Universitas Langlangbuana

Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
Not a member yet
    557 research outputs found

    PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA PAPAN PERKALIAN BERBASIS MONTESSORI TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR

    No full text
    Pemberian konsep matematika yang baru dipahami oleh siswa perlu diberikan penguatan agar konsep tersebut dapat bertahan lama dalam ingatan siswa. Motivasi mempunyai peranan strategis dalam aktivitas belajar seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan alat peraga papan perkalian berbasis Montessori terhadap kemampuan pemahaman konsep perkalian dan motivasi belajar siswa kelas II Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment dengan desain Pretetst-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh yaitu semua populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data kemampuan pemahaman konsep perkalian dilakukan dengan uji-t. Sedangkan teknik analisis data motivasi belajar dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan alat peraga papan perkalian berbasis Montessori terhadap kemampuan pemahaman konsep perkalian dan motivasi belajar siswa kelas II Sekolah Dasar

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada mata pelajaran ekonomi bisnis. Populasi pada penelitian ini yaitu kelas X Akuntansi SMK Bina Warga Bandung. Sampel penelitian ini sebanyak dua kelas, yaitu satu untuk kelas eksperimen dan satu untuk kelas kontrol dengan menggunakan Teknik sampel nonprobability sampling dengan teknik penarikan sampel nonrandom, artinya kelas penelitian telah ditentukan oleh guru mata pelajaran. Sampel pada penelitian ini terdiri dari kelas X AKL 1 sebanyak 23 siswa dan X AKL 2 Sebanyak 20 Siswa. Instrumen penelitian adalah lembar observasi untuk melihat keterampilan komunikasi siswa. Metode penelitian adalah metode eksperimen kuasi dan sifat penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji beda. Peneliti menggunakan desain penelitian Noneequivalvent Control Group Design memakai pretest dan posttest. Hasil penelitian menujukan, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dibandingkan kelas kontrol yang tidak menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW), serta terdapat peningkatan keterampilan komunikasi siswa setelah diterapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dengan hasil termasuk kategori “Sedang”

    NALISIS PENERAPAN APLIKASI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN POSTER GAMELAN TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kreativitas dalam seni musik. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mendeskripsikan pembelajaran alat musik tradisional pada pembelajaran seni musik melalui aplikasi augmented reality 2) mengetahui solusi meningkatkan kreativitas alat musik tradisional pada pembelajaran seni musik dengan menggunakan aplikasi augmented reality. Penelitian ini menerapakan studi kasus dalam mengolah data. Partisipan dalam penelitian ini adalah peneliti, pengamat dan seluruh peserta didik kelas VA SDN 163 Buahbatu baru, Bandung. Peneliti menggunakan wawancara, observasi, analisis peserta didik dan dokumentasi dalam pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian analisis penerapan aplikasi augmented reality sebagai media pembelajaran poster gamelan terhadap kreativitas peserta didik di SD pada pembelajaran seni musik peserta didik menunjukkan bahwa 1) Terdapat perubahan peserta didik dalam pembelajaran alat musik tradisional dengan menggunakan aplikasi augmented reality 2) Penerapan media pembelajaran menggunkaan aplikasi Augmented Reality (AR) dapat meningkatkan kreativitas peserta didik pada pembelajaran seni musik

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA SISWA MELALUI METODE ROLE PLAYING ( Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Sdn 163 Buahbatu Baru)

    No full text
    Penelitian ini berjudul” Meningkatkan Kemampuan Bercerita Siswa Melalui Metode Role Playing ( Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Sdn 163 Buahbatu Baru )”. Rumusan masalah dalam penelitian adalah Seberapa besar pengaruh penerapan metode role playing dalam meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas V di SDN 163 Buahbatu Baru?. Penelitian ini bertujuan untuk Mengukur seberapa besar penggunaan metode role playing dalam meningkatkan kemampuan bercerita siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN 163 Buahbatu Baru dan untuk mengukur Adakah perbedaan penggunaan metode role playing dengan bukan metode role playing terhadap peningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas V di SDN 163 Buahbatu Baru melalui metode role playing. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif . Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi siswa dan dokumentasi.Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas,dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan berdasarkan rata rata presentase hasil belajar siswa yang signifikan pada pembelajaran yang menggunakan metode role playing pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Nilai rata-rata pretest dan posttest dikelas kontrol untuk penelitian ke-1 yaitu rata-rata nilai pretest ke-1 sebesar 58,3 dan nilai rata-rata posttest ke-1 sebesar 66,7 ini menunjukan adanya selisih peningkatan 5,4 dan mempunyai angka gain sebesar 0,20 untuk penelitan ke-2 dengan rata-rata nilai pretest 58,3, dan rata-rata pretest ke-2 sebesar 75,0 ini menunjukan adanya selisih peningkatan 8,8 dan mempunyai angka gain sebesar 0,40, serta untuk penelitian ket-3 dengan nilai rata-rata 4,17 dan ratarata nilai pretest ke-3 66,7 menunjukan peningkatan sebesar 4 dan mempunyai angka gain 0,43 . Hal ini menunjukan bahwa adanya peningkatan terhadap kemampuan bercerita peserta didik yang menggunakan metode role playin

    PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON-EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilatarbekangi oleh masalah peserta didik yang kesulitan dalam membuat karangan deskripsi bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan awal dan akhir peserta didik kelas IV Sekolah Dasar sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran example non-example dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini populasi berasal dari peserta didik kelas IV SDN Babakan Tarogong. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV-E yang terdiri dari 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar tes. Data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan model pembelajaran example non-example

    ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA BAKU OLEH PESERTA DIDIK DI KELAS TINGGI SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana cara berkomunikasi dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari peserta didik serta alasannya, dan mengidentifikasi penyebab tidak digunakannya bahasa Indonesia baku oleh peserta didik di kelas tinggi pada saat pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis fenomena penggunaan bahasa Indonesia baku di kelas tinggi SDN 166 Ciateul, Kota Bandung. Sumber data dalam penelitian ini, adalah peserta didik SDN 166 Ciateul, sebanyak 20 orang yang dipilih secara acak dan 5 orang guru kelas tinggi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument atau peneliti sebagai instrumennya. Teknik pengumpulan data, adalah teknik triangulasi, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan simpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penggunaan bahasa Indonesia baku di kelas tinggi sudah mencapai 85% dalam penggunaannya, namun para peserta didik masih dalam tahap membiasakan diri. Oleh karena itu, para peserta didik masih kekurangan kosakata bahasa Indonesia baku. Selain kekurangan kosakata bahasa Indonesia baku, masih ada beberapa alasan penyebab peserta didik kelas tinggi tidak menggunakan bahasa Indonesia baku. Pandemi Covid-19 selain mengubah kebiasaan berbahasa para peserta didik, mengubah pula pola pikir sebagian orang tua peserta didik

    MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK (Studi Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPS di SDN 099 Babakan Tarogong)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Masalah yang diteliti adalah bagaimana model pembelajaran scramble di Sekolah Dasar, apakah terdapat peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan model pembelajaran scramble, dan adakah perbedaan peningkatan motivasi belajar antara model pembelajaran scramble dengan model konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran scramble dan mengukur peningkatan motivasi belajar antara model pembelajaran scramble dengan model pembelajaran konvensional. Teori yang digunakan adalah teori Shoimin, A (2016) dan Sardiman (2014). Pada penelitian ini populasi berasal dari peserta didik kelas V SDN 099 Babakan Tarogong. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 peserta didik yang terdiri atas 32 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 28 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu terdapat peningkatan motivasi belajar peserta didik yang pada proses pembelajarannya diberi perlakuan model pembelajaran scramble dibandingkan dengan peserta didik yang diterapkan model konvensiona

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, AND INTELLECTUAL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Tahun Ajaran 2021/2022 melalui penerapan model pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual), dimana pendekatan ini berusaha untuk mengoptimalkan panca indranya sehingga yang mengalami kesulitan dalam kegiatan pembelajaran akan mudah mengikuti pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Mei 2022. Data diperoleh dari hasil pretes dan postes kemampuan komunikasi matematis materi Statistika (mean, median, dan modus), observasi dan angket. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa : (1) Kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas Eksperimen di SMP Kemala Bhayangkari dikatakan meningkat, dilihat dari meningkatnya rata – rata nilai yang diperoleh oleh siswa setelah diterapkan model pendekatan SAVI yaitu pretes dengan rata – rata 83.23 sedangkan postes dengan rata – rata 90.16. (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa menjadi lebih baik setelah menggunakan model pendekatan SAVI

    PENGGUNAAN ALAT PERAGA BLOK PECAHAN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN PADA PESERTA DIDIK KELAS III SD

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep pecahan pada peserta didik kelas III dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Adapun tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui penggunaan alat peraga blok pecahan pada peserta didik kelas III (2) mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep pecahan menggunakan alat peraga blok pecahan pada peserta didik kelas III. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pre experimental design (non design) dalam bentuk one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di SDN Jati 03 Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, dengan populasi sebanyak 62 peserta didik dan sampel 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dalam pelaksanaan pembelajaran kemampuan pemahaman konsep pecahan dengan penggunaan alat peraga blok pecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penggunaan alat peraga blok pecahan dikelas III dapat membantu peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran dan dapat membantu kemampuan pemahaman konsep pecahan sehingga kemampuan pemahaman konsep pecahan meningkat setelah di berikan perlakuan (treatment) dengan penggunaan alat peraga blok pecahan. (2) Terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep pecahan pada peserta didik kelas III SD setelah penggunaan alat peraga blok pecahan dapat dilihat dari hasil rata-rata pre-test dan post-test di kelas eksperimen yaitu sebesar 65,74 dan 84,80

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR (Studi Kasus Kelas V SD Mutiara pada Mata Pelajaran IPA)

    No full text
    Latar Belakang dalam penelitian ini adalah siswa belum mencapai hal-hal yang dapat diklasifikasikan dalam kategori dapat menguasai kemampuan memecahkan masalah siswa kelas V SD Mutiara Kota Bandung. Model Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa untuk memecahkan suatu masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan memecahkan masalah pada kelas eksperimen setelah menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif dan desain penelitian quasi eksperimen dan desain yang dipilih yaitu Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini yaitu VA sebagai kelas eksperimen dan VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen test uraian dan teknik analisis data dengan statistic parametric menggunakan bantuan aplikasi software SPSS 24. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kemampuan memecahkan masalah pada kelas eksperimen dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah serta peningkatan kemampuan memecahkan masalah pada kelas eksperimen lebih signifikan dibandingkan peningkatan kemampuan memecahkan masalah pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensiona

    0

    full texts

    557

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository | FKIP Universitas Langlangbuana
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇