JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
Not a member yet
    466 research outputs found

    PEMAKAIAN BAHASA TONTEMBOAN SISWA SMA DAN SMK DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN

    Get PDF
    Pemakaian bahasa daerah dalam hal ini bahasa Tontemboan di kalangan siswa semakin hari semakin sedikit. Dengan demikian, ancaman kepunahan bahasa Tontemboan sebagai aset budaya daerah semakin terasa. Untuk itu, antisipasi kepunahan bahasa daerah perlu dilakukan. Masalah dalam penelitian ini, yaitu sejauh mana pemakaian bahasa Tontemboan di kalangan siswa SMA dan SMK di Kabupaten Minahasa Selatan dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi menurunnya pemakaian bahasa Tontemboan tersebut. Tujuan penelitian ini, yakni memberikan gambaran tentang pemakaian bahasa Tontemboan di kalangan siswa SMA dan SMK di daerah wilayah Minahasa Selatan dan faktor-faktor apakah yang mempengaruhi menurunnya pemakaian bahasa Tontemboan di kalangan siswa tersebut. Adapun tujuan jangka panjangnya yaitu melestarikan bahasa daerah khususnya bahasa Tontemboan yang sudah terancam punah. Sedangkan, manfaat hasil penelitian ini, yakni memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, lembaga-lembaga yang terkait seperti lembaga pemangku adat, akademisi, dan media massa lokal untuk melakukan berbagai upaya agar para generasi muda memiliki rasa cinta dan bangga menggunakan bahasa daerah sebagai aset budaya daerah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini ialah metode penelitian deskriptif yang bertujuan membuat deskripsi; yaitu membuat gambaran, lukisan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai data, sifat-sifat serta hubungan fenomena-fenomena yang diteliti. Adapun hasil penelitian ini, yaitu secara umum pemakaian bahasa Tontemboan responden menunjukkan hasil ratarata yang aktif 3.5 %, yang pasif 38.70 %, dan yang tidak menggunakan bahasa Tontemboan 57.8 %. Faktor-faktor yang menyebabkan responden dalam hal ini para siswa SMA dan SMK yang ada di Minahasa Selatan sangat kurang memakai bahasa Tontemboan secara aktif, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolah, lingkungan pergaulan sesama teman sudah sangat sedikit menggunakan bahasa Tontemboan. Mereka lebih banyak menggunakan bahasa Melayu Manado untuk berkomunikasi dan sisanya bahasa Indonesia.Kata kunci: kepunahan, pemakaian, bahasa Tontemboan, sisw

    TINJAUAN PRODUKSI DAN KONSUMSI DAGING SAPI PADA ERA OTONOMI KHUSUS DI PROVINSI PAPUA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi dan konsumsi daging sapi-kerbau, (2) menetapkan langkah-langkah strategis bagi implementasi kebijakan swasembada daging sapi - kerbau dan (3) mempelajari upaya penanggulangan gizi buruk melalui pengembangan ternak sapi di Provinsi Papua. Menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui survey yang dilakukan melalui pengumpulan data sekunder, wawancara dengan pengambil kebijakan (kepala UPTD terkait) dan tokoh masyarakat adat, serta pengumpulan data primer dengan kuisioner terstruktur melibatkan responden yang representatif pada tiap lokasi terpilih (kecamatan atau desa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produksi dan konsumsi daging sapi pada masyarakat umum secara tidak langsung mengalami peningkatan, hal itu terlihat dari ketersediaan panganasal ternak daging sapi. Walaupun jumlah populasi, pemotongan dan ketersediaan daging mengalami peningkatan, namun konsumen tidak menunjukkan lonjakan konsumsi daging sapi pada hari-hari biasa, kecuali pada hari raya keagamaan dan hari besar lainnya.Kata kunci: Produksi dan Konsumsi Daging Sapi, Otonomi khusus Papu

    MAPALUS ARISAN SEBAGAI SALAH SATU MODEL KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT KECAMATAN KAUDITAN KABUPATEN MINAHASA UTARA

    Get PDF
    Kehidupan bermasyarakat Kabupaten Minahasa Utara mempunyai falsafah Mapalus yaitu gotong royong, berdasarkan kesadaran bahwa manusia hidup dalam kebersamaan, terwujud dalam kegiatan arisan/perkumpulan terdapat di setiap desa dengan kategori agama, pemerintah, keluarga dan sosial. Fenomena arisan merupakan kegiatan mapalus dalam bentuk ekonomi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan. Sehingga Semboyan “Torang samua basudara†artinya “Kita semua bersaudara†melekat di masyarakat dalam perilaku resiprositas yaitu saling mendukung, membantu, melindungi, gotong royong merupakan budaya “mapalusâ€.Sehingga peneliti tertarik mengetahui mapalus arisan salah satu model kearifan lokal bagi masyarakat Kab. Minahasa Utara, metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif, dengan analisa persentase. variabel tunggal yaitu mapalus dalam arisan sebagai salah satu model kearifan lokal; indikator: Jenis-Jenis Arisan, tujuan dan manfaat mengikuti arisan, Populasi adalah keluarga yang menetap + 5 tahun , diambil sample purposive 10 %.Luaran; Menemukan model kearifan lokal, hasil penelitian diterbitkan dalam jurnal terakreditasi nasional.Indikator capaian; mendapatkan model kearifan lokal dalam mapalus arisan bagi masyarakat Kab. Minahasa Utara.Hasil penelitian setiap keluarga ditemukan mengikuti arisan pemerintah,keluarga/family, agama dan sosial. tujuan masyarakat mengikuti arisan untuk mempererat ikatan persaudaraan dan kekerabatan, dan bermanfaat terwujudnyan kehidupan rukun dan damai bagi masyarakat Kab. Minahasa Utara. Sehingga terdapat model kearifan lokal dalam arisan dengan kategori agama, family/keluarga, sosial dan pemerintah, sebagai wujud dalam budaya gotong royong dalam bentuk ekonomi.Kata Kunci: Mapalus; Arisan; Model Kearifan Loka

    ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN PETANI HORTIKULTURA DI BOJONEGORO

    Get PDF
    Petani hortikultura di Bojonegoro saat ini didorong untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dengan cara optimalisasi pertanian, revitalisasi agribisnis, diversifikasi pertanian dan fasilitasi dari pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil usahatani dan pemasaran petani hortikultura di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian dilaksanakan dengan memahami dan mengelola data sekunder maupun data primer untuk kemudian dianalisis deskriptif dan finansial untuk mengetahui profil petani hortikultura, sehingga mampu memberikan solusi dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka. Perlu optimalisasi penerapan teknologi dan input pertanian agar potensi unggulan  hortikultura dapat dimaksimalkan dengan intervensi berbagai program meliputi keseluruhan proses mulai dari on farm/ produksi/ hulu sampai off farm/industri/ pemasaran dan permodalan usahatani. Hasil analisa usahatani menggambarkan sebagian besar komoditas hortikultura yang diusahakan oleh petani di Kabupaten Bojonegoro seperti cabe, bawang merah, belimbing, jambu biji dan lain-lain sudah memberikan tingkat keuntungan yang sangat memuaskan.Kata kunci: petani kecil, komoditas hortikultura, intensifikasi, Bojonegor

    REVITALISASI PANTAI PRAHARA BAGI PEREMPUAN PEDAGANG KULINER TRADISIONAL DI PANTAI MALALAYANG 2 MANADO

    Get PDF
    Era 80-an ada beberapa pantai idaman masyarakat kota Manado dan sekitarnya;pantai Malalayang,pantai Kalasey,pantai Tasik Ria (kawasan hotel MBH) serta pantai Tasik. Pada tahun 90-an dilakukan pemekaran kota Manado sehingga Kelurahan Malalayang yang sebelumnya adalah kekuasan Kabupaten Minahasa menjadi bagian dari kota Manado. Akhirya,Kelurahan Malalayang dimekarkan menjadi Kelurahan Malalayang 1 dan Kelurahan Malalayang 2. Sejatinya pantai Malalayang 2 hingga Kalasey sudah menjadi destinasi wisata sejak tahun 80-an. Pantai ini menjadi salah satu andalan bagi mayoritas masyarakat Manado karena memiliki struktur topografi pantai sangat alamiah, mudah dijangkau dari semua arah.Sekitar tahun 90-an hingga 2010 pantai ini digunakan oleh masyarakat Malalayang 2 sebagai sumber ekonomi dengan berjualan jagung rebus,pisang goreng,kelapa muda. Namun keberadaan pantai ini kian tergerus abrasi sehingga pada tahun 2010-2012 dilakukan revitalisasi degan membangun beton pemecah ombak sekitar 500 meter. Usai program revitaliasi tempat ini ditata menjadi lokasi wisata kuliner tradisional sabua bulu.Pendekatan deskripsi kualitatif dengan observasi,wawancara serta studi pustaka mendorong Kelurahan Malalayang 2, Pemkot Manado untuk melakukan pembenahan kawasan kuliner ini dengan mengedepankan asas manfaat,keyamanan dan higienis, serta memperjelas aturan kepemilikan (pengelolah). Selanjutnya membantu perempuan kuliner ini agar memaksimalkan semua potensi dirinya dalam memanfaatkan lapaklapak ini guna mensejehterakan keluarga.Kata Kunci: Prahara bagi perempuan, revitalisasi pantai malalayang 2, wirausahakuline

    PENGARUH STRATEGI COMPETITIVE ADVANTAGE TERHADAP PERILAKU KONSUMEN DI BISNIS RITEL (STUDI PADA INDOMARET DAN ALFAMART, MANADO)

    Get PDF
    Bisnis Ritel secara umum adalah kegiatan usaha menjual aneka barang atau jasa untuk konsumsi langsung atau tidak langsung. Dalam mata rantai perdagangan bisnis ritel merupakan bagian terakhir dari proses distribusi suatu barang atau jasa dan bersentuhan langsung dengan konsumen. Bisnis Ritel di Indonesia secara umum dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu, ritel modern dan ritel tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap perilaku konsumen ritel minimarket, mengidentifikasi strategi-strategi keunggulan bersaing bisnis dan menguji pengaruh strategi keunggulan bersaing ritel minimarket di Indonesia, khususnya di Kota Manado. Penelitian yang bersifat explanatory research ini dilakukan pada gerai Indomaret dan Alfa Mart, di Manado selang Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi bauran pemasaran yang selama ini dibangun oleh Indomaret dan Alfamart adalah tepat sebagai strategi bersaing. Dalam hal keputusan beli yang dilakukan oleh konsumen, faktor yang paling mempengaruhi keputusan beli konsumen, yakni; tingkat keseringan berbelanja dan tingkat besarnya dana yang dibelanjakan dan faktor penampilan fisik.Kata Kunci: Strategi Competitive Advantage, Perilaku Konsumen, Rite

    KOSAKATA DALAM TRADISI “BAKERA†ETNIS TOMBULU SEBAGAI KEARIFAN LOKAL KAITANNYA DENGAN PEMERTAHANAN BAHASA DAN BUDAYA

    Get PDF
    Tradisi “Bakera†saat ini telah disejajarkan dengan istilah Spa untuk masyarakat modern di perkotaan. Bakera sebagai salah satu kearifan lokal dalam bidang kesehatan sudah menjadi daya tarik pengusaha, terutama pengusaha Spa. Dari segi medis, kandungan tanaman untuk bakera terbukti mempunyai efek positif bagi kesehatan. Tanaman tersebut mempunyai khasiat sebagai immun (kekebalan tubuh), dapat mengurangi rasa sakit, dan menciptakan ketenangan serta mengandung antiseptik (zat pembunuh kuman). Penelitian ini bertujuan melakukan kajian/analisis terhadap tradisi “Bakeraâ€, khususnya berkaitan dengan pemakaian bahasa lokal, masyarakat yang terhimpun secara geografis berada di wilayah pemakai bahasa Tombulu. Melalui satuan kebahasaan tersebut akan diperoleh nilai dan norma yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat di wilayah pemakai bahasa Tombulu. Metode kualitatif menjadi dasar penelitian ini, sehingga data dikumpulkan melalui informan, seperti biang kampung yang melaksanakan aktivitas bakera ini. Hasil penelitian diperoleh bahwa bakera sebagai salah satu kearifan lokal di bidang kesehatan masih menjadi perhatian masyarakat Minahasa pada umunya, khususnya masyarakat di Kelurahan Pangolombian. Masyarakat masih percaya bahwa seorang ibu yang baru melahirkan wajib melakukan aktivitas bakera, sehingga masyarakat masih memberi nilai positif terhadap aktivitas bakera itu sendiri. Dengan demikian, perlu terus dilakukan revitalisasi, baik berkaitan dengan tumbuh-tumbuhan sebagai bahan utama bakera yang mulai hilang atau tidak dikenal generasi kini, maupun biang yang melaksanakan aktivitas tersebut.Kata Kunci: Bakera, kearifan lokal, Tombul

    DINAMIKA KONFLIK DALAM ORGANISASI

    Get PDF
    Sadar atau tidak, konflik bisa terjadi dimana pun pada setiap situasi yang ada, suatu indikasi yang menunjukkan bahwa pada saat sistem komunikasi dan informasi tidak menemui sasarannya, timbulah kesalahpahaman di antara dua pihak atau lebih. Konfik merupakan suatu pertarungan menang atau kalah baik antar perorangan maupun antar kelompok. Konflik juga dapat berkonsekwensi memicu perang antar negara. Bagaimanapun juga, selain ukuran masalah dari konflik itu sendiri, konflik dapat diselesaikan dengan banyak cara. Misalnya, dengan menggunakan kekuasaan, konfrontasi, kompromi, ketentraman, dan menurunkan posisi.Kata kunci: konflik, organisas

    PROFIL PENGAJARAN BAHASA TONSEA PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KAUDITAN DI KABUPATEN MINAHASA UTARA: SUATU SURVEY

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji tentang Pengajaran Bahasa Tonsea (BT) pada Peserta Didik di Sekolah Dasar di Kecamatan Kauditan di Kabupaten Minahasa Utara, Propinsi Sulawesi-Utara di era globalisasi ini. Sampel penelitian dilakukan di sekolahsekolah dasar yang ada di Kecamatan Kauditan. Penelitian ini mengangkat keberadaan yang aktual tentang fenomena pengajaran BT di tingkat sekolah dasar melalui pengajar atau guru dan murid-muridnya serta pengaruh lingkungannya terhadap BT tersebut. Keberadaan kurikulum 2006 yang memuat muatan lokal dalam proses pengajaran serta khususnya pada minat pembelajaran anak-anak didik di usia dini pada pemakaian BT itu sendiri yang sangat berkaitan erat dengan unsur kekayaan kebudayaan Bahasa yang harus terus dilestarikan.Metode survey digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan gambaran situasi pemakaian Bahasa Tonsea di dalam pengajaran yang diterapkan di SD. Metode ini nantinya dapatkan menghasilkan suatu gambaran profil dari situasi BT tersebut di wilayah kecamatan itu khusnya pada tingkatan SD yang ada di sejumlah SD yang ada dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil menunjukkan bahwa pengajaran BT masih berlangsung walaupun sifat pengajarannnya pasif. Penelitian ini fokus pembahasan tentang pada sistem pembelajaran BT pada studi muatan lokal di tingkat sekolah dasar berdasarkan kurikulum 2006, kompetensi guru dalam hal ini pengetahuan berbahasa sangat kuran, perangkat pengajaran seperti Silabus, SAP, GBPP dan keberadaan penunjang dalam pengajaran seperti kamus bahasa Tonsea, buku suplemen Bahasa Tonsea yang tidaklah banyak dan kurangnya sinergitas hubungan narasumber dari luar (source person) yang memiliki kemampuan berbahasa Tonsea dengan pihak sekolah, serta sarana dan prasarana yang masih perlu ditingkatkan.Dapat disimpulkan bahawa pelajaran muatan lokal dalam kurikulum pendidikan masih diperlukan. Mulok tahun 2006 yang berintegrasi dengan kurikulum 2013 yang salah satunya mengedepankan aspek Bahasa daerah ke Budaya Daerah kiranya dapat mengedepankan esensi mulok itu sendiri agar supaya tidak terhilang dari dunia pendidikan yang ada.Kata Kunci : Bahasa Tonsea, Peserta Didik Sekolah Dasar, Pelestarian, Profil, Surve

    PEREMPUAN BERWIRAUSAHA MENGENTAS EKONOMI KELUARGA

    Get PDF
    Tulisan ini mengacu pada hasil penelitian di Kelurahan Bailang kota Manado pada tahun 2012 dengan judul: Dinamika Pengentasan Kemiskinan Di Kelurahan Bailang Kota Manado. Pendekatan deskripsi  kualitatif dipakai sebagai acuan dengan terlebih dahulu melakukan observasi dan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Adapun tujuan mau mendeskripsikan dan menganalisis motif peran keluarga miskin dalam usaha-usaha mengentas ekonomi keluarga dan program pemerintah kota Manado dalam usaha mengentas perempuan ekonomi keluarga miskin. Manfaat yang mau dicapai: memperkaya wawasan pengetahuan bagi pengembangan ilmu – ilmu sosial, khususnya Sosiologi, menjadi acuan bagi pemerintah Propinsi, Kabupaten dan Kota, dapat melibatkan perempuan guna mengentas kemiskinan,acuan dalam penelitian lanjutan tentang usaha perempuan usaha dalam pengentasan kemiskinan.Sulut memiliki potensi besar untuk berwirausaha,demikian halnya semangat perempuan yang mau berwirausaha. Pemerintah Propinsi Sulut diharapkan mampu membuka peluang dan menggerakkan semua perempuan di desa dan di kota lapisan supaya mau berwirausaha. Karena melalui berwirausaha tercipta kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan diri,mengolah semua kemampuan kodrati untuk halhal yang produktif. Oleh karena itu,pemerintah Propinsi dan Kabupaten - Kota  se Sulut membantu modal usaha dalam bentuk kredit,mengajak perempiuan yang sudah berhasil membagi kait-kiat sukses serta meningkatkan kualitas perempuan berwirausaha yang sudah ada.Kata Kunci: Berwirausaha,mengentas ekonomi keluarga,perempua

    444

    full texts

    466

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇