JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
Not a member yet
    466 research outputs found

    USAHA MIKRO MAKANAN TRADISIONAL DI KELURAHAN DENDENGAN DALAM KOTA MANADO TENTANG MANAJEMEN MODAL KERJA

    Get PDF
    Kota Manado merupakan daerah potensial bidang Makanan, khususnya Makanan Tradisional Sulawesi Utara. Makanan seperti Tinutuan, Nasi Kuning sudah merupakan makanan yang digemari bukan saja oleh masyarakat daerah Sulawesi Utara tetapi juga sudah menjadi makanan kuliner yang digemari oleh para turis manca negara. Para pelaku usaha makanan tradisional ini kebanyakan adalah ibu rumah tangga jadi usaha ini merupakan usaha rumahan. Keberlangsungan usaha makanan tradisional ini perlu terus dikembangkan dengan cara mengelola usaha secara professional. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha mikro makanan tradisional dalam hal Pengelolaan Modal Tetap, Modal kerja dan Perencanaan Laba. Target khusus kegiatan ini yaitu para pelaku usaha mikro makanan tradisional dapat mengelola usahanya secara efektif dan efisien.Kata kunci: modal, usaha mikro makanan tradisional, kota Manad

    PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI PASAR TRADISIONAL (STUDI PADA PASAR TRADISIONAL DI KOTA MANADO)

    Get PDF
    Pasar merupakan kumpulan penjual potensial atas tawaran pasar tertentu. Seiring perkembangannya, pasar terbagi atas pasar tradisional dan pasar modern. Karakteristik pasar tradisional, yaitu: sebuah lokasi bisnis ritel dalam suatu kota yang menawarkan proses tawar menawar dalam bertransaksi, mampu menampung banyak penjual, dilaksanakan dengan manajemen tanpa perangkat teknologi modern dan memiliki golongan pedagang menengah ke bawah, dan memiliki masa operasi rata-rata dari subuh sampai siang atau sore hari. Sedangkan pasar modern menggunakan teknologi modern, konsumen dan pedagangnya dari golongan menengah ke atas, harga yang ditawarkan tetap dan sistem pelayanannya sendiri. Keberadaan pasar tradisional dewasa ini mulai tersaingi bahkan tergeser oleh perkembangan jumlah pasar modern dalam bentuk minimarket, supermarket, hypermarket dan department store. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor dan variabel-variabel dominan yang dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian di pasar tradisonal yang ada di Kota Manado. 100 konsumen pasar tradisional di Kota Manado telah disurvei sebagai responden. Secara parsial, Harga, Lokasi, Keragaman Produk, dan Kualitas Produk berpengaruh positif terhadap terhadap keputusan pembelianpara konsumen pada Pasar Tradisional di Kota Manado. Secara simultan Harga, Lokasi, Keragaman Produk, dan Kualitas berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian parakonsumen pada Pasar Tradisional di Kota Manado

    PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LEARNING ORGANIZATION TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN (Studi Pada Perusahaan Minyak Goreng di Kota Bitung)

    Get PDF
    Pengetahuan dianggap sebagai salah satu aset penting dalam perusahaan, karena dengan pengetahuan perusahaan dapat mengetahui bagaimana kondisi lingkungan perusahaan saat ini, dan memperkirakan bagaimana lingkungan tersebut akan berubah serta bagaimana mengantisipasi dan memanfaatkan perubahan tersebut. Namun, banyak perusahaan belum mengetahui bagaimana memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan pengetahuan-pengetahuan yang ada untuk kepentingan perusahaan. Dalam membangun suatu learning organization, dibutuhkan komitmen dan kesediaan para anggota organisasi untuk terus-menerus belajar dan berubah sesuai dengan perubahan lingkungan, dan hal ini dapat ditunjang oleh gaya kepemimpinan transformasional. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis dan menjelaskan pengaruh kepemimpinan terhadap kepuasankKerja. 2) menganalisis dan menjelaskan pengaruh learning organization terhadap kepuasan kerja. Lokasi penelitian di Kota Bitung yang terdiri dari 3 Lokasi/Perusahaan Minyak Goreng yaitu: 1) PT. Bimoli, 2) PT. Multi Nabati Sulawesi, dan 3) PT. Agro Makmur Jaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 125 responden. Untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, digunakan teknik proportional random sampling. Data yang telah dijaring dengan kuesioner kemudian diberi nilai dan ditabulasikan untuk selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data regresi berganda. Hasil dari penelitian ini diperoleh epemimpinan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja dan learning organization berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja

    KEWIRAUSAHAAN DAN KESEMPATAN KERJA DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

    Get PDF
    Kewirausahaan diketahui memiliki pengaruh positif terhadap aktivitas ekonomi suatu masyarakat. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, maka kesempatan kerja dapat diciptakan atau diperluas.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kewirausahaan terhadap kesempatan kerja di Kabupaten Minahasa dengan menggunakan model regresi berganda. Dalam pengambilan sampel digunakan metode purposive sampling dengan responden sebanyak 60 kepala keluarga dan/atau ibu rumah tangga. Responden terdiri dari pengusaha, petani/nelayan, dan pegawai negeri.Dalam penelitian ini, variabel bebas, yaitu kewirausahaan direpresentasikan oleh variabel-variabel komitmen dan ketekunan, inisiatif dan tindakan, serta kemampuan adaptasi. Skala Likert digunakan untuk pengukuran variabel bebas. Variabel tidak bebas, yaitu kesempatan kerja adalah jumlah orang yang dipekerjakan setiap rumah tangga selama setahun.Hasil analisis data yang diperoleh melalui pengisian kuesioner menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja. Secara parsial, dua variabel bebas, yaitu komitmen dan ketekunan serta inisiatif dan tindakan berpengaruh positif dan signifikan. Variabel bebas lainnya, yaitu kemampuan adaptasi secara parsial berpengaruh positif tetapi tidak signifikan

    EFEKTIVITAS PENGATURAN HUKUM HAK CIPTA DALAM MELINDUNGI KARYA SENI TRADISIONAL DAERAH

    Get PDF
    Salah satu potensi masyarakat yang bisa dikelola untuk perkembangan ekonomi adalah pemahaman dan keterampilan mengelola karya seni tradisional daerahnya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaturan hukum hak cipta dalam melindungi karya tradisional daerah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer terutama peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder yang meliputi buku-buku yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dengan prosedur pengumpulan data dengan studi kepustakaan yang diolah secara deduktif dan dianalisis secara kualitatif, sehingga pada akhirnya dapat diketahui tentang efektivitas pengaturan hukum terhadap karya seni daerah serta kelemahan dan kelebihan atas pengaturan hukum hak cipta tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dituangkan dalam pembahasan ditarik kesimpulan bahwa terdapat peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang karya seni tradisional daerah. Di Indonesia, pengaturan hukum tentang karya seni tradisional daerah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Setelah dikaji, ditemukan beberapa kelemahan dan kelebihan yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang karya seni tradisional daerah yang diharapkan dapat menjadi bahan kajian untuk perbaikan pada peraturan perundang-undangan selanjutnya

    PELAKSANAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI (PNPM) – PERKOTAAN DI KOTA MANADO

    Get PDF
    Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) mulai ditetapkan pada tahun 1999 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 33/KPTS/1999 tentang Susunan Organisasi dan Tata Hubungan Kerja Proyek Manajemen Unit P2KP yang dijalankan oleh Ditjen Perumahan dan Pemukiman. Proram ini kemudian berganti nama menjadi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri – Perkotaan. Di kota Manado, program ini sudah berjalan semenjak tahun 2000 dengan alokasi anggaran Rp 6,7 Milyar per tahun dengan target 26 Kelurahan per tahunnya. PNPM Mandiri Perkotaan terdiri dari 2 bentuk bentuk yaitu: bantuan kepada masyarakat miskin dalam bentuk pinjaman dana yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang diusulkan oleh masyarakat. Bantuan teknis berupa pendampingan kepada masyarakat dalam rangka membantu pembentukan organisasi di tingkat komunitas, guna meningkatkan kesejahteraraan melalui peningkatan ekonomi, prasarana lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kenyataannya, sampai dengan tahun 2012 ini, jumlah penduduk miskin perkotaan masih cukup signifkan. Angka kemiskinan di kota Manado relatif masih berada pada angka 6 sampai 7 % per tahunnya (BPS kota Manado, 2012). Rendahnya tingkat penurunan angka kemiskinan di kota Manado dapat menjadi indikasi bahwa program pengentasan kemiskinan yang ada selama ini belum memberikan perubahan yang nyata bagi masyarakat miskin di kota ini. Kenyataannya, sampai dengan tahun 2012 ini, jumlah penduduk miskin perkotaan masih cukup signifkan. Angka kemiskinan di kota Manado relatif masih berada pada angka 6 sampai 7 % per tahunnya (BPS kota Manado, 2012). Rendahnya tingkat penurunan angka kemiskinan di kota Manado dapat menjadi indikasi bahwa program pengentasan kemiskinan yang ada selama ini belum memberikan perubahan yang nyata bagi masyarakat miskin di kota ini. Hasil penelitian memperlihatkan penyebab belum optimalnya pelaksanaan PNPM Perkotaan di kota Manado bersumber pada 3 hal. Pertama, kurangnya penyegaran di dalam organisasi pelaksana yang menyebabkan kejenuhan di tingkat pelaksana lapangan, serta bentuk organisasi yang “gemuk†menyebabkan panjangnya birokrasi pelaksanaan kegiatan. Kedua, beban kerja yang amat besar dari “Pusat†yang menyebabkan terjadinya tumpang tindih program, antara program yang sudah dirancang dari masyarakat dan program yang ditentukan oleh Pusat. Ketiga, lemahnya punishment bagi mereka yang melakukan “penyimpangan†selama kegiatan berjalan

    MANAJEMEN PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL BUNAKEN OLEH PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA

    Get PDF
    Penelitian ini tentang manajemen pengelolaan kawasan Taman Nasional Bunaken. Alasan utama dilaksanakannya penelitian ini, yaitu terus terjadinya penurunan kualitas kawasan (habitat bawah laut), rendahnya tingkat kunjungan wisatawan (terutama mancanegara) yang berdampak pada rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dari sektor ini, serta belum baiknya kebersihan kawasan ini. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan tidak berjalannnya seluruh aspek manajemen (planning, organizing, actuating, dan controlling) karena bersumber dari kesalahan pada bentuk struktur (the bodies) dari lembaga yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di tahun 2000, untuk mengelola kawasan ini. Dewan Pengelola Taman Nasional Bunaken sebagai lembaga yang dibentuk untuk mengelola kawasan ini, hanya merupakan lembaga yang sifatnya koordinatif dan bukan pelaksana utama pengelola kawasan Taman Nasional Bunaken. Tugasnya hanya mengkoordinasikan segenap kebijakan dan program yang dibuat oleh instansi terkait. Juga, lembaga ini tidak memiliki kewenangan untuk memberikan punishment jika instansi terkait tidak melaksanakan programnya. Dengan keberadaannya yang demikian, maka instansi terkait tidak merasa berkewajiban untuk memberikan laporan kepada lembaga ini. Sumber masalah lainnya adalah “kecemburuan†instansi terkait terhadap keberadaan lembaga ini, serta adanya “egoisme†kelembagaan. Dari penelitian ini, direkomendasikan bahwa Dewan Pengelola Taman Nasional Bunaken masih perlu dipertahankan, tetapi dengan struktur dan kewenangan yang berbeda. Pengelolaan Kawasan Taman Nasional Bunaken diserahkan sepenuhnya kepada Lembaga ini, dengan cara menempatkan secara permanen tenaga ahli dari masing-masing instansi terkait pada lembaga ini. Selanjutnya, kewenangan instansi terkait lainnya terhadap kawasan Bunaken dihapus dan hanya menangani hal-hal yang bersifat eksternal

    IbM KELOMPOK SISWA SMK ST. FAMILIA TOMOHON TENTANG PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA EFEKTIF

    Get PDF
    Mitra sasaran program ini, yaitu siswa SMK St. Familia, Kelompok Jasa Boga dan Kelompok Administrasi Perkantoran yang berlokasi di Desa Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah di Tomohon yang akreditasi nilai A (terbaik) sehingga siswa-siswa dituntut selalu mampu dan tanggap terhadap isu-isu positif atau aktual yang dapat diperoleh dari berbagai sumber, termasuk informasi media. Menjawab kebutuhan ini, maka siswa diharapkan mempunyai keterampilan membaca efektif yang identik dikenal dengan istilah kemampuan efektif membaca (KEM). Tujuan program ini, yaitu meningkatkan keterampilan dan minat baca siswa sehingga mereka mampu dan berani mengutarakan pikiran, perasaan, gagasan, fakta, dan perbuatan dalam suatu konteks komunikasi secara lisan dan tulisan.Target khusus kegiatan ini, yaitu menghasilkan kreatifivitas baca dengan mampu mengembangkan dan menuangkan gagasan/pikiran dalam suatu struktur bahasa yang teratur, baik wacana informatif maupun karya sastra. Demikian pula, anak diharapkan mengalami perubahan sikap/perilaku ketika minat baca bertumbuh. Adapun metode pelaksanaan yang akan diterapkan pada program ini, yaitu penyuluhan, pelatihan (dengan memperkenalkan berbagai teks bacaan, baik yang berbentuk hiburan, pengetahuan umum, maupun ilmu pengetahuan, pendampingan, dan evaluasi. Prosedur kerja untuk mendukung ketiga aspek permasalahan, berturut-turut, yaitu survei/penjajakan, penyuluhan, pelatihan, evaluasi, luaran, dan pelaporan

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN NELAYAN TANGKAP DI KOTA MANADO (Studi Terhadap Pelaksanaan Program Usaha Mina Perdesaan Nelayan Tangkap oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara)

    Get PDF
    Penelitian ini tentang pelaksanaan program pemberdayaan Nelayan Tangkap di kota Manado, yang “dikemas†dalam bentuk Program Usaha Mina Perdesaan Perikanan Tangkap. Dari pelaksanaan Program Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Nelayan Tangkap di Kota Manado sampai dengan tahun 2015 ini, sudah 30 (tiga puluh) kelompok nelayan tangkap yang “diterapi†melalui program ini. Data hasil pra penelitian memperlihatkan semenjak tahun 2012 sampai dengan tahun 2014, produksi 30 kelompok nelayan yang diterapi melalui program ini tidak mengalami angka peningkatan yang relatif baik, sementara dari tingkat pendapatannya justru terjadi angka penurunan yang cukup signifikan. Hasil penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dan merujuk pada teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Horn memperlihatkan belum optimalnya hasil dari program pemberdayaan ini disebabkan oleh 1) tidak tersentuhnya aspek nilai dan perilaku para nelayan, 2) lemahnya disposisi para pelaksana kebijakan, dan kuatnya posisi para pedagang besar dalam lingkaran perdagangan ikan. Dari hasil penelitian ini direkomendasikan 1) program pemberdayaan nelayan tangkap harus dibuat secara mandiri oleh Pemerintah Daerah dan bukan oleh Pemerintah Pusat, program harus memberikan titik berat pada aspek budaya atau nilai, dan 3) Pemerintah Daerah harus memutus mata rantai kekuasaan para pedagang besar terhadap para nelayan tangkap, dengan cara pemerintah harus menjadi pembeli hasil tangkapan ikan para nelayan kecil

    KELAYAKAN USAHA PENGOLAHAN IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNG

    Get PDF
    Kota Bitung merupakan daerah potensial bidang perikanan di Sulawesi Utara. Potensi tersebut adalah pengolahan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis L.) menjadi Cakalang Asap (Cakalang Fufu). Selain dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat lokal, Cakalang Fufu sudah merambah pasar regional, nasional, bahkan internasional.Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha di sentra-sentra pengelolaan Cakalang Fufu di Kota Bitung secara komprehensif meliputi aspek pasar, aspek teknis, aspek manegerial dan administrasi, maupun aspek organisasi, aspek komersial, aspek finansial, dan aspek ekonomi. Metode yang digunakan untuk menilai kelayakan pengembangan usaha adalah Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return, Benefit Cost Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Cakalang Fufu di Kota Bitung dinilai layak karena di 5 Kecamatan yang dijadikan sampel penelitian, ketersediaan bahan baku, aspek pemasaran, aspek keuangan dinilai memenuhi kriteria penilaian investasi Net Present Value positif, Internal Rate of Return diatas tingkat bunga bebas risiko, Payback Period lebih cepat dari investasi dan B/C ratio lebih besar dari satu

    444

    full texts

    466

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL LPPM BIDANG EKOSOSBUDKUM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇