Universitas Langlangbuana

Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    557 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIRED STORYTELLING TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI UNSUR CERITA RAKYAT PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini berujudul Pengaruh Model Pembelajaran Paired Storytelling terhadap Kemampuan Memahami Unsur Cerita Rakyat pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV Sekolah Dasar. Masalah yang diteliti adalah pengaruh kemampuan memahami unsur cerita rakyat pada peserta didik di kelas IV dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan menerapkan model pembelajaran paired storytelling. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh kemampuan memahami unsur cerita rakyat pada peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran paired storytelling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Huda (2011) untuk model pembelajaran paired storytelling, serta Anderson dan Kathwol dalam Gunawan (2012) untuk kemampuan pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 163 Buahbatu Baru. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas IV-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 32 peserta didik dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 peserta didik. Data dikumpulkan berupa hasil pretest dan postest peserta didik kemudian dianalisis dengan bantuan software SPSS versi 16 untuk melihat pengaruh kemampuan memahami unsur cerita rakyat pada peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran paired storytelling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan memahami unsur cerita rakyat pada peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran paired storytelling dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas IV sekolah dasar

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PESERTA DIDIKDI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini berjudul Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Peserta Didik Di Sekolah Dasar (Studi Eksperimen: Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Peristiwa Alam di Kelas 1 SDN 163 Buahbatu Baru TA 2021/2022). Latar belakang penelitian ini adalah kesulitan membaca peserta didik maka peneliti ingin mencoba meningkatkan kemampuan membaca peserta didik dengan menggunakan media pembelajaran yaitu media audio visual pada kelas 1B SD Negeri 163 Buahbatu Baru. Media audio visual merupakan media yang dapat menampilkan unsur gambar dan suara penggabungan kedua unsur inilah yang memuat media audio visual memiliki kemampuan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan peningkatan kemampuan membaca nyaring peserta didik di kelas eksperimen setelah penggunaan media audio visual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design dan penelitian bersifat kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas 1B SD Negeri 163 Buahbatu Baru yang terdiri dari kelas eksperimen 20 peserta didik dan kelas kontrol 20 peserta didik. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan sampel jenuh karena seluruh sampel dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes unjuk kerja dan lembar observasi. Teknik analisis data peneliti menggunakan bantuan aplikasi software SPSS. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kemampuan membaca nyaring peserta didik di kelas eksperimen yang menggunakan media audio visual lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional atau kemampuan membaca nyaring peserta didik di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol

    PENERAPAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MENGGAMBAR PESERTA DIDIK

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi beberapa permasalahan dalam mata pelajaran Seni Budaya yaitu kurangnya kreativitas menggambar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Drill dalam meningkatkan kreativitas menggambar peserta didik di SDN 164 Karangpawulang Kota Bandung. Penelitian ini bersifat Kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimen Design. Pada penelitian ini menggunakan dua sampel kelas yaitu, Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol dengan jumlah 30 peserta didik pada setiap kelas. Instrumen penelitian berupa tes praktek menggambar kemudian hasil Tes Praktek tersebut dinilai sesuai dengan instrumen penelitian dan melakukan pengisian lembar observasi pendidik yaitu lembar observasi mengenai penerapan metode Drill yang telah di Judgement Expert oleh dosen ahli pada bidangnya. Untuk mengetahui peningkatan Kreativitas menggambar menggunakan metode Drill kelas eksperimen dianalisis dengan menggunakan Paired-Sample T- Test. Sedangkan untuk melihat perbedaan peningkatan kreativitas menggunakan Uji Gain antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan hasil pretes dan Posttest dengan menggunakan software SPSS 22 for windows. Tahap analisis data tersebut mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan rata-rata, uji gainHasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kreativitas peserta didik dalam melakukan seni menggambar dengan menggunakan metode Drill pada mata pelajaran seni budaya di kelas V dan terdapat perbedaan peningkatan kreativitas yang terjadi antara kelas eksperimen dan kelas konvensional

    KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK PADA SEKOLAH DASAR 257 PELITA KOTA BANDUNG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian peserta didik untuk meningkatkan prestasi akademik peserta didik kelas III A SDN 257 Pelita Kota Bandung. Sampel yang diselidiki adalah murid kelas III A SDN 257 Pelita Kota Bandung yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan metode pengambilan sampel purposive samping. Variabel yang diukur adalah kemandirian peserta didik dan prestasi akademik. Untuk variabel kemandirian peserta didik menggunakan angket yang disebarkan pada ke 30 orang peserta didik yang terpilih sebagai responden penelitian. Sedangkan variabel prestasi akademik didapat dari nilai/hasil rapor dari peserta didik tersebut. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kemandirian peserta didik kelas III SDN 109 III A SDN 257 Pelita Kota Bandung secara kualitatif dikategorikan tinggi yaitu 56 % dengan skor rata-rata 51,60 dan prestasi akademik secara kualitatif dikategorikan tinggi yaitu 53% dengan rata-rata 92,10. Analisis korelasi sederhana digunakan dalam menguji kemandirian peserta didik dengan prestasi akademik peserta didik kelas IIIA SDN 257 Pelita. Hasil berikut: terlihat bahwa nilai signifikasi data lebih rendah dari tarif siginikasi < 0,005 maka dapat dikatakan terdapat korelasi antara kemandirian peserta didik dan prestasi akademik. Setelah nilai-nilai dihubungkan berdasarkan analisis uji t data diatas, maka terlihat bahwa nilai signifikasi data lebih rendah dari tarif siginikasi < 0,005 maka dapat dikatakan terdapat peningkatan antara kemandirian peserta didik dan prestasi akademik. Kemudian hasil analisis yang dilakukan menggunakan spss24 dapat diketahui bahwa coefficients pada kemandirian peserta didik dengan prestasi akademik adalah 3,319. Berdasarkan pengambilan keputusan uji t (parsial) dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan antara kemandirian peserta didik dan prestasi akademik

    PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA SD

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh Rendahnya Kemampuan Kreativitas Peserta Didik Di Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam sehingga peserta didik terlihat pasif dalam proses pembelajaran dan cenderung hanya mengandalkan informasi melalui guru saja. Dalam penggunakan model pembelajaran khususnya dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dibutuhkan model pembelajaran yang bervariasi. Model Pembelajaran Berbasis Project diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kreativitas peserta didik, karena pada umumnya Pembelajaran Berbasis Project digunakan untuk melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran agar kemampuan kreativitas peserta didik dapat meningkat. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi apakah ada peningkatan kemampuan kreativitas peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam serta memperoleh informasi mengenai Pembelajaran Berbasis Project, serta mengukur peningkatan kemampuan kreativitas peserta didik dan melihat apakah terdapat perbedaan kemampuan kreativitas antara kelas eksperimen yang menggunakan model Pembelajaran Berbasis Project dengan kelas kontrol yang menggunakan model konevnsional. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Quasi Exsperiemen dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VA dan VB, satu untuk kelas kontrol dan satu untuk kelas eksperimen, Teknik pengumpulan data melalui observasi dan test. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa proses Pembelajaran Berbasis Project di Sekolah Dasar dapat dilaksanakan dengan sangat baik dan juga terdapat peningkatan kemempuan kreativitas peserta didik yang diberi pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Berbasis Project. Dan terlihat perbedaan kemampuan kreativitas peserta didik yang diberi pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Berbasis Project dengan peserta didik yang diberi model pembelajaran konvensional

    METODE (SQ3R) SURVEY, QUESTION, READ RECITE/RECALL, DAN REVIEW DALAM MENGATASI KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS II SD DI MASA NEW NORMAL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) hasil kemampuan membaca siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran SQ3R. (2) hasil kemampuan membaca siswa setelah penggunaan metode SQ3R. Model pembelajaran SQ3R merupakan metode membaca yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian discovery, dengan desain eksperimen kotrol pretes-postes. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa Kelas II SDN 166 Ciateul. Dikelas II A yang berjumlah 20 dan kelas II B yang berjumlah 20. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretes dan posttes dikelas kontrol untuk penelitian ke-1 yaitu rata-rata nilai pretes ke-1 sebesar 53,6 dan nilai rata-rata postes ke-1 sebesar 59 ini menunjukan adanya selisih peningkatan 5,4 dan mempunyai angka gain sebesar 0,11 untuk penelitan ke-2 dengan rata-rata nilai pretes 59, dan rata-rata pretes ke-2 sebesar 67,8 ini menunjukan adanya selisih peningkatan 8,8 dan mempunyai angka gain sebesar 0,22, serta untuk penelitian ket-3 dengan nilai rata-rata 67,8 dan rata-rata nilai pretes ke-3 71,8 menunjukan peningkatan sebesar 4 dan mempunyai angka gain 0,12. Hal ini menunjukan bahwa adanya peningkatan terhadap kemampuan membaca peserta didik yang menggunakan metode SQ3R

    ANALISIS PEMBELAJARAN SENI MUSIK TRADISIONAL DEGUNG DALAM MEMBENTUK KARAKTER KERJA SAMA PESERTA DIDIK

    No full text
    Pendidikan mempunyai peran penting untuk kehidupan manusia, salah satunya adalah sebagai media yang berfungsi memanusiakan manusia lebih baik lagi dari sebelumnya. Pendidikan karakter adalah istilah dalam usaha membentuk pribadi peserta didik yang baik serta menanamkan nilai-nilai karakter yang baik dalam kehidupan. Pendidikan karakter diintegrasikan melalui seluruh mata pelajaran, tak terkecuali seni musik tradisional gamelan degung. Pelajaran seni merupakan media pendidikan untuk membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan berkesenian. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran seni musik tradisional gamelan degung di sekolah dasar dan bagaimana penanaman karakter kerja sama peserta didik dalam pembelajaran seni musik tradisional degung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalsis dan mendeskripsikan pelaksanaan seni musik tradisional dalam membentuk karakter kerja sama peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sasaran penelitian pada pembelajaran seni musik tradisional gamelan degung kelas III-F. teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitan ini adalah pelaksanaan pembelajaran seni musik tradisional gamelan degung dalam menanamkan nilai karakter kerja sama di SDN Babakan Tarogong dilakukan dengan pendekatan belajar berbuat melalui pengembangan materi baik teor maupun praktik. Materi yang disampaikan dikembangkan dengan mencari hubungan atau makna kontekstual serta manfaatnya dalam kehdupan sehar-hari

    Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Peningkatan Minat Belajar dan Hasil Belajar Siswa

    No full text
    Latar belakang penelitian ini peserta didik mengalami penurunan minat belajar pada mata pelajaran pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan selama pembelajaran daring dan juga berpengaruh kepada hasil belajarnya. Model yang digunakan yaitu model pembelajaran Contextual Teaching and Learning yang dapat mempengaruhi peningkatan minat belajar dan hasil belajar. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap peningkatan minat dan hasil belajar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen nonequivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari seluruh kelas XI AKL SMKN 3 Bandung tahun ajaran 2021/2022 dengan sampel diperoleh bedasarkan purposive sampling yaitu XI AKL 2 sebagai kelas eksperimen dan XI AKL 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa instrumen kuesioner untuk mengukur minat belajar siswa, instrumen tes untuk mengukur hasil hasil belajar siswa, dan lembar observasi untuk mengetahui penerapan model Contextual Teaching and Learning. Analisis data dilakukan dengan bantuan sofware SPSSV.21 for Windows dengan independent sample t-test. Berdasarkan pengolahan data dan analisis data maka didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap peningkatan minat belajar dan terdapat pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI IPA DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat belajar peserta didik pada materi IPA di SD dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual pada materi IPA kelas V SDN MOHAMAD TOHA tahun ajaran 2021-2022. Metode pada penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group design.. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN MOHAMAD TOHA yang berjumlah 70 orang, 35 peserta didik kelas Va dan 35 peserta didik kelas Vb. Kelas Va sebagai kelas eksperimen dan kelas Vb sebagai kelas kontrol. Instrumen pada penelitian ini berupa angket dan lembar observasi. Angket digunakan untuk mengukur minat belajar dan lembar observasi digunakan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual. Analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji T-Test. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat dari hasil analisis data uji T-test. yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kontekstual dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran teacher center. Maka dari itu Model Pembelajaran Kontekstual berpengaruh pada peningkatan minat belajar peserta didik

    PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran Audio Visual. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Legokjambu tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 23. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 peserta didik sebagai kelas kontrol dan 10 peserta didik sebagai kelas eksperimen. Bentuk instrumen yaitu tes kemampuan pemahaman konsep yang mencangkup kemampuan menafsirkan, memberikan contoh, mengklasifikasi, meringkas, menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Bentuk desain penelitian eksperimen yang akan digunakan peneliti adalah Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian pemahaman konsep peserta didik yang berada pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari hasil Uji Gain dengan hasil interpretasi kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Penggunaan media audio visual juga dapat meningkatkan setiap indikator pemahaman konsep IPA yang dimiliki peserta didik

    0

    full texts

    557

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇