KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
896 research outputs found
Sort by
STUDI KECEPATAN KENDARAAN BERDASRKAN DATA REAL TIME
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Kemacetan dan kecelakaan lalu lintas saat ini merupakan problem utama yang terjadi di Kota Samarinda. Salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas berbagai metode kalibrasi yang ada membutuhkan peralatan dan kelengkapan dengan biaya yang tidak murah seperti Real Time Kinematic (RTK) GPS yang memiliki akurasi sangat tinggi. RTK GPS digunakan untuk melacak pergerakan tiap kendaraan namun setiap harus dilengkapi dengan penerima RTK GPS.Tulisan ini memberikan potensi penerapan teknologi RTK GPS di ruas Jalan Kota Samarinda untuk mengoptimalkan volume lalu lintas pada suatu ruas jalan. Dengan mengetahui asal-tujuan perjalanan, maka pelaku perjelanan dapat memperoleh informasi rute terbaik yang dapat dilaluinya. Teknologi RTK memerlukan input berupa volume lalu lintas dan kecepatan kendaraan rata-rata secara real time yang dapat mengurangi tingkat kecelakaan dan kemacetan lalu lintas. Dengan adanya prosedur kalibrasi pada penelitian adalah meningkatnya waktu tempuh untuk mencapai tujuan perjalanan Implementasi RTK tersebut juga harus dibarengi dengan upaya lain untuk mengatasi kemacetan lalu lintas seperti penerapan sistem angkutan umum massal, peningkatan kapasitas jaringan jalan tol serta kebijakan pendukung lainnya
ANALISA MANAJEMEN LALULINTAS SISTEM 2 ARAH MENJADI 1 ARAH PADA JALAN LAMBUNG MANGKURAT DAN JALAN ACHMAD DAHLAN
Tranportasi berperan penting dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Karena dengan adanya transportasi hubungan antar wilayah semakin lancar dan penghematan waktu serta biaya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pelayanan jasa transportasi yang baik akan meningkatkan jasa transportasi, karena orang menjadi lebih mudah dalam bertransaksi sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi. Jalan Lambung Mangkurat dan jalan Achmad Dahlan merupakan salah satu ruas jalan di kota Samarinda.Di ruas jalan ini banyak terlihat adanya kendaraan yang tidak dapat melakukan pergerakan dengan lancar di sebabkan volume kendaraan yang meningkat dan juga di sebabkan oleh adanya hambatan samping di sepanjang jalan.kemacetan yang terjadi terbilang cukup tinggi, terutama di pagi dan sore hari yang merupakan jam jam sibuk.atas dasar inilah, maka di lakukan penelitian diruas jalan manakah yang berdampak dari dirubahnya 2 lajur 2 arah menjadi 2 lajur 1 arah dengan menggunakan Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) atau MKJI’97. Dari hasil analisis data sesuai di lapangan penerapan satu arah sangat efektif karena dapat mengurangi derajat kejenuhan dan waktu tempuh. dari hasil pengamatan di lapangan dapat saya simpulkan jalan yang berpengaruh terhadap penerapan 1 arah. yaitu jalan arif Rahman hakim, jalan danau toba, jalan danau jempang ,jalan pelita, jalan gerilya, jalan merdeka dan jalan biawan
KAJIAN SISTEM DRAINASE DI KAWASAN STADION TENGGARONG (STUDI KASUS) JALAN STADION TIMUR KEL.LOA IPUH KEC. TENGGARONG KUTAI KARTANEGARA
Saluran drainase di jalan Stadion Timur, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara ini masih belum maksimal dalam menampung debit air yang diterima akibat hujan, menyebabkan kerugian dari segi infrastruktur seperti rusaknya badan jalan yang terkena banjir. Oleh karena itu perlu adanya kajian ulang akibat perkembangan kota terhadap kapasitas drainase pada daerah tersebut. Metode yang digunakan untuk melakukan pengambilan data menggunakan metode gumbel dan metode log person type III. Dari hasil perhitugan debit rancangan 2, 5, 10 dan 15 tahun didapat nilai – nilai pada setiap saluran, pada pengukuran dilapangan setiap saluran didapatkan nilai hasil perhitungan dimensi saluran, serta di dapat pula kesimpulan bahwa saluran sudah tidak mampu lagi menampung debit air perlu adanya perubahan dimensi saluran
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN JALAN PENDEKAT JEMBATAN MAHKOTA – SIMPANG 4 PAMPANG
Volume lalu lintas yang terus meningkat di daerah Jembatan mahklota - Simpang 4 Pampang pada beberapa tahun terakhir ini mengakibatkan tidak mencukupinya ruas-ruas jalan untuk penumpang sarana Transportasi. Sehingga mengakibatkan kemacetan pada ruas – ruas jalan tersebut yang menuju ataupun yang keluar Kota Samarinda yang mengakibatkan kerugian waktu dan BOK. Dengan adanya pembangunan jalan Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang ini, diharapkan dapat membantu kelancaran dan mengurangi kemacetan lalulintas yang akan berdampak pada efisiensi ekonomi, serta pengurangan angka kecelakaan lalulintas dengan cara mengalihkan kendaraan yang tidak ada kepentingan dalam kota, sehingga waktu tempuh menjadi lebih singkat. Kelayakan investasi yang dipilih berdasarkan perhitungan biaya konstruksi ini didukung oleh data – data sekunder pada nilai potensi dan nilai manfaat. Sedangkan untuk survey volume lalulintas selama 4 hari di tanggal 18 Maret , 19 Maret, 20 Maret dan 21 Maret pada ruas jalan. Untuk analisa Kelayakan Pembangunan jalan pendekat Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang dilakukan metode kriteria kelayakan ekonomi antara lain perhitungan BCR (Benefit Cost Ratio), NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Retrun) dan Periode Pengambilan (Pay Back Period). Beberapa jenis pekerjaan konstruksi pembangunan jalan tol meliputi galian, timbuan, pengadaan lahan, bahu jalan, drainase, gorong - gorong dan konstruksi jalan maka didapat biaya pembangunan investasi sebesar Rp 296.427.504.854,07,- dan untuk pendapatan dari keuntungan pengguna jalan NPV sebesar Rp.23.571.863.767,16 BCR sebesar 1,076 serta nilai Payback Peroid terjadi pada tahun ke-30 yaitu tahun 2050 untuk umur rencana 30 tahun pembangunan jalan pendekat Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang yang layak dilaksanakan karena nilai kriteria kelayakan terpenuhi. Maka dari hasil Analisa kelayakan pembangunan jalan Pendekat Jembatan mahklota -Simpang 4 Pampang untuk umur rencana 30 tahun dari segi pengguna jalan tol yang memenuhi kriteria kelayakan ekonomi ( BCR, NPV dan Payback Period )
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH DENGAN TYPE GRAVITASI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG S.P.N DI KUTAI KARTANEGARA
Tanah merupakan aspek penting dalam perencanaan konstruksi dinding penahan tanah. Karena pada tanah ialah berdiri satu bangunan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan faktor kestabilan tanah. Salah satu cara yang digunakan untuk melakukan pengendalian kestabilan tanah agar tak mengalami kelongsoran adalah dengan membangun dinding penahan tanah.Dinding penahan tanah adalah suatu struktur konstruksi yang dibangun untuk menahan tanah yang mempunyai kemiringan/lereng dimana kemantapan tanah tersebut tidak dapat dijamin oleh tanah itu sendiri. Bangunan dinding penahan tanah digunakan untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah urugan atau tanah asli yang labil akibat kondisi topografinya.Pembangunan dinding penahan tanah, bertujuan untuk menjaga infrastruktur maupun rencana infrastruktur tetap aman terhadap guling, geser dan keruntuhan sepanjang garis dinding penahahan tanah tersebut dalam waktu yang lama (kuat secara struktur) merupakan tuntutan yang harus dilaksanakan untuk melindungi infrastruktur dari kegagalan.Tugas akhir ini membahas perencanaan dinding penahan tanah dengan type gravitasi pada lokasi pembangunan gedung SPN (Sekolah Polisi Negara) di Kutai Kartanegara, Kalimantan timur.Pada proyek pembangunan Gedung SPN (Sekolah Polisi Negara) merupakan rangkaian dari progam pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk membangun sarana berupa wadah yang akan digunakan sebagai tempat pendidikan calon polisi negara.Keberadaan Gedung ini sangat penting nantinya dalam kelancaran kegiatan pendidikan calon polisi di Kalimantan Timur. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembangunan gedung tersebut dengan perencanaan yang matang dan baik.Oleh karena di beberapa tempat terdapat kondisi tanah yang berbeda maka di perlukan perencanaan dan design yang matang agar pelaksanaan pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik
ANALISA KINERJA RUAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA STA. 00 + 000 - 02 + 000 LOA JANAN ILIR SAMARINDA
Kemacetan merupakan salah satu masalah lalu lintas yang dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia dan biasa terjadi di daerah perkotaan yang padat. Dewasa ini kemacetan sudah menjadi bagian dari ciri khas suatu kawasan pusat perkotaan tertentu dikarenakan waktu terjadinya yang rutin terutama jam pergi kantor, jam pulang kantor, akhir pekan dan hari libur. Jalan Soekarno Hatta sta 00+000 - 02+000 Loa Janan Ilir Samarinda merupakan ruas jalan poros tengah Samarinda Balikpapan dan Balikpapan Tenggarong yang mengalami kemacetan diakibatkan banyaknya aktifitas pergerakan lalu lintas pada kawasan pemukiman dan pasar yaitu banyaknya pejalan kaki yang menyebrang dan memakai badan jalan dikawasan pasar, kendaraan yang parkir di badan jalan karna tidak tersedianya lahan parkir, kendaraan umun dan bus kariawan yang menurunkan penumpang. Penelitian ini menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) yang meliputi Volume lalu lintas (Q), Kapasitas (C), Derajad Kejenuhan (DS), Kecepatan (V), Waktu Tempuh (T), Derajad Iringan (DB) hanya untuk jalan 2/2 UD dan Tingkat Pelayanan (LOS). Berdasarkan hasil analisa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Sabtu sebesar 1860,50 smp/jam, Kapasitas 2646,16 smp/jam, Derajad Kejenuhan 0,70, Kecepatan 30 km/jam, Waktu Tempuh 0,026316 jam, Derajad Iringan 0,79. Dengan tingkat pelayanan C dimana arus lalu lintasnya stabil tetapi kecepatan dan pergerakan kendaraan dikendalikan oleh volume lalu lintas yang lebih tinggi, kepadatan lalu lintas dan hambatan internal meningkat, pengemudi memiliki keterbatasan untuk memilih kecepatan, mendahului atau pindah laju
ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT BERAT PEKERJAAN TIMBUNAN PILIHAN PADA PEMBANGUNAN JALAN
Road construction Simp.3 Km.8 Beno Harapan - Kantor Camat Batu Ampar Kutai Timur Regency is a project aimed at facilitating transportation that leads to Batu Ampar subdistrict in Kutai Timur Regency. This research focuses on earthworks in the form of selected pile works. In this work the heavy equipment used are Excavators, Dump Trucks, Motor Graders, Roller Vibrators, and Water Tanks. This research uses quantitative descriptive methods. The analysis carried out is the calculation of cycle time, calculation of productivity of heavy equipment, calculation of the time of use of the tool, calculation of the cost of using the equipment, and scheduling of use of the tool. The results of this study are the excavator productivity is 33,826 m3 / hour, dump truck is 3,972 m3 / hour, motor grader is 0.59 hours, a vibrator roller of 7,995 m3 / hour, and water tank of 49,263 m3 / hour. The total time for using the tool is 13 weeks and the total cost for using the tool is 813,382,282 Rupiah
EVALUATION OF QUALITY MANAGEMENT CONSTRUCTION OF ARCHIVE BUILDING INSTITUTIONS OF SAMARINDA KALIMANTAN EDUCATION QUALITY EDUCATION
The number of Construction Work in Indonesia continues to grow and increase where to facilitate various facilities and infrastructure, but the increase in Construction work must be accompanied by an increase in competent experts so that the existing Standardization or Quality Management can be fulfilled properly. In the construction project there is a party that functions to oversee the network of quality fulfillment processes in a project that plays a major role in the process of minimizing errors that will arise, either because of ignorance or mistakes by workers, and various other possibilities. So that a certain standard or standard is achieved. called Quality Management . In this study using the evaluation method checklist or checklist to control the stages of foundation and poorplat work in the LPMP samarinda building.From the evaluation results obtained the list of referrals used by consultants is the assumption of supervisor consultants, the list of referrals used is different from the standards set by SNI-1734-1989-F and the SBW-08 Module There are many stages of work that are not listed in the list of quality application his
ANALISA DINDING PENAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN TYPE GRAVITASI DI JALAN PURWOBINANGUN KOTA SAMARINDA
Kota samarinda merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki peranan penting bagi perkembangan perekonomian Provinsi Kalimantan Timur terutama pada sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, serta industri. Struktur tanah di Kalimantan sangat berpotensi mengalami bencana seperti longsor, mudah bergeser, bahkan cenderung runtuh. Titik rawan longsor berada di lokasi Samarinda Ulu dimana lokasi terdapat Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantuas Tirta Kencana maka untuk menghindari terjadinya longsor, tanah bergeser atau runtuh pada area tersebut maka perlu di bangun dinding penahan tanah. Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantuas Tirta Kencana berada di lokasi yang jauh dari pemukiman warga, karena posisnya berada di sekitar kawasan hutan. Letak bangunan berada di ketinggian ± 15 dari jalan utama. Perlunya pembangunan dinding penahan tanah pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantuas Tirta KencanaSamarinda, karena selain menghindari longsor, tanah bergeser atau runtuh juga karena Instalasi Pengolahan Air (IPA) tersebut merupakan sarana umum dan tempat proses pengolahan air dengan skala besar. Oleh karena itu pembangunan DPT merupakan tuntutan yang harus dilaksanakan untuk melindungi infrastruktur dari kegagalan fungsinya. Proses kajian ini mengutamakan kekuatan stabilitas terhadap gaya geser dan gaya guling. Gayainilah yang nantinya digunakan sebagai patokan untuk menentukan apakah bangunan ini telah memenuhi standar belum memenuhi. Hal inilah yang melatar belakangi peneliti dalam melakukan penelitiandengan judul “Analisis Rencana Stabilitas Dinding Penahan Tanah Pada Instalasi Pengelohan Air (Ipa) Bantuas Tirta Kencana Kota SamarindaProvinsi Kalimantan Timur”
ANALISA RISIKO PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR 5 (LIMA) LANTAI DPRD KOTA SAMARINDA DENGAN METODE SEVERITY INDEX
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko dominan yang dapat terjadi pada proyek konstruksi, serta dapat menangani atau mengantisipasi risiko tersebut. Penelitian ini berlokasi pada proyek Gedung kantor DPRD Kota Samarinda. Proyek gedung kantor merupakan proyek yang memiliki pekerjaan yang besar sehingga dapat menimbulkan banyak kepastian yang sulit diprediksi, sehingga diperlukan adanya analisis risiko. Untuk mengetahui risiko pada proyek ini dilakukan survey lapangan, kuesioner dan wawancara. Secara umum tahapan pada penelitian ini dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu identifikasi risiko, analisa risiko, dan respon risiko. Identifikasi dilakukan untuk mencari faktor-faktor risiko yang relevan pada proyek. Sedangkan analisa risiko ditujukan untuk mengetahui beberapa faktor risiko yang signifikan ditinjau dari aspek waktu dan biaya. Metode yang digunakan dalam analisa ini adalah Severity Index. Respon risiko dilakukan terhadap variabel risiko yang signifikan pada aspek wakru dan biaya. Responden kuesioner adalah beberapa personel kontraktor dari PT. Sarana Karya Membangun. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa ada 5 variabel risiko yang dominan yang mempengaruhi waktu dan biaya, yaitu cuaca yang tidak menentu (hujan), keterlambatan pengiriman material dari supplier, kenaikan harga material, kerusakan perlatan mesin dan perlengkapan proyek, keterlambatan pembayaran oleh owner