak ditang ani segera, maka akan terjadi laju penurunan pro produkti vitas DAS.Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal .Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai. tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebut diperlukan normalisasi sungai.tersebu

    ANALISIS DIMENSI SALURAN DRAINASE JALAN PRAMUKA DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Permasalahan banjir yang terjadi di Jl. Pramuka Kota Samarinda merupakan dasar yang melatarbelakangi pelaksanaan penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisa kapasitas dimensi saluran drainase Jl. Pramuka yang diperlukan, dengan cara membandingan debit saluran dijalan pramuka dengan debit hujan maksimum.dalam pelaksanaanya diperlukan studi di lapangan berupa dimensi drainase yang ada, chactment area, pemanfaatan dan tata guna lahan yang ada sekarang. Dari hasil studi ini didapat bahwa saluran yang sudah kapasitas drainase tidak mencukupi untuk menampung debit banjir sehingga diperlukan perbaikan pada saluran drainase

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇