KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAWASAN PERUMAHAN ARRAYA REGENCY II KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Perumahan  Arraya Regency  II merupakan  kawasan  perumahan  baru  yang  berada  di  wilayah  kelurahan loa bakung kota samarinda. Perumahan ini bertanggung jawab terhadap pemberian kebutuhan air bersih kepada penghuninya yang nantinya akan menjadi pemilik rumah. Mengingat pentingnya peranan air bersih bagi kelangsungan hidup manusia serta adanya permasalahan-permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis kebutuhan air bersih sampai pada tahun 2027 dan penggunaan pipa pada sistem penyediaan air bersih yang mampu melayani kebutuhan sampai pada tahun 2027.Penelitian  ini  menggunakan  studi  metode  Aritmatik dan Geometrik untuk menghitung prediksi penduduk yang akan digunakan menghitung kebutuhan air. akhirnya dengan metode Hazzan Williams kita mendesain pipa distribusi Hasil menunjukan Proyeksi jumlah penduduk kawasan perumahan arraya regency II kota samarinda sampai 10 tahun adalah 783 jiwa dengan kebutuhan air normal sebesar 1,20 ltr/dtk, sedangkan Debit Air pada Jam Puncak sebesar 2,09 ltr/dtk dan Sebagai keamanan Pipa utama yang digunakan dalam perencanaan sistem distribusi air bersih adalah pipa diameter 4" atau 101,6 mm lebih besar dari pipa dari perhitungan sebesar 45,19 m

    DESAIN PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI KECAMATAN SAMARINDA UTARA

    No full text
    Kecamatan Samarinda Utara merupakan salah satu kecamatan yang memiliki penduduk terbanyak di kota Samarinda. Dengan banyak penduduk maka banyak pula air limbah yang di buang oleh masyarakat. Oleh karena itu diperlukannya Instalasi Pengolahan Air Limbah pada Kecamatan Samarinda Utara untuk mengelola air limbah yang ada didaerah tersebut. Jalan Wanyi di pilih sebagai wilayah lokasi tinjauan pembuatan instalasi pengolahan air limbah.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder, metode analis meliputi perhitungan data jumlah penduduk, analisa volume air buangan, analisa kebutuhan air bersih, dan perencanaan tangki septic komunal.Berdasarkan hasil penelitian mengenai desain perencanaan instalasi pengolahaan air limbah di Kecamatan Samarinda Utara pada proyeksi tahun 2035 didapatkan total debit air limbah yang dihasilkan sebesar 190549.00 m3 /hari. Dimensi dan kapasitas bak Instalasi Pengolahan Air Limbah pada lokasi tinjauan di dapat dengan panjang 38,476 m, lebar 3,5 m, tinggi 1,5 m, dan ruang bebas 0,5 m. Kapasitas bak yang di dapat sebesar 287 m3/hari. Jumlah total instalasi pengolahan air limbah yang dibutuhkan pada kecamatan samarinda utara pada tahun 2035 sebanyak 622 unit

    ANALISA BANGKITAN PERJALANAN PADA PERUMAHAN BENGKURING SEMPAJA DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
                Residential area causing changes in land use functions which later cause problems, community activities to engage in activities lead to trip generation that can burden the road network paths to activity centers. Problems that occur in the residential area of Sempaja Bengkuring have the following problem formulation: 1. How is the rise of the trip model at the Sempaja Bengkuring Housing. 2. How is the R2 Test Result on the generation at the Sempaja Bengkuring Housing.From the data on the Housing Bengkuring Sempaja population there RT 29, RT 51, RT 73 and the number of Residents is 430 Family Heads. The results of the data obtained from the questionnaire contained 4 Modeling of Movement Generations namely Monthly Income (X5), Reasons for using vehicles (X7), Travel Time (X8), Gasoline Costs (X12). So the dependent variable that is formed is Y (Use of Vehicle type). Of the 4 models, the regression equation Y = -0.631 + 0.053 (X5) + 0.396 (X7) + 0.001 (X8) + 0.083 (X12) and R Test Value (Multiple Collation Coefficient) = 0.635. Shows the level of the relationship of the dependent variable (dependent Variable) with the independent variable (independent Variable) at the level of Strong correlation shows that 63.5% of (dependent variable) can be explained by housing in Variable (X5) Monthly Income, (X7) Reasons for using a vehicle , (X8) Travel Time, (X12) Gasoline Cost (dependent variable)

    ANALISA TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA KEGIATAN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM BBPOM SAMARINDA

    Get PDF
    Pada Kegiatan konstruksi yang memiliki berbagai macam risiko salah satunya adalah risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Pembangunan gedung BBPOM Samarinda merupakan pekerjaan konstruksi baja bertingkat 4 lantai, membutuhkan tenaga kerja yang banyak, membutuhkan alat-alat berat, sehingga mempunyai potensi risiko terhadap bahaya kecelakaan kerja. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi risiko K3, analisa risiko K3, perhitungan tingkat risiko K3, urutan analisa risiko K3, dan rekomendasi risiko K3. Teknik pengumpulan data antara lain data primer berupa observasi,wawancara,kuesioner, dan data sekunder berupa data kontraktor dan studi pustaka. Metode yang digunakan adalah deskripsi perhitungan tingkat risiko K3 sesuai dengan Peraturan Menteri  Pekerjaan Umum Tahun 2014 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. Dari hasil penelitian disimpulkan teridentifikasi 20 risiko dari 8 kegiatan konstruksi baja, pada perhitungan tingkat risiko didapat 3 variabel risiko yang tinggi yaitu variabel baja jatuh kebawah (ke arah pekerja) pada jenis kegiatan pengangkatan baja menggunakan mobil crane,variabel pekerja terjatuh dari ketinggian pada jenis kegiatan pemasangan hebel di ketinggian,variabel terhirup asap las pada jenis kegiatan pekerjaan las

    PERENCANAAN SEKOLAH DASAR BERBASIS SEKOLAH ALAM DENGAN PENEKANAN EFEK BAYANGAN TERHADAP BANGUNAN DI KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Sekolah alam merupakan sekolah yang dibangun untuk upaya pengembangan pendidikan yang dilakukan dengan metode belajar di alam secara langsung. Para siswa di sekolah alam dibebaskan waktunya untuk lebih banyak berinteraksi di alam terbuka sehingga terbentuk pengenalan langsung pada materi dan kegiatan yang bersifat pengalaman. Sekolah alam ini merupakan sekolah yang diperuntukkan kepada siswa sekolah dasar pada umumnya. Kegiatan di alam berlangsung ketika jam 7 pagi hingga jam 10 pagi, kegiatan diawali dengan para siswa datang dan merawat tanaman dan hewan di sekolah alam serta dilanjutkan dengan pembelajaran di alam lalu dilanjutkan kegiatan belajar didalam kelas. Konsep yang diterapkan dalam sekolah alam meliputi penggunaan alam sebagai tempat untuk aktifitas pendidikan, penggunaan serta pengenalan alam sebagai media dan bahan untuk pengenalan serta alam yang digunakan sebagai wadahnya. Sekolah ini mampu mengatasi kebosanan yang terjadi pada siswa jika melakukan pembelajaran di dalam ruangan saja. Efeknya adalah dengan adanya sekolah alam tersebut bisa mewujudkan sebuah cita-cita pada setiap orang yang peduli akan perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan khususnya di Indonesia.Pendidikan merupakan tolak ukur kualitas individu agar dapat memahami dirinya dan hidup mandiri bersama masyarakat luas. Pendidikan di sekolah dasar merupakan jenjang yang paling dasar agar dapat melanjutkan pendidikan pada jenjang selanjutnya. Tujuan dari pendidikan sekolah dasar adalah meletakan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri. Sekolah alam pada dasarnya adalah bentuk pendidikan alternatif yang menggunakan alam lingkungan sekitar sebagai tempat pengenalan, bahan dan juga sebagai objek pengenalan. Dengan konsep pendidikan ini para siswa diharapkan bisa belajar dari alam lingkungan sekitar dan mengaitkan pelajaran serta menerapkan ilmu yang didapat dengan kehidupan nyata sehari-hari.Pembelajaran meliputi pengembangan ilmu pengetahuan secara langsung di alam ataupun di laboratorium. Bangunan tempat anak belajar di sekolah alam biasanya terbuat dari bahan yang ramah lingkungan seperti bambu dan kayu lokal ataupun bahan material ramah lingkungan lainnya. Para siswa biasanya duduk di lantai. Kelas yang digunakan tidak terlalu tertutup seperti kelas di sekolah formal melainkan berupa saung atau ruang belajar terbuka.Dalam membantu proses pengajaran didalamnya, dibutuhkan konsep bangunan yang dapat menunjang kenyamanan dalam kegiatan belajar. Salah satu kenyamanan yang dapat dicapai adalah kenyamanan termal yang dapat dihasilkan oleh efek bayangan terhadap bangunan. Efek bayangan yang dihasilkan oleh bangunan dapat mengurangi ketidaknyamanan manusia terhadap sengatan matahari

    ANALISA STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH PADA KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN POROS TRANS KALIMANTAN STA 08 + 470 KABUPATEN KUTAI BARAT

    Get PDF
    The presence of several landslide points on the trans Kalimantan has caused the transportation facilities to be slightly obstructed, and the risk of interruption of roads which can cripple transportation facilities. to realize safe, comfortable, and durable construction on the slope area, an analysis of the level of slope security in its planning is needed. The level of safety of a slope is influenced by several factors, including the slope factor and the load acting on it. Slope conditions with large loads and steep slopes can cause landslides. Building slope reinforcement construction, Soil strengthening on slopes that is often used as a solution to avoid landslides is the construction of retaining walls. In general there are several methods in analyzing slope stability, in this case the author uses the rankine and coulomb methods to calculate the soil support stability and active and passive soil pressure. because this method can be applied to land with geographical conditions on the island of Kalimantan which has many steep cliffs and cliffs

    ANALISIS MONITORING PELAKSANAAN PEKERJAAN PROYEK ASRAMA BALAI LATIHAN KERJA KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Penggunaan manajemen waktu yang tepat, praktis, cepat dan aman sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi. Sehingga setiap perencanaan yang ditetapkan dapat tercapai. Manajemen waktu sendiri adalah proses merencanakan, menyusun dan mengendalikan jadwal kegiatan proyek. . Faktor-faktor yang diperlukan dalam proyek konstruksi yaitu manusia (man), bahan bangunan (material), peralatan (machine), metode pelaksanaan (method), uang (money), informasi (information) dan waktu (time).Pada proyek pembangunan Gedung Asrama Balai Latihan Kerja  di Kota Samarinda Kalimantan Timur  yang terdiri dari 4 Bagian  bangunan, namun dalam proses monitoring pekerjaan mengacu pada Kurva S dan  Ms project 2016 sebagai bahan monitoring evaluasi pekerjaan pembangunan , kesimpulannya  hasil monitoring mengunakan ms project adalah perlu   mempertimbangkan lagi waktu perencanaan terhadap pelaksanaan  di lapangan nanti agar  pada saat pembangunan tidak terjadi keterlambatan dan pembagunan yang tepat waktu, tepat mutu,  dan tepat  mutu

    PERBANDINGAN METODE PELAKSANAAN BETON KONVENSIONAL DENGAN PRA CETAK TERHADAP BIAYA DAN WAKTU (STUDI KASUS : PEKERJAAN DRAINASE PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL BALIKPAPAN – SAMARINDA SEKSI 4)

    Get PDF
    Conventional concrete in its manufacture is published in advance, all concrete work is manually designed by stringing reinforcement in buildings that are made. Precast concrete is produced from the production process where the manufacturing location is different from the location where structural elements will be used. And the location of drainage works research for Balikpapan - Samarinda toll road construction section 4. The results of the analysis of conventional concrete implementation methods require a fee of Rp. 408.202.900, - and requires implementation time of 40 days. The results of the analysis of precast concrete implementation methods require a fee of Rp. 461.453.700, - and requires implementation time for 35 days

    PERANCANGAN GEDUNG KONI KABUPATEN KUTAI TIMUR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNACULAR

    Get PDF
    KONI adalah singkatan dari Komite Nasional Olaharaga Indonesia. Kantor KONI yang terdapat di Sangatta masih menggunakan kantor pinjaman di komplek gedung Stadion Utama Sangatta. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu merancang desain gedung KONI Kabupaten Kutai Timur agar dapat mewadahi kegiatan organisasi olahraga dengan konsep arsitektur Neo-Vernacular. Dengan rumusan masalah yaitu bagaimana merancang gedung KONI di Sangatta agar dapat mewadahi kegiatan keorganisasian olahraga yang dibatasi permasalahan berupa bentuk dan tampilan bangunan yang berkonsep arsitektur Neo-Vernacular. Maka dari itu, perlu adanya gedung baru KONI di Sangatta yang dapat mewadahi Keorganisasian Olahraga Nasional Indonesia dengan konsep arsitektur Neo-Vernacular dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data primer dan data sekunder, untuk metode analisa yang dilakukan adalah analisa pelaku dan aktivitas, identifikasi lokasi, analisa tapak, analisa struktur, analisa utilitas, dan analisa bentuk. Sedangkan untuk metode konsep yang diterapkan adalah arsitektur Neo-Vernacular. Neo-Vernacular merupakan bentuk-bentuk arsitektur yang menerapakan unsur-unsur budaya stempat, baik ornamen bentuk denah, dan lain-lain. Pada hasil pembahasan yaitu analisa luas KDB 3821,2 M² dan KDH 5.731,8 M². Untuk Konsep perancangan Gedung KONI diterapkan tema arsitektur Neo-Vernacular yaitu mengambil sebagian bentuk arsitektur budaya Kalimantan Timur yaitu rumah adat Lamin, seperti bantuk bangunan panggung, bentuk denah persegi panjang, betuk atap, serta ornamen dayak

    PERENCANAAN AGROWISATA BUAH DI KOTA SAMARINDA DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR ANALOGI

    Get PDF
    Kota Samarinda mempunyai potensi besar di bidang pertanian dan perkebunan, hal ini menjadi daya tarik minat wisatawan. Untuk itulah perlunya perencanaan agrowisata sebagai ikon pariwisata dan mengenalkan budidaya buah khas Kalimantan. Maka tujuan penelitian adalah membuat agrowisata buah dengan menerapkan arsitektur analogi, dimana persamaan antara bangunan dengan dianalogikan. Pada hasil pembahasan menunjukkan besaran ruang sebesar 20.005,79 m2, dengan perbandingan KDB dan KDH yaitu 32% dan 68%. Dengan hubungan ruang yang terbagi menjadi 2 kategori yaitu Indoor dan Outdoor. Untuk analisa site terpilih berada di Jalan Samarinda - Bontang, pada analisa struktur yaitu menggunakan pondasi batu kali pondasi foodplat, struktur Kolom beton, pasangan dinding bata, struktur atap spaceframe dan penutup atap ACP, Spandek, dan memberan. Untuk analisa utilitas dengan air bersih menggunakan PDAM dan pengairan tanaman buah menggunakan air Waduk yang ditampung dalam Groundtank. Pada konsep perencanaan agrowisata untuk gubahan massa bangunan menggunakan transformasi bentuk yang dianalogikan dari bentuk buah-buahan

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇