557 research outputs found
Sort by
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 3 BANDUNG
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN DESMOS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA GEOGEBRA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK
ANALISIS PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS BAGI PESERTA DIDIK DISLEKSIA KELAS VI SD AL-IRHAAM GLOBAL ISLAMIC SCHOOL
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis data lapangan yang berkenaan dengan peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran membaca dan menulis bagi peserta didik disleksia kelas VI. Subjek pada penelitian ini adalah guru kelas dan guru pendamping/konselor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Ketiga Instrumen Penelitian tersebut digunakan untuk memperoleh data yang saling menunjang dan melengkapi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru kelas dan guru pendamping/konselor dalam perencanaan peserta didik disleksia adanya rapat penetapan peserta didik disleksia, melakukan observasi, koordinasikan, konsultasi dengan orang tua peserta didik. Menyusun program pemetaan kompetensi dasar yang sesuai dengan peserta didik disleksia, menetapkan kriteria ketuntasan minimal, melakukan tes kematangan pada awal masuk sekolah, membuat laporan perkembangan. Peran guru dalam pelaksanaan proses penerimaan dan perencanaan pembelajaran guru siswa disleksia meliputi pembuat perencanaan pembelajaran. Adapun yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran bagi peserta didik disleksia adalah terbatasnya tenaga konselor/guru pendamping dan terbatasnya sarana-prasarana
PENGARUH METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN SENI KRIYA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatarbelakangi beberapa permasalahan dalam mata pelajaran Seni Budaya yaitu rendahnya kreativitas seni kriya pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan peningatan kreativitas seni kriya pada kelas eksperimen setelah menggunakan metode eksperimen di Sekolah Dasar Negeri Langensari Kabupaten Bandung. Metode eksperimen merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan kreativitas pada pembelajaran seni kriya. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan penelitian Quasi Eksperimen Design. Pada penelitian ini menggunakan dua sampel kelas, yaitu kelas Eksperimen dan kelas Kontrol dengan jumlah 30 peserta didik pada setiap kelas. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas V-A Sebagai kelas kontrol dan V-B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan Posttest dan Pretest, teknik analisis data dengan statistik paramatrik menggunakan Software SPSS 28.0. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kreativitas seni kriya pada kelas eksperimen dengan menggunakan metode eksperimen serta, peningkatan kreativitas seni kriya pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan kreativitas seni kriya yang menggunakan metode konvensional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan memecahkan masalah siswa pada mata pelajaran ekonomi. Siswa yang memiliki kemampuan memecahkan masalah cenderung dapat memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah sesuai rencana, dan melakukan pengecekan kembali. Kenyataan dilapangan peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya kemampuan memecahkan masalah pada pembelajaran perdagangan internasional, salah satu faktor penyebab diantaranya yaitu kurangnya penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengukur pengaruh model pembelajaran treffinger berbantuan lembar kerja siswa terhadap peningkatan kemampuan memecahkan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain penelitian nonequivalent control group design dan penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA lintas minat ekonomi di SMA Negeri 11 Bandung, dimana XI IPA 3 adalah kelas eksperimen dan XI IPA 4 adalah kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi model pembelajaran treffinger berbantuan lembar kerja siswa dan tes kemampuan memecahkan masalah siswa. Teknik analisis data dengan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran treffinger berbantuan lembar kerja siswa dapat diterapkan dalam pembelajaran perdagangan internasional untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah siswa dibandingkan model pembelajaran konvensional
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI
PENGARUH MEDIA WORD WALL BERBANTUAN WHATSAPP TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR
Judul penelitian ini adalah Pengaruh Media Word Wall terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas I Sekolah Dasar. Masalah yang diteliti adalah mengenai hasil peningkatan kemampuan membaca pada siswa kelas I dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan menerapkan media pembelajaran word wall berbantuan Whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan membaca pada siswa dengan menerapkan media pembelajaran word wall berbantuan Whatsapp. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah (Sohibun., & Ade, F., 2017) untuk media pembelajaran Word Wall, dan (Tarigan, 2008) untuk kemampuan membaca. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 166 Ciateul. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas I-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 peserta didik dan kelas I-B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 peserta didik. Data dikumpulkan berupa hasil pretest dan postest peserta didik kemudian dianalisis dengan bantuan software SPSS versi 22 untuk melihat peningkatan kemampuan membaca pada peserta didik dengan menerapkan media pembelajaran word wall. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan membaca pada peserta didik dengan menerapkan media pembelajaran word wall dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas I sekolah dasar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PADA SISWA
Matematika merupakan pelajaran yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang didapat dengan berpikir. Pendidik seharusnya mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif supaya siswa menjadi aktif dan kreatif dalam pembelajaran serta dapat tercapainya tujuan pembelajaran dengan baik. Kesulitan siswa mengungkapkan ide-ide ataupun gagasan suatu pendapat mungkin salah satunya adalah model pembelajaran yang kuarang menarik, inovatif yang membuat siswa kurang mampu menyelesaikan soal-soal dan kurang aktif dalam proses pembelajaran di kelas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa melalui model pembelajaran open ended dalam materi transformasi geometri. Subjek penelitian adalah siswa SMK Negeri 3 Bandung. Penelitian eksperimen dilakukan untuk dapat melihat peningkatan pembelajaran matematika dengan dengan menggunakan model pembelajaran open ended terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan berpikir kreatif matematis siswa pada pembelajaran setelah mendapat perlakuan pembelajaran menggunakan model pembelajaran open ended.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari data penelitian maka hasil kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMK model pembelajaran Open Ended lebih tinggi dari pada menggunakan model pembelajaran konvensional. Siswa dengan pemberian perlakuan pembelajaran open ended memiliki kemampuan berpikir kreatif matematis lebih tinggi dibandingkan dengan siswa dengan perlakuan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional