Jurnal Ilmiah Mahasiswa FIB
Not a member yet
    970 research outputs found

    KESALAHAN PENULISAN HURUF KANJI TINGKAT DASAR SESUAI HITSUJUN PADA MAHASISWA SASTRA JEPANG ANGKATAN 2014 UNIVERSITAS BRAWIJAYA

    Get PDF
    Kata Kunci : kesalahan, kanji, hitsujun Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kesalahan penulisan urutan coretan kanji oleh mahasiswa. Dalam menulis kanji terdapat aturan penulisannya dan tidak boleh sembarangan, namun biasanya mahasiswa melakukan kesalahan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengambil judul penelitian Kesalahan Penulisan Kanji Tingkat Dasar Sesuai Hitsujun Pada Mahasiswa Sastra Jepang Angkatan 2014 Universitas Brawijaya. Masalah dalam penelitian ini adalah kesalahan-kesalahan dalam penulisan kanji sesuai hitsujun, serta mengetahui penyebab kesalahan tersebut.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes dan angket. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dari total jumlah mahasiswa Sastra Jepang 133 orang.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan beberapa jenis kesalahan yakni error dan mistake. Selain itu, juga ditemukan kesalahan penerimaan dan kesalahan menganalogi. Sedangkan penyebab kesalahan adalah lupa urutan penulisan coretan kanji yang benar, jumlah kanji yang sangat banyak dalam setiap perkuliahan moji, menyamaratakan urutan penulisan coretan pada kanji yang bentuknya hampir sama, tidak mengetahui urutan penulisan coretan kanji yang benar.Berdasarkan hasil temuan di lapangan, penulis menyimpulkan bahwa masih terdapat banyak kesalahan penulisan urutan coretan kanji. Penulis menyarankan kepada pengajar agar  lebih menekankan pengajaran kanji pada coretan kanji agar meminimalisir kesalahan yang terjadi

    THE REFLECTION OF ERNEST HEMINGWAY’S LIFE EXPERIENCES IN THE MAIN CHARACTERS OF CAT IN THE RAIN

    Get PDF
    Keywords: Ernest Hemingway, short story, character, mimetic.A short story is a medium to reflect past personal experiences of an author. So as Ernest Hemingway who created every character is a reflection of his past personal experiences.The research of Hemingway’s short story Cat in the Rain used biographical approach and mimetic theory to identify imitation and reality from every behaviour that was shown by the  main characters. Through the text and author’s biography, the relation between the main characters in his short story Cat in the Rain with his personal life can be seen and identified.The result of this research shows Ernest Hemingway’s expertise in adding part of his personal experience into the character in his works. In Cat in the Rain, he reveals the man who has some mode of thought and the woman has some emotional state. The man is a masculine person, controlling towards the behaviour of his wife, and having an intelectual personality the same as Hemingway’s environment in the past. Whereas the wife is a person who is mercifull with the living things, needs attention and protection, a lonely person, lack of confidence with her appearance, bounded by her husband, and feels hopeless with her life the same as Hemingway’s feeling in the past

    PEMENUHAN KEBUTUHAN PSIKOLOGI REMAJA PADA TOKOH HAYASAKA YUKARI DALAM FILM PARADISE KISS KARYA SUTRADARA TAKEHIKO SHINJO

    Get PDF
    Kata Kunci  : Paradise Kiss, Pemenuhan Kebutuhan Psikologi Remaja, RemajaPenelitian ini menggunakan film Paradise Kiss yang menceritakan kisah seorang remaja putri SMA yang mengalami kegelisahan untuk menemukan jalan dan tujuan hidupnya sehingga menimbulkan perasaan tidak aman dalam dirinya. Untuk mencari rasa aman, Yukari  terlebih dahulu harus memenuhi kebutuhan psikologi remajanya. Kebutuhan psikologi adalah segala sesuatu yang dapat memberikan perasaan bahagia dan sejahtera dalam hidup. Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana pemenuhan kebutuhan psikologi remaja yang dilakukan oleh tokoh Hayasaka Yukari dalam film Paradise Kiss karya sutradara Takehiko Shinjo.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Teori yang digunakan adalah teori psikologi sastra yang diungkapkan oleh Ratna (2004). Psikologi sastra adalah suatu pendekatan yang berkaitan dengan unsur-unsur kejiwaan tokoh-tokoh fiksional yang terkandung dalam karya sastra. Penulis juga menggunakan teori mise en scene sebagai teori pendukung dalam penelitian ini guna menganalisis film lebih dalam.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Yukari telah memenuhi semua kebutuhan psikologi remaja, yaitu kebutuhan akan kasih sayang, kebutuhan akan keikutsertaan dan diterima dalam kelompok, kebutuhan untuk mandiri, kebutuhan untuk berprestasi, kebutuhan akan pengakuan dari orang lain, kebutuhan untuk dihargai, dan kebutuhan memperoleh falsafah hidup yang utuh. Ada 2 faktor yang mempengaruhi Yukari dalam memenuhi kebutuhan psikologinya yaitu faktor internal dan lingkungan

    KESALAHAN PENGGUNAAN HYOUGEN ~NAKEREBANARANAI, ~BEKI DAN ~HAZU PADA MAHASISWA SASTRA JEPANG ANGKATAN 2012 UNIVERSITAS BRAWIJAYA

    Get PDF
    Kata Kunci : Kesalahan, Hyougen, ï¼®akerebanaranai, Beki, Hazu Dalam mempelajari bahasa Jepang sebagai bahasa asing banyak dilakukan kesalahan karena dalam bahasa Jepang banyak ungkapan yang memiliki kemiripan makna. Salah satunya adalah penggunaan hyougen ~nakerebanaranai, ~beki, dan ~hazu yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki makna sama yaitu “harusâ€. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  kesalahan  makna  penggunaan ~nakerebanaranai, ~beki, dan ~hazu dan mengetahui penyebab kesalahan yang dilakukan.Penelitian ini menggunakan metode campuran kualitatif dan kuantitatif. Sumber data berupa kesalahan penggunaan ~nakerebanaranai, ~beki, dan ~hazu, dengan menggunakan tes dan angket. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Sastra Jepang Universitas Brawijaya angkatan 2012 yang berjumlah 20 orang.Hasil penelitian menunjukkan dari 5 makna yang ada, kesalahan tertinggi terdapat pada penggunaan ~hazu yang menyatakan kesimpulan dan pada penggunaan ~nakerebanaranai dan  ~beki yang  dapat  disubstitusikan. Penyebab  utama  kesalahan  adalah  ketidaktahuan  akan pembatasan kaidah dan penerapan kaidah yang tidak sempurna.Dalam pengajaran bahasa asing, pengajar sebaiknya memberikan penjelasan secara mendetail tentang bahasa yang dipelajari dan memberikan persamaan dan perbedaan antara bahasa pertama dengan bahasa kedua agar pemelajar bisa memahami bahasa kedua yang dipelajari. Diharapkan pemelajar aktif dalam mencari informasi dan pengetahuan mengenai hyougen ~nakerebanaranai, ~beki, dan ~hazu dengan cara banyak membaca buku-buku yang relevan, searching melalui internet atau bertanya langsung kepada pihak-pihak yang lebih menguasai. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan angket yang lebih komprehensif atau dengan melakukan wawancara, sehingga bisa mengetahui faktor-faktor kesalahan yang terjadi baik dari faktor internal maupun eksternal mahasiswa

    ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKAL BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN MAHASISWA TIONGKOK DI MALANG

    Get PDF
    Kata Kunci: Morfologi, Sintaksis, Analisis KesalahanSaat ini, bahasa Indonesia sudah mulai dipelajari di negara Tiongkok yaitu Universitas Guangxi Normal University. Ditemukan terjadi beberapa kesalahan dalam penggunaan tata bahasa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia pada penutur asing khususnya orang-orang Tiongkok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis kesalahan gramatikal dan (2) faktor penyebab terjadinya kesalahan pada karangan mahasiswaGXNU China yang sedang belajar bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis dokumen untuk menjabarkan masalah penelitian. Peneliti mengumpulkan hasil karangan dengan tema kehidupan sehari-hari dan angket untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kesalahan mahasiswa GXNU yang berjumlah 10 orang.Hasil penelitian ini adalah ditemukannya beberapa macam kesalahan pada karangan mahasiswa GXNU. Kesalahan tersebut antara lain, (1) kesalahan bidang morfologi yangmeliputi 9 kesalahan (-) afiks, 4 kesalahan (+) afiks, 17 kesalahan penggunaan keterangan waktu, 7 kesalahan (-) kata tugas dan 48 kesalahan kerancuan kata. (2) kesalahan sintaksis yang meliputi 6 kesalahan struktur terbalik,  19 kesalahan (-) struktur, dan 4 kesalahan tanda baca. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor penyebab terjadinya kesalahan adalah pembelajar merasa belajar tata bahasa Indonesia itu sulit utamanya memilih kata dalam mengarang bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan pembelajar masih terpengaruh bahasa yang lebih dahulu dikuasainya.Peneliti menyarankan supaya pelajar khususnya orang asing yang sedang belajar bahasa Indonesia untuk lebih memperhatikan lagi tentang penggunaan kata dan struktur yang tepat dalam sebuah kalimat. Pelajar juga harus memperbanyak latihan mengarang

    PROSES MORFOFONOLOGIS NOMINA MAJEMUK BAHASA JEPANG PADA NOVEL SHINREI TANTEI YAKUMO VOL. 1 CHAPTER 1 KARYA MANABU KAMINAGA

    No full text
    Kata Kunci : Nomina Majemuk, Morfofonologi Bahasa itu unik, salah satunya terdapat  pada Bahasa Jepang. Keunikan tersebut terletak pada pembentukan kata majemuk dalam bahasa Jepang. Dalam pembentukannya, terkadang  kata majemuk mengalami perubahan fonem. Pada penelitian ini,  penulis memaparkan 3 rumusan masalah yaitu, (1) Apa unsur pembentuk nomina majemuk bahasa Jepang ditinjau dari segi morfofonologi. (2)Bagaimana perubahan fonemis yang terjadi pada nomina majemuk. (3) Apakonstruksi pembentuk makna pada nomina majemuk. Penelitian dengan metode kualitatif deskriptif ini, memakai sumber data berupa nomina majemuk yang terdapat pada novel Shinrei Tantei Yakumo Volume 1 Chapter 1 karya Manabu Kaminaga. Proses analisis yang dilakukan berupa 1 klasifikasi terhadap kata, pengolahan data, serta menguraikan data. Hasil analisis data-data yang diperoleh menunjukan, sejumlah 29 kata majemuk  yang termasuk ke dalam  nomina majemuk diperoleh 4 nomina majemuk terbentuk dari adjektiva dan nomina, 1 nomina majemuk yang terbentuk dari adjektiva dan verba, 1 nomina majemuk terbentuk dari adverbia dan nomina, 1 nomina majemuk terbentuk nomina dan adjektiva, 8 nomina majemuk yang terbentuk dari nomina dan nomina, 5 nomina majemuk yang terbentuk dari nomina dan verba, dan 9 nomina majemuk yang terbentuk dari verba dan nomina. Hasil  analisis proses morfofonologi diperoleh 4 proses fonemis yaitu, asimilasi dengan perubahan fonem /k/- /g/, /t/- /d/, /s/-/z/, /ts/-/dz/. Disimilasi dengan perubahan fonem /h/-/b/, /f/-/b/, /s/-/j/. Penyisipan fonem khusus /Q/ serta proses fonemis gabungan antara asimilasi, disimilasi dan penyisipan fonem khusus /Q/. Sedangkan hasil analisis konstruksi pembentuk makna nomina majemuk diperoleh 25 nomina majemuk yang terbentuk dari konstruksi makna endosentris dan 4 nomina majemuk yang terbentuk dari konstruksi makna eksosentris.Menyarankan peneliti selanjutnya tidak perlu khawatir untuk melakukan kajian penelitian yang serupa, dengan kajian yang sama yaitu morfofonologi dengan obyek penelitian yang berbeda berupa kata gairaigo, kata yang mengalami proses afiksasi ataupun reduplikasi

    KECEMASAN REMAJA AKIRA DALAM FILM NOBODY KNOWS KARYA SUTRADARA HIROKAZU KOREEDA

    Get PDF
    Kata Kunci : Tingkatan Kecemasan, Remaja, Film Nobody Knows.Ketika menghadapi masalah, setiap individu bahkan remaja akan merasa cemas. Hal ini dikarenakan remaja memiliki keadaan emosi yang tidak stabil. Rasa cemas merupakan respon psikologi terhadap stress, rasa takut yang melibatkan respon sikap, tingkah laku, dan pemikiran. Rasa cemas memiliki tingkatan kecemasan yaitu kecemasan ringan, kecemasan sedang, kecemasan berat, dan panik.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kecemasan remaja yang dialami tokoh Akira dalam film Nobody Knows karya sutradara Hirokazu Koreeda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Metode deskriptif analisis bertujuan untuk menganalisis adegan dan dialog pada film Nobody Knows. Hasil dari analisis tersebut akan ditemukan bukti individu mengalami tingkatan kecemasan yang berbeda sesuai dengan masalah dan cara penyelesaiannya.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan pada Akira berupa tingkatan dari kecemasan tingkat ringan sampai tingkat berat. Kecemasan yang dialami Akira berurutan dari tingkatan kecemasan ringan sampai kecemasan berat. Faktor yang menyebabkan Akira mengalami kecemasan yaitu faktor internal dalam diri sendiri dan faktor lingkungan sekitar tempat tinggal.Penelitian ini memberikan saran kepada penelitian selanjutnya agar melakukan penelitian terhadap fenomena anak terlantar pada film Nobody Knows. Diharapkan penelitian selanjutnya juga memperhatikan psikologis anak terlantar yang menjadi korban tindakan itu

    KEBUTUHAN NEUROTIK TOKOH UTAMADALAM FILM LA MÔME: KAJIAN PSIKOLOGI SOSIAL

    Get PDF
    Kata Kunci : Biopic, Manifestasi, Neurotik, Kebutuhan Biopic merupakan suatu film yang mengangkat kembali kehidupan tokoh-tokoh terkenal. Salah satu film yang bergenre biopic adalah film Prancis yang berjudul La Môme. Film ini menceritakan tentang seorang penyanyi pop legendaris yang berasal dari Prancis bernama Edith Piaf yang semasa kecil kurang mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tuanya. Kurangnya kasih sayang tersebut mengakibatkan seseorang berusaha mewujudkan kebutuhan neurotiknya di masa depan. Fenomena tentang kebutuhan neurotik tokoh utama dimunculkan dalam film ini. Oleh karena itu penulis akan menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu manifestasi kebutuhan neurotik dan kecenderungan neurotik dominan tokoh utama dalam film La Môme.Penelitian ini menggunakan teori psikologi sosial milik Karen Horney (1942) melalui pendekatan psikologi. Metode yang digunakan adalah kualitatif karena bertujuan untuk mendeskripsikan data dalam bentuk verbal guna menghasilkan pemaparan mengenai manifestasi kebutuhan neurotik dan kecenderungan neurotik dominan pada tokoh utama.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan neurotik yang dimiliki tokoh utama disebabkan oleh pengalaman masa kecil yang kurang mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tuanya. Dari 10 kebutuhan neurotik, terdapat 6 kebutuhan neurotik yang direpresentasikan melalui film ini, yakni kebutuhan neurotik akan kasih sayang dan penerimaan diri, rekan yang kuat, kekuasaan, penghargaan sosial atau gengsi, ambisi dan pencapaian pribadi, dan kesempurnaan dan ketidakmungkinan untuk salah. Dalam pemenuhan kebutuhan neurotiknya, tokoh utama memiliki kecenderungan neurotik dominan yakni tipe mendekati orang lain.Untuk penelitian selanjutnya, penulis menyarankan agar peneliti menganalisis objek material yang sama namun dengan objek kajian yang berbeda misalnya tentang perubahan status sosial, pengkajian lirik lagu yang digunakan sebagai backsound, dan sebagainya

    ANALISIS PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK MASA KANAK-KANAK AKHIR PARA TOKOH DALAM FILM LE PETIT NICOLAS

    Get PDF
    La vie d’un humain est rythmée par un développement physique etpsychologique. Tout au long de ce développement, l’homme traverse différentsstades allant de nouveau-né à la mort. L’auteur  s’efforce de mener une recherchesur la psychologie du développement à la fin de l’enfance des personnages du filmLe Petit Nicolas. Le petit Nicolas raconte l’histoire d’un petit garçon dont l’âgeest d’environ sept ans. Ce petit garçon montre des signes d’anxiété lorsque sesparents l’ignorent et ne s’occupent pas de lui. L’auteur  analyse en utilisant uneapproche structurelle et l’étude qualitative pour décrire le développement del’enfance  du Petit Nicolas d’une façon claire et systématique. Le résultat de cette recherche montre le développement social etémotionnel de l’enfance du Petit Nicolas. De plus, il est prouvé que le statutsocio-économique influence le comportement de l’enfant. Les pairs jouent un rôleprimordial lors de la formation de la personnalité de l’enfant. Les enfantscommencent à jouer en groupe. A ce moment, la peur et l’anxiété sont deuxfacteurs déterminants  du développement émotionnel à la fin de l’enfance

    HERMÈS PHENOMENON: SOCIAL IDENTITY DEVELOPMENT THROUGH CONSUMPTIVE BEHAVIOUR AS REFLECTED IN HERMÈS TEMPTATION BY FITRIA YUSUF AND ALEXANDRA DEWI

    No full text
    People always build and develop their identities in order to gain prestigious status in their society. They often give their best and do many things inorder to be able to join a particular group. The easiest way to achieve is imitating the group’s social identity. This way is logical and reasonable because every group must have its own characteristic or symbol. Hermès as a well-knownfashion brand is an example of high class social group symbol which is generallyimitated by the middle class social group in order to enter the high class socialgroup or just to be seen equal with them. Unfortunately, when people try toachieve their main goals they are also dragged to the consumptive behavior.This research is aimed at depicting the above phenomenon as reflected inthe novel Hermès Temptation by Fitria Yusuf and Alexandra Dewi. Thus, thisresearch employs cultural study approach as the grounding theory, supported byconsumerism and social identity to analyze the relation between consumerism and social identity development. The focus of the research is on the female characters. Therefore, this research will show how the female characters in the novel Hermès Temptation developing their social identity through consumptive behavior.The result of this research shows that consumptive behavior develops thecharacter’s social identity. For high class women, Hermès is a means ofexpressing their existence. As for the middle class women, Hermès is utilized tomake their way to enter the high-class women community and develop their social identity to be seen equal to the high class women. Thus, it can be concluded that women use Hermès as the most effective media to develop their social identity. Keywords: Social Identity, Consumerism, Hermè

    871

    full texts

    970

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa FIB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇