KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
PERENCANAAN APARTEMEN DENGAN PENERAPAN RECREATION FAMILY FACILITIES DI KOTA SAMARINDA
Samarinda merupakan sebuah ibu kota di Kalimantan Timur yang memiliki tingkat pertumbuhan kota yang begitu cepat, sehingga memicu pemerintah dalam upaya menyediakan hunian khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah keatas. Tujuan utama pada penelitian ini adalah merencanakan sebuah hunian yaitu Apartemen dengan penekanan Recreation Family Facilities, sebuah area apartemen yang lebih mandiri dimana pemilik atau pengelola tidak perlu keluar dari area apartemen untuk melakukan aktivitas olah raga dan rekreasi. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dengan cara observasi sebuah apartemen yang ada di Samarinda, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dilengkapi referensi dalam bentuk jurnal, web, dan buku bacaan berkaitan dengan perencanaan.Hasil dari penelitian yaitu perencanaan apartemen dengan penerapan recreation family facilities di Kota Samarinda menunjukkan bahwa Apartemen ini direncanakan memiliki fasilitas rekreasi seperti pusat kebugaran, arena billiard, kolam renang indoor, kolam renang outdoor anak dan dewasa, children playground, perpustakaan, salon dan spa, fresh market, klinik, taman baca, jogging track, rest area, taman binatang, ruang terbuka hijau dan fasilitas penunjang lainnya yang akan direncanakan sesuai dengan standar arsitektur
PERENCANAAN DAN DESAIN SALURAN DRAINASE KAWASAN PERUMAHAN MULAWARMAN RESIDENCE KOTA SAMARINDA PADA SEGMEN II
Perencanaan kawasan perumahan mulawarman residence yang terletak di Jalan ringroad selatan, Kota samarinda. Dimana kawasan perumahan tersebut,akan diadakan perencanaan drainase dimana air tersebut akan dialirkan menuju folder atau waduk yang ada di sekitar perumahan tersebut. Adapun perumahan Green Mansion Residence didirikan di atas lahan kosong. Dengan adanya perubahan alih fungsi lahan menjadi pemukiman, maka daya resap air hujan pada lahan tersebut juga akan berubah. Tentunya hal ini akan berdampak pada besarnya limpasan air yang menuju saluran drainase. Oleh karena itu diperlukan perencanaan sistem drainase Green Mansion Residence yang berfungsi untuk mengorganisasi sistem instalasi air dan untuk mengendalikan erosi yang dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan. Dengan adanya drainase pada perumahan diharapkan untuk dapat meminimalisir terjadinya genangan yang terjadi akibat air hujan, serta didukung juga dari kondisi setempat seperi kemiringan lahan, kemiringan saluran dan material yang dipakai. Hal itu dapat mempengaruhi waktu pengaliran dan besarnya debit limpasan yang akan dibuang menuju saluran di luar kawasan. Hingga diketahui seberapa besarkah debit limpasan yang ada setelah terbangunnya kawasan perumahan? Untuk dapat menentukan fasilitas drainase yang akan digunakan seperti pintu air, pompa dan kolam tampun
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DAN TIPE MENYANDAR PADA STA 36+600 SAMPAI DENGAN STA36+650 KECAMATAN SEBULU
Analisis dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui aman atautidaknya dinding penahan tanah yang berada di STA 36+600 sampai dengan STA36+650 Kecamatan Sebulu terhadap stabilitas daya dukung tanah, kestabilanterhadap guling, ketahanan terhadap geser dengan menggunakan beberapametode umum seperti metode Rankine dan Terzaghi.Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis yang dilakukan adalahsebagai berikut: stabilitas terhadap guling aman, stabilitas terhadap geserdinyatakan tidak aman, dan stabilitas terhadap daya dukung tanah dinyatakanaman. Oleh karna itu, untuk meningkatkan daya dukung tanah diperlukan tiangpancang.Dan observasi lapangan menunjukan bahwa pengetahuan di bangku kuliahmasih belum lengkap tanpa pengetahuan dan wawasan yang didapat langsung dilapangan, khususnya di bidang manajemen proyek guna meningkatkanpemahaman dalam memecahkan masalah-masalah yang ada di lapangan
PERENCANAAN FLOATING MARKET TANGGA ARUNG DI KOTA TENGGARONG
Pasar adalah tempat dimana orang melakukan jual beli barang dagangan. Ada 2 jenis pasar pada umumnya salah satunya adalah pasar tradisional. Pada era sekarang pasar pun mempunyai karakter dan ciri khas pada pasar itu sendiri, dan salah satunya adalah pasar terapung. Pasar terapung adalah pasar yang memiliki ciri khas sendiri dimana bangunannya mengapung di atas permukaan air dan pedagang pun menjajakan barang dagangannya pada bangunan tersebut. Floating Market Tangga Arung adalah perencanaan yang berada di Tenggarong, Kalimantan Timur berdiri kembali di tengah kota. Dalam upaya mendirikan pasar yang terletak di tengah kota agar pengunjung tidak jauh-jauh menjangkaunya. Floating Market ini dibangun tidak hanya untuk sebuah kawasan pasar, akan tetapi juga sebagai tempat wisata untuk menikmati indahnya sungai Mahakam yang terdapat di Tenggarong
PERHITUNGAN STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN MINI MARKET DI JALAN ABDUL MUTHALIB SANGAJI SAMARINDA
Pada tugas akhir ini dibahas perhitungan struktur gedung mini market dengan konstruksi beton bertulang. Metode perhitungan struktur yang digunakan pada tugas akhir ini adalah metode TAKABEYA. Metode TAKABEYA digunakan karena metode ini merupakan salah satu metode yang sering digunakan dalam perhitungan konstruksi statis tak tentu, khususnya pada konstruksi portal. Dibandingkan dengan metode yang lain, seperti metode Cross dan metode Kani, untuk penggunaan metode ini terutama pada struktur portal bertingkat banyak merupakan perhitungan yang paling sederhana dan lebih cepat serta lebih mudah untuk dipelajari dan dimengerti dalam waktu yang relatif singkat
KAJIAN KAPASITAS DAYA TAMPUNGAN SALURAN DRAINASE SIMPANG EMPAT JALAN RINGROAD – JALAN PANGERAN SURYANATA DI KOTA SAMARINDA
Kota Samarinda adalah Ibu Kota Propinsi Kalimantan Timur yang merupakan daerah perkotaan padat penduduk dan menjadi pusat pemerintahan serta pusat perekonomian daerah. Seperti kota besar lainnya, Kota Samarinda mengalami bertambahnya jumlah penduduk akibat urbanisasi sehingga banyak terjadi pembangunan pemukiman dimana-mana.Kota mengandung 4 hal utama, yaitu tersedianya fasilitas perdagangan bagi penduduk, tersedianya lahan usaha bagi penduduk, terbukanya kemungkinan muncul usaha bagi penduduk, dan adanya kegiatan industry. Keempat hal tersebut merupakan daya tarik kota terhadap wilayah-wilayah disekitar. Sebagai akibat dari daya tarik kota tersebut menyebabkan penduduk disekitar wilayah kota mencoba beraktifitas untuk menenuhi kebutuhan hidupnya di kota. Seperti kota besar lainnya, Kota Samarinda mengalami bertambahnya jumlah penduduk akibat urbanisasi.Hal ini menyebabkan banyak resapan yang berubah fungsinya. Secara tidak langsung daerah resapan air memegang peran penting sebagai pengendali banjir. Fenomena kejadian banjir di Kota Samarinda ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namun pada saat hujan dengan durasi 3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir. Berbagai upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Kota ternyata belum optimal dalam mengatasi masalah banjir.Salah satu daerah rawan banjir di Kota Samarinda adalah Simpang Empat Jalan Ringroad – Jalan pangeran Suryanata saat ini berkembang pesat terutama sebagai daerah pemukiman.Hal lain yang melatarbelakangi pentingnya mengangkat topik penelitian yang berjudul “Kajian Kapasitas Daya Tampung Saluran Drainase Simpang Empat Jalan Ringroad – Jalan pangeran Suryanata di Kota Samarinda
STUDI SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN TEUKU UMAR – JALAN RAPAK INDAH KOTA SAMARINDA
Persimpangan jalan merupakan tempat bertemunya arus lalu lintas dari dua jalan atau lebih. Pengaturan arus lalu lintas merupakan hal yang paling kritis dalam pergerakan lalu lintas secara menyeluruh pada jaringan jalan dalam kota.Jalan Teuku Umar – Jalan Rapak Indah merupakan salah satu simpangan tak bersinyal di kota Samarinda. Titik persimpangan jalan ini merupakan jalan yang ramai dilalui oleh kendaraan. Pada persimpangan jalan ini, khususnya dijalan utama atau mayor harus melayani arus lalu lintas yang cukup besar.Analisa kapasitas dan evaluasi pada persimpangan merupakan hal yang penting dalam menilai karakteristik dan seberapa besar tingkat pelayanan dari persimpangan tersebutPada penelitian ini untuk data primer diperoleh dari pengambilan data aktual secara periode tertentu dengan maksud mengetahui kinerja simpang tak bersinyal dan tingkat pelayanan (level of service/LOS) saat ini dan 5 (lima) tahun yang akan datang pada persimpangan Jalan Teuku Umar – Jalan Rapak Indah.Adapun tujuan penelitian ini menganalisis volume, menghitung kinerja simpang tak bersinyal , mengetahui tingkat pelayanan lalu lintas kinerja simpang tak bersinyal pada Jalan Teuku Umar – Jalan Rapak Indah
DESAIN MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG HOTEL SELYCA PADA PLAZA MULYA SAMARINDA DENGAN METODE PRACETAK PADA BALOK DAN PELAT
Hotel Selyca adalah gedung yang terletak di atas Mall Plaza MulyaSamarinda dengan zona gempa sedang dan terdiri dari 9 lantai. Gedung inidibangun untuk memberi pelayanan kepada pengunjung dengan pola one shopshopping dan one stop sopping dimana lokasi penginapan dan lokasi belanjaberada pada satu tempat.Analisa struktur gedung ini menggunakan mutu beton (f’c) = 35 MPa untukbalok dan pelat, (f’c) = 40 MPa untuk kolom dan mutu baja (fy) = 400 MPa. Darihasil analisa struktur menggunakan software ETABS v9.7.2 didapat hasil seperti :Balok = 40/60 cm dengan tulangan tumpuan 7D19 dan tulangan lapangan 6D19dan Kolom = 60/80 cm menggunakan tulangan 20D22 dengan sengkang D16-12,5cm. Struktur gedung termasuk ke dalam kategori desain seismik A, dengan faktorkeutamaan gedung termasuk kategori II. Kontrol nilai akhir respon spektrum Vdinamik sebesar 1244,14 kN. Kontrol partisipasi massa memenuhi syarat pada mode10, memenuhi kontrol simpangan tidak boleh melebihi 70 mm, dan kontrol waktugetar alami sebesar 1,301 detik
KARAKTERISTIK BATU KORAL UKURAN 20 MM DAN BATU KORAL GRADASI MENERUS PADA CAMPURAN BETON
Beton adalah campuran semen Portland atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan tambah membentuk masa padat. Gradasi agregat adalah distribusi dari variasi ukuran butir agregat . Gradasi agregat berpengaruh pada besarnya rongga dalam campuran dan menentukan workabilitas (kemudahan dalam pekerjaan) serta stabilitas campuran.. Gradasi agregat ditentukan dengan cara analisa saringan, dimana sampel agregat harus melalui satu set saringan. Ukuran saringan menyatakan ukuran bukaan jaringan kawat dan nomor saringan menyatakan banyaknya bukaan jaringan kawat per inchi pesegi dari saringan tersebut. Gradasi menerus adalah agregat yang semua ukuran butirnya ada dan terdistribusi dengan baik, sedangkan gradasi seragam adalah gradasi agregat dengan dengan ukuran butir yang hamper sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan yang dihasilkan dari beton gradasi menerus dan beton gradasi seragam 20 mm yang menggunakan agregat kasar batu koral Kaliorang dan agregat halus dari Tenggarong.Penelitian ini menggunakan metode perancangan campuran (Standar Nasional Indonesia) SNI 03-2847-2002 yang dilakukan di laboratorium dengan menggunakan ukuran maksimal agregat kasar yaitu 40 mm di beton gradasi menerus. Sampel yang digunakan untuk beton Gradasi Menerus maupun beton gradasi seragam 20 mm masing-masing menggunakan 30 sampel dan jumlah keseluruhan sampelnya adalah 60 sampel.Dari hasil pengujian kuat tekan beton Gradasi Menerus pada umur 28 hari nilai kuat tekan rata-rata perlu (f’cr) adalah = 115,85 kg/cm dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) adalah 106,92 kg/cm² dari kuat tekan rata-rata perlu yang ditargetkan (f’cr) = 30,7 Mpa dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 22,5 Mpa. Pengujian kuat tekan beton Gradasi Seragam 20 mm pada umur 28 hari nilai kuat tekan rata-rata yang ditargetkan (f’cr) adalah 119,85 Kg/cm² dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) adalah 109,48 kg/cm² dari kuat tekan rata-rata perlu yang ditargetkan (f’cr) = 30,7 Mpa dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 22,5 Mpa
STUDI PERANCANGAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG 4 LANTAI
From structural engineering advances to the present, we have been able to design awide range of construction buildings both from the size of the difficulty in the construction. In theplanning of a building construction, it is important for the planner to know the function and the use ofthe building to the built, it is because by knowing the purpose and use of the building is expectedplanner can be more thorough in designing and planning both in terms of accuracy of the exactcalculation and quality as well cost efficient.The process of using SAP 2000 program, giving ease in designing ideal model structurebesides also advantage of usage of SAP 2000 can accelerate the process of calculation analysisaccurately