KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
ANALISA MANAJEMEN RISIKO PADA PROYEK REHAB BENGKEL UNTUK RUANG WIDYAISWARA, PENYULUH, DAN LAB. IT DI DINAS PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Identifikasi risiko operasional pada proyek rehab bengkel untuk ruang widyaiswara, penyuluh, dan lab. IT dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasikan seluruh jenis risiko yang berpotensi memengaruhi kerugian proyek tersebut. Hal tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi proyek sehingga harus memperhatikan faktor internal. Faktor internal yang harus di perhatikan adalah kualitas sumberdaya manyusia, material, dan peralataan. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui masalah apa saja yang paling berbahaya dari adanya indikasi yang melatar belakangi masalah pada proyek konstruksi, serta mengendalikan suatu risiko yang sebelumnya memiliki tingkat risiko yang tinggi menjadi tingkat risiki yang rendah atau tidak menjadi ancaman bagi proyek rehab bengkel untuk ruang widyaiswara, penyuluh, dan lab. IT tersebut.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan cara wawancara dan survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Adapun jumlah responden adalah 30 responden yang mewakili proyek rehab bengkel untuk ruang widyaiswara, penyuluh, dan lab. IT di dinas pangan, tanaman pangan dan hortikultura provinsi Kalimantan timur.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 28 resiko yang teridentifikasi dari 3 kategori. Diketahui tingkatan dari risiko yang dihadapi ada risiko ekstrim, risiko tinggi, risiko sedang, dan risiko rendah. Melakukan tindakan penanganan yang di lakukan terhadap risiko yang terjadi dengan cara : Mengalihkan risiko ( risk sharing ), menahan risiko ( risk retaining ), mengurangi risiko ( risk reducing ), mengabaikan risiko ( risk ignoring )
PERENCANAAN RENTAL OFFICE DENGAN KONSEP ARSITEKTUR REGIONALISME DIKOTA SAMARINDA
Rental Office dengan konsep Arsitektur Regionalisme adalah merencanakan sebuah bangunan atau wadah bagi para pengusaha yang tidak memiliki tempat berkantor. Pembangunan Rental Office di Kota Samarinda saat ini masih belum efektif dikarenakan kurangnya fasilitas penunjang yang dapat menampung kegiatan di dalamnya. Lokasi yang akan direncanakan untuk Rental Office yaitu pada jalan R.E Martadinata Kota Samarinda sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda dimana untuk bangunan perkantoran swasta terletak di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Rental Office dengan Konsep Arsitektur Regionalisme tersebut dikaitkan dengan keselarasan dan kearifan lokal demi menjaga kelestaraian budaya setempat sesuai dengan filosofi gerakan Arsitektur Regionalisme
STUDI PERHITUNGAN DEBIT MAKSIMUM PADA SALURAN DRAINASE PADA JALAN PANDAN KEC. TENGGARONG KUTAI KARTANEGARA
Drainase merupakan infrastuktur yang sangat penting bagi suatu wilayah. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha untuk mengalirkan air yang berlebihan dalam suatu konteks pemanfaatan tertentu. Tata guna lahan yang semakin hari semakin kedap air membuat daya resap air hujan ke dalam lapisan tanah menjadi berkurang, air hujan yang tidak meresap akan menambah volume limpasan permukaan yang masuk dalam saluran drainase. Untuk menangani permasalahan banjir di jalan Pandan Kabupaten Kutai Kartanegara ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode log person type III, kemudian menghitung debit banjir rancangan dengan metode manning. Analisa ini melalui tahapan seperti ini, pengumpulan data curah hujan 10 tahun, pengumpulan data actual lapangan (catchment area) sampai pada menganalisa saluran dimensi yang ada pada jalan Pandan Kabupaten Kutai Kartanegar
ANALISA PERBANDINGAN PONDASI TIANG PANCANG BETON BERTULANG DENGAN PIPA BAJA SECHEDULE PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR TERMINAL OIL PT. MIGAS MANDIRI PRATAMA KALIMANTAN TIMUR
Saniah, Analisa Perbandingan Pondasi Tiang Pancang Beton Bertulang dengan Pipa Baja Sechedule Pada Pembangunan Gedung Kantor Migas Mandiri Pratama Klimantan Timur , di bawah bimbingang Purwanto, S.T., M.T dan Achmad Munajir, S.T., M.T Pembangunan bangunan kantor Migas Mandiri Pratama Kalimatan Timur ini mempunyai struktur atas berupa beton bertulang, dan bagian bawah pondasi tiang pancang. Kekokohan dan kestabilan sebuah struktur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan struktur atas (upper structure) dan menahan gaya-gaya yang bekerja. Selain kemampuan struktur atas, kekuatan struktur bawah (sub structure) juga harus diperhitungkan agar mampu mendukung seluruh beban yang ada baik karena gaya luar maupun karena berat struktur itu sendiri. Sebuah konstruksi akan mengalami kehancuran atau kegagalan apabila beban yang ada tidak mampu diterima oleh struktur penahannnya, dalam hal ini sangat diperlukan perhitungan pondasi yang benar dan pemilihan pondasi yang tepat untuk menahan konstruksi tersebut. Pondasi adalah komponen struktur yang berfungsi sebagai penopang bangunan dan meneruskan beban bangunan atas (upper structure) ke lapisan tanah yang cukup kuat daya dukungnya. Tanpa pondasi yang kuat akan membahayakan bangunan di atasnya, karena akan mengalami keruntuhan atau bahaya-bahaya yang lainnya, sehingga pondasi perlu direncanakan dengan teliti, dengan pemilihan jenis pondasi yang tepat
PERENCANAAN PONDOK PESANTREN MODERN SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR LOKAL KALIMANTAN SELATAN
Pondok Pesantren modern adalah sebuah tempat atau lembaga yang berisikan pendidikan islam dengan mengamalkannya sebagai pedoman hidup. Pembangunan Pondok Pesantren di Kota Samarinda saat ini masih belum efektif dikarenakan kurangnya fasilitas penunjang dalam melengkapi sistem pendidikan Pondok Pesantren mengakibatkan tertinggalnya dari perkembangan teknolgi. Dalam hal ini kurangnya pembangunan Pondok Pesantren yang memiliki fasilitas-fasilitas penunjang dalam sistem pembelajaran. Lokasi yang akan direncanakan untuk Pondok Pesantren yaitu pada jalan H.A.M Riffadin Kota Samarinda Seberang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda dimana untuk bangunan sistem pendidikan terletak di Kota Samarinda Seberang. Pondok Pesantren dengan pendekatan modern tersebut dikaitkan dengan nonfisik pada Pondok Pesantren dengan adanya fasilitas-fasilitas penunjang yang dapat memudahkan sistem pembelajaran santri-santri Pondok Pesantren sebagai pedoman hidup. Dan memberikan ketetarikan tersendiri terhadap calon santri. Konsep bangunan menerapkan arsitektur lokal Kalimantan Selatan yang akan difokuska
STUDY PERENCANAAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE JALAN PERJUANGAN BARU KOTA SAMARINDA
Jalan Perjuangan Baru Kecamatan Samarinda Utara Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah yang saat ini tengah berkembang dengan pesat, Namun ditengah perkembangannya, masih saja didera dengan permasalahan banjir. Kejadian banjir saat ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namun pada saat terjadi hujan dengan durasi 1-3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir. Kondisi yang demikian ini sangat mengganggu aktivitas warga Kota Samarinda. Berbagai upaya telah dilakukan, namun upaya tersebut belum optimal dalam mengatasi masalah banjir. Upaya tersebut berupa pemeliharaan saluran drainase kota, pembenahan sungaisungai yang melintasi kota, berbagai studi terkait pengendalian banjir kota, pembangunan sarana pengendali banjir serta beberapa aturan telah dikeluarkan untuk pengendalian banjir. Upaya upaya tersebut ternyata kalah cepat dengan perkembangan kota. Untuk menangani permasalahan banjir di jalan perjuangan Baru ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode gumbel, kemudian menghitung Curah Hujan Rancangan Metode Log Person Tipe III. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu 2 tahun sebagian saluran tidak mampu menampung debit air, sehingga diperlukan perubahan dimensi yang lebih besar yaitu lebar 6,00 m dan tinggi 2,00
PERENCANAAN CONTEMPORARY BUSINESS HOTEL SAMARINDA
Pembangunan Kota Samarinda seiring dengan perkembangan investasi yang terus menerus hadir di dalam ruang lingkup ekonomi, kegiatan industri ataupun perdagangan menunjukkan perkembangan yang cukup baik yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Untuk mengantisipasi kedatangan investor dari dalam negeri maupun asing ke Samarinda untuk kegiatan berbisnis, maka Samarinda memerlukan sebuah fasilitas pendukung seperti akomodasi untuk tempat menginap ataupun rapat, salah satunya adalah hotel bintang yang menyediakan fasilitas lengkap untuk yang memberikan kenyamanan kepada penggunanya. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Kota Samarinda saat ini membutuhkan hotel baru, khususnya hotel bisnis berbintang. Sebagai suatu sarana akomodasi untuk memenuhi kebutuhan investor - investor yang berorientasi bisnis, untuk itu dalam hal tempat menginap harus juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan berbisnis seperti Business Center
ANALISA KAPASITAS PELAYANAN LALU LINTAS JALAN SLAMET RIYADI - BUNG TOMO - DR. CIPTO MANGUNKUSUMO TERHADAP PEMBANGUNAN JEMBATAN MAHAKAM IV KOTA SAMARINDA
Lalu lintas menuju Jembatan Mahakam Kota Samarinda sering terjadi kemacetan akibat meningkatnya jumlah kendaraan dan juga kendaraan harus satu persatu untuk memasuki Jembatan Mahakam. Jembatan Mahakam IV adalah solusi macet di Jembatan Mahakam saat ini. Pembangunan Jembatan Mahakam IV ini sangat berpengaruh terhadap kapasitas jalan dan pelayanan lalu lintas saat ini dan masa mendatang terutama ruas jalan yang akses utamanya nanti akan melewati Jembatan Mahakam IV yaitu jalan Slamet Riyadi, Bung Tomo dan Dr. Cipto Mangunkusumo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas jalan dan tingkat pelayanan lalu lintas saat pembangunan Jembatan Mahakam IV dan sesudah adanya Jembatan Mahakam IV. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan survei lalu lintas dan perhitungan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Hasil perhitungan dan analisa menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pelayanan pada saat pembangunan Jembatan Mahakam IV (2018) dan setelah beroperasi tahun 2019. Setelah beroperasi, Jembatan Mahakam IV (menuju Samarinda Seberang) memiliki tingkat pelayanan B (DS = 0,41) untuk Sepeda Motor dan untuk kendaraan ringan dan kendaraan Berat tingkat pelayanan C (DS = 0,67)
ANALISA PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS TERHADAP PERHITUNGAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PRASARANA PENDUKUNG PERTANIAN DESA SIDOMULYO KECAMATAN ANGGANA KUTAI KARTANEGARA
Seiring dengan gencarnya program pemerintah untuk mengatasi kesenjangan infrastruktur antar wilayah, maka pemerintah melalui berbagai kebijakan membuat berbagai macam kegiatan yang salah satunya adalah dengan program “Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah” (PISEW) yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan yang berbasis sumber daya lokal. Hal tersebut memicu harusnya membangun infrastruktur secara cepat dan dengan tata kelola yang serius agar dapat mencapai hasil yang diinginkan oleh pemerintah. Pelaksanaan proyek dilaksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Anggana Kutai Kartanegara, dalam hal ini pelaksana ingin mengetahui besaran perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan secara detail dan seberapa besar persentasi keuntungan terhadap nilai kontrak yang didapat pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan. Dalam hal ini metode Earned Value sangat cocok digunakan sebagai alat analisa untuk mendapatkan hasil perhitungan dengan detail. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa biaya aktual pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut sebesar Rp. 1.049.263.386,05 dan persentasi keuntungan pelaksana pada akhir waktu pelaksanaan proyek tersebut adalah 3,80% dengan ditunjukannya hasil perhitungan CPI (Cost Performance Index) sebesar 1,04 > 1 yang artinya kinerja penyelenggaraan proyek lebih baik dari pada perencanaan atau biaya pengeluaran lebih kecil dari biaya anggaran rencan
EVALUASI KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE JALAN DAMANHURI PADA KOTA SAMARINDA
Banjir adalah aliran air yang relatif tinggi, dan tidak tertampung oleh alur sungai atau saluran. Bencana alam di suatu wilayah memiliki implikasi secara langsung terhadap masyarakat di wilayah tersebut. Partisipasi masyarakat untuk mengurangi dan menghindari risiko bencana penting dilakukan dengan cara meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat seiring berjalannya waktu pembangunan perumahan dan ruko-ruko terjadi sangat pesat di jalan Damanhuri. Untuk menangani permasalahan banjir di jalan Damanhuri ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode Log Person III, kemudian menghitung debit banjir rancangan Existing dengan mengunakan metode rasional . Dari Hasil penelitian di lapangan didapat panjang lintasan terjauh yang dilalui air yaitu (5,200 km),Intensitas hujan rencana menunjukkan dalam jangka waktu 2, 5, 10 dan 25 tahun (2043 tahun).Saluran Q2, Q4 dan Q5 tidak mampu menampung debit air. Salah satu solusinya yaitu saluran diperlukan perubahan dimensi dengan kala periode ulang 2043 tahun, dengan dimensi yang sudah mencukupi atau dimensi sebelumnya yaitu lebar bawah (b) 0,8 m dan tinggi saluran penampang basah (h) 0,5 m dengan nilai debit rancangan Q2 = 0,806 m 3 /dt, Q4 =0,834 m 3 /dt dan Q5 = 0,756 m 3 /dt