Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Not a member yet
    246 research outputs found

    PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA SMA NEGERI 2 SENGKANG

    Get PDF
    Quasi-experimental studies have been conducted which aims to describe the motivation to learn physics taught by project-based learning and taught without project-based learning to student of grade XI MIPA SMAN 2 Sengkang academic year 2014/2015, and to determine significant differences between motivation to learn physics taught by project-based learning and taught without project-based learning to student of grade XI MIPA SMA Negeri 2 Sengkang academic year 2014/2015. Subjects tested in this research were grade XI MIPA 3 as a class control with total of 28 students and grade XI MIPA 5 as a class experiment with total of 27 people students. The percentage score of motivation to learn physics students in the experimental class is obtained by 62.85% to 37.15% of intrinsic motivation and extrinsic motivation. While in the control class it was obtained percentage score of 62.55% of intrinsic motivation and extrinsic motivation by 37.45%. Based on hypothesis testing obtained a t hitung value of 2.058 and t table = 2.007.  hitung value is not within the area of -2.007 and 2.007, so it can be concluded that there are significant differences between the motivation to learn physics students are taught with project-based learning with the taught with no project-based learning in grade XI MIPA SMA Negeri 2 Sengkang academic year 2014 / 2015.Telah dilakukan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui gambaran motivasi belajar fisika yang diajar dengan pembelajaran berbasis proyek dan yang diajar dengan pembelajaran tanpa berbasis proyek pada peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Sengkang tahun ajaran 2014/2015, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar fisika yang diajar dengan pembelajaran berbasis proyek dan yang diajar dengan pembelajaran tanpa berbasis proyek pada peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Sengkang tahun ajaran 2014/2015. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 28 orang dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 27 orang. Adapun persentase skor motivasi belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen diperoleh sebesar 62,85% untuk motivasi intrinsik dan 37,15% motivasi ekstrinsik. Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh persentase skor motivasi intrinsik sebesar 62,55% dan motivasi ekstrinsik sebesar 37,45%. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung sebesar 2,058 dan ttabel = 2,007. Nilai thitung tidak berada di dalam daerah -2,007 dan 2,007, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar fisika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis proyek dengan yang diajar dengan pembelajaran tanpa berbasis proyek pada kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Sengkang tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci:  motivasi belajar, pembelajaran berbasis proyek

    STUDI ANALISIS KARAKTERISASI DAN MIKROSTRUKTUR MINERAL SEDIMEN SUMBER AIR PANAS SULILI DI KABUPATEN PINRANG

    Get PDF
    It has as conducted research studies on characterization and microstructural analysis studies sedimentary mineral hot springs Sulili in Pinrang. The purpose of this study to determine how the state morphology, crystal structure and the percentage of the mineral content of sediments around the hot springs in Pinrang Sulili using X- ray characterization Difraction (XRD) and Scanning Electron Microscope- Energy Dispersive Spectroscopy (SEM- EDS). Sediment samples obtained from hot springs Sulili in Pinrang by digging to a depth of 1-1.5 m as many as eight points, eight samples were then dried using an oven at a temperature of 70° C for 2 hours. The method used in this research is the method of powder. Eighth samples were then crushed and sifted in the sieve of 200 mesh. Characterization of the eight samples is done with the technique of X-Ray Diffaction (XRD) and Scanning Electron Microscope- Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS). Based on test results obtained SEM-EDS that state morphology of the eight samples is generally shaped slab or blob defects and sizes. While test results showed XRD mineral content in the sediment samples are dominated by kaolinite and quartz mineral.Telah  dilakukan  penelitian  penelitian  tentang  studi  analisis  karakterisasi  dan  mikrostruktur  mineral sedimen sumber air panas Sulili di Kabupaten Pinrang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana keadaan morfologi, struktur Kristal dan persentase kandungan mineral sedimen di sekitar sumber air panas Sulili di Kabupaten Pinrang dengan menggunakan karakterisasi X-Ray Diffaction (XRD) dan Scanning Electron Microscope- Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS). Sampel sedimen di peroleh dari sumber air panas Sulili di Kabupaten Pinrang dengan cara menggali dengan kedalaman 1-1,5 m sebanyak delapan titik, kedelapan sampel kemudian di keringkan menggunakan oven pada suhu 70o C selama 2 jam. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode serbuk. Kedelapan sampel kemudian di gerus dan di ayak pada ayakan 200 mesh. Karakterisasi kedelapan sampel di lakukan dengan teknik X-Ray Diffaction (XRD) dan Scanning Electron Microscope- Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS). Berdasarkan hasil uji SEM-EDS di peroleh bahwa keadaan morfologi dari ke delapan sampel pada umumnya berbentuk lempengan maupun gumpalan yang cacat dan ukuran yang bervariasi. Sedangkan hasil uji XRD menunjukkan Kandungan mineral pada sampel sedimen di dominasi oleh mineral kaolinite dan Quartz..Kata Kunci:  mineral sedimen, SEM, sumber air panas, XR

    KARAKTERISASI KALSIUM KARBONAT (Ca(CO3)) DARI BATU KAPUR KELURAHAN TELLU LIMPOE KECAMATAN SUPPA

    Get PDF
    Calcium carbonate (Ca(CO3)) made from limestone obtained in Tellu Limpoe Village Suppa District with the calcination process for 4 hours at temperature variations 550oC, 650oC, and 750oC have been characterized. The higher temperature, the lower percentage of calcite and phase formed more and more. Evident from the result of the characterization of Ca(CO3) calcination with phase shows the XRD obtained calcite each temperature i.e. 98.8%, 92.2% and 84.0% and also the formation of calcium oxide (CaO) phase at the calcination temperature 750oC due to limestone undergoing decomposition by heat energy. The based on analysis of SEM, morphology of Ca(CO3) resembles a cube but the particles size of the uneven and irregular due to the presence of pollutant factors. As for the results of the analysis of the calcium content acquired EDS in the limestone is quite high. Than results of the study it was concluded that limestone has a high purity level because of other chemical elements less than 15%. Telah dilakukan karakterisasi kalsium karbonat (Ca(CO3)) dari batu kapur yang diperoleh di Kelurahan Tellu Limpoe Kecamatan Suppa dengan proses kalsinasi selama 4 jam pada variasi suhu 550oC, 650oC, dan 750oC. Semakin tinggi suhu, kadar kalsit semakin rendah dan fasa yang terbentuk semakin banyak. Terbukti dari karakterisasi Ca(CO3) hasil kalsinasi dengan XRD menunjukkan fasa calcite yang diperoleh untuk masing-masing suhu yaitu 98.8%, 92.2% dan 84.0% juga terbentuknya fasa CaO pada suhu kalsinasi 750oC akibat batu kapur mengalami dekomposisi oleh adanya energi panas. Kemudian berdasarkan analisis SEM, morfologi Ca(CO3) menyerupai kubus namun ukuran partikelnya tidak merata dan tidak beraturan disebabkan adanya faktor pengotor. Sedangkan untuk hasil analisis EDS diperoleh kandungan kalsium yang terdapat dalam batu kapur cukup tinggi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa batu kapur memiliki tingkat kemurnian yang tinggi dikarenakan unsur bahan kimia lain kurang dari 15%.Kata Kunci:  batu kapur, kalsium karbonat (Ca(CO)3), kalsinas

    SINTESIS ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI SEBAGAI ABSORBAN KARBON MONOKSIDA (CO) KENDARAAN BERMOTOR

    Get PDF
    Abstract: Synthesis of Zeolites from Rice Husk Ash as Carbon Monoxide (CO) Adsorbent for Motorcycle. This study examined the ability of zeolit as absorbent gas emission of carbon monoxide (CO) on motor vehicle. The purpose of this study was to determine the ability of zeolit as absorbent gas emission of carbon monoxide (CO) on motor vehicle. Sample of zeolit devided on 3 sample, FAR_ZA, FAR_ZB and FAR_ZC. In this study sample was used as absorbent as they contain phase FAR_ZB zeolite X that is able to absorb motor vehicle exhaust. Tests performed 4 times with variations of 10, 20, 30 and 40 minutes. The results of XRD analysis showed that the zeolite samples were used as absorbent in this study have been successfully absorb nitrogen oxide, lead oxide and carbon oxides in the exhaust gases of motor vehicles which are harmful if inhaled human oxide. The composition ratio of the amount (wt%) are absorbed differently, depending on the length of the testing process. The morphology of the zeolite showed the difference of the sample before and after the test on the exhaust tested. The longer the test is done then the structure of the test sample more varied.Keywords:     rice husk ash, adsorbent, zeolites Abstrak: Sintesis Zeolit dari Abu Sekam Padi sebagai Absorban Karbon Monoksida (CO) Kendaraan Bermotor. Penelitian ini mengkaji kemampuan zeolit sebagai absorban emisi gas karbon monoksida (CO) kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan zeolit sebagai absorban emisi gas karbon monoksida (CO) kendaraan bermotor.  Sampel zeolit disintesis sebanyak 3 sampel yaitu FAR_ZA, FAR_ZB dan FAR_ZC. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebagai absorban adalah FAR_ZB karena mengandung fase zeolit X yang mampu menyerap gas buang kendaraan bermotor. Pengujian dilakukan sebanyak 4 kali dengan variasi waktu 10, 20, 30 dan 40 (menit). Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa sampel Zeolit yang digunakan sebagai absorban dalam penelitian ini telah berhasil menyerap oksida nitrogen, oksida timbal dan oksida karbon pada gas buangan kendaraan bermotor yang merupakan oksida berbahaya jika dihirup manusia. Komposisi perbandingan jumlah (wt%) yang diserap berbeda, tergantung dari lamanya proses pengujian. Morfologi zeolit menunjukkan perbedaan dari sampel sebelum diuji pada knalpot dan setelah diuji. Semakin lama pengujian yang dilakukan maka struktur dari sampel uji semakin bervariasi.Kata Kunci:  abu sekam padi, adsorbant, zeolit

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XIIA SMAN 1 LILIRILAU

    Get PDF
    This research is a true experiment which aimed to determine: 1) physical learning activities and student physics achievement  that students taught using cooperative learning model two stay two stray and is taught using conventional learning models; (2) a significant difference between the activity of studying physics and student physics achievement students taught using cooperative learning model two stay two stray and is taught using conventional learning models; The variables  were the model of learning with cooperative learning model level two stay two stray and conventional learning models as independent variables, activity and student physics achievement as the dependent variable. The research design was a posttest-only control group design. The research population was a class XI IA SMAN I Lilirilau, with a sample XI IA2 experimental class and XI IA1 control class. Descriptive analysis showed that physical activity and student physics achievement who are taught using cooperative learning model two stay two stray higher than physical activity and student physics achievement taught using conventional learning models. Inferential analysis results showed that there were significant differences in activity and student physics achievement are taught using cooperative learning model TSTS and are taught using conventional learning models.  Penelitian ini adalah eksperimen sesungguhnya yang bertujuan untuk mengetahui : (1) aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray  dan yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional ;  (2) perbedaan yang signifikan antara aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray  dan yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran dengan level model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan model pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas, aktivitas dan hasil belajar sebagai variabel tak bebas. Desain penelitian menggunakan posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IA SMAN I Lilirilau, dengan sampel XI IA2 sebagai kelas eksperimen dan XI IA1 kelas kontrol. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray  lebih tinggi dibanding aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dan  yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, two stay two stray, aktivitas belajar fisika, hasil belajar fisika kognitif

    BUKU FISIKA PESERTA DIDIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN KETUNTASAN BELAJAR

    Get PDF
    Student’s physics book based on local wisdom occupies a strategic position in learning to improve the character and learning completeness. This is quite reasonable because through the book, some of physical materials can be loaded, especially the materials that can not be presented as a real or abstract. In addition, the book can be inserted by characters based on local wisdom, so that the character and learning completeness of student can be increased. The existence of student’s physics book reinforces the meaning of education as a process of cultural values transformation  in addition to the nature of physics as a subject. Therefore, the physics educators who carry out their professional duties in a community environment, especially in the region of South Sulawesi and West Sulawesi should be able to make local wisdom as a basis for the development of student’s physics book that would be used in the implementation of learning. Thus, physics educators quite a role as a learning manager that implements one of the local wisdom expressions in South Sulawesi and West Sulawesi which stating Assamaiyyako Muabbulo sipeppa, Mupenrekenga Nanre Manasu (using a bamboo stick style in a discussin, so that you can give a good results).Buku fisika peserta didik berbasis kearifan lokal menempati posisi strategis dalam pembelajaran untuk meningkatkan karakter dan ketuntasan belajar peserta didik. Hal ini cukup beralasan karena melalui buku sejumlah materi fisika dapat dimuat, utamanya materi-materi pelajaran yang tidak dapat disajikan secara nyata atau abstrak. Selain itu, pada buku fisika peserta didik dapat disisipkan muatan-muatan karakter yang berbasis kearifan lokal, sehingga karakter dan ketuntasan belajar peserta didik dapat meningkat. Keberadaan buku fisika peserta didik semakin memperkuat makna pendidikan sebagai proses transformasi nilai-nilai budaya di samping hakikat fisika sebagai mata pelajaran. Oleh karena itu, pendidik mata pelajaran fisika yang melaksanakan tugas profesionalnya pada suatu lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat harus mampu menjadikan kearifan lokal yang ada sebagai basis dalam pengembangan buku fisika peserta didik yang kelak digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian, pendidik mata pelajaran fisika cukup berperan sebagai seorang manajer pembelajaran yang mengimplementasikan salah satu ungkapan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang menyatakan Assamaiyyako Muabbulo sipeppa, Mupenrekenga  Nanre Manasu (bermusyawaralah ala bambu sebatang, supaya kalian memberikan hasil yang baik).Kata Kunci:  Buku Fisika Peserta Didik, Kearifan Lokal, Karakter, dan Ketuntasan Belajar

    STUDI TENTANG PERGERAKAN TANAH BERDASARKAN POLA KECEPATAN TANAH MAKSIMUM (PEAK GROUND VELOCITY) AKIBAT GEMPA BUMI (STUDI KASUS KEJADIAN GEMPA PULAU SULAWESI TAHUN 2011-2014)

    Get PDF
    Abstract: Study on Ground Movement Based on Peak Ground Velocity Pattern due to Earthquakes (Case Study of Sulawesi Island Earthquake in 2011-2014). Research has been carried out on ground movement patterns based on the peak ground velocity (peak ground velocity) by earth quakes (earth quakes case studies of the Celebes sea in 2011-2014. The aim of this study is to describe the spread of the land movement velocity distribution of land through a pattern of maximum ground velocity (peak ground velocity) at the Celebes sea and interpret the relationships between maximum ground velocity of movement (peak ground velocity) with intensity due to the earthquake. Seismic data used from Year 2011-2014 with magnitude 4.0 SR, further analyzed by using the circle of Wadati formula. From the analysis results show that the land movement velocity at the Celebes Sea in Year 2011-2014 is 14.67 km/s, and directly propotional relationship between the land movement  velocity distribution eith the intensity, the greater value of maximum land velocity so that the earthquake intensity. The measurement results show that in the area of Celebes which has a maximum land velocity of movement wich located in North Celebes region that occurred on August 13 of 2011.Keywords: circle method, intensity scale, P wave velocityAbstrak: Studi tentang Pergerakan Tanah Berdasarkan Pola Kecepatan Tanah Maksimum (Peak Ground Velocity) Akibat Gempa Bumi (Studi Kasus Kejadian Gempa Pulau Sulawesi Tahun 2011-2014). Telah dilakukan penelitian tentang pergerakan tanah berdasarkan pola kecepatan tanah maksimum (peak ground velocity) akibat gempa bumi (studi kasus kejadian gempa pulau sulawesi tahun 2011-2014. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan distribusi penyebaran pergerakan kecepatan tanah melalui pola kecepatan tanah maksimum (peak ground velocity) di Pulau Sulawesi dan menginterpretasi hubungan antara pergerakan kecepatan tanah maksimum (peak ground velocity) dengan intensitas akibat terjadinyagempa bumi. Data gempa yang diperoleh tahun 2011-2014 dengan mangitudo 4,0 ³ SR, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode lingkaran oleh Wadati. Hasil analisis gempa bumi menunjukkan kecepatan pergerakan tanah di pulau Sulawesi Tahun 2011-2014 sebesar 14,67 km/s, dan terdapat hubungan yang berbanding lurus antara pergerakan kecepatan tanah maksimum (peak ground velocity) dengan intensitasnya, semakin besar nilai kecepatan tanah maksimum maka intensitas gempa semakin besar pula. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa di daerah Sulawesi yang memiliki kecepatan pergerakan tanah maksimum terletak di daerah Sulawesi Utara yang terjadi pada tanggal 13 Agustus Tahun 2011.Kata Kunci:  gelombang P, metode lingkaran, skala intensitas

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN KINERJA PRAKTIKUM FISIKA PADA PESERTA DIDIK SMP UNISMUH MAKASSAR

    Get PDF
    This research is development research that aims to produce a performance assessment instrument of physics laboratory at SMP/MTs grade as well as the rubrics. In particular, the performance assessment instrument result was for assessing the performance of Physics laboratory Activity for Ohm's law experiment, series circuit and a parallel circuit experiment. The judgement results of the expert and practitioners in assessing the suitability between contents, construction, and languages of each items of the instrument showed that the instrument had been developed had met the criteria for validity and reliability. Simulation and test results also showed that the instrument had been legible and clearly incomprehensible by the user so that it could be used to assess the performance of student laboratory activities. The results of effectiveness test showed that; (1) data on the teachers response (peers) on the laboratory performance assessment (test of legibility) was of very good category; (2) the results of the use observation sheet of the instrumen by observer at least completedly done, (3) the data of laboratory Activities student performance score can be described according to the criteria assessed and, (4) the students respons towards the instrument (laboratory manual) was positive. Thus, we can conclude that the performance assessment instrument developed in this study had met the validtiy and reliability criteria and it could be used efficiently by the teacher in junior high of Unismuh Makassar.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian kinerja praktikum Fisika tingkat SMP/MTs dan rubrik penskorannya. Secara khusus Intrumen penilaian kinerja yang dihasilkan adalah instrument kinerja praktikum Fisika untuk menilai kinerja praktikum  hukum Ohm, rangkaian seri, dan rangkaian parallel. Hasil penilaian pakar/ahli dan praktisi untuk menilai kesesuaian antar materi, konstruksi, dan bahasa pada setiap butir-butir instrumen penilaian menunjukkan bahwa perangkat yang telah dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil simulasi dan uji keterbacaaan menunjukkan bahwa instrumen dapat terbaca dan terpahami dengan jelas oleh pemakai sehingga dapat digunakan untuk menilai kinerja praktikum peserta didik. Hasil uji kefektifan menunjukkan bahwa; (1) data tentang respon guru (teman sejawat) terhadap perangkat penilaian kinerja praktikum (uji keterbacaan) berada pada kategori sangat baik; (2) hasil lembar pengamatan penggunaan perangkat penilaian kinerja praktikum yang diisi oleh pengamat minimal terlaksana semua, (3) data nilai kinerja praktikum peserta didik dapat dideskripsikan sesuai dengan kriteria yang dinilai dan, (4) respon peserta didik terhadap terhadap perangkat pembelajaran (penuntun praktikum) positif. Dengan demikian maka instrumen penilaian kinerja Praktikum Fisika telah memenuhi kriteria valid dan reliabel dan dapat digunakan secara baik efeisien oleh guru di SMP Unismuh Makassar.Kata Kunci:  perangkat penilaian kinerja, praktikum fisik

    METODE PEMBELAJARAN FISIKA BERDASARKAN TEORI MULTIPLE INTELIGENCE PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR

    Get PDF
    In Indonesia, there are a lot of learning activities using classical learning process even though not all students have the same level of intelligence. Therefore, teacher needs to know the dominant MI (Multiple Intelligence) in the class so that the learning process will be appropriate. In reality, there are students with MI that is tends to be naturalist intelligence. Therefore, an appropriate RPP is needed for students’ dominant intelligence so they can absorb the material at their best. Planning appropriate learning strategies for different students’ intelligence and what are the effects of the use of those learning strategies towards students’ understanding of learning material about heat transfer. This research used classroom activity research (PTK) in which the teacher acts as a researcher. This reseach was divided into four steps, that are planning, implementation, observation, and reflection. In planning, students’ multiple intelligence were assessed using multiple intelligence test. Then, the test results were analyzed to know the dominant intelligence and the style of learning of each student. Then, the teacher arranged RPP as a research instrument that is appropriate for dominant intelligence in class, evaluation test, and observation guide. In implementation, RPP was applied to learning process in class and the learning process was recorded in observation sheet. In reflection, evaluation results were analyzed to find the average score and percentage of students’ successful learning process. Meanwhile, the data on the observation sheet was analyzed descriptively and qualitatively. The evaluation result shows that 22 from 27 students or roughly 81% students get the same score or higher than 70. This result shows that learning strategies based on the dominant intelligence in class can help students to understand the material about heat transfer..Di Indonesia masih banyak kegiatan pembelajaran menggunakan pembelajaran klasikal padahal tidak semua siswa memiliki kecerdasan yang sama.  Sehingga guru perlu mengetahui MI (Multiple Intelegence) yang dominan di kelasnya, supaya pembelajarannya bisa disesuaikan. Pada kenyataannya ada siswa yang memiliki MI cenderung mengarah ke kecerdasan naturalis, maka dibutuhkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang sesuai dengan kecerdasan siswa sehingga penyerapan materi pada siswa dapat maksimal serta merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kecenderungan kecerdasan siswa dan bagaimana dampak penggunaan strategi pembelajaran tersebut terhadap pemahaman siswa pada materi  perpindahan kalor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dimana guru bertindak sebagai peneliti. Penelitian ini terbagi menjadi empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada tahap perencanaan, kecerdasan majemuk siswa dinilai dengan cara memberikan tes kecerdasan majemuk. Hasil tes kemudian dianalisa untuk mengetahui kecenderungan kecerdasan dan gaya belajar setiap siswa. Selanjutnya guru menyusun instrumen penelitian berupa RPP berdasarkan kecenderungan kecerdasan yang dominan dalam kelas, soal evaluasi, dan pedoman obsevasi. Pada tahap pelaksanaan, RPP diterapkan dalam pembelajaran di kelas dan jalannya pembelajaran direkam dalam lembar observasi. Pada tahap refleksi, hasil evaluasi dianalisis untuk mencari nilai rata-rata dan prosentase keberhasilan belajar siswa, sedangkan data pada lembar observasi dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 22 dari 27 siswa atau sebesar 81% siswa mendapatkan nilai sama atau lebih dari 70. Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdasarkan kecenderungan kecerdasan yang dominan dalam kelas dapat membantu siswa memahami materi perpindahan kalor.Kata Kunci:  kecerdasan alamiah, gaya belajar,perpindahan kalor

    STUDI SIFAT MEKANIK DAN MORFOLOGI KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS-EPOXY DITINJAU DARI FRAKSI MASSA DENGAN ORIENTASI SERAT ACAK

    Get PDF
    This research study examines the mechanical properties and morphology of epoxy-pineapple fiber leaves komposit as mass fraction with random fiber orientation. The purpose of this study was to determine the effect of pineapple leaf fiber on mechanical properties and morphology of composites. Composit with best structure of morphology is a composite with a mass of 0.7 g pineapple leaf fiber, it is concluded from SEM image which shows that the interface between matrix and aggregate is good. This indicates that the composite with a mass of pineapple leaf fibers has the highest flexural bending strength (flexural strength) compared to composites with a mass of 1.2 g and 1.7 g. This result is supported by the results of composites bending test using Testometric M500-25CT tool. Composites with a mass of 0.7 g pineapple leaf fibers, which is the highest one, is 5.74 MPa.Penelitian ini mengkaji tentang Studi Sifat Mekanik Dan Morfologi Komposit Serat Daun Nanas-Epoxy Ditinjau Dari Fraksi Massa Dengan Orientasi Serat Acak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan serat daun nanas terhadap sifat mekanik dan morfologi komposit. Struktur morfologi komposit yang paling baik adalah komposit dengan massa serat daun nanas 0,7 g, hal ini diketahui dari citra SEM yang menunjukkan interface antar matriks dan agregat yang baik. Hal ini menandakan bahwa komposit dengan massa serat daun nanas memiliki kuat lentur lentur (Flexural Strength) tertinggi dibandingkan komposit dengan massa 1,2 g dan 1,7 g. Pernyataan ini didukung dari hasil uji lentur komposit dengan menggunakan alat Testometric M500-25CT. Komposit dengan massa serat daun nanas 0,7 g memiliki kuat lentur tertinggi yaitu 5,74 MPa.Kata Kunci:  epoxy, komposit, serat daun nanas, kekuatan lentu

    225

    full texts

    246

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇