KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    STUDI METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN PADA DOKUMEN PENAWARAN KONTRAKTOR

    No full text
    Sejak Tahun 2012 pelaksanaan pengadaan Barang/Jasa di Kota Samarinda dilakukan secara Elektronik. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak terjadi gugurnya Dokumen Penawaran yang disebabkan oleh kesalahan pada Metode Pelaksanaan Pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang terdapat pada Metode Pelaksanaan Pekerjaan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode survey kuisioner sebagai alat pengumpul data-data primer. Analisa data dilakukan dengan regresi logistik dengan bantuan software statistik SPSS versi 19.00 untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan yang paling dominan yang menjadi penyebab terjadinya gugur dalam Dokumen Penawaran yang dibuat Kontraktor. Penelitian ini dilakukan dengan simple random sample yang terdiri dari 15 Penyedia Jasa dan 15 Panitia Pokja. Data primer pada penelitian ini diambil dengan menyebarkan kuisioner kepada responden, sedangkan data sekunder diambil dari studi literatur dengan berbagai buku referensi, bahan kuliah, dan media internet. Hasil penelitian menunjukkan ada 9 variabel yang dominan menjadi penyebab gugurnya Metode Pelaksanaan. 9 variabel tersebut adalah Tidak membuat Metode Pelaksanaan dengan baik dalam Dokumen Penawaran, Metode Pelaksanaan tidak menggambarkan penyelesaian pekerjaan, Metode Pelaksanaan tidak menggambarkan penguasaan pekerjaan, Metode Pelaksanaan dibuat tidak sesuai dengan persyaratan lelang, Tidak ada sinkronisasi antara Metode Pelaksanaan dengan Analisa Harga Satuan Pekerjaan, Metode Pelaksanaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis, Kurangnya pemaparan Metode Pelaksanaan di dalam Dokumen Penawaran, Metode Pelaksanaan tidak menjelaskan item-item tiap pekerjaan, Tidak ada sinkronisasi antara Metode Pelaksanaan dengan Jadwal waktu pelaksanaan

    EVALUATION OF THE SERVICE LEVEL OF THE SIMPANG EMPAT AIR HITAM WITHOUT FLY OVER IN SAMARINDA

    Get PDF
    Samarinda City is a city that has high transportation activities and has a high level of development. If this condition is not supported by an increase in transportation performance, it will cause traffic congestion problems. One of the roads that has a large role in the city of Samarinda is at the intersection of Jalan Ir. H. Juanda - Jalan A. Wahab Sahranie - Jalan Kadrie Oening - and Jalan Letjend Suprapto. The level of traffic congestion and traffic is quite large because it is one of the main roads in the city that divides the blood of the center of activities in Samarinda on this basis, so research is conducted on the level of service through the road section Ir. H. Juanda - street A. Wahab Sahranie - Kadrie Oening road - and Jalan Letjend Suprapto in samarinda against all vehicles without fly over               As for the Evaluation of the Level of Road Service Ir. H. Juanda - Jalan A. Wahab Sahranie - Jalan Kadrie Oening - and Jalan Letjend Suprapto use the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI'1997), which is described based on Form UR-1 in the form of general and Geometric road conditions, UR-2 in the form of data Follow-up input is Traffic Flow and Composition and Side Obstacle, UR-3 in the form of Analysis of Speed of free flow of light vehicles, capacity and speed of light vehicles.            In the study of Ealuation, the level of service is Jl. Ir. H. Juanda - Jl. Kadrie Oening - Jl. H. A.W. Syahrani - and Jl. Letjend Suprapto Jalan conducted a survey 12 hours for 4 weeks, the first week on Jl. Ir. H. Juanda, the second week on Jl. Kadrie Oening, third week on Jl. H. A.W. Syahrani and the fourth week on Jl. Letjend Suprapto, this survey was conducted at 07.00-1800. After calculating the available data, at Air Black IV intersection, the service level is at the C level, which means the current zone is stable, the driver is limited to choosing spee

    STUDI PERBANDINGAN GAYA GEMPA PADA STRUKTUR BANGUNAN DI SAMARINDA BERDASARKAN SNI 03-1726-2002 DAN SNI 03-1726-2012

    Get PDF
    Peraturan perencanaan struktur gedung tahan gempa di Indonesia mengalamiperkembangan seiring terjadinya gempa besar yang terjadi, dari SNI 1726-2002 direvisi menjadiSNI 1726-2012. Bilamana suatu peraturan gempa terbaru muncul dan diberlakukan, maka haltersebut mengakibatkan perlunya peninjauan ulang bangunan-bangunan yang sudah berdiri untukdikaji ulang menggunakan peraturan terbaru. Masalah yang akan ditinjau adalah besar perbedaangaya gempa yang terjadi antara SNI 1726-2002 dengan SNI 1726-2012, dan bagaimana perilakustruktur bangunan jika dikenakan beban gempa berdasarkan SNI 1726-2002 dengan SNI 1726-2012.Hasil perbandingan dari respon spektrum untuk nilai Sds bahwa desain berdasarkan SNI1726-2012 lebih tinggi disbanding SNI 1726-2012. Hal tersebut berdampak pada hasil darianalisa nilai gaya geser dasar (base shear) berdasarkan SNI 1726-2012.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, perbandingan gaya gempa berdasarkanSNI 03-1726-2002 dan SNI 03-1726-2012 mengalami peningkatan dengan nilai rata – rata 18%sampai dengan 20%

    STUDI PERANCANGAN DRAINASE JALAN H. M. ARDAN KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR

    No full text
    Dinamika perkembangan pembangunan serta perkembangan penduduk dan kegiatan ekonomi suatu wilayah yang sangat cepat, menuntut adanya kebutuhan prasarana dan sarana kota yang semakin kompleks dan mendesak termasuk di dalamnya kebutuhan akan sarana dan prasarana drainase yang merupakan bangunan pelengkap jalan.Komperhensifitas perencanaan prasarana jalan di suatu wilayah perkotaan mulai dari tahapan pra survey, survey, perencanaan dan perancangan teknis, pelak-sanaan pembangunan fisiknya hingga pemeliharaan harus integral dan tidak terpisah-kan sesuai kebutuhan saat ini dan prediksi umur pelayanannya di masa mendatang agar tetap terjaga ketahanan fungsionalnya..Dalam hal perencanaan drainase terutama untuk jalan baik di perkotaan dan pedesaan, maka hal yang harus dilaksanakan dengan seksama adalah sesuai standar dan sistem perencanaan drainase perkotaaan yaitu menyangkut pola arah aliran, situasi dan kondisi kota, langkah perencanaan dengan memperhatikan aspek hidrologi yang meliputi : siklus hidrologi (hidrologi cycle), karakteristik hujan, data hujan, pengolahan data hujan, debit rancangan serta aspek hidrolika yang menyangkut aliran air pada saluran, sifat-sifat aliran, rumus-rumus aliran air dan analisis dimensi saluran.Dalam pengamatan empiris menunjukan bahwa timbulnya genangan air di atas permukaan jalan dominan di sebabkan oleh sistim drainase jalan yang tidak terintegrasi dengan sistim tata air spasial areal sekitar jalan serta semakin kecil luas catchment area akibat penataan, dibawah ini salah satu titik permukaan jalan pada jalan H.M. Ardan yang rusak akibat air menggenang dijalan karena tidak memiliki drainase pada jalan tersebut.

    ANALISIS DINDING PENAHAN TANAH DAERAH LERENG PADA KOMPLEK GRAND SAMARINDA JALAN LETNAN JENDERAL SUPRAPTO KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Dinding penahan adalah suatu bangunan yang dibangun untuk menahankeruntuhan tanah yang curam atau lereng yang dibangun ditempat dimanakemantapan tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri. Bangunan dindingpenahan tanah digunakan untuk menahan tekanan tanah lateral yangditimbulkan oleh tanah urug atau tanah asli yang labil. Bangunan ini banyakdigunakan pada proyek-proyek : irigasi, jalan raya, pelabuhan, dan lain-lainnya.Dewasa ini di kota Samarinda sering terjadi bencana alam tanah longsorakibat pergeseran tanah. Bencana alam tersebut sering terjadi di daerah lerengyang di tinggali oleh sebagian masyarakat kota Samarinda. oleh karena itu untukmenjaga kestabilan lereng di komplek Grand Samarinda yang berada di daerahlereng di buatlah dinding penahan tanah.Metode yang digunakan dalam menganalisa stabilitas dinding penahantanah pada longsoran tersebut adalah dengan menggunakan metode Coulombdan juga Rankine, sedangkan metode yang digunakan dalam menganalisa dayadukung tanah yang terjadi menggunakan metode Terzaghi.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa, dimensi dindingpenahan tanah adalah tinggi 3 meter dan lebar badan 0,5 meter, tebal plat 0,3.Stabilitas dinding penahan tanah aman terhadap guling dan juga aman terhadapgeser, sehingga tidak diperlukan pondasi tiang pancang

    EVALUASI DAYA TAMPUNG SISTEM DRAINASE PADA JALAN PATIMURA – JALAN MAS PENGHULU KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Saluran drainase jalan Patimura menuju saluran Jalan Mas Penghulu alirannya langsungmenuju ke Sungai Mahakam, sehingga merupakan saluran yang menjadi tumpuan dari salurandisekitarnya sehingga diperlukannya evaluasi daya tampung sistem drainase solusi untukmenanggulangi permasalah limpasan hujan yang terjadi pada Jalan Patimura - Jalan Mas PenghuluKota SamarindaTujuannya Penelitian adalah Untuk mengetahui debit banjir rancangan pada Tahun 2027,debit air pada saluran existing dan Penampang Yang dapat menampung debit banjir rancangan padatahun 2027. Metode untuk menghitung curah hujan rancangan adalah Metode Log Person type III.Sedangkan Metode untuk mengetahui debit banjir rancangan adalah Metode Rasional.Berdasarkan hasil Perhitungan Besarnya debit banjir rancangan pada Tahun 2027, padaSaluran Jalan Mas Penghulu 2,23 m3/dt dan Saluran Jalan Patimura 3,20 m3/dt kemudian Besarnyadebit banjir existing Saluran Jalan Mas Penghulu 3,001 m3/dt, Saluran Jalan Patimura 0,956 m3/dtDari hasil terlihat Saluran Jalan Patimura yang tidak mencukupi daya tampung pada tahun2027. Solusinya mengubah dimensi saluran dengan menggunakan penampang segiempat denganberbahan Beton dengan tetap mempertimbangkan faktor kemiringan dasar saluran dan DebitDimensi harus lebih besar daripada debit banjir rancangan sehingga di rencanakan tinggi basah 0,5meter, lebar bawah 1,5 meter, tinggi jagaan 0,5 meter dan Debit yang dihasilkan dari daya tampungsaluran diatas adalah 3,332 m3/dt lebih besar dari debit banjir pada tahun 2027 sebesar 3,20 m3/d

    KAJIAN JARINGAN IRIGASI PADA DESA GALEO BARU KECAMATAN BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT

    Get PDF
    Dengan semakin pesatnya pertumbuhan  penduduk  akan  membawa  dampak beralih   fungsinya   lahan   pertanian.   Ini   akan   menghambat   pencapaian   program Pemerintah di sektor Ketahanan Pangan. Maka perlu adanya upaya untuk mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian dan sekaligus meningkatkan produksi pertanian tanaman pangan dengan cara memperluas lahan irigasi baru (ekstensifikasi) yang masih ada. Maka untuk  itu  daerah-daerah  yang mempunyai  sumberdaya  alam yang  berpotensi  untuk daerah  irigasi  selalu  dievaluasi  dan  dikembangkan  untuk  lahan  pertanian,  guna pencapaian program Pemerintah di sektor Ketahanan Pangan.Pengembangan  lahan  pertanian  secara  terpadu  dan  menyeluruh  dilakukan dengan  perencanaan  detail  desain  daerah  irigasi.  Ketersediaan  air  pertanian,  dalam rangka meningkatkan pendapatan petani dan mendukung pemenuhan pangan nasional, khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dan mengimbangi peningkatan jumlah penduduk  di  Kalimantan  Timur  dan  khususnya  Kabupaten  Kutai  Barat,  Pemerintah Daerah Kabupaten  melalui  Dinas  Pekerjaan  Umum,  melaksanakan  berbagai  program antara lain melalui program pemeliharaan/pemanfaatan, rehabilitasi dan pembangunan jaringan    irigasi.    Program    tersebut    selain    diarahkan    untuk mendukung upaya- upaya  pemerintah  dalam  rangka  peningkatan  ketersediaan pangan  dan  peningkatan pendapatan petani untuk mendukung kegiatan pengentasan kemiskinan.Hidrologi merupakan Ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk proses kejadian, distribusi dan  besaran air, serta  interaksi  dan pengaruhnya terhadap kehidupan dan lingkungan. Kaidah umum analisis hidrologi mengacu pada pemaham

    STUDY OF DRAINAGE SYSTEM PLANNING OF JALAN SIDODADI SUBDISTRICT SANGATTA UTARA KUTAI TIMUR REGENCY

    Get PDF
    Subdistrit Sangatta Utara, especially on Jl. Sidodadi is an area that is still flooded this is known based on actual circumstances actual in the field when entering the rainy season there is flooding at some point. This thesis aims to determine the existing channel discharge, calculate the debit of the plan flow with a 10 year re-timing, and calculate the drainage capacity (channel dimension) that can accommodate 10 year flood discharge plan. Limitations of the problems reviewed from the writing of this thesis is to analyze the rainfall plan, intensity of precipitation and concentration time, discharge planning analysis and capacity analysis drainage.The research method used is the method of data collection and analysis. The collection of primary data and secondary data, is the first step in this research. Then analyzed by Frequency Analysis method. This method analyzes two types of distributions: Log Person III distribution and Gumbel distributionThe value of rainfall used for the calculation of rainfall intensity is the value of rainfall Log Person Distribution III repeat period of 10 years. For rainfall intensity use Mononobe formula, and calculate drainage channel capacity (channel dimension) for 10 years prediction.The results of this study indicate that the flood that occurred due to drainage system that is not functioning properly. Due to the lack of channels and cleanliness of the channel is very bad and also not united all the parties involved in maintaining and maintaining the cleanliness of drainage. There are also some dimensions of the channel that are not sufficient to accommodate the flood discharge so it needs to be widening and deepening and re-planning of drainage network system Jl. Sidodadi Desa Sangatta Utara to produce a sustainable drainage system

    KANAL BANJIR SEBAGAI ALTERNATIF PENGENDALI BANJIR SUB DAS SUNGAI KELEDANG (Studi Kasus Jalan Cipto Mangun Kusumo – Jalan Apt Pranoto Kota Samarinda)

    No full text
    Pertambahan penduduk perkotaan yang cepat mengakibatkan kepadatan penduduk di pusat kota menjadi tinggi dan perluasan kawasan pemukiman tak dapat dihindari. Sungai – sungai yang melewati kota menjadi semakin sempit akibat sampah, sedimen, dan juga bangunan – bangunan liar di kanan kiri sungai. Ditambah lagi dengan adanya aktivitas tambang menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir, Dari hal tersebut Peneliti mencoba meneliti Kanal Banjir sebagai Alternatif Pengendali Banjir Sub DAS Sungai Keledang (Studi Kasus Jalan Cipto Bangun Kusumo – Jalan Apt Pranoto Kota Samarinda)Metode untuk menghitung curah hujan rancangan adalah Metode Gumbel dan Metode Log Person type III. Sedangkan Metode untuk mengetahui debit banjir rancangan adalah Metode Rasional. Tujuan Penelitian menganalisa besarnya debit banjir rancangan dan dimensi penampang Kanal yang ekonomis untuk kanal banjir Sub Das Sungai Keledang dengan kala ulang 10 dan 25 tahun.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan dengan menggunakan bentuk segiempat dengan rencana tinggi basah 2,5 meter, lebar bawah 5 meter dan tinggi jagaan adalah 1 meter. Dimensi kanal rencana ini diperkirakan dapat menampung debit banjir rancangan 25 tahun mendatang. Namun Perencanaan kanal banjir ini dapat dilengkap dengan menambah perhitungan sedimentasi.

    ANALISIS MODEL TARIKAN PERJALANAN KAWASAN PERKANTORAN BALAI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Banyaknya bangunan perkantoran di kawasan Balai Kota Samarinda mempunyai pengaruh yang besar terhadap banyaknya tarikan perjalanan di area ini, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap model tarikan perjalanan. Data diambil dari kuisioner yang dibagikan secara acak dengan metode pengolahan data menggunakan Program SPSS 17.0. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan model tarikan perjalanan pada kawasan Balai Kota Samarinda. Hasil dari penelitian dengan regresi linier berganda menunjukkan model tarikan perjalanan Y dan X3 dengan variabel Y= -139,145 + 1,464 X3 dan hasil hipotesa diterima dengan F hitung > t tabel = 13,499 > 10,128. Model tarikan perjalanan Y1 dengan variabel Y1=127,271 + 0,001 X1 – 0,027 X2 dan model tarikan perjalanan Y2 dengan variabel Y2= 18,045 + 0,007 X1. Sedangkan nilai Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk Balai Kota = 980 SRP dan PUPR = 445 SRP dengan status Cukup dan untuk Perkim = 552 SRP dan Bapeda = 605 SRP dengan status Tidak Cukup

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇