AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    337 research outputs found

    ANALISIS KOMPARASI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PESERTA DENGAN PETANI BUKAN PESERTA PROGRAM REVITALISASI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI DESA SILAU JAWA KECAMATAN BANDAR PASIR MANDOGE KABUPATEN ASAHAN

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak program revitalisasi Perkebunan Kelapa Sawit terhadap produksi dan pendapatan petani kelapa sawit di Desa Silau Jawa serta menganalisis sikap petani terhadap realisasi pelaksanaan program revitalisasi Perkebunan Kelapa Sawit di Desa Silau Jawa. Data yang digunakan adalah data primer dari 78 petani sampel peserta program dan 44 petani bukan peserta program revitalisasi yang ditentukan melalui metode random sampling dan juga data sekunder yang diperoleh dari KUD Pelita. Metode analisis uji beda rata-rata Independent Sample Test digunakan untuk menganalisis dampak program revitalisasi terhadap produksi dan pendapatan petani. Sedangkan untuk masalah sikap dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan program revitalisasi perkebunan kelapa sawit di Desa Silau Jawa secara signifikan meningkatkan produksi dan pendapatan usaha petani kelapa sawit. Secara keseluruhan petani sampel memiliki sikap yang Baik terhadap pelaksanaan program revitalisasi perkebunan kelapa sawit di desa Silau Jawa.Kata kunci : Revitalisasi perkebunan, produksi dan pendapatan petani, respo

    PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI JAGUNG DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG (Zea mays l.) DESA LAUBALENG KECAMATAN LAUBALENG KABUPATEN KARO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi (luas lahan, tenaga kerja, benih dan pupuk) terhadap produksi jagung dan kelayakan usahatani jagung. Penelitian ini dilakukan di desa Laubaleng, kecamatan Laubaleng kabupaten Karo. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan rumus Profit Rate dalam persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara serempak luas lahan, tenaga kerja, benih dan pupuk berpengaruh nyata dan signifikan terhadap produksi jagung 2) Usahatani jagung di daerah penelitian layak untuk diusahakan.Kata Kunci : Faktor Produksi, Produksi, Kelayakan Usahatan

    ANALISIS PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN UBI JALAR SEBAGAI PENDUKUNG PROGRAM DIVERSIVIKASI PANGAN DI SUMATERA UTARA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan strategi pengembangan tanaman ubi jalar sebagai pendukung program diversivikasi pangan di Sumatera Utara. Daerah yang menjadi lokasi dalam penelitian ini adalah Desa Hesa Perlompongan Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan. penelitian ini menggunakan metode sensus. Masalah pertama pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis R/C (Revenue/Cost) dan B/C (Benefit/Cost) rasio dan Masalah kedua menggunakan metode SWOT (Strength, Weaknes, Opportunity and Tehreat). Adapun hasil dari penelitian usahatani ubi jalar di Desa Hesa Perlompongan Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan telah efisien dengan nilai perhitungan R/C Ratio sebesar 2,35 1 yang berarti bahwa usahatani ubi jalar di Desa Hesa Perlompongan Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan layak diusahakan. Kemudian hasil perhitungan B/C Ratio = 1. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan usahatani ubi jalar di Desa Hesa Perlompongan menguntungkan. Selanjutnya diperoleh hasil metode SWOT yang menunjukan bagaimana usahatani ubi jalar di daerah penelitian ini berada pada daerah I (Strategy Agresif). Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy). Strategi agresif ini lebih focus kepada SO (Strength-Opportunities), yaitu dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang dimiliki oleh petani ubi jalar di Desa Hesa Perlompongan Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan

    GRANTING OF NPK FOOD AND BOKASHI CANGKANG BEKICOT INFLUENCE TO THE GROWTH AND PRODUCTION OF SWEAT CORN PLANT (Zea mays saccharata Sturt)

    Get PDF
    This study aims to evaluate the growth response of NPK fertilizer influence and bokashi snail shells production plant on growth and sweet corn (Zea mays saccharata L). A Randomized block design (RAK), was used while the treatment is a factorial design, which consists of two factors, are: 1. NPK fertilizers with 4 levels: N0 = 0 g/plot, N1 = 54 g/plot, N2 = 108 g/plot and N3 = 162 g/plot. 2. Fertilizer organic snail shell with 3 levels: C0 = 0 kg/plot, C1 = 2,7 kg/plot, C2 = 5,4 kg/plot. Best NPK fertilizer application are in the treatment of 162 g/plot (N3) that produce High Crop 150.58 cm, Period 13.22 leaf blade, stem diameter 29.06 mm, Production cobs/plant samples 430.67 g, Production cobs/plot 4.85 kg. Best organic granting snail shell on Bokashi treatment are 5,4 kg/plot (C2) that produce High Crop 150.67 cm, Period 13.19 leaf blade, stem diameter 28.75 mm, Production cobs/plant samples 422, 96 g, Production cobs/plot 4.76 kg. Interaction between NPK fertilizer and organic Bokashi shells not all parameter shows no significant effect on all parameters observed.Keyword : Bokashi Snail Shells, NPK Fertilizer, Sweet Corn (Zea mays Saccharata L

    PENENTUAN SEKTOR UNGGULAN DALAM PEREKONOMIAN WILAYAH KABUPATEN LANGKAT PENDEKATAN SEKTOR PEMBENTUK PDRB

    Get PDF
    Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian Wilayah Kabupaten Langkat Dengan Pendekatan Sektor Pembentuk PDRB. Pertumbuhan ekonomi dan prosesnya merupakan kondisi utama untuk menjaga pembangunan ekonomi wilayah. Untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi wilayah serta meningkatkan kontribusinya terhadap pembentukan total Produk Domestik Regional Brotu (PDRB), maka pembangunan sektor unggulan dapat dijadikan sebagai penggerak pembangunan ekonomi wilayah. Dengan pembangunan sektor unggulan daerah diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah itu sendiri. Fokus penelitian ini ialah kepada penentuan sektor unggulan ekonomi di Kabupaten Langkat sebagai pertimbangan dalam perencanaan pembangunan ekonomi. Analisis yang dipergunakan ialah Location quotient (LQ), Tipology klassen dan shife share. Analisis LQ untuk mengindikasikan sektor basis, analisis Typologi klassen digunakan untuk menentukan klasifikasi pertumbuhan sektor dan shife share digunakan untuk menetukan sektor unggulan yang competitive dan melihat seberapa besar kontribusi sektor unggulan kabupaten langkat dalam pembangunan ekonomi. Sektor unggulan di Kabupaten Langkat adalah Sektor Pertanian dan sektor listrik.Kata Kunci: Location Quotient (LQ), Tipology Klassen, Shife Share, Growth, Leading Secto

    FACTORS AFFECTING DEMAND REQUESTS OF BEEF CUTS IN THE MARKET SIBUHUAN

    Get PDF
    Sapi potong merupakan salah satu ternak penghasil daging di Indonesia. Namun, produksi daging sapi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan karena populasi dan tingkat produktivitas ternak rendah Sibuhan merupakan salah satu konsumsi daerah yang tinggi akan mengkonsumsi daging sapi potong, hal ini diketahui dari informasi yan diperoleh dari konsumen, penjual daging sapi potong serta stake holder terkait. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik pengambilan sampel aksidental (accidental sampling) yaitu menentukan sampel berdasarkan orang yang ditemui secara kebetulan atau siapa saja yang dijumpai di daerah penelitian yang memenuhi kriteria. Sampel diteliti sebanyak 35 sampel konsumen pembeli daging sapi potong. Metode analisis adalah regresi linier berganda yang ditransformasikan kedalam persamaan logaritma natural berganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Secara simultan (serempak) harga daging sapi potong, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, harga barang subsitusi, dan usia berpengaruh terhadap permintaan daging sapi potong pada tingkat kepercayaan 95%, (2) Pendapatan dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh nyata terhadap permintaan daging sapi potong pada tingkat kepercayaan 95%. Harga daging sapi potong, harga barang subsitusi, dan usia tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan daging sapi potong pada tingkat kepercayaan 95%, dan (3) Perilaku konsumen dapat dilihat pada perameter kondisi daging sapi potong mempunyai nilai rataan 4, warna daging sapi potong dengan nilai rataan 4, manfaat tersendiri dengan rataan 3, kualitas daging sapi potong dengan rataan 4, dan pola hidup sehat dengan nilai rataan 4. Skor perilaku 100% responden (35 sampel) mempunyai skor tinggi (18-25).Kata Kunci : Daging Sapi Potong, Sibuhuan, Acidental Sampling, Regresi Berganda dan Perilaku Konsume

    RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS BUNGA JANTAN KELAPA SAWIT DAN URIN KELINCI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah organik dan mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai bulan Desember 2016 di Lahan Pertanian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sampali. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 3 ulangan dan terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu : Pemberian Kompos bunga jantan kelapa sawit (K) dengan 4 taraf, yaitu : K0 : Kontrol, K1 : 75 g/Plot, K2 :150 g/Plot, K3 : 225 g/Plot dan pemberian Pupuk Urin Kelinci (U) dengan 3 taraf, yaitu : U0 : Kontrol, U1: 20 ml/tanaman, U2 : 40 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Kompos bunga jantan kelapa sawit pada tanaman kacang hijau memberikan pengaruh yang nyata pada beberapa parameter pengamatan yaitu jumlah polong perplot, berat polong pertanaman, berat polong perplot, berat biji kering pertanaman, berat biji kering perplot, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga dan berat 100 biji kering. Selanjutnya, pemberian urin kelinci dan interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah amatan.Kata Kunci : Kompos, Urin kelinci, Pertumbuhan, Produksi, Kacang Hija

    ADDITION OF TEMPE AND OLD FERMENTATION TO THE QUALITY OF ALBUMIN FLOUR EGG

    Get PDF
    This study aimed to determine the effect of tempe yeast in the fermentation process of the nature quail egg albumin quality flour quail egg albumin. This study uses a completely randomized design (CRD). Results of statistical analysis on each parameter gives the following conclusion: The addition of yeast tempeh provide highly significant effect (P 0.01) the protein content, moisture content, froth, southwest coagulation, pH, organoleptic color. Long fermentation gives highly significant effect (P 0.01) the protein content, moisture content, froth, southwest coagulation, pH, organoleptic color. Interaction treatment had no significant effect (P 0.05) the protein content, moisture content, froth, southwest coagulation, pH, organoleptic color.Keywords: Quail eggs, yeast tempeh, fermentation and lactic acid

    IDENTIFIKASI KEMURNIAN MINYAK NILAM DENGAN METODE PENGAMATAN SPEKTRUM FLUORESSENSI

    Get PDF
    Minyak Nilam adalah minyak Atsiri merupakan suatu minyak yang mudah menguap (volatile oil) biasanya terdiri dari senyawa organik yang bergugus alkohol, aldehid, keton dan berantai pendek. selain itu diperoleh juga terpena yang merupakan senyawaan hidrokarbon yang bersifat tidak larut dalam air. Minyak atsiri dikenal juga sebagai minyak eteris (aetheric oil), esensial, atau aromatik. Telah dilakukan identifikasi terhadap kemurnian minyak nilam dengan pengamatan dan analisa spektrum fluoresensi. Pengamatan dilakukan untuk minyak nilam yang masih murni dan minyak nilam yang sudah diberi campuran ( tidak murni). Dengan membandingkan kedua data tersebut, maka dapat dibedakan minyak yang masih murni dan tidak murni. Dalam penelitian ini juga dapat ditentukan kadar campuran pada minyak nilam tersebut.Kata Kunci : Identifikasi, Fluoresensi, minyak atsiri, Spektromete

    WELFARE LEVEL ANALYSIS AND HOUSEHOLD SATISFACTION LEVEL TARGETS RECIPIENT BENEFIT PROGRAM RASKIN

    Get PDF
    The aim of this study was to analyze the welfare level and satisfaction level of the target households as the beneficiaries (RTS-PM) of the Raskin (Rice Poor) Program. The research was conducted in Batu Malenggang village, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. This research used descriptive statistic method, Costumer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). Attributes analyzed program is the right quantity, right price, right time, right quality and right administration. The results of research showed that: (1) the welfare level of household is measured by comparing the average household expenditure per capita Rp/month with the poverty line of Langkat (Rp 294.175/capita/month) is the household who has welfare level categorized as poor as much as 39 households, or 54,9%, and as 32 households or 45,1% in the category of not poor. (2) based on the calculation of the degree of correspondence between performance and expectations with methods IPA which attributes most eligible program (94%) is the "right price: payment Price redeem Raskin (HTR) is Rp 1.600/kg", and the attributes of the lowest levels of compliance/less suitable (22%) between the performance and the expectation is "the right quantity: the quantity of rice 15kg/RTS/month for 12 months". (3) The level of respondent satisfaction Raskin thoroughly for all attributes Raskin Program is categorized quite satisfied with the index of 55%.Keywords: Welfare, Satisfaction, RTS-PM, Raskin Progra

    319

    full texts

    337

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇