KURVA S JURNAL MAHASISWA
Not a member yet
    896 research outputs found

    PERENCANAAN KONSTRUKSI SHEET PILE, PADA PERKUATAN TEBING SUNGAI KARANG MUMUS, JALAN, S. PARMAN KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Structural calculations on retaining walls are calculated, according to accurate data in the field, laboratory data. with the goal of calculation is to reach a constant value that is at its maximum value because the main factor in handling these landslides is a technical standard and then associated with safety factors. So that the vulnerability of the landslide area, especially in the Karang Mumus River Cliff, Precisely on the Road, S.Parman can be solved by the reinforcement of the river cliffs using sheet piles, it is expected that the settlement using this method can overcome the problem of landslides in other areas not only Tebing Sungai Karang Mumus, Samarinda city only, but in other areas in Indonesia, especially in East Kalimantan. Observation in the field shows that knowledge in college is equipped with knowledge and insight in the field, especially in the field of field management to achieve successful projects

    “PENGARUH CONTRACT CHANGE ORDER PADA KONSULTAN SUPERVISI TERHADAP BIAYA DAN WAKTU”

    Get PDF
    In various construction projects often change order or request change. Change order can occur during the construction project and cannot be avoided. The occurrence of change order on construction projects often have a negative impact that can affect project costs and time. This study aims to determine the effect of change order on supervision consultants on cost and time, because not only are executing contractors undergoing change order, supervisory consultants also often experience change order.This research begins with data retrieval related to the project in the supervision consultant. Furthermore, the data is analyzed and a legal basis study related to contract changes. The result is the effect of change order on the supervision consultant is the loss experienced by the supervision consultant both in terms of losses in terms of costs and losses in terms of time. Based on the analysis of the legal basis, through Presidential Regulation Number 16 of 2018 and Circular Letter of the Director General of Highways Number 02 / SE / Db / 2016 the state regulates the addition of a contract value of a maximum of 10% if a contract change occurs, and the data allocation can be taken from the ceiling the activity concerned

    EVALUASI KINERJA RUAS JALAN M.YAMIN KOTA SAMARINDA 2024

    Get PDF
    Transportasi berperan penting dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Karena dengan adanya transportasi hubungan antarwilayah semakin lancar dan penghematan waktu serta biaya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Seiring bertambahnya penduduk maka pergerakan akan transportasi di jalan M.Yamin meningkat dan berpengaruh pada kinerja ruas dan tingkat pelayanan jalan M.Yamin. Jalan M.Yamin adalah sebuah jalan yang menghubungkan Jalan KH Wahid Hasyim 1 Menuju Simpang Lembuswana Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja ruas pada jalan M.Yamin yang dinilai dari tingkat pelayanannya. Analisa yang dilakukan secara manual sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di Indonesia. Dalam hal ini di lakukan analisa menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI’1997) untuk memperhitungkan kinerja lalu lintas. Data volume lalu lintas diperoleh dari survey lapangan yang di lakukan selama seminggu dengan mempertimbangkan tingkat volume lalu lintas tersebut dan pada jam sibuk yang disajikan dalam bentuk tabel data kendaraan. Berdasarkan hasil analisa kinerja ruas jalan M.Yamin tahun 2019 yang dinilai dari tingkat pelayanannya dengan metode MKJI’1997 di dapat tingkat pelayanan ruas jalan M.Yamin yang rata-rata adalah C dan tertinggi pada jam puncak hari Kamis lalu dari data tersebut dibuat Prediksi kondisi lalu lintas di tahun 2024 di dapat tingkat pelayanan ruas jalan M.Yamin adalah 1,00 “F”. Berdasarkan Prediksi tersebut di perlukan Alternatif Penanganan salah satunya pemberian Rambu dan Pelebaran badan jalan M.Yamin agar mengurangi hambatan samping serta menambah kapasitas ruas jalan M.Yamin kota Samarind

    ANALISA JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI (D.I) CIPTA GRAHA KABUPATEN KUTAI TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Dengan keberadaan Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha diharapkan mampu memicu dan mendukung roda pertumbuhan ekonomi serta menunjang swasembada pangan di Kabupaten Kutai Timur khusunya dan Provinsi Kalimantan Timur pada umumnya. Untuk mendukung harapan keberadaan daerah irigasi tersebut, harusnya didukung oleh sistem irigasi yang baik dan terorganisir. Oleh karena itu, untuk memenuhi persyaratan tersebut Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha harus memiliki jaringan irigasi yang baik sehingga mampu membawa air yang bersumber dari Sungai Kaubun yang tamping oleh bangunan Bendung Cipta Graha dan disalurkan menuju ke petak-petak sawah. Penelitian ini dilakukan mengikuti tahapan berikut ; (1) perhitungan debit andalan pada Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha, (2) perhitungan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk keperluan irigasi (3) perhitungan dan penentuan dimensi saluran irigasi yang efisien untuk mengairi Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar debit andalan pada Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha yang terbesar terjadi pada bulan Februari sebesar 2,808 m3 /det dan dari hasil analisa didapatkan pola tanam untuk Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha yaitu pola tanam Padi - Palawija – Padi dikarenakan ketersediaan air irigasi dalam kategori mencukupi dengan kebutuhan pengambilan air maksimal untuk padi I adalah 1,527 m3 /det, palawija sebesar 0,403 m3 /det dan untuk padi II sebesar 1,186 m3 /det, serta dimensi saluran irigasi pada Daerah Irigasi (D.I.) Cipta Graha terdapat 3 tipe desain dimensi dengan ukuran menyesuaikan dari debit rencana yang dibutuhkan oleh masing-masing petak sawah dan jalur rencana saluran irigasi Tipe pertama dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 0,445 m, lebar atas saluran adalah 1,350 m dan tinggi saluran sebesar 0,890 m. Tipe kedua dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 0,485 m, lebar atas saluran adalah 1,445 m dan tinggi saluran sebesar 0,020 m. Tipe ketiga dengan ukuran lebar dasar saluran (b) adalah 0,400 m, lebar atas saluran adalah 1,200 m dan tinggi saluran sebesar 0,840

    REKAYASA LALU LINTAS DUA ARAH MENJADI SISTEM SATU ARAH / ONE WAY PADA JL. KH. ABUL HASAN KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Jalan K.H Abul Hasan merupakan salah satu ruas jalan di kota Samarinda yang merupakan salah satu jalan perkotaan, yang menghubungkan antara Kecamatan Samarinda Kota ke Kecamatan Samarinda ulu. Di ruas jalan ini banyak terlihat adanya kendaraan yang tidak dapat melakukan pergerakan dengan lancar dikarnakan volume kendaraan yang meningkat dan juga dikarnakan oleh adanya hambatan samping di sepanjang jalan K.H Abul Hasan. Jalan K.H Abul Hasan memiliki karakteristik yaitu dengan lebar jalan 13 m, yang awalnya 2 jalur, 2 arah menjadi 2 lajur 1 arah tanpa median jalan. Lingkungan ruas jalan ini terdapat beberapa universitas dan sekolahan dan ruko-ruko yang merupakan daerah komersial. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 34 Tahun 2006 tentang Jalan, maka untuk jalan K.H Abul Hasan ini didesain berdasarkan kecepatan rencana paling rendah 20 (dua puluh) kilometer per jam dan lalu lintas cepat tidak boleh terganggu oleh lalu lintas lambat . Atas dasar inilah, maka di lakukan penelitian diruas jalan manakah yang berdampak dari dirubahnya 2 lajur 2 arah menjadi 2 lajur 1 arah

    PERENCANAAN KONSTRUKSI SHEET PILE, PADA PERKUATAN TEBING SUNGAI KARANG MUMUS, JALAN, S. PARMAN KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Structural calculations on retaining walls are calculated, according to accurate data in the field, laboratory data. with the goal of calculation is to reach a constant value that is at its maximum value because the main factor in handling these landslides is a technical standard and then associated with safety factors. So that the vulnerability of the landslide area, especially in the Karang Mumus River Cliff, Precisely on the Road, S.Parman can be solved by the reinforcement of the river cliffs using sheet piles, it is expected that the settlement using this method can overcome the problem of landslides in other areas not only Tebing Sungai Karang Mumus, Samarinda city only, but in other areas in Indonesia, especially in East Kalimantan. Observation in the field shows that knowledge in college is equipped with knowledge and insight in the field, especially in the field of field management to achieve successful projects

    STUDI OPTIMALISASI KAPASITAS PERENCANAAN EMBUNG TERHADAP KEBUTUHAN AIR IRIGASI DESA BUKIT PARIAMAN KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Seiring dengan pertumbuhan penduduk perkotaan yang amat pesat di Indonesia, permasalahan kebutuhan panganpun semakin meningkat pula khususnya pada pangan (makanan pokok Indonesia) yaitu padi. Akibatnya dari kebutuhan pangan yang meningkat maka secara sistematis ketersediaan oleh pada pangan sendiripun meningkat. maka dalam rangka mendukung misi pemantapan swasembada beras nasional, khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dan mengimbangi peningkatan jumlah penduduk Kalimantan Timur, serta mendukung upaya-upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas lingkungan hidup khususnya di daerah pedesaan dan pengentasan kemiskinan. Daerah Sapari 1 Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan daerah yang memiliki lahan persawahan yang cukup luas, dengan metode pemberian air tanam melalui jaringan irigasi non-teknis/ sederhana , Dusun suka maju di kelilingi oleh DAS ( Daerah Aliran Sungai) namun pada musim kemarau kerap mengalami kekurangan air serta menurut pemaparan warga di daerah Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman bahwa adanya indikasi penurunan kualitas air yang di akibatkan oleh adanya aktivitas pertambangan di hulu sungai, sehingga dampak dari pada kekurangan air dan penurunan kualitas air tersebut sangat terasa oleh warga yang berada di daerah dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman, dalam hal kebutuhan akan air untuk mengairi persawahan serta untuk kebutuhan air domestik. Alternatif pemecahan masalah yang kerap melanda masyarakat Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara , maka pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dalam hal ini Dinas Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi telah melaksanakan pembangunan embung mata air dengan proses pengerukan dan pembuatan tanggul di sapari 1 Dusun Suka Maju Desa Bukit Pariaman Kecataman Tenggarong Seberang,kabupaten Kutai Kartanegara

    THE PERFORMANCE OF THE JENDRAL AHMAD YANI ROAD IN CITY TENGGARONG

    Get PDF
    Jendral Ahmad Yani road in Tenggarong is a secondary arterial road that connects one primary and secondary area to another. The land use conditions found on the Jendral Ahmad Yani road are dominated by public buildings with general activities, namely settlements, shophouses and offices. Jendral Ahmad Yani road in Tenggarong belongs to the class III C road category. As the economy develops and the level of prosperity of the population increases, the level of travel increases, which occurs due to the need for transportation from the community, where people will always look for a faster, safer way and smooth. The increase in population and the amount of urbanization to urban areas will lead to a level of movement and density, so the need for transportation also increases. On this basis, a research was conducted on the performance of the Jendral Ahmad Yani road in Tenggarong. The Performance Analysis of the Jendral Ahmad Yani Road Section uses the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI'1997), which is described based on Form UR-1 in the form of general and road Geometric Conditions, UR-2 in the form of advanced input data, namely Traffic and Composition Side barriers, UR-3 in the form of analysis of the speed of free flow of light vehicles, capacity and speed of light vehicles. In this Performance Analysis Study, the Jendral Ahmad Yani Road Section conducted a Khalid peak hour survey and the survey was conducted at 07.00-22.00. After calculating the existing data, Jendral Ahmad Yani is 1480.76 pcu / hour and the service level is at level C, which means the current zone is stable, the driver is limited to choosing speed

    ANALISA TARIKAN PARKIR TAMAN SAMARENDAH KOTA SAMARINDA

    Get PDF
    Taman Samarendah adalah Taman yang terletak di pusat kota samarinda yang terletak kawasan Kota Samarinda Jalan Bhayangkara, banyakya aktifitas area perkantoran area padat penduduk membuat Taman Samarendah menjadi pilihan alternatif ketika berliburan rekreasi, sport olahraga ini membuat parkir motor dan mobil menjadi padat yang dapat mempunyai pengaruh yang besar terhadap banyaknya tarikan parkir di area ini, dengan membuat model tarikan parkir berbasis zona dengan menggabungkan besarnya tarikan parkir yang dihasilkan oleh pusat – pusat aktivitas lainnya. Dari penelitian ini diharapkan dapat mengetahui model tarikan parkir pada kawasan Taman Samarendah Kota Samarinda, dengan metode penelitian menggunakan analisis regresi berganda linier dengan bantuan software Statistical Product and service Solution (SPSS 21.0). Dalam suatu penelitian, populasi yang dipilih mempunyai hubungan yang erat dengan masalah yang diteliti. Populasi atau unverse adalah jumlah keseluruhan unit analisis yang ciri – cirinya akan diduga, (Singarimbun & Effendi (1989). Populasi dalam hal ini adalah pengunjung yang yang parkir menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4 tersebut. Berdasarkan hasil analisis terhadap 100 orang responden yang ada diperoleh karakteristik kunjungan dan jawaban tertinggi dari masing-masing item pertanyaan yaitu jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan sebanayak 52,5%(27). Jenis pekerjaan seluruh responden pada penelitian ini yang terbanyak yaitu Pelajar /Mahasiswa sebanyak 26,7% (27). jumlah responden yang ada usia responden terbanyak yaitu 26 - 35 sebanyak 37,6 % (38). jawaban tertinggi kendaraan yang digunakan adalah motor menjadi jawaban tertinggi yaitu sebanyak 61,4%,(62). intensitas ketaman terbanyak yaitu lebih dari 4 kali sebulan sebanyak 43,6%(44) Jarak tempuh terbanyak yaitu 5 – 10 km sebanyak 42,6 %, (43). Maksud tujuan ketaman samarendah terbanyak yaitu bersantai 31,7 % (32). jumlah kendaraan yang dimiliki terbanyak yaitu 2 unit kendaraan 53,5% 54). waktu kedatangan terbanyak yaitu pukul 06:00 – 09:.59 sebanyak 28,7%(29). Dari hasil analisis diperoleh model terbaik tarikan parkir taman samarendah yaitu Y = 1,224 + 0,012 (X6) + 0.013 (X6) + 0.276 Berdasarkan hasil analisis terdapat tiga variabel X yang berpengaruh secara signifikan /simultan terhadap Y yaitu variabel waktu kedatangan (X6), intensitas ketaman samarendah (X8) jarak perjalanan artinya ketiga variabel ini tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap tujuan ketaman samarendah (Y

    ANALISA KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN PERBANDINGAN METODE PCI DENGAN BINA MARGA SERTA METODE PENANGANAN PADA JALAN POROS SAMARINDA - ANGGANA ( STA 0+000 – STA 7+000)

    Get PDF
    Transportasi merupakan urat nadi perekonomian. Dengan adanya transportasi yang baik merupakan suatu faktor pendukung utama untuk menentukan majunya pertumbuhan perekonomian suatu daerah atau negara.  Jalan raya merupakan fasilitas yang penting bagi masyarakat agar dapat mencapai suatu tujuan yang diinginkannya, untuk itu masyarakat membutuhkan jalan raya yang aman dan nyaman bagi penggunanya. Kerusakan pada jalan akan menimbulkan banyak kerugian yang dapat dirasakan oleh pengguna secara langsung, karena sudah pasti akan menghambat laju dan kenyamanan pengguna jalan.Dalam penelitian skripsi ini diambil analisa kerusakan jalan pada jalan Poros Samarinda- Anggana, panjang jalan yang mau diteliti adalah ± 7 KM, dari sta 0+ 000 -7+ 000 yang mana saat ini di beberapa titik dalam kondisi rusak inilah yang akan di cari penangannan kerusakan jalannya sehingga diperoleh solusi yang baik untuk mengatasi kerusakan tersebut. Jalan poros samarinda – Anggana. Dari hasil analisis diperoleh kondisi ruas jalan Samarinda – Anggana dengan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Bina Marga, didapat nilai PCI rata-rata secara keseluruhan pada  ruas jalan Samarinda – Anggana adalah 92%. Klasifikasi perkerasaan jalur Samarinda –Anggana berdasarkan rating kondisi jalan metode PCI = Excelent. Artinya kondisi jalan keseluruhannya masih dalam keadaan sangat baik. Berdasarkan analisis metode bina marga didapatkan nilai prioritas jalan untuk menetukan metode perbaikan pada jalan tersebut

    601

    full texts

    896

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KURVA S JURNAL MAHASISWA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇