Jurnal Ilmiah Mahasiswa FIB
Not a member yet
    970 research outputs found

    GAIRAIGO DI KALANGAN BAHASA ANAK MUDA JEPANG DALAM FILM KAMEN RIDER GAIM EPISODE 01-12

    Get PDF
    Kata Kunci: Bilingual, Multilingual, tokusatsu Seiring pesatnya perkembangan zaman, terutama perkembangan teknologi informasi yang semakin meluas ke seluruh penjuru dunia, maka semakin banyak pula apresiasi orang terhadap bahasa asing terutama bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Sebab bagaimanapun untuk bisa menjangkau luasnya dunia, sangat dibutuhkan penguasaan bahasa asing yang baik.Dari sinilah yang nantinya muncul kosakata baru yang biasa disebut kosakata serapan. Kosakata serapan di Jepang sendiri disebut gairaigo. Gairaigo sendiri setiap tahunnya semakin banyak digunakan di Jepang. Dari hal inilah peneliti merasa perlu untuk diadakan penelitian terhadap perkembangan penggunaan gairaigo pada masa kini.Penelitian ini, menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk mengetahui penyebab digunakannya kosakata gairaigo melalui padanan kata, arti kata, dan asal kata itu diserap, melalui film Kamen Rider Gaim episode 01-12.Dalam penelitian ini ditemukan 93 data kosakata gairaigo. Dari 93 data kosakata gairaigo ini diserap dari bahasa Inggris, Prancis dan belanda. Kemudian di antara 26 objek analisis dari 93 data yang telah ditemukan terdapat 18 kata gairaigo yang mempunyai padanan kata dan 8 kata tidak mempunyai padanan kata.Dari hasil analisis data, dapat diketahui bahwa gairaigo yang digunakan dianggap lebih efektif dan efisien, lebih mudah diucapkan. Selain itu penggunaan gairaigo disebabkan karena pengaruh perkembangan teknologi, pendidikan, dan pergaulan

    HUBUNGAN OYABUN DAN KOBUN YANG TERCERMIN DALAM FILM OUTRAGE DAN OUTRAGE BEYOND KARYA KITANO TAKESHI

    Get PDF
    Kata kunci : film, yakuza, hubungan oyabun dan kobun.Yakuza merupakan organisasi kriminal yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Jepang sejak zaman Edo. Yakuza menjalankan berbagai bisnis ilegaluntuk mendapatkan uang. Anggotanya dapat dikenali melalui ciri fisik, seperti tatodan ruas jari kelingking yang terpotong akibat ritual yubitsume.Dalam berorganisasi, yakuza cenderung merendahkan hukum negara dan menerapkan aturan tersendiri. Yakuza menjunjung tinggi nilai bushido, giri dan ninjou dan hubungan oyabun dan kobun. Hubungan oyabun dan kobun merupakan hubungan antara orang tua dan anak yang berakar dari konsep ie. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis merumuskan masalah, yaitu bagaimana hubungan oyabun dan kobun yang tercermin dalam film Outrage dan Outrage Beyond karya sutradara Kitano Takeshi.Pada penelitian ini, penulis menggunakan konsep hubungan oyabun dan kobun untuk mendeskripsikan hubungan oyabun dan kobun yang tercermin dalam film. Penelitian ini berfokus pada hubungan oyabun dan kobun dalam keluarga yakuza. Selain itu, penulis juga menggunakan teori pendukung mise en scene dan teknik pengambilan gambar yang membantu penulis menganalisis cuplikan film.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Outrage dan Outrage Beyond terdapat cuplikan serta dialog yang mencerminkan hubungan oyabun dan kobundalam keluarga yakuza. Hubungan tersebut menciptakan ikatan yang kuat diantaraanggota. Seorang ketua yakuza akan berlaku sebagai oyabun yang memiliki kewajiban melindungi kobun, demikian pula seorang anak buah akan berlaku sebagai kobun yang berkewajiban memberikan pelayanan dan kesetiaan kepada oyabun

    KEYAKINAN YANG BURUK PADA TOKOH KANJI WATANABE DALAM FILM IKIRU KARYA SUTRADARA AKIRA KUROSAWA

    Get PDF
    Kata Kunci : Eksistensialisme, Jean-Paul Sartre, Mauvaise foi.Hubungan karya sastra dengan filsafat memang tidak dapat dipisahkan, dikarenakan setiap karya sastra memiliki sebuah pesan untuk disampaikan sebagai pengejawatahan ide-ide dari pembuatnya. Dalam hal ini penulis bermaksud meneliti tokoh Watanabe di dalam film Ikiru karya Akira Kurosawa dengan teori filsafat eksistensialisme Jean-Paul-Sartre terutama konsep mauvaise foi. Karena didalam film tersebut banyak sekali terdapat sikap mauvaise foi yang dimanifestasikan oleh tokoh utama yaitu WatanabePenelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode analisis deskriptif. Analisis deskriptif pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tokoh Watanabe yang memiliki sikap mauvaise foi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Watanabe memanifestasikan sikap mauvaise foi dengan baik terutama pada penolakan terhadap kesadarannya akan kebebasannya serta lari dari tanggung jawabnya sebagai individu yang seharusnya merdeka

    ISU LINGKUNGAN DALAM KOMIK DAICHOUHEN DORAEMON: NOBITA TO ANIMARU PURANETTO VOLUME KE-10 KARYA FUJIKO F. FUJIO

    Get PDF
    Kata Kunci: Komik, Ekokritisisme, Isu Lingkungan, Alam, Pencemaran, Pemanasan GlobalMenurut Djamal Irawan, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraanmanusia serta makhluk hidup lainnya. Hasil interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan memiliki efek positif maupun negatif. Efek negatif yang ditimbulkan dari interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya disebut dengan isu lingkungan. Isu lingkungan di Jepang mulai bermunculan sekitar tahun 1868 saat Restorasi Meiji, dan kerusakan-kerusakan lingkungan disertai dengan penyakit yang menyerang warga semakin sering terjadi. Salah satunya adalah Penyakit Minamata di Teluk Minamata akibat keracunan zat Merkuri pada tahun 1956. Kesadaran akan melestarikan lingkungan mulai digaungkan di Jepang pada tahun 1997. Pada tahun 1998, penduduk Jepang mulai diberikan penyuluhan mengenai pemanasan global. Pada tahun yang sama, Fujiko F. Fujio mengangkat isu-isu lingkungan global ke dalam komik Daichouhen Doraemon volume ke-10 ini sebagai sarana edukasi masyarakat tentang bahaya pemanasan global.Teori ekokritisisme dari Cheryll Glotfelly dan Greg Garrard digunakan untuk menganalisa isu-isu lingkungan yang tergambar dalam komik ini, termasuk jenis-jenis, penyebab, dan solusi dari isu lingkungan oleh Ir. Philip Kristanto. Selain itu, teori komik yang dicetuskan oleh Scott McCloud juga digunakan dalam menganalisa komik Daichouhen Doraemon: Nobita to Animaru Puranetto volume ke-10.Kesimpulan hasil dari penelitian ini adalah terdapat delapan jenis isu lingkungan global dalam komik Doraemon Petualangan volume ke-10: Nobita dan Planet Binatang yang disebabkan oleh populasi penduduk dan perkembangan IPTEK. Isu-isu lingkungan tersebut antara lain adalah alihfungsi hutan kota menjadi lahan komersil, penggundulan hutan yang mengakibatkan satwa-satwa liar kehilangan habitat, desertifikasi atau penggurunan yang mengakibatkan wabah kelaparan, polusi air yang menyebabkan hilangnya spesies-spesies hewan  akuatis, polusi udara yang menyebabkan hujan asam, penggunaan nuklir sebagai senjata perang, dan pemanasan global (global warming)

    A STUDY OF REGISTERS USED DURING THE AUCTION OF DIE-CAST TOYS MALANG ON FACEBOOK

    Get PDF
    Keywords: Sociolinguistics, Register, Auction of Die-cast, Die-cast Toys Malang on Facebook.Humans live together as society and humans need language to comunicate with others. People create group of societies based on region, interest, social class, religion and many others. In specific group people create their own terms in theircommunity which is called register. In this study, the writer conducted a studyabout register used during the auction of die-cast toys Malang on facebook. Thereare two problems of the study, they are (1) What are the registers used by Die-castToys Malang when they do the auction on facebook?; (2) What are the contextualfactors influencing the registers used by the members of Die-cast Toys Malangwhen they do the auction on facebook?In this study, the writer used a qualitative approach. The data are utterances which contain registers. In collecting the data, the writer acted as a passive participant who only watched and captured the conversation during the auction, listed the register found during the observation, and did an interview. In the data analysis, the writer classified the register into a table to define the common sense and particular sense, the writer used the theory about contextual factors by Brown and Attardo (2009), checking the validity of the register found by asked to the admin of Die-cast Toys Malang community, and drawing conclusion.The writer found 21 registers used by the members of Die-cast Toys Malang Community on Facebook. There are 6 which have common sense, and 15 which have particular sense of registers. Then, some registers related to selling process, the condition from the package of Hot Wheels, and calling from the bidder who waits until the end of the auction.For further study in register, the writer suggests for the future researchers who want to conduct a study on register phenomena analyze it in other communities, such as photography community with the different analysis, such as critizing the utterances within Pragmatics field or analyzing under Second Language Acquisition dealing with grammatical error

    KAJIAN PRINSIP-PRINSIP FEMINISME MELALUI PERBANDINGAN LATAR BELAKANG DAN GERAKAN EMANSIPASI WANITA OLEH MARIE OLYMPE DE GOUGES DI PRANCIS DAN ROEHANA KOEDDOES DI INDONESIA

    Get PDF
    Kata kunci : emansipasi, feminisme, jender, paralelisme horisontal. Feminisme dapat dikatakan sebagai gerakan yang lahir dengan tujuan awal mengangkat posisi perempuan dalam lingkaran sistem patriarkal. Banyak literaturmenyebutkan momentum bagi kelahiran feminisme di Eropa adalah pada masa Revolusi Prancis tahun 1789 dan salah satu pelopornya adalah Marie Olympe de Gouges. Sementara di Indonesia, gerakan feminisme telah ada bahkan sejak zamanpenjajahan kolonial Belanda dengan salah satu tokohnya adalah Roehana Koeddoes. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui perbandingan latar belakang dan bentuk gerakan emansipasi wanita yang dilakukan oleh Marie Olympe de Gouges dan Roehana Koeddoes, dan 2) mengetahui prinsip feminisme Marie Olympe de Gouges dan Roehana Koeddoes ditinjau dari bentuk gerakan emansipasi wanita yang dilakukan kedua tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan teori paralelisme horisontal yang dikemukakan oleh Kuntowijoyo dan digunakan untuk membandingkan dua gejala sejarah yang sama di tempat dan waktu yang berbeda. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori feminisme untuk menganalisis latar belakang yang mempengaruhi terbentuknya pola pikir dan gerakan emansipasi, serta untuk menyimpulkan prinsip-prinsip feminisme dari kedua tokoh tersebut. Studi literatur digunakan sebagai metode pengumpulan data, kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis komparatif dan metode analisis historis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam latar belakang, wujud gerakan emansipasi, dan fokus pada prinsip emansipasi kedua tokoh tersebut. Kemiripan terletak pada kegemaran menulis dan keterlibatan kedua tokoh dalam bidang jurnalistik yang menyuarakan semangat emansipasi wanita.Penulis menyarankan untuk menganalisis kedua tokoh melalui bidang ilmu lain seperti psikologi, dan lebih memperdalam kajian mengenai gerakan feminisme kedua tokoh tersebut

    KEMAMPUAN PENGGUNAAN TANOSHII DAN URESHII SEBUAH TINJAUAN MAKNA STUDI KASUS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG ANGKATAN 2012 FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS BRAWIJAYA

    Get PDF
    Kata Kunci : I-keiyoushi, Tanoshii dan Ureshii Dalam bahasa Jepang kata sifat atau keiyoushi terbagi dalam dua jenis yaitu, I-keiyoushi dan Na-keiyoushi. Dan dalam kategori I-keiyoushi ini terdapat dua kata sifat yang mempunyai padanan makna yang hampir sama dalam bahasa Indonesia untuk mengungkapkan rasa senang, yaitu Tanoshii dan Ureshii. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian mengenai penggunaan kedua kata sifat tersebut ditinjau dari segi maknanya melalui analisis kesalahan. Dalam penelitian ini penulis menjawab dua rumusan masalah yaitu, (1) Bagaimana tingkat kemampuan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang angkatan 2012 Universitas Brawijaya terhadap penggunaan Tanoshii dan Ureshii berdasarkan maknanya (2) jenis kesalahan apa  yang muncul dalam penggunaan keduanya.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang pengambilan datanya menggunakan tes yang diberikan kepada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang angkatan 2012 Universitas Brawijaya.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa tingkat kemampuan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang terhadap penggunaan Tanoshii dan Ureshii berdasarkan maknanya adalah sebesar 68,11% sudah cukup paham terhadap penggunaan keduanya. Dan jenis kesalahan yang terjadi adalah kesalahan berbahasa tataran semantik yang meliputi: (1) Kesalahan Tanoshii yang bermakna menyatakan suatu keadaan yang menyenangkan/menikmati suatu keadaan sebesar 11,89%, (2) 7,11%  kesalahan Tanoshii yang menyatakan kesenangan yang berkaitan dengan kegiatan ( a way of spending time), (3) Kesalahan Ureshii yang menyatakan perasaan senang sebab sesuatu yang diharapkan sesuai dengan keinginan 8,56%, dan (4) Kesalahan Ureshii yang menyatakan perasaan senang sebab mendapatkan sesuatu yang bernilai/berharga sebesar 4,33%.Dan dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat dijadikan evaluasi dalam penyampaian materi pada proses pengajaran penggunaan kedua kata sifat tersebut, sehingga pemahaman pembelajar menjadi semakin baik lagi

    PELESAPAN PARTIKEL ã¯ï¼ˆWA) DAN を(WO)DALAM FILM PONYO KARYA HAYAO MIYAZAKI

    No full text
    Kata Kunci : Pelesapan, PartikelPartikel merupakan kelas kata yang tidak dapat berdiri sendiri dan akan menunjukkan fungsinya setelah disusun dengan kelas kata lain. Setiap partikelmemiliki fungsi dan cara penempatan yang berbeda. Akan tetapi, pada percakapan sehari-hari seringkali terjadi ketidakteraturan salah satunya yaitu pelesapan. Partikel ã¯ï¼ˆwa) dan を(wo)merupakan partikel yang sering dilesapkan. Situasi seperti ini tentu membingungkan bagi pembelajar asing. Oleh karena itu, untuk lebih memahami tentang pelesapan partikel, maka  pada penelitian ini dipilih pelesapan partikel sebagai tema. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah yaitu bagaimana pelesapan partikel  ã¯(wa) dan ã‚’(wo) dalam film Ponyo karya Hayao Miyazaki untuk membuat kalimat yang alami dan bagaimana tingkat keseringan pelesapan partikel  ã¯(wa) dan ã‚’(wo) dalam film Ponyo karya Hayao Miyazaki untuk membuat kalimat yang alami.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data temuan dianalisis denganmenggunakan teori dari Miyajima dan Nita (1995) yaitu pelesapan partikel ã¯(wa) dan ã‚’(wo) untuk membuat kalimat yang alami. Berikutnya data diperingkat untuk mengetahui tingkat keseringan terjadinya pelesapan partikel ã¯(wa) dan ã‚’(wo) dalam film Ponyo karya Hayao Miyazaki.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat 19 pelesapan partikel ã¯(wa) dan ã‚’(wo) yang sesuai dengan lima dari enam situasi yang dikemukakan oleh Miyajima dan Nita. Pelesapan partikel ã¯(wa) dan ã‚’(wo) paling sering terjadi pada situasi “ketika menunjukkan sesuatu  pada lawan bicara, tapi tidak menyebutkannya dalam percakapanâ€. Untuk penelitian selanjutnya penulis menyarankan dilakukan penelitian tentang pelesapan partikel ã¯(wa) dan ãŒï¼ˆga). Penelitian berikutnya dapat menggunakan korpus data berupa komik atau rekaman percakapan orang Jepang secara langsung

    PERWUJUDAN SLOGAN BUNMEI KAIKA PADA KEHIDUPAN TOKOH MIYATA TOKIJIROU DALAM FILM TOKYO SHOUJO KARYA SUTRADARA KAZUYA KONAKA

    Get PDF
    Kata Kunci  : Film,  Slogan Bunmei  Kai ka, Aspek-aspek Kehidupan,  Sosiologi   Sastra Karya sastra merupakan suatu wadah untuk menuangkan berbagai gagasan, pikiran dan ide oleh seorang pengarang. Film, yang merupakan salah satu jenis karya sastra, dapat menyampaikan suatu informasi mengenai suatu peristiwa dengan cukup efektif. Hal ini tercermin dalam salah satu film berjudul Tokyo Shoujo yang menggambarkan tentang kehidupan seorang mahasiswa bernama Miyata Tokijirou di zaman Meiji, zaman pada saat slogan Bunmei Kaika digalakkan di seluruh Jepang. Melalui keseharian tokoh Miyata Tokijirou, penulis menemukan perwujudan dari slogan Bunmei Kaika dalam hampir seluruh aspek kehidupan tokoh.    Untuk mengetahui perwujudan slogan Bunmei Kaika dalam tokoh tersebut, penulis menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan konsep Bunmei Kaika yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan tokoh. Penulis juga menggunakan aspek sinematik, yaitu teori Mise-en-scene dan Sinematografi, sebagai teori pendukung dalam penelitian ini guna menganalisis lebih dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perwujudan slogan Bunmei Kaika dalam kehidupan tokoh Miyata Tokijirou.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah slogan Bunmei Kaika berlaku di Jepang, aspek-aspek kehidupan masyarakat Jepang mulai menunjukkan kemajuan yang tercermin dalam kehidupan Tokoh Miyata Tokijirou. Aspek-aspek kehidupan yang telah terpengaruh slogan Bunmei Kaika, diantaranya pendidikan, penerbitan dan media massa, kesusastraan,sistem kalender, pemikiran, ekonomi, gaya hidup dan infrastruktur. Penulis menyarankan pada penelitian berikutnya yang tertarik untuk meneliti sloganpada zaman Meiji untuk meneliti slogan Fukoku Kyouhei dan slogan Jouyaku Kaisei

    KETERTARIKAN SISWA KELAS XI BAHASA MAN JOMBANG TERHADAP MEDIA PEMBELAJARAN PREZI DALAM PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA JEPANG

    Get PDF
    Kunci  : Ketertarikan, Media pembelajaran, PreziKetertarikan siswa dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi perhatian dan motivasi, sedangkan faktor eksternal meliputi faktor bahan pelajaran, faktor metode pelajaran, faktor media pendidikan dan fasilitas pendidikan (alat peraga), faktor lingkungan, faktor tenaga pengajar dalam pembelajaran, dan faktor pengaruh ekonomi dalam belajar. Prezi termasuk dalam faktor media pendidikan dan fasilitas pendidikan (alat peraga).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif prosentase, yakni mendeskripsikan bagaimana ketertarikan siswa dan apa alasan siswa tertarik pada media pembelajaran prezi yang digunakan guru dalam pembelajaran kosakata bahasa Jepang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 30 siswa, 21 siswa dengan prosentase 70% diantaranya sangat tertarik, 8 siswa dengan prosentase 27% tertarik, 1 siswa dengan prosentase 3% tidak tertarik dan 0 siswa dengan prosentase 0% sangat tidak tertarik pada media prezi yang digunakan dalampembelajran kosakata bahasa Jepang. Alasan siswa tertarik pada media pembelajaran prezi ialah: 1) prezi mempunyai template yang menarik dankemampuan zooming objek. 2) prezi mampu meningkatkan semangat belajarsiswa sehingga tidak bosan. 3) menggunakan prezi siswa lebih fokus pada materi. 4) prezi mampu menarik perhatian siswa. 5) prezi membantu siswa dalam memahami dan mengingat kosakata benda bahasa Jepang. 6) prezi membantu siswa lebih mudah mengerjakan soal latihan.Penulis menyarankan untuk penelitian selanjutnya bisa dilakukan analisis mengenai pengaruh media pembelajaran prezi terhadap pemahaman kosa kataBahasa Jepang maupun hasil belajar. Selain itu, juga bisa meneliti penggunaanmedia pembelajaran prezi untuk pengajaran tata Bahasa Jepang

    871

    full texts

    970

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa FIB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇