KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
ANALISA KINERJA TRASNPORTASI RODA EMPAT ONLINE WILAYAH KOTA SAMARINDA
Transportasi adalah proses memindahkan suatu benda mencakup benda hidup dan benda mati dari suatu tempat ke tempat lainnya. Kegiatan transportasi ini membutuhkan tempat yang disebut dengan prasarana transportasi. Ciri utama transportasi adalah melayani pengguna, bukan berupa barang atau komoditas (Tamin, 1997). Sistem transportasi diusahakan memberikan suatu pelayanan yang aman, nyaman, efektif dan efisien. Penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kinerja Go-Car online yang melayani Kota Samarinda berdasarkan tingkat kepuasan pengguna Go-Car online. Pengambilan data menggunakan kuisioner disebar ke pengguna Go-Car di Kecamatan Sungai Kunjang.Metode perhitungan menggunakan Skala Likert dan Analisis Statistika Deskriptif. Metode perhitungan menggunakan Skala Likert dan Analisis Statistika Deskriptif. Penlitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang kinerja go-car online pada dalam pelayanan di Kota Samarinda berdasarkan karakteristik yang diperoleh berdasarkan pertimabngan orang yang memilih layanan gocar online wilayah Kota Samarinda
ANALISIS TARIKAN PERJALANAN PADA PERBELANJAAN SANGATTA TOWN CENTER DI KOTA SANGATTA
Sangatta Town Center is the busiest area in Sangatta City. The number of buildings / shophouses in the area. Have a big influence on the attraction of this region of travel, Travel to Sangatta Town Center so it is necessary in the analysis of the model of travel attraction that led to the area The purpose of this study is to get a travel attraction model in Sangatta Town Center area and to know the value of R2 and F value, which is expected to be used to estimate the number of tug that goes to Sangatta Town Center Primary data obtained from the results of questionnaires survey conducted by random sampling, While the secondary data obtained from the Sangatta Twon Center in the form of data that is, the floor area, the number of visitors and the number of employees, and the dependent variable that is the total traction total. Result from analysis of model of total travel with modeled form Y = 0,973 + 0,111X3 + 0,159X4 + 0,195X5 which have value R2 equal to 0,478. Shows the level of dependent variable relationship (independent variable) with independent variable (independent variable) at moderate correlation level this means that 47.8%. The total number of trips pull can be explained by the variable Y = Total Travel Drop, X3 = Last Education X4 = Work and X5 = Income and F test value (F count arithmetic> F table) (12.477> 2.68)
ANALISA KINERJA RUAS DAN TINGKAT PELAYANAN JEMBATAN MAHAKAM ULU (MAHULU)
Transportation plays an important role in the economic, political, cultural, defense and security fields. Because with the transportation of inter-regional relations more smoothly and saving time and costs that are very beneficial for the community. As the population increases, the movement of transportation in the Mahakam Ulu bridge area (Mahulu) increases and influences the segment performance and the service level of the Mahulu bridge. Mahulu Bridge is a bridge that connects Loa Buah Village and Sengkotek Village, Samarinda which stretches over the Mahakam river flow. The purpose of this study was to determine the performance of the sections on the Mahulu bridge that were assessed from the level of service. Analysis carried out manually in accordance with the conditions of traffic flow in Indonesia. In this case an analysis was carried out using the 1997 Indonesian Road Capacity Manual (MKJI’1997) to take into account traffic performance. Traffic volume data is obtained from field surveys conducted for 4 days, namely on Friday, Sunday, Monday and Tuesday, taking into account the level of traffic volume on that day and during peak hours presented in the form of vehicle data tables. Based on the result of the performance analysis of the Mahulu bridge segment which was assessed from the level of service with the MKJI’1997 method, the service level of Mahulu bridge segment at peak hours on Friday and peak hours of Tuesday was C, namely the condition of steady flow, but the speed of operation and movement of the vehicle was greatly affected the traffic volume and service level of the Mahulu Bridge road on Sunday and the peak hours on Monday are B, that is the condition of the current is stable, but the operating speed is limited by traffic conditions, the driver is limited in choosing speed
STUDI ANALISA DIMENSI DRAINASE DI JALAN PATIN KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Jalan Patin merupakan jalan utama yang menghubungkan Jalan utama lainnya yang sekarang ini menjadi jalan alternatif utama antar kecamatan menuju kekota tenggarong khususnya daerah kecamatan dari kabupaten kutai kartanegara yang berada dibagian hulu sungai Mahakam, sehingga menjadi jalan yang vital bagi masyarakat dan apabila sekarang ini masih terjadi banjir didaerah tersebut Tujuan Penelitian Untuk mengetahui debit banjir rancangan pada Tahun 2028, debit air pada saluran existing dan menganalisa saluran yang mencukupi hingga tahun 2028 pada Jalan Patin kecamatan Tenggarong kabupaten Kutai Kartanegara Metode untuk menghitung curah hujan rancangan adalah Metode Gumbel dan Metode Log Person type III. Sedangkan Metode untuk mengetahui debit banjir rancangan adalah Metode Rasional. Hasil Kajian drainase menunjukan Sal. kiri 2 dan sal. Kanan 2 tidak mencukupi kapasitasnya untuk debit dengan kala ulang 10 Tahun. Solusinya Saluran disesuaikan dilapangan menggunakan drainase dengan penampang saluran trapesium di rencana tinggi 0,9 meter dan lebar bawah 1,7 mete
ANALISA PENGENDALIAN MUTU HASIL UJI BETON UNTUK KEPALA JEMBATAN (ABUTMENT) PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN RUAS JALAN TALISAYAN DI KABUPATEN BERAU
Indonesia dengan lebih dari 200 juta jiwa penduduk merupakan pasar yang potensial untuk melakukan investasi. Jumlah penduduk yang demikian besar ini tersebar dalam wilayah yang sangat luas pula dengan kekayaan alam yang sangat melimpah sedemikian hingga mampu menciptakan peluang bagi dunia bisnis untuk melakukan investasi dalam segala bidang. Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia. Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan seperti halnya infrastruktur jalan dan jembatan.Guna terwujudnya pengendalian pelaksanaan dan kualitas Pekerjaan Jalan dan Jembatan di Indonesia sesuai dengan yang diharapkan dan yang ingin dicapai.Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor: 603/PRT/M/2005 tentang Pedoman Umum Sistem Pengendalian Manajemen Penyelenggaraan Pembangunan Prasarana dan Sarana Bidang Pekerjaan Umum, guna meningkatkan tertib penyelenggaraan pembangunan dan mewujudkan prasarana dan sarana bidang jalan dan jembatan yang effisien, efektif dan produktif dalam pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan dan sesuai dengan kebijakan sistem manajemen mutu konstruksi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 34/PRT/M/2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem Pengendalian Manajemen Jasa Pelaksanaan Konstruksi (Pemborongan) di Lingkungan Departemen Pekerjaan Umum, pengendalian mutu/kualitas terhadap proses dan hasil pelaksanaan kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan secara konsisten dan terus menerus berupaya meningkatkan kualitas konstruksi jalan dan jembatan yang handal.Permasalahannya adalah sejauh mana kesesuaiannya terhadap norma, standar, pedoman, tatacara dan spesifikasi teknik yang merupakan alat strategis pemerintah untuk menjamin mutu infrastruktur jalan dan jembatan yang telah dilaksanakan sehingga dapat menjamin ukuran hasil pekerjaan sesuai mutu yang disyaratkan dan diharapkan.Jembatan merupakan suatu konstruksi yang gunanya untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih rendah, dimana rintangan ini biasanya jalan berupa lain yaitu jalan air atau jalan lalu lintas biasa. Jembatan memiliki arti penting bagi setiap orang, dengan tingkat kepentingan yang berbeda-beda tiap orangnya (Supriyadi, 2000). Menurut Dr. Ir. Bambang Supriyadi, jembatan bukan hanya kontruksi yang berfungsi menghubungkan suatu tempat ke tempat lain akibat terhalangnya suatu rintangan, namun jembatan merupakan suatu sistem transportasi, jika jembatan runtuh maka sistem akan lumpuh. Maka untuk pengendalian mutu dari kegiatan pelaksanaan pembangunan jembatan ruas jalan Lingkar P. Nunukan yang merupakan salah satu paket kegiatan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur untuk mencapai kesesuaian penggunaan perlu adanya pengelolan mutu dengan benar dan tepat yang bertujuan mencapai peryaratan mutu proyek sesuai dengan standar yang disyaratkan.Pada kegiatan pembangunan Jembatan Ruas Jalan Talisayan di Kabupaten Berau salah satu bahan yang dipakai dalam pelaksanaan pembangunan kepala Jembatan (abutment) yaitu beton sebagai campuran antara semen portland atau semen hidrolik yang lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan atau tanpa bahan campuran tambahan membentuk massa padat (SK.SNI T-15-1990-03:1).Kontrol yang baik dapat dicapai dengan menggunakan bahan-bahan yang memenuhi syarat, penakaran dan pencampuran bahan yang benar, sesuai dengan kualitas yang diinginkan, serta pelaksanaan yang baik dalam pengangkutan, penuangan, perawatan dan pengujian. Meskipun sifat alamiah beton yang komplek menghalangi kesempurnaan homogenitas beton adanya variasi kekuatan yang cukup besar lebih menandakan kurang adanya kontrol yang baik pada pembuatan beton.. Benda uji lebih mengindikasikan potensi kekuatan dari pada kekuatan beton yang sebenarnya supaya diperoleh hasil yang lebih tepat, kesimpulan kekuatan beton harus didapat dari suatu pola pengujian dimana karakteristik beton dapat diperkirakan dengan cukup tepat. Pengujian yang tidak cukup akan menghasilkan kesimpulan yang tidak meyakinkan.Prosedur statistik pengendalian mutu (Control Quality) beton berdasarkan 03-2847-2002 yang berisi tata cara mengevaluasi hasil uji kekuatan beton disediakan untuk memperoleh nilai – nilai yang paling mendekati dalam mengevaluasi hasil pengujian kekuatan beton. Informasi yang didapat dari prosedur statistik juga merupakan nilai yang digunakan dalam menentukan kriteria perencanaan dan spesifikasi. Tata cara ini secara ringkas menampilkan variasi yang terjadi dalam kekuatan beton dan berguna dalam menginterprestasikan variasi tersebut yang berhubungan dengan kriteria dan spesifikasi yang dibutuhkan
STUDI KAPASITAS DRAINASE PADA JALAN KURNIA MAKMUR KELURAHAN HARAPAN BARU KOTA SAMARINDA
pada Jalan Kurnia Makmur Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir Kota Samarinda, akibat pesatnya pembangunan dan pertumbuhan Kota Samarinda dimana banyak lahan yang sudah tertutup bangunan dan berkurangnya daerah resapan dan saluran drainase yang tidak mampu mengaliri secara optimal, banyak yang tidak terawat dan tidak dapat lagi menampung air yang ada, maka dari itu diperlukan sebuah system atau jaringan drainase yang memadai agar tidak sering dilanda banjir pada musim penghujan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas. Permasalahan genangan air yang sering terjadi khususnya pada kawasan Jalan Kurnia Makmur, karena curah hujan yang cukup tinggi serta kondisi drainase yang mengalami penurunan kapasitas daya tampung akibat sampah, sedimentasi yang tinggi dan juga sikap sebagian masyarakat yang kurang perduli terhadap lingkungan, seperti kebiasaan membuang sampah kedalam saluran sehingga terjadi penyempitan dan pendangkalan pada drainase yang mengakibatkan air dalam drainase tidak dapat mengalir dengan lancar Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa debit air hujan maksimum untuk kala ulang 25 tahun adalah 1,493 m³/detik dan lebar dasar saluran 1,00 m, tinggi penampang basah 0,45 m, tinggi jagaan 0,75 m dan perbandingan kemiringan talud 1 : 1
ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN IR. SUTAMI KOTA SAMARINDA
Drainase adalah saluran pengalir air dari jalan yang turun saat hujan dan di alirkan ke daerah lain dan berakhir pada sungai. Darainase juga bisa disebut urat dari kota, karena fungsi utama drainase adalah mengalirkan air pada suatu daerah agar tidak terjadi genangan atau banjir. Pada jalan Ir.Sutami Kota Samarinda merupakan aksen jalan yang sering banjir, oleh karena itu di harapakan bisa menjadi saran atau pedoman bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan daerah yang di teliti dalam bidang infrastruktur kota serta mengantisipasi akan kemungkinan banjir yang lebih besar di jalan Ir.Sutami Kota Samarinda. Untuk perhitungan hidrolgi yaitu menghitung curah hujan menggunakan metode distribusi normal dan metode log person type III. Dari hasil perhitugan hujan rancangan periode 2, 5, dan 10 tahun didapat nilai debit banjir rancangan untuk setiap saluran pada penelitian ini. Untuk perhitungan hidrolika pada penelitian ini menggunakan metode manning. Dari hasil perhitungan dengan dimensi existing didapatkan kondisi beberapa drainase tidak mampu menampung debit yang ada. Maka untuk periode 10 tahun harus merubah dimensi penampang saluran menjadi lebih besar dari dimensi existing
PERENCANAAN RUMAH SAKIT JANTUNG DI KOTA SAMARINDA
Saat ini banyak makanan siap saji yang di jual dimana-mana, memiliki kandungan lemak yang tidak baik untuk kesehatan. Makanan tidak sehat tersebut yang menyebabkan potensi penyakit jantung. Ada bermacam-macam penyakit jantung yaitu penyakit jantung koroner, Aterosklerosis, Arritmatia, imfark miokard akut (kerusakan dan kematian otot jantung), gagal jantung, kardiomiopati (pelemahan dan pembesaran otot jantung), kelainan katup jantung, penyakit jantung rematik, penyakit jantung bawaan, penyakit serebrovaskular, dan fibrilasi atrial. Merencanakan Rumah Sakit Jantung di Samarinda yang menciptakan kondisi nyaman bagi pasien maupun bagi pengguna, dengan memberikan pemecahan desain arsitektur sesuai fungsinya. Analisa yang di lakukan berupa Analisa Kebutuhan Ruang, Analisa Besaran Ruang, Analisa Tata Ruang, Analisa Penetuan Lokasi, Analisa Site, Analisa Bentuk Bangunan, Analisa Material Bangunan. Pada penelitian ini Rumah Sakit Jantung dengan penerapan konsep futuristik ini berlokasi di jalan Cipto Mangun Kusumo dengan memiliki fasilitas area parkir, lobby, ruang informasi, resepsionis, ruang administrasi, ruang rawat inap VVIP, VIP, kelas 1, kelas 2, kelas 3, ruang dokter, ruang konsultasi, pos perawat, ruang operasi, ruang pemulihan, ruang EKG, ruang ICU, ruang UGD, ruang treadmill, ruang laboratorium, ruang Xray, ruang CT Scan, ruang MRI Scan, ruang layanan catatan kesehatan, ruang jenazah, ruang ganti, ruang alat, ruang meeting, ruang pengelola, apotik, ruang kontrol, pantry, ruang istirahat, ruang office boy, ruang security, mushola, toilet, gudang, ruang mesin, dan foodcourt. Rumah Sakit Jantung ini nantinya akan menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan berobat ke rumah sakit yang ahli dalam mengobati masalah organ jantung dengan memberikan kenyamanan bagi pengunjung
STUDY EVALUASI JARINGAN DRAINASE KELURAHAN LOA IPUH KECAMATAN TENGGARONG
The purpose of this study is to analyze the capacity of the existing drainage channel on Jalan Pasundan Samarinda adequately or not by comparing the discharge available in the field with maximum rain discharge. The current condition of the drainage network on the Loa Ipuh Urban Road Section is one of the roads in Tenggarong City. The drainage channel needs to be re-evaluated. Based on these problems, this study needs to be identified as to the cause of the Loa Ipuh Village Road channel in Tenggarong Sub-District which is not functioning optimally so that the solution to the problem can be determined. In its implementation, field studies are needed regarding the existing channel dimensions, the furthest path length, concentration time, and current land use utilization. In analyzing secondary data, it is necessary to calculate the extent of watershed, test hypotheses, statistical parametric analysis, frequency analysis, test the goodness of fit, determine the rain plan, and analyze the intensity of the rain plan. Rain intensity analysis plans for return periods 2, 5, 10 and 25 years respectively. After checking, it was found that the available capacity was not sufficient to accommodate the maximum rainfall that occurred so that a drainage system was needed to be repaired. One solution that can be applied is to make new drainage
“ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG AUDITORIUM IAIN SAMARINDA SEBERANG”
Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, yaitu Bagaimana penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pembangunan kontruksi gedung auditorium IAIN samarinda seberang? tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut :Mengetahui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pembangunan kontruksi gedung auditorium IAIN samarinda seberang.Keselamatan dan kesehatan kerja adalah pendekatan yang menentukan standar yang menyeluruh dan bersifat (spesifik), penentuan kebijakan pemerintah atas praktek-praktek perusahaan di tempattempat kerja dan pelaksanaan melalui surat pengadilan, denda dan hukum-hukum lain..Dari hasil pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa sangat pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pembangunan kontruksi auditorium IAIN samarinda seberang . Saran penelitian ini adalah dalam pelaksanaan diperlukannya pelatihan Manajemen K3 agar semua pihak yang bertanggung jawab diperusahaan mempunyai kemampuan yang cukup dan mengetahui tentang manejemen K3