KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KELURAHAN SUNGAI SIRING KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA
Air memegang peranan penting bagi kehidupan baik bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Manusia telah menyadari pentingnya bagi dia dan lingkungannya. Kebutuhan air bersih semakin dirasakan seiring semakin majunya aktifitas manusia yang banyak membutuhkan air untuk keperluan hidup, sementara air yang tersedia dirasakan semakin berkurang, disamping disebabkan oleh sumber-sumber air yang ada banyak mengalami pengotoran dari aktifitas manusia itu sendiri dan juga disebabkan pengaruhnya perubahan iklim yang mengakibatkan siklus air tidak sesuai perkiraan manusia sebelumnya. Kegunaan air yang bersifat umum atau menyeluruh dari setiap aspek kehidupan menjadi semakin berharga baik dilihat dari segi kuantitas maupun kualitas.. Dilihat dari segi kebutuhan air, daerah Kelurahan Sungai Siring juga termasuk kawasan yang sudah ramai. Maka dari itu daerah ini juga perlu dilakukan penelitian dari pemasukan air yang meraka perlukan apakah sesuai dengan jumlah air yang mereka peroleh dari PDAM Kota Samarinda. Banyaknya aspek-aspek kehidupan yang juga sangat memerlukan air bersih untuk menunjang kehidupan masyarakat Kelurahan Suangai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda ini. Perhitungan jumlah penduduk menggunakan metode Geometrik dan Aritmatik dengan data jumlah penduduk 5 tahun terakhir. Kemudian menghitung kehilangan energi dan kecepatan aliran menggunakan rumus Hazen William
STUDI PERENCANAAN BUNDARAN SIMPANG EMPAT (STUDI KASUS JALAN Ir. H. JUANDA - JALAN KADRIE OENING - JALAN A. WAHAB SYAHRANIE - JALAN LETNAN JEND. SUPRAPTO) SAMARINDA
Simpang bersinyal pada simpang jalan Ir. H. Juanda - jalan Kadrie Oening -jalan A. Wahab Syahranie - jalan Letnan Jend. Suprapto akan dilakukanperencanaan dan analisa bundaran untuk mengetahui penggunaan yang lebihefektif antara Simpang Bersinyal atau Bundaran pada simpang tersebut. Metodeyang digunakan dalam pengerjaan terdiri dari tiga tahap yaitu analisa simpangbersinyal, perencanaan bundaran dan analisa bundaran. Adapun metode yangdigunakan dalam analisa simpang bersinyal dan analisa bundaran adalah metodeMKJI (Manual Kapasitas Jalan Insonesia) 1997 dan metode yang digunakandalam perencanaan bundaran adalah Pedoman Teknik Nomor 20 Tahun 2004 Btentang perencanaan bundaran. Dari hasil perhitungan analisa pada simpangdapat dilihat nilai derajat kejenuhan simpang bersinyal lebih rendah dari nilaiderajat kejenuhan bundaran, maka dapat diketahui bahwa pada simpang jalan Ir.H. Juanda - jalan Kadrie Oening - jalan A. Wahab Syahranie - jalan LetnanJend. Suprapto penggunaan simpang bersinyal (Traffic Light) masih lebihefektif dari pada penggunaan Bundaran pada simpang tersebu
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH KECAMATAN SANGA SANGA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Clean water is a very important part of all the basic needs of living things, especiallyfor humans. Humans use water for various purposes in their daily lives.This research was conducted at the Clean Water Treatment Plant of PDAM Tirta Mahakam,Sanga-Sanga Branch, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province, aimed at analyzingthe need for clean water for population growth in 2018 to 2028.From the data obtained from PDAM Tirta Mahakam the discharge capacity of cleanwater produced is 40 liters / second, with the longest distant distribution network at 13,000 metersleading to the village, the type of pipe used is HDPE pipe with a diameter of 203 , 2 mm, with aroughness level of 130.The results of the calculation and analysis of clean water needs in Sanga-SangaSubdistrict, noramal water needs in 2028 (10-year projection) of 38,703 liters / second and thepeak water demand in 2028 (peak discharge) of 67,731 liters / second. From the results of thehydraulic analysis the main distribution pipeline network towards the neighborhood is very muchneeded, the flow velocity in the pipe is 1.052 meters / second with a pressure loss of 76.2 meters,so that the distribution of clean water needs of the community can be maximize
INFORMASI GEOGRAFIS DI KELURAHAN PANJI KECAMATAN TENGGARONG
Di perlukan suatu sistem informasi jaringan jalan yang bersifat dinamis dalam artiandapat mengakomodasikan perubahan data secara cepat dan memudahkan dalam halpengumpulan data, penyimpanan data, pengaksesan data, melakukan analisis dan menampilkandata secara cepat dan terintegrasi antar sektor. Sistem informasi geografis (SIG) di definisikansebagai suatu sistem manajemen database yang terkomputerisasi untuk mendapatkan data,mengumpulkan data, mengolah kembali, mentransformasikan dan melakukan analisis sekaligusmenampilkan obyek. Adapun tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui kondisi jalan diKelurahan Panji Kecamatan Tenggarong, sebagai pembelajaran untuk membuat peta SistemInformasi Geografis pada tiap jalan yang rusak dan yang masih layak di gunakan sebagai sarana.Penelitian ini di harapkan dapat menambah pengetahuan di bidang transportasi dan data tersebutdapat di gunakan sebagai salah satu refrensi dalam menganilisa kerusakan jalan. Dari hasil survaiyang di laksanakan pada Kelurahan Panji di dapat 35 ruas jalan. Melalui perhitungan nilaikondisi jalan di dapat 3 ruas jalan dengan nilai urutan prioritas 0; 2 ruas jalan dengan nilai urutanprioritas 10; 6 ruas jalan dengan nilai urutan prioritas 11; 7 ruas jalan dengan nilai urutanprioritas 12; 8 ruas jalan dengan nilai urutan prioritas 13; 2 ruas jalan dengan nilai urutanprioritas 14; 7 ruas jalan dengan nilai 15. Angka 0 – 3 masuk dalam kategori ProgramPeningkatan, sedangkan angka >7 termasuk kedalam kategori Pemeliharaan Rutin. Sehinggaprosentase ruas jalan yang masuk dalam kategori Program Peningkatan sebesar 9%, untuk ruasjalan yang termasuk dalam kategori Pemeliharaan Rutin sebesar 91%. Dengan total estimasibiaya penanganan jalan yang di buat pada 35 ruas jalan di Kelurahan Panji adalah Rp.4,632,459,000.00 Data panjang jalan, lebar jalan, prosen kerusakan jalan, nilai prioritas, urutanprioritas, estimasi biaya perbaikan, dan foto dokumentasi kerusakan di olah menggunakansoftware Arcgis 10.2. Kemudian hasil pembuatan peta dapat digunakan untuk pengembangansistem informasi geografi lainnya, dan sebagai database yang dapat di integrasikan dengansoftware – software yang lain sehingga dapat menyajikan informasi secara real time
PENERAPAN ANALISA MANAJEMEN WAKTU DENGAN METODE CPM DAN PERT PADA PROYEK PEMBANGUNAN PUSKESMAS LOA PARI DI KECAMATAN TENGGARONG
Project activities Loa Pari subdistrict health center construction Tenggarong Seberang, Tenggarong Regency, East Kalimantan includes preparatory work, excavation and foundation work, structural work, floor and ceramic works, wall and plaster work, roof and ceiling work, frame work, hanger and lock work, painting work, sanitary work, mechanical work. and electrical, garden work, miscellaneous work. To adjust the project duration required project control. Project control is a way of controlling all activities using specific techniques and methods in an effective manner. So that it can be seen how long it will take a project to be completed and look for the possibility of accelerating the project implementation time with the Network Planning method. Network Planning is one of the models used in. The goal of PERT is the achievement of a certain level where time is an important basis for PERT in the completion of activities for a project. In the method PERT and CPM major problem which is a technique for determining the fee schedule of activities along with your budget with the intention of jobs that have been scheduled that can be completed in a timely manner as well as the exact cost. calculation results obtained ΣV (te) = 5.278, S = 2.639, T (d) = 110 days, Z = -3. For the results of the estimated time of completion of the project from the CPM analysis results obtained 117 days, the results of the PERT analysis were obtained 118 days, the results of calculations using the MS Project obtained 117 days
PERBANDINGAN ESTIMASI ANGGARAN BIAYA ANTARA METODE SNI, BOW DAN KONTRAKTOR (STUDI KASUS : PROYEK LANJUTAN PEMBANGUNAN EKS GEDUNG KANTOR KOPERASI SAMARINDA)
Dalam sebuah proyek konstruksi, perkiraan biaya memegang peran penting dalam penyelenggaraan proyek. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan pembangunan gedung dan bangunan di bidang konstruksi, diperkirakan suatu sasaran dasar perhitungan harga satuan yaitu Analisa Biaya Konstruksi. Kontraktor umumnya membuat harga penawaran berdasarkan analisa yang tidak seluruhnya berpedoman pada analisa BOW (Burgelijke Openbare Werken) maupun analisa SNI (Standarisasi Nasional Indonesia). Para kontraktor lebih cenderung menghitung harga satuan pekerjaan berdasarkan dengan analisa mereka sendiri yang didasarkan atas pengalaman terdahulu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan konstruksi, walaupun tidak terlepas dari analisa BOW dan SNI.Metode penelitian dalam melakukan analisa Rencana Anggaran Biaya (RAB) yaitu dengan BOW, SNI dan Metode Perhitungan Kontraktor.Dari perhitungan masing-masing analisa rencana anggaran biaya yang ada, didapat perbandingan rencana anggaran biaya antara metode BOW, SNI dan Metode Perhitungan Kontraktor. Rencana anggaran biaya yang ekonomis dengan menggunakan Metode Perhitungan Kontraktor yaitu sebesar Rp 1.540.813.131,52,- sementara hasil analisa rencana anggaran biaya BOW yaitu sebesar Rp 1.776.243.933,87,- sedangkan analisa rencana anggaran biaya SNI yaitu sebesar Rp 1.627.780.837,08,
ANALISA PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KELURAHAN SINDANG SARI KECAMATAN SAMBUTAN KOTA SAMARINDA
Air sangatlah penting karena berperan dalam kelestarian alam beserta isinya. jika tidak ada air atau kekurangan air di muka bumi ini. Maka, akan muncul ketidakselarasan di bumi ini. Karena keberadaan air dianggap sangat penting untuk keseimbangan alam. Terlebih lagi, diketahui bahwa hampir 75 % permukaan bumi ditutupi oleh air. Perhitungan yang dilakukan adalah menghitung jumlah kebutuhan air bersih 10 (sepuluh) tahun kedepan kemudian menghitung kecepatan aliran dan kehilangan tekanan pada pipa distribusi. Berdasarkan dari hasil analisa proyeksi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Sambutan Kota Samarinda pada tahun 2020 jumlah penduduk sebesar 3.893 jiwa dengan kebutuhan air bersih = 2,55 liter/detik, sedangkan pada tahun rencana 2029 jumlah penduduk sebesar 5.944 jiwa dengan kebutuhan air bersih = 3,79 liter/detik, Kecepatan Aliran rata-rata ( V ) = 7,205/23 = 0,313 m/detik, dan Kehilangan Tekanan Pada Pipa (Head Loss) ratarata = 2,293/23 = 0,100 m. Kata Kunci : Air Besih, Kebutuhan Air Bersih, Kecepatan Aliran, Kehilangan Tekanan. ABSTRACT Water is very important because it plays a role in preserving nature and its contents. if there is no water or lack of water on this earth. Thus, disharmony will appear on this earth. Because the presence of water is considered very important for the balance of nature. What's more, it is known that nearly 75% of the earth's surface is covered by water. The calculation is done is to calculate the amount of clean water needs in the next 10 (ten) years then calculate the flow velocity and pressure loss in the distribution pipe. Based on the results of the analysis of population growth projections in Sindang Sari Village, Sambutan District, Samarinda City in 2020 the population is 3,893 people with a need for clean water = 2.55 liters / second, while in the plan year 2029 the population is 5,944 people with clean water needs. = 3.79 liters / second, average flow velocity (V) = 7.205 / 23 = 0.313 m / s, and average head loss = 2.293 / 23 = 0.100 m
ANALISA PENGENDALIAN MANAJEMEN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SD ISLAMIC CENTER DENGAN METODE NETWORK PLANNING
Pengendalian proyek dibutuhkan agar dapat diselesaikan tepat waktu, tepat spesifikasi, tepat biaya. Proyek membutuhkan perencanaan, koordinasi, dan pengawasan secara teliti karena menyangkut berbagai macam kegiatan. Penelitian ini berfokus pada analisa waktu proyek pembangunan Gedung SD Islamic Center Samarinda, untuk menentukan waktu pelaksanaan yang efektif dan optimal. Analisa waktu pelaksanaan proyek pada penelitian ini menggunakan metode CPM, metode PERT, dan program Microsoft Project. Dari hasil analisa CPM didapatkan waktu pelaksanaan proyek selama 191 hari. Dari hasil analisa PERT didapatkan 192 hari. Pada hasil output Microsoft Project didapatkan waktu pelaksanaan proyek selama 191 hari. Perbedaan waktu antara metode CPM dan PERT 1 hari. Dari penelitian ini disimpulkan penggunaan metode CPM dan program Microsoft Project sangat efektif dalam perencanaan proyek
MENGHITUNG TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DENGAN METODE BINA MARGA JALAN BATU MENETES DESA SEBUNTAL KECAMATAN MARANG KAYU KAB KUTAI KARTANEGARA DAN METODE AASHTO PADA RUAS JALAN BATU MENETES DESA SEBUNTAL KECAMATAN MARANG KAYU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Jalan Batu menetes desa sebuntal merupakan jalan penghubung antar kota dari samarindamenuju kota bontang yang menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement). Perkerasan kakuadalah perkerasan yang menggunakan semen sebagai bahan ikat sehingga mempunyai tingkatkekakuan yang relatif cukup tinggi. Pada penelitian ini, penulis mencoba untuk membandingkananalisis tebal lapis perkerasan jalan dengan dua metode, yakni metode Bina Marga dan metodeAASHTO 1993. Hasil analis akan dibandingkan menggunakan parameter–parameter yang sudahditentukan. Pada metode Bina marga, kerusakan yang terjadi pada ruas jalan adalah Amblas3,27%, Retak Buaya 7,38%, retak Alur 1,28%, Tambalan 3,27% dan hasil yang didapatkan padakategori 6 dan dilakukan pemeliharaan secara berkala. Metode AASHTO 1993, umur rencana 10tahun, Volume Kendaraan didapat nilai wt = 1096,48. Klasifikasi jalan Arteri. Kemudian rata-rata LHR yang didapat selama survey di lapangan adalah 8607 jumlah kendaraan. Hasil nilaiCBR 12450 PSI, dan Tebal perkerasan yakni 22cm
ANALISA PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON NORMAL DAN BETON MENGGUNAKAN SEMEN 450 KG DENGAN BAHAN TAMBAHAN ZAT ADDITIVES EX. SIKA PADA PROYEK JEMBATAN 100 M DI DESA LONG LEES,KABUPATEN KUTAI TIMUR
Perhitungan Job Mix, dapat membantu dalam menentukan presentase campuran beton agar mencapai karakteristik yang diinginkan. maka di lakukan penelitian untuk mengetahui rancangan campuran beton ( Job Mix Design ) Mutu rencana K 250 dengan Penambahan Zat Additives ex. Sika, untuk proyek pembangunan Jembatan dengan bentang 100 m di perkebunan kelapa sawit Desa Long Lees Kabupaten Kutai Timur