Universitas Langlangbuana

Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    557 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMK

    No full text
    Matematika merupakan mata pelajaran yang diajarkan disetiap jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SLTA bahkan Perguruan Tinggi. Matematika sangat penting, baik dalam pendidikan formal maupun nonformal. Kemampuan berpikir kreatif matematis masih sangat diperlukan siswa dalam memahami matematika. Namun kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMK melalui model pembelajaran Think Pair Share. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 3 kelas X. Untuk mencapai tujuan penelitian ini pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dimana penentuan sampelnya berdasarkan pertimbangan tertentu. Sehingga ditentukanlah siswa kelas X PM 3 sebagai kelas eksperimen dan X PM 5 sebagai kelas kontrol. Jumlah siswa masing-masing kelas yaitu berjumlah 28 siswa. Instrumen pembelajaran yang digunakan yaitu silabus yang telah ditentukan oleh permendikbud, membuat desain RPP sendiri yang disesuaikan dengan model pembelajaran sebanyak 3 kali pertemuan untuk masing-masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang dikumpulkan berupa data hasil pretes dan postes. Data hasil pretes dan postes tersebut dianalisis dengan software SPSS untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis.Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh : 1. Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. 2. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMK yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Think Pair Share lebih baik dari pada pembelajaran konvesional

    PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK MELALUI IMPLEMENTASI MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER

    No full text
    Ambar Utami (2019). Peningkatan Kemampuan Kognitif Pesera Didik Melalui Implementasi Model Numbered Head Together (Studi Eksperimen Materi Peran pasar dalam Perekonomian Indonesia Kelas X di SMAN 1 Soreang). Latar Belakang penelitian ini adalah peserta didik belum mencapai indikator yang dapat diklasifikasikan dalam kategori dapat menguasai kemampuan kognitif kelas X IPS di SMAN 1 Soreang. Model Numbered Head Together merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan kognitif peserta didik pada kelas eksperimen setelah mengimplementasikan model Numbered Head Together. Metode penelitian yang digunakan didalam yaitu metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimen dan desain yang dipilih yaitu Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu X IPS 3 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes uraian dan teknik analisis data dengan statistic parametric menggunakan bantuan aplikasi software SPSS 25. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kemampuan kognitif pada kelas eksperimen dengan menggunakan model Numbered Head Together serta peningkatan kemampuan kognitif pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan pada kelas kontrol dengan menggunakan metode yang biasa digunakan guru

    PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN LOGIS PESERTA DIDIK

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Discovery Learning untuk meningkatkan penalaran logis peserta didik”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran yang diterapkan di SMA Negeri 8 Bandung dalam meningkatkan kemampuan penalaran logis Siswa. Metode Discovery yaitu suatu metode pembelajran dimana siswa dituntut untuk mengambangkan suatu konsep dengan menemukan atau mengalami suatu proses mental sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian quasyexsperimental dengan desain penelitian nonequivalent+control group design. Penelitianini dilakukan dua kelas yaitu, kelas ekperimen dengan metode pembelajaran Discovery, dan kelas kontrol dengan metode pembelajaran konvensional, Masing-masing kelas berjumlah 36 siswa. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan melakukan pretest terlebih dahulu dan melakukan postest di akhir pembelajaran. Pembelajaran di kelas ekperimen diterapkan di kelas XIMIPA 8 dan kelas kontrol diterapkan di kelas XI MIPA 9. Intrumen yang digunakan berupa soal Tes yang berjumlah 7 soal uraian. Secara statistik, dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi24 dan Microsoft Excel untuk mengetahui hasil yang dibuktikan oleh uji normalitas, uji homogen dan uji T-test. Untuk melihat peningkatan kemampuan siswa dalam penalaran logis menggunakan uji N-gain. Hasil menunjukan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan, setelah diterapkan metode pembelajaran Discovery, peningkatan ini dilihat dari rata-rata perolehan siswa yang signifikan dan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran logis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol

    META-ANALISIS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING) TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pengaruh penerapan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap peningkatan kemampuan koneksi matematis. Metode yang digunakan adalah deskriptif terhadap analisis hasil publikasi penelitian ilmiah pada skripsi, akrtikel pada jurnal dan prosiding. Pengaruh penelitian-penelitian yang menerapkan pembelajaran CORE dianalisis dengan teknik meta-analisis. Analisis data kuantitaif dilakukan dengan menghitung besar pengaruh (effect size). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara keseluruhan penelitian-penelitian yang dilakukan berpengaruh dan efektif terhadap peningkatan kemampuan koneksi matematis dengan effect size 0,912 atau termasuk dalam kategori besar. Model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pun memberikan pengaruh dan efektif dilihat dari segi jenjang pendidikan, wilayah, dan tahun publikasi. simpulan penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) lebih efektif meningkatkan kemampuan koneksi matematis dibandingkan dengan model pembelajaran lain dalam studi ini

    PENERAPAN METODE INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI

    No full text
    Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi (Studi Penelitian di kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Ekonomi). Latar Belakang dalam penelitian ini adalah siswa belum mencapai hal-hal yang dapat diklasifikasikan dalam kategori dapat menguasai kemampuan analisis siswa kelas XI IPS di SMAN 8 Bandung. Metode Inkuiri Terbimbing merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan analisis siswa pada kelas eksperimen setelah menerapkan Metode Inkuiri Terbimbing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimen dan desain yang dipilih yaitu Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen test uraian dan teknik analisis data dengan statistic parametric menggunakan bantuan aplikasi software SPSS 21. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kemampuan analisis pada kelas eksperimen dengan menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing serta peningkatan kemampuan analisis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan kemampuan analisis pada kelas kontrol yang menggunakan metode diskusi kelompok

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali tentang pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi di SMP dan SMA. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah sebuah model belajar Kooperatif yang menitik beratkan pada kerja kelompok peserta didik dalam bentuk kelompok kecil. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode meta analisis.Pertama-tama, peneliti merumuskan masalah penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menelusuri penelitian yang sudah ada dan relevan untuk dianalisis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan non tes yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik melalui google Cendekia dan studi dokumentasi di perpustakaan. Dari hasil penelusuran diperoleh 10 artikel dari jurnal dan 2 skripsi. Berdasarkan hasil analisis ternyata model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mampu meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik mulai dari yang terendah 0,050% sampai yang tertinggi 33,56% dengan rata-rata 0,154%

    Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning Terhadap Kemandirian Belajar Siswa

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa dalam materi ekonomi. Dalam proses pembelajaran ekonomi diperlukan model pembelajaran yang lebih bervariasi. Model Discovery Learning diharapkan dapat mempengaruhi kemandirian belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang penerapan model discovery learning dan pengaruh kemandirian siswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimen semu (kuasi eksperimen). Peneliti membagi subjek penelitian kepada dua kelas, yaitu XI IPS 4 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 5 sebagai kelas kontrol yang berjumlah masing-masing 30 siswa di SMAN 11 Bandung. Kedua kelas diberikan angket awal dan angket akhir. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar angket dan pedoman observasi. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan analisis statistik menggunakan SPSS versi 21, diperoleh hasil kemandirian siswa dalam pembelajaran ekonomi mengalami perubahan yang signifikan. Terdapat pengaruh yang signifikan dari kemandirian belajar siswa pada kelas eksperimen dengan menggunakan model discovery learning yang dibuktikan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis terhadap hipotesis penelitian yang berbunyi bahwa dengan penerapan model discovery learning terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemandirian belajar siswa pada pembelajaran ekonomi maka hipotesis diterima. Berdasarkan hasil observasi kegiatan pembelajaran, penerapan model discovery learning dapat dilaksanakan sangat baik

    0

    full texts

    557

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇