Universitas Langlangbuana

Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    557 research outputs found

    ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DAN PERSIAPAN LURING DI SEKOLAH DASAR (Studi Terhadap Keterampilan Membaca Peserta Didik)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberlakuan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 yang menimbulkan beberapa permasalahan, termasuk keterlambatan peserta didik dalam membaca. Dan dilatarbelakangi oleh permulaan pelaksanaan pembelajaran luring kembali di masa merebaknya virus covid-19, di mana hal ini membutuhkan suatu persiapan. Problematika dalam pembelajaran daring membuat kegiatan pembelajaran dan tujuan pembelajaran menjadi tidak tercapai termasuk keterlambatan peserta didik dalam keterampilan membacanya. Putusan pelaksanaan pembelajaran luring yang kurang lebih 2 tahun tidak terlaksanakan, terpaksa dilaksanakan di tengah-tengah meningkatnya penularan virus Covid-19, membuat instansi pendidikan termasuk sekolah dasar harus mempersiapkan berbagai banyak hal untuk mencegah virus Covid-19 ini menyebar di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan problematika pembelajaran daring khususnya dalam keterampilan membaca peserta didik dan mendeskripsikan persiapan luring di SD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas III SD Cipta Karya Bandung sebanyak 26 orang yang dipilih secara purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. instrumen penelitian menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring yang dirasakan antara lain : fasilitas yang kurang memadai, koneksi internet, biaya kuota internet yang tidak murah, pembuatan bahan ajar yang memerlukan waktu banyak, kesulitan dalam mengkondisikan peserta didik. Persiapan pelaksanan pembelajaran luring di SD Cipta Karya menyiapkan Handsanitizer, tempat cuci tangan, alat pengecek suhu, penyiapan masker untuk peserta didik, dan penempatan slogan/poster tentang gerakan 5M

    PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS X SMK DENGAN BANTUAN PRECALCULUS SOLVED

    No full text
    Matematika perlu dikuasai dan dipahami dengan baik oleh siswa, karena tujuan matematika adalah untuk membekali mereka dengan kemampuan berpikir salah satunya adalah berpikir kritis matematis. Ditemui di lapangan kemampuan berpikir kritis siswa saat ini masih rendah. Siswa masih belum memahami soal dan bingung menentukan permasalahan yang ada dalam soal serta masih belum bisa menentukan cara yang dapat digunakan dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan model Learning Cycle 7E dengan bantuan Precalculus Solved. Desain yang digunakan adalah desain kelompok kontrol pretest – posttest yang melibatkan dua kelompok. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X di SMK Negeri 3 Bandung. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu PM 2 sebanyak 36 orang yang dijadikan sebagai kelas kontrol dan PM 3 sebanyak 35 orang yang dijadikan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Tes yang diberikan berupa pretest dan posttest. Data hasil pretest dan posttest kemudian dianalisis menggunakan software SPSS 20.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis setelah menggunakan model Learning Cycle 7E dengan bantuan Precalculus Solved dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas X SMK yang pembelajarannya menggunakan model Learning Cycle 7E dengan bantuan Precalculus Solved lebih baik dibandingkan siswa kelas X SMK yang menggunakan model pembelajaran konvensional

    IMPLEMENTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SDN DANA BHAKTI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menanamkan karakter kedisiplinan pada peserta didik dengan melihat dari pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, peran kegiatan ekstrakurikuler dan upaya kegiatan ekstrakurikuler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan tentang fenomena-fenomena yang ada. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal dari peran peserta didik, guru dan kepala sekolah bahwa kegiatan ekstrakurikuler dalam menanamkan karakter disiplinan bagi peserta didik di SDN Dana Bhakti mengalami perubahan signifikan yang dimana 80% peserta didik aktif dalam kegiatan ini, menarik bagi peneliti yaitu dalam memanfaatkan waktu luang dengan sebaik-baiknya serta kenakalan remaja yaitu dengan adanya tata tertib, sanksi, teladan, sarana penunjang serta program-program yang menarik minat peserta didik. Penelitian ini berfokus pada teori yang membahas tentang indikator Pendidikan karakter disiplin. Penelitian ini dimaksudkan untuk tujuan akademik dan sosial dengan harapan bahwa penelitian ini bermanfaat bagi seluruh komponen-komponen sekolah dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler dan menumbuhkan disiplin di kalangan peserta didik

    PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNIK KOLASE PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SD

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi beberapa permasalahan dalam mata pelajaran Seni Budaya yaitu rendahnya keterampilan seni rupa tehnik kolase peserta didik. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan peningkatan keterampilan tehnik kolase pada kelas eksperimen setelah menerapkan metode demonstrasi di SDN 257 Pelita Bandung. Metode demonstrasi merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan keterampilan siswa pada pembelajaran seni rupa tehnik kolase. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan penelitian Quasi Eksperimen Design. Pada penelitia ini menggunakan dua sampel kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan jumlah 34 peserta didik pada setiap kelas. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas V-C sebagai kelas kontrol dan V-D sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument test Pretest dan Posttest, teknik analisis data dengan statistik paramatrik menggunakan bantuan aplikasi Software SPSS 26. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan keterampilan tehnik kolase pada kelas eksperimen dengan menggunkan metode demonstrasi serta peningkatan keterampilan tehnik kolase pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan keterampilan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

    No full text
    Nazmul Mutaqin (2022), Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa, Latar belakang penelitian ini siswa belum sepenuhnya mencapai indikator kemampuan berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif siswa sangat penting membantu dalam mengambil keputusan serta dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Model yang digunakan yaitu model pembelajaran berbasis masalah, merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa dengan penerapan model pembelajaran problem based learning di kelas eksperimen dan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen nonequivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari seluruh kelas XI IPS SMAN 8 Bandung tahun ajaran 2021/2022 dengan sampel diperoleh berdasarkan purposive sampling yaitu kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa dan lembar observasi untuk mengetahui penerapan model problem based learning. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSSV.24 for Windows dengan independent sample t-test. Berdasarkan pengolahan dan analisis data maka didapatkan kesimpulan bahwa terdapat perbedan penerapan model pembelajaran problem based lerning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa dengan perbedaan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 82,22 dan kelas kontro 73,97 dan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan peningkatan nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 67,69 dan kelas kontrol sebesar 38,71

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (STUDI META-ANALISIS)

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan siswa yang belum mampu mencapai indikator kemampuan berpikir kritis. Model yang digunakan yaitu model problem based learning yang merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur effect size dari pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian meta-analisis dengan metode systematic revew dengan mengumpulkan data sebagai acuan kegiatan penelitian. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan menggunakan sumber data artikel dan artikel. Hasil dari penelitian bahwa model pembelajaran problem based learning sangat tepat digunakan dalam proses pembelajaran untuk mempengaruhi kemampuan berpikir kritis. Dilihat dari effect size berdasarkan hasil penelitian, effect size berdasarkan jenjang pendidikan, dan effect size berdasarkan mata pelajaran

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF

    No full text
    didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK Negeri 3 Bandung pada mata pelajaran bisnis online dalam bidang bisnis daring dan pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design dan penelitian ini bersifat kuantitaf. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMK Negeri 3 Bandung Kelas XI Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) 1 adalah kelas eksperimen dan XI Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) 2 adalah kelas kontrol. Teknik pengambil sampel dilakukan secara tidak random. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes. Teknik analisis data dengan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengolahan data tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil penelitian penggunaan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) adanya pengaruh dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bisnis online dalam peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GERLACH DAN ELY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPASIAL MATEMATIS SISWA SMP

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Gerlach dan Ely dapat meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa SMP. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Indonesia Raya Bandung, dengan sampel yang telah ditentukan yaitu kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-A sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif. Desain pada penelitian ini adalah nonequivalent control design. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan spasial matematis siswa SMP yang terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul berupa hasil pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest setelah diberikan perlakuan. Data hasil pretest dan posttest siswa tersebut kemudian dianalisis dengan statistika parametrik yaitu uji-t menggunakan software SPSS 20 for windows dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) model pembelajaran Gerlach dan Ely dapat meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa SMP, (2) peningkatan kemampuan spasial matematis siswa SMP yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Gerlach dan Ely lebih baik dari yang pembelajarannya menggunakan model konvensional, (3) pelaksanaan model pempembelajaran Gerlach dan Ely sangat baik dan cocok dalam pembelajaran matematika

    0

    full texts

    557

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇